Smk farmasi yannas husada bangkalan
       Kewirausahaan kelas x
Pembuat keputusan adalah
orang atau sekelompok
orang yang akan mengambil
keputusan.
• Orientasi Penerimaan
  wirausahawan menganggap sumber semua yang baik ada diluar diri mereka
  sehingga mereka sangat bergatung orang lain.
• Orientasi eksploitasi
  hampir sama dengan orientasi penerimaan, namun bedanya pada orientasi
  eksploitasi mereka akan berusaha dengan segala cara, baik caranya benar atau
  salah untuk mengambil ide yang perlu untuk mengambil keputusan yang baik
• Orientasi penimbunan
  wirausahawan selalu menutup diri dari gagasan luar.

• Orientasi Pemasaran
  wirausahawan jenis ini akan mengambil keputusan yang akan menaikkan ‘‘harga’’
  mereka dimata orang lain, tidak peduli apakah organisasi menderita karenanya.
• Pemilihan alternatif dalam
  dalam mengambil keputusan
  sangat           bergantung
  tujuan, baik tujuan sendiri
  maupun tujuan organisasi
  yang hendak dicapai.
• Pemilihan alternatif dalam
  dalam mengambil keputusan
  sangat           bergantung
  tujuan, baik tujuan sendiri
  maupun tujuan organisasi
  yang hendak dicapai.
• Alternatif-alternatif      yang
  tersedia      untuk    megambil
  keputusan harus di urutkan
  secara sistematis dari yang
  paling diingikan sampai yang
  paling kurang diinginkan.

Aspek pengambilan keputusan

  • 1.
    Smk farmasi yannashusada bangkalan Kewirausahaan kelas x
  • 4.
    Pembuat keputusan adalah orangatau sekelompok orang yang akan mengambil keputusan.
  • 5.
    • Orientasi Penerimaan wirausahawan menganggap sumber semua yang baik ada diluar diri mereka sehingga mereka sangat bergatung orang lain. • Orientasi eksploitasi hampir sama dengan orientasi penerimaan, namun bedanya pada orientasi eksploitasi mereka akan berusaha dengan segala cara, baik caranya benar atau salah untuk mengambil ide yang perlu untuk mengambil keputusan yang baik • Orientasi penimbunan wirausahawan selalu menutup diri dari gagasan luar. • Orientasi Pemasaran wirausahawan jenis ini akan mengambil keputusan yang akan menaikkan ‘‘harga’’ mereka dimata orang lain, tidak peduli apakah organisasi menderita karenanya.
  • 6.
    • Pemilihan alternatifdalam dalam mengambil keputusan sangat bergantung tujuan, baik tujuan sendiri maupun tujuan organisasi yang hendak dicapai.
  • 7.
    • Pemilihan alternatifdalam dalam mengambil keputusan sangat bergantung tujuan, baik tujuan sendiri maupun tujuan organisasi yang hendak dicapai.
  • 8.
    • Alternatif-alternatif yang tersedia untuk megambil keputusan harus di urutkan secara sistematis dari yang paling diingikan sampai yang paling kurang diinginkan.