Kemajuan teknologimenjadi salah satu alasan
mengapa aplikasi belanja online semakin sering
digunakan masyarakat.
Penggunaan teknologi seperti gawai di Indonesia
sangat tinggi di segala usia dikarenakan
banyaknya variasi dari bentuk dan harga gawai.
Pengguna media sosial di Indonesia juga sangat
tinggi yaitu sebanyak 70% pengguna di bawah
usia 40 tahun.
Masyarakat Indonesia tergolong sebagai
masyarakat yang konsumtif.
4.
Menghemat waktudan biaya serta barang dapat
dikirim ke posisi pembeli tanpa harus mendatangi
toko fisik.
Pembayaran barang juga dapat dilakukan secara
non tunai atau elektronik yang sangat
mendukung aktivitas belanja online
Banyak promo atau diskon yang membuat orang
semakin tertarik untuk berbelanja secara online
Banyak kemudahan yang diberikan oleh aplikasi
belanja online yang membuat orang lebih nyaman
dan lebih memilih aplikasi belanja tersebut
dibandingkan berbelanja secara langsung di toko
atau pasar.
Perkembangan Tokopedia:
Padakuartal III tahun 2019 memiliki pengguna
aktif bulanan terbanyak kedua di Indonesia dan
terbanyak ketiga di Asia Tenggara.
Di tahun 2020 ini terjadi kenaikan jumlah
pengguna aplikasi belanja online.
Pada kuartal II tahun 2020 ini, pengguna bulanan
aplikasi belanja online Shopee mencapai lebih dari 93
juta pengguna dan disusul Tokopedia sebanyak 86
juta pengguna.
Berbelanja secara onlinejuga tidak selalu menguntungkan.
Karena sifatnya online, pelanggan tidak bisa memastikan bahwa
barang yang dibeli benar-benar sesuai dengan ekspektasinya.
Sering terjadi penipuan yang mana barang yang dibeli malah
tidak sesuai dengan deskripsi seperti ukurannya lebih kecil atau
lebih besar, bahan tidak sama, modelnya tidak sama bahkan
barang yang dikirim bukanlah barang yang dibeli.
Pembeli haruslah pandai dalam memilih toko online yang
dapat dipercaya.
Sebagian besar masyarakat belum mengerti dan waspada
tentang pentingnya data diri konsumen terutama pada
aplikasi belanja online.
Data diri memang salah satu poin penting yang harus diisi
ketika seseorang ingin menggunakan suatu aplikasi terutama
aplikasi belanja online.
Perusahaan dapat mengetahuibagaimana performa
dari kinerja aplikasi tersebut.
Apabila database konsumen selalu bertambah
tanpa mengalami penurunan, artinya platform
belanja online tersebut digemari khalayak luas dan
memiliki kinerja yang memuaskan penggunanya.
Namun, apabila database konsumen semakin lama
malah tidak memberikan peningkatan yang
signifikan, artinya aplikasi tersebut kurang
diminati masyarakat yang juga menunjukkan
kurangnya kinerja perusahaan.
11.
Kegunaan lain daridatabase bagi perusahaan adalah
sebagai data yang dapat digunakan dalam analisis potensi
pasar.
Database konsumen berisi data diri yang mencakup
daerah, usia, dan jenis kelamin penggunanya. Data ini
dapat digunakan perusahaan dalam menentukan
segmentasi pasar. Dengan adanya segmentasi pasar
ini, perusahaan menjadi tau untuk menentukan produk
yang sesuai dengan selera pengguna dan
pengembangan seperti apa yang dapat dilakukan pada
aplikasi.
Selain itu, data yang berasal dari database konsumen
juga dapat menunjukkan apakah aplikasi tersebut
memang berada pada pasar yang tepat. Sebelum
perusahaan merilis aplikasi tersebut, tentunya
perusahaan sudah melakukan perencanaan akan target
pasar melalui analisis segmentasi pasar. Dengan
adanya database ini, perusahaan dapat menganalisis
apakah aplikasi tersebut memang berada pasar pasar
Namun, pentingnya databaseini masih dianggap
remeh oleh penggunanya:
Kebocoran data ini bukan sekali dua kali terjadi di
Indonesia
Respon masyarakat memang berbeda-beda, ada
yang peduli, dan ada yang tidak. Namun,
kebanyakan tidak begitu khawatir dengan alasan
data dirinya tersebut tidak penting bagi orang lain
sehingga mereka tidak perlu takut.
Padahal database konsumen itu berisi nama, tanggal
lahir, jenis kelamin dan alamat yang dapat
disalahgunakan oknum-oknum.
