Penyusutan – Harta Berwujud
Kelompok Harta
Berwujud
Masa
Manfaat
Tarif Penyusutan
Garis Lurus Saldo Menurun
I. Bukan Bangunan
Kelompok 1 4 tahun 25 % 50%
Kelompok 2 8 tahun 12,5 % 25 %
Kelompok 3 16 tahun 6,25 % 12,5 %
Kelompok 4 20 tahun 5 % 10 %
II. Bangunan
Tidak Permanen
10 tahun 10 %
Permanen 20 tahun 5 %
Pengelompokan di PMK
96/PMK.03/2009
alim.adn@gmail.com
Konsep
 Saat Dimulai
dimulai pada bulan dilakukannya pengeluaran, kecuali untuk harta yang
masih dalam proses pengerjaan, penyusutannya dimulai pada bulan
selesainya pengerjaan harta tersebut
 Metode Penyusutan
1. metode garis lurus atau (straight-line method); atau
2. metode saldo menurun atau (declining balance method)
harus dilakukan secara taat asas
alim.adn@gmail.com
Konsep
 Harta Berwujud Yang Tidak Dapat Disusutkan
pengeluaran untuk memperoleh tanah Hak Milik, termasuk tanah
berstatus HGB (20 tahun), HGU (35 Tahun dapat diperpanjang 25
tahun), dan “hak pakai yang pertama kali”
kecuali:
nilai tanah tersebut berkurang karena penggunaannya untuk
memperoleh penghasilan
alim.adn@gmail.com
Konsep
 Dalam Hal Terjadi Pengalihan Harta
1. jumlah nilai sisa buku dibebankan sebagai kerugian; dan
2. jumlah harga jual atau penggantian asuransinya yang diterima atau
diperoleh dibukukan sebagai penghasilan pada tahun terjadinya
penarikan harta tersebut.
kecuali
apabila memenuhi syarat Pasal 4 ayat (3) huruf a dan huruf b, yang berupa
harta berwujud, maka jumlah nilai sisa buku harta tersebut tidak boleh
dibebankan sebagai kerugian
alim.adn@gmail.com
Hand Phone
Hand Phone (Telepon seluler), Pager yang dimiliki dan dipergunakan
perusahaan untuk pegawai tertentu karena jabatan atau
pekerjaannya, maka:
1. Atas biaya perolehan atau pembelian, dapat dibebankan sebagai
biaya perusahaan sebesar 50% melalui penyusutan aktiva tetap
kelompok I
2. Atas biaya berlangganan atau pengisian ulang pulsa dan
perbaikan, dapat dibebankan sebagai biaya rutin perusahaan
sebesar 50%
alim.adn@gmail.com
Kendaraan Milik Perusahaan ...1
 Kendaraan bus, minibus atau yang sejenis yang dimiliki dan dipergunakan
perusahaan untuk antar jemput para pegawai
1. Atas biaya biaya perolehan atau pembelian atau perbaikan besar, dapat
dibebankan seluruhnya sebagai biaya perusahaan melalui penyusutan
aktiva tetap kelompok II
2. Atas biaya pemeliharaan atau perbaikan rutin, dapat dibebankan
seluruhnya sebagai biaya perusahaan dalam tahun pajak yang
bersangkutan
* Biaya pemeliharaan kendaraan, termasuk juga pengeluaran rutin untuk
pembelian/pemakaian bahan bakar
alim.adn@gmail.com
Kendaraan Milik Perusahaan ...2
 Kendaraan sedan atau yang sejenis, termasuk juga kendaraan jenis minibus
sepanjang digunakan :
1. Hanya untuk seorang pegawai tertentu karena jabatannya atau
pekerjaannya, dan
2. Penggunaannya full time baik untuk kepentingan perusahaan maupun
keperluan pribadi dan keluarga pegawai yang bersangkutan
maka:
Penyusutan/Biaya Rutin diakui 50%
alim.adn@gmail.com

05 penyusutan

  • 1.
