KARYA SASTRA DANKARYA ILMIAH
Sesi 7: Keterampilan Merangkum Bacaan
Program Studi Sastra Inggris
FHISIP, Universitas Terbuka
2.
Karya Sastra
Karya rekaanhasil olahan imajinasi seorang
pengarang berdasarkan ide, tafsiran, dan
penilaianya terhadap peristiwa yang terjadi
secara nyata atau hanya terjadi dalam
khayalannya dan khayalan masyarakatnya.
Perbedaan Karya Sastradengan Karya Ilmiah
Perbedaan antara karya sastra dan karya ilmiah terletak
pada tema dan strukturnya. Tema merupakan ide pokok
persoalan yang dibicarakan, sedangkan struktur meliputi
struktur bentuk dan struktur kebahasaan.
5.
1
Struktur Bentuk KaryaSastra
2
Unsur yang menyusun
struktur karya sastra dari
luar, seperti aspek
sosiologis, psikologis, dan
kebudayaan.
Unsur Ekstrinsik
Unsur yang menyusun
sebuah karya sastra dari
dalam yang mewujudkan
struktur suatu karya
sastra, yang terdiri dari
tema dan amanat, tokoh
dan penokohan, alur dan
pengaluran, latar, dan
pusat pengisian.
Unsur Intrinsik
6.
Bahasa dalam KaryaSastra
Bahasa dalam karya sastra tidak bisa disamakan
dengan pemakaian bahasa dalam percakapan
sehari-hari, karya-karya ilmiah, media massa, buku
pelajaran, pidato kenegaraan, laporan dinas, atau
dalam perundang-undangan.
7.
Apa itu KaryaIlmiah?
Karya ilmiah merupakan hasil pemikiran ilmiah pada suatu
disiplin ilmu tertentu yang disusun secara sistematis, ilmiah,
logis, benar, bertanggung jawab, dan menggunakan bahasa yang
baik dan benar (Pateda, 1993:91)
8.
3 aspek yangharus ada di
dalam karya ilmiah
Ontologi (berkaitan dengan
objek penelitian)
Epistimologi (berkaitan
dengan metode yang
digunakan)
Aksiologi (berkaitan dengan
aspek manfaat)
9.
Ciri-ciri Karya Ilmiah
1.Reproduktif
artinya, maksud yang ditulis oleh penulisnya dapat diterima dengan
makna yang sama oleh pembaca.
2. Tidak ambigu
artinya, tidak memunculkan makna ganda.
3. Tidak emotif
artinya, tidak melibatkan aspek perasaan penulis. Penulis harus bersifat
objektif terhadap data, tidak bersifat subjektif dan emosional. Tulisan
ilmiah harus bersifat jelas, objektif, dan tidak berlebih-lebihan.
10.
4. Penggunaan bahasabaku dalam ejaan, kata, kalimat dan
paragraf.
5. Penggunaan istilah keilmuan. Istilah keilmuan juga
dipergunakan untuk mengomunikasikan.
6. Bersifat denotatif. Artinya, Penulis harus menggunakan
istilah atau kata yang hanya memiliki satu makna.
7. Rasional. Artinya, penulis harus menampilkan keruntutan
pikiran yang logis, alur pemikiran yang lancar, dan
kecermatan penulisan.
8. Ada kohesi antarkalimat pada setiap paragraf dan
koherensi antarparagraf dalam setiap bab.
11.
9. Bersifat straightforwardatau tidak berbelit-belit, langsung
pada sasaran
10. Penggunaan kalimat efektif. Artinya, kalimat yang tidak
bertele-tele, tidak terlalu panjang sehingga makna yang
hendak disampaikan kepada pembaca mencapai sasaran.
12.
Syarat-syarat Karya Ilmiah
1.Komunikatif. Artinya, informasi yang disampaikan dapat dipahami oleh
pembaca.
2. Bernalar. Artinya, tulisan yang dihasilkan harus sistematis, berurutan
secara logis, ada kohesi dan koherensi, menggunakan metode penelitian
yang tepat, dipaparkan secara objektif, benar, dan dapat
dipertanggungjawabkan.
3. Ekonomis. Artinya, kata atau kalimat yang ditulis hendaknya diseleksi
sedemikian rupa sehingga tersusun secara padat berisi.
4. Berlandaskan pada kaidah teoritis yang kuat.
5. Tulisan harus relevan dengan disiplin ilmu tertentu.
6. Memiliki sumber penopang mutakir.
7. Bertanggung jawab.
13.
