KAMIS 2 JANUARI

Pendorong Perubahan dan Pembaruan

TAHUN 2014

Eceran Rp 5.750

21

Lomba Perahu Mini di Waru Doyong
SEMENTARA itu, ke meriahan perayaan tahun baru
di Pantai Waru Doyong, Kelurahan Bulusan, Kecamatan
Ka lipuro, sedikit terganggu

kemarin. Lomba perahu layar
mini yang digelar di pantai itu
ter paksa dihentikan panitia
karena mendadak tidak ada
angin.

Lomba perahu mini itu sengaja digelar di pantai Waru
Doyong demi memeriahkan
tahun baru n
Baca Lomba...Hal 31

MERIAHKAN TAHUN
BARU: Penonton berjubel
di pantai Waru Doyong,
Kelurahan Bulusan,
Kecamatan Kalipuro.

GALIH COKRO BUWONO/RaBa

Tempat Wisata Full, Macet di Mana-mana
AIL Diserbu Pengunjung,
Watudodol Membeludak
ROGOJAMPI - Libur tahun baru
yang bersamaan dengan liburan
se kolah membawa dampak besar
terhadap sejumlah objek wisata di
Ba nyuwangi. Lantaran sejumlah
tempat wisata diserbu pengunjung,
jalan-jalan pun macet. Penumpukan
kendaraan terjadi di mana-mana,

mulai jalan kota hingga desa.
Pantauan koran ini, kemacetan
panjang terjadi menuju objek wisata
Agro Alam Indah Lestari (AIL) di
Desa Karangbendo, Kecamatan Rogojampi. Lewat Desa Karangbendo
maupun Desa Badean macet.
Kemacetan mulai terasa sejak pukul 08.30. Guna masuk ke lokasi wisata, pengunjung yang rata-rata menggunakan kendaraan pribadi dan umum
itu harus antre. “Ya lumayan juga. Dari

depan balai desa (Karangbendo) sampai
masuk AIL bisa sampai 1,5 jam setengah,”
ujar Setyorini, warga Situbondo yang
tahun ini memilih pelesir ke AIL.
Objek wisata AIL benar-benar dipenuhi lautan manusia. Manusia dari berbagai tingkatkan usia, mulai tua, muda,
hingga anak-anak, tumplek blek di sana.
Kehadiran mereka dihibur sejumlah
artis Banyuwangi, seperti Reni Farida,
Suliyana, Demy, Angga, dan lain-lain n

MACET TOTAL: Kondisi
jalan menuju wisata
AIL Rogojampi macet
total akibat pengunjung
membeludak.

Baca Tempat...Hal 31
NIKLAAS ANDRIES/RaBa

Pisah Ranjang, Depresi,
lalu Nyemplung Sumur

REFLEKSI OLAHRAGA

Gembleng Atlet demi
Sukses Porprov 2015
TANGGAL 19 Desember 2013 lalu pengu rus KONI Banyuwangi resmi di lantik.
Ke pengurusan di
bawah ko mando
Brigadir Nur mansyah itu diharapkan
b e r k i p ra h l e b i h
baik, terutama saat
Banyuwangi menjadi tuan rumah
Pe kan Olah Raga
Provinsi (Porprov)
2015 nanti.
Seorang atlet tidak
dilahirkan, tapi diDOK. RaBa
bentuk dengan
Drs. H. Teguh
pembinaan yang inSumarno, MM *
tensif dan terarah.
Selama ini strategi
pembinaan olahraga terfokus pada minat dan
prestasi atlet. Belum ada pendekatan pembinaan
olahraga, terutama mencari bibit-bibit atlet
muda n
Baca Gembleng...Hal 31

ANGKA KECELAKAAN

Setahun Renggut 190 Nyawa
BANYUWANGI - Angka kecelakaan lalu lintas
(laka) di wilayah hukum Polres Banyuwangi
selama 2013 ternyata naik cukup signifikan
dibanding tahun 2012. Tetapi, angka korban
meninggal mengalami penurunan dibanding
tahun sebelumnya.
Data di Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Banyuwangi, jumlah laka selama 2013
mencapai 882 kejadian. Pada tahun 2012 lalu
jumlahnya hanya 723 kejadian n
Baca Setahun...Hal 31

Jasad korban ditemukan Winarti sekitar pukul 08.30. Sebelumnya, istri dan sejumlah
sau daranya sempat mencari
kor ban ke beberapa rumah
saudara dan tetangga. “Korban
sejak pagi tidak ada, padahal
malam masih ada,” kata Agus
Widodo.
Setelah dicari ke sejumlah tempat
tidak ada, istri
dan sau dara
korban mencoba membuka sumur di dapur
rumahnya. Awalnya tidak ada
tanda-tanda korban berada di
dalam sumur itu. “Warga mencari dengan bambu panjang,
lalu korban keluar dari dasar
sumur,” jelasnya.
Saat tubuh korban muncul
ke permukaan, tubuhnya sudah lemas dan meninggal.
Selanjutnya, salah satu warga
tu run ke dasar sumur untuk
meng angkat tubuh korban.
“Di periksa oleh tim medis,
tidak ada tanda-tanda penganiayaan,” terangnya. (abi/c1/aif)

BUNUH DIRI

SHULHAN/RaBa

WARNA-WARNI: Usai mendengarkan ceramah Yusuf Mansur, warga dihibur pesta kembang api.

Yusuf Mansur Tanam Trembesi
JIKA di kota-kota besar menyambut tahun baru
di warnai hingar-bingar hiburan, di jantung kota
Banyuwangi justru digelar acara religi. Ribuan warga berkumpul di Taman Blambangan untuk mendengarkan ceramah Ustad Yusuf Mansur.

Di halaman kantor PCNU Banyuwangi digelar khataman Alquran. Di Masjid Agung Baiturahman (MAB)
digelar pengajian di malam tahun baru dengan mendatangkan Ustad Mahrus Ali n
Baca Yusuf...Hal 31

Garuda Terbang di Langit Banyuwangi
BANYUWANGI - PT. Garuda Indonesia
Tbk mematangkan rencana pembukaan
rute baru ke Bandara Blimbingsari, Kecamatan Rogojampi. Hari ini (2/1) pesawat Garuda akan melakukan uji coba
penerbangan gratis menggunakan pesawat

ATR72-600 dari Bandara Sukarno-Hatta
(Soeta) menuju Bandara Blimbingsari.
Dalam uji coba itu, beberapa petinggi perusahaan penerbangan pelat merah tersebut ikut
dalam penerbangan. Setidaknya, ada sekitar 10
pejabat PT. Garuda Indonesia yang ikut dalam

penerbanganJakarta-Banyuwangi-Depansaritu.
Pejabat PT. Garuda Indonesia dipimpin
langsung Director & Executive Vice President
Marketing & Sales, Erik Meijer. Selain pejabat
Garuda, Bupati Abdullah Azwar Anas dan
beberapa pejabat Pemkab Banyuwangi juga

ikut serta dalam penerbangan itu. “Kasubdit
Penerbangan Charter Kementerian Perhubungan Ibu Musdalifah juga ikut dalam penerbangan uji coba itu,” ujar Kadis Perhubungan
Suprayogi melalui Kabid Perhubungan Udara,
Ali Ruchi n
Baca Garuda...Hal 31

Kerja Keras Soekardjo Memacu Kemajuan Stikes Banyuwangi

Rancang Kebutuhan Kampus hingga 25 Tahun ke Depan
Prestasi yang diraih Sekolah
Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes)
Banyuwangi terus melesat.
Belum lama ini kampus di
bawah kepemimpinan DR.
H. Soekardjo, S.Kep, M. Kep
meraih penghargaan Pusat
Rekor Indonesia kategori
the best inspiring education
of the year. Berikut catatan
Manajer Iklan Jawa Pos
Radar Banyuwangi Sidrotul
Muntaha.
SABTU (31/12) lalu adalah hari paling bersejarah bagi civitas akademik
Stikes Banyuwangi. Sekitar pukul

http://www.radarbanyuwangi.co.id

GAMBIRAN - Nasib tragis menimpa Kaseno, 53. Warga Dusun Krajan, Desa Yosomulyo,
Ke camatan Gambiran, itu
mengakhiri hidupnya dengan
cara nyemplung sumur. Motif
bunuh diri itu diduga karena
korban sedang bermasalah dengan istrinya,
Winarti, 51.
Entah dipicu
persoalan
apa, yang
pasti Kaseno
su dah lama
pisah ranjang dengan istrinya.
Belakangan ini dia terlihat depresi. Bisa jadi karena tak kuat
menahan tekanan hidup, Kaseno nekat menceburkan diri
ke sumur di dapur rumahnya.
Kali pertama yang mengetahui
mayat Kaseno mengapung di
sumur adalah Winarti. Hasil pemeriksaan petugas kesehatan
dari Puskesmas Yosomulyo,
tidak ditemukan tanda-tanda
bekas penganiayaan. “Korban
di duga sengaja bunuh diri,”
tegas Wakapolres Banyuwangi
Kompol Agus Widodo.

12.30, sejumlah undangan menuju
hall Stikes di Jalan Letkol Istiqlah,
Banyuwangi. Dari sekian undangan
yang hadir, terlihat seorang pria
sibuk menerima ucapan dari kolega.
Dia adalah Ketua Stikes Banyuwangi
DR. H Soekardjo, S.Kep, M.Kep. Dengan
ramah pria berkacamata itu menyalami
setiap koleganya yang memberikan
selamat. Beberapa kolega yang hadir,
di antaranya Ketua Perwakes Wayan
Artha; Ketua Ikoma Onggeng Suharto;
dan penasihat hukum pendidikan
Stikes, Sugihartoyo, SH, MH.
Maklum, hari itu mantan ketua
Persatuan Perawatan Nasional Indo nesia (PPNI) Banyuwangi itu
mendapat penghargaan Pusat Rekor
Indonesia (PRI) kategori as the best
inspiring education of the year n
Baca Rancang...Hal 31

Pisah ranjang,
depresi,
nyemplung
sumur
Sebelum
nyemplung bilang:
selamat tinggal
2013!

Yusuf Mansur
tanam trembesi
Itung-itung ngaji
sambil beramal!

TOHA/RaBa

BUAH KERJA KERAS: Soekardjo mendapat apresiasi Pusat Rekor
Indonesia kategori The Best Inspiring Education of The Year.
email: radarbwi@gmail.com / beritaraba@gmail.com
22

Kamis 2 Januari 2014

PETERNAKAN

NIKLAAS ANDRIES/RaBa

MAHAL DAN LANGKA: Minimnya indukan menyebabkan
sapi anakan masuk target pemotongan.

Krisis Indukan, Sapi
Anakan pun Dipotong
ROGOJAMPI - Kenaikan harga ternak sapi rupanya tidak
menyebabkan para peternak dan pemilik sapi senang. Pasalnya, melonjaknya harga hewan tersebut tidak dibarengi
ketersediaan sapi yang memadai. Imbasnya, saat ini sapi
berukuran kecil pun sudah masuk target konsumsi alias
akan dipotong.
Pantauan koran ini di Pasar Hewan Rogojampi kemarin
(1/1), transaksi jual-beli sapi sebetulnya cukup bergairah.
Beberapa pedagang sapi dari sejumlah wilayah di Banyuwangi berkumpul menjajakan hewan ternak. Tidak hanya
sapi besar yang diperdagangkan, sapi berukuran kecil
(pedet) pun diperjualbelikan.
Fauzi, salah satu pedagang sapi menuturkan, harga sapi
saat ini melonjak cukup tinggi. Sapi ukuran super sudah
menembus harga Rp 18 juta per ekor. Sapi anakan dengan
usia rata-rata satu tahun diperdagangkan di kisaran Rp 11 juta
hingga Rp 12 juta. “Harga sapi memang tinggi,” tutur Fauzi.
Di tengah tingginya harga sapi tersebut, ada kekhawatiran di
kalangan peternak dan pemilik sapi, di antaranya minimnya
indukan. Pemilik dan peternak enggan melakukan pembibitan karena perhatian terhadap mereka minim sekali.
Bila kondisi itu dibiarkan, maka bisa mengancam populasi
sapi lokal. Sangat mungkin sapi lokal bakal punah alias habis.
Sebab, permintaan atas sapi terus meningkat. Sampai-sampai
sapi anakan pun dipotong untuk konsumsi. (nic/c1/als)

BAGAIMANA INI

ABDUL AZIZ/RaBa

FULL: Kolam renang di salah satu tempat wisata di Kecamatan Genteng dipenuhi pengunjung yang mandi kemarin (1/1).

Semua
Tempat
Wisata
Penuh

ABDUL AZIZ/RaBa

Jalan ke Bandara Berlubang
ROGOJAMPI - Jalan raya menuju Bandara Blimbingsari,
Kecamatan Rogojampi, berlubang cukup besar. Tentu itu
sangat membahayakan para pengendara yang melintas
di jalur tersebut.
Apalagi, awal tahun baru 2014 kemarin (1/1) jalan itu
padat kendaraan. Sebab, banyak wisatawan yang berlibur
ke Alam Indah Lestari, Pantai Blmbingsari, Pantai Blibis,
Pantai Pecemengan, dan Pancoran. Para wisatawan itu
melintasi jalur tersebut.
Para pengemudi kendaraan sebaiknya lebih berhatihati bila melintas di jalur tersebut. Sebab, kecelakaan lalu
lintas bisa saja terjadi akibat jalan berlubang tersebut.
Bagaimana ini? (azi/c1/als)

pengunjung lain.
Selain di Atlanta, kepadatan pengunjung
juga terlihat di Pantai Blimbingsari, Blibis,
dan Pecemangan, Kecamatan Rogojampi.
Sejak pagi, jalur menuju ketiga tempat
wisata itu dipadati kendaraan.
Hal sama juga terlihat di lokasi wisata
Pantai Pulau Merah. Sejak pagi, ribuan
pengunjung tumplek blek di tempat wisata
yang namanya semakin populer sejak digelar Internasional Surfing Competition
beberapa waktu lalu itu.
Puncaknya, pada sore hari pukul 14.00
arus menuju Pantai Pulau Merah macet
total hingga panjang lima kilometer.

“Macet total sampai sekarang,” kata Hatta,
seorang pengunjung Pulau Merah.
Seakan tak mau ketinggalan dengan
tempat wisata lain, Wanawisata Grajagan
(WWG) atau Pantai Grajagan, di Kecamatan Purwoharjo, yang selama beberapa
tahun terakhir sepi wisatawan, ternyata
kemarin dipadati ribuan pengunjung.
Sejak pagi hingga sore pukul 16.00, ribuan pengunjung berjubel mengunjungi
WWG. “Sampai sore ini masih padat pengunjung. Grajagan Banyuwangi pancen
sing tau sepi kang. Sekarang ramai lagi,”
kata Wahyudi, seorang pengunjung asal
Kecamatan Tegaldlimo. (azi/c1/als)

Luka Siswanto Akibat Trauma Sajam
Preman Gumirih yang
Tewas Dikeroyok

BERBAHAYA: Jalan menuju Bandara Blimbingsari berlubang.

GENTENG - Awal Tahun Baru 2014
dimanfaatkan ribuan masyarakat untuk
mengunjungi sejumlah objek wisata di
Banyuwangi. Bahkan, hampir semua
objek wisata dipenuhi wisatawan lokal.
Seperti terlihat di objek wisata Atlanta,
Desa Kembiritan, Kecamatan Genteng.
Sejak pagi, ribuan pengunjung memadati
wisata air di utara jalan raya provinsi itu.
Bahkan, saking banyaknya pengunjung
yang naik kendaraan roda dua dan empat, jalur menuju lokasi wisata tersebut
padat merayap. Bukan hanya itu, untuk
mendapatkan tiket masuk, pengunjung
harus rela berdesak-desakan dengan

BANYUWANGI - Penyebab
meninggalnya Siswanto alias
Wawan, 27, warga Dusun Krajan, Desa Gumirih, Kecamatan
Singojuruh, mulai ada titik
terang. Korban dengan luka
cukup parah di kepala bagian
atas itu dipastikan akibat sabetan senjata tajam (sajam).
Hasil otopsi yang dilakukan
di Instalasi Kedokteran Kehakiman (IKK) RSUD Blambangan, Banyuwangi, luka
cukup parah di kepala bagian
atas korban itu yang menjadi
penyebab pria yang belum
genap sepekan keluar dari
penjara itu meninggal. “Luka
di kepala itu karena trauma
sajam,” cetus Kepala IKK RSUD
Blambangan dr. Solakhudin.
Menurut Solakhudin, hasil
pemeriksaan yang dilakukan,
ada dua luka di kepala korban.
Dari kedua luka itu, jelas dia,
yang paling parah di bagian
atas. Panjang luka itu sekitar
15 centimeter dengan lebar
dua centimeter. “Luka akibat
trauma sajam itu tembus hingga tulang tengkorak dengan

dalam sekitar tiga centimeter,”
bebernya.
Selain dua luka di kepala,
terang dia, juga ada luka lain di
tangan kanannya. Bahkan, jari
tengah tangan kanannya patah
karena trauma benda tumpul.
“Banyak memar, seperti di pipi
kanan dan kiri, juga di bagian
tubuh lain,” bebernya.
Ditanya penyebab meninggalnya korban, Solakhudin
menyebut karena luka cukup
parah di kepala. Luka di kepala
bagian atas itu, jelas dia, menyebabkan pendarahan dalam
otak dan pendarahan di bawah
selaput otak. “Pendarahan itu
yang menyebabkan korban
meninggal,” katanya.
Seperti diberitakan harian
ini sebelumnya, Siswanto alias
Wawan yang dikenal sebagai
preman kampung dikeroyok
massa. Dalam kejadian itu,
korban mengalami luka cukup
parah dan tergeletak di tepi
simpang tiga Dusun Krajan,
Desa Gumirih, Kecamatan
Singojuruh.
Kapolres Banyuwangi AKBP
Yusuf menyampaikan, saat
dikeroyok warga, sebenarnya
korban masih hidup. Wawan
meninggal saat akan dikirim ke

RSUD Blambangan. “Korban itu
residivis yang sudah enam kali
masuk penjara. Dia meninggal dalam perjalanan ke RSUD
Blambangan,” terangnya.
Meski korban meninggal karena dikeroyok massa, kapolres
berjanji akan tetap mengusut.
Sementara ini barang bukti (BB)
yang telah diamankan adalah
celurit milik korban. “Celurit
yang kita amankan itu bukan
yang digunakan melukai korban,” katanya. (abi/c1/als)

OTOPSI:
Jenazah
Siswanto
alias Wawan
saat akan
diotopsi di
IKK RSUD
Blambangan.

