Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2007 mengatur penataan ruang wilayah negara kesatuan dengan tujuan meningkatkan pengelolaan ruang untuk kesejahteraan umum dan keadilan sosial. Penataan ruang bertujuan untuk mewujudkan ruang yang aman, nyaman, dan berkelanjutan, serta melibatkan prinsip seperti keterpaduan dan keberlanjutan. Pemerintah dan pemerintah daerah diberikan kewenangan untuk melaksanakan pengaturan dan pengawasan dalam penataan ruang di berbagai tingkat wilayah.