Bahasa dalam KaryaIlmiah
Bahasa yang digunakan dalam karya ilmiah adalah bahasa baku.
sebagai bahasa pendidikan bahasa baku mempunyai sifat utama:
1. Mempunyai kemantapan dinamis
2. Kecendikiaan. Terwujud melalui penyusunan kalimat, paragraf, dan
kesatuan bahasa yang lebih besar menunjukkan penalaran yang logis.
3. Adanya penyeragaman kaidah. Adanya konsep yang sama antara
penulis dan pembaca dalam menggunakan bahasa baku.
Pentingkah Menulis ArtikelIlmiah?
Mulai tahun 2019, ada aturan
baru bahwa akreditasi program
studi tidak hanya tujuh standar,
tetapi sembilan standar
Standar sembilan fokus membahas
luaran dan capaian tridharma yang
dilakukan mahasiswa, salah
satunyayaitu mahasiswa harus
mampu menulis dan
memublikasikan karya ilmiah
Memulai kegiatan menulis yang
paling mudah adalah menuliskan
hal-hal yang dekat dengan
kehidupan kita sehari-hari.
Buku-buku yang sudah kita
“lahap” isinya, bisa menjadi
ide menulis kita. Tetapi itu
bukan satu-satunya sumber
ide
16.
Elemen dan StrukturArtikel Ilmiah
Notes
Bagian Artikel Jumlah Kata
Judul 8 - 15
Abstrak 200 - 250
Kata kunci 4 - 8
Pendahuluan 500 - 1000
Tinjauan Pustaka 1000 - 2000
Metodologi 500 - 1000
Hasil dan Pembahasan 2000 - 3000
Kesimpulan dan Rekomendasi 200 - 500
17.
Bagaimanakah struktur perbagian?
Artikel Ilmiah
Artikel
Ilmiah
Bagian depan berisi judul, penulis dan institusi,
abstrak, dan kata kunci.
Bagian utama berisi pendahuluan,
metodologi, hasil dan pembahasan, dan
simpulan.
Bagian akhir berisi acknowledgement dan
references. (acknowledgement dan
supplementary material tidak harus ada, hanya
diwajibkan di beberapa jurnal).
18.
Struktur Artikel Ilmiah
Abstrak
Abstrakmerupakan suatu ringkasan lengkap
yang menjelaskan keseluruhan isi artikel
ilmiah. Abstrak berisi sekitar 200 – 250 kata.
Bagian ini merangkum tujuan, metode, hasil,
dan kesimpulan.
Pendahulua
n
Pendahuluan artikel yang baik biasanya akan mampu
menjawab empat pertanyaan ini: 1) Riset ini akan
membahas tentang apa? 2) Permasalahan apa yang
ditemukan dan bagaimana solusinya? 3) Mengapa riset ini
penting dilakukan? 4) Adakah novelty (kebaruan) yang
ditemukan dalam artikel?
Kajian Teori
Dalam penulisan kajian teori, ada hal
penting yang wajib dilakukan penulis, yaitu
memparafrasa setiap kutipan.
19.
Artikel Ilmiah
Penelitian
Terdahulu
Hasil-hasil penelitianterdahulu yang dituliskan
hendaknya hasil-hasil riset terbaru, maksimal lima
tahun terakhir, sesuai topik penelitian.
Metode
Penelitian
Secara garis besar, ada dua pertanyaan
utama yang akan dicoba dijawab di bagian
metode: Apa yang akan Anda analisis? dan
bagaimana Anda akan menganalisisnya?
Hasil dan
Pembahasan
Memuat temuan penelitian, interpretasi data
yang mudah dipahami, contoh kutipan data,
adanya gambar dan tabel yang menarik,
pemaparan fakta dari hasil kajian, dan juga ada
opini yang didasarkan pada teori dan referensi
20.
Artikel Ilmiah
Simpulan
Simpulan berisideskripsi keseluruhan hasil
penelitian dalam beberapa kalimat singkat.
Simpulan harus mampu menjawab rumusan
masalah yang diajukan.
Acknowledgeme
nt
Acknowledgement ini biasanya ditulis di
artikel untuk buku-buku atau hasil
penelitian yang didanai (disponsori), jadi
tidak wajib ada di artikel jurnal.
Referensi
References (referensi) memuat daftar sumber-
sumber yang diacu atau dirujuk dalam artikel
yang kita tulis. Untuk diterbitkan di jurnal-jurnal
terakreditasi, referensi harus mutakhir, lima
sampai sepuluh tahun terakhir