Hal ini terjadikarena:
1) Masyarakat sendiri masih kurang mendapatkan
edukasi akan pentingnya kerahasiaan data diri.
2) Masyarakat Indonesia yang cenderung santai dan
cuek kurang memperhatikan pentingnya hal ini.
Padahal, dengan melindungi data diri pribadi, sama
artinya dengan melindungi hak dasar pribadi dan
menghindari kemungkinan penyalahgunaan data
oleh orang lain di mana data tersebut dapat
digunakan untuk melakukan penipuan yang pada
akhirnya merugikan pihak yang merupakan pemilik
asli data tersebut.
Hal ini merupakanperistiwa yang mengejutkan
karena mengetahui Tokopedia sudah termasuk
sebagai perusahaan startup unicorn meskipun kasus
kebocoran data konsumen ini bukanlah yang
pertama kali terjadi pada aplikasi belanja online,
karena sebelumnya, aplikasi bukalapak juga sempat
mengalami kasus yang sama pada tahun 2019 lalu.
Namun tetap saja, sebagai platform belanja online
yang memiliki nama yang besar dan banyak
pengguna, keamanan data konsumen seharusnya
menjadi hal yang sangat penting dan patut
diperhatikan Tokopedia.
18.
Dalam kasus ini,ada 91 juta data pengguna aplikasi Tokopedia
serta 7 juta data penjual per bulan maret 2020 yang datanya yang
bocor dan dijual di situs dark web dengan harga jual sebesar 5000
dollar Amerika Serikat.
Meskipun diperjualbelikan secara bebas, namun orang yang
ingin mengunduh data tersebut harus menggunakan VPN
karena data tersebut ada di server Amerika.
Terhitung sudah ada lebih dari 50 pengguna sudah mengunduh
data tersebut.
Walaupun pihak Tokopedia menyatakan bahwa data yang bocor
tersebut tidak mencakup data sensitif seperti password dan kode
OTP, tetapi mereka menghimbau pengguna aplikasi tetap
mengganti password untuk menghindari hal-hal yang tidak
diinginkan.
Kasus kebocoran data ini membuat kita harus lebih waspada lagi
mengingat saat ini aplikasi belanja online meningkat pesat
penggunaannya di tengah-tengah masyarakat.
19.
Tingginya jumlah penggunaTokopedia tidak
dibarengi dengan usaha untuk menjaga kerahasiaan
database konsumen. Kelalaian pihak Tokopedia pada
kasus ini, dapat merugikan banyak pihak
terkhususnya pengguna Tokopedia sendiri.
Pengguna mereka memiliki hak agar data pribadinya
dapat dijaga kerahasiaannya untuk menghindari hal-
hal yang tidak diinginkan.
Atas dasar kasus kebocoran data, Apakah
perusahaan Tokopedia ini bisa dikatakan menjadi
salah satu pelanggaran etika bisnis karena tidak
dapat melindungi hak para penggunanya?
20.
Jika dilihat darisudut dasar etika:
Jika kita melihat dari sisi pengguna maka hal ini akan
dapat dikatakan salah atau tidak beretika sebab
tokopedia dalam hal menjadi wadah data data pengguna
tersebut tidak dapat menjaga keamanan data mereka
sehingga dapat merugikan para pengguna.
Dari sisi Tokopedia, mereka pun sebenarnya korban,
mereka tidak secara langsung memberikan data-data
tersebut namun sistem keamanan mereka lah yang
dibobol. Mereka sudah berbuat yang benar dengan tidak
menjual data pengguna dan memiliki sistem
keamanannya.
Etika bisnis memberikan penekanan pada para pembisnis
untuk membuat sebuah pertimbangan-pertimbangan
yang moral dan ekonomis yang layak.
Tokopedia lebih menekankanpada sistem marketing yang
baik dibandingkan dengan sistem keamanannya, buktinya:
Strategi marketing yang dilakukan Tokopedia selalu
mengusung ide yang dapat menarik banyak perhatian
publik, dimulai dari menjadikan BTS, artis Korea
ternama sebagai brand ambassador
Tokopedia juga kerap melakukan promosi melalui
banyak influencer yang ada yang sedang naik daun.
Maka dapat dikatakan bahwa sebenarnya Tokopedia
memiliki pendanaan yang cukup besar untuk menjalankan
operasionalnya dan seharusnya mereka juga
mengalokasikan pendanaan yang cukup untuk sekuritas
ataupun keamanan bagi pengguna, karena seiring
penambahan jumlah pengguna maka maintenance dan
sistem pengamanan yang dimiliki harus semakin baik.
23.
