Nama : Ratna
NIM :1715022
Fakultas/Prodi :Tarbiyah/Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam
Dosenpengampu :Nurul Faqih Isro’i M.Pd
INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI (IAIN) SYAIKH
ABDURRAHMAN SIDDIK
BANGKA BELITUNG
2019
STUDI TENTANG PENGGUNAAN UNTUK LAYANAN KONSELING
INDIVIDUAL BERSAMA MAHASISWA PROGRAM STUDI
BIMBINGAN DAN KONSELING UNU CIREBON
Oleh
Nakhma’ussolikhah
OASIS: Jurnal Ilmiah Kajian Islam Volume 2. No 1 Agustus 2017
www.syekhnurjati.ac.id
keywords: Cybercounseling, Individu Counseling
A. Sinopsis
Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi telah mendorong
kemajuan semua bidang kehidupan, termasuk kemajuan dalam bidang
teknologi dan informasi, yang telah membuka kesempatan bagi manusia
untuk akses terhadap informasi global yang mengakibatkan terjadinya
dunia tanpa batas (borderless word) (Suryadi&Idris,2010).
Dengan kemajuan teknologi dan informasi yang terjadi di dunia
tanpa batas, gerakan dunia yang mencapai perkembangan pada sebagian
besar belahan dunia, sangat berbeda dengan kondisi zaman dahulu,
kemajuan IPTEK belum seperti sekarang, sehingga permasalahan
konseling dianggap kurang serius saat layanan berlangsung melalui
internet belum dianggap penting. Peneliti meninijau kesengajaan yang
terjadi dikalangan remaja, berdampak pada gejala emosional yang
dipengaruhi peran serta teknologi yang sudah berkembang pesat.
Permasalahan yang seringkali dihadapi remaja berawal dari dunia
online. Konseling sebagai suatu profesi di indonesia merupakan import
dari negara-negara barat, sehingga metodenya diwarnai oleh nilai-nilai
barat. Pendekatan konseling yang digunakan hendaknya
mempertimbangkan nilai-nilai budaya klien. Potensi yang dimiliki klien
dapat dijadikan modal dasar untuk dikembangkan, sedangkan kelemahan-
kelemahannya perlu diidentifikasikan agar dapat diberikan perlakuan yang
sesuai.
Menurut (Prayitno&Amti, 1994:105) konseling individual adalah
proses pemberian bantuan yang dilakukan melalui wawancara konseling
oleh seorang ahli ( konselor) kepada individu yang sedang mengalami
sesuatu masalah (klien) yang bermuara pada teratasinya masalah yang
dihadapi klien.
Cyber caunseling adalah salah satu strategi bimbingan dan konseling
yang bersifat virtual atau konseling yang berlangsung melalui internet,
media yang digunakan seperti E-mail dan alat-alat yang bisa terkoneksi ke
jaringan internet.
Layanan konseling dengan menggunakan komputer salah satunya
internet adalah E-counseling diartikan sebagai salah satu cara yang efektif
dan efisien dalam proses konseling jarak jauh yang dilakukan antar
konselor dan klien untuk membantu masalah-masalah yang berkaitan
dengan perkembangan kepribadian dan kehidupan.
Menurut Koutsonika (2009) konseling online merupakan sebuah
proses yang simple dengan sejumlah isu yang berbeda dan menantang
yang memiliki karakteristik tersendiri melalui adanya etika.
Dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan
ditunjukan mendeskripsikan dan menganalisis fenomena, peristiwa,
aktivitas sosial, sikap, kepercayaan, persepsi, pemikiran orang secara
individual. Jenis penelitian yang digunakan untuk meneliti kondisi objek
alamiah, teknik pengumpulan data menggunakan kan metode triangulasi
(gabungan), analisi data bersifat induktif dan hasil penelitian kualitatif
lebih menekankan pada makna dari pada genealisasi.
Sasaran penelitian ini yaiyu mahasiswa PBK, tempat penelitian di
Universitas Nahdlatul Ulama Cirebon (UNU), subjek penelitian ini yaitu
orang yang mempunyai hubungan erat dengan suatu penelitian yang dapat
memberikan informasi, situasi dan kondisi latar penelitian, ojek penelitian
ini yaitu penggunaan cybercounseling untuk layanan konseling individual
bersama mahasiswa program studi bimbingan dan konseling UNU
Cirebon.
B. Keungulan
1. Menjelaskan dengan sangat jelas dari latar belakang masalah.
2. Kata dan kalimat digunakan bersifat baku
C. Kelemahan
1. Masih ada kata-kata yang berulang
2. Penggunaan bodynote tidak disertai dengan nomor halaman.
3. Tidak konsisten dalam penggunaan huruf kapital
D. Saran
Semoga kegiatan konseling melalui cyber counseling selalu
dijalankan dan tetap bertahan dan pihak kampus pun selalu mendukung
terutama dalam meningkatkan sarana dan prasarana.
