BANDARA INTERNASIONAL LOMBOK
REFRESHING IMPLEMENTASI
MANAJEMEN RISIKO
Bandara Internasional Lombok
HIGHLIGHT
REFRESHING
PENERAPAN
MANAJEMEN RISIKO
2023 LOP
PENYAMPAIAN
LAPORAN PROFIL RISIKO
2023 LOP
Bandara Internasional Lombok
REFRESHING
PENERAPAN MANAJEMEN RISIKO
LATAR BELAKANG Peraturan Kementrian BUMN No PER-01/MBU/2011 Perihal
Penerapan Tata Kelola PerusahaanYang Baik (Good Corporate
Governance) Pada Badan Usaha Milik Negara
Peraturan Kementrian BUMN No PER-5/MBU/09/2022 Perihal
Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara tentang Penerapan
Manajemen Risiko pada Badan Usaha Milik Negara
Peraturan Direksi PTAviasi Pariwisata Indonesia (Persero)
No:PD.INJ.16.04/12/2022/A.0016 Perihal Pedoman Umum
Manajemen Risiko PT.Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero)
Keputusan Direksi PT.Angkasa Pura I No:
KEP.212/OM.02.05/2020Perihal Pedoman Manajemen Risiko di
PT.Angkasa Pura I
KPI Kontrak Manajemen Direksi, GM, GM-1 & GM-2
Bandara Internasional Lombok
REFRESHING
PENERAPAN MANAJEMEN RISIKO
Mengapa Manajemen Risiko diwajibkan untuk diimplementasikan di perusahaan?
Bandara Internasional Lombok
REFRESHING
PENERAPAN MANAJEMEN RISIKO
10 Juli 2006
Pesawat Tupolev Tu-134
ini lepas landas dari Pangkalan
Udara Gvardeyskoye (Ukraina)
ketika mesin nomor 1 mati dan
terbakar, kemungkinan
diakibatkan oleh birdstrike.
Lepas landas dibatalkan
kemudian pesawat tersebut
overrun dan terbakar.
20 penumpang selamat, tetapi 3
penumpang terluka
Bandara Internasional Lombok
REFRESHING
PENERAPAN MANAJEMEN RISIKO
Berdasar Pedoman Manajemen Risiko KEP.212/OM.02.05/2020
KETIDAKPASTIAN YANG BERPENGARUH TERHADAP PENCAPAIAN SASARAN
Positif &
Negatif
Minimnya Informasi
mengenai potensi
suatu Kejadian
Visi –Misi
RJPP – RKAP
Laba, Investasi,Reputasi,
CSI, SHE
Threat vs
Opportunity
Risiko
Bandara Internasional Lombok
REFRESHING
PENERAPAN MANAJEMEN RISIKO
Tujuan Sistem Manajemen Risiko
1. Penetapandan pelaksanaansistem Manajemen Risikodimaksudkan untuk memberikanarah dan batasan
sertatanggung jawabyang jelas terhadappelaksanaan Manajemen Risiko (Risk Management) dengan
mengacukepada sistem dan struktur Standar Nasional Indonesia(SNI) ISO 31000:2018 Manajemen Risiko -
Pedoman.
2. Tujuandari sistem Manajemen Risiko adalah sebagai berikut:
a. Memetakan pembagian wewenangdan tanggungjawabpengelolaan Manajemen Risiko (Risk
Management).
b. Memberikanarah dalam penerapan Manajemen Risiko (Risk Management) mulai dari identifikasi,
pengukuran, penentuan perlakuan, pelaksanaanAktivitas Pengendalian (Control), Komunikasi,dan
Pemantauan(Monitoring).
c. Sebagai media pengembangan,sosialisasi,dan penyempurnaanKebijakan Manajemen Risiko(Risk
ManagementPolicy) dan peraturan pendukunglainnya dalam bidang ManajemenRisiko {Risk
Management)secaraberkala.
d. Sebagai petunjuk bagi PemangkuKepentingan(Stakeholders)dalam mengelolaRisiko (Risk)usahanya.
e. Sebagai panduan bagi InternalAudit dalam melaksanakanAudit Berbasis Risiko (Risk BasedAudit).
