Memahami Dua Kalimat 
Syahadat 
Nurfitri Hadi, S.S., M.A.
Pengertian 
• Syahadat dalam bahasa Arab artinya 
musyahadah yaitu melihat dengan mata 
kepala. 
• Syahadat adalah mengungkapkan isi hati 
dengan keyakinan penuh seolah-olah ia 
melihat, dan diungkapkan dengan lisan.
• Aku menyaksikan, artinya aku ikrar mengakui 
dengan lisan, bahwa tidak ada sesembahan yang 
sebenarnya melainkan Allah Sendiri. 
• Aku percaya dalam hati dan membenarkan 
bahwa tiada Tuhan yang disembah dengan 
sebenar-benarnya kecuali Allah sendiri. 
• Artinya aku sanggup menyerahkan diri 100% 
menjunjung tinggi mengerjakan segala perintah-perintah 
mengamalkan arti kata La- ila-ha illallah 
dengan sebenar-benarnya.
Makna Laa ilaaha illallaah 
• Tidak ada sesembahan yang berhak disembah 
kecuali Allah. 
• Karena ada orang yang memahami syahadat 
dengan: 
– Tiada Tuhan selain Allah. 
– Tiada pencipta selain Allah. 
– Tiada pembuat hukum kecuali Allah.
Rukun laa ilaaha illallaah 
• Rukunnya ada dua: 
– Nafyu: Meniadakan atau meninggalkan seluruh 
sesembahan selain Allah. 
– Itsbat: Menetapkan hanya Allah saja yang berhak 
untuk disembah.
Syarat laa ilaaha illallaah 
1. Ilmu, yang menafikan ketidaktahuan. 
2. Yaqin (yakin), yang menafikan syak (keraguan). 
3. Qabul (menerima), yang menafikan radd 
(penolakan). 
4. Inqiyad (patuh), yang menafikan tark 
(meninggalkan). 
5. Ikhlash, yang menafikan syirik. 
6. Shidq (jujur), yang menafikan kadzib (dusta). 
7. Mahabbah (kecintaan), yang menafikan 
baghdha' (kebencian).
Keutamaan Laa Ilaaha Illallaah 
• Sebab diciptakannya manusia, langit, dan bumi, 
diutusnya para rasul, dan diturunkannya kitab suci. 
وَمَا أَرْسَلْنَا مِن قَبْلِكَ مِن رَّسُولٍ إِلاَّ نُوحِي إ لَيْْ أَنَّ لاَ إِلَ إِلاَّ أَنَا اََ بُدُُونِ 
“Dan Kami tidak mengutus seorang rasul pun sebelum 
kamu, melainkan Kami wahyukan kepadanya bahwa tidak 
ada Ilah (yang haq) melainkan Aku, maka sembahlah Aku 
olehmu sekalian.” (Al-Anbiya: 25)
• Memasukkan ke dalam surga: 
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda, 
مَنْ كَانَ آخِرُ كَلََمِ لَا إِلَ إِلَّا اللهُ دُ خَلَ لل نَََّ ”Barangsiapa yang akhir perkataannya sebelum 
meninggal dunia adalah ‘lailaha illallah’, maka 
dia akan masuk surga” (HR. Abu Daud. 
Dikatakan shohih oleh Syaikh Al Albani 
dalam Misykatul Mashobih no. 1621)
Muhammad Rasulullah 
• Riwayat hidup Nabi Muhammad. 
– Keluarganya. 
– Awal kenabian. 
– Hijrah ke Madinah. 
– Wafat
Miniatur Masjid Nabawi dan Rumah 
Nabi
• Konsekuensi mengakui Nabi Muhammad 
sebagai Rasulullah: 
– Membenarkan apa yang dikabarkannya. 
– Menaati perintahnya. 
– Menjauhi larangannya. 
– Beribadah kepada Allah hanya dengan 
tuntunannya. 
