PERCABANGAN
(SELEKSI KONDISI)
Oleh :
Prita Dellia, S.Kom., M.Kom.
Percabangan/ Seleksi Kondisi
• Suatu cara pemecahan masalah dengan
instruksi-instruksi tertentu yang dapat
digunakan untuk mengambil keputusan
berdasarkan suatu kondisi.
• Pernyataan percabangan memungkinkan suatu
pernyataan dieksekusi, hanya jika suatu kondisi
terpenuhi.
• Program hanya akan menjalankan statement
yang ada didalam percabangan jika kondisi
bernilai benar atau true.
• Berikut beberapa konstruksi dalam
percabangan:
1. IF
2. IF - ELSE
3. IF - ELSE IF
4. SWITCH - CASE
IF
• Digunakan untuk memeriksa sebuah kondisi
dan mengeksekusi satu instruksi.
• Sintaks:
If (booleanExpression)
{
statement(s);
}
• Flowchart:
Boolean
Expression
Statement(s)
true
false
• Contoh :
int nilai = 10;
if (nilai == 10) {
System.out.println("sepuluh");
}
Apa hasilnya ?? sepuluh
Apa hasilnya jika “int nilai = 100;” ?
• Contoh :
public class If
{
public static void main(String[] args){
int a = 0;
if (a==0){
System.out.println("Variabel a bernilai
nol");
}
}
}
Hasilnya : Variabel a bernilai nol
IF - ELSE
• Percabangan yang digunakan untuk memilih
salah satu dari dua atau lebih kemungkinan
kemunculan bila memenuhi syarat atau kondisi
tertentu.
• Jika kondisi dievaluasi bernilai true, maka
statement yang telah kita instruksikan yang
akan di eksekusi. Namun jika kondisi dievaluasi
bernilai false, maka statement pada instruksi
else yang akan dieksekusi oleh program.
• Sintaks:
if (booleanExpression) {
statement(s) 1;}
else {
statement(s) 2;}
• Flowchart
Boolean
Expression
Statement(s) 1
false
Statement(s) 2
true
• Contoh :
int nilai = 6;
if (nilai == 8){
System.out.println(“Delapan");}
else {
System.out.println("Bukan Delapan");}
Output :
Bukan Delapan
• Contoh :
int bilangan = 13;
if (bilangan % 2 == 0){
System.out.println(“Bilangan Genap");}
else {
System.out.println(“Bilangan
Ganjil");}
Output :
Bilangan Ganjil
IF- ELSE IF
• Merupakan percabangan IF bersarang
• Gabungan beberapa IF dan dapat pula
digabungkan dengan IF-ELSE
• Sintaks:
if (booleanExpression1) {
statement(s) 1;}
else if (booleanExpression2) {
statement(s) 2;}
else if (booleanExpression3) {
statement(s) 3;}
else
statement(s) 4;
• Flowchart
booleanExpression1
booleanExpression2
Statement(s)1
Statement(s)2
true
false
true
Statement(s)3
false
• Contoh :
int nilai = 63 ;
if (nilai >= 80) {
System.out.println(“A");}
else if (nilai >= 70){
System.out.println(“B");}
else if (nilai >= 60) {
System.out.println(“C");}
else if (nilai >= 50) {
System.out.println(“D");}
else {
System.out.println(“E");}
Output :
C
SWITCH - CASE
• Pernyataan switch memberikan suatu cara
untuk mengirim bagian program berdasarkan
nilai suatu variabel atau pernyataan tunggal.
• Percabangan switch dimaksudkan untuk
menangani banyak kemungkinan kemunculan.
• Sintaks:
switch (switch-expression)
{
case value1: statement(s)1;
break;
case value2: statement(s)2;
break;
…
case valueN:statement(s)N;
break;
default: statement(s)-for-default;
}
• Flowchart:
break
Statement(s)1
status 1
break
Statement(s)2
status 2
break
Statement(s)3
status 3
break
Statement(s)4
status 4
Default actions
default
• Switch-expression harus menghasilkan nilai
berupa char, byte, short, atau int dan harus
dalam tanda kurung (…)
• Value1, …, dan valueN harus memiliki tipe data
yang sama dengan switch-expression dan tidak
dapat berupa expression seperti 1+x
• Jika case ditemukan, maka eksekusi dimulai dari
case tersebut sampai ditemukan break
• Keyword break adalah optional
• Case default adalah optional, dieksekusi jika
tidak ada case yang memenuhi
• Case dicek secara berurutan
• Lebih baik case diurutkan dan default diletakkan
di case terakhir
• Switch-case tanpa break menyebabkan case
berikutnya dieksekusi
• Flowchart switch-case tanpa break:
Statement(s)1
status 1
Statement(s)2
status 2
Statement(s)3
status 3
Statement(s)4
status 4
Default actions
default
• Contoh
int a;
a = 5;
switch (a) {
case 0: System.out.println("Nol");
case 1: System.out.println("Satu");
case 2: System.out.println("Dua");
case 3: System.out.println("Tiga");
case 4: System.out.println("Empat");
case 5: System.out.println("Lima");
case 6: System.out.println("Enam");
case 7: System.out.println("Tujuh");
default: System.out.println("bukan karakter digit"); }
Output :
Lima
Enam
Tujuh
Bukan karakter digit
Case :Digunakan sebagai label yang menandai
awal eksekusi deret instruksinya hingga
ditemukan pernyataan break.
Default :Label yang digunakan atau dieksekusi
apabila label case tidak ada yang
memenuhi.
