All about Daun Sirih
BY :
Nama :Mutia Sari
Kelas : DIII.A
NIM : 130102022
1
Daun Sirih
klasifikasi daun sirih :
 Kerajaan : Plantae (tidak termasuk) Magnoliidae
 Ordo : Piperales
 Famili : Piperaceae
 Genus : Piper
 Spesies : Piper betle
 Sirih merupakan tanaman asli Indonesia yang tumbuh merambat atau
bersandar pada batang pohon lain.
 Sirih digunakan sebagai tanaman obat (fitofarmaka); sangat berperan
dalam kehidupan dan berbagai upacara adat rumpun Melayu.
 Daun mengandung minyak atsiri dengan kadar berkisar antara 0,13-
0,33% v/v.6).
 minyak atsiri Piper betel terdiri dari kavibetol, katekol, kaden, karvakrol,
kariofillen, kavikol, 1,8-sineol, estagol, eugenol, metileugenol, pirokatekin,
terpinil asetat, sesquiterpen, triterpen dan tripterpenoid, b-
sitosterol.2,7,8,10)
2
Struktur Kimia
3
Ciri-ciri batang, daun, dan bunga/buah :
Tanaman merambat ini bisa mencapai tinggi
15m. Batang sirih berwarna coklat
kehijauan,berbentuk bulat, beruas dan
merupakan tempat keluarnya akar. Daunnya
yang tunggal berbentuk jantung, berujung
runcing, tumbuh berselang-seling,
bertangkai, dan mengeluarkan bau yang sedap
bila diremas. Panjangnya sekitar 5 - 8 cm dan
lebar 2 - 5 cm. Buahnya
buah buni berbentuk bulat berwarna hijau
keabu-
abuan. Akarnya tunggang, bulat dan berwarna
coklat kekuningan.
4
Kandungan dan manfaat :
Minyak atsiri dari daun sirih mengandung minyak terbang
(betIephenol), seskuiterpen, pati, diatase, gula dan zat samak
dan kavikol yang memiliki daya mematikan kuman, antioksidasi
dan fungisida, anti jamur. Sirih berkhasiat menghilangkan bau
badan yang ditimbulkan bakteri dan cendawan. Daun sirih juga
bersifat menahan perdarahan, menyembuhkan luka pada kulit,
dan gangguan saluran pencernaan. Selain itu juga bersifat
mengerutkan, mengeluarkan dahak, meluruhkan ludah,
hemostatik, dan menghentikan perdarahan. Biasanya untuk obat
hidung berdarah, dipakai 2 lembar daun segar Piper betle, dicuci,
digulung kemudian dimasukkan ke dalam lubang hidung. Selain
itu, kandungan bahan aktif fenol dan kavikol daun sirih hutan juga
dapat dimanfaatkan sebagai pestisida nabati untuk
mengendalikan hama penghisap.
5
Kegunaan :
• Batuk
• Sariawan
• Bronchitis
• Jerawat
• Keputihan
• Sakit gigi karena berlubang
• Demam berdarah
• Bau mulut
• Haid tidak teratur
• Asma
• Radang tenggorokan (daun dan
minyaknya)
• Gusi bengkak (getahnya)
• Membersihkan Mata
• Bau ketiak
Pemakaian luar :
• Eksim
• Luka bakar
• Koreng (pyodermi)
• Kurap kaki
• Bisul
• Mimisan
• Sakit mata
• Perdarahan gusi
• Mengurangi produksi ASI
yang berlebihan
• Menghilangkan gatal
6
Contoh sedian yang beredar di pasaran :
7
Cara pemakaian di masyarakat :
Mengobati batuk :
Daun sirih 6 lembar, daun jintan 10 lembar, buah kapulogo 6 buah,
kayu manis 2 jari, gula enau 3 jari, dicuci dan dipotong-potong
seperlunya, direbus dengan air bersih 3 gelas, sehingga hanya
tinggal kurang lebih ¾ nya, sesudah dingin disaring lalu diminum ( 3
x sehari masing-masing ¾ gelas).
8
Mengobati kapala pusing :
Daun sirih 10 lembar, daun incok 20 lembar, daun lidah
buaya ½ pelepah, kulit mesoyi 2 jari, ganti 2 jari, jintan-
putih 1 sendok teh, dicuci dan ditumbuk halus-halus,
diramas dengan cuka 3 sendok makan, untuk
menggosok punggung, tengkuk, leher, dahi dan pelipis
(1-2 x sehari sebanyak yang diperlukan).
9
Mengobati asma :
Daun sirih 8 lembar, daun akaar -gamat 12 lembar, biji buah putat
20 buah, lada putih 30 butir, dicuci lalu ditumbuk halus-halus,
diramas dengan minyak kayu putih 3 sendok teh, untuk melumas
dada dan leher (1 - 2 x sehari sebanyak yang diperlukan kalau
serangan penyakitnya datang).
