1
DYAH S
2
KELAS DAN ALOKASI WAKTU I II & III IV - VI
A. Mata Pelajaran
B.Muatan Lokal
C.Pengembangan
diri
Pendidikan Agama & Akhlak Mulia
Pendidikan Kwn & Kepribadian
Bahasa Indonesia
Matematika
Ilmu Pengetahuan alam
Ilmu Pengetahuan Sosial
Seni Budaya
Olah Raga Jasmani dan Kesehatan
Kegiatan Atau Mata Pelajaran
Kegiatan Ekstrakurikuler
Pendekatan
Tematik
26/27/28
3
2
5
5
4
3
4
4
2
2
32
DYAH S
3
AKU DAN
KELUARGAKU
AKU DAN
KELUARGAKU
JARINGAN INDIKATOR
BAHASA INDONESIA
1. Membedakan berbagai bunyi/suara
tertentu secara tepat
2. Menyebutkan data diri (nama, kelas,
sekolah dan tempat tinggal) dg kalimat
sederhana
MATEMATIKA
1. Membilang atau menghitung
secara urut
2. Menyebutkan banyak benda
ILMU PENGT SOSIAL
• Menyebutkan nama lengkap
dan nama panggilan
SENI – BUDAYA
1. Menentukan sumber bunyi
2. Menghapal lagu anak
ILMU PENGETH. ALAM
1. Memberi makna pada hasil pengamatan
OR – JASMN – KESHT
1. Mengetahui bagian tubuh :
kepala, bahu, dada, punggung,
lengan, pergelangan, jari tangan,
tungkai, engkel, dan kaki
AGAMAAGAMA
PENDDK.KWRGNGRAAN & KEPRIBADIAN
1. Mengidentifikasi hidup rukun
dalam keluarga
DYAH S
4
PROFESIONAL GURUPROFESIONAL GURU
PENGAWAS & KEPALA SEKOLAH…?PENGAWAS & KEPALA SEKOLAH…?
KURIKULUM
PENILAIAN
METODE & TEKNIK
MATERI
SISWA
DYAH S
KRITERIAINDIKATORKEBERHASILANPEMBELAJARAN
5
APAKAH PEMBELAJARAN
TEMATIK ?
Pembelajaran tematik merupakan
pembelajaran yang dilakukan
melalui Tema sebagai pemersatu,
sebagai pusat perhatian yang
dipergunakan untuk memahami
gejala dan konsep
6
CIRI-CIRI
PEMBELAJARAN TEMATIK
1. Berpusat pada anak
2. Memberikan pengalaman langsung
3. Pemisahan antar mata pelajaran tidak nampak
4. Menyajikan konsep dari beberapa mata
pelajaran dalam satu PBM
5. Bersifat luwes
6. Hasil pembelajaran dapat berkembang sesuai
dg minat dan kebutuhan anak
7
LANGKAH PENYUSUNAN
PERANGKAT TEMATIK
1. Membuat/memilih tema
2. Melakukan analisis SK, Kompetensi Dasar,
MEMBUAT indikator,
3. Melakukan pemetaan hubungan KD,
Indikator dg tema
4. Membuat jaringan indikator
5. Melakukan penyusunan silabus
6. Menyusun RPP
8
KEKUATAN PEMBELAJARAN
TEMATIK
1.Memberikan pengalaman dan KBM yg relevan dg tingkat perkembangan dan
kebutuhan anak
2.Menyenangkan, karena bertolak dari minat dan kebutuhan anak
3. Hasil belajar dapat bertahan lama karena lebih berkesan dan bermakna
4. Mengembangkan keterampilan berpikir anak sesuai dengan permasalahan yg
dihadapi
5. Menumbuhkan keterampilan sosial dalam bekerjasama
6. Memiliki sikap toleransi, komunikasi dan tanggap terhadap gagasan orang lain
7. Menyajikan kegiatan yang bersifat pragmatis sesuai dg permasalah yg ditemui
9
PERAN TEMA
 Tema berperan sebagai
pemersatu kegiatan pembelajaran yang
memadukan beberapa mata pelajaran
sekaligus dengan
membuat/mengangkat sebuah tema
yang dapat mempersatukan indikator
dari mata pelajaran : Agama, BI, IPS
PKn, IPA, Seni-Budaya, Olah Raga
Jasmani & Kesehatan.