Berdasar Pedoman Manajemen Risiko KEP.212/OM.02.05/2020
Bab II Poin B hal 12
Bandara Internasional Lombok
REFRESHING
PENERAPAN MANAJEMEN RISIKO
Siapakah yang wajib mengimplementasikan Manajemen Risiko ?
Bandara Internasional Lombok
REFRESHING
PENERAPAN MANAJEMEN RISIKO
“Seluruh jajaran dalam PTAngkasa Pura I (Persero) wajib melaksanakan proses dan sistem
manajemen risiko (risk management) yang efektif dan efisien sesuai Pedoman Manajemen
Risiko PTAngkasa Pura I (Persero) ini.”
KEP.212/OM.02.05/2020Perihal Pedoman Manajemen Risiko di PT.Angkasa Pura I
Pasal 3 hal. 2
Bandara Internasional Lombok
REFRESHING
PENERAPAN MANAJEMEN RISIKO
WEWENANG DAN TANGGUNG JAWAB
Fungsi Risk Management di Kantor Cabang
A. Menjadifasilitator bagi pelaksanaan ProsesManajemenRisiko (Risk Management Process)oleh Pemilik
Risiko(Risk Owner)dan jajarannyadi Kantor Cabang
B. Mengadministrasikandata hasilProses Manajemen Risiko (Risk ManagementProcess)dan rekapan dalam
bentukRegister Risiko (Risk Register) untuk keperluanpenyusunan Laporan Profil Risiko Kantor
Cabang/Proyek/UnitBisnis sekurang kurangnya 1 (satu)kali dalam setahun dan menyampaikannya secara
hierarkikepada Pimpinan Kantor Cabang/Proyek/UnitBisnis untuk diteruskankepada Unit Kerja yang
membidangifungsi Risk Managementdi Kantor Pusat
C. Menyusunlaporanpenerapan Manajemen Risiko (Risk Management)Kantor Cabang/Proyek/UnitBisnis
secaraberkalaminimal 2 (dua) kali dalam setahundan menyampaikannya secara hierarki kepadaPimpinan
Kantor Cabang/Proyek/UnitBisnis untuk diteruskankepadaUnit Kerja yang membidangi fungsi Risk
Managementdi Kantor Pusat.
Bandara Internasional Lombok
REFRESHING
PENERAPAN MANAJEMEN RISIKO
WEWENANG DAN TANGGUNG JAWAB
Fungsi Risk Management di Kantor Cabang
D. Memantausecara terus menerusstatus Risiko Kantor Cabang/Proyek/UnitBisnis secara keseluruhan, per
KategoriRisiko(Risk Category), dari waktuke waktuyang antara lain dapatdilaporkandalambentuk matriks
pemetaanrisiko{Matriks Risiko (Risk Matrix)} dan memberikanrekomendasitindak lanjutsecara hierarki
kepadaPimpinanKantor Cabang/Proyek/UnitBisnis untuk diteruskankepada Unit Kerja yang membidangi
fungsiRisk Managementdi Kantor Pusat
E. Memberikanmasukan secara hierarki kepadaPimpinanKantor Cabang/Proyek/Unit Bisnismengenai Tingkat
Risiko(Level of Risk) maksimum yang dapatditerima, tidak dapatditerimatapi ditolerir, dan tidak dapat
diterimadan ditolerir untuk diteruskan kepadaUnit Kerja yang membidangi fungsi Risk Managementdi
Kantor Pusat
F. Melakukandokumentasiyang memadai untuk keperluanPengendalian Internal (InternalControl)
Bandara Internasional Lombok
REFRESHING
PENERAPAN MANAJEMEN RISIKO
WEWENANG DAN TANGGUNG JAWAB
Fungsi Risk Management di Kantor Cabang
G. Mengkajisekurang-kurangnya 1 (satu)kali dalam setahun kecukupan dan kelayakandari kebijakan,
pedoman, prosedur, instruksi kerja dan strategipenerapanManajemenRisiko{Risk Management}, serta
menyampaikanrekomendasi perubahansecarahierarkikepada Pimpinan Kantor Cabang/Proyek/UnitBisnis
untukditeruskan kepadaUnit Kerja yang membidangi fungsi Risk Managementdi Kantor Pusat.