AGUS BAIHAQI/RaBa

SUKSESKAN
PEMBANGUNAN
MAB: Suasana
tahlil akbar
dan haul
ulama dunia di
Masjid Agung
Baiturrahman
pada Selasa
malam (31/12).

ISTIMEWA

Sebulan Penuh Jamaah Hadiri Silaturahmi Pengajian Hajat
BANYUWANGI—Tahlil akbar
dan haul ulama dunia yang digelar Masjid Agung Baiturrahman
(MAB) saat malam pergantian
tahun, Selasa malam (31/12)
berlangsung khidmat. Panitia
menghitung sekitar 10 ribu jamaah
menghadiri acara akbar tersebut. Sejak sore, lokasi parkir MAB
mulai dipadati jamaah. Sebagian
besar mengendarai sepeda motor,
satu persatu para pengendara
berhenti di jalan timur MAB
yang membuat jalan semakin
menyempit lebih dari separuh.

Sehingga, parkir jamaah meluber
sampai Taman Sritanjung.
Sek retaris Umum Yayasan
MAB, Ir Iwan Aziz Siswanto mengatakan, puncak kegiatan harlah
ini bukan untuk menyambut
malam pergantian tahun, tapi
untuk menanggulangi kemaksiatan di malam tahun baru. Selain
melakukan tahlil, MAB juga menampilkan hadrah se-Kabupaten
Banyuwangi. Ceramah harlah
disampaikan oleh KH. Machrus
Aly dari Banyuwangi.
Iwan menambahkan, MAB memi-

liki program yang dinamakan silaturahmi pengajian hajat. Hingga
saat ini, tercatat sudah 50 masjid
yang mendaftar kepada takmir
MAB agar masjidnya bisa dijadikan
tempat kegiatan silaturrahmi pengajian hajat. Antusias jamaah yang
hadir dalam silaturahmi pengajian
hajat ini sangat luar biasa.
Rombongan takmir MAB beserta lembaga dan unit kegiatanusaha MAB yang mengisi acara
silaturrahmi pengajian hajat ini
dipimpin langsung oleh Ketua
Umum Takmir/YMAB KH. Habib

M. Mahdi Hasan.
“Kami menyampaikan terima
kasih kepada takmir dan jamaah
masjid di Kecamatan Wongsorejo, Kalipuro, Glagah, Rogojampi,
Sempu, dan lain-lain yang telah
mendukung sepenuhnya program
kegiatan takmir MAB. Insyaallah
pada tahun 2014, silaturrahmi
pengajian hajat akan dilaksanakan
rutin setiap Jumat malam Sabtu
di masjid besar se-Kabupaten
Banyuwangi, dan kalau perlu
sampai ke luar Kabupaten Banyuwangi,” cetusnya. (adv/als)

Pemimpin Redaksi/Penanggung jawab: Rahman Bayu Saksono. Redaktur Pelaksana: Syaifuddin Mahmud. Redaktur: Ali Sodiqin. Koordinator Liputan: Agus Baihaqi. Staf Redaksi: AF Ichsan Rasyid, Abdul Aziz, Niklaas
Andries,Sigit Hariyadi, Ali Nurfatoni (Banyuwangi), Edy Supriyono, Nur Hariri (Situbondo). Fotografer: Galih Cokro Buwono. Editor Bahasa: Minhajul Qowim. Lay Out/Grafis: Khoirul Muklis, Cahya Heriyanto, Ramada Kusuma Atmaja.
Pemasaran & Pengembangan Usaha: Elly Irwan Suryanto, Gerda Sukarno Prayudha, Benny Siswanto, Samsuri (Situbondo). Iklan: Sidrotul Muntaha, Tomy Sila, Yusroh Abdillah, W. Nugroho. Desain Iklan: Mohammad Isnaeni Wardan.
PENDORONG PERUBAHAN DAN PEMBARUAN
Keuangan: Citra Puji Rahayu. Kasir: Anissa Windyah Sari. Administrasi Iklan: Widi Ukiyanti . Administrasi Pemasaran: Anisa Febriyanti. Perpajakan: Cici Irma Setyani. Administrasi Biro Situbondo: Dimas Ayu Dewi Fintari.
Penerbit: PT Banyuwangi Intermedia Pers. SIUPP:1538/SK/Menpen/SIUPP/1999. Direktur: A. Choliq Baya. Alamat Redaksi/Iklan: Jl. Yos Sudarso 89 C Banyuwangi, Telp: (0333) 412224-416647 Fax Redaksi: 0333-416647, Fax
Iklan/Pemasaran: (0333) 415153, Biro Genteng: Jalan Raya Jember nomor 36 Genteng, Telp: (0333) 845860. Biro Situbondo: Jl. Wijaya Kusuma No. 60 Situbondo, Telp : (0338) 671982. Email: radarbwi@jawapos.co.id, radarbwi@yahoo.com, radarbwi@gmail.com. Rekening: Giro Bank
Mandiri Nomor Rekening 1430002019030. Surabaya: Yamin Hamid, Graha Pena Lt .15, Jl Ahmad Yani 88 Telp. (031) 8202259 Fax. (031) 8295473. Jakarta: Gunawan, Jl Raya Kebayoran Lama 17, Telp (021) 5349311-5, Fax. (021) 5349207. Tarif Iklan Display: hitam putih Rp 22.500/mmk,
berwarna depan Rp 35.000/mmk, berwarna belakang Rp 30.000/mmk, Iklan Baris Umum: Rp. 22.000/baris, Lowongan: Rp 50.000/baris, Sosial: Rp 15.000/mmk. Percetakan: Temprina Media Grafika, Jl Imam Bonjol 129 Jember Telp (0331) 320300.
Wartawan Radar Banyuwangi dilarang menerima uang maupun barang dari sumber berita.

Wartawan Radar Banyuwangi dibekali dengan kartu pers yang dikenakan selama bertugas.

Materi iklan/advertorial di luar tanggung jawab Radar Banyuwangi
22

Kamis 2 Januari 2014

PETERNAKAN

NIKLAAS ANDRIES/RaBa

MAHAL DAN LANGKA: Minimnya indukan menyebabkan
sapi anakan masuk target pemotongan.

Krisis Indukan, Sapi
Anakan pun Dipotong
ROGOJAMPI - Kenaikan harga ternak sapi rupanya tidak
menyebabkan para peternak dan pemilik sapi senang. Pasalnya, melonjaknya harga hewan tersebut tidak dibarengi
ketersediaan sapi yang memadai. Imbasnya, saat ini sapi
berukuran kecil pun sudah masuk target konsumsi alias
akan dipotong.
Pantauan koran ini di Pasar Hewan Rogojampi kemarin
(1/1), transaksi jual-beli sapi sebetulnya cukup bergairah.
Beberapa pedagang sapi dari sejumlah wilayah di Banyuwangi berkumpul menjajakan hewan ternak. Tidak hanya
sapi besar yang diperdagangkan, sapi berukuran kecil
(pedet) pun diperjualbelikan.
Fauzi, salah satu pedagang sapi menuturkan, harga sapi
saat ini melonjak cukup tinggi. Sapi ukuran super sudah
menembus harga Rp 18 juta per ekor. Sapi anakan dengan
usia rata-rata satu tahun diperdagangkan di kisaran Rp 11 juta
hingga Rp 12 juta. “Harga sapi memang tinggi,” tutur Fauzi.
Di tengah tingginya harga sapi tersebut, ada kekhawatiran di
kalangan peternak dan pemilik sapi, di antaranya minimnya
indukan. Pemilik dan peternak enggan melakukan pembibitan karena perhatian terhadap mereka minim sekali.
Bila kondisi itu dibiarkan, maka bisa mengancam populasi
sapi lokal. Sangat mungkin sapi lokal bakal punah alias habis.
Sebab, permintaan atas sapi terus meningkat. Sampai-sampai
sapi anakan pun dipotong untuk konsumsi. (nic/c1/als)

BAGAIMANA INI

ABDUL AZIZ/RaBa

FULL: Kolam renang di salah satu tempat wisata di Kecamatan Genteng dipenuhi pengunjung yang mandi kemarin (1/1).

Semua
Tempat
Wisata
Penuh

ABDUL AZIZ/RaBa

Jalan ke Bandara Berlubang
ROGOJAMPI - Jalan raya menuju Bandara Blimbingsari,
Kecamatan Rogojampi, berlubang cukup besar. Tentu itu
sangat membahayakan para pengendara yang melintas
di jalur tersebut.
Apalagi, awal tahun baru 2014 kemarin (1/1) jalan itu
padat kendaraan. Sebab, banyak wisatawan yang berlibur
ke Alam Indah Lestari, Pantai Blmbingsari, Pantai Blibis,
Pantai Pecemengan, dan Pancoran. Para wisatawan itu
melintasi jalur tersebut.
Para pengemudi kendaraan sebaiknya lebih berhatihati bila melintas di jalur tersebut. Sebab, kecelakaan lalu
lintas bisa saja terjadi akibat jalan berlubang tersebut.
Bagaimana ini? (azi/c1/als)

pengunjung lain.
Selain di Atlanta, kepadatan pengunjung
juga terlihat di Pantai Blimbingsari, Blibis,
dan Pecemangan, Kecamatan Rogojampi.
Sejak pagi, jalur menuju ketiga tempat
wisata itu dipadati kendaraan.
Hal sama juga terlihat di lokasi wisata
Pantai Pulau Merah. Sejak pagi, ribuan
pengunjung tumplek blek di tempat wisata
yang namanya semakin populer sejak digelar Internasional Surfing Competition
beberapa waktu lalu itu.
Puncaknya, pada sore hari pukul 14.00
arus menuju Pantai Pulau Merah macet
total hingga panjang lima kilometer.

“Macet total sampai sekarang,” kata Hatta,
seorang pengunjung Pulau Merah.
Seakan tak mau ketinggalan dengan
tempat wisata lain, Wanawisata Grajagan
(WWG) atau Pantai Grajagan, di Kecamatan Purwoharjo, yang selama beberapa
tahun terakhir sepi wisatawan, ternyata
kemarin dipadati ribuan pengunjung.
Sejak pagi hingga sore pukul 16.00, ribuan pengunjung berjubel mengunjungi
WWG. “Sampai sore ini masih padat pengunjung. Grajagan Banyuwangi pancen
sing tau sepi kang. Sekarang ramai lagi,”
kata Wahyudi, seorang pengunjung asal
Kecamatan Tegaldlimo. (azi/c1/als)

Luka Siswanto Akibat Trauma Sajam
Preman Gumirih yang
Tewas Dikeroyok

BERBAHAYA: Jalan menuju Bandara Blimbingsari berlubang.

GENTENG - Awal Tahun Baru 2014
dimanfaatkan ribuan masyarakat untuk
mengunjungi sejumlah objek wisata di
Banyuwangi. Bahkan, hampir semua
objek wisata dipenuhi wisatawan lokal.
Seperti terlihat di objek wisata Atlanta,
Desa Kembiritan, Kecamatan Genteng.
Sejak pagi, ribuan pengunjung memadati
wisata air di utara jalan raya provinsi itu.
Bahkan, saking banyaknya pengunjung
yang naik kendaraan roda dua dan empat, jalur menuju lokasi wisata tersebut
padat merayap. Bukan hanya itu, untuk
mendapatkan tiket masuk, pengunjung
harus rela berdesak-desakan dengan

BANYUWANGI - Penyebab
meninggalnya Siswanto alias
Wawan, 27, warga Dusun Krajan, Desa Gumirih, Kecamatan
Singojuruh, mulai ada titik
terang. Korban dengan luka
cukup parah di kepala bagian
atas itu dipastikan akibat sabetan senjata tajam (sajam).
Hasil otopsi yang dilakukan
di Instalasi Kedokteran Kehakiman (IKK) RSUD Blambangan, Banyuwangi, luka
cukup parah di kepala bagian
atas korban itu yang menjadi
penyebab pria yang belum
genap sepekan keluar dari
penjara itu meninggal. “Luka
di kepala itu karena trauma
sajam,” cetus Kepala IKK RSUD
Blambangan dr. Solakhudin.
Menurut Solakhudin, hasil
pemeriksaan yang dilakukan,
ada dua luka di kepala korban.
Dari kedua luka itu, jelas dia,
yang paling parah di bagian
atas. Panjang luka itu sekitar
15 centimeter dengan lebar
dua centimeter. “Luka akibat
trauma sajam itu tembus hingga tulang tengkorak dengan

dalam sekitar tiga centimeter,”
bebernya.
Selain dua luka di kepala,
terang dia, juga ada luka lain di
tangan kanannya. Bahkan, jari
tengah tangan kanannya patah
karena trauma benda tumpul.
“Banyak memar, seperti di pipi
kanan dan kiri, juga di bagian
tubuh lain,” bebernya.
Ditanya penyebab meninggalnya korban, Solakhudin
menyebut karena luka cukup
parah di kepala. Luka di kepala
bagian atas itu, jelas dia, menyebabkan pendarahan dalam
otak dan pendarahan di bawah
selaput otak. “Pendarahan itu
yang menyebabkan korban
meninggal,” katanya.
Seperti diberitakan harian
ini sebelumnya, Siswanto alias
Wawan yang dikenal sebagai
preman kampung dikeroyok
massa. Dalam kejadian itu,
korban mengalami luka cukup
parah dan tergeletak di tepi
simpang tiga Dusun Krajan,
Desa Gumirih, Kecamatan
Singojuruh.
Kapolres Banyuwangi AKBP
Yusuf menyampaikan, saat
dikeroyok warga, sebenarnya
korban masih hidup. Wawan
meninggal saat akan dikirim ke

RSUD Blambangan. “Korban itu
residivis yang sudah enam kali
masuk penjara. Dia meninggal dalam perjalanan ke RSUD
Blambangan,” terangnya.
Meski korban meninggal karena dikeroyok massa, kapolres
berjanji akan tetap mengusut.
Sementara ini barang bukti (BB)
yang telah diamankan adalah
celurit milik korban. “Celurit
yang kita amankan itu bukan
yang digunakan melukai korban,” katanya. (abi/c1/als)

OTOPSI:
Jenazah
Siswanto
alias Wawan
saat akan
diotopsi di
IKK RSUD
Blambangan.

AGUS BAIHAQI/RaBa

SUKSESKAN
PEMBANGUNAN
MAB: Suasana
tahlil akbar
dan haul
ulama dunia di
Masjid Agung
Baiturrahman
pada Selasa
malam (31/12).

ISTIMEWA

Sebulan Penuh Jamaah Hadiri Silaturahmi Pengajian Hajat
BANYUWANGI—Tahlil akbar
dan haul ulama dunia yang digelar Masjid Agung Baiturrahman
(MAB) saat malam pergantian
tahun, Selasa malam (31/12)
berlangsung khidmat. Panitia
menghitung sekitar 10 ribu jamaah
menghadiri acara akbar tersebut. Sejak sore, lokasi parkir MAB
mulai dipadati jamaah. Sebagian
besar mengendarai sepeda motor,
satu persatu para pengendara
berhenti di jalan timur MAB
yang membuat jalan semakin
menyempit lebih dari separuh.

Sehingga, parkir jamaah meluber
sampai Taman Sritanjung.
Sek retaris Umum Yayasan
MAB, Ir Iwan Aziz Siswanto mengatakan, puncak kegiatan harlah
ini bukan untuk menyambut
malam pergantian tahun, tapi
untuk menanggulangi kemaksiatan di malam tahun baru. Selain
melakukan tahlil, MAB juga menampilkan hadrah se-Kabupaten
Banyuwangi. Ceramah harlah
disampaikan oleh KH. Machrus
Aly dari Banyuwangi.
Iwan menambahkan, MAB memi-

liki program yang dinamakan silaturahmi pengajian hajat. Hingga
saat ini, tercatat sudah 50 masjid
yang mendaftar kepada takmir
MAB agar masjidnya bisa dijadikan
tempat kegiatan silaturrahmi pengajian hajat. Antusias jamaah yang
hadir dalam silaturahmi pengajian
hajat ini sangat luar biasa.
Rombongan takmir MAB beserta lembaga dan unit kegiatanusaha MAB yang mengisi acara
silaturrahmi pengajian hajat ini
dipimpin langsung oleh Ketua
Umum Takmir/YMAB KH. Habib

M. Mahdi Hasan.
“Kami menyampaikan terima
kasih kepada takmir dan jamaah
masjid di Kecamatan Wongsorejo, Kalipuro, Glagah, Rogojampi,
Sempu, dan lain-lain yang telah
mendukung sepenuhnya program
kegiatan takmir MAB. Insyaallah
pada tahun 2014, silaturrahmi
pengajian hajat akan dilaksanakan
rutin setiap Jumat malam Sabtu
di masjid besar se-Kabupaten
Banyuwangi, dan kalau perlu
sampai ke luar Kabupaten Banyuwangi,” cetusnya. (adv/als)

Pemimpin Redaksi/Penanggung jawab: Rahman Bayu Saksono. Redaktur Pelaksana: Syaifuddin Mahmud. Redaktur: Ali Sodiqin. Koordinator Liputan: Agus Baihaqi. Staf Redaksi: AF Ichsan Rasyid, Abdul Aziz, Niklaas
Andries,Sigit Hariyadi, Ali Nurfatoni (Banyuwangi), Edy Supriyono, Nur Hariri (Situbondo). Fotografer: Galih Cokro Buwono. Editor Bahasa: Minhajul Qowim. Lay Out/Grafis: Khoirul Muklis, Cahya Heriyanto, Ramada Kusuma Atmaja.
Pemasaran & Pengembangan Usaha: Elly Irwan Suryanto, Gerda Sukarno Prayudha, Benny Siswanto, Samsuri (Situbondo). Iklan: Sidrotul Muntaha, Tomy Sila, Yusroh Abdillah, W. Nugroho. Desain Iklan: Mohammad Isnaeni Wardan.
PENDORONG PERUBAHAN DAN PEMBARUAN
Keuangan: Citra Puji Rahayu. Kasir: Anissa Windyah Sari. Administrasi Iklan: Widi Ukiyanti . Administrasi Pemasaran: Anisa Febriyanti. Perpajakan: Cici Irma Setyani. Administrasi Biro Situbondo: Dimas Ayu Dewi Fintari.
Penerbit: PT Banyuwangi Intermedia Pers. SIUPP:1538/SK/Menpen/SIUPP/1999. Direktur: A. Choliq Baya. Alamat Redaksi/Iklan: Jl. Yos Sudarso 89 C Banyuwangi, Telp: (0333) 412224-416647 Fax Redaksi: 0333-416647, Fax
Iklan/Pemasaran: (0333) 415153, Biro Genteng: Jalan Raya Jember nomor 36 Genteng, Telp: (0333) 845860. Biro Situbondo: Jl. Wijaya Kusuma No. 60 Situbondo, Telp : (0338) 671982. Email: radarbwi@jawapos.co.id, radarbwi@yahoo.com, radarbwi@gmail.com. Rekening: Giro Bank
Mandiri Nomor Rekening 1430002019030. Surabaya: Yamin Hamid, Graha Pena Lt .15, Jl Ahmad Yani 88 Telp. (031) 8202259 Fax. (031) 8295473. Jakarta: Gunawan, Jl Raya Kebayoran Lama 17, Telp (021) 5349311-5, Fax. (021) 5349207. Tarif Iklan Display: hitam putih Rp 22.500/mmk,
berwarna depan Rp 35.000/mmk, berwarna belakang Rp 30.000/mmk, Iklan Baris Umum: Rp. 22.000/baris, Lowongan: Rp 50.000/baris, Sosial: Rp 15.000/mmk. Percetakan: Temprina Media Grafika, Jl Imam Bonjol 129 Jember Telp (0331) 320300.
Wartawan Radar Banyuwangi dilarang menerima uang maupun barang dari sumber berita.

