Proses Penulisan
Diterjemahkan dari bahasa Inggris ke bahasa Indonesia - www.onlinedoctranslator.com
Tahapan Proses Penulisan
 Ada beberapa tahap dalam
Proses Penulisan. Setiap
tahapan itu penting.
Prapenulisan
Menulis (Drafting)
Merevisi
Mengedit
Penerbitan
I. Prapenulisan
 Pilih/persempit topik Anda
 Tentukan Anda
 Hadirin
 Tujuan
 Nada
 Sudut pandang
 Tegang
 Jelajahi topik Anda
 Buatlah sebuah rencana
Pilih/Persempit Topik Anda
 Topik Anda harus lulus ujian 3
pertanyaan:
1. Apakah saya tertarik?
2. Apakah saya punya sesuatu
untuk dikatakan mengenai hal ini?
3. Apakah ini spesifik?
Tentukan Audiens Anda
 MilikmuHadirinterdiri dari mereka
yang akan membaca tulisan
Anda.
 Tanyakan pada diri Anda:
 Siapa pembaca saya?
 Apa yang pembaca saya ketahui
tentang topik saya?
 Apa yang perlu diketahui pembaca
saya tentang topik saya?
 Bagaimana perasaan pembaca
saya tentang topik saya?
Penonton melanjutkan. . .
Apa yang diharapkan pembaca
saya?
 Bahasa Inggris Tertulis Standar
 Tata bahasa dan ejaan yang benar
 Informasi yang akurat
 Presentasi ide yang logis
 Mengikuti arahan tugas!!!
 Berapa persyaratan panjang saya?
 Berapa batas waktu saya?
 Apa saja tugasnya?
 Apakah diperlukan penelitian?
 Format apa yang harus digunakan?
Tentukan Tujuan Anda
 Tujuanadalah alasan Anda menulis.
 Kapanpun Anda menulis, Andaselalu
memiliki tujuanSebagian besar tulisan
dapat dibagi menjadi 3 kategori:
 Menulis Ekspresif
 Penulisan Informatif
 Penulisan Persuasif
 Lebih dari satu dari ini dapat
digunakan, tetapi satu akan
digunakanutama.
Tentukan Nada
 Nadaadalah suasana hati atau
sikap yang Anda adopsi saat
menulis.
Serius atau remeh/lucu?
Intim atau terpisah?
Tentukan Sudut Pandang
 Sudut pandangadalah sudut
pandang dari mana Anda menulis
esai.
 Ada 3 sudut pandang:
 Orang pertama—”saya, kami”
 Orang kedua—"kamu"
 Orang ketiga—"dia, dia, mereka"
 Salah satu kesalahan paling
umum dalam menulis terjadi
ketika penulis mengalihkan sudut
pandang secara tidak perlu!
Menentukan Tenses
 Tegangadalah suara yang Anda
gunakan untuk menentukan
waktu tindakan atau keadaan.
Waktu sekarang
Waktu lampau
Masa depan
Jelajahi Topik Anda
 Teknik Pra-Penulisan:
 Curah Pendapat/Daftar
 Menulis bebas
 Pengelompokan/Pemetaan
 Mempertanyakan
 Membahas
 Menggarisbawahi
Buatlah Rencana
 Sebelum Anda mulai menyusun
esai Anda, Anda harus membuat
rencana (peta jalan).
 Tinjau, evaluasi, dan atur ide-ide
yang ditulis dalam pra-tulisan Anda;
kemudian buat rencana untuk esai
Anda
 Pernyataan tesis
 Mendukung
 Memesan
 Struktur
Pernyataan Tesis
 Itupernyataan
tesismengungkapkan IDE
UTAMA esai Anda, poin sentral
yang dikembangkan/didukung
oleh esai Anda.
Tesis dilanjutkan. . .
 Tesis Anda HARUS:
Prediksikan secara akurat arah,
penekanan, dan ruang lingkup esai
Anda
Jangan membuat janji bahwa esai
tersebut tidak akan memenuhi
harapan.
Bersikaplah langsung dan lugas
BUKAN suatu pengumuman,
pernyataan pendapat, atau
pernyataan fakta.
