MANAJEMEN TATA KELOLA PERCEPATAN PELAYANAN 
PASANG BARU DENGAN METODA TUNTAS TANPA TATAP (3T) 
MEMBANGUN PLN BERSIH NO SUAP 
PADA RAYON KAYU AGUNG
Data Pengusahaan : 
Data Pengusahaan : 
47.516 plgn paska bayar 
383 gardu / 48,09 mVA 
Outsourching 8 org 
Rayon Indralaya 
PETA GEOGRAFIS 
13 Kecamatan 
13 Kecamatan 
47.516 plgn paska bayar 
5.543 plgn prabayar 
Omset Rp. 5,22M 
5.543 plgn prabayar 
Omset Rp. 5,22M 
8.037.264 kWh 
SUTM 540,8 kms 
SUTR 289,4 kms 
8.037.264 kWh 
SUTM 540,8 kms 
SUTR 289,4 kms 
383 gardu / 48,09 mVA 
Pegawai 11 org 
Pegawai 11 org 
Outsourching 8 org 
Rayon Kayu Agung 
Rayon P. Balai 
Rayon Sekayu 
Rayon Mariana 
Area Palembang 
Rayon Rivai 
Rayon Ampera 
Rayon Kenten 
Rayon Sukarame 
Rayon Tugu Mulyo
Kapten kapal : 
Hj. yuliyanti 
Chief teknik : 
Juniyardi a 
HOLLYWOOD NAVY 
Chief pelayanan : 
Aziz anwar 
Awak pelayanan : 
karmila 
Awak pelayanan : 
Fitri ning isa 
Awak pelayanan : 
suwandi 
Awak teknik : 
Irfan maulana 
Awak teknik : 
Agus ibnu tsani 
Awak teknik : 
Edo zulkarnain 
Awak teknik : 
M. Aldino . n 
Awak teknik : 
Ferry paulus
LATAR BELAKANG 
Target percepatan pelayanan pasang baru rayon Kayu Agung di 
akhir tahun 2014 adalah 5 hari, sedangkan realisasi sampai 
dengan bulan maret adalah 5,81 hari. 
PERMASALAHAN 
Permasalahan yang terjadi di PLN Rayon Kayu Agung yang 
mengakibatkan lamanya proses pelayanan pasang baru 
tersebut disebabkan oleh 2 yaitu 
1.Faktor Internal 
2.Faktor Eksternal.
Faktor Internal : 
• Pegawai Pelayanan Pelanggan yang kurang cepat merespon 
permohonan pelanggan. 
• Petugas survei teknik pasang baru yang kurang cepat 
melaksanakan survei. 
• Sistem pasang baru yang terlalu bertele-tele dan menunggu 
pelanggan datang kekantor. 
• Proses kelengkapan berkas dan proses peremajaan 
pelanggan yang belum optimal. 
• Petugas pasang meter yang belum maksimal. 
Faktor Eksternal : 
• Ketersediaan material yang tidak kontinu. 
• Jaringan JTM atau JTR yang belum menjangkau seluruh 
daerah. 
• Jarak dan kondisi rumah pelanggan yang jauh.
PRA ANGGAPAN 
Persentase Penyebab Lambatnya Proses Pasang Baru
Berdasarkan hasil survei tersebut, maka didapat beberapa 
masalah yang harus diperbaiki dari faktor internal dan 
eksternal. Faktor internal menyebabkan sistem pasang 
baru menjadi lambat 70 % sedangkan faktor eksternal 30 
%. Oleh karena hal tersebut, maka perbaikan dari faktor 
internal harus lebih didahulukan. 
Adapun hal yang harus diperbaiki dalam kendala faktor 
internal adalah sebagai berikut : 
• Perbaikan SDM untuk pelaksanaan proses pasang baru 
• Perbaikan sistem pasang baru pada Rayon Kayu Agung
Fakta yang mempengaruhi
Grafik Hari Kecepatan Pelayanan Pasang Baru 2014 (Bulanan) 
Grafik Hari Kecepatan Pelayanan Pasang Baru 2014 (Komulatif)
pembahasan 
Sistem Pelayanan Pasang Baru di Kayu Agung Sebelum 
Menggunakan Metoda 3T :
Workplan Hari Layanan Proses Sistem Pasang Baru 
sebelum Metoda 3T
METODA TUNTAS TANPA TATAP
Workplan Hari Layanan Proses Sistem Pasang Baru 
Menggunakan Metoda 3T
Hasil kinerja mei 2014 
Grafik Hari Kecepatan Pelayanan Pasang Baru 2014 s.d Mei (Bulanan) 
Grafik Hari Kecepatan Pelayanan Pasang Baru 2014 s.d Mei (Komulatif)
Perbandingan Hari Pelayanan Pasang Baru April 2014 dan Mei 2014
Kesimpulan 
• Proses kecepatan pelayanan pasang baru dipengaruhi oleh 2 
Faktor, yaitu faktor Internal dan Eksternal, dimana perlu perbaikan 
manajemen tata kelola dalam faktor internal. 