10
PEMBELAJARAN TEMATIK
DILAKSANAKAN DG MENGGUNAKAN PRINSIP
PEMBELAJARAN TERPADU DARI BEBERAPA MATA
PELAJARAN MELALUI TEMA SEBAGAI PEMERSATU
PEMBELAJARAN TERPADU BERORIENTASI PADA
PRAKTEK BELAJAR YG MELIBATKAN BEBERAPA MATA
PELAJARAN SESUAI DENGAN KEBUTUHAN ANAK.
11
MERAKIT DAN
MENGGABUNGKAN BEBERAPA
MATA PELAJARAN YANG
BERBEDA DENGAN HARAPAN
ANAK AKAN BELAJAR LEBIH
BAIK DAN BERMAKNA
TEMATIK
CONTOH TEMA KELAS 1
SEMESTER I
1. AKU & KELUARGAKU
2. LINGKUNGAN RUMAHKU
3. TEMPAT UMUM
4. KEBERSIHAN, KEAMANAN DAN KESEHATAN
5. ALAT TRANPORTASI
6. ALAT KOMUNIKASI
SEMESTER II
7. HEWAN DAN TUMBUHAN
8. PEKERJAAN
9. KEJADIAN SEHARI-HARI
10. REKREASI.
11. NEGARA INDONESIA.
12. GEJALA ALAM
WAKTU SENIN SELASA RABU KAMIS JUMAT SABTU
7.00-7.35
AKU&KEL ORKES AKU&KEL AKU&KEL AGAMA AKU&KEL
7.35-8.10
AKU&KEL ORKES AKU&KEL SE-BUD AGAMA MULOK
8.10-8.45
AKU&KEL AKU&KEL AKU&KEL SE-BUD AGAMA MULOK
8.45-9.00
ISTIRHAT ISTIRHAT ISTIRHAT ISTIRHAT ISTIRHAT ISTIRHAT
9.00-9.35
AKU&KEL AKU&KEL AKU&KEL SE-BUD AKU&KEL MULOK
9.35-10.10
EVA BHS INDO EVA MAT EVA IPA EVA BHS IND EVA IPS EVA PKn
10.10-10.45
EVA BHS IND EVA MAT EVA IPA EVA MAT EVA IPS EVA PKn
13
14
TUJUAN PEMILIHAN TEMA
1. Mudah memusatkan perhatian pada satu topik
2. Mempelajari dan mengembangkan berbagai mata pelajaran
dalam tema yg sama
3. Pemahaman terhadap materi lebih mendalam dan berkesan
4. Mengembangkan kompetensi berbahasa lebih baik dg
mengaitkan berbagai mata pelajaran dg pengalaman pribadi
anak
5. Belajar lebih bergairah karena dapat berkomunikasi dalam
situasi nyata
6. Lebih merasakan manfaat dan makna belajar
7. Guru dapat menghemat waktu
8. Budi pekerti dan moral anak dapat ditumbuhkan
15
PENJELASAN UNTUK KELAS I, II DAN III
1. Pengelolaan kgt pembelajaran dalam mapel dan
pembiasaan dengan menggunakan pendekatan Tematik
diorganisasikan sepenuhnya oleh sekolah
2. Alokasi per minggu 26/27/28 jam dapat ditambah atau
mengubah alokasi waktu per jam sesuai kebutuhan
sekolah
3. Satu jam tatap muka dilaksanakan selama 35 menit
4. Alokasi waktu sebanyak 26/27/28 Jp diatur dg bobot
(1) 15 % Agama (2) 50 % Calistung Permulaan
(3) 35 % IPA, PKn dan IPS, Seni Budaya dan Orjaskes
5. Sekolah dapat mengenalkan Teknologi Informasi dan
Komunikasi sesuai dengan kemampuannya
16
TUJUAN
 Memberikan pengetahuan dan wawasan
tentang pembelajaran tematik.
 Memberikan pemahaman kepada guru
tentang pembelajaran tematik yang sesuai
dengan perkembangan peserta didik kelas
awal Sekolah Dasar.
 Memberikan keterampilan kepada guru dalam
menyusun perencanaan, melaksanakan dan
melakukan penilaian dalam pembelajaran
tematik.