H. Memantaupelaksanaan KebijakanManajemen Risiko(Risk ManagementPolicy) yang telah ditetapkan.
Bandara Internasional Lombok
REFRESHING
PENERAPAN MANAJEMEN RISIKO
WEWENANG DAN TANGGUNG JAWAB
Pemilik Risiko
A. melaksanakankeseluruhanProses Manajemen Risiko(Risk ManagementProcess) untuk meningkatkan
kapabilitasmenghindariancamankerugiandan mengekploitasipeluangkeuntunganbagi ketercapaian
sasarandan target-targetkinerja.
B. melakukanpemutakhiran Register Risiko (Risk Register) dalam rangka dalamrangka melaporkan kemajuan
pelaksanaanPenanganan Risiko (Risk Treatment) secaraberkala minimal2 (dua)kali dalam setahun kepada
Komite Manajemen Risiko dan Direksi melalui Unit Kerja yang membidangi fungsi Risk Managementdi
Kantor Pusat
C. menunjukPemilikPenanganan Risiko (Risk TreatmentOwner)yang bertanggungjawabuntuk menyusun
rencanaPenanganan Risiko (Risk Treatmentplan) dan melaksanakannya sesuai dengan batas waktuyang
telahditetapkan.
Bandara Internasional Lombok
REFRESHING
PENERAPAN MANAJEMEN RISIKO
WEWENANG DAN TANGGUNG JAWAB
Pemilik Risiko
D. melakukanpemutakhiran Register Risiko (Risk Register) dalam rangka pembaruanLaporan Profil Risiko
kepadaDireksi.
E. mengembangkanbudaya sadar Risiko(Risk consciousness) dalam setiapAktivitas fungsi Perusahaan.
Bandara Internasional Lombok
(ISO31000:2018–RiskManagementGuidelines
REFRESHING
PENERAPAN MANAJEMEN RISIKO
Hubungan antara Prinsip, Kerangka Kerja, dan Proses
Manajemen Risiko
Bandara Internasional Lombok
REFRESHING
PENERAPAN MANAJEMEN RISIKO
Proses Manajemen Risiko
Bandara Internasional Lombok
REFRESHING
PENERAPAN MANAJEMEN RISIKO
Aplikasi Manajemen Risiko
i-risk.ap1.co.id
Bandara Internasional Lombok
REFRESHING
PENERAPAN MANAJEMEN RISIKO
Aplikasi Manajemen Risiko
Review berjenjang
Manager Senior Manager
• Menginput Profil Risiko
• Mengupdate Progress Penanganan Risiko
• Menyetujui/Menolak Profil Risiko
• Menyetujui/Menolak Progress Penanganan
Risiko
Bandara Internasional Lombok
REFRESHING
PENERAPAN MANAJEMEN RISIKO
Pengisian Pemantauan Penanganan Profil Risiko
Risk Owner
(Approval Senior Manager)
2022
5 April
5 Juli
5 Oktober
5 Januari
2023*
31 Maret
30 Juni
30 September
31 Desember
Dateline Pemantauan Penanganan Risiko
Triwulan I
Triwulan II
Triwulan III
Triwulan IV
Bandara Internasional Lombok
REFRESHING
PENERAPAN MANAJEMEN RISIKO
Pengisian Pemantauan Penanganan Profil Risiko
Fungsi Manajemen Risiko Kantor Cabang
(ApprovalGeneralManager)
2022
10 April
10 Juli
10 Oktober
10 Januari
2023*
5 April
5 Juli
5 Oktober
5 Januari
Dateline Penyusunan Laporan Pemantauan
Penanganan Risiko
Triwulan I
Triwulan II
Triwulan III
Triwulan IV

Refreshing Manajemen Risiko.pptx

  • 1.