10
11

Tugas aplikasi komputer

  • 1.
    All about DaunSirih BY : Nama :Mutia Sari Kelas : DIII.A NIM : 130102022 1
  • 2.
    Daun Sirih klasifikasi daunsirih :  Kerajaan : Plantae (tidak termasuk) Magnoliidae  Ordo : Piperales  Famili : Piperaceae  Genus : Piper  Spesies : Piper betle  Sirih merupakan tanaman asli Indonesia yang tumbuh merambat atau bersandar pada batang pohon lain.  Sirih digunakan sebagai tanaman obat (fitofarmaka); sangat berperan dalam kehidupan dan berbagai upacara adat rumpun Melayu.  Daun mengandung minyak atsiri dengan kadar berkisar antara 0,13- 0,33% v/v.6).  minyak atsiri Piper betel terdiri dari kavibetol, katekol, kaden, karvakrol, kariofillen, kavikol, 1,8-sineol, estagol, eugenol, metileugenol, pirokatekin, terpinil asetat, sesquiterpen, triterpen dan tripterpenoid, b- sitosterol.2,7,8,10) 2
  • 3.
  • 4.
    Ciri-ciri batang, daun,dan bunga/buah : Tanaman merambat ini bisa mencapai tinggi 15m. Batang sirih berwarna coklat kehijauan,berbentuk bulat, beruas dan merupakan tempat keluarnya akar. Daunnya yang tunggal berbentuk jantung, berujung runcing, tumbuh berselang-seling, bertangkai, dan mengeluarkan bau yang sedap bila diremas. Panjangnya sekitar 5 - 8 cm dan lebar 2 - 5 cm. Buahnya buah buni berbentuk bulat berwarna hijau keabu- abuan. Akarnya tunggang, bulat dan berwarna coklat kekuningan. 4
  • 5.
    Kandungan dan manfaat: Minyak atsiri dari daun sirih mengandung minyak terbang (betIephenol), seskuiterpen, pati, diatase, gula dan zat samak dan kavikol yang memiliki daya mematikan kuman, antioksidasi dan fungisida, anti jamur. Sirih berkhasiat menghilangkan bau badan yang ditimbulkan bakteri dan cendawan. Daun sirih juga bersifat menahan perdarahan, menyembuhkan luka pada kulit, dan gangguan saluran pencernaan. Selain itu juga bersifat mengerutkan, mengeluarkan dahak, meluruhkan ludah, hemostatik, dan menghentikan perdarahan. Biasanya untuk obat hidung berdarah, dipakai 2 lembar daun segar Piper betle, dicuci, digulung kemudian dimasukkan ke dalam lubang hidung. Selain itu, kandungan bahan aktif fenol dan kavikol daun sirih hutan juga dapat dimanfaatkan sebagai pestisida nabati untuk mengendalikan hama penghisap. 5
  • 6.
    Kegunaan : • Batuk •Sariawan • Bronchitis • Jerawat • Keputihan • Sakit gigi karena berlubang • Demam berdarah • Bau mulut • Haid tidak teratur • Asma • Radang tenggorokan (daun dan minyaknya) • Gusi bengkak (getahnya) • Membersihkan Mata • Bau ketiak Pemakaian luar : • Eksim • Luka bakar • Koreng (pyodermi) • Kurap kaki • Bisul • Mimisan • Sakit mata • Perdarahan gusi • Mengurangi produksi ASI yang berlebihan • Menghilangkan gatal 6
  • 7.
    Contoh sedian yangberedar di pasaran : 7
  • 8.
    Cara pemakaian dimasyarakat : Mengobati batuk : Daun sirih 6 lembar, daun jintan 10 lembar, buah kapulogo 6 buah, kayu manis 2 jari, gula enau 3 jari, dicuci dan dipotong-potong seperlunya, direbus dengan air bersih 3 gelas, sehingga hanya tinggal kurang lebih ¾ nya, sesudah dingin disaring lalu diminum ( 3 x sehari masing-masing ¾ gelas). 8
  • 9.
    Mengobati kapala pusing: Daun sirih 10 lembar, daun incok 20 lembar, daun lidah buaya ½ pelepah, kulit mesoyi 2 jari, ganti 2 jari, jintan- putih 1 sendok teh, dicuci dan ditumbuk halus-halus, diramas dengan cuka 3 sendok makan, untuk menggosok punggung, tengkuk, leher, dahi dan pelipis (1-2 x sehari sebanyak yang diperlukan). 9
  • 10.
    Mengobati asma : Daunsirih 8 lembar, daun akaar -gamat 12 lembar, biji buah putat 20 buah, lada putih 30 butir, dicuci lalu ditumbuk halus-halus, diramas dengan minyak kayu putih 3 sendok teh, untuk melumas dada dan leher (1 - 2 x sehari sebanyak yang diperlukan kalau serangan penyakitnya datang). 10
  • 11.