 Memberikan wawasan, pengetahuan dan
pemahaman bagi pihak terkait, sehingga
diharapkan dapat memberikan dukungan
terhadap kelancaran pelaksanaan
pembelajaran tematik
DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL
NOVEMBER, 2006
17
Ruang lingkup
seluruh mata pelajaran pada kelas I - III
Sekolah Dasar, yaitu: Pendidikan Agama,
Bahasa Indonesia, Matematika, Ilmu
Pengetahuan Alam, Pendidikan
Kewarganegaraan, Ilmu Pengetahuan
Sosial, Seni Budaya dan Keterampilan,
serta Pendidikan Jasmani,Olahraga dan
Kesehatan
DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL
NOVEMBER, 2006
18
KERANGKA BERPIKIR
KARAKTERISTIK PERKEMBANGAN ANAK USIA KELAS
AWAL SD
CARA ANAK BELAJAR
BELAJAR DAN PEMBELAJARAN BERMAKNA
PENGERTIAN PEMBELAJARAN TEMATIK
LANDASAN PEMBELAJARAN TEMATIK
ARTI PENTING PEMBELAJARAN TEMATIK
KARAKTERISTIK PEMBELAJARAN TEMATIK
DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL
NOVEMBER, 2006
19
BOBOT PENYAJIAN
15 % AGAMA
50 % BACA, TULIS DAN
BERHITUNG
PERMULAAN
35 % PKn IPS,
IPA, SENI BUDAYA
PENJASKES
20
CIRI-CIRI PEMBELAJARAN TEMATIK
1. Berpusat pada anak
2. Memberikan pengalaman langsung
3. Pemisahan antar mata pelajaran tidak nampak
4. Menyajikan konsep dari beberapa mata pelajaran
dalam satu PBM
5. Bersifat luwes
6. Hasil pembelajaran dapat berkembang sesuai dg minat
dan kebutuhan anak
21
Menentukan tema
Cara pertama, mempelajari standar kompetensi dan
kompetensi dasar yang terdapat dalam masing-masing
mata pelajaran, dilanjutkan dengan menentukan tema
yang sesuai.
Cara kedua, menetapkan terlebih dahulu tema-tema
pengikat keterpaduan, untuk menentukan tema tersebut,
guru dapat bekerjasama dengan peserta didik sehingga
sesuai dengan minat dan kebutuhan anak.
DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL
NOVEMBER, 2006
22
Alat penilaian
Tes: tertulis, lisan, perbuatan, catatan harian
perkembangan siswa, dan portofolio.
Tes tertulis digunakan untuk menilai
kemampuan menulis siswa, khususnya
untuk mengetahui tentang penggunaan
tanda baca, kata atau angka
DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL
NOVEMBER, 2006
23
Aspek Penilaian
Pada pembelajaran tematik penilaian dilakukan untuk mengkaji
ketercapaian Kompetensi Dasar dan Indikator pada tiap-tiap mata
pelajaran yang terdapat pada tema tersebut. Dengan demikian
penilaian dalam hal ini tidak lagi terpadu melalui tema, melainkan
sudah terpisah-pisah sesuai dengan Kompetensi Dasar, Hasil Belajar
dan Indikator mata pelajaran.
Nilai akhir pada laporan (raport) dikembalikan pada kompetensi mata
pelajaran yang terdapat pada kelas satu dan dua Sekolah Dasar,
yaitu: Bahasa Indonesia, Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam,
Pendidikan Kewarganegaraan dan Ilmu Pengetahuan Sosial, Seni
Budaya dan Keterampilan, dan Pendidikan Jasmani, Olahraga dan
kesehatan.
DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL
NOVEMBER, 2006
7 CARA ALAT PENILAIAN
(KOGNITIF, AFFEKTIF, PSIKOMOTOR)
1. OBYEKTIF TES
2. SUBYEKTIF TES
3. PENILAIAN LISAN
4. PENILAIAN UNJUK KERJA
5. PENILAIAN PRODUK
6. PENILAIAN PORTOFOLIO
7. PENILAIAN TINGKAH LAKU
25
I. TERTULIS TIPE OBYEKTIF
1. BENAR – SALAH
2. ISIAN SINGKAT
3. PILIHAN GANDA
4. MENJODOHKAN
II TERTULIS TIPE SUBYEKTIF
1. PENGERJAAN SOAL
2. LATIHAN (EXERCISE)
3. READING (COMPREHENSION)
4. DATA-PERTANYAAN
5. ESAI BERSTRUKTUR
6. ESAI BEBAS
26III. LISAN
1. TANYA JAWAB SINGKAT
2. PELAFALAN
3. MEMBACA NYARING
4. MENDENGARKAN (LISTENING)
5. INSTRUKSI LISAN
6. KUIS
7. PERCAKAPAN (SPEAKING)
27
1. PERMAINAN (GAME)
