Dokumen ini membahas bagaimana konsep hantu telah dijadikan komoditi dalam industri hiburan, termasuk filem dan pameran, yang menarik minat masyarakat melalui pengalaman mistis. Kepercayaan terhadap alam ghaib masih kuat dalam masyarakat, meskipun telah modern, dan digunakan oleh media untuk menghibur serta mengeksploitasi sistem nilai tradisional. Fenomena ini mencerminkan ketidakupayaan masyarakat untuk sepenuhnya berpindah ke rasionalisme, menjadikan hantu sebagai bentuk eskapisme dari realitas sehari-hari.