Penelitian ini mengevaluasi aktivitas antibakteri ekstrak etanol daun beluntas (Pluchea indica less) terhadap Escherichia coli secara in vitro, menggunakan metode dilusi untuk menentukan minimum bactericidal concentration (MBC). Hasil menunjukkan bahwa MBC pada konsentrasi 25% dan 50% tidak memberikan perbedaan signifikan terhadap pertumbuhan E. coli, sehingga MBC yang efektif digunakan adalah 25%. Ekstrak ini mengandung senyawa antimikroba yang berpotensi untuk mengatasi infeksi bakteri tanpa menimbulkan resistensi antibiotika.