2. PERMAINAN PERAN
3. DRAMA
4. DEMONSTRASI
5. OLAH RAGA
6. SENAM
7. PERMAINAN MUSIK
8. BERNYANYI
9. PANTOMIM
10. MENARI
IV. UNJUK KERJA
28
LANJUTAN
11. DINAMIKA KELOMPOK
12. BERDO’A
13. MEMELIHARA TANAMAN
14. MEMELIHARA TERNAK
15. MEMBACA PUISI/DEKLAMASI
16. BERPIDATO
17. DISKUSI
18. WAWANCARA
19. DEBAT
20. BERCERITA
29
V.PRODUK
1. PATUNG
2. KERAJINAN TANGAN
3. MODEL
4. PESAWAT SEDERHANA
5. ALAT
6. TERNAK
7. TANAMAN
8. SIMPUL TALI TEMALI
9. JANUR
10. HIASAN
30
VI. PORTOFOLIO
1. PUISI
2. KARANGAN
3. GAMBAR/LUKISAN
4. PETA/DENAH
5. DESAIN
6. PAPER
7. LAPORAN OBSERVASI
8. LAPORAN PENYELIDIKAN
9. LAPORAN PENELITIAN
10. LAPORAN EKSPERIMEN
31
LANJUTAN
11. NASKAH PIDATO
12. NASKAH DRAMA
13. SINOPSIS
14. DOA
15. RUMUS
16. KARTU UCAPAN
17. SURAT
18. KOMPOSISI MUSIK
19. TEKS LAGU
20. RESEP MASAKAN
32
VII. TINGKAH LAKU
1. SKALA SIKAP
2. CATATAN ANEKDOT
3. PENILAIAN DIRI
4. SOSIOGRAM
5. KUESIONER
6. BUKU HARIAN/DIARY
7. UANGKAPAN PERASAAN
8. PENGAMATAN PERILAKU
1. Menjalankan agama yang dianut sesuai dengan tahap
perkembangan anak.
2. Mengenal kekurangan dan kelebihan diri sendiri.
3. Mematuhi aturan-aturan sosial yang berlaku dalam
lingkungannya.
4. Menghargai keberagaman agama, budaya, suku, ras, dan
golongan sosisl ekonomi di lingkungan sekitarnya.
5. Menggunakan informasi tentang lingkungan sekitar secara
logis, kritis, dan kreatif.
6. Menunjukkan kemampuan berfikiir logis, kritis, dan kreatif,
dengan bibingan guru/pendidik.
7. Menunjukkan rasa keingintahuan yang tinggi dan menyadari
potensinya.
8. Menunjukkan kemampuan memecahkan masalah sederhana
dalam kehidupan sehari-hari.
9. Menunjukkan kecintaan dan kepedulian terhadap
lingkungan.
10. Menunjukkan kecintaan dan kebanggaan terhadap
bangsa, negara dan tanah air Indonesia.
11. Menunjukkan kemampuan untuk melakukan kegiatan
seni dan budaya lokal.
12. Menunjukkan kebiasaan hidup bersih, sehat, bugar,
aman, dan memanfaatkan waktu luang.
13. Berkomunikasi secara jelas dan santun.
14. Bekerja sama dalam kelompok, tolong menolong dan
menjaga diri sendiri delam lingkungan keluarha dan
teman sebaya.
15. Menunjukkan kemampuan mengamati gejala alam dan
sosial di lingkungan sekitar.
16. Menunjukkan kegemaran membaca dan menulis.
17. Menunjukkan keterampilan menyimak, berbicara,
membaca, menulis, dan berhitung
35
guru harus kreatif baik dalam menyiapkan
kegiatan/pengalaman belajar bagi anak, juga dalam
memilih kompetensi dari berbagai mata pelajaran
dan mengaturnya agar pembelajaran menjadi lebih
bermakna, menarik, menyenangkan dan utuh.
DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL
NOVEMBER, 2006
36
 Siswa harus siap mengikuti kegiatan pembelajaran
yang dalam pelaksanaannya dimungkinkan untuk
bekerja baik secara individual, pasangan,
kelompok kecil ataupun klasikal.
 Siswa harus siap mengikuti kegiatan pembelajaran
yang bervariasi secara aktif misalnya melakukan
diskusi kelompok, mengadakan penelitian
sederhana, dan pemecahan masalah
DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL
NOVEMBER, 2006
37
Pelaksanaan Pembelajaran tematik:
 Memerlukan berbagai sarana dan prasarana belajar.
 Memanfaatkan berbagai sumber belajar
 Mengoptimalkan penggunaan media pembelajaran yang
bervariasi
 masih dapat menggunakan buku ajar yang sudah ada saat
ini untuk masing-masing mata pelajaran dan dimungkinkan
pula untuk menggunakan buku suplemen khusus yang
memuat bahan ajar yang terintegrasi
DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL
NOVEMBER, 2006

256847023 power-point-tematik-sd

  • 1.