Break :Perintah pengontrol alur program,
berfungsi untuk keluar dari satu blok
kondisi ataupun iterasi.

03. Percabangan.pptx BBBBBBBBBBBBBBBBBBBBBBBBBBBBBBBB

  • 1.
  • 2.
    Percabangan/ Seleksi Kondisi •Suatu cara pemecahan masalah dengan instruksi-instruksi tertentu yang dapat digunakan untuk mengambil keputusan berdasarkan suatu kondisi.
  • 3.
    • Pernyataan percabanganmemungkinkan suatu pernyataan dieksekusi, hanya jika suatu kondisi terpenuhi. • Program hanya akan menjalankan statement yang ada didalam percabangan jika kondisi bernilai benar atau true.
  • 4.
    • Berikut beberapakonstruksi dalam percabangan: 1. IF 2. IF - ELSE 3. IF - ELSE IF 4. SWITCH - CASE
  • 5.
    IF • Digunakan untukmemeriksa sebuah kondisi dan mengeksekusi satu instruksi.
  • 6.
    • Sintaks: If (booleanExpression) { statement(s); } •Flowchart: Boolean Expression Statement(s) true false
  • 7.
    • Contoh : intnilai = 10; if (nilai == 10) { System.out.println("sepuluh"); } Apa hasilnya ?? sepuluh Apa hasilnya jika “int nilai = 100;” ?
  • 8.
    • Contoh : publicclass If { public static void main(String[] args){ int a = 0; if (a==0){ System.out.println("Variabel a bernilai nol"); } } } Hasilnya : Variabel a bernilai nol
  • 9.
    IF - ELSE •Percabangan yang digunakan untuk memilih salah satu dari dua atau lebih kemungkinan kemunculan bila memenuhi syarat atau kondisi tertentu. • Jika kondisi dievaluasi bernilai true, maka statement yang telah kita instruksikan yang akan di eksekusi. Namun jika kondisi dievaluasi bernilai false, maka statement pada instruksi else yang akan dieksekusi oleh program.
  • 10.
    • Sintaks: if (booleanExpression){ statement(s) 1;} else { statement(s) 2;}
  • 11.
  • 12.
    • Contoh : intnilai = 6; if (nilai == 8){ System.out.println(“Delapan");} else { System.out.println("Bukan Delapan");} Output : Bukan Delapan
  • 13.
    • Contoh : intbilangan = 13; if (bilangan % 2 == 0){ System.out.println(“Bilangan Genap");} else { System.out.println(“Bilangan Ganjil");} Output : Bilangan Ganjil
  • 14.
    IF- ELSE IF •Merupakan percabangan IF bersarang • Gabungan beberapa IF dan dapat pula digabungkan dengan IF-ELSE
  • 15.
    • Sintaks: if (booleanExpression1){ statement(s) 1;} else if (booleanExpression2) { statement(s) 2;} else if (booleanExpression3) { statement(s) 3;} else statement(s) 4;
  • 16.
  • 17.
    • Contoh : intnilai = 63 ; if (nilai >= 80) { System.out.println(“A");} else if (nilai >= 70){ System.out.println(“B");} else if (nilai >= 60) { System.out.println(“C");} else if (nilai >= 50) { System.out.println(“D");} else { System.out.println(“E");} Output : C
  • 18.
    SWITCH - CASE •Pernyataan switch memberikan suatu cara untuk mengirim bagian program berdasarkan nilai suatu variabel atau pernyataan tunggal. • Percabangan switch dimaksudkan untuk menangani banyak kemungkinan kemunculan.
  • 19.
    • Sintaks: switch (switch-expression) { casevalue1: statement(s)1; break; case value2: statement(s)2; break; … case valueN:statement(s)N; break; default: statement(s)-for-default; }
  • 20.
    • Flowchart: break Statement(s)1 status 1 break Statement(s)2 status2 break Statement(s)3 status 3 break Statement(s)4 status 4 Default actions default
  • 21.
    • Switch-expression harusmenghasilkan nilai berupa char, byte, short, atau int dan harus dalam tanda kurung (…) • Value1, …, dan valueN harus memiliki tipe data yang sama dengan switch-expression dan tidak dapat berupa expression seperti 1+x • Jika case ditemukan, maka eksekusi dimulai dari case tersebut sampai ditemukan break
  • 22.
    • Keyword breakadalah optional • Case default adalah optional, dieksekusi jika tidak ada case yang memenuhi • Case dicek secara berurutan • Lebih baik case diurutkan dan default diletakkan di case terakhir • Switch-case tanpa break menyebabkan case berikutnya dieksekusi
  • 23.
    • Flowchart switch-casetanpa break: Statement(s)1 status 1 Statement(s)2 status 2 Statement(s)3 status 3 Statement(s)4 status 4 Default actions default
  • 24.
    • Contoh int a; a= 5; switch (a) { case 0: System.out.println("Nol"); case 1: System.out.println("Satu"); case 2: System.out.println("Dua"); case 3: System.out.println("Tiga"); case 4: System.out.println("Empat"); case 5: System.out.println("Lima"); case 6: System.out.println("Enam"); case 7: System.out.println("Tujuh"); default: System.out.println("bukan karakter digit"); } Output : Lima Enam Tujuh Bukan karakter digit
  • 25.
    Case :Digunakan sebagailabel yang menandai awal eksekusi deret instruksinya hingga ditemukan pernyataan break. Default :Label yang digunakan atau dieksekusi apabila label case tidak ada yang memenuhi. Break :Perintah pengontrol alur program, berfungsi untuk keluar dari satu blok kondisi ataupun iterasi.