• Manajemen tata kelola percepatan pelayanan pasang baru dengan 
metoda Tuntas Tanpa Tatap (3T) adalah salah satu metode yang di 
gunakan Rayon Kayu Agung dalam memperbaiki kinerja kecepatan 
pelayanan pasang baru. 
• Dengan menggunakan metoda Tuntas Tanpa Tatap (3T) PLN Rayon 
Kayu Agung dapat memperbaiki waktu hari layanan bulanan dari 
8.75 hari menjadi 5.81 hari atau menurun 56.8 % dan waktu hari 
layanan komulatif dari 5.81 hari menjadi 5.67 hari atau menurun 
2.4 % dalam bulan April ke Mei 2014. 
• Perbaikan tata kelola sistem pasang baru harus merujuk kepada 
program PLN Bersih No Suap dimana seluruh pegawai beserta 
outsourching di Rayon Kayu Agung membuat komitmen bersama 
untuk tidak menerima suap dan gratifikasi.
Saran 
• Metoda Tuntas Tanpa Tatap (3T) yang telah dibuat harus 
dilaksanankan secara konsisten agar kinerja percepatan 
pelayanan pasang baru selalu membaik dan mencapai 
target. 
• Demi menjaga dan memperbaiki citra PLN di mata 
masyarakat, maka seluruh insan yang bekerja di PLN 
( Pegawai maupun OS) harus menjalankan komitmen PLN 
Bersih No Suap. 
• Pemantauan pihak vendor yang mengerjakan pemasangan 
kWh meter harus lebih intensif jangan sampai ada kesalahan 
pada pemasangan kWh meter khusunya LPB. 
• Pemantauan pada saat PDL atau peremajaan harus lebih 
diawasi agar data langganan pelanggan tidak salah
Terima kasih

Se1 yuliyanti ppt

  • 1.
    MANAJEMEN TATA KELOLAPERCEPATAN PELAYANAN PASANG BARU DENGAN METODA TUNTAS TANPA TATAP (3T) MEMBANGUN PLN BERSIH NO SUAP PADA RAYON KAYU AGUNG
  • 3.
    Data Pengusahaan : Data Pengusahaan : 47.516 plgn paska bayar 383 gardu / 48,09 mVA Outsourching 8 org Rayon Indralaya PETA GEOGRAFIS 13 Kecamatan 13 Kecamatan 47.516 plgn paska bayar 5.543 plgn prabayar Omset Rp. 5,22M 5.543 plgn prabayar Omset Rp. 5,22M 8.037.264 kWh SUTM 540,8 kms SUTR 289,4 kms 8.037.264 kWh SUTM 540,8 kms SUTR 289,4 kms 383 gardu / 48,09 mVA Pegawai 11 org Pegawai 11 org Outsourching 8 org Rayon Kayu Agung Rayon P. Balai Rayon Sekayu Rayon Mariana Area Palembang Rayon Rivai Rayon Ampera Rayon Kenten Rayon Sukarame Rayon Tugu Mulyo
  • 4.
    Kapten kapal : Hj. yuliyanti Chief teknik : Juniyardi a HOLLYWOOD NAVY Chief pelayanan : Aziz anwar Awak pelayanan : karmila Awak pelayanan : Fitri ning isa Awak pelayanan : suwandi Awak teknik : Irfan maulana Awak teknik : Agus ibnu tsani Awak teknik : Edo zulkarnain Awak teknik : M. Aldino . n Awak teknik : Ferry paulus
  • 5.
    LATAR BELAKANG Targetpercepatan pelayanan pasang baru rayon Kayu Agung di akhir tahun 2014 adalah 5 hari, sedangkan realisasi sampai dengan bulan maret adalah 5,81 hari. PERMASALAHAN Permasalahan yang terjadi di PLN Rayon Kayu Agung yang mengakibatkan lamanya proses pelayanan pasang baru tersebut disebabkan oleh 2 yaitu 1.Faktor Internal 2.Faktor Eksternal.