  • 2.
    2 KELAS DAN ALOKASIWAKTU I II & III IV - VI A. Mata Pelajaran B.Muatan Lokal C.Pengembangan diri Pendidikan Agama & Akhlak Mulia Pendidikan Kwn & Kepribadian Bahasa Indonesia Matematika Ilmu Pengetahuan alam Ilmu Pengetahuan Sosial Seni Budaya Olah Raga Jasmani dan Kesehatan Kegiatan Atau Mata Pelajaran Kegiatan Ekstrakurikuler Pendekatan Tematik 26/27/28 3 2 5 5 4 3 4 4 2 2 32 DYAH S
  • 3.
    3 AKU DAN KELUARGAKU AKU DAN KELUARGAKU JARINGANINDIKATOR BAHASA INDONESIA 1. Membedakan berbagai bunyi/suara tertentu secara tepat 2. Menyebutkan data diri (nama, kelas, sekolah dan tempat tinggal) dg kalimat sederhana MATEMATIKA 1. Membilang atau menghitung secara urut 2. Menyebutkan banyak benda ILMU PENGT SOSIAL • Menyebutkan nama lengkap dan nama panggilan SENI – BUDAYA 1. Menentukan sumber bunyi 2. Menghapal lagu anak ILMU PENGETH. ALAM 1. Memberi makna pada hasil pengamatan OR – JASMN – KESHT 1. Mengetahui bagian tubuh : kepala, bahu, dada, punggung, lengan, pergelangan, jari tangan, tungkai, engkel, dan kaki AGAMAAGAMA PENDDK.KWRGNGRAAN & KEPRIBADIAN 1. Mengidentifikasi hidup rukun dalam keluarga DYAH S
  • 4.
    4 PROFESIONAL GURUPROFESIONAL GURU PENGAWAS& KEPALA SEKOLAH…?PENGAWAS & KEPALA SEKOLAH…? KURIKULUM PENILAIAN METODE & TEKNIK MATERI SISWA DYAH S KRITERIAINDIKATORKEBERHASILANPEMBELAJARAN
  • 5.
    5 APAKAH PEMBELAJARAN TEMATIK ? Pembelajarantematik merupakan pembelajaran yang dilakukan melalui Tema sebagai pemersatu, sebagai pusat perhatian yang dipergunakan untuk memahami gejala dan konsep
  • 6.
    6 CIRI-CIRI PEMBELAJARAN TEMATIK 1. Berpusatpada anak 2. Memberikan pengalaman langsung 3. Pemisahan antar mata pelajaran tidak nampak 4. Menyajikan konsep dari beberapa mata pelajaran dalam satu PBM 5. Bersifat luwes 6. Hasil pembelajaran dapat berkembang sesuai dg minat dan kebutuhan anak
  • 7.
    7 LANGKAH PENYUSUNAN PERANGKAT TEMATIK 1.Membuat/memilih tema 2. Melakukan analisis SK, Kompetensi Dasar, MEMBUAT indikator, 3. Melakukan pemetaan hubungan KD, Indikator dg tema 4. Membuat jaringan indikator 5. Melakukan penyusunan silabus 6. Menyusun RPP
  • 8.
    8 KEKUATAN PEMBELAJARAN TEMATIK 1.Memberikan pengalamandan KBM yg relevan dg tingkat perkembangan dan kebutuhan anak 2.Menyenangkan, karena bertolak dari minat dan kebutuhan anak 3. Hasil belajar dapat bertahan lama karena lebih berkesan dan bermakna 4. Mengembangkan keterampilan berpikir anak sesuai dengan permasalahan yg dihadapi 5. Menumbuhkan keterampilan sosial dalam bekerjasama 6. Memiliki sikap toleransi, komunikasi dan tanggap terhadap gagasan orang lain 7. Menyajikan kegiatan yang bersifat pragmatis sesuai dg permasalah yg ditemui
  • 9.
    9 PERAN TEMA  Temaberperan sebagai pemersatu kegiatan pembelajaran yang memadukan beberapa mata pelajaran sekaligus dengan membuat/mengangkat sebuah tema yang dapat mempersatukan indikator dari mata pelajaran : Agama, BI, IPS PKn, IPA, Seni-Budaya, Olah Raga Jasmani & Kesehatan.
  • 10.
    10 PEMBELAJARAN TEMATIK DILAKSANAKAN DGMENGGUNAKAN PRINSIP PEMBELAJARAN TERPADU DARI BEBERAPA MATA PELAJARAN MELALUI TEMA SEBAGAI PEMERSATU PEMBELAJARAN TERPADU BERORIENTASI PADA PRAKTEK BELAJAR YG MELIBATKAN BEBERAPA MATA PELAJARAN SESUAI DENGAN KEBUTUHAN ANAK.