Wartawan Radar Banyuwangi dibekali dengan kartu pers yang dikenakan selama bertugas.

Materi iklan/advertorial di luar tanggung jawab Radar Banyuwangi
24

Kamis 2 Januari 2014

PSSI-Persewangi
Didesak Gelar
Pertemuan

Sabet Tiga Emas
Kejurprov Jatim
SITUBONDO - Tiga atlet Taekwondo Situbondo berhasil menorehkan prestasi dalam
Kejuaraan Provinsi (Kejurporv) Taekwondo Jawa
Timur. Ketiganya berhasil meraih tiga medali
emas dalam event yang digelar di Bondowoso.
Tiga atlet tersebut adalah Ajeng Ratna Dewati
(U-38), Tiriswati Ulul Albab (U-33), dan Ferry
Angga Pratama (U-73). Selain medali emas, atlet
Taekwondo Situbondo, Angesti Nira Kirana, juga
meraih medali perak dan delapan atlet lain meraih
perunggu. “Jadi, total medali yang kita bawa pulang
dari kejurprov yang digelar 20-22 Desember lalu
12 medali,” terang Didies, manajer tim taekwondo
Situbondo yang hadir ke Kabupaten Bondowoso.
Menurut dia, ada 17 atlet yang diterjunkan di
kejuaraan tersebut. Mereka turun di kelas kyorugi
(fight). “Alhamdulillah, meski tidak semua membawa medali, tapi atlet yang kita turunkan tidak
terlalu mengecewakan. Lebih banyak yang pulang
membawa medali. Meski demikian, masih banyak
yang perlu kita benahi,” imbuh Didies.
Diungkapkan, pengiriman atlet ke Kejurprov
Jatim tersebut tidak mendapat anggaran dari
APBD. Namun, para atlet tetap memutuskan
mengikuti event tersebut demi pengalaman dan
jam terbang. “Harapannya, muncul atlet-atlet
yang bisa disiapkan ke Porprov 2015 mendatang
di Banyuwangi,” paparnya. (pri/c1/als)

ISTIMEWA

12 MEDALI: Para atlet taekwondo bersama pelatih dan manajer menunjukkan medali yang diraih.

Peserta Kejurkab Pencak Silat Tembus Ribuan
BANYUWANGI - Gelombang
peserta Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Pencak Silat Antarpelajar
Banyuwangi kian tidak terbendung.
Jumlah peserta yang siap tampil
dalam ajang tahunan tersebut cukup
banyak. Peserta ajang yang digelar
pada 15-25 Januari itu sudah mencapai ribuan pendekar.
Sebelumnya jumlah peserta hanya
600. Tapi, jumlah tersebut terus bertambah. Hingga kemarin sore (31/12)
jumlah peserta sudah menembus
angka 1.400. Itu berarti, bertambah
100 persen lebih hanya dalam 5
hari. Tidak menutup kemungkinan

SITUBONDO

jumlah peserta bakal bertambah
lagi menjelang pendaftaran ditutup
pukul 00.00 tadi malam (31/12).
Pengcab IPSI Banyuwangi selaku
penyelenggara tidak bisa membendung jumlah peserta. Dengan
banyaknya peserta justru menjadi
bukti bahwa pencak silat di Bumi
Blambangan kian berkembang. Melihat animo peserta yang luar biasa,
jajaran pengurus IPSI Banyuwangi
terkejut. Sebab, jumlah peserta yang
melimpah tersebut di luar dugaan.
Dengan banyak peserta yang ikut,
panitia dituntut bekerja keras menyukseskan ajang yang dipusatkan di

GOR Tawang Alun itu. ‘’Bagaimanapun juga agenda ini harus sukses,”
tegas Sekretaris Pengcab IPSI Banyuwangi, Mukayin.
Jumlah peserta yang banyak tersebut menorehkan sejarah baru bagi
IPSI Banyuwangi. Sebab, baru kali
ini jumlah pesertanya luar biasa. ‘’Ini
rekor,’’ kata Mukayin.
Sekadar tahu, ada dua kategori
dalam kejurkab tersebut. Pertama,
kategori tanding dan kategori TGR
alias seni, baik beregu maupun tunggal. Pesilat tampil sesuai kelas, yakni
mulai tingkat SD, SMP, hingga SMA.
Pesilat yang tersebar di berbagai

BANYUWANGI
• Bahan Bangunan •

Nissan X-Trail 2005 hitam, mulus, Plat P,
pajak panjang, 145 juta nego 08123353502

• Dunia Tas •

• Kijang PU ‘01 •

Ibu2 Mau Bisnis Tanpa Resiko Rugi?
H: 085238015470 (Dunia Tas/No SMS)

gan tim amatir,” kritiknya.
Manajemen Persewangi memang
harus bisa berbenah. Menangani
Persewangi memang membutuhkan pengorbanan. Jadi, jangan
sampai mencari keuntungan yang
dapat merugikan tim.
Terkait krisis finansial yang
melanda Persewangi, mantan manajer Persewangi
di era kepemimpinan
Michael Edi Hariyanto, Hermanto,
angkat suara. Dia
masih optimistis
kendala pendanaan
tersebut bisa diatasi pengurus.
‘’Masih ada solusi,” kata Herman.
Menurutnya, manajemen Persewangi jangan berjalan sendirisendiri. Harus ada upaya kerja
sama dengan berbagai pihak untuk menyelamatkan Persewangi.
‘’Coba PSSI diajak rembug terkait
masalah tersebut,” imbuh ketua
DPRD Banyuwangi itu.
Herman menuturkan, Persewangi
tidak bisa lepas dari PSSI sebagai
induk sepak bola di Banyuwangi.
Karena itu, Persewangi harus segera
melangkah dengan menggelar pertemuan dengan pengurus PSSI
Banyuwangi terlebih dahulu. ‘’Lebih
cepat lebih baik,” tandasnya.
Dia masih tidak sepakat jika ada
wacana ketua Persewangi harus
mundur. Sebab, masih ada cara
lain untuk mengatasi kondisi tersebut. (ton/c1/als)

• Nissan X-Trail ‘05 •

UD.WW Sedia Bahan Bangunan Hub.
082141840559 Juga Sedia Desain Rumah

Jual Kijang PU Diesel 2001 Htm Tgn 1 Istmw
Audio TV, VR, PWR STR, STNK, KIR, Terpal
Baru 86 Jt Nego H: 081336666171

Kursus Bhs Ingg intensif. Conversation,
TOEFL/TOEIC& uji kompetensi,msk stp hr,
srtifkt nasional/interns, cpt bisa, hub. Wichita
Internasional.Jl. J.A Suprapto 39B-7 Bwi , HP.
085232768999, PINBB 2939D6E2

New Launching, T100 dan T54, unit trbatas, Lok
Strtgis, CCTV, Atap Galvalum, Genteng Beton,
Drainase, Jln 8 m, One Gate System, Security, Hrg
Promo, H: 085 236 828 956, 085 234 074 222.

BANYUWANGI

BANYUWANGI

BANYUWANGI

• Suzuki APV ‘09 •

• Toyota Avanza ‘12 •

• KIA Picanto ‘05•

• Toyota Kijang ‘02 •

Dijual Suzuki APV GC415 tahun 2009
merah mtl hrg 113 juta nego barang
istimewa, bisa cash / kredit hub (0333)
631526-635176, 0811351148

Dijual Toyota New Avanza 1.3G MT tahun
2012 silver hrg 152,5 juta nego barang
istimewa, bisa cash / kredit hub (0333)
631526-635176, 0811351148

Dijual Kia Picanto MT tahun 2005 biru
mtl hrg 72,5 juta nego barang istimewa,
bisa cash / kredit hub (0333) 631526635176, 0811351148

Dijual Toyota Kjg LSX LF 82 spr (solar
tahun 2002 coklat mtl hrg 116 juta nego
barang istimewa, bisa cash / kredit hub
(0333) 631526-635176, 0811351148

• Daihatsu Xenia ‘12 •

• Innova ‘06 •

• Honda CRV ‘05 •

• Daihatsu Terios ‘11 •

Dijual Daihatsu Xenia F651RV AC dbl GMRFJ
4X2 MT tahun 2012 putih hrg 142,5 juta
nego barang istimewa, bisa cash / kredit
hub (0333) 631526-635176, 0811351148

Dijual Toyota Innova tahun 2006 diesel
type E siap pakai, AC dingin, audio,
full var, harga Rp. 147,5 juta nego, BU.
Hubungi: 087857422944

Dijual cepat Honda CRV Tahun 2005
Silver Matic, barang Istimewa, harga
165 juta nego, BU. bisa cash/kredit.
Hubungi: 081231130245

Dijual Daihatsu Terios F700 RG TS tahun
2011 hitam mtl hrg 142,5 juta nego
barang istimewa. Bisa cash/kredit hub
(0333) 631526 – 63176, 0811351148

• Innova ‘08•

• Isuzu Panther ‘96 •

• Daihatsu Xenia ‘12 •

Dijual Suzuki APV DLX GC 415V tahun
2008 hitam mtl hrg 112,5 juta nego
barang istimewa. Bisa cash/kredit hub
(0333) 631526 – 63176, 0811351148

• Paket Liburan •

BANYUWANGI

• Suzuki APV ‘08 •

• Grand Panji •

BANYUWANGI

sekolah dari tingkat sekolah dasar
(SD) hingga sekolah menengah
atas (SMA) se-Banyuwangi tersebut
akan bertanding mulai 15 hingga 25
Januari 2014.
Sesuai klasifikasi, tingkat SD berat
badan minimal 26 kilogram (kg)
hingga 30 kg. Tingkat SMP berat
badan peserta mulai 31 kg hingga
38 kg. Tingkat SMA berat badan 39
kg ke atas.
Ajang tersebut akan diputar setiap
hari. Rinciannya, jadwal pertama
pukul 08.00-2.00, lalu 13.30-15.00.
Sesi petang dimulai pukul 17.00 dan
berakhir 23.00. (ton/c1/als)

BANYUWANGI - Krisis finansial yang menghinggapi Persewangi
hingga kini belum teratasi. Padahal,
tim kebanggaan rakyat Banyuwangi
itu harus memulai kiprah dalam
Kompetisi Divisi Utama mulai 11 Februari mendatang.
Kendala pendanaan
membuat tim berjuluk
Laskar Blambangan
(The Lasblang) itu
terancam tidak bisa
ikut kompetisi kasta
kedua Liga Indonesia. Jika itu terjadi,
tentu akan menjadi
kerugian besar bagi pencinta sepak
bola di Bumi Blambangan.
Sampai saat ini manajemen The
Lasblang masih pusing tujuh keliling terkait keadaan tersebut. Padahal, mereka sudah tidak tinggal
diam dan terus mencari investor
demi menyelamatkan Persewangi
dari ancaman gagal berkompetisi.
Sebenarnya, banyak pihak yang
mau menanamkan saham di tubuh Persewangi. Dengan catatan,
manajemen Persewangi dirombak.
‘’Sebetulnya banyak yang siap menggelontorkan dana, cuma ketuanya
harus diganti,” cetus salah seorang
pencinta sepak bola Banyuwangi
yang namanya enggan dikorankan.
Kata dia, manajemen Persewangi
pada musim lalu memang tidak
mengelola tim secara profesional.
Padahal, tim tersebut bukan lagi
tim amatir. ‘’Jangan samakan den-

Dijual Kjg Innova EXW41 ac/dbl tahun
2008 hitam mtl hrg 147,5 juta nego
barang istimewa. Bisa cash/kredit hub
(0333) 631526 – 63176, 0811351148

Dijual Isuzu panther TBR 54 PRLC STD
tahun 1996 hijau muda mtl hrg 69,5 juta
nego barang istimewa. Bisa cash/kredit
hub (0333) 631526 – 63176, 0811351148

Dijual Daihatsu Xenia F651RV GMRFJ 4x2
MT tahun 2012 silver mtl hrg 142,5 juta
nego barang istimewa. Bisa cash/kredit
hub (0333) 631526 – 63176, 0811351148

• Toyota Rush ‘08 •
Djl Toyota Rush 2008 type S Manual,160 jt
tnp prantara, pajak bln 8, H: 08122721575

SITUBONDO
• Mitsubishi Kuda ‘99 •
Djl Mits Kuda ‘99 GLS Hijau Mutiara 85
Jt nego TP Perantara H:085330073888

SITUBONDO

BANYUWANGI

• Jl. Argopuro •

• Tentor •

J.Tnh 9000m2 Jl. Argopuro 15B Slt Bank
Mega Utr Royal 900 rb/m2 H. 082333008871

PEMBERITAHUAN

Sehubungan dengan ma kin
maraknya aksi penipuan yang
meman faat kan iklan jitu di
Koran Radar Banyuwangi kami
himbau kepada masya rakat
terutama pemasang iklan jitu
di Radar Ba nyu wangi un tuk
waspada dan berhati-hati. Bila
Anda me nerima tele pon,
SMS dengan mengatasnamakan petugas dari Radar Banyuwangi maka segera konfirmasi
ke Radar Banyuwangi (0333)
412224. Ra dar Banyuwangi tidak ber tang gung jawab
atas semua transaksi yang
ter jadi selain pema sa ngan
iklan secara resmi di Radar
Banyuwangi.

PEROLEHAN
SEMENTARA BALLOT
TOKOH FAVORIT
2013 TAHAP 6

Andi Mulyo

Dibutuhkan segera Tentor di Ganesha
Operation Unttuk MIPA dan IPS
dengan syarat S1 PTN, Lam Kirim ke
Jl. Brawijaya No.8 Banyuwangi 410880,
Jl. Wahid Hasim No 70,Genteng 843273

NO.
1
2
3
4

Arvy Rizaldy

NAMA
Dadang Wigiarto
Umi kulsum
Andi Mulyo
Arvy Rizaldy

Dadang
Wigiarto

BANYUWANGI
• STNK •
Hlg STNK P 3816 XC, an. Abdul Muim, Jl.
Tunggul Ametung 02/II Kel.Kebalenan

HASIL (%) NO.
80,00
20,00
0,00
0,00

5
6
7
8

NAMA

HASIL (%)

Ficky Septa Linda
Guntur Priambodo
Irwan setiawan
Sri Utami Faktuningsih

Ficky Septa
Linda

0,00
0,00
0,00
0,00

NO.

NAMA

9
10
11

Teguh Sumarno
Toni Hartono
Wendriawanto

Guntur Priambodo Irwan Setiawan

HASIL (%)

Sri Utami
Faktuningsih

0,00
0,00
0,00

DUKUNG TOKOH FAVORIT PILIHAN ANDA.
CARANYA, GUNTING BALLOT DI BAWAH INI, LALU KIRIMKAN KE
JAWA POS RADAR BANYUWANGI, JL YOS SUDARSO 89 C BANYUWANGI.

Teguh Sumarno

Toni Hartono

Umi Kulsum

Wendriawanto
Kamis 2 Januari 2014

KALEIDOSKOP
2013

29

Diwarnai Serangan Anjing Liar hingga Krisis Air
DI AKHIR 2013, Banyuwangi maupun
Situbondo diwarnai kejadian menarik.
Salah satunya adalah serangan anjing
liar yang melanda beberapa wilayah di
Banyuwangi, seperti di Kecamatan Licin,
Glagah, Cluring, dan lainnya. Anjing liar ini
menyerang ternak para petani. Utamanya
ternak kambing. Saking ganasnya, pihak
berwenang membentuk tim untuk menangulangi peristiwa yang menurut kepercayaan masyarakat hewan jadi-jadian itu.
Di bidang olahraga, even bertaraf internasional kembali digelar di Banyuwangi.
Namanya Banyuwangi Tour de Ijen.
Even kali kedua digelar ini menempuh
empat etape yang hampir menjangkau
seluruh wilayah kecamatan di Bumi
Blambangan. Para pembalap terbaik dari
berbagai belahan dunia tampil di ajang
yang masuk kalender UCI itu.
Kemudian, kerja keras yang dilakukan
Pemkab Banyuwangi meningkatkan
pertumbuhan ekonomi daerah, berbuah
penghargaan dalam ajang Otonomi
Awards 2013 yang digelar The Jawa Pos

Institute of Pro-Otonomi (JPIP). Banyuwangi berhasil meraih penghargaan kategori khusus daerah dengan terobosan
inovatif bidang pertumbuhan ekonomi.
Selain bidang pertumbuhan ekonomi,
Banyuwangi juga menerima penghargaan dalam bidang partisipasi publik.
Atas dua penghargaan yang diterima itu,
JPIP menganugerahkan grand champion
dalam kinerja politik.
Sementara itu, di Situbondo, sebanyak
46 lokasi yang terletak di wilayah pelosok
mengalami kekeringan saat musim
kemarau tiba. Belum adanya program
pipanisasi atau sumur bor memaksa
warga kesulitan mendapatkan air bersih.
Krisis air ini terjadi tiap tahun tanpa ada
upaya untuk menanggulangi.
Pada 7 November, sejumlah guru
honorer K.2 yang tidak diikutkan tes
CPNS melakukan aksi demonstrasi di
sejumlah lembaga negara. Seperti DPRD
dan kantor Pemkab Situbondo. Mereka
menuntut agar diikutkan tes CPNS seperti rekan-rekan mereka yang lain. (als)

29 NOVEMBER: Banjir melanda sejumlah kawasan di Banyuwangi. Antara
lain di Desa Labanasem, Kecamatan Kabat dan kawasan Gang Dowo, Dusun
Maduran, Desa Kedalamen, Kecamatan Rogojampi.