– Meyakininya sebagai penutup para nabi dan rasul.

2. memahami dua kalimat syahadat

  • 1.
    Memahami Dua Kalimat Syahadat Nurfitri Hadi, S.S., M.A.
  • 2.
    Pengertian • Syahadatdalam bahasa Arab artinya musyahadah yaitu melihat dengan mata kepala. • Syahadat adalah mengungkapkan isi hati dengan keyakinan penuh seolah-olah ia melihat, dan diungkapkan dengan lisan.
  • 3.
    • Aku menyaksikan,artinya aku ikrar mengakui dengan lisan, bahwa tidak ada sesembahan yang sebenarnya melainkan Allah Sendiri. • Aku percaya dalam hati dan membenarkan bahwa tiada Tuhan yang disembah dengan sebenar-benarnya kecuali Allah sendiri. • Artinya aku sanggup menyerahkan diri 100% menjunjung tinggi mengerjakan segala perintah-perintah mengamalkan arti kata La- ila-ha illallah dengan sebenar-benarnya.
  • 4.
    Makna Laa ilaahaillallaah • Tidak ada sesembahan yang berhak disembah kecuali Allah. • Karena ada orang yang memahami syahadat dengan: – Tiada Tuhan selain Allah. – Tiada pencipta selain Allah. – Tiada pembuat hukum kecuali Allah.
  • 5.
    Rukun laa ilaahaillallaah • Rukunnya ada dua: – Nafyu: Meniadakan atau meninggalkan seluruh sesembahan selain Allah. – Itsbat: Menetapkan hanya Allah saja yang berhak untuk disembah.
  • 6.
    Syarat laa ilaahaillallaah 1. Ilmu, yang menafikan ketidaktahuan. 2. Yaqin (yakin), yang menafikan syak (keraguan). 3. Qabul (menerima), yang menafikan radd (penolakan). 4. Inqiyad (patuh), yang menafikan tark (meninggalkan). 5. Ikhlash, yang menafikan syirik. 6. Shidq (jujur), yang menafikan kadzib (dusta). 7. Mahabbah (kecintaan), yang menafikan baghdha' (kebencian).
  • 7.
    Keutamaan Laa IlaahaIllallaah • Sebab diciptakannya manusia, langit, dan bumi, diutusnya para rasul, dan diturunkannya kitab suci. وَمَا أَرْسَلْنَا مِن قَبْلِكَ مِن رَّسُولٍ إِلاَّ نُوحِي إ لَيْْ أَنَّ لاَ إِلَ إِلاَّ أَنَا اََ بُدُُونِ “Dan Kami tidak mengutus seorang rasul pun sebelum kamu, melainkan Kami wahyukan kepadanya bahwa tidak ada Ilah (yang haq) melainkan Aku, maka sembahlah Aku olehmu sekalian.” (Al-Anbiya: 25)
  • 8.
    • Memasukkan kedalam surga: Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda, مَنْ كَانَ آخِرُ كَلََمِ لَا إِلَ إِلَّا اللهُ دُ خَلَ لل نَََّ ”Barangsiapa yang akhir perkataannya sebelum meninggal dunia adalah ‘lailaha illallah’, maka dia akan masuk surga” (HR. Abu Daud. Dikatakan shohih oleh Syaikh Al Albani dalam Misykatul Mashobih no. 1621)
  • 9.
    Muhammad Rasulullah •Riwayat hidup Nabi Muhammad. – Keluarganya. – Awal kenabian. – Hijrah ke Madinah. – Wafat
  • 10.
    Miniatur Masjid Nabawidan Rumah Nabi
  • 11.
    • Konsekuensi mengakuiNabi Muhammad sebagai Rasulullah: – Membenarkan apa yang dikabarkannya. – Menaati perintahnya. – Menjauhi larangannya. – Beribadah kepada Allah hanya dengan tuntunannya. – Meyakininya sebagai penutup para nabi dan rasul.