  • 11.
    11 MERAKIT DAN MENGGABUNGKAN BEBERAPA MATAPELAJARAN YANG BERBEDA DENGAN HARAPAN ANAK AKAN BELAJAR LEBIH BAIK DAN BERMAKNA TEMATIK
  • 12.
    CONTOH TEMA KELAS1 SEMESTER I 1. AKU & KELUARGAKU 2. LINGKUNGAN RUMAHKU 3. TEMPAT UMUM 4. KEBERSIHAN, KEAMANAN DAN KESEHATAN 5. ALAT TRANPORTASI 6. ALAT KOMUNIKASI SEMESTER II 7. HEWAN DAN TUMBUHAN 8. PEKERJAAN 9. KEJADIAN SEHARI-HARI 10. REKREASI. 11. NEGARA INDONESIA. 12. GEJALA ALAM
  • 13.
    WAKTU SENIN SELASARABU KAMIS JUMAT SABTU 7.00-7.35 AKU&KEL ORKES AKU&KEL AKU&KEL AGAMA AKU&KEL 7.35-8.10 AKU&KEL ORKES AKU&KEL SE-BUD AGAMA MULOK 8.10-8.45 AKU&KEL AKU&KEL AKU&KEL SE-BUD AGAMA MULOK 8.45-9.00 ISTIRHAT ISTIRHAT ISTIRHAT ISTIRHAT ISTIRHAT ISTIRHAT 9.00-9.35 AKU&KEL AKU&KEL AKU&KEL SE-BUD AKU&KEL MULOK 9.35-10.10 EVA BHS INDO EVA MAT EVA IPA EVA BHS IND EVA IPS EVA PKn 10.10-10.45 EVA BHS IND EVA MAT EVA IPA EVA MAT EVA IPS EVA PKn 13
  • 14.
    14 TUJUAN PEMILIHAN TEMA 1.Mudah memusatkan perhatian pada satu topik 2. Mempelajari dan mengembangkan berbagai mata pelajaran dalam tema yg sama 3. Pemahaman terhadap materi lebih mendalam dan berkesan 4. Mengembangkan kompetensi berbahasa lebih baik dg mengaitkan berbagai mata pelajaran dg pengalaman pribadi anak 5. Belajar lebih bergairah karena dapat berkomunikasi dalam situasi nyata 6. Lebih merasakan manfaat dan makna belajar 7. Guru dapat menghemat waktu 8. Budi pekerti dan moral anak dapat ditumbuhkan
  • 15.
    15 PENJELASAN UNTUK KELASI, II DAN III 1. Pengelolaan kgt pembelajaran dalam mapel dan pembiasaan dengan menggunakan pendekatan Tematik diorganisasikan sepenuhnya oleh sekolah 2. Alokasi per minggu 26/27/28 jam dapat ditambah atau mengubah alokasi waktu per jam sesuai kebutuhan sekolah 3. Satu jam tatap muka dilaksanakan selama 35 menit 4. Alokasi waktu sebanyak 26/27/28 Jp diatur dg bobot (1) 15 % Agama (2) 50 % Calistung Permulaan (3) 35 % IPA, PKn dan IPS, Seni Budaya dan Orjaskes 5. Sekolah dapat mengenalkan Teknologi Informasi dan Komunikasi sesuai dengan kemampuannya
  • 16.
    16 TUJUAN  Memberikan pengetahuandan wawasan tentang pembelajaran tematik.  Memberikan pemahaman kepada guru tentang pembelajaran tematik yang sesuai dengan perkembangan peserta didik kelas awal Sekolah Dasar.  Memberikan keterampilan kepada guru dalam menyusun perencanaan, melaksanakan dan melakukan penilaian dalam pembelajaran tematik.  Memberikan wawasan, pengetahuan dan pemahaman bagi pihak terkait, sehingga diharapkan dapat memberikan dukungan terhadap kelancaran pelaksanaan pembelajaran tematik DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL NOVEMBER, 2006
  • 17.
    17 Ruang lingkup seluruh matapelajaran pada kelas I - III Sekolah Dasar, yaitu: Pendidikan Agama, Bahasa Indonesia, Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam, Pendidikan Kewarganegaraan, Ilmu Pengetahuan Sosial, Seni Budaya dan Keterampilan, serta Pendidikan Jasmani,Olahraga dan Kesehatan DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL NOVEMBER, 2006
  • 18.