    Penyusutan – HartaBerwujud Kelompok Harta Berwujud Masa Manfaat Tarif Penyusutan Garis Lurus Saldo Menurun I. Bukan Bangunan Kelompok 1 4 tahun 25 % 50% Kelompok 2 8 tahun 12,5 % 25 % Kelompok 3 16 tahun 6,25 % 12,5 % Kelompok 4 20 tahun 5 % 10 % II. Bangunan Tidak Permanen 10 tahun 10 % Permanen 20 tahun 5 % Pengelompokan di PMK 96/PMK.03/2009 alim.adn@gmail.com
  • 2.
    Konsep  Saat Dimulai dimulaipada bulan dilakukannya pengeluaran, kecuali untuk harta yang masih dalam proses pengerjaan, penyusutannya dimulai pada bulan selesainya pengerjaan harta tersebut  Metode Penyusutan 1. metode garis lurus atau (straight-line method); atau 2. metode saldo menurun atau (declining balance method) harus dilakukan secara taat asas alim.adn@gmail.com
  • 3.
    Konsep  Harta BerwujudYang Tidak Dapat Disusutkan pengeluaran untuk memperoleh tanah Hak Milik, termasuk tanah berstatus HGB (20 tahun), HGU (35 Tahun dapat diperpanjang 25 tahun), dan “hak pakai yang pertama kali” kecuali: nilai tanah tersebut berkurang karena penggunaannya untuk memperoleh penghasilan alim.adn@gmail.com
  • 4.
    Konsep  Dalam HalTerjadi Pengalihan Harta 1. jumlah nilai sisa buku dibebankan sebagai kerugian; dan 2. jumlah harga jual atau penggantian asuransinya yang diterima atau diperoleh dibukukan sebagai penghasilan pada tahun terjadinya penarikan harta tersebut. kecuali apabila memenuhi syarat Pasal 4 ayat (3) huruf a dan huruf b, yang berupa harta berwujud, maka jumlah nilai sisa buku harta tersebut tidak boleh dibebankan sebagai kerugian alim.adn@gmail.com
  • 5.
    Hand Phone Hand Phone(Telepon seluler), Pager yang dimiliki dan dipergunakan perusahaan untuk pegawai tertentu karena jabatan atau pekerjaannya, maka: 1. Atas biaya perolehan atau pembelian, dapat dibebankan sebagai biaya perusahaan sebesar 50% melalui penyusutan aktiva tetap kelompok I 2. Atas biaya berlangganan atau pengisian ulang pulsa dan perbaikan, dapat dibebankan sebagai biaya rutin perusahaan sebesar 50% alim.adn@gmail.com
  • 6.
    Kendaraan Milik Perusahaan...1  Kendaraan bus, minibus atau yang sejenis yang dimiliki dan dipergunakan perusahaan untuk antar jemput para pegawai 1. Atas biaya biaya perolehan atau pembelian atau perbaikan besar, dapat dibebankan seluruhnya sebagai biaya perusahaan melalui penyusutan aktiva tetap kelompok II 2. Atas biaya pemeliharaan atau perbaikan rutin, dapat dibebankan seluruhnya sebagai biaya perusahaan dalam tahun pajak yang bersangkutan * Biaya pemeliharaan kendaraan, termasuk juga pengeluaran rutin untuk pembelian/pemakaian bahan bakar alim.adn@gmail.com
  • 7.
    Kendaraan Milik Perusahaan...2  Kendaraan sedan atau yang sejenis, termasuk juga kendaraan jenis minibus sepanjang digunakan : 1. Hanya untuk seorang pegawai tertentu karena jabatannya atau pekerjaannya, dan 2. Penggunaannya full time baik untuk kepentingan perusahaan maupun keperluan pribadi dan keluarga pegawai yang bersangkutan maka: Penyusutan/Biaya Rutin diakui 50% alim.adn@gmail.com