    BANDARA INTERNASIONAL LOMBOK REFRESHINGIMPLEMENTASI MANAJEMEN RISIKO
  • 2.
    Bandara Internasional Lombok HIGHLIGHT REFRESHING PENERAPAN MANAJEMENRISIKO 2023 LOP PENYAMPAIAN LAPORAN PROFIL RISIKO 2023 LOP
  • 3.
    Bandara Internasional Lombok REFRESHING PENERAPANMANAJEMEN RISIKO LATAR BELAKANG Peraturan Kementrian BUMN No PER-01/MBU/2011 Perihal Penerapan Tata Kelola PerusahaanYang Baik (Good Corporate Governance) Pada Badan Usaha Milik Negara Peraturan Kementrian BUMN No PER-5/MBU/09/2022 Perihal Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara tentang Penerapan Manajemen Risiko pada Badan Usaha Milik Negara Peraturan Direksi PTAviasi Pariwisata Indonesia (Persero) No:PD.INJ.16.04/12/2022/A.0016 Perihal Pedoman Umum Manajemen Risiko PT.Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) Keputusan Direksi PT.Angkasa Pura I No: KEP.212/OM.02.05/2020Perihal Pedoman Manajemen Risiko di PT.Angkasa Pura I KPI Kontrak Manajemen Direksi, GM, GM-1 & GM-2
  • 4.
    Bandara Internasional Lombok REFRESHING PENERAPANMANAJEMEN RISIKO Mengapa Manajemen Risiko diwajibkan untuk diimplementasikan di perusahaan?
  • 5.
    Bandara Internasional Lombok REFRESHING PENERAPANMANAJEMEN RISIKO 10 Juli 2006 Pesawat Tupolev Tu-134 ini lepas landas dari Pangkalan Udara Gvardeyskoye (Ukraina) ketika mesin nomor 1 mati dan terbakar, kemungkinan diakibatkan oleh birdstrike. Lepas landas dibatalkan kemudian pesawat tersebut overrun dan terbakar. 20 penumpang selamat, tetapi 3 penumpang terluka
  • 6.
    Bandara Internasional Lombok REFRESHING PENERAPANMANAJEMEN RISIKO Berdasar Pedoman Manajemen Risiko KEP.212/OM.02.05/2020 KETIDAKPASTIAN YANG BERPENGARUH TERHADAP PENCAPAIAN SASARAN Positif & Negatif Minimnya Informasi mengenai potensi suatu Kejadian Visi –Misi RJPP – RKAP Laba, Investasi,Reputasi, CSI, SHE Threat vs Opportunity Risiko
  • 7.
    Bandara Internasional Lombok REFRESHING PENERAPANMANAJEMEN RISIKO Tujuan Sistem Manajemen Risiko 1. Penetapandan pelaksanaansistem Manajemen Risikodimaksudkan untuk memberikanarah dan batasan sertatanggung jawabyang jelas terhadappelaksanaan Manajemen Risiko (Risk Management) dengan mengacukepada sistem dan struktur Standar Nasional Indonesia(SNI) ISO 31000:2018 Manajemen Risiko - Pedoman. 2. Tujuandari sistem Manajemen Risiko adalah sebagai berikut: a. Memetakan pembagian wewenangdan tanggungjawabpengelolaan Manajemen Risiko (Risk Management). b. Memberikanarah dalam penerapan Manajemen Risiko (Risk Management) mulai dari identifikasi, pengukuran, penentuan perlakuan, pelaksanaanAktivitas Pengendalian (Control), Komunikasi,dan Pemantauan(Monitoring). c. Sebagai media pengembangan,sosialisasi,dan penyempurnaanKebijakan Manajemen Risiko(Risk ManagementPolicy) dan peraturan pendukunglainnya dalam bidang ManajemenRisiko {Risk Management)secaraberkala. d. Sebagai petunjuk bagi PemangkuKepentingan(Stakeholders)dalam mengelolaRisiko (Risk)usahanya. e. Sebagai panduan bagi InternalAudit dalam melaksanakanAudit Berbasis Risiko (Risk BasedAudit). Berdasar Pedoman Manajemen Risiko KEP.212/OM.02.05/2020 Bab II Poin B hal 12
  • 8.