Namun faktanya:
Justru terjadikebocoran data pengguna yang berarti sistem
pengamanan data yang ada tidaklah cukup baik, oleh sebab itu
kemudian munculah asumsi bahwa tokopedia meremehkan keamanan
pengguna demi mendapatkan pengguna baru lewat marketing
mendunia mereka.
Disinilah PELANGGARAN ETIKA BISNIS mereka:
Tokopedia lebih fokus untuk mendapatkan keuntungan dengan tidak
memikirkan pertimbangan moral etis pada kebijakan bisnis mereka.
Apabila dalam mengambil keputusan bisnis, Tokopedia mampu
menyeimbangkan antara strategi marketing yang baik dan juga
memiliki sistem keamanan yang mumpuni, mungkin masalah
kebocoran data dapat dihindari.
Selain mengalokasikan pendanaan yang cukup besar untuk
marketing dengan menjalin kerjasama artis internasional, sebagai
perusahaan teknologi Tokopedia tentu harus juga mengalokasikan
pendanaan yang cukup untuk keamanan data pengguna yang
merupakan salah satu perhatian pada manajemen risiko
perusahaan teknologi.
24.
Etika bisnis dibutuhkanuntuk membuat bisnis yang dijalankan lebih
sustainable dengan dasar moral untuk menumbuhkan customer
trust yang mana akan berefek pada loyalitas pengguna.
Ketika terjadi kebocoran data Tokopedia mungkin tidak lagi
dipercaya oleh customer dan akibat terburuk yang dapat
dirasakan Tokopedia adalah bisnis mereka dapat kehilangan
kepercayaan pengguna.
Selain itu, kebocoran data atas kelalaian Tokopedia tentu melanggar
prinsip otonomi, integritas dan menjaga reputasi.
Dalam prinsip otonomi seharusnya Tokopedia dapat mengambil
keputusan yang lebih baik dimana tidak hanya mementingkan
keuntungan dan marketing untuk menambah jumlah pengguna
namun lebih jauh lagi harus bertanggung jawab terhadap
kualitas pelayan seiring dengan bertambahnya pengguna.
Berkenaan dengan prinsip integritas dan menjaga reputasi,
harusnya Tokopedia sebagai badan bisnis yang besar dapat
menghindarkan diri dari hal-hal yang merugikan perusahaannya
dan konsumennya.
Sikap pemerintah dalammenanggapi kasus
kebocoran data tidak begitu tegas.
Indonesia sebenarnya sudah memiliki peraturan
mengenai hal ini berbentuk Peraturan Menteri
(Permen) No 20 Tahun 2016 tentang perlindungan data
pribadi, namun untuk kebocoran data berskala besar
belum diberikan sanksi tegas untuk e-commerce yang
tidak apik dalam menjaga data pengguna.
Dalam UU ITE tidak disebutkan dengan jelas sanksi
yang diberikan untuk e-commerce yang lalai dalam
menjaga kerahasiaan data pengguna.
Dengan ketidakjelasan regulasi dari pemerintah ini
yang mengakibatkan e-commerce lainnya mungkin saja
melakukan tindakan serupa dengan yang Tokopedia
lakukan
Ketidakjelasan regulasi dari pemerintah menyamarkan
pelanggaran etika bisnis yang dilakukan oleh
Tokopedia.
27.
Oleh sebab itu,semua pihak perlu melakukan
perannya dengan semaksimal mungkin agar segala
kegiatan bisnis yang diupayakan dalam
perekonomian tidak merugikan masyarakat sebagai
konsumen.
Pemerintah perlu menerapkan regulasi yang jelas
terkait kegiatan elektronik dengan implementasi
yang efektif
Pelaku bisnis juga harus memiliki tanggung jawab
moral untuk melindungi segala informasi pribadi
konsumennya.
Masyarakat perlu lebih waspada terhadap
kemungkinan cybercrime yang ada sehingga
dalam melakukan kegiatan digital haruslah lebih
berhati-hati.
28.
Referensi:
• Yoshepus, L.Sinuor. (2010). Etika Bisnis:Pendekatan Filsafat
Moral Terhadap Perilaku Pebisnis Kontemporer. Jakarta:
Yayasan Pustaka Obor Indonesia
• Echdar, Saban & Maryadi. (2019). Business Ethics And
Entrepreneurship: Etika Bisnis Dan Kewirausahaan. Sleman:
Deepublish
• CNBC Indonesia. (2020, Juli 6). Kacau Banget! Kok Bisa Sih
Data Tokopedia Bocor? Retrieved from CNBC Indonesia:
https://www.cnbcindonesia.com/tech/20200704112811-37-
170183/kacau-banget-kok-bisa-sih-data-tokopedia-bocor