30 NOVEMBER: Bupati Anas (kanan) menerima Piala Otonomi
Award dari Menakertrans Muhaimin Iskandar.

17 AGUSTUS 2013: Pengusaha muda asal Banyuwangi,
Sonny Agus Setiawan mendapat penghargaan Crown
Diamond Manager dari PT Ratu Nusantara. Tampak Sonny
Agus Setiawan berfoto bersama Edhie Baskoro Yudhoyono
dan Siti Rubi Aliya Rajasa saat acara upacara HUT RI ke 68
di Istana Merdeka.
25 OKTOBER: Petugas BPBD menyalurkan air bersih bagi warga
Situbondo yang tinggal di daerah kering. Kemarau panjang
menyebabkan sejumlah daerah mengalami kekeringan.

1 NOVEMBER: Pemenang Banyuwangi Tour de Ijen jilid II usai mendapat kalungan medali.

7 NOVEMBER:
Ketua DPRD
Situbondo dan
ketua komisi
membubuhkan
tanda tangan
di kain kafan di
halaman DPRD
Situbondo
sebagai wujud
dukungan
perjuangan
Honorer K.2
yang tidak bisa
mengikuti tes
CPNS.
25 NOVEMBER: Ribuan botol bir tumpah ruah di Hutan
Baluran akibat truk yang membawanya terguling. Selama ini,
jalur Hutan Baluran memang terkenal rawan laka.

9 OKTOBER: Petugas Dinas Peternakan melakukan otopsi
kambing korban anjing liar di Kecamatan Licin.
Kamis 2 Januari 2014

RADAR

POLITIK

23

PANGGUNG PEMILU

PKB Tetap Pakai Gambar Gus Dur
BANYUWANGI - Larangan keluarga KH. Abdurrahman
Wahid agar gambar Gus Dur tidak dipasang sebagai
atribut kampanye mendapat tanggapan DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Banyuwangi.
Dalam menghadapi Pileg 9 April 2014 mendatang, DPC PKB
Banyuwangi akan tetap menggunakan gambar mantan ketua
Dewan Syuro DPP PKB tersebut. “Gus Dur adalah pendiri PKB.
Tidak ada yang berhak melarang PKB menggunakan gambarnya,” tegas Ketua Dewan Tanfidz DPC PKB Banyuwangi H.
Ba
Subagio
Joni Subagio.
Menu
Menurut Joni, perjalan
jalanan PKB tidak bisa dipisah
den
dengan kiprah
ma
mantan presiden RI ke-4 itu.
Sela
Selain Gus Dur
yang mendirikan
PKB, Gus Dur juga
memp
memperjuangkan
aspiras
aspirasi warga NU.
“Kami dulu masuk
PKB kar
karena NU dan
i
Gus Dur,” imbuhnya.
menye
Joni menyebut, selama
hid
hidupnya, Gus
ya u
a
hidupnya, Gus Dur hanya
sat
mendirikan satu partai. Pardi
tai itu, jelas dia, hanya PKB
yang kini di
dipimpin MuIska
haimin Iskandar. “Meski
keluarga me
melarang, kami
di DPC PKB Banyuwangi
tetapm
akan tetap menggunakan
gambar Gus Dur,” cetus
pria yang m
menjabat sebagai wakil k
ketua DPRD
B
i
Banyuwangi itu n
DOK.RaBa
H. Joni Subagio

Baca PKB...Hal 31

GALIH COKRO/RaBa

MELANGGAR: Pemasangan banner gambar caleg bertebaran di wilayah Banyuwangi. Pihak berwenang terkesan tak bertaring untuk membersihkan. baliho seperti ini.

Banner Caleg
kian Semrawut

BANYUWANGI - Pemasangan baliho, banner, dan billboard, untuk
kampanye para caleg bertebaran
di mana-mana. Ada yang ditempelkan di pohon dengan cara dipaku,
ada pula yang ditanam di jalan-

jalan strategis. Sederet alat peraga
itu dipasang dengan tujuan agar
si caleg mendapat simpati rakyat.
Sayang, cara yang digunakan para
caleg itu salah. Mereka memasang
alat peraga itu di sembarang tem-

pat. Sarana milik umum, seperti
tiang listrik, tiang telepon, dan pohon, juga ditempeli gambar caleg.
Kendati jelas-jelas melanggar, belum ada langkah tegas dari lembaga
yang ngurusi pemilu. (nic/c1/aif)

Suara Perempuan Dominasi DPT
Pemilih Perempuan
631.770, Laki-Laki
622.584 Jiwa
BANYUWANGI - Parpol peserta Pemilu 2014 di Banyuwangi tampaknya
harus memberikan perhatian lebih
terhadap pemilih perempuan. Pada
Pemilu 9 April 2014 mendatang, suara
perempuan masih mendominasi daftar
pemilih tetap (DPT) yang sudah ditetapkan KPU Banyuwangi.
Dari 1.254.354 orang pemilih yang
sudah terdaftar, sekitar 631.770 orang
atau sekitar 50,3 persen berasal dari
kaum Hawa. Sisanya, 622.584 pemilih
laki-laki. Mengacu DPT yang telah
ditetapkan KPU, dari 24 kecamatan di

14 KECAMATAN DOMINASI PEMILIH PEREMPUAN
Wongsorejo
Kalipuro
Banyuwangi
Glagah
Kabat
Rogojampi
Songgon

Cluring
28.519 orang
Purwoharjo
29.695 orang
Singojuruh
41.737 Orang
Gambiran
13.484 orang
Genteng
28.224 orang
Glenmore
39.056 orang
Kalibaru
20.819 orang
Sumber: KPU Banyuwangi

Banyuwangi, pemilih di 14 kecamatan
dikuasai kaum perempuan. Sisanya,
10 kecamatan, didominasi kaum lakilaki. “Jumlah pemilih perempuan dan
laki-laki masih berpotensi bertambah
karena warga masih diberi kesempatan

30.420 orang
25.791 orang
20.391 orang
23.805 orang
35.754 orang
28.618 orang
25.259 orang

mendaftar melalui DPT khusus,” ujar
Ketua KPU, Syamsul Arifin.
Warga yang belum terdaftar bisa melakukan pendaftaran melalui Panitia
Pemungutan Suara (PPS) di tingkat
desa/kelurahan atau melalui RT. “Juga

bisa mendaftar melalui Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK),” timpal Ketua
Pokja DPT KPU, Atim Hariyadi.
Karena kesempatan menjadi pemilih masih terbuka lebar, maka ada kemungkinan
besar jumlah perempuan akan bertambah
dari DPT yang sudah ditetapkan. Saat ini,
pemilih perempuan masih mendominasi
14 kecamatan, yakni Kecamatan Wongsorejo, Kalipuro, Banyuwangi, Glagah, Kabat,
dan Rogojampi.
Selain itu, Kecamatan Songgon, Cluring, Purwoharjo, Gambiran, Genteng,
Glenmore, dan Kalibaru. Di Kecamatan
Wongsorejo, dari 56.133 pemilih, 28.519
tercatat pemilih perempuan. Di Kecamatan Kalipuro, dari 58.513 pemilih,
29.695 merupakan pemilih perempuan.
(selengkapnya baca grafis). (afi/c1/aif)
BERITA UTAMA

Kamis 2 Januari 2014

31

HALAMAN SAMBUNGAN

Bisnis Sewa Perahu Laris Manis
n TEMPAT...
Sambungan dari Hal 21

Kepadatan kendaraan juga
terjadi di jalan raya Desa/Kecamatan Rogojampi. Kendaraan
roda dua (R2) dan roda empat
(R4) yang datang dari arah utara dan selatan menumpuk di
pusat kota Rogojampi hingga
menyebabkan antrean panjang.
Ribuan kendaraan warga

yang ingin merayakan Tahun
Baru 2014 di sejumlah tempat
wi sata di daerah Rogojampi
menyebabkan arus lalu lintas
padat merayap. “Semua jalan
macet,” kata Kapolsek Rogojampi, Kompol Bagio SP.
Jalan macet karena kendaraan
yang datang dari arah Ke camatan Srono bertemu kendaraan dari arah Kecamatan Singojuruh di Pertigaan Lincing,

Desa Rogojampi. “Tidak ada
jalan untuk pembuangan, jadi
ya macet seperti ini,” katanya.
Tingginya intensitas kenda raan dari dua arah itu diperparah dengan banyaknya
para sopir dan pengendara
motor yang tidak mau menaati
traffic light. Meski lampu merah menyala, kendaraan tetap menerobos. Itu yang menye babkan jalanan macet

total. “Dari arah Srono dan
Singojuruh bertemu di simpang
tiga ini. Kendaraan dari dua
arah itu dihadang kendaraan
dari arah utara,” ungkapnya.
Selain itu, kemacetan itu juga
terjadi akibat banyaknya kendaraan yang datang dari arah
ba rat, yakni dari Kecamatan
Songgon, dan kendaraan dari
arah timur atau dari Desa
Blimbingsari, Kecamatan Ro-

Terganggu Minimnya Angin Laut
n LOMBA...
Sambungan dari Hal 21

Selain itu, juga memeriahkan
petik laut yang kebetulan juga
digelar kemarin. “Lomba perahu
layar mini ini untuk memeriahkan
perayaan tahun baru,” terang salah
satu panitia, Bunahra.
Sebelum lomba perahu layar
mini dihentikan, panitia sudah

mempersiapkan semua peralatan mulai start hingga finish di
pantai. Bahkan, panitia juga sudah
memulai lomba. “Ya bagaimana
lagi, angin tidak ada,” ujar Bunahra kepada Jawa Pos Radar
Banyuwangi.
Dalam perlombaan perahu
mini tersebut, para pengunjung
sem pat melihat keindahan
pe rahu mini yang meluncur

dengan layar. Sayang, itu tidak
lama karena lomba dihentikan.
“Tidak ada angin, perahu ya tidak bisa jalan,” katanya.
Sembari menunggu angin datang, perlombaan sementara
dihentikan. Tetapi, setelah ditunggu hingga pukul 12.00, angin
tetap tidak datang. “Angin tidak
ada, jadi ya bubar, Mas,” cetus
Bunahra sambil tersenyum.

Lomba perahu layar mini yang
digelar di Waru Doyong tersebut sebenarnya mendapat perhatian para
pengunjung. Sambil menunggu
angindatang,sejumlahperahumini
dijadikan mainan di sekitar pantai.
“Kalau tidak ada angin, perahu kita
tidak bisa jalan, timpal Miswari, 23,
”
salah satu peserta lomba perahu
miniasalDesaBengkak,Kecamatan
Wongsorejo. (abi/c1/aif)

gojampi. “Kita minta bantuan
polres mengatur jalan ini,” sebut Bagio.
Arah selatan, antrean kendaraan di wilayah Kecamatan
Ro gojampi itu sampai Desa
Gladag, Kecamatan Rogojampi.
Arah utara, kemacetan hingga
Desa Labanasem, Kecamatan
Kabat. “Setiap liburan panjang macet seperti ini. Kema cetan bisa teratasi kalau
pem bangunan jalan tembus
diselesaikan,” ungkap Bagio.
Selain itu, pengunjung wisata
Pantai Watudodol, Klopoan, Cacalan, masuk Kecamatan Kalipuro, juga meningkat. Di tempat
tersebut, banyak warga yang
mandi di pantai dan ada juga yang
naik perahu. Membeludaknya
jumlah pengunjung tersebut
membawa berkah tersendiri bagi
jasa penyewaan perahu di Watudodol.
Budi, salah seorang penjaga
pe rahu mengatakan, setiap

orang dikenakan tarif Rp 5
ribu. Saat masa liburan seperti ini, dalam sehari dia bisa
menjalankan perahunya sebanyak 20 kali show. Dia bisa
mengantongi uang sampai Rp
700 ribu.
Hasil itu dipotong biaya bahan
bakar dan makan, selanjutnya
dibagi tiga antara pemilik dan
dua karyawan.
Salah seorang pengunjung,
Ardi, mengaku puas setelah
menaiki perahu. Menurut pemuda dari Kecamatan Sempu
tersebut, menaiki perahu kecil
cukup menantang. Sebab, sangat dekat dengan air laut. Itu
merupakan pengalaman pertama baginya. “Selama ini yang
dinaiki kan kapal ferry, ternyata
perahu kecil juga menarik,”
ungkap Ardi.
Sementara itu, di Pantai Cacalan yang terletak di Lingkungan Sukowidi, Kelurahan Klatak, pengunjung lebih ramai da-

ripada hari sebelumnya. Selain
karena masa liburan tahun baru,
kemarin bertepatan de ngan
Rabu Pungkasan (Wekasan),
yakni hari Rabu terakhir di bulan
Safar penanggalan Hijriah.
Masyarakat sekitar memiliki
tradisi menggelar selamatan
dan makan bersama di pantai
tersebut. Berbeda dengan petik
laut. Rabu Pugkasan merupakan
tradisi darat. Selamatan itu dimaksudkan sebagai wujud syukur dan doa kepada Tuhan Yang
Mahakuasa.
Lurah Klatak Efendi Kusuma
mengatakan, pihak kelurahan
sangat menyambut baik apa
yang dilakukan warga sekitar
Cacalan. Melalui Komunitas
Pe duli Pantai Cacalan (Kopi
Pancal), dia berharap Pantai Cacalan membawa manfaat
bagi masyarakat dan lingkungan.
“Kami sangat menyambut baik
upaya teman-teman Kopi Pancal,”
tegasnya. (nic/abi/mg1/c1/aif)

Pengunjung Meluber sampai Trotoar Polisi Melanggar 29 Kasus
n SETAHUN...

n YUSUF...

Sambungan dari Hal 21
Sambungan dari Hal 21

Pantauan koran ini, kehadiran Yusuf Mansur di Lapangan Blambangan benar-benar
menyita perhatian jamaah. Luas lapangan
tidak mampu menampung jumlah jamaah
yang membeludak. Pengunjung meluber
hingga di trotoar tepi Taman Blambangan.
Akibatnya, kemacetan tak dapat dihindari.
Beberapa ruas jalan menuju lokasi dipadati
kendaraan. Penerapan car free night juga
tidak terlalu memberi keleluasaan pengguna jalan.
Yusuf Mansur yang juga pengasuh
Pondok Pesantren Darul Quran, Kampung
Ke tapang, Cipondoh, Tangerang, Banten, itu mengajak hadirin lebih mendekatkan diri kepada Allah, yakni memperbanyak sedekah, memperbaiki tauhid,
dan memperbaiki ibadah. Sebelum mema suki lapangan, Bupati Banyuwangi
Abdullah Azwar Anas dan Yusuf Mansur
menyempatkan diri menanam bibit pohon
trembesi di sisi selatan Gesibu Banyuwangi.
Sekaligus itu menandai launching program
Sedekah Oksigen. (mg1/c1/aif)

“Laka mengalami kenaikan
159 kejadian atau 21,99 persen,”
ujar Kapolres Banyuwangi
AKBP Yusuf dalam rilis akhir
tahun di ruang Rupatama
Mapolres Banyuwangi kemarin.
Meski angka laka mengalami kenaikan, jelas kapolres, tapi korban
meninggal menurun. Pada 2012
lalu mencapai 227 orang dan
pada 2013 ini korban laka yang
meninggal turun menjadi 190
orang. “Turun 37 orang atau 16,2
persen,” sebutnya.
Sementara itu, angka kriminalitas ternyata menurun. Selama tahun 2013 yang tercatat

Sambungan dari Hal 21

Mencari bibit-bibit atlet
diperlukan trik khusus, misalnya
setiap cabang olah raga (cabor)
menggelar berbagai kompetisi
untuk menjaring atlet berbakat.
Biasanya, melalui kompetisikompetisi tersebut, bibit atlet
baru bermunculan dan dapat
menjadi aset. Cabor-cabor di
Banyuwangi sebenarnya punya
banyak orang berbakat. Namun,
bakat saja tidak cukup karena
harus ditunjang latihan, disiplin,
dan pemenuhan gizi.
Memang tidak dapat diingkari
bahwa prestasi atlet di samping ditentukan kemampuan
fisik dan ke te ram pilan, juga
dipengaruhi faktor-faktor kejiwaan, yakni mental.
Pendekatan menyeluruh harus
digunakan dalam mempelajari

n GARUDA...
IST

dari diri sendiri.
Secara garis besar, langkahlang kah pembinaan mental
atlet adalah mendiagnosis perkem bangan kejiwaan setiap
atlet. Hakikatnya, pembinaan
men tal merupakan langkah
utama yang harus ditetapkan dengan hati-hati dan perhitungan
cermat. Sehingga, betul-betul
menjamin bahwa dengan mental training tersebut pasti dapat
dicapai sasaran atau tu juan
yang ingin dicapai. Mental training dimaksudkan me ningkatkan keterampilan atlet dan
meningkatkan kekuatan mental.
Pengaruh faktor psikologis
atlet akan terlihat jelas pada
saat atlet bertanding. Beberapa
masalah psikologis yang paling
sering timbul di dunia olahraga
adalah saat pertandingan dan
latihan. Dengan membiasakan
diri berpikir positif, maka akan

berpengaruh sangat baik dalam
menumbuhkan rasa percaya
diri, meningkatkan motivasi,
dan menjalin kerja sama dengan berbagai pihak.
Motivasi yang kuat menunjukkan bahwa dalam diri atlet
ter sebut tertanam dorongan
kuat untuk dapat melakukan
sesuatu. Dengan pendekatan
psikologis, diharapkan atlet selalu
memperlihatkan motivasi yang
kuat dan bermain sebaik-baiknya,
sehingga dapat memenangkan
pertandingan. Oleh karena itu,
pelatih harus memperlihatkan
bahwa ia menghargai hasil kerja
atlet secara konsekuen. Semoga
slogan “Menuju Banyuwangi
Emas” menjadi motivasi seluruh
atlet Banyuwangi menuju Porprov
2015. (*)
*) Rektor Universitas PGRI
Banyuwangi