    Bandara Internasional Lombok REFRESHING PENERAPANMANAJEMEN RISIKO Siapakah yang wajib mengimplementasikan Manajemen Risiko ?
  • 9.
    Bandara Internasional Lombok REFRESHING PENERAPANMANAJEMEN RISIKO “Seluruh jajaran dalam PTAngkasa Pura I (Persero) wajib melaksanakan proses dan sistem manajemen risiko (risk management) yang efektif dan efisien sesuai Pedoman Manajemen Risiko PTAngkasa Pura I (Persero) ini.” KEP.212/OM.02.05/2020Perihal Pedoman Manajemen Risiko di PT.Angkasa Pura I Pasal 3 hal. 2
  • 10.
    Bandara Internasional Lombok REFRESHING PENERAPANMANAJEMEN RISIKO WEWENANG DAN TANGGUNG JAWAB Fungsi Risk Management di Kantor Cabang A. Menjadifasilitator bagi pelaksanaan ProsesManajemenRisiko (Risk Management Process)oleh Pemilik Risiko(Risk Owner)dan jajarannyadi Kantor Cabang B. Mengadministrasikandata hasilProses Manajemen Risiko (Risk ManagementProcess)dan rekapan dalam bentukRegister Risiko (Risk Register) untuk keperluanpenyusunan Laporan Profil Risiko Kantor Cabang/Proyek/UnitBisnis sekurang kurangnya 1 (satu)kali dalam setahun dan menyampaikannya secara hierarkikepada Pimpinan Kantor Cabang/Proyek/UnitBisnis untuk diteruskankepada Unit Kerja yang membidangifungsi Risk Managementdi Kantor Pusat C. Menyusunlaporanpenerapan Manajemen Risiko (Risk Management)Kantor Cabang/Proyek/UnitBisnis secaraberkalaminimal 2 (dua) kali dalam setahundan menyampaikannya secara hierarki kepadaPimpinan Kantor Cabang/Proyek/UnitBisnis untuk diteruskankepadaUnit Kerja yang membidangi fungsi Risk Managementdi Kantor Pusat.
  • 11.
    Bandara Internasional Lombok REFRESHING PENERAPANMANAJEMEN RISIKO WEWENANG DAN TANGGUNG JAWAB Fungsi Risk Management di Kantor Cabang D. Memantausecara terus menerusstatus Risiko Kantor Cabang/Proyek/UnitBisnis secara keseluruhan, per KategoriRisiko(Risk Category), dari waktuke waktuyang antara lain dapatdilaporkandalambentuk matriks pemetaanrisiko{Matriks Risiko (Risk Matrix)} dan memberikanrekomendasitindak lanjutsecara hierarki kepadaPimpinanKantor Cabang/Proyek/UnitBisnis untuk diteruskankepada Unit Kerja yang membidangi fungsiRisk Managementdi Kantor Pusat E. Memberikanmasukan secara hierarki kepadaPimpinanKantor Cabang/Proyek/Unit Bisnismengenai Tingkat Risiko(Level of Risk) maksimum yang dapatditerima, tidak dapatditerimatapi ditolerir, dan tidak dapat diterimadan ditolerir untuk diteruskan kepadaUnit Kerja yang membidangi fungsi Risk Managementdi Kantor Pusat F. Melakukandokumentasiyang memadai untuk keperluanPengendalian Internal (InternalControl)
  • 12.
