KOMUNIKASI DATA &JARINGAN KOMPUTER          Pertemuan 13              Oleh :         Sartini Maisarah           092904002 ...
Client  Client           LAN                                      Router                             Server               ...
WIDE AREA NETWORK• Menyediakan transmisi data jarak-jauh secara  geografis (mis. Antar negara, benua)• WAN dapat menggunak...
Akses Jaringan Terintegrasi dengan       Dedicated Channels                               /PPP/ATM
SWITCHED NETWORK• Mereduksi kompleksitas koneksi Internet pada  WAN• Terdiri dari barisan interlinked nodes, yg disebut  s...
CIRCUIT SWITCHING•   Membuat suatu koneksi fisik langsung antara dua device seperti    komputer atau telefon.•   Setelah k...
MESSAGE SWITCHING• Dikenal dengan konsep store dan foreward• Pada metode ini suatu node (biasanya komputer)  menerima mess...
Point-to-Point Protocol (PPP)   • Melakukan transmisi data melalui model asynchronous atau synchronous     dengan kecepata...
X.25 Protocol• Merupakan interface antara Data Terminal Equipment (DTE)  dengan Data Circuit Terminating Equipment (DCE) s...
Layer X.25•   Terdiri dari 3 layer:     –   Physical: menspesifikasikan protokol X.21     –   Data Link Layer yg menggunak...
Frame Relay• Dirancang agar lebih efisien dibandingkan dengan X.25• Pengontrolan signal ditempatkan pada suatu koneksi log...
frame Frame RelayField Address sbg Data Link Connection Identifier (DLCI),Command/Respond (C/R) identifikasi frame dr uppe...
Frame Relay Operation• Berbasiskan pada permanent virtual circuit (PVC)• DLCI digunakan untuk mengidentifikasikan permanen...
Asynchronous Transfer Mode          (ATM) Protocol• Dirancang untuk mendukung transmisi  data, video, voice melalui media ...
Cell ATM• VPI dan VCI digunakan untuk melakukan  route cell di jaringan.• Pasangan alamat VPI/VCI berubah di setiap  switch.
Cell SwitchingSetiap switch ketika menerima suatu cellmelihat table untuk mengetahui routeberikutnya untuk pengiriman data.
Layer ATM• Application Adaptation Layer (AAL) digunakan untuk  koneksi ke type jaringan lainnya (FR,PPP,…).• AAL menerima ...
AAL (Application Adaptation Layer)• AAL dibagi menjadi empat kategori yang berbeda:  – AAL 1 menkonversi suatu stream cons...
CS dan SAR ATM dlm AAL 5• CS dapat menambahkan informasi tambahan ke unit data (mis.: CRC,  UU, T, L)• SAR memecahkan unit...
ATM-Layer• Menyediakan routing, traffic  management, switching dan multiplexing  service.• Memproses traffic ke luar denga...
Pertemuan 13
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Pertemuan 13

1,082 views
1,054 views

Published on

Published in: Technology, Business
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
1,082
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
1
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Pertemuan 13

