Pertemuan 3 wide are network

475
-1

Published on

Published in: Technology, Business
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total Views
475
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
9
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Pertemuan 3 wide are network

  1. 1. JARINGAN KOMPUTER JUMIATI 092904035Pendidikan Teknik Informatika & Komputer Pendidikan Teknik Elektro Universitas Negeri Makassar 2011
  2. 2. WIDE AREA NETWORK (WAN)
  3. 3. WIDE AREA NETWORK (WAN) WAN Merupakan jaringan komunikasi data yang secara geografis mencakup area yang sangat luas, lingkup nasional, regional dan global dan sering menggunakan sarana fasilitas transmisi umum seperti telepon, kabel bawah laut ataupun satelit.Protokol yang digunakan dalam WAN Media yang melayani komunikasi WAN adalah termasuk dalam Physical layer dalam 7 OSI Layer. Data yang lalu-lalang di dalam media WAN tersebut diatur dengan menggunakan seperangkat aturan yang ada di dalam layer Data link dalam 7 OSI layer.
  4. 4. Gambar WAN
  5. 5. Seperangkat peraturan atau yang sering disebutdengan istilah protokol ini, mengatur bagaimana sipengirim dan penerima data dapat menggunakanmedia WAN tersebut secara teratur. Pembungkusandata dalam layer Data link ini sering disebut denganenkapsulasi. Untuk itu, protokol pengatur inisangatlah penting ditentukan dalam penggunaanmedia WAN.
  6. 6. protokol-protokol pengatur penggunaanmedia WAN: • Point-to-Point protocol (PPP) • Serial Line Internet Protocol (SLIP) • High-level Data Link Control (HDLC) • Serial Line Internet Protocol (SLIP) • High-level Data Link Control (HDLC) • X.25/LAPB • Frame Relay • Asynchronous Transfer Mode (ATM)
  7. 7. Point-to-Point protocol (PPP)Protokol PPP adalah merupakan protokol standar yangpaling banyak digunakan untuk membangun koneksi antararouter ke router atau antara sebuah host ke dalam jaringandalam media WAN Synchronous maupun Asynchronous.
  8. 8. Serial Line Internet Protocol (SLIP) SLIP merupakan pendahulu dari PPP yang banyak digunakan dalam membangun koneksi serial Point-to- Point yang menggunakan protokol komunikasi TCP/IP.
  9. 9. High-level Data Link Control (HDLC) Protokol layer data link ini merupakan protokol ciptaan Cisco System, jadi penggunaan protokol ini hanya ketika sebuah jalur WAN digunakan oleh dua buah perangkat router Cisco saja. Apabila perangkat selain produk Cisco yang ingin digunakan, maka protokol yang digunakan adalah PPP yang merupakan protokol standar.
  10. 10. X.25/LAPB X.25 merupakan standar buatan organisasi standardisasi ITU-T yang mendefinisikan cara koneksi antara perangkat DTE (Data Terminal Equipment) dengan DCE (Data Communication Equipment) yang memungkinkan perangkat-perangkat komputer dapat saling berkomunikasi. Kelebihan dari X.25 adalah kemampuannya untuk mendeteksi error yang sangat tinggi. Maka dari itu, protokol komunikasi ini banyak digunakan dalam media WAN analog yang tingkat error- nya tinggi.
  11. 11. Frame Relay Frame relay merupakan protokol yang khusus digunakan untuk membuat koneksi WAN jenis Packet-Switched dengan performa yang tinggi. WAN protokol ini dapat digunakan di atas berbagai macam interface jaringan. Karena untuk mendukung performanya yang hebat ini, frame relay membutuhkan media WAN yang berkecepatan tinggi, reliabel, dan bebas dari error.
  12. 12. Asynchronous Transfer Mode (ATM) ATM merupakan sebuah protokol standar internasional untuk jaringan cell relay, di mana berbagai macam servis seperti suara, video, dan data digandeng bersamaan dengan menggunakan cell-cell yang berukuran tetap. Protokol ATM banyak digunakan untuk memaksimalkan penggunaan media WAN berkecepatan sangat tinggi seperti Synchronous Optical Network (SONET).
  13. 13. Koneksi standard WAN yang direkomendasikanadalah sebagai berikut: 1. Untuk layanan WAN menggunakan koneksi serial, gunakanlah kabel serial V.35 2. untuk koneksi WAN berkecepatan rendah (dibawah 64Kbps) yang biasa diasosiasikan dengan PSTN analog, gunakanlah kebel serial RS-232.u 3. ntuk koneksi ISDN BRI, kabel UTP (Cat5) yang digunakan seharusnya memakai kabel dengan warna yang berbeda (putih atau kuning) dari kabel UTP yang umum dipakai untuk menunjukkan bahwa kabel tersebut adalah koneksi WAN. Perlu diperhatikan bahwa peralatan ISDN yang disambungkan pada piranti yang buksan ISDN bisa menyebabkan kerusakan. 4. Untuk koneksi WAN ISDN, terminal adapter (TA) haruslah dihindari; sebaiknya gunakan router ISDN native. 5. Semua perkabelan haruslah di dokumentasikan dan diberi label dengan jelas.
  14. 14. Ada tiga kategori koneksi WAN yang ada:1. Dedicated Point-to-point atau leased line (serial synchronous) seperti T1, T3.2. Jaringan circuit-switched (asynchronous serial) seperti ISDN.3. Jaringan Packet-switched (synchronous serial) seperti frame relay, x.25
  15. 15. Jaringan circuit-switched Jenis koneksi jaringan circuit-switched memberikan alternative dari sambungan leased line, memungkinkan kita menggunakan sambungan bersama (share line). Koneksi WAN jenis ini bekerja dua arah, koneksi WAN dial-in dan dial-out. Saat kita memakai koneksi WAN circuit-switched, maka:• Komputer pengirim dials-in ke sambungan dan terbentuklah koneksi WAN• Komputer penerima mengirim pemberitahuan dan mengunci sambungan• Komputer pengirim mentransmisikan data melalui koneksi WAN ini• Setelah transmisi selesai, koneksi dilepas agar user yang lain bisa memakai Jaringan cisrcuit switched menggunakan switch virtual circuit (SVC). Suatu jalur dedicated transmisi data terbentuk sebelum komunikasi dimulai dengan cara melepas switch electric. Jalur ini akan tetap terbentuk sampai komunikasi berakhir.
  16. 16. Jaringan Packet-switched Jaringan packet-switched tidak memerlukan sambungan tersendiri atau sambungan cadangan sementara. Sebaliknya jenis jaringan packet-switched ini memungkinkan jalur paket data di set secara dinamis ketika data mengalir melalui jaringan. Jenis koneksi jaringan ini mempunyai karakteristik sebagai berikut:• Message dipecah kedalam paket-2 (bukan paket lebaran atu)• Paket-2 menjelajah secara independen melalui interjaringan (yaitu mengambil jalur yang berbeda)• Pada sisi penerima paket-2 di assembling ulang pada urutan yang tepat• Piranti pengirim dan penerima mengasumsikan suatu koneksi yang ‘selalu on’ (tidak memerlukan dial-up) Jenis koneksi jaringan WAN ini menggunakan permanent virtual circuit (PVC). Walaupun suatu PVC terlihat terhubung langsung – jalur WAN tersendiri, jalur yang diambil setiap paket melalui inter- jaringan dapat berbeda (pribahasanya: banyak jalur menuju Jakarta).
  17. 17. SEKIAN & TERIMA KASIH
  1. A particular slide catching your eye?

    Clipping is a handy way to collect important slides you want to go back to later.

×