Sekolahkan 16 Dosen ke PT Ternama
Sambungan dari Hal 21

PRI adalah lembaga manajemen yang
meng khususkan diri pada pencatatan
pemecahan rekor dan memberikan penghargaan atas prestasi anak bangsa dalam
berbagai bidang.
Soekardjo dinilai berhasil memberikan
motivasi kepada seluruh civitas kampus
Stikes untuk berpikir lebih maju. Inspirasi
pendidikan yang ditanamkan Soekardjo
ke pada seluruh civitas dinilai mampu
mendongkrak popularitas kampus yang
dahulu bernama Akademi Keperawatan itu
menuju kampus Stikes hanya dalam kurun
waktu lima tahun.
Soekardjo menjelaskan, selama ini Stikes
dibangun atas political will yang baik dengan Pemkab Banyuwangi. Program dunia pendidikan kesehatan dan program
Pemkab Banyuwangi terjalin sangat baik.
Bahkan, Kampus Stikes dibangun dengan konseptual 25 tahun mendatang.
Program jangka panjang itu diprogram
sejak awal agar tercipta mutu pendidikan
yang berkualitas. Membangun dunia pendidikan, kata Sukardjo, kuncinya ada tiga,
yaitu membangun sumber daya manusia,

Sambungan dari Hal 21

DISAKSIKAN WABUP: Yusuf Mansur menasihati anak yatim.

mental dan fisik. Ditinjau dari
segi fisik, ma kanan dan gizi
memberi umpan kepada badan,
mental, dan spirit. La tihanlatihan kesegaran jasmani dapat mempengaruhi mental dan
membersihkan pikiran-pikiran
yang mengganggu.
Setiap kali menghadapi suatu
pertandingan, mental atlet
harus dipersiapkan agar siap
menghadapi rangsangan-rangsangan emosional, siap menanggung tugas berat, dan siap
menghadapi berbagai beban
mental. Kesiapan mental bertanding akhirnya tergantung
atlit yang bersangkutan, yaitu
dalam menyiapkan diri sendiri
secara emosional.
Kondisi mental yang kurang
baik akan mengakibatkan atlet
tidak dapat menanggung beban
mental, baik yang datang dari
lawan, dari penonton, maupun

n RANCANG...

ter larang (narkoba), masih
kata Yusuf, selama 2013 ini 82
ka sus. Dari sejumlah kasus
itu, polisi berhasil menangkap
102 tersangka. “Bukti yang kita
amankan adalah sabu, daftar
G, ekstasi, ganja, dan subuxon,”
jelasnya.
Bagaimana dengan pelanggaran yang dilakukan anggota
Polres Banyuwangi? Selama
2013 ini anggota yang terlibat
pelanggaran ada 29 kasus. Dari
jumlah itu, 20 kasus sudah
diselesaikan dalam sidang disiplin di Polres Banyuwangi.
“Tidak ada yang dipecat. Cuma
ada satu anggota yang dalam
proses pemberhentian,” cetusnya. (abi/c1/aif)

Terbang Gratis Diikuti 20 Wartawan

Mental Training Bisa Tingkatkan Keterampilan
n GEMBLENG...

di Satuan Reserse dan Kriminal
(Satreskrim) Polres Banyuwangi
men capai 1.253 kasus. Pada
2012 lalu angka kriminalitas
mencapai 1.509 kasus. “Angka
kriminalitas turun 250 kasus,”
ujar Yusuf.
Ribuan kasus kriminalitas
itu, lanjut Yusuf, didominasi
kasus pencurian dengan pemberatan (curat), yakni mencapai 245 kasus. Disusul perjudian dengan 209 kasus dan
penganiayaan mencapai 99
kasus. “Pidana melibatkan
anak mencapai 112 kasus. Dari
jumlah itu, 39 anak menjadi
tersangka dan 109 sebagai korban,” ungkapnya.
Kasus narkotika dan obat

sarana-prasarana, dan pasar. “Itu harus
seimbang agar berjalan seiring,” jelasnya.
Mengapa harus dipikir hingga 25 tahun
ke depan? Soekardjo menganalisis, ada
korelasi yang kuat antara sumber daya manusia, pendidikan, dan pembangunan. Dengan begitu, diperlukan perencanaan sejak
dini agar ke depan pendidikan berjalan
sesuai harapan. “Negeri China saja konsep
pendidikan jangka panjangnya untuk 100
tahun ke depan,” ujar pria yang meskipun
sudah tua masih terlihat bugar itu.
Sebagai sekolah pendidikan kesehatan,
Stikes akan menambah sejumlah program
studi (prodi). Tahun 2014 ini Stikes akan
membuka D3 farmasi. Tahun 2015, Stikes
berencana membuka prodi gizi dan analis.
Jangka panjangnya adalah mendirikan prodi
kedokteran. “Mendirikan prodi kedokteran,
syaratnya harus memiliki rumah sakit sendiri
untuk praktik para mahasiswa. Insya-Allah
kami akan menuju ke sana,” jelas Soekardjo.
Sementara itu, Soekardjo dinilai tidak
hanya mampu menganalisis kebutuhan
pendidikan ke depan dengan baik, mantan
kabag Tata Usaha RSUD Blambangan itu
juga dianggap teladan bagi semua dosen
pengajar Stikes. Menurut dia, dosen sebagai tenaga pendidik profesional tidak

cukup hanya menguasai ilmu yang akan
diajarkan, melainkan juga harus memahami kondisi mahasiswa yang dihadapi.
Oleh karena itu, sangat diperlukan dosen
yang inspiratif, mampu mendidik, memberi teladan yang baik, dan bisa memahami
kondisi kejiwaan mahasiswa, serta mampu
memotivasi dan memberi semangat peserta didik ke arah kemajuan. “Agar bisa
menjadi sosok dosen yang inspiratif, dosen
harus mampu memegang prinsip care,
share, trust. Dosen harus mampu memberi
perhatian, merangkul, memberi semangat,
dan memotivasi para mahasiswa, serta
bisa membagi ilmu yang dimiliki dengan
menciptakan suasana pembelajaran yang
kreatif, inovatif, dan menantang,” jelasnya.
Demi mendukung kualitas dosen yang
inspiratif, Stikes menyekolahkan 16 dosen
ke strata magister dan doktor ke beberapa
perguruan tinggi (PT) ternama. Ada yang
di Universitas Indonesia, Universitas Padjadjaran, Universitas Negeri Solo, Universitas Airlangga, Universitas Brawijaya,
Universitas Udayana, dan Universitas Gajah
Mada. “Guna meningkatkan kualitas dosen
Stikes, para dosen harus disekolahkan ke
tingkat yang lebih tinggi,” timpal Ketua
Perwakes, Wayan Artha. (c1/aif)

Selain rombongan Bupati Anas
dan petinggi PT. Garuda Indonesia, juga ikut rombongan
wartawan Jakarta. Sedikitnya,
ada sekitar 20 kuli disket dari
berbagai media nasional ikut
terbang menggunakan pesawat
yang baru datang dari Prancis itu.
Pesawat akan take off di Bandara Soekarno-Hatta Jakarta
pada pukul 08.00. Direncanakan
akan landing di Bandara Blimbingsari sekitar pukul 10.30 WIB.

Kedatangan rombongan Bupati
Anas bersama pejabat PT. Garuda
Indonesia itu akan disambut Wakil
Bupati Yusuf Widyatmoko.
Meski hanya sebatas uji coba
penerbangan, tapi pemerintah
daerah menyiapkan acara khusus untuk menyambut kedatangan rombongan pejabat PT.
Garuda Indonesia. Setiba di
Bandara Blimbingsari, pejabat
PT. Garuda Indonesia akan disambut acara khusus di ruang
VVIP Bandara Blimbingsari.
Dalam acara penyambutan
itu, ada acara seremonial be-

rupa ucapan selamat datang
dari pemerintah daerah. Perwakilan direksi PT. Garu da
Indonesia juga akan memberikan sambutan. Acara itu akan
diakhiri makan siang bersama.
Usia menyantap hidangan makan siang, rombongan pejabat
PT. Garuda Indonesia bersama
rombongan akan melanjutkan
penerbangan menuju Bandara
Ngurah Rai, Bali. “Pesawat rombongan direksi PT. Garuda Indonesia
itu akan take off dari Bandara
Blimbingsari sekitar pukul 13.00,”
tambah Ali Ruchi. (afi/c1/aif)

Dikenal sebagai Bapak Bangsa
n PKB...
Sambungan dari Hal 23

Di hadapan para PAC PKB dan
calon anggota legislatif (caleg), Joni
menyerukan dalam pembuatan
alat peraga partai dan caleg tidak
lupa memasang gambar Gus Dur.
“Apa yang kami lakukan ini bentuk
penghormatan kepada beliau
(Gus Dur),” jelasnya.
Gus Dur yang dikenal sebagai
bapak bangsa, masih kata Joni,
bukan hanya milik keluarga.
Bila keluarga melarang peng-

gunaan gambarnya, maka itu
mengecilkan peran Gus Dur.
Padahal, Gus Dur adalah milik
bangsa dan sangat disegani dunia. “Gus Dur menjadi panutan
warga NU dan PKB. Gus Dur
juga milik PKB,” tandas Joni.
Sebagaimana diketahui, almarhum mantan presiden RI
keempat, Abdurrahman Wahid alias Gus Dur, sempat menulis wasiat terkait larangan pemasangan nama dan gambarnya
untuk partai atau caleg sebagai
atribut alat peraga kampanye.

Karena itu, keluarga ber hak
menyomasi semua pihak yang
memasang gambar Gus Dur
tanpa izin keluarga Gus Dur.
Istri almarhum Gus Dur, Sinta
Nuriyah, me-warning semua
pihak yang merasa memasang
foto, tulisan nama, dan video
Gus Dur, pada alat peraga kampa nye par tai maupun ca leg
tanpa seizin keluarga agar segera
menurunkan dan mencopotnya.
Jika tidak, akan disiapkan langkahlangkah untuk menuntut secara
hukum. (abi/c1/aif)

Bus Perintis Beroperasi Triwulan I
BANYUWANGI - Pasca sukses nya uji coba bus jurusan
Ba nyuwangi-Bondowoso via
Gunung Ijen, Perum Damri tampaknya segera me realisasikan rute angkutan perintis tersebut. Rute angkutan
perintis yang melalui medan
cukup ekstrem, itu nyaris dapat
di pastikan mulai beroperasi
pada triwulan pertama 2014.
Kepala Cabang (Kacab) Perum Damri Banyuwangi, Hery
Subagiyo mengatakan, berdasar hasil uji coba, rute angkutan perintis BanyuwangiBondowoso via Gunung Ijen
sa ngat layak dilalui. “Sejak
pelaksanaan Banyuwangi Tour
de Ijen (BTdI) pertama di tahun
2012, sarana dan prasarana sangat bagus (di kawasan Gunung
Ijen),” ujarnya kemarin (31/12).
Dijelaskan, di lereng Gunung
Ijen memang terdapat beberapa
tanjakan ekstrem, khususnya

di kawasan tanjakan Erek-erek.
Namun, tanjakan-tanjakan itu
diprediksi akan dapat dilalui
dengan mudah dan aman. Sebab,
bus yang akan dioperasikan
untuk melayani rute angkutan
perintis tersebut merupakan bus
baru. Bus ukuran medium, itu
berkapasitas 24 tempat duduk.
“Bus sudah ada. Tinggal kita
ambil di pusat,” kata dia.
Lebih lanjut Hery me ngatakan, proses persiapan pengoperasian bus angkutan perintis,
itu saat ini berada di satuan
kerja (satker) Provinsi Jatim. Dia
optimistis, rute angkutan perintis
Banyuwangi-Bondowoso, itu
dapat mulai beroperasi triwulan
pertama 2014. “Bus yang
melayani rute angkutan perintis
di Banyuwangi, itu adalah bus
ekonomi non air conditioner
(AC),” paparnya.
Masih menurut Hery, meskipun bus yang dioperasikan

untuk melayani rute angkutan
pe rintis dipastikan bus ekonomi, tetapi pihaknya belum
tahu persis tarif yang akan
di kenakan kepada para penumpang. Menurut dia, tarif
di tentukan oleh Direktorat
Jenderal Perhubungan Darat.
“Yang pasti tarifnya sesuai
dengan kelasnya, yakni kelas
ekonomi,” cetusnya.
Sekadar tahu, selain angkutan
perintis Banyuwangi-Bondowoso
melalui jalur Ketapang, Licin,
Jambu, Ijen, dan Bondowoso,
Pe r u m D a m r i ju ga a k a n
mengoperasikan rute angkutan
perintis jurusan Sarongan-Jajag
melalui wilayah Kecamatan Pesanggaran. “Tujuan pengoperasian angkutan perintis, itu untuk
membantu Pemkab Banyuwangi
dalam hal pengembangan potensi
wisata dan pengembangan
perekonomian masyarakat,”
pungkasnya. (sgt/c1/aif)
32

Kamis 2 Januari 2014

Dikira Maling Motor,
Digebuki Massa
NUR HARIRI/RaBa

HUJAN: Ratusan warga menghabiskan waktu dengan mandi di Pantai Pathek, Desa Gelung, kemarin (1/1).

Pathek Dikarcis, Pengunjung Protes
PANARUKAN - Libur awal
Tahun Baru 2014 tak disiasiakan warga berlibur di sejumlah objek wisata di Situbondo. Salah satu yang menjadi jujugan adalah Pantai
Pathek di Desa Gelung, Kecamatan Panarukan.
Meski kemarin Pantai Pathek
terus diguyur hujan sejak pagi
hingga sore, ternyata semangat warga mendatangi pantai
tersebut tidak patah. Bahkan, di
bawah guyuran hujan, ratusan
warga tetap mandi di pantai.
Yang beda dengan hari-hari
biasa, selama libur tahun baru
kemarin (1/1) pengunjung
pantai tersebut harus mengeluarkan uang untuk membeli
karcis sebesar Rp 10 ribu per
orang. “Karcisnya Rp 10 ribu.
Kalau tidak pakai karcis tidak
bisa masuk,” kata Hakim, salah
seorang warga Kalibagor yang
berkunjung ke Pantai Pathek.
Adanya karcis masuk ke Pantai Pathek itu dikeluhkan banyak warga. Mereka menganggap harga karcis Pantai Pathek
terlalu mahal. “Mahal, masak
masuk saja sepuluh ribu,” kata
Erni, warga Situbondo.
Menurut Bari, salah seorang
petugas yang menjaga pintu
masuk, pemberlakuan karcis
itu terjadi setiap tahun baru.
“Sudah tujuh tahunan, Mas.
Tapi cuma untuk satu hari ini
saja. Hari kedua dan seterusnya tidak ada lagi,” terang Bari
sambil mengatur kendaraan
keluar-masuk Pantai Pathek.
Dikatakan, hasil penjualan
karcis Pantai Pathek tersebut
akan dibagi dengan pihak
desa. Mereka yang menjaga

pintu masuk sudah terdata
dengan baik. “Hasilnya dibagi
dengan desa,” terang Bari

sambil mengangkat gedhek
untuk membuka-tutup pintu
masuk. (rri/c1/als)

Edy Supriyono/RaBa

PADAT: Wisatawan domestik memadati Pantai Pasir Putih,
Kecamatan Bungatan, kemarin (1/1).