Mendukung
 Pastikan untuk mengevaluasi
informasi dalam prapenulisan
Anda dengan hati-hati untuk
memilihterbaikdukungan untuk
topik Anda.
 Dukungan Utama—gagasan-
gagasan utama ataucontohyang
mendukung poin utama Anda
 Dukungan Sekunder—rincianyang
selanjutnya menjelaskan dukungan
utama Anda
Dukungan berlanjut. . .
 Dasar-dasar dukungan yang
baik
Berkaitan dengan poin utama
Mempertimbangkan pembaca,
yaitu memberikan informasi yang
cukup
Terperinci dan spesifik
Memesan
 Urutan adalah urutan di mana
Anda menyajikan gagasan Anda.
 Ada 3 jenis pesanan:
 Urutan waktu (kronologis)
 Tatanan ruang
 Urutan yang tegas (urutan
kepentingan: paling sedikit ke
paling banyak, paling banyak ke
paling sedikit)
Struktur/Organisasi
 Pertimbangkan bagaimana
esai Anda akan disusun;
kemudian buatlahGaris besar.
 Contoh Garis Besar Standar
Esai 5 paragraf:
A. Perkenalan
B. Paragraf Isi 1
C. Paragraf Isi 2
D. Paragraf Tubuh 3
E. Kesimpulan
II. Menulis
 Pada Tahap Penulisan, Anda
harus
Buatlah Judul Esai Anda
Menyusun draf
 ADrafadalah versi lengkap pertama
dari semua ide Anda yang disatukan;
ini adalah “latihan awal.”
 Anda harus berencana untuk
merevisi Draf Anda beberapa kali
selama proses penulisan.
Membuat Judul Anda
 Judul esai Andasebaiknya:
 Jadilah diri sendiri
 Jadilah panjang yang wajar
 Renungkan topik Anda
 Jadilah orang yang lincah dan menarik
perhatian
 Judul Andajangan:
 Bersikap generik/ulangi tugasnya
 Tulis dalam SEMUA HURUF KAPITAL
 Berada di dalamhuruf tebal, “tanda
kutip,”digaris bawahi, ataudicetak miring
 Diikuti dengan tanda titik
Judul, lanjutan
 Aturan Kapitalisasi untuk Judul:
 Selalu gunakan huruf kapital pada huruf
pertama kata pertama dan kata terakhir.
 Gunakan huruf kapital pada huruf
pertama setiap kata “penting” di antara
kata pertama dan terakhir.
 Jangan gunakan huruf kapital pada artikel
(a, an, the)
 Jangan menggunakan huruf kapital pada
konjungsi koordinatif (dan, tetapi, atau,
dsb.)
 Jangan menggunakan huruf kapital pada
preposisi (on, at, in, off, dan sebagainya)
Judul yang Efektif vs. Judul
yang Tidak Efektif
 Topik: Kecurangan di Perguruan
Tinggi
 Judul yang Efektif:
 Penipu Tidak Akan Pernah Menang!
 Kecurangan dalam Pendidikan Tinggi
 Mengapa Siswa Menyontek?
 Judul yang Tidak Efektif:
 Jangan Lakukan Itu!
 Curang
 Siswa Menyontek karena Berbagai
Alasan.
Menulis Draf
 Dasar-dasar draf yang baik:
Memiliki pengantar dan
kesimpulan yang dikembangkan
sepenuhnya
Memiliki paragraf isi yang
dikembangkan sepenuhnya,
masing-masing berisi kalimat
topik, setidaknya dua contoh, dan
dukungan terperinci
Mengikuti struktur standar dan
menggunakan kalimat lengkap
Tuliskan Pendahuluan Anda
 Paragraf pengantar Anda harus
melakukan hal berikut:
Minimal 5-6 kalimat
Beritahu audiens apa yang
diharapkan dari diskusi Anda
(tesis)
Beralih dari umum ke khusus,
dengan tesis sebagai kalimat
terakhir dalam intro
Dapatkan perhatian pembaca
Tetapkan nada untuk sisa esai
Pendahuluan, lanjutan
 Strategi untuk mengembangkan
Pendahuluan meliputi:
Memberikan informasi latar
belakang
Menceritakan anekdot pribadi
Dimulai dengan kutipan
Menggunakan kata yang
berlawanan
Mengajukan pertanyaan
Tulis Paragraf Isi Anda
 Setiap paragraf isi harus
mengembangkan salah satu poin
spesifik yang disebutkan dalam
tesis.