  1. 1. KOMUNIKASI DATA &JARINGAN KOMPUTER Pertemuan 13 Oleh : Sartini Maisarah 092904002 PTIK AWIDE AREA NETWORK
  2. 2. Client Client LAN Router Server Router ClientClient Server Client WAN LAN Client Client Client Client Client LAN Router ServerClient Client
  3. 3. WIDE AREA NETWORK• Menyediakan transmisi data jarak-jauh secara geografis (mis. Antar negara, benua)• WAN dapat menggunakan alat komunikasi public, leased, ataupun private (biasanya kombinasi dr ketiganya)• Teknologi Transfer Data WAN: PPP, X.25, Frame Relay, ATM Network.
  4. 4. Akses Jaringan Terintegrasi dengan Dedicated Channels /PPP/ATM
  5. 5. SWITCHED NETWORK• Mereduksi kompleksitas koneksi Internet pada WAN• Terdiri dari barisan interlinked nodes, yg disebut switches.• Switches adalah hardware dan/atau software yang dapat membuat koneksi sementara antara dua atau lebih hubungan ke switch.• Jenis switching: – Circuit Switching – Packet Switching – Message Switching
  6. 6. CIRCUIT SWITCHING• Membuat suatu koneksi fisik langsung antara dua device seperti komputer atau telefon.• Setelah koneksi terbentuk antara dua sistem, jalur tersebut digunakan penuh untuk suatu koneksi yg membuatnya dan tidak dapat digunakan untuk koneksi lainnya.
  7. 7. MESSAGE SWITCHING• Dikenal dengan konsep store dan foreward• Pada metode ini suatu node (biasanya komputer) menerima message, menyimpannya hingga jalur (route) yg akan digunakan bebas, kemudian mengirimnya.• Dewasa ini sudah tidak digunakan lagi
  8. 8. Point-to-Point Protocol (PPP) • Melakukan transmisi data melalui model asynchronous atau synchronous dengan kecepatan-tinggi berupa leased-line. • Memiliki frame format spt berikut:Flag: digunakan untuk sinkronisasi level bit antara pengirim dan penerimaAddress: field address dengan nilai FF16Control: field control memiliki nilai 0316, two-byte CRC (cyclic redundancycheck).
  9. 9. X.25 Protocol• Merupakan interface antara Data Terminal Equipment (DTE) dengan Data Circuit Terminating Equipment (DCE) sebagai terminal operation pada mode packet pada public data network.• Disebut sebagai protocol subscriber network interface (SNI) yang mendefinisikan bagaimana DTE user berkomunikasi dengan jaringan dan bagaimana packet dikirim menggunakan DCE.
  10. 10. Layer X.25• Terdiri dari 3 layer: – Physical: menspesifikasikan protokol X.21 – Data Link Layer yg menggunakan bit-oriented protocol sbg access procedure balanced (LAPB), Field control digunakan untuk mengontrol aliran dan error pada data link layer, field address digunakan selama adanya koneksi, frame check sequence (FCS) adalah spt. CRC pd LAN – Network Layer: dis packet layer protocol (PLP) utk membuat koneksi dan terdiri dr field: • General Field Identifier (GFI) sbg informasi header • Logical channel group number (LCGN), bagian pertama virtual circuit number. • Logical channel number (LCN) bagian kedua virtual circuit number. • Control sbg kontrol flow dan error data.
  11. 11. Frame Relay• Dirancang agar lebih efisien dibandingkan dengan X.25• Pengontrolan signal ditempatkan pada suatu koneksi logika yang terpisah (node-node tidak membutuhkan tabel state untuk setiap call)• Multiplexing/switching ditempatkan pada layer 2, untuk mengeliminasi 1 layer pemrosesan pd X-25• Frame data user akan dikirim dari sumber ke tujuan dan ACK(dari layer yg lebih tinggi) akan dikirim balik sebagai jawaban.
  12. 12. frame Frame RelayField Address sbg Data Link Connection Identifier (DLCI),Command/Respond (C/R) identifikasi frame dr upper layer sbgcommand atau respondExtended Address (EA) memberi tanda apakah byte yg dikirimmerupakan yg terakhir (=1) atau bukan(=0).Forward explicit congestion notification (FECN) memberitanda apakah traffic dlm keadaan macet ke tujuan yg berindikasibhw packet berikutnya akan datang lebih lambat.Backward explicit congestion notification (BECN)mengindikasikan suatu masalah kemacetan ke receiver bhw dataakan dikembalikan ke receiverDiscard eligibility (DE),
  13. 13. Frame Relay Operation• Berbasiskan pada permanent virtual circuit (PVC)• DLCI digunakan untuk mengidentifikasikan permanent virtual network dimana semua traffic antara dua node tersebut dikirim.
  14. 14. Asynchronous Transfer Mode (ATM) Protocol• Dirancang untuk mendukung transmisi data, video, voice melalui media transmisi dg rate yg besar seperti fiber optic.• Protocol yang mentransfer cell, yaitu unit data kecil dengan ukuran tertentu (53 byte).• Mendukung jaringan connection-oriented cell-relay (cell switching), yaitu sebelum transmisi data, hubungan harus terlebih dahulu disediakan.
  15. 15. Cell ATM• VPI dan VCI digunakan untuk melakukan route cell di jaringan.• Pasangan alamat VPI/VCI berubah di setiap switch.
  16. 16. Cell SwitchingSetiap switch ketika menerima suatu cellmelihat table untuk mengetahui routeberikutnya untuk pengiriman data.
  17. 17. Layer ATM• Application Adaptation Layer (AAL) digunakan untuk koneksi ke type jaringan lainnya (FR,PPP,…).• AAL menerima data dari sembarang model protocol dan mengenkapsulasinya ke dalam bentuk cell ATM dengan ukuran tertentu.• Setiap AAL dibagi ke dalam dua sublayer: convergence sublayer (CS) dan segmentation and reassembly (SAR) sublayer.
  18. 18. AAL (Application Adaptation Layer)• AAL dibagi menjadi empat kategori yang berbeda: – AAL 1 menkonversi suatu stream constant bit-rate data ke cell-cell – AAL 2 menkonversi suatu stream variable bit-rate data ke cell-cell. – AAL 3/4 menkonversi data dari connection-oriented packet-switching. – AAL 5 menkonversi data dari suatu connectionless, packet switching network, misalkan IP packet.
  19. 19. CS dan SAR ATM dlm AAL 5• CS dapat menambahkan informasi tambahan ke unit data (mis.: CRC, UU, T, L)• SAR memecahkan unit data ke dalam bentuk segmen-segmen kecil yang dienkapsulasi ke dalam bentuk cell.
  20. 20. ATM-Layer• Menyediakan routing, traffic management, switching dan multiplexing service.• Memproses traffic ke luar dengan menerima 48-byte segment dari sublayer AAL dan mentransformasikan menjadi 53- byte cell dengan menambahkan 5-byte header.• ATM menggunakan dua format header pada layer ini: User Network Interface (UNI) dan Network-to-network Interface (NNI).

×