Pasir Putih Penuh
BUNGATAN-Hujanyangmengguyursejakpagiharitakmenyurutkan niat warga untuk merayakan
libur tahun baru. Terbukti, ribuan
pengunjung tetap memadati Pantai Wisata Pasir Putih di Desa Pasir Putih, Kecamatan Bungatan,
Kabupaten Situbondo, kemarin
(1/1).Bahkan,merekatetaptenang
mandi di pantai.
Pengunjung tak hanya berasal dari wilayah Situbondo, tapi
juga kabupaten-kabupaten
lain di Tapal Kuda, seperti Jember, Bondowoso, Probolinggo,
Banyuwangi, bahkan Surabaya
dan sekitarnya. Saking banyaknya pengunjung, lalu lintas
Jalur Pantura padat merayap.
Personel kepolisian, mulai

Sabhara, Intelkam, hingga Polantas, sejak pergantian malam
tahun baru disiagakan di objek
wisata andalan Kota Santri itu.
Itu dilakukan demi mengantisipasi segala hal yang tidak
diinginkan, mulai kemacetan
hingga tindakan kriminal.
”Kita menerjunkan puluhan
personel lantas untuk mengatur arus lalin di Jalur Pantura,”
terang Kasatlantas Polres Situbondo, AKP Endro Abrianto.
Direktur Perusda Pasir Putih,
Danial Maulana  mengatakan,
momentum pergantian tahun
disambut suka cita pihaknya.
“Makanya, khusus tahun baru ini
kita menambah sejumlah fasilitas
hiburan, ungkapnya. (pri/c1/als)
”

Sambut Tahun Baru, Smapank Selawatan
PANARUKAN - Kegiatan akhir
tahun identik dengan kegiatan
hura-hura, bersenang-senang,
pagelaran musik yang ditandai
dengan pesta kembang api dan
semacamnya. Namun, keadaan
tersebut berbeda 180 derajat
dengan yang dilakukan keluarga
besar SMAN 1 Panarukan (Smapank) di malam pergantian
tahun baru 2014.
Dia akhir tahun 2013 Selasa
malam (31/12), lembaga pendidikan yang dipimpin Ahmad
Jaenuri itu mengisinya dengan
kegiatan positif. Yakni, pengajian akbar dengan agenda
pembacaan selawat dan istighotsah. Pengajian akbar ini dihadiri ribuan peserta. Mereka
terdiri dari seluruh siswa, wali
murid, guru, karyawan serta
masyarakat sekitar.
Hadir dalam acara yang ditempatkan di halaman SMAN 1
Panarukan ini, sejumlah habaib
dari Kota Situbondo maupun dari
luar kota dan Pulau Madura, serta
jajaran Muspika dan Muspida
Situbondo. Meski diguyur hujan
deras, hal itu tak banyak berpengaruh terhadap terlaksananya
kegiatan yang diberi nama “Gema
Selawat; Reflekasi Akhir tahun,
menyongsong tahun baru penuh
optomisme” ini.
Semua yang hadir kemudian
bermunajat bersama. Harapan-

Edy Supriyono/RaBa

POSITIF: siswa-siswi Smapank bersama wali murid, guru,
karyawan, serta masyarakat sekitar melakukan selawatan dan
istighotsah di awal Tahun baru 2014.

nya akan berdampak positif bagi
seluruh siswa dan seluruh civitas akademika. “Kita bemunajat
agar selalu diberi kesuksesan
dalam mencapai visi-misi sekolah, khususnya sukses dalam
pelaksanaan ujian nasional
yang akan dilaksanakan pada
April 2014,” terang Kepala SMAN
1 Panarukan, Ahmad Jaenuri.
Menurut dia, kegiatan Gema
Selawat sejalan dengan visi
SMA Negeri 1 Panarukan.
Yakni, mencetak generasi
yang berkarakter dan berprilaku santun, sopan serta
mentatai peraturan baik di
sekolah, maupun masyarakat.
“Kegiatan juga sejalan dengan
implementasi kurikulum 2013,
dimana SMAN 1 Panarukan
sebagai salah satu dari tiga

SONGSONG TAHUN BARU: Kepala SMAN 1 Panarukan, Ahmad
Jaenuri (berdiri) memberikan sambutan dalam pelaksanaan Gema
Selawat, Selasa malam (31/12)

sekolah yang ditunjuk oleh
pemerintah sebagai sekolah
sasaran yang menjadi pilot
project pelaksanaan kurikulum 2013,” imbuhnya.
Jaenuri menjelaskan, implemntasi kurikulum 2013 menekankan
pada empat aspek kompetensi
inti. Yaitu, kompetensi ketuhanan, sosial, pengetahuan dan
keterampilan. Kegiatan pengajian dan gema selawat sejalan
dengan semangat kurikulum
2013 dari segi ketuhanan dan
sosial. “Kegiatan ini juga untuk
menyambut peringatan maulid
Nabi Muhammad SAW,” terang
Jaunuri. (pri/adv/als)

SITUBONDO - Dikira maling
motor, Nur Kholis, pemuda
asal Desa Taman Krocok, Kecamatan Tegal Ampel, Bondowoso, dihajar massa kemarin (1/1).
Pemuda 27 tahun itu pun babak
belur dan tidak jadi berlibur ke
Pantai Pasir Putih, Kecamatan
Bungatan, Situbondo.
Sebelum menjadi target
amukan massa, Nur Holis
hendak berlibur dan mendatangi Pantai Pasir Putih
sekitar pukul 14.00 kemarin.
Dirinya mengendarai motor
Honda Revo bernopol P 60704
DO dari Bondowoso.
Namun, karena Jalur Pantura,
Kecamatan Bungatan, sangat
padat, motor yang ia kemudikan
menabrak traffic cone di depan
petugas lantas Polres Situbondo.
Karena takut, pemuda itu langsung kabur dan melanjutkan
perjalanan menuju wisata Pantai Pasir Putih dengan kecepatan
cukup tinggi.
Namun, karena para pen-

NUR HARIRI/RaBa

BABAK BELUR: Pria yang diduga maling diamankan petugas
kepolisian kemarin (1/1).

gunjung Pasir Putih cukup
padat, motor Kholis menabrak
salah seorang pengunjung.
Lantaran itulah warga curiga
dan menyangkanya maling
motor. Tanpa dikomando, para
pengunjung mengejar Kholis.
Begitu tertangkap, Kholis langsung digebuki hingga babak
belur. Beruntung, petugas kepolisian yang berjaga-jaga di
lokasi segera menghentikan

amuk massa. Pria itu langsung
diamankan petugas. “Untuk
menghindari hal-hal yang tidak
diinginkan, kami langsung mengamankannya ke Pos Lantas
Pasir Putih,” terang AKP Karyoto,
Kapolsek Bungatan, Situbondo.
Dikatakan, kasus tersebut
tetap diselidiki demi memperjelas motornya. “Apa pun
alasannya dia tetap salah, karena itulah kami menyerahkan

kasus dugaan pencurian motor
itu kepada bagian Reskrim,”
terang AKP Karyoto.
Kepada polisi, pria tersebut mengaku bukan pencuri.
Dirinya kabur lantaran takut
ditilang setelah menabrak
traffic cone di depan petugas. ”Saya bukan pencuri,
Pak. Saya kabur karena takut
ditilang. Saya menabrak pembatas jalan. Ini STNK dan SIM
saya,” kata Nur Kholis kepada
petugas.
Meski begitu, pihak kepolisian akan tetap melakukan
penyelidikan. Anggota Satuan
Reskrim yang sedang bertugas di wisata Pasir Putih juga
diturunkan untuk memintai keterangan Nur Kholis.
“Tentu petugas tidak langsung
percaya begitu saja. Kalau
hanya menabrak traffic cone,
kok sampai panik begitu.
Makanya ini tetap dimintai
keterangan dulu,” pungkas
AKP Karyoto. (rri/c1/als)