 Setiap BP harus berisi:
Kalimat Topik—gagasan utama BP
Dukungan Utama—contoh
Dukungan Sekunder—detail
Paragraf Isi: Kalimat Topik
 AKalimat Topikmengungkapkan
gagasan utama paragraf isi.
 Mulailah setiap paragraf isi dengan
Kalimat Topik yang
 Mempersempit fokus paragraf
 Memprediksi arah paragraf secara
akurat
 Mengacu kembali pada pernyataan
Tesis
Paragraf Tubuh dilanjutkan
 Paragraf isi harus memiliki
Persatuan—semuanya kembali
ke poin utama
Mendukung—contoh dan detail
Koherensi—semua titik
terhubung untuk membentuk satu
kesatuan; satu titik mengarah ke
titik lainnya
Paragraf Isi: Kesatuan
 Persatuantercapai ketika
semuanya mengacu kembali
pada poin utama
SEMUA KALIMAT HARUS
BERHUBUNGAN KEMBALI
DENGAN KALIMAT TOPIK &
TESIS.
Jangan sertakan ide apa pun yang
tidak relevan atau keluar topik.
Paragraf Tubuh: Dukungan
 Mendukungdicapai melalui contoh
dan rincian yang memadai.
 Setiap paragraf isi harus
menyertakan setidaknya dua contoh
untuk mendukung gagasan utama
paragraf.
 Setiap contoh harus menyertakan
setidaknya satu detail spesifik yang
lebih menggambarkan pokok
bahasan.
Paragraf Isi: Koherensi
 Koherensitercapai ketika semua
titik terhubung membentuk satu
kesatuan; satu titik mengarah ke
titik lainnya.
 Koherensi terutama dicapai melalui
penggunaan transisi.
 Transisi—kata & frasa yang
menghubungkan kalimat Anda
sehingga tulisan Anda mengalir lancar.
Tuliskan Kesimpulan Anda
 Paragraf penutup harus
Mengandung minimal 5 kalimat
Mengacu kembali ke poin utama,
tapi tidak sekedarmengulangtesis
Buatlah pengamatan terhadap
apa yang tertulis
TIDAK memperkenalkan ide baru
Ciptakan rasa penutupan
III. Merevisi
 Merevisimenemukan & memperbaiki
masalah denganisi; mengubah
gagasan dalam tulisan Anda agar
lebih jelas, lebih kuat, dan lebih
meyakinkan.
 Merevisi melihat pada “Gambaran
Besar”—tingkat Ide.
Strategi Revisi
 Mencari
 Persatuan
 Apakah semuanya merujuk kembali ke poin utama?
 Apakah setiap kalimat topik merujuk pada tesis?
 Apakah setiap kalimat dalam setiap BP merujuk
kembali ke kalimat topik?
 Detail dan dukungan
 Apakah setiap BP berisi setidaknya dua contoh?
 Apakah setiap contoh diikuti oleh setidaknya satu
detail pendukung?
 Koherensi
 Apakah semua titik terhubung membentuk satu
kesatuan?
 Apakah transisi digunakan untuk berpindah dari
satu ide ke ide berikutnya?
Tips Revisi
 Beristirahatlah sejenak dari draf
Anda sebelum mencoba merevisi.
 Bacalah draf Anda dengan suara
keras dan dengarkan kata-kata
Anda.
 Bayangkan diri Anda sebagai
pembaca Anda.
 Carilah area masalah yang
konsisten.
 Dapatkan masukan dari rekan.
 Dapatkan bantuan dari tutor!
IV. Penyuntingan
 Mengeditmenemukan dan
mengoreksi masalah tata
bahasa, gaya, pilihan &
penggunaan kata, dan tanda
baca.
 Penyuntingan difokuskan pada
“Gambaran Kecil”—tingkat Kata.
Strategi Pengeditan
 TetaplahCatatan Kesalahanuntuk
membantu Anda mengidentifikasi
area masalah Anda dantingkatkan
tulisanmu.