    18 KERANGKA BERPIKIR KARAKTERISTIK PERKEMBANGANANAK USIA KELAS AWAL SD CARA ANAK BELAJAR BELAJAR DAN PEMBELAJARAN BERMAKNA PENGERTIAN PEMBELAJARAN TEMATIK LANDASAN PEMBELAJARAN TEMATIK ARTI PENTING PEMBELAJARAN TEMATIK KARAKTERISTIK PEMBELAJARAN TEMATIK DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL NOVEMBER, 2006
  • 19.
    19 BOBOT PENYAJIAN 15 %AGAMA 50 % BACA, TULIS DAN BERHITUNG PERMULAAN 35 % PKn IPS, IPA, SENI BUDAYA PENJASKES
  • 20.
    20 CIRI-CIRI PEMBELAJARAN TEMATIK 1.Berpusat pada anak 2. Memberikan pengalaman langsung 3. Pemisahan antar mata pelajaran tidak nampak 4. Menyajikan konsep dari beberapa mata pelajaran dalam satu PBM 5. Bersifat luwes 6. Hasil pembelajaran dapat berkembang sesuai dg minat dan kebutuhan anak
  • 21.
    21 Menentukan tema Cara pertama,mempelajari standar kompetensi dan kompetensi dasar yang terdapat dalam masing-masing mata pelajaran, dilanjutkan dengan menentukan tema yang sesuai. Cara kedua, menetapkan terlebih dahulu tema-tema pengikat keterpaduan, untuk menentukan tema tersebut, guru dapat bekerjasama dengan peserta didik sehingga sesuai dengan minat dan kebutuhan anak. DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL NOVEMBER, 2006
  • 22.
    22 Alat penilaian Tes: tertulis,lisan, perbuatan, catatan harian perkembangan siswa, dan portofolio. Tes tertulis digunakan untuk menilai kemampuan menulis siswa, khususnya untuk mengetahui tentang penggunaan tanda baca, kata atau angka DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL NOVEMBER, 2006
  • 23.
    23 Aspek Penilaian Pada pembelajarantematik penilaian dilakukan untuk mengkaji ketercapaian Kompetensi Dasar dan Indikator pada tiap-tiap mata pelajaran yang terdapat pada tema tersebut. Dengan demikian penilaian dalam hal ini tidak lagi terpadu melalui tema, melainkan sudah terpisah-pisah sesuai dengan Kompetensi Dasar, Hasil Belajar dan Indikator mata pelajaran. Nilai akhir pada laporan (raport) dikembalikan pada kompetensi mata pelajaran yang terdapat pada kelas satu dan dua Sekolah Dasar, yaitu: Bahasa Indonesia, Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam, Pendidikan Kewarganegaraan dan Ilmu Pengetahuan Sosial, Seni Budaya dan Keterampilan, dan Pendidikan Jasmani, Olahraga dan kesehatan. DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL NOVEMBER, 2006
  • 24.
    7 CARA ALATPENILAIAN (KOGNITIF, AFFEKTIF, PSIKOMOTOR) 1. OBYEKTIF TES 2. SUBYEKTIF TES 3. PENILAIAN LISAN 4. PENILAIAN UNJUK KERJA 5. PENILAIAN PRODUK 6. PENILAIAN PORTOFOLIO 7. PENILAIAN TINGKAH LAKU
  • 25.
    25 I. TERTULIS TIPEOBYEKTIF 1. BENAR – SALAH 2. ISIAN SINGKAT 3. PILIHAN GANDA 4. MENJODOHKAN II TERTULIS TIPE SUBYEKTIF 1. PENGERJAAN SOAL 2. LATIHAN (EXERCISE) 3. READING (COMPREHENSION) 4. DATA-PERTANYAAN 5. ESAI BERSTRUKTUR 6. ESAI BEBAS
  • 26.
    26III. LISAN 1. TANYAJAWAB SINGKAT 2. PELAFALAN 3. MEMBACA NYARING 4. MENDENGARKAN (LISTENING) 5. INSTRUKSI LISAN 6. KUIS 7. PERCAKAPAN (SPEAKING)
  • 27.
    27 1. PERMAINAN (GAME) 2.PERMAINAN PERAN 3. DRAMA 4. DEMONSTRASI 5. OLAH RAGA 6. SENAM 7. PERMAINAN MUSIK 8. BERNYANYI 9. PANTOMIM 10. MENARI IV. UNJUK KERJA
  • 28.