Radar Banyuwangi | 2 Januari 2014

  • 1.
    KAMIS 2 JANUARI PendorongPerubahan dan Pembaruan TAHUN 2014 Eceran Rp 5.750 21 Lomba Perahu Mini di Waru Doyong SEMENTARA itu, ke meriahan perayaan tahun baru di Pantai Waru Doyong, Kelurahan Bulusan, Kecamatan Ka lipuro, sedikit terganggu kemarin. Lomba perahu layar mini yang digelar di pantai itu ter paksa dihentikan panitia karena mendadak tidak ada angin. Lomba perahu mini itu sengaja digelar di pantai Waru Doyong demi memeriahkan tahun baru n Baca Lomba...Hal 31 MERIAHKAN TAHUN BARU: Penonton berjubel di pantai Waru Doyong, Kelurahan Bulusan, Kecamatan Kalipuro. GALIH COKRO BUWONO/RaBa Tempat Wisata Full, Macet di Mana-mana AIL Diserbu Pengunjung, Watudodol Membeludak ROGOJAMPI - Libur tahun baru yang bersamaan dengan liburan se kolah membawa dampak besar terhadap sejumlah objek wisata di Ba nyuwangi. Lantaran sejumlah tempat wisata diserbu pengunjung, jalan-jalan pun macet. Penumpukan kendaraan terjadi di mana-mana, mulai jalan kota hingga desa. Pantauan koran ini, kemacetan panjang terjadi menuju objek wisata Agro Alam Indah Lestari (AIL) di Desa Karangbendo, Kecamatan Rogojampi. Lewat Desa Karangbendo maupun Desa Badean macet. Kemacetan mulai terasa sejak pukul 08.30. Guna masuk ke lokasi wisata, pengunjung yang rata-rata menggunakan kendaraan pribadi dan umum itu harus antre. “Ya lumayan juga. Dari depan balai desa (Karangbendo) sampai masuk AIL bisa sampai 1,5 jam setengah,” ujar Setyorini, warga Situbondo yang tahun ini memilih pelesir ke AIL. Objek wisata AIL benar-benar dipenuhi lautan manusia. Manusia dari berbagai tingkatkan usia, mulai tua, muda, hingga anak-anak, tumplek blek di sana. Kehadiran mereka dihibur sejumlah artis Banyuwangi, seperti Reni Farida, Suliyana, Demy, Angga, dan lain-lain n MACET TOTAL: Kondisi jalan menuju wisata AIL Rogojampi macet total akibat pengunjung membeludak. Baca Tempat...Hal 31 NIKLAAS ANDRIES/RaBa Pisah Ranjang, Depresi, lalu Nyemplung Sumur REFLEKSI OLAHRAGA Gembleng Atlet demi Sukses Porprov 2015 TANGGAL 19 Desember 2013 lalu pengu rus KONI Banyuwangi resmi di lantik. Ke pengurusan di bawah ko mando Brigadir Nur mansyah itu diharapkan b e r k i p ra h l e b i h baik, terutama saat Banyuwangi menjadi tuan rumah Pe kan Olah Raga Provinsi (Porprov) 2015 nanti. Seorang atlet tidak dilahirkan, tapi diDOK. RaBa bentuk dengan Drs. H. Teguh pembinaan yang inSumarno, MM * tensif dan terarah. Selama ini strategi pembinaan olahraga terfokus pada minat dan prestasi atlet. Belum ada pendekatan pembinaan olahraga, terutama mencari bibit-bibit atlet muda n Baca Gembleng...Hal 31 ANGKA KECELAKAAN Setahun Renggut 190 Nyawa BANYUWANGI - Angka kecelakaan lalu lintas (laka) di wilayah hukum Polres Banyuwangi selama 2013 ternyata naik cukup signifikan dibanding tahun 2012. Tetapi, angka korban meninggal mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya. Data di Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Banyuwangi, jumlah laka selama 2013 mencapai 882 kejadian. Pada tahun 2012 lalu jumlahnya hanya 723 kejadian n Baca Setahun...Hal 31 Jasad korban ditemukan Winarti sekitar pukul 08.30. Sebelumnya, istri dan sejumlah sau daranya sempat mencari kor ban ke beberapa rumah saudara dan tetangga. “Korban sejak pagi tidak ada, padahal malam masih ada,” kata Agus Widodo. Setelah dicari ke sejumlah tempat tidak ada, istri dan sau dara korban mencoba membuka sumur di dapur rumahnya. Awalnya tidak ada tanda-tanda korban berada di dalam sumur itu. “Warga mencari dengan bambu panjang, lalu korban keluar dari dasar sumur,” jelasnya. Saat tubuh korban muncul ke permukaan, tubuhnya sudah lemas dan meninggal. Selanjutnya, salah satu warga tu run ke dasar sumur untuk meng angkat tubuh korban. “Di periksa oleh tim medis, tidak ada tanda-tanda penganiayaan,” terangnya. (abi/c1/aif) BUNUH DIRI SHULHAN/RaBa WARNA-WARNI: Usai mendengarkan ceramah Yusuf Mansur, warga dihibur pesta kembang api. Yusuf Mansur Tanam Trembesi JIKA di kota-kota besar menyambut tahun baru di warnai hingar-bingar hiburan, di jantung kota Banyuwangi justru digelar acara religi. Ribuan warga berkumpul di Taman Blambangan untuk mendengarkan ceramah Ustad Yusuf Mansur. Di halaman kantor PCNU Banyuwangi digelar khataman Alquran. Di Masjid Agung Baiturahman (MAB) digelar pengajian di malam tahun baru dengan mendatangkan Ustad Mahrus Ali n Baca Yusuf...Hal 31 Garuda Terbang di Langit Banyuwangi BANYUWANGI - PT. Garuda Indonesia Tbk mematangkan rencana pembukaan rute baru ke Bandara Blimbingsari, Kecamatan Rogojampi. Hari ini (2/1) pesawat Garuda akan melakukan uji coba penerbangan gratis menggunakan pesawat ATR72-600 dari Bandara Sukarno-Hatta (Soeta) menuju Bandara Blimbingsari. Dalam uji coba itu, beberapa petinggi perusahaan penerbangan pelat merah tersebut ikut dalam penerbangan. Setidaknya, ada sekitar 10 pejabat PT. Garuda Indonesia yang ikut dalam penerbanganJakarta-Banyuwangi-Depansaritu. Pejabat PT. Garuda Indonesia dipimpin langsung Director & Executive Vice President Marketing & Sales, Erik Meijer. Selain pejabat Garuda, Bupati Abdullah Azwar Anas dan beberapa pejabat Pemkab Banyuwangi juga ikut serta dalam penerbangan itu. “Kasubdit Penerbangan Charter Kementerian Perhubungan Ibu Musdalifah juga ikut dalam penerbangan uji coba itu,” ujar Kadis Perhubungan Suprayogi melalui Kabid Perhubungan Udara, Ali Ruchi n Baca Garuda...Hal 31 Kerja Keras Soekardjo Memacu Kemajuan Stikes Banyuwangi Rancang Kebutuhan Kampus hingga 25 Tahun ke Depan Prestasi yang diraih Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Banyuwangi terus melesat. Belum lama ini kampus di bawah kepemimpinan DR. H. Soekardjo, S.Kep, M. Kep meraih penghargaan Pusat Rekor Indonesia kategori the best inspiring education of the year. Berikut catatan Manajer Iklan Jawa Pos Radar Banyuwangi Sidrotul Muntaha. SABTU (31/12) lalu adalah hari paling bersejarah bagi civitas akademik Stikes Banyuwangi. Sekitar pukul http://www.radarbanyuwangi.co.id GAMBIRAN - Nasib tragis menimpa Kaseno, 53. Warga Dusun Krajan, Desa Yosomulyo, Ke camatan Gambiran, itu mengakhiri hidupnya dengan cara nyemplung sumur. Motif bunuh diri itu diduga karena korban sedang bermasalah dengan istrinya, Winarti, 51. Entah dipicu persoalan apa, yang pasti Kaseno su dah lama pisah ranjang dengan istrinya. Belakangan ini dia terlihat depresi. Bisa jadi karena tak kuat menahan tekanan hidup, Kaseno nekat menceburkan diri ke sumur di dapur rumahnya. Kali pertama yang mengetahui mayat Kaseno mengapung di sumur adalah Winarti. Hasil pemeriksaan petugas kesehatan dari Puskesmas Yosomulyo, tidak ditemukan tanda-tanda bekas penganiayaan. “Korban di duga sengaja bunuh diri,” tegas Wakapolres Banyuwangi Kompol Agus Widodo. 12.30, sejumlah undangan menuju hall Stikes di Jalan Letkol Istiqlah, Banyuwangi. Dari sekian undangan yang hadir, terlihat seorang pria sibuk menerima ucapan dari kolega. Dia adalah Ketua Stikes Banyuwangi DR. H Soekardjo, S.Kep, M.Kep. Dengan ramah pria berkacamata itu menyalami setiap koleganya yang memberikan selamat. Beberapa kolega yang hadir, di antaranya Ketua Perwakes Wayan Artha; Ketua Ikoma Onggeng Suharto; dan penasihat hukum pendidikan Stikes, Sugihartoyo, SH, MH. Maklum, hari itu mantan ketua Persatuan Perawatan Nasional Indo nesia (PPNI) Banyuwangi itu mendapat penghargaan Pusat Rekor Indonesia (PRI) kategori as the best inspiring education of the year n Baca Rancang...Hal 31 Pisah ranjang, depresi, nyemplung sumur Sebelum nyemplung bilang: selamat tinggal 2013! Yusuf Mansur tanam trembesi Itung-itung ngaji sambil beramal! TOHA/RaBa BUAH KERJA KERAS: Soekardjo mendapat apresiasi Pusat Rekor Indonesia kategori The Best Inspiring Education of The Year. email: radarbwi@gmail.com / beritaraba@gmail.com
  • 2.
    22 Kamis 2 Januari2014 PETERNAKAN NIKLAAS ANDRIES/RaBa MAHAL DAN LANGKA: Minimnya indukan menyebabkan sapi anakan masuk target pemotongan. Krisis Indukan, Sapi Anakan pun Dipotong ROGOJAMPI - Kenaikan harga ternak sapi rupanya tidak menyebabkan para peternak dan pemilik sapi senang. Pasalnya, melonjaknya harga hewan tersebut tidak dibarengi ketersediaan sapi yang memadai. Imbasnya, saat ini sapi berukuran kecil pun sudah masuk target konsumsi alias akan dipotong. Pantauan koran ini di Pasar Hewan Rogojampi kemarin (1/1), transaksi jual-beli sapi sebetulnya cukup bergairah. Beberapa pedagang sapi dari sejumlah wilayah di Banyuwangi berkumpul menjajakan hewan ternak. Tidak hanya sapi besar yang diperdagangkan, sapi berukuran kecil (pedet) pun diperjualbelikan. Fauzi, salah satu pedagang sapi menuturkan, harga sapi saat ini melonjak cukup tinggi. Sapi ukuran super sudah menembus harga Rp 18 juta per ekor. Sapi anakan dengan usia rata-rata satu tahun diperdagangkan di kisaran Rp 11 juta hingga Rp 12 juta. “Harga sapi memang tinggi,” tutur Fauzi. Di tengah tingginya harga sapi tersebut, ada kekhawatiran di kalangan peternak dan pemilik sapi, di antaranya minimnya indukan. Pemilik dan peternak enggan melakukan pembibitan karena perhatian terhadap mereka minim sekali. Bila kondisi itu dibiarkan, maka bisa mengancam populasi sapi lokal. Sangat mungkin sapi lokal bakal punah alias habis. Sebab, permintaan atas sapi terus meningkat. Sampai-sampai sapi anakan pun dipotong untuk konsumsi. (nic/c1/als) BAGAIMANA INI ABDUL AZIZ/RaBa FULL: Kolam renang di salah satu tempat wisata di Kecamatan Genteng dipenuhi pengunjung yang mandi kemarin (1/1). Semua Tempat Wisata Penuh ABDUL AZIZ/RaBa Jalan ke Bandara Berlubang ROGOJAMPI - Jalan raya menuju Bandara Blimbingsari, Kecamatan Rogojampi, berlubang cukup besar. Tentu itu sangat membahayakan para pengendara yang melintas di jalur tersebut. Apalagi, awal tahun baru 2014 kemarin (1/1) jalan itu padat kendaraan. Sebab, banyak wisatawan yang berlibur ke Alam Indah Lestari, Pantai Blmbingsari, Pantai Blibis, Pantai Pecemengan, dan Pancoran. Para wisatawan itu melintasi jalur tersebut. Para pengemudi kendaraan sebaiknya lebih berhatihati bila melintas di jalur tersebut. Sebab, kecelakaan lalu lintas bisa saja terjadi akibat jalan berlubang tersebut. Bagaimana ini? (azi/c1/als) pengunjung lain. Selain di Atlanta, kepadatan pengunjung juga terlihat di Pantai Blimbingsari, Blibis, dan Pecemangan, Kecamatan Rogojampi. Sejak pagi, jalur menuju ketiga tempat wisata itu dipadati kendaraan. Hal sama juga terlihat di lokasi wisata Pantai Pulau Merah. Sejak pagi, ribuan pengunjung tumplek blek di tempat wisata yang namanya semakin populer sejak digelar Internasional Surfing Competition beberapa waktu lalu itu. Puncaknya, pada sore hari pukul 14.00 arus menuju Pantai Pulau Merah macet total hingga panjang lima kilometer. “Macet total sampai sekarang,” kata Hatta, seorang pengunjung Pulau Merah. Seakan tak mau ketinggalan dengan tempat wisata lain, Wanawisata Grajagan (WWG) atau Pantai Grajagan, di Kecamatan Purwoharjo, yang selama beberapa tahun terakhir sepi wisatawan, ternyata kemarin dipadati ribuan pengunjung. Sejak pagi hingga sore pukul 16.00, ribuan pengunjung berjubel mengunjungi WWG. “Sampai sore ini masih padat pengunjung. Grajagan Banyuwangi pancen sing tau sepi kang. Sekarang ramai lagi,” kata Wahyudi, seorang pengunjung asal Kecamatan Tegaldlimo. (azi/c1/als) Luka Siswanto Akibat Trauma Sajam Preman Gumirih yang Tewas Dikeroyok BERBAHAYA: Jalan menuju Bandara Blimbingsari berlubang. GENTENG - Awal Tahun Baru 2014 dimanfaatkan ribuan masyarakat untuk mengunjungi sejumlah objek wisata di Banyuwangi. Bahkan, hampir semua objek wisata dipenuhi wisatawan lokal. Seperti terlihat di objek wisata Atlanta, Desa Kembiritan, Kecamatan Genteng. Sejak pagi, ribuan pengunjung memadati wisata air di utara jalan raya provinsi itu. Bahkan, saking banyaknya pengunjung yang naik kendaraan roda dua dan empat, jalur menuju lokasi wisata tersebut padat merayap. Bukan hanya itu, untuk mendapatkan tiket masuk, pengunjung harus rela berdesak-desakan dengan BANYUWANGI - Penyebab meninggalnya Siswanto alias Wawan, 27, warga Dusun Krajan, Desa Gumirih, Kecamatan Singojuruh, mulai ada titik terang. Korban dengan luka cukup parah di kepala bagian atas itu dipastikan akibat sabetan senjata tajam (sajam). Hasil otopsi yang dilakukan di Instalasi Kedokteran Kehakiman (IKK) RSUD Blambangan, Banyuwangi, luka cukup parah di kepala bagian atas korban itu yang menjadi penyebab pria yang belum genap sepekan keluar dari penjara itu meninggal. “Luka di kepala itu karena trauma sajam,” cetus Kepala IKK RSUD Blambangan dr. Solakhudin. Menurut Solakhudin, hasil pemeriksaan yang dilakukan, ada dua luka di kepala korban. Dari kedua luka itu, jelas dia, yang paling parah di bagian atas. Panjang luka itu sekitar 15 centimeter dengan lebar dua centimeter. “Luka akibat trauma sajam itu tembus hingga tulang tengkorak dengan dalam sekitar tiga centimeter,” bebernya. Selain dua luka di kepala, terang dia, juga ada luka lain di tangan kanannya. Bahkan, jari tengah tangan kanannya patah karena trauma benda tumpul. “Banyak memar, seperti di pipi kanan dan kiri, juga di bagian tubuh lain,” bebernya. Ditanya penyebab meninggalnya korban, Solakhudin menyebut karena luka cukup parah di kepala. Luka di kepala bagian atas itu, jelas dia, menyebabkan pendarahan dalam otak dan pendarahan di bawah selaput otak. “Pendarahan itu yang menyebabkan korban meninggal,” katanya. Seperti diberitakan harian ini sebelumnya, Siswanto alias Wawan yang dikenal sebagai preman kampung dikeroyok massa. Dalam kejadian itu, korban mengalami luka cukup parah dan tergeletak di tepi simpang tiga Dusun Krajan, Desa Gumirih, Kecamatan Singojuruh. Kapolres Banyuwangi AKBP Yusuf menyampaikan, saat dikeroyok warga, sebenarnya korban masih hidup. Wawan meninggal saat akan dikirim ke RSUD Blambangan. “Korban itu residivis yang sudah enam kali masuk penjara. Dia meninggal dalam perjalanan ke RSUD Blambangan,” terangnya. Meski korban meninggal karena dikeroyok massa, kapolres berjanji akan tetap mengusut. Sementara ini barang bukti (BB) yang telah diamankan adalah celurit milik korban. “Celurit yang kita amankan itu bukan yang digunakan melukai korban,” katanya. (abi/c1/als) OTOPSI: Jenazah Siswanto alias Wawan saat akan diotopsi di IKK RSUD Blambangan. AGUS BAIHAQI/RaBa SUKSESKAN PEMBANGUNAN MAB: Suasana tahlil akbar dan haul ulama dunia di Masjid Agung Baiturrahman pada Selasa malam (31/12). ISTIMEWA Sebulan Penuh Jamaah Hadiri Silaturahmi Pengajian Hajat BANYUWANGI—Tahlil akbar dan haul ulama dunia yang digelar Masjid Agung Baiturrahman (MAB) saat malam pergantian tahun, Selasa malam (31/12) berlangsung khidmat. Panitia menghitung sekitar 10 ribu jamaah menghadiri acara akbar tersebut. Sejak sore, lokasi parkir MAB mulai dipadati jamaah. Sebagian besar mengendarai sepeda motor, satu persatu para pengendara berhenti di jalan timur MAB yang membuat jalan semakin menyempit lebih dari separuh. Sehingga, parkir jamaah meluber sampai Taman Sritanjung. Sek retaris Umum Yayasan MAB, Ir Iwan Aziz Siswanto mengatakan, puncak kegiatan harlah ini bukan untuk menyambut malam pergantian tahun, tapi untuk menanggulangi kemaksiatan di malam tahun baru. Selain melakukan tahlil, MAB juga menampilkan hadrah se-Kabupaten Banyuwangi. Ceramah harlah disampaikan oleh KH. Machrus Aly dari Banyuwangi. Iwan menambahkan, MAB memi- liki program yang dinamakan silaturahmi pengajian hajat. Hingga saat ini, tercatat sudah 50 masjid yang mendaftar kepada takmir MAB agar masjidnya bisa dijadikan tempat kegiatan silaturrahmi pengajian hajat. Antusias jamaah yang hadir dalam silaturahmi pengajian hajat ini sangat luar biasa. Rombongan takmir MAB beserta lembaga dan unit kegiatanusaha MAB yang mengisi acara silaturrahmi pengajian hajat ini dipimpin langsung oleh Ketua Umum Takmir/YMAB KH. Habib M. Mahdi Hasan. “Kami menyampaikan terima kasih kepada takmir dan jamaah masjid di Kecamatan Wongsorejo, Kalipuro, Glagah, Rogojampi, Sempu, dan lain-lain yang telah mendukung sepenuhnya program kegiatan takmir MAB. Insyaallah pada tahun 2014, silaturrahmi pengajian hajat akan dilaksanakan rutin setiap Jumat malam Sabtu di masjid besar se-Kabupaten Banyuwangi, dan kalau perlu sampai ke luar Kabupaten Banyuwangi,” cetusnya. (adv/als) Pemimpin Redaksi/Penanggung jawab: Rahman Bayu Saksono. Redaktur Pelaksana: Syaifuddin Mahmud. Redaktur: Ali Sodiqin. Koordinator Liputan: Agus Baihaqi. Staf Redaksi: AF Ichsan Rasyid, Abdul Aziz, Niklaas Andries,Sigit Hariyadi, Ali Nurfatoni (Banyuwangi), Edy Supriyono, Nur Hariri (Situbondo). Fotografer: Galih Cokro Buwono. Editor Bahasa: Minhajul Qowim. Lay Out/Grafis: Khoirul Muklis, Cahya Heriyanto, Ramada Kusuma Atmaja. Pemasaran & Pengembangan Usaha: Elly Irwan Suryanto, Gerda Sukarno Prayudha, Benny Siswanto, Samsuri (Situbondo). Iklan: Sidrotul Muntaha, Tomy Sila, Yusroh Abdillah, W. Nugroho. Desain Iklan: Mohammad Isnaeni Wardan. PENDORONG PERUBAHAN DAN PEMBARUAN Keuangan: Citra Puji Rahayu. Kasir: Anissa Windyah Sari. Administrasi Iklan: Widi Ukiyanti . Administrasi Pemasaran: Anisa Febriyanti. Perpajakan: Cici Irma Setyani. Administrasi Biro Situbondo: Dimas Ayu Dewi Fintari. Penerbit: PT Banyuwangi Intermedia Pers. SIUPP:1538/SK/Menpen/SIUPP/1999. Direktur: A. Choliq Baya. Alamat Redaksi/Iklan: Jl. Yos Sudarso 89 C Banyuwangi, Telp: (0333) 412224-416647 Fax Redaksi: 0333-416647, Fax Iklan/Pemasaran: (0333) 415153, Biro Genteng: Jalan Raya Jember nomor 36 Genteng, Telp: (0333) 845860. Biro Situbondo: Jl. Wijaya Kusuma No. 60 Situbondo, Telp : (0338) 671982. Email: radarbwi@jawapos.co.id, radarbwi@yahoo.com, radarbwi@gmail.com. Rekening: Giro Bank Mandiri Nomor Rekening 1430002019030. Surabaya: Yamin Hamid, Graha Pena Lt .15, Jl Ahmad Yani 88 Telp. (031) 8202259 Fax. (031) 8295473. Jakarta: Gunawan, Jl Raya Kebayoran Lama 17, Telp (021) 5349311-5, Fax. (021) 5349207. Tarif Iklan Display: hitam putih Rp 22.500/mmk, berwarna depan Rp 35.000/mmk, berwarna belakang Rp 30.000/mmk, Iklan Baris Umum: Rp. 22.000/baris, Lowongan: Rp 50.000/baris, Sosial: Rp 15.000/mmk. Percetakan: Temprina Media Grafika, Jl Imam Bonjol 129 Jember Telp (0331) 320300. Wartawan Radar Banyuwangi dilarang menerima uang maupun barang dari sumber berita. Wartawan Radar Banyuwangi dibekali dengan kartu pers yang dikenakan selama bertugas. Materi iklan/advertorial di luar tanggung jawab Radar Banyuwangi
  • 3.