    Bandara Internasional Lombok REFRESHING PENERAPANMANAJEMEN RISIKO WEWENANG DAN TANGGUNG JAWAB Fungsi Risk Management di Kantor Cabang G. Mengkajisekurang-kurangnya 1 (satu)kali dalam setahun kecukupan dan kelayakandari kebijakan, pedoman, prosedur, instruksi kerja dan strategipenerapanManajemenRisiko{Risk Management}, serta menyampaikanrekomendasi perubahansecarahierarkikepada Pimpinan Kantor Cabang/Proyek/UnitBisnis untukditeruskan kepadaUnit Kerja yang membidangi fungsi Risk Managementdi Kantor Pusat. H. Memantaupelaksanaan KebijakanManajemen Risiko(Risk ManagementPolicy) yang telah ditetapkan.
  • 13.
    Bandara Internasional Lombok REFRESHING PENERAPANMANAJEMEN RISIKO WEWENANG DAN TANGGUNG JAWAB Pemilik Risiko A. melaksanakankeseluruhanProses Manajemen Risiko(Risk ManagementProcess) untuk meningkatkan kapabilitasmenghindariancamankerugiandan mengekploitasipeluangkeuntunganbagi ketercapaian sasarandan target-targetkinerja. B. melakukanpemutakhiran Register Risiko (Risk Register) dalam rangka dalamrangka melaporkan kemajuan pelaksanaanPenanganan Risiko (Risk Treatment) secaraberkala minimal2 (dua)kali dalam setahun kepada Komite Manajemen Risiko dan Direksi melalui Unit Kerja yang membidangi fungsi Risk Managementdi Kantor Pusat C. menunjukPemilikPenanganan Risiko (Risk TreatmentOwner)yang bertanggungjawabuntuk menyusun rencanaPenanganan Risiko (Risk Treatmentplan) dan melaksanakannya sesuai dengan batas waktuyang telahditetapkan.
  • 14.
    Bandara Internasional Lombok REFRESHING PENERAPANMANAJEMEN RISIKO WEWENANG DAN TANGGUNG JAWAB Pemilik Risiko D. melakukanpemutakhiran Register Risiko (Risk Register) dalam rangka pembaruanLaporan Profil Risiko kepadaDireksi. E. mengembangkanbudaya sadar Risiko(Risk consciousness) dalam setiapAktivitas fungsi Perusahaan.
  • 15.
    Bandara Internasional Lombok (ISO31000:2018–RiskManagementGuidelines REFRESHING PENERAPANMANAJEMEN RISIKO Hubungan antara Prinsip, Kerangka Kerja, dan Proses Manajemen Risiko
  • 16.
    Bandara Internasional Lombok REFRESHING PENERAPANMANAJEMEN RISIKO Proses Manajemen Risiko
  • 17.
    Bandara Internasional Lombok REFRESHING PENERAPANMANAJEMEN RISIKO Aplikasi Manajemen Risiko i-risk.ap1.co.id
  • 18.
    Bandara Internasional Lombok REFRESHING PENERAPANMANAJEMEN RISIKO Aplikasi Manajemen Risiko Review berjenjang Manager Senior Manager • Menginput Profil Risiko • Mengupdate Progress Penanganan Risiko • Menyetujui/Menolak Profil Risiko • Menyetujui/Menolak Progress Penanganan Risiko
  • 19.
    Bandara Internasional Lombok REFRESHING PENERAPANMANAJEMEN RISIKO Pengisian Pemantauan Penanganan Profil Risiko Risk Owner (Approval Senior Manager) 2022 5 April 5 Juli 5 Oktober 5 Januari 2023* 31 Maret 30 Juni 30 September 31 Desember Dateline Pemantauan Penanganan Risiko Triwulan I Triwulan II Triwulan III Triwulan IV
  • 20.
    Bandara Internasional Lombok REFRESHING PENERAPANMANAJEMEN RISIKO Pengisian Pemantauan Penanganan Profil Risiko Fungsi Manajemen Risiko Kantor Cabang (ApprovalGeneralManager) 2022 10 April 10 Juli 10 Oktober 10 Januari 2023* 5 April 5 Juli 5 Oktober 5 Januari Dateline Penyusunan Laporan Pemantauan Penanganan Risiko Triwulan I Triwulan II Triwulan III Triwulan IV