 Saat mengedit, periksa naskah
Anda untuk menemukan satu
jenis kesalahan pada satu waktu;
jangan mencoba membaca sambil
mencari semuanya sekaligus.
Tips Mengedit
 Kerjakan dengan salinan cetakan
yang bersih, diberi spasi ganda
untuk menyediakan ruang untuk
menandai koreksi.
 Baca esai Anda secara terbalik.
 Berhati-hatilah dengan pemeriksaan
ejaan dan tata bahasa.
 Bacalah esai Anda dengan suara
keras.
 Dapatkan masukan dari rekan.
 Bekerja dengan tutor!
Ulasan Diri
 Anda tidak boleh beralih ke tinjauan
sejawat tanpa terlebih dahulu
menyelesaikan tinjauan mandiri
(merevisi & mengedit); Anda ingin
rekan Anda mencari kesalahan yang
tidak dapat Anda temukan sendiri!
 Setelah Anda meninjau pekerjaan
Anda sendiri, buatlah koreksi yang
diperlukan dan cetak salinan yang
bersih dan telah direvisi sebelum
melanjutkan ke tinjauan sejawat.
Tinjauan Sejawat
 Penting untuk membuat proses
peninjauan sejawat bermanfaat.
 Dasar-dasar umpan balik yang
berguna:
 Itu diberikan dengan cara yang positif
 Itu spesifik
 Ini menawarkan saran
 Hal ini diberikan secara lisan dan tertulis
Penerbitan
 Menulis adalah komunikasi—jika
Anda telah menulis sesuatu, Anda
pasti bermaksud agar seseorang
membacanya, meskipun orang itu
adalah Anda sendiri.
 Ketika Anda menerbitkan suatu
dokumen, Anda merilisnya ke
publik agar orang lain dapat
membacanya.
Penerbitan
 Tidak semua tulisan Anda akan melalui
tahap penerbitan, tetapi bahkan
menyerahkan makalah kepada guru
Anda merupakan bagian dari
“penerbitan”.
 Jadi apa yang Anda lakukan setelah
Anda mendapatkan kertas Anda
kembali?
 Ini adalah langkah tambahan dalam proses
menulis yang dikenal sebagai refleksi.

The Writing Process WR.en.id.jhtfdsszapptx

  • 1.
    Proses Penulisan Diterjemahkan daribahasa Inggris ke bahasa Indonesia - www.onlinedoctranslator.com
  • 2.
    Tahapan Proses Penulisan Ada beberapa tahap dalam Proses Penulisan. Setiap tahapan itu penting. Prapenulisan Menulis (Drafting) Merevisi Mengedit Penerbitan
  • 3.
    I. Prapenulisan  Pilih/persempittopik Anda  Tentukan Anda  Hadirin  Tujuan  Nada  Sudut pandang  Tegang  Jelajahi topik Anda  Buatlah sebuah rencana
  • 4.
    Pilih/Persempit Topik Anda Topik Anda harus lulus ujian 3 pertanyaan: 1. Apakah saya tertarik? 2. Apakah saya punya sesuatu untuk dikatakan mengenai hal ini? 3. Apakah ini spesifik?
  • 5.
    Tentukan Audiens Anda MilikmuHadirinterdiri dari mereka yang akan membaca tulisan Anda.  Tanyakan pada diri Anda:  Siapa pembaca saya?  Apa yang pembaca saya ketahui tentang topik saya?  Apa yang perlu diketahui pembaca saya tentang topik saya?  Bagaimana perasaan pembaca saya tentang topik saya?
  • 6.
    Penonton melanjutkan. .. Apa yang diharapkan pembaca saya?  Bahasa Inggris Tertulis Standar  Tata bahasa dan ejaan yang benar  Informasi yang akurat  Presentasi ide yang logis  Mengikuti arahan tugas!!!  Berapa persyaratan panjang saya?  Berapa batas waktu saya?  Apa saja tugasnya?  Apakah diperlukan penelitian?  Format apa yang harus digunakan?
  • 7.
