IAD Bab IX

414 views

Published on

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
414
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
6
Actions
Shares
0
Downloads
5
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

IAD Bab IX

  1. 1. Oleh:1.Vika Khurotul (124254070)2.Nasikin (124254066)3.Eka Yulianingtias(124254079)4.Imroatul Islamiya(124254241)5.Ari Tri Maria (124254245)6.Andini Cika Mareta (124254251)
  2. 2. LimbahLimbahlimbah yang dihasilkan terlalu banyak sehingga tidak sebandingdengan laju proses daur ulang alami
  3. 3. Pencemaran lingkungan atau polusiadalah masuknya atau dimasukkannyamakhluk hidup, zat energi, dan ataukomponen lain ke dalam lingkungan, atauberubahnya tatanan lingkungan olehkegiatan manusia atau oleh proses alamsehingga kualitas lingkungan turun sampaike tingkat tertentu yang menyebabkanlingkungan menjadi kurang atau tidak dapatberfungsi lagi sesuai peruntukannya(Undang-Undang Pokok PengolahanLingkungan Hidup No. 4 Tahun 1982)
  4. 4. 1. Gas CO (karbon monoksida) dan gas CO2 (karbondioksida)a) Karbon monoksida ( CO ) CO sangat beracun (Hemoglobin lebih mudah mengikat COdaripada O2) CO dihasilkan dari pembakaran tidak sempurnaContoh kasus keracunan CO : Naik mobil dengan sirkulasi udara yang tidak baik dapatmenyebabkan pusing Menyalakan mobil di ruangan tertutup dapat membunuhorang yang ada di ruangan tersebut
  5. 5. b) Karbon Dioksida (CO2 ) CO2 tidak beracun (Tetapi keberadaannyadapat mendesak O2) CO2 dihasilkan dari hasil pembakaranContoh kasus pencemaran CO2 :a. Seseorang mati ketika masuk sumur tuab. Suhu udara panas (Efek rumah kaca)
  6. 6. 1. Efek rumah kacaEfek rumah kaca adalah suatu keadaaan dimana bumi seolah olahberada di dalam kaca. CO2 berfungsi sebagai kaca. Efek rumah kacatidaklah berkaitan dengan dibangunnya banyak gedung yangberdinding kaca.2. Pemanasan GlobalPemanasan global adalah adanya proses peningkatan suhu rata-rataatmosfer, laut, dan daratan Bumi. Suhu rata-rata global padapermukaan Bumi telah meningkat 0.74 ± 0.18 °C (1.33 ± 0.32 °F)selama seratus tahun terakhir. Intergovernmental Panel on ClimateChange (IPCC) menyimpulkan bahwa, "sebagian besar peningkatantemperatur rata-rata global sejak pertengahan abad ke-20kemungkinan besar disebabkan oleh meningkatnya konsentrasi gas-gas rumah kaca akibat aktivitas manusia melalui efek rumah kaca.
  7. 7.  Penyakit radang batang tenggorokan akut (bronchitisakut),menyebabkan alat pernapasan kronis, gejalanya batukberkepanjangan dan dahak yang keluar terus menerus. Penyakit poli paru-paru mengakibatkan tidak terpenuhinyakebutusan oksigen. Kanker paru-paru yang disebabkan asap jelaga dan butirandebu.
  8. 8.  Pengurangan bahan bakar minyak. Pengurangan penggunaan energy batubara. Mengurangi penebangan hutan danmeningkatkan reboisasi. Penggunaan filter untuk menyaring CO2 dariasap pabrik. Peningkatan penggunaan energy matahari,angin dan panas bumi.
  9. 9. 2. Gas NO (Nitrogen monooksida) dan Gas NO2(NitrogenDioksida) Gas NO dan NO2 merupakan gas yang sangat beracun dandapat merusak tumbuh-tumbuhan ( daun mengering ). Berasal dari gas buangan hasil pembakaran yang keluardari mesin mobil, mesin industri, generator pembangkitlistrik atau bahan bakar gas alam
  10. 10. 3. Gas SO2 (Sulfur diooksida) dan SO3(Sulfur trioksida) Gas SO2 dan SO3bersifat korosif Berasal dari gas buangan hasil pembakaran denganbahan bakar yang mengandung belerang.Contoh efek samping: Hujan asam: Hujah yang bersifat asam, karena gas SO3larut dalam awan
  11. 11. 4. Partikel Partikel adalah bahan polutan udara berbentuk padatan. Partikel dapat meliputi berbagai macam bentuk, aerosol,kabut, asap, debu. Pencemaran partikel-partikel ini banyak terjadi di daerahindustri. Pencemaran asap juga dapat terjadi karena kebakaran hutan.Bahkan kebakaran hutan yang terjadi di kalimantan dansumatra merupakan masalah beberapa negara, hal inidisebabkan karena asap yang ditimbulkan terbawa hingga kenegara lain seperti Singapura dan Malaysia.
  12. 12. A. Limbah Organik (alami)Menyebabkan berkurangnya kadar oksigen karena limbahorganik yang terbuang dalam air mengalami degradasi dandekomposisi oleh bakteri aerob (menggunakan oksigen dalamair).Limbah organik (buatan)Bahan kimia organik seperti minyak, plastik, pestisida, larutanpembersih, detergen dan masih banyak lagi bahan organikterlarut yang digunakan oleh manusia dapat menyebabkankematian pada ikan maupun organisme lainnya
