KRIPTOGRAFI
Yudha Arif Budiman - 116100011
AGENDA
• Deskripsi Umum Kriptografi

• Tujuan (Confidentiality, Integrity, Authentication)
• Security & Intelligence
• Steganografi dan Kriptografi

• 4 komponen Kriptografi
• 2 proses dasar
• Asimetrik dan Simetrik
KRIPTOGRAFI ITU. . .
• cara untuk mengirim pesan rahasia ke penerima dengan menggunakan sistem kode
agar pesan tidak dapat dipahami oleh pihak yang tidak berhak (pihak ketiga)
TUJUAN
• Tidak semua asek keamanan iformasi ditangani oleh kriptografi. Ada 3 tujuan dasar dari
ilmu kriptografi yg merupakan aspek keamanan informasi, yaitu :

1. Mengamankan data dengan mengacak data sehingga sulit untuk dibaca
Confidentiality
2. Meyakinkan tidak ada perubahan data
Integrity
3. Memastikan identitas seseorang dengan digital signature
Authentication
PENGANTAR KRIPTOGRAFI - INDOCISC
SECURITY & INTELLIGENCE
• Signal Security

• Signal Intelligence

• Steganography
• Traffic security (call sign
changes, dummy
msg, radio silence)
• Cryptography

• Electronic Security
• Emission security (shifting
radar freq.)
• Counter -Countermeasures
(looking through jammed
radar)

• Interception & DirectionFinding
• Traffic Analysis
• Cryptanalysis

• Electronic Intelligence
• Electronic reconnaissance
(eavesdroping on radar
emission)
• Countermeasures
(jamming, false radar
echose)

Source: David Kahn, The Code Breakers
STEGANOGRAFI DAN KRIPTOGRAFI


Steganography





Membuat seolah-olah
pesan tidak ada
Film: “Mercury rising”,
“Beautiful mind”

Cryptography


Transposition
(letters arranged)



Substitution
(letters substituted with
other letters)

PENGANTAR KRIPTOGRAFI - INDOCISC
4 KOMPONEN KRIPTOGRAFI
• Plaintext, yaitu pesan yang dapat dibaca

• Ciphertext, yaitu pesan acak yang tidak dapat dibaca
• Key, yaitu kunci untuk melakukan teknik kriptografi
• Algoritma, yaitu metode untuk melakukan enkrispi dan dekripsi (proses dasar)
2 PROSES DASAR

Encryption

ABCDE

Decryption

#@5&H
(Key, Algorithm)

Plaintext

ABCDE
(Key, Algorithm)

Ciphertext

Plaintext
SIMETRIK DAN ASIMETRIK
• Private key cryptosystem
(Sistem kripto kunci privat)
• Simetrik (kunci untuk mengunci dan membuka sama/satu)

• Public key cryptosystem
(Sistem kripto kunci publik)
• Asimetrik (kunci untuk mengunci dan membuka berbeda)
SIMETRIK (TAMBAHIN LAGI ILUSTRASI)
• Cukup menggunkan Private Key

• Alur data pengolahan didalamnya dibedakan menjadi 2 kelas :
1. Block-Chiper
• ECB, Electronic Code Book
• CBC, Cipher Block Chaining
• OFB, Output Feed Back
• CFB, Cipher Feed Back

2. Stream-Cipher
• DES, Data Encryption Standard (key 64 bit)
• AES, Advanced Encryption Standard (key 256 bit)
• IDEA
• Blowfish
ASIMETRIK
• Skema ini adalah algoritma yang menggunakan kunci yang berbeda untuk proses
enkripsi dan dekripsinya
• Skema ini disebut juga sebagai sistem kriptografi kunci publik karena kunci untuk
enkripsi dibuat untuk diketahui oleh umum (public-key) atau dapat diketahui siapa
saja, tapi untuk proses dekripsinya hanya dapat dilakukan oleh yang berwenang yang
memiliki kunci rahasia untuk mendekripsinya, disebut private-key
• Dapat dianalogikan seperti kotak pos yang hanya dapat dibuka oleh tukang pos yang
memiliki kunci tapi setiap orang dapat memasukkan surat ke dalam kotak tersebut