    Tentukan Tujuan Anda Tujuanadalah alasan Anda menulis.  Kapanpun Anda menulis, Andaselalu memiliki tujuanSebagian besar tulisan dapat dibagi menjadi 3 kategori:  Menulis Ekspresif  Penulisan Informatif  Penulisan Persuasif  Lebih dari satu dari ini dapat digunakan, tetapi satu akan digunakanutama.
  • 8.
    Tentukan Nada  Nadaadalahsuasana hati atau sikap yang Anda adopsi saat menulis. Serius atau remeh/lucu? Intim atau terpisah?
  • 9.
    Tentukan Sudut Pandang Sudut pandangadalah sudut pandang dari mana Anda menulis esai.  Ada 3 sudut pandang:  Orang pertama—”saya, kami”  Orang kedua—"kamu"  Orang ketiga—"dia, dia, mereka"  Salah satu kesalahan paling umum dalam menulis terjadi ketika penulis mengalihkan sudut pandang secara tidak perlu!
  • 10.
    Menentukan Tenses  Tegangadalahsuara yang Anda gunakan untuk menentukan waktu tindakan atau keadaan. Waktu sekarang Waktu lampau Masa depan
  • 11.
    Jelajahi Topik Anda Teknik Pra-Penulisan:  Curah Pendapat/Daftar  Menulis bebas  Pengelompokan/Pemetaan  Mempertanyakan  Membahas  Menggarisbawahi
  • 12.
    Buatlah Rencana  SebelumAnda mulai menyusun esai Anda, Anda harus membuat rencana (peta jalan).  Tinjau, evaluasi, dan atur ide-ide yang ditulis dalam pra-tulisan Anda; kemudian buat rencana untuk esai Anda  Pernyataan tesis  Mendukung  Memesan  Struktur
  • 13.
    Pernyataan Tesis  Itupernyataan tesismengungkapkanIDE UTAMA esai Anda, poin sentral yang dikembangkan/didukung oleh esai Anda.
  • 14.
    Tesis dilanjutkan. ..  Tesis Anda HARUS: Prediksikan secara akurat arah, penekanan, dan ruang lingkup esai Anda Jangan membuat janji bahwa esai tersebut tidak akan memenuhi harapan. Bersikaplah langsung dan lugas BUKAN suatu pengumuman, pernyataan pendapat, atau pernyataan fakta.
  • 15.
    Mendukung  Pastikan untukmengevaluasi informasi dalam prapenulisan Anda dengan hati-hati untuk memilihterbaikdukungan untuk topik Anda.  Dukungan Utama—gagasan- gagasan utama ataucontohyang mendukung poin utama Anda  Dukungan Sekunder—rincianyang selanjutnya menjelaskan dukungan utama Anda
  • 16.
    Dukungan berlanjut. ..  Dasar-dasar dukungan yang baik Berkaitan dengan poin utama Mempertimbangkan pembaca, yaitu memberikan informasi yang cukup Terperinci dan spesifik
  • 17.
    Memesan  Urutan adalahurutan di mana Anda menyajikan gagasan Anda.  Ada 3 jenis pesanan:  Urutan waktu (kronologis)  Tatanan ruang  Urutan yang tegas (urutan kepentingan: paling sedikit ke paling banyak, paling banyak ke paling sedikit)
  • 18.
    Struktur/Organisasi  Pertimbangkan bagaimana esaiAnda akan disusun; kemudian buatlahGaris besar.  Contoh Garis Besar Standar Esai 5 paragraf: A. Perkenalan B. Paragraf Isi 1 C. Paragraf Isi 2 D. Paragraf Tubuh 3 E. Kesimpulan
  • 19.
    II. Menulis  PadaTahap Penulisan, Anda harus Buatlah Judul Esai Anda Menyusun draf  ADrafadalah versi lengkap pertama dari semua ide Anda yang disatukan; ini adalah “latihan awal.”  Anda harus berencana untuk merevisi Draf Anda beberapa kali selama proses penulisan.
  • 20.
    Membuat Judul Anda Judul esai Andasebaiknya:  Jadilah diri sendiri  Jadilah panjang yang wajar  Renungkan topik Anda  Jadilah orang yang lincah dan menarik perhatian  Judul Andajangan:  Bersikap generik/ulangi tugasnya  Tulis dalam SEMUA HURUF KAPITAL  Berada di dalamhuruf tebal, “tanda kutip,”digaris bawahi, ataudicetak miring  Diikuti dengan tanda titik
  • 21.