  13. 13. B. Bahan Anorganik Nutrisi TanamanKelimpahan unsur nitrat dalam air (eutrofikasi) berpengaruhpada terjadinya perubahan keseimbangan antara tanaman airdan hewan air, sehingga beberapa jenis ikan akan musnah dantanaman air akan menghambat laju arus air.C. Bahan Kimia AnorganikBahan kimia anorganik seperti asam, garam, dan bahan toksiklogam seperti Pb, Cd, Hg dalam kadar yang tinggi dapatmenyebabkan air tidak enak diminum. Di samping dapatmenyebabkan matinya kehidupan air seperti ikan danorganisme lainnya, pencemaran bahan tersebut juga dapatmenurunkan produksi tanaman pangan dan merusak peralatanyang dilalui air tersebut karena bersifat korosif
  14. 14. D. Endapan, Koloidal, dan Bahan TerlarutEndapan dan koloidal serta bahan terlarut berasal dari bahanbuangan industri yang berbentuk padat, karena tidak dapatlarut maka akan mengendap di bagian dasar air dan yanglarut sebagian akan menjadi koloid. Endapan tersebutmenghalangi masuknya sinar matahari ke dalam lapisan air.Padahal sinar matahari dibutuhkan untuk fotosintesis.Karena sinar matahari tidak ada maka fotosintesis terhambatdan ini menyebabkan organisme akuatik terganggu.
  15. 15. Jenis Organisme Penyakit PengaruhBakteri TifoidKoleraDisentriEntritisDiare, mutah, pembesaran limpa, radang usus,jika tidakdiobati akan mengakibatkan kematianDiare, mutah dan dehidrasiDiare, banyak mengakibatkan kematian pada bayiSakit yang hebat perut, mual dan muntahVirus HepatitisPolioDemam,sakit kepala, anoreksis,sakit perut, ikterus dan dahibengkakDemam, sakit kepala, tenggorokan sakit,nyeriotot,lemah,kelumpuhan tangan dan kakiProtozoa DisentriAmubaGiardiaDiare,sakit kepala,sakit perut dan demamBila tidak segera diobati terjadi luka di hatiDiare, kejang perut dan lemahCacing Schistosoma Sakit perut, kulit kasar, anemia,dan gangguan kesehatankronis
  16. 16.  Pupuk buatan:Penggunaan pupuk yang berlebihan dapat mencemarkan tanah. Bahan polimerPlastik, bahan kain tetoron, poliester, nilon, PVC dan polipropilen,penguraiannya secara alamiah berlangsung sangat lambat. Olehkarena itu sampah dari bahan-bahan polimer dapatmenimbulkan pencemaran tanah. Limbah/sampahsampah dan limbah rumah tangga jumlahnya begitu banyaksehingga kecepatan mikroorganisme untuk menguraikan tidaksebanding dengan jumlah sampah yang dihasilkan. Akibatnyasampah menggunung dimana-mana.
  17. 17.  1. Timbunan sampah bisa menghasilkan gas nitrogen danasam sulfida, adanya zat mercury, chrom dan arsen padatimbunan sampah bisa menimbulkan pencemaran tanah /gangguan terhadap bio tanah, tumbuhan, merusak strukturpermukaan dan tekstur tanah. 2. Tanaman sulit tumbuh dan bahkan mati sebab tidakmendapatkan makanan untuk berkembang. 3. Tinja, deterjen, oli bekas, cat, adalah limbah cair rumahtangga; peresapannya kedalam tanah akan merusakkandungan air tanah dan zat kimia yang terkandung didalamnya dapat membunuh mikro-organisme di dalam tanah.
  18. 18.  4. Pupuk yang digunakan secara terus menerus dalampertanian akan merusak struktur tanah, yang menyebabkankesuburan tanah berkurang dan tidak dapat ditanami jenistanaman tertentu karena hara tanah semakin berkurang. 5. Pestisida yang digunakan bukan saja mematikan hamatanaman tetapi juga mikroorga-nisme yang berguna di dalamtanah. 6. Dampak pencemaran tanah terhadap kesehatantergantung , jalur masuk ke dalam tubuh dan kerentananpopulasi yang terkena. Kromium , berbagai macam pestisidadan herbisida merupakan bahan karsinogenik untuk semuapopulasi. Timbal sangat berbahaya pada anak-anak, karenadapat menyebabkan kerusakan otak , serta kerusakanginjal.
  19. 19.  1. RemediasiAdalah kegiatan untuk membersihkan permukaan tanah yangtercemar. Ada dua jenis remediasi yaitu : in-situ (atau on-site)dan ex-situ (atau off-site). 2. BioremediasiAdalah Proses pembersihan pencemaran tanah denganmenggunakan mikroorganisme (jamur, bakteri). Bioremediasibertujuan untuk memecah atau mendegradasi zat pencemarmenjadi bahan yang kurang beracun atau tidak beracun(karbon dioksida dan air).
  20. 20.  3. Sampah organik diolah menjadi kompos. 4. Mendaur-ulang sampah anorganik. 5. Mengurangi penggunaan pupuk sintetik danberbagai bahan kimia untuk pemberantasan hamaseperti pestisida. 6. Pengolahan limbah sebelum dibuang kesungai ataukelaut. 7. Mengurangi penggunaan plastik atau menggantiplastik sebagai bahan kemasan atau pembungkusdengan bahan yang ramah lingkungan seperti dengandaun pisang atau daun jati.

×