E. rekomendasi

Tugas ratna

  • 1.
    Nama : Ratna NIM:1715022 Fakultas/Prodi :Tarbiyah/Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam Dosenpengampu :Nurul Faqih Isro’i M.Pd INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI (IAIN) SYAIKH ABDURRAHMAN SIDDIK BANGKA BELITUNG 2019
  • 2.
    STUDI TENTANG PENGGUNAANUNTUK LAYANAN KONSELING INDIVIDUAL BERSAMA MAHASISWA PROGRAM STUDI BIMBINGAN DAN KONSELING UNU CIREBON Oleh Nakhma’ussolikhah OASIS: Jurnal Ilmiah Kajian Islam Volume 2. No 1 Agustus 2017 www.syekhnurjati.ac.id keywords: Cybercounseling, Individu Counseling A. Sinopsis Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi telah mendorong kemajuan semua bidang kehidupan, termasuk kemajuan dalam bidang teknologi dan informasi, yang telah membuka kesempatan bagi manusia untuk akses terhadap informasi global yang mengakibatkan terjadinya dunia tanpa batas (borderless word) (Suryadi&Idris,2010). Dengan kemajuan teknologi dan informasi yang terjadi di dunia tanpa batas, gerakan dunia yang mencapai perkembangan pada sebagian besar belahan dunia, sangat berbeda dengan kondisi zaman dahulu, kemajuan IPTEK belum seperti sekarang, sehingga permasalahan konseling dianggap kurang serius saat layanan berlangsung melalui internet belum dianggap penting. Peneliti meninijau kesengajaan yang terjadi dikalangan remaja, berdampak pada gejala emosional yang dipengaruhi peran serta teknologi yang sudah berkembang pesat. Permasalahan yang seringkali dihadapi remaja berawal dari dunia online. Konseling sebagai suatu profesi di indonesia merupakan import dari negara-negara barat, sehingga metodenya diwarnai oleh nilai-nilai barat. Pendekatan konseling yang digunakan hendaknya mempertimbangkan nilai-nilai budaya klien. Potensi yang dimiliki klien
  • 3.
    dapat dijadikan modaldasar untuk dikembangkan, sedangkan kelemahan- kelemahannya perlu diidentifikasikan agar dapat diberikan perlakuan yang sesuai. Menurut (Prayitno&Amti, 1994:105) konseling individual adalah proses pemberian bantuan yang dilakukan melalui wawancara konseling oleh seorang ahli ( konselor) kepada individu yang sedang mengalami sesuatu masalah (klien) yang bermuara pada teratasinya masalah yang dihadapi klien. Cyber caunseling adalah salah satu strategi bimbingan dan konseling yang bersifat virtual atau konseling yang berlangsung melalui internet, media yang digunakan seperti E-mail dan alat-alat yang bisa terkoneksi ke jaringan internet. Layanan konseling dengan menggunakan komputer salah satunya internet adalah E-counseling diartikan sebagai salah satu cara yang efektif dan efisien dalam proses konseling jarak jauh yang dilakukan antar konselor dan klien untuk membantu masalah-masalah yang berkaitan dengan perkembangan kepribadian dan kehidupan. Menurut Koutsonika (2009) konseling online merupakan sebuah proses yang simple dengan sejumlah isu yang berbeda dan menantang yang memiliki karakteristik tersendiri melalui adanya etika. Dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan ditunjukan mendeskripsikan dan menganalisis fenomena, peristiwa, aktivitas sosial, sikap, kepercayaan, persepsi, pemikiran orang secara individual. Jenis penelitian yang digunakan untuk meneliti kondisi objek alamiah, teknik pengumpulan data menggunakan kan metode triangulasi (gabungan), analisi data bersifat induktif dan hasil penelitian kualitatif lebih menekankan pada makna dari pada genealisasi. Sasaran penelitian ini yaiyu mahasiswa PBK, tempat penelitian di Universitas Nahdlatul Ulama Cirebon (UNU), subjek penelitian ini yaitu orang yang mempunyai hubungan erat dengan suatu penelitian yang dapat memberikan informasi, situasi dan kondisi latar penelitian, ojek penelitian
  • 4.
    ini yaitu penggunaancybercounseling untuk layanan konseling individual bersama mahasiswa program studi bimbingan dan konseling UNU Cirebon. B. Keungulan 1. Menjelaskan dengan sangat jelas dari latar belakang masalah. 2. Kata dan kalimat digunakan bersifat baku C. Kelemahan 1. Masih ada kata-kata yang berulang 2. Penggunaan bodynote tidak disertai dengan nomor halaman. 3. Tidak konsisten dalam penggunaan huruf kapital D. Saran Semoga kegiatan konseling melalui cyber counseling selalu dijalankan dan tetap bertahan dan pihak kampus pun selalu mendukung terutama dalam meningkatkan sarana dan prasarana. E. rekomendasi