    Judul, lanjutan  AturanKapitalisasi untuk Judul:  Selalu gunakan huruf kapital pada huruf pertama kata pertama dan kata terakhir.  Gunakan huruf kapital pada huruf pertama setiap kata “penting” di antara kata pertama dan terakhir.  Jangan gunakan huruf kapital pada artikel (a, an, the)  Jangan menggunakan huruf kapital pada konjungsi koordinatif (dan, tetapi, atau, dsb.)  Jangan menggunakan huruf kapital pada preposisi (on, at, in, off, dan sebagainya)
  • 22.
    Judul yang Efektifvs. Judul yang Tidak Efektif  Topik: Kecurangan di Perguruan Tinggi  Judul yang Efektif:  Penipu Tidak Akan Pernah Menang!  Kecurangan dalam Pendidikan Tinggi  Mengapa Siswa Menyontek?  Judul yang Tidak Efektif:  Jangan Lakukan Itu!  Curang  Siswa Menyontek karena Berbagai Alasan.
  • 23.
    Menulis Draf  Dasar-dasardraf yang baik: Memiliki pengantar dan kesimpulan yang dikembangkan sepenuhnya Memiliki paragraf isi yang dikembangkan sepenuhnya, masing-masing berisi kalimat topik, setidaknya dua contoh, dan dukungan terperinci Mengikuti struktur standar dan menggunakan kalimat lengkap
  • 24.
    Tuliskan Pendahuluan Anda Paragraf pengantar Anda harus melakukan hal berikut: Minimal 5-6 kalimat Beritahu audiens apa yang diharapkan dari diskusi Anda (tesis) Beralih dari umum ke khusus, dengan tesis sebagai kalimat terakhir dalam intro Dapatkan perhatian pembaca Tetapkan nada untuk sisa esai
  • 25.
    Pendahuluan, lanjutan  Strategiuntuk mengembangkan Pendahuluan meliputi: Memberikan informasi latar belakang Menceritakan anekdot pribadi Dimulai dengan kutipan Menggunakan kata yang berlawanan Mengajukan pertanyaan
  • 26.
    Tulis Paragraf IsiAnda  Setiap paragraf isi harus mengembangkan salah satu poin spesifik yang disebutkan dalam tesis.  Setiap BP harus berisi: Kalimat Topik—gagasan utama BP Dukungan Utama—contoh Dukungan Sekunder—detail
  • 27.
    Paragraf Isi: KalimatTopik  AKalimat Topikmengungkapkan gagasan utama paragraf isi.  Mulailah setiap paragraf isi dengan Kalimat Topik yang  Mempersempit fokus paragraf  Memprediksi arah paragraf secara akurat  Mengacu kembali pada pernyataan Tesis
  • 28.
    Paragraf Tubuh dilanjutkan Paragraf isi harus memiliki Persatuan—semuanya kembali ke poin utama Mendukung—contoh dan detail Koherensi—semua titik terhubung untuk membentuk satu kesatuan; satu titik mengarah ke titik lainnya
  • 29.
    Paragraf Isi: Kesatuan Persatuantercapai ketika semuanya mengacu kembali pada poin utama SEMUA KALIMAT HARUS BERHUBUNGAN KEMBALI DENGAN KALIMAT TOPIK & TESIS. Jangan sertakan ide apa pun yang tidak relevan atau keluar topik.
  • 30.
    Paragraf Tubuh: Dukungan Mendukungdicapai melalui contoh dan rincian yang memadai.  Setiap paragraf isi harus menyertakan setidaknya dua contoh untuk mendukung gagasan utama paragraf.  Setiap contoh harus menyertakan setidaknya satu detail spesifik yang lebih menggambarkan pokok bahasan.
  • 31.
    Paragraf Isi: Koherensi Koherensitercapai ketika semua titik terhubung membentuk satu kesatuan; satu titik mengarah ke titik lainnya.  Koherensi terutama dicapai melalui penggunaan transisi.  Transisi—kata & frasa yang menghubungkan kalimat Anda sehingga tulisan Anda mengalir lancar.
  • 32.