    28 LANJUTAN 11. DINAMIKA KELOMPOK 12.BERDO’A 13. MEMELIHARA TANAMAN 14. MEMELIHARA TERNAK 15. MEMBACA PUISI/DEKLAMASI 16. BERPIDATO 17. DISKUSI 18. WAWANCARA 19. DEBAT 20. BERCERITA
  • 29.
    29 V.PRODUK 1. PATUNG 2. KERAJINANTANGAN 3. MODEL 4. PESAWAT SEDERHANA 5. ALAT 6. TERNAK 7. TANAMAN 8. SIMPUL TALI TEMALI 9. JANUR 10. HIASAN
  • 30.
    30 VI. PORTOFOLIO 1. PUISI 2.KARANGAN 3. GAMBAR/LUKISAN 4. PETA/DENAH 5. DESAIN 6. PAPER 7. LAPORAN OBSERVASI 8. LAPORAN PENYELIDIKAN 9. LAPORAN PENELITIAN 10. LAPORAN EKSPERIMEN
  • 31.
    31 LANJUTAN 11. NASKAH PIDATO 12.NASKAH DRAMA 13. SINOPSIS 14. DOA 15. RUMUS 16. KARTU UCAPAN 17. SURAT 18. KOMPOSISI MUSIK 19. TEKS LAGU 20. RESEP MASAKAN
  • 32.
    32 VII. TINGKAH LAKU 1.SKALA SIKAP 2. CATATAN ANEKDOT 3. PENILAIAN DIRI 4. SOSIOGRAM 5. KUESIONER 6. BUKU HARIAN/DIARY 7. UANGKAPAN PERASAAN 8. PENGAMATAN PERILAKU
  • 33.
    1. Menjalankan agamayang dianut sesuai dengan tahap perkembangan anak. 2. Mengenal kekurangan dan kelebihan diri sendiri. 3. Mematuhi aturan-aturan sosial yang berlaku dalam lingkungannya. 4. Menghargai keberagaman agama, budaya, suku, ras, dan golongan sosisl ekonomi di lingkungan sekitarnya. 5. Menggunakan informasi tentang lingkungan sekitar secara logis, kritis, dan kreatif. 6. Menunjukkan kemampuan berfikiir logis, kritis, dan kreatif, dengan bibingan guru/pendidik. 7. Menunjukkan rasa keingintahuan yang tinggi dan menyadari potensinya. 8. Menunjukkan kemampuan memecahkan masalah sederhana dalam kehidupan sehari-hari.
  • 34.
    9. Menunjukkan kecintaandan kepedulian terhadap lingkungan. 10. Menunjukkan kecintaan dan kebanggaan terhadap bangsa, negara dan tanah air Indonesia. 11. Menunjukkan kemampuan untuk melakukan kegiatan seni dan budaya lokal. 12. Menunjukkan kebiasaan hidup bersih, sehat, bugar, aman, dan memanfaatkan waktu luang. 13. Berkomunikasi secara jelas dan santun. 14. Bekerja sama dalam kelompok, tolong menolong dan menjaga diri sendiri delam lingkungan keluarha dan teman sebaya. 15. Menunjukkan kemampuan mengamati gejala alam dan sosial di lingkungan sekitar. 16. Menunjukkan kegemaran membaca dan menulis. 17. Menunjukkan keterampilan menyimak, berbicara, membaca, menulis, dan berhitung
  • 35.
    35 guru harus kreatifbaik dalam menyiapkan kegiatan/pengalaman belajar bagi anak, juga dalam memilih kompetensi dari berbagai mata pelajaran dan mengaturnya agar pembelajaran menjadi lebih bermakna, menarik, menyenangkan dan utuh. DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL NOVEMBER, 2006
  • 36.
    36  Siswa harussiap mengikuti kegiatan pembelajaran yang dalam pelaksanaannya dimungkinkan untuk bekerja baik secara individual, pasangan, kelompok kecil ataupun klasikal.  Siswa harus siap mengikuti kegiatan pembelajaran yang bervariasi secara aktif misalnya melakukan diskusi kelompok, mengadakan penelitian sederhana, dan pemecahan masalah DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL NOVEMBER, 2006
  • 37.
    37 Pelaksanaan Pembelajaran tematik: Memerlukan berbagai sarana dan prasarana belajar.  Memanfaatkan berbagai sumber belajar  Mengoptimalkan penggunaan media pembelajaran yang bervariasi  masih dapat menggunakan buku ajar yang sudah ada saat ini untuk masing-masing mata pelajaran dan dimungkinkan pula untuk menggunakan buku suplemen khusus yang memuat bahan ajar yang terintegrasi DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL NOVEMBER, 2006