Aliran Perjalanan didirikan pada tahun 1927 di Subang oleh Mei Kartawinata beserta dua orang lainnya. Aliran ini mengajarkan ajaran moral berdasarkan sepuluh wangsit (Dasa Wasita) untuk menuntun umat manusia hidup berdampingan dengan damai. Mereka meyakini adanya Tuhan Maha Agung yang menciptakan alam semesta dan manusia harus mengenal dirinya sendiri untuk mendekatkan diri kepada-Nya.