    Tuliskan Kesimpulan Anda Paragraf penutup harus Mengandung minimal 5 kalimat Mengacu kembali ke poin utama, tapi tidak sekedarmengulangtesis Buatlah pengamatan terhadap apa yang tertulis TIDAK memperkenalkan ide baru Ciptakan rasa penutupan
  • 33.
    III. Merevisi  Merevisimenemukan& memperbaiki masalah denganisi; mengubah gagasan dalam tulisan Anda agar lebih jelas, lebih kuat, dan lebih meyakinkan.  Merevisi melihat pada “Gambaran Besar”—tingkat Ide.
  • 34.
    Strategi Revisi  Mencari Persatuan  Apakah semuanya merujuk kembali ke poin utama?  Apakah setiap kalimat topik merujuk pada tesis?  Apakah setiap kalimat dalam setiap BP merujuk kembali ke kalimat topik?  Detail dan dukungan  Apakah setiap BP berisi setidaknya dua contoh?  Apakah setiap contoh diikuti oleh setidaknya satu detail pendukung?  Koherensi  Apakah semua titik terhubung membentuk satu kesatuan?  Apakah transisi digunakan untuk berpindah dari satu ide ke ide berikutnya?
  • 35.
    Tips Revisi  Beristirahatlahsejenak dari draf Anda sebelum mencoba merevisi.  Bacalah draf Anda dengan suara keras dan dengarkan kata-kata Anda.  Bayangkan diri Anda sebagai pembaca Anda.  Carilah area masalah yang konsisten.  Dapatkan masukan dari rekan.  Dapatkan bantuan dari tutor!
  • 36.
    IV. Penyuntingan  Mengeditmenemukandan mengoreksi masalah tata bahasa, gaya, pilihan & penggunaan kata, dan tanda baca.  Penyuntingan difokuskan pada “Gambaran Kecil”—tingkat Kata.
  • 37.
    Strategi Pengeditan  TetaplahCatatanKesalahanuntuk membantu Anda mengidentifikasi area masalah Anda dantingkatkan tulisanmu.  Saat mengedit, periksa naskah Anda untuk menemukan satu jenis kesalahan pada satu waktu; jangan mencoba membaca sambil mencari semuanya sekaligus.
  • 38.
    Tips Mengedit  Kerjakandengan salinan cetakan yang bersih, diberi spasi ganda untuk menyediakan ruang untuk menandai koreksi.  Baca esai Anda secara terbalik.  Berhati-hatilah dengan pemeriksaan ejaan dan tata bahasa.  Bacalah esai Anda dengan suara keras.  Dapatkan masukan dari rekan.  Bekerja dengan tutor!
  • 39.
    Ulasan Diri  Andatidak boleh beralih ke tinjauan sejawat tanpa terlebih dahulu menyelesaikan tinjauan mandiri (merevisi & mengedit); Anda ingin rekan Anda mencari kesalahan yang tidak dapat Anda temukan sendiri!  Setelah Anda meninjau pekerjaan Anda sendiri, buatlah koreksi yang diperlukan dan cetak salinan yang bersih dan telah direvisi sebelum melanjutkan ke tinjauan sejawat.
  • 40.
    Tinjauan Sejawat  Pentinguntuk membuat proses peninjauan sejawat bermanfaat.  Dasar-dasar umpan balik yang berguna:  Itu diberikan dengan cara yang positif  Itu spesifik  Ini menawarkan saran  Hal ini diberikan secara lisan dan tertulis
  • 41.
    Penerbitan  Menulis adalahkomunikasi—jika Anda telah menulis sesuatu, Anda pasti bermaksud agar seseorang membacanya, meskipun orang itu adalah Anda sendiri.  Ketika Anda menerbitkan suatu dokumen, Anda merilisnya ke publik agar orang lain dapat membacanya.
  • 42.
    Penerbitan  Tidak semuatulisan Anda akan melalui tahap penerbitan, tetapi bahkan menyerahkan makalah kepada guru Anda merupakan bagian dari “penerbitan”.  Jadi apa yang Anda lakukan setelah Anda mendapatkan kertas Anda kembali?  Ini adalah langkah tambahan dalam proses menulis yang dikenal sebagai refleksi.