9. kriptografi yudha

  • 1.
  • 2.
    AGENDA • Deskripsi UmumKriptografi • Tujuan (Confidentiality, Integrity, Authentication) • Security & Intelligence • Steganografi dan Kriptografi • 4 komponen Kriptografi • 2 proses dasar • Asimetrik dan Simetrik
  • 3.
    KRIPTOGRAFI ITU. .. • cara untuk mengirim pesan rahasia ke penerima dengan menggunakan sistem kode agar pesan tidak dapat dipahami oleh pihak yang tidak berhak (pihak ketiga)
  • 4.
    TUJUAN • Tidak semuaasek keamanan iformasi ditangani oleh kriptografi. Ada 3 tujuan dasar dari ilmu kriptografi yg merupakan aspek keamanan informasi, yaitu : 1. Mengamankan data dengan mengacak data sehingga sulit untuk dibaca Confidentiality 2. Meyakinkan tidak ada perubahan data Integrity 3. Memastikan identitas seseorang dengan digital signature Authentication PENGANTAR KRIPTOGRAFI - INDOCISC
  • 5.
    SECURITY & INTELLIGENCE •Signal Security • Signal Intelligence • Steganography • Traffic security (call sign changes, dummy msg, radio silence) • Cryptography • Electronic Security • Emission security (shifting radar freq.) • Counter -Countermeasures (looking through jammed radar) • Interception & DirectionFinding • Traffic Analysis • Cryptanalysis • Electronic Intelligence • Electronic reconnaissance (eavesdroping on radar emission) • Countermeasures (jamming, false radar echose) Source: David Kahn, The Code Breakers
  • 6.
    STEGANOGRAFI DAN KRIPTOGRAFI  Steganography    Membuatseolah-olah pesan tidak ada Film: “Mercury rising”, “Beautiful mind” Cryptography  Transposition (letters arranged)  Substitution (letters substituted with other letters) PENGANTAR KRIPTOGRAFI - INDOCISC
  • 7.
    4 KOMPONEN KRIPTOGRAFI •Plaintext, yaitu pesan yang dapat dibaca • Ciphertext, yaitu pesan acak yang tidak dapat dibaca • Key, yaitu kunci untuk melakukan teknik kriptografi • Algoritma, yaitu metode untuk melakukan enkrispi dan dekripsi (proses dasar)
  • 8.
    2 PROSES DASAR Encryption ABCDE Decryption #@5&H (Key,Algorithm) Plaintext ABCDE (Key, Algorithm) Ciphertext Plaintext
  • 9.
    SIMETRIK DAN ASIMETRIK •Private key cryptosystem (Sistem kripto kunci privat) • Simetrik (kunci untuk mengunci dan membuka sama/satu) • Public key cryptosystem (Sistem kripto kunci publik) • Asimetrik (kunci untuk mengunci dan membuka berbeda)
  • 10.
    SIMETRIK (TAMBAHIN LAGIILUSTRASI) • Cukup menggunkan Private Key • Alur data pengolahan didalamnya dibedakan menjadi 2 kelas : 1. Block-Chiper • ECB, Electronic Code Book • CBC, Cipher Block Chaining • OFB, Output Feed Back • CFB, Cipher Feed Back 2. Stream-Cipher • DES, Data Encryption Standard (key 64 bit) • AES, Advanced Encryption Standard (key 256 bit) • IDEA • Blowfish
  • 11.
    ASIMETRIK • Skema iniadalah algoritma yang menggunakan kunci yang berbeda untuk proses enkripsi dan dekripsinya • Skema ini disebut juga sebagai sistem kriptografi kunci publik karena kunci untuk enkripsi dibuat untuk diketahui oleh umum (public-key) atau dapat diketahui siapa saja, tapi untuk proses dekripsinya hanya dapat dilakukan oleh yang berwenang yang memiliki kunci rahasia untuk mendekripsinya, disebut private-key • Dapat dianalogikan seperti kotak pos yang hanya dapat dibuka oleh tukang pos yang memiliki kunci tapi setiap orang dapat memasukkan surat ke dalam kotak tersebut

Editor's Notes