Nama Anggota:
-Anggraini P. (5)
- Annisa Fadillah (6)
- Fatisya C. C. (10)
- Syafina Murad (32)
 Cerita rekaan yang tidak harus
didasarkan pada kenyataan yang terjadi
di masyarakat.
 Cerita singkat yang
menarik & mengesankan,
biasanya mengenai orang
penting atau terkenal &
berdasarkan kejadian
sebenarnya.
1. Judul
2. Partisipan
3. Humor/lucu
(lelucon)
4. Kritikan/sindiran
5. Singkat
6. Menarik
7. Nyata
1. Abstraksi
Bagian awal pada suatu
anekdot
2. Orientasi
Pendahuluan/pembuka berupa
pengenalan tokoh, waktu,
&tempat.
3. Krisis
4. Reaksi
5. Koda
Bagian dimana munculnya
sindiran
Tindakan yang dilakukan
oleh tokoh setelah
mendapat sindiran
Bagian penutup dari
anekdot tersebut
Wahai koruptor
Kau bagaikan predator yang memakan semua hak rakyat
Lihatlah kami rakyat mu
Dengarkan rintihan kami
Apa engkau tidak tahu ?
Apa engkau tidak kasihan?
Apa engkau tidak melihat susahnya hidup di negri ini?
Betapa susahnya mereka membanting tulang demi sesuap nasi
Apakah engkau bangga melihatnya?
Engkau bangga dengan apa engkau lakukan?
Kau hanya duduk manis menikmati uang kami
Tapi perlu diingat!
Suatu saat kami pasti akan memberantas kamu

Teks Anekdot (by. Annisa)

  • 1.
    Nama Anggota: -Anggraini P.(5) - Annisa Fadillah (6) - Fatisya C. C. (10) - Syafina Murad (32)
  • 2.
     Cerita rekaanyang tidak harus didasarkan pada kenyataan yang terjadi di masyarakat.  Cerita singkat yang menarik & mengesankan, biasanya mengenai orang penting atau terkenal & berdasarkan kejadian sebenarnya.
  • 3.
    1. Judul 2. Partisipan 3.Humor/lucu (lelucon) 4. Kritikan/sindiran 5. Singkat 6. Menarik 7. Nyata
  • 4.
    1. Abstraksi Bagian awalpada suatu anekdot 2. Orientasi Pendahuluan/pembuka berupa pengenalan tokoh, waktu, &tempat. 3. Krisis 4. Reaksi 5. Koda Bagian dimana munculnya sindiran Tindakan yang dilakukan oleh tokoh setelah mendapat sindiran Bagian penutup dari anekdot tersebut
  • 5.
    Wahai koruptor Kau bagaikanpredator yang memakan semua hak rakyat Lihatlah kami rakyat mu Dengarkan rintihan kami Apa engkau tidak tahu ? Apa engkau tidak kasihan? Apa engkau tidak melihat susahnya hidup di negri ini? Betapa susahnya mereka membanting tulang demi sesuap nasi Apakah engkau bangga melihatnya? Engkau bangga dengan apa engkau lakukan? Kau hanya duduk manis menikmati uang kami Tapi perlu diingat! Suatu saat kami pasti akan memberantas kamu