  • 6.
    Faktor Internal : • Pegawai Pelayanan Pelanggan yang kurang cepat merespon permohonan pelanggan. • Petugas survei teknik pasang baru yang kurang cepat melaksanakan survei. • Sistem pasang baru yang terlalu bertele-tele dan menunggu pelanggan datang kekantor. • Proses kelengkapan berkas dan proses peremajaan pelanggan yang belum optimal. • Petugas pasang meter yang belum maksimal. Faktor Eksternal : • Ketersediaan material yang tidak kontinu. • Jaringan JTM atau JTR yang belum menjangkau seluruh daerah. • Jarak dan kondisi rumah pelanggan yang jauh.
  • 7.
    PRA ANGGAPAN PersentasePenyebab Lambatnya Proses Pasang Baru
  • 8.
    Berdasarkan hasil surveitersebut, maka didapat beberapa masalah yang harus diperbaiki dari faktor internal dan eksternal. Faktor internal menyebabkan sistem pasang baru menjadi lambat 70 % sedangkan faktor eksternal 30 %. Oleh karena hal tersebut, maka perbaikan dari faktor internal harus lebih didahulukan. Adapun hal yang harus diperbaiki dalam kendala faktor internal adalah sebagai berikut : • Perbaikan SDM untuk pelaksanaan proses pasang baru • Perbaikan sistem pasang baru pada Rayon Kayu Agung
  • 9.
  • 10.
    Grafik Hari KecepatanPelayanan Pasang Baru 2014 (Bulanan) Grafik Hari Kecepatan Pelayanan Pasang Baru 2014 (Komulatif)
  • 11.
    pembahasan Sistem PelayananPasang Baru di Kayu Agung Sebelum Menggunakan Metoda 3T :
  • 12.
    Workplan Hari LayananProses Sistem Pasang Baru sebelum Metoda 3T
  • 13.
  • 14.
    Workplan Hari LayananProses Sistem Pasang Baru Menggunakan Metoda 3T
  • 15.
    Hasil kinerja mei2014 Grafik Hari Kecepatan Pelayanan Pasang Baru 2014 s.d Mei (Bulanan) Grafik Hari Kecepatan Pelayanan Pasang Baru 2014 s.d Mei (Komulatif)
  • 16.
    Perbandingan Hari PelayananPasang Baru April 2014 dan Mei 2014
  • 17.
    Kesimpulan • Proseskecepatan pelayanan pasang baru dipengaruhi oleh 2 Faktor, yaitu faktor Internal dan Eksternal, dimana perlu perbaikan manajemen tata kelola dalam faktor internal. • Manajemen tata kelola percepatan pelayanan pasang baru dengan metoda Tuntas Tanpa Tatap (3T) adalah salah satu metode yang di gunakan Rayon Kayu Agung dalam memperbaiki kinerja kecepatan pelayanan pasang baru. • Dengan menggunakan metoda Tuntas Tanpa Tatap (3T) PLN Rayon Kayu Agung dapat memperbaiki waktu hari layanan bulanan dari 8.75 hari menjadi 5.81 hari atau menurun 56.8 % dan waktu hari layanan komulatif dari 5.81 hari menjadi 5.67 hari atau menurun 2.4 % dalam bulan April ke Mei 2014. • Perbaikan tata kelola sistem pasang baru harus merujuk kepada program PLN Bersih No Suap dimana seluruh pegawai beserta outsourching di Rayon Kayu Agung membuat komitmen bersama untuk tidak menerima suap dan gratifikasi.
  • 18.
    Saran • MetodaTuntas Tanpa Tatap (3T) yang telah dibuat harus dilaksanankan secara konsisten agar kinerja percepatan pelayanan pasang baru selalu membaik dan mencapai target. • Demi menjaga dan memperbaiki citra PLN di mata masyarakat, maka seluruh insan yang bekerja di PLN ( Pegawai maupun OS) harus menjalankan komitmen PLN Bersih No Suap. • Pemantauan pihak vendor yang mengerjakan pemasangan kWh meter harus lebih intensif jangan sampai ada kesalahan pada pemasangan kWh meter khusunya LPB. • Pemantauan pada saat PDL atau peremajaan harus lebih diawasi agar data langganan pelanggan tidak salah
  • 19.