    22 Kamis 2 Januari2014 PETERNAKAN NIKLAAS ANDRIES/RaBa MAHAL DAN LANGKA: Minimnya indukan menyebabkan sapi anakan masuk target pemotongan. Krisis Indukan, Sapi Anakan pun Dipotong ROGOJAMPI - Kenaikan harga ternak sapi rupanya tidak menyebabkan para peternak dan pemilik sapi senang. Pasalnya, melonjaknya harga hewan tersebut tidak dibarengi ketersediaan sapi yang memadai. Imbasnya, saat ini sapi berukuran kecil pun sudah masuk target konsumsi alias akan dipotong. Pantauan koran ini di Pasar Hewan Rogojampi kemarin (1/1), transaksi jual-beli sapi sebetulnya cukup bergairah. Beberapa pedagang sapi dari sejumlah wilayah di Banyuwangi berkumpul menjajakan hewan ternak. Tidak hanya sapi besar yang diperdagangkan, sapi berukuran kecil (pedet) pun diperjualbelikan. Fauzi, salah satu pedagang sapi menuturkan, harga sapi saat ini melonjak cukup tinggi. Sapi ukuran super sudah menembus harga Rp 18 juta per ekor. Sapi anakan dengan usia rata-rata satu tahun diperdagangkan di kisaran Rp 11 juta hingga Rp 12 juta. “Harga sapi memang tinggi,” tutur Fauzi. Di tengah tingginya harga sapi tersebut, ada kekhawatiran di kalangan peternak dan pemilik sapi, di antaranya minimnya indukan. Pemilik dan peternak enggan melakukan pembibitan karena perhatian terhadap mereka minim sekali. Bila kondisi itu dibiarkan, maka bisa mengancam populasi sapi lokal. Sangat mungkin sapi lokal bakal punah alias habis. Sebab, permintaan atas sapi terus meningkat. Sampai-sampai sapi anakan pun dipotong untuk konsumsi. (nic/c1/als) BAGAIMANA INI ABDUL AZIZ/RaBa FULL: Kolam renang di salah satu tempat wisata di Kecamatan Genteng dipenuhi pengunjung yang mandi kemarin (1/1). Semua Tempat Wisata Penuh ABDUL AZIZ/RaBa Jalan ke Bandara Berlubang ROGOJAMPI - Jalan raya menuju Bandara Blimbingsari, Kecamatan Rogojampi, berlubang cukup besar. Tentu itu sangat membahayakan para pengendara yang melintas di jalur tersebut. Apalagi, awal tahun baru 2014 kemarin (1/1) jalan itu padat kendaraan. Sebab, banyak wisatawan yang berlibur ke Alam Indah Lestari, Pantai Blmbingsari, Pantai Blibis, Pantai Pecemengan, dan Pancoran. Para wisatawan itu melintasi jalur tersebut. Para pengemudi kendaraan sebaiknya lebih berhatihati bila melintas di jalur tersebut. Sebab, kecelakaan lalu lintas bisa saja terjadi akibat jalan berlubang tersebut. Bagaimana ini? (azi/c1/als) pengunjung lain. Selain di Atlanta, kepadatan pengunjung juga terlihat di Pantai Blimbingsari, Blibis, dan Pecemangan, Kecamatan Rogojampi. Sejak pagi, jalur menuju ketiga tempat wisata itu dipadati kendaraan. Hal sama juga terlihat di lokasi wisata Pantai Pulau Merah. Sejak pagi, ribuan pengunjung tumplek blek di tempat wisata yang namanya semakin populer sejak digelar Internasional Surfing Competition beberapa waktu lalu itu. Puncaknya, pada sore hari pukul 14.00 arus menuju Pantai Pulau Merah macet total hingga panjang lima kilometer. “Macet total sampai sekarang,” kata Hatta, seorang pengunjung Pulau Merah. Seakan tak mau ketinggalan dengan tempat wisata lain, Wanawisata Grajagan (WWG) atau Pantai Grajagan, di Kecamatan Purwoharjo, yang selama beberapa tahun terakhir sepi wisatawan, ternyata kemarin dipadati ribuan pengunjung. Sejak pagi hingga sore pukul 16.00, ribuan pengunjung berjubel mengunjungi WWG. “Sampai sore ini masih padat pengunjung. Grajagan Banyuwangi pancen sing tau sepi kang. Sekarang ramai lagi,” kata Wahyudi, seorang pengunjung asal Kecamatan Tegaldlimo. (azi/c1/als) Luka Siswanto Akibat Trauma Sajam Preman Gumirih yang Tewas Dikeroyok BERBAHAYA: Jalan menuju Bandara Blimbingsari berlubang. GENTENG - Awal Tahun Baru 2014 dimanfaatkan ribuan masyarakat untuk mengunjungi sejumlah objek wisata di Banyuwangi. Bahkan, hampir semua objek wisata dipenuhi wisatawan lokal. Seperti terlihat di objek wisata Atlanta, Desa Kembiritan, Kecamatan Genteng. Sejak pagi, ribuan pengunjung memadati wisata air di utara jalan raya provinsi itu. Bahkan, saking banyaknya pengunjung yang naik kendaraan roda dua dan empat, jalur menuju lokasi wisata tersebut padat merayap. Bukan hanya itu, untuk mendapatkan tiket masuk, pengunjung harus rela berdesak-desakan dengan BANYUWANGI - Penyebab meninggalnya Siswanto alias Wawan, 27, warga Dusun Krajan, Desa Gumirih, Kecamatan Singojuruh, mulai ada titik terang. Korban dengan luka cukup parah di kepala bagian atas itu dipastikan akibat sabetan senjata tajam (sajam). Hasil otopsi yang dilakukan di Instalasi Kedokteran Kehakiman (IKK) RSUD Blambangan, Banyuwangi, luka cukup parah di kepala bagian atas korban itu yang menjadi penyebab pria yang belum genap sepekan keluar dari penjara itu meninggal. “Luka di kepala itu karena trauma sajam,” cetus Kepala IKK RSUD Blambangan dr. Solakhudin. Menurut Solakhudin, hasil pemeriksaan yang dilakukan, ada dua luka di kepala korban. Dari kedua luka itu, jelas dia, yang paling parah di bagian atas. Panjang luka itu sekitar 15 centimeter dengan lebar dua centimeter. “Luka akibat trauma sajam itu tembus hingga tulang tengkorak dengan dalam sekitar tiga centimeter,” bebernya. Selain dua luka di kepala, terang dia, juga ada luka lain di tangan kanannya. Bahkan, jari tengah tangan kanannya patah karena trauma benda tumpul. “Banyak memar, seperti di pipi kanan dan kiri, juga di bagian tubuh lain,” bebernya. Ditanya penyebab meninggalnya korban, Solakhudin menyebut karena luka cukup parah di kepala. Luka di kepala bagian atas itu, jelas dia, menyebabkan pendarahan dalam otak dan pendarahan di bawah selaput otak. “Pendarahan itu yang menyebabkan korban meninggal,” katanya. Seperti diberitakan harian ini sebelumnya, Siswanto alias Wawan yang dikenal sebagai preman kampung dikeroyok massa. Dalam kejadian itu, korban mengalami luka cukup parah dan tergeletak di tepi simpang tiga Dusun Krajan, Desa Gumirih, Kecamatan Singojuruh. Kapolres Banyuwangi AKBP Yusuf menyampaikan, saat dikeroyok warga, sebenarnya korban masih hidup. Wawan meninggal saat akan dikirim ke RSUD Blambangan. “Korban itu residivis yang sudah enam kali masuk penjara. Dia meninggal dalam perjalanan ke RSUD Blambangan,” terangnya. Meski korban meninggal karena dikeroyok massa, kapolres berjanji akan tetap mengusut. Sementara ini barang bukti (BB) yang telah diamankan adalah celurit milik korban. “Celurit yang kita amankan itu bukan yang digunakan melukai korban,” katanya. (abi/c1/als) OTOPSI: Jenazah Siswanto alias Wawan saat akan diotopsi di IKK RSUD Blambangan. AGUS BAIHAQI/RaBa SUKSESKAN PEMBANGUNAN MAB: Suasana tahlil akbar dan haul ulama dunia di Masjid Agung Baiturrahman pada Selasa malam (31/12). ISTIMEWA Sebulan Penuh Jamaah Hadiri Silaturahmi Pengajian Hajat BANYUWANGI—Tahlil akbar dan haul ulama dunia yang digelar Masjid Agung Baiturrahman (MAB) saat malam pergantian tahun, Selasa malam (31/12) berlangsung khidmat. Panitia menghitung sekitar 10 ribu jamaah menghadiri acara akbar tersebut. Sejak sore, lokasi parkir MAB mulai dipadati jamaah. Sebagian besar mengendarai sepeda motor, satu persatu para pengendara berhenti di jalan timur MAB yang membuat jalan semakin menyempit lebih dari separuh. Sehingga, parkir jamaah meluber sampai Taman Sritanjung. Sek retaris Umum Yayasan MAB, Ir Iwan Aziz Siswanto mengatakan, puncak kegiatan harlah ini bukan untuk menyambut malam pergantian tahun, tapi untuk menanggulangi kemaksiatan di malam tahun baru. Selain melakukan tahlil, MAB juga menampilkan hadrah se-Kabupaten Banyuwangi. Ceramah harlah disampaikan oleh KH. Machrus Aly dari Banyuwangi. Iwan menambahkan, MAB memi- liki program yang dinamakan silaturahmi pengajian hajat. Hingga saat ini, tercatat sudah 50 masjid yang mendaftar kepada takmir MAB agar masjidnya bisa dijadikan tempat kegiatan silaturrahmi pengajian hajat. Antusias jamaah yang hadir dalam silaturahmi pengajian hajat ini sangat luar biasa. Rombongan takmir MAB beserta lembaga dan unit kegiatanusaha MAB yang mengisi acara silaturrahmi pengajian hajat ini dipimpin langsung oleh Ketua Umum Takmir/YMAB KH. Habib M. Mahdi Hasan. “Kami menyampaikan terima kasih kepada takmir dan jamaah masjid di Kecamatan Wongsorejo, Kalipuro, Glagah, Rogojampi, Sempu, dan lain-lain yang telah mendukung sepenuhnya program kegiatan takmir MAB. Insyaallah pada tahun 2014, silaturrahmi pengajian hajat akan dilaksanakan rutin setiap Jumat malam Sabtu di masjid besar se-Kabupaten Banyuwangi, dan kalau perlu sampai ke luar Kabupaten Banyuwangi,” cetusnya. (adv/als) Pemimpin Redaksi/Penanggung jawab: Rahman Bayu Saksono. Redaktur Pelaksana: Syaifuddin Mahmud. Redaktur: Ali Sodiqin. Koordinator Liputan: Agus Baihaqi. Staf Redaksi: AF Ichsan Rasyid, Abdul Aziz, Niklaas Andries,Sigit Hariyadi, Ali Nurfatoni (Banyuwangi), Edy Supriyono, Nur Hariri (Situbondo). Fotografer: Galih Cokro Buwono. Editor Bahasa: Minhajul Qowim. Lay Out/Grafis: Khoirul Muklis, Cahya Heriyanto, Ramada Kusuma Atmaja. Pemasaran & Pengembangan Usaha: Elly Irwan Suryanto, Gerda Sukarno Prayudha, Benny Siswanto, Samsuri (Situbondo). Iklan: Sidrotul Muntaha, Tomy Sila, Yusroh Abdillah, W. Nugroho. Desain Iklan: Mohammad Isnaeni Wardan. PENDORONG PERUBAHAN DAN PEMBARUAN Keuangan: Citra Puji Rahayu. Kasir: Anissa Windyah Sari. Administrasi Iklan: Widi Ukiyanti . Administrasi Pemasaran: Anisa Febriyanti. Perpajakan: Cici Irma Setyani. Administrasi Biro Situbondo: Dimas Ayu Dewi Fintari. Penerbit: PT Banyuwangi Intermedia Pers. SIUPP:1538/SK/Menpen/SIUPP/1999. Direktur: A. Choliq Baya. Alamat Redaksi/Iklan: Jl. Yos Sudarso 89 C Banyuwangi, Telp: (0333) 412224-416647 Fax Redaksi: 0333-416647, Fax Iklan/Pemasaran: (0333) 415153, Biro Genteng: Jalan Raya Jember nomor 36 Genteng, Telp: (0333) 845860. Biro Situbondo: Jl. Wijaya Kusuma No. 60 Situbondo, Telp : (0338) 671982. Email: radarbwi@jawapos.co.id, radarbwi@yahoo.com, radarbwi@gmail.com. Rekening: Giro Bank Mandiri Nomor Rekening 1430002019030. Surabaya: Yamin Hamid, Graha Pena Lt .15, Jl Ahmad Yani 88 Telp. (031) 8202259 Fax. (031) 8295473. Jakarta: Gunawan, Jl Raya Kebayoran Lama 17, Telp (021) 5349311-5, Fax. (021) 5349207. Tarif Iklan Display: hitam putih Rp 22.500/mmk, berwarna depan Rp 35.000/mmk, berwarna belakang Rp 30.000/mmk, Iklan Baris Umum: Rp. 22.000/baris, Lowongan: Rp 50.000/baris, Sosial: Rp 15.000/mmk. Percetakan: Temprina Media Grafika, Jl Imam Bonjol 129 Jember Telp (0331) 320300. Wartawan Radar Banyuwangi dilarang menerima uang maupun barang dari sumber berita. Wartawan Radar Banyuwangi dibekali dengan kartu pers yang dikenakan selama bertugas. Materi iklan/advertorial di luar tanggung jawab Radar Banyuwangi
  • 4.
    24 Kamis 2 Januari2014 PSSI-Persewangi Didesak Gelar Pertemuan Sabet Tiga Emas Kejurprov Jatim SITUBONDO - Tiga atlet Taekwondo Situbondo berhasil menorehkan prestasi dalam Kejuaraan Provinsi (Kejurporv) Taekwondo Jawa Timur. Ketiganya berhasil meraih tiga medali emas dalam event yang digelar di Bondowoso. Tiga atlet tersebut adalah Ajeng Ratna Dewati (U-38), Tiriswati Ulul Albab (U-33), dan Ferry Angga Pratama (U-73). Selain medali emas, atlet Taekwondo Situbondo, Angesti Nira Kirana, juga meraih medali perak dan delapan atlet lain meraih perunggu. “Jadi, total medali yang kita bawa pulang dari kejurprov yang digelar 20-22 Desember lalu 12 medali,” terang Didies, manajer tim taekwondo Situbondo yang hadir ke Kabupaten Bondowoso. Menurut dia, ada 17 atlet yang diterjunkan di kejuaraan tersebut. Mereka turun di kelas kyorugi (fight). “Alhamdulillah, meski tidak semua membawa medali, tapi atlet yang kita turunkan tidak terlalu mengecewakan. Lebih banyak yang pulang membawa medali. Meski demikian, masih banyak yang perlu kita benahi,” imbuh Didies. Diungkapkan, pengiriman atlet ke Kejurprov Jatim tersebut tidak mendapat anggaran dari APBD. Namun, para atlet tetap memutuskan mengikuti event tersebut demi pengalaman dan jam terbang. “Harapannya, muncul atlet-atlet yang bisa disiapkan ke Porprov 2015 mendatang di Banyuwangi,” paparnya. (pri/c1/als) ISTIMEWA 12 MEDALI: Para atlet taekwondo bersama pelatih dan manajer menunjukkan medali yang diraih. Peserta Kejurkab Pencak Silat Tembus Ribuan BANYUWANGI - Gelombang peserta Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Pencak Silat Antarpelajar Banyuwangi kian tidak terbendung. Jumlah peserta yang siap tampil dalam ajang tahunan tersebut cukup banyak. Peserta ajang yang digelar pada 15-25 Januari itu sudah mencapai ribuan pendekar. Sebelumnya jumlah peserta hanya 600. Tapi, jumlah tersebut terus bertambah. Hingga kemarin sore (31/12) jumlah peserta sudah menembus angka 1.400. Itu berarti, bertambah 100 persen lebih hanya dalam 5 hari. Tidak menutup kemungkinan SITUBONDO jumlah peserta bakal bertambah lagi menjelang pendaftaran ditutup pukul 00.00 tadi malam (31/12). Pengcab IPSI Banyuwangi selaku penyelenggara tidak bisa membendung jumlah peserta. Dengan banyaknya peserta justru menjadi bukti bahwa pencak silat di Bumi Blambangan kian berkembang. Melihat animo peserta yang luar biasa, jajaran pengurus IPSI Banyuwangi terkejut. Sebab, jumlah peserta yang melimpah tersebut di luar dugaan. Dengan banyak peserta yang ikut, panitia dituntut bekerja keras menyukseskan ajang yang dipusatkan di GOR Tawang Alun itu. ‘’Bagaimanapun juga agenda ini harus sukses,” tegas Sekretaris Pengcab IPSI Banyuwangi, Mukayin. Jumlah peserta yang banyak tersebut menorehkan sejarah baru bagi IPSI Banyuwangi. Sebab, baru kali ini jumlah pesertanya luar biasa. ‘’Ini rekor,’’ kata Mukayin. Sekadar tahu, ada dua kategori dalam kejurkab tersebut. Pertama, kategori tanding dan kategori TGR alias seni, baik beregu maupun tunggal. Pesilat tampil sesuai kelas, yakni mulai tingkat SD, SMP, hingga SMA. Pesilat yang tersebar di berbagai BANYUWANGI • Bahan Bangunan • Nissan X-Trail 2005 hitam, mulus, Plat P, pajak panjang, 145 juta nego 08123353502 • Dunia Tas • • Kijang PU ‘01 • Ibu2 Mau Bisnis Tanpa Resiko Rugi? H: 085238015470 (Dunia Tas/No SMS) gan tim amatir,” kritiknya. Manajemen Persewangi memang harus bisa berbenah. Menangani Persewangi memang membutuhkan pengorbanan. Jadi, jangan sampai mencari keuntungan yang dapat merugikan tim. Terkait krisis finansial yang melanda Persewangi, mantan manajer Persewangi di era kepemimpinan Michael Edi Hariyanto, Hermanto, angkat suara. Dia masih optimistis kendala pendanaan tersebut bisa diatasi pengurus. ‘’Masih ada solusi,” kata Herman. Menurutnya, manajemen Persewangi jangan berjalan sendirisendiri. Harus ada upaya kerja sama dengan berbagai pihak untuk menyelamatkan Persewangi. ‘’Coba PSSI diajak rembug terkait masalah tersebut,” imbuh ketua DPRD Banyuwangi itu. Herman menuturkan, Persewangi tidak bisa lepas dari PSSI sebagai induk sepak bola di Banyuwangi. Karena itu, Persewangi harus segera melangkah dengan menggelar pertemuan dengan pengurus PSSI Banyuwangi terlebih dahulu. ‘’Lebih cepat lebih baik,” tandasnya. Dia masih tidak sepakat jika ada wacana ketua Persewangi harus mundur. Sebab, masih ada cara lain untuk mengatasi kondisi tersebut. (ton/c1/als) • Nissan X-Trail ‘05 • UD.WW Sedia Bahan Bangunan Hub. 082141840559 Juga Sedia Desain Rumah Jual Kijang PU Diesel 2001 Htm Tgn 1 Istmw Audio TV, VR, PWR STR, STNK, KIR, Terpal Baru 86 Jt Nego H: 081336666171 Kursus Bhs Ingg intensif. Conversation, TOEFL/TOEIC& uji kompetensi,msk stp hr, srtifkt nasional/interns, cpt bisa, hub. Wichita Internasional.Jl. J.A Suprapto 39B-7 Bwi , HP. 085232768999, PINBB 2939D6E2 New Launching, T100 dan T54, unit trbatas, Lok Strtgis, CCTV, Atap Galvalum, Genteng Beton, Drainase, Jln 8 m, One Gate System, Security, Hrg Promo, H: 085 236 828 956, 085 234 074 222. BANYUWANGI BANYUWANGI BANYUWANGI • Suzuki APV ‘09 • • Toyota Avanza ‘12 • • KIA Picanto ‘05• • Toyota Kijang ‘02 • Dijual Suzuki APV GC415 tahun 2009 merah mtl hrg 113 juta nego barang istimewa, bisa cash / kredit hub (0333) 631526-635176, 0811351148 Dijual Toyota New Avanza 1.3G MT tahun 2012 silver hrg 152,5 juta nego barang istimewa, bisa cash / kredit hub (0333) 631526-635176, 0811351148 Dijual Kia Picanto MT tahun 2005 biru mtl hrg 72,5 juta nego barang istimewa, bisa cash / kredit hub (0333) 631526635176, 0811351148 Dijual Toyota Kjg LSX LF 82 spr (solar tahun 2002 coklat mtl hrg 116 juta nego barang istimewa, bisa cash / kredit hub (0333) 631526-635176, 0811351148 • Daihatsu Xenia ‘12 • • Innova ‘06 • • Honda CRV ‘05 • • Daihatsu Terios ‘11 • Dijual Daihatsu Xenia F651RV AC dbl GMRFJ 4X2 MT tahun 2012 putih hrg 142,5 juta nego barang istimewa, bisa cash / kredit hub (0333) 631526-635176, 0811351148 Dijual Toyota Innova tahun 2006 diesel type E siap pakai, AC dingin, audio, full var, harga Rp. 147,5 juta nego, BU. Hubungi: 087857422944 Dijual cepat Honda CRV Tahun 2005 Silver Matic, barang Istimewa, harga 165 juta nego, BU. bisa cash/kredit. Hubungi: 081231130245 Dijual Daihatsu Terios F700 RG TS tahun 2011 hitam mtl hrg 142,5 juta nego barang istimewa. Bisa cash/kredit hub (0333) 631526 – 63176, 0811351148 • Innova ‘08• • Isuzu Panther ‘96 • • Daihatsu Xenia ‘12 • Dijual Suzuki APV DLX GC 415V tahun 2008 hitam mtl hrg 112,5 juta nego barang istimewa. Bisa cash/kredit hub (0333) 631526 – 63176, 0811351148 • Paket Liburan • BANYUWANGI • Suzuki APV ‘08 • • Grand Panji • BANYUWANGI sekolah dari tingkat sekolah dasar (SD) hingga sekolah menengah atas (SMA) se-Banyuwangi tersebut akan bertanding mulai 15 hingga 25 Januari 2014. Sesuai klasifikasi, tingkat SD berat badan minimal 26 kilogram (kg) hingga 30 kg. Tingkat SMP berat badan peserta mulai 31 kg hingga 38 kg. Tingkat SMA berat badan 39 kg ke atas. Ajang tersebut akan diputar setiap hari. Rinciannya, jadwal pertama pukul 08.00-2.00, lalu 13.30-15.00. Sesi petang dimulai pukul 17.00 dan berakhir 23.00. (ton/c1/als) BANYUWANGI - Krisis finansial yang menghinggapi Persewangi hingga kini belum teratasi. Padahal, tim kebanggaan rakyat Banyuwangi itu harus memulai kiprah dalam Kompetisi Divisi Utama mulai 11 Februari mendatang. Kendala pendanaan membuat tim berjuluk Laskar Blambangan (The Lasblang) itu terancam tidak bisa ikut kompetisi kasta kedua Liga Indonesia. Jika itu terjadi, tentu akan menjadi kerugian besar bagi pencinta sepak bola di Bumi Blambangan. Sampai saat ini manajemen The Lasblang masih pusing tujuh keliling terkait keadaan tersebut. Padahal, mereka sudah tidak tinggal diam dan terus mencari investor demi menyelamatkan Persewangi dari ancaman gagal berkompetisi. Sebenarnya, banyak pihak yang mau menanamkan saham di tubuh Persewangi. Dengan catatan, manajemen Persewangi dirombak. ‘’Sebetulnya banyak yang siap menggelontorkan dana, cuma ketuanya harus diganti,” cetus salah seorang pencinta sepak bola Banyuwangi yang namanya enggan dikorankan. Kata dia, manajemen Persewangi pada musim lalu memang tidak mengelola tim secara profesional. Padahal, tim tersebut bukan lagi tim amatir. ‘’Jangan samakan den- Dijual Kjg Innova EXW41 ac/dbl tahun 2008 hitam mtl hrg 147,5 juta nego barang istimewa. Bisa cash/kredit hub (0333) 631526 – 63176, 0811351148 Dijual Isuzu panther TBR 54 PRLC STD tahun 1996 hijau muda mtl hrg 69,5 juta nego barang istimewa. Bisa cash/kredit hub (0333) 631526 – 63176, 0811351148 Dijual Daihatsu Xenia F651RV GMRFJ 4x2 MT tahun 2012 silver mtl hrg 142,5 juta nego barang istimewa. Bisa cash/kredit hub (0333) 631526 – 63176, 0811351148 • Toyota Rush ‘08 • Djl Toyota Rush 2008 type S Manual,160 jt tnp prantara, pajak bln 8, H: 08122721575 SITUBONDO • Mitsubishi Kuda ‘99 • Djl Mits Kuda ‘99 GLS Hijau Mutiara 85 Jt nego TP Perantara H:085330073888 SITUBONDO BANYUWANGI • Jl. Argopuro • • Tentor • J.Tnh 9000m2 Jl. Argopuro 15B Slt Bank Mega Utr Royal 900 rb/m2 H. 082333008871 PEMBERITAHUAN Sehubungan dengan ma kin maraknya aksi penipuan yang meman faat kan iklan jitu di Koran Radar Banyuwangi kami himbau kepada masya rakat terutama pemasang iklan jitu di Radar Ba nyu wangi un tuk waspada dan berhati-hati. Bila Anda me nerima tele pon, SMS dengan mengatasnamakan petugas dari Radar Banyuwangi maka segera konfirmasi ke Radar Banyuwangi (0333) 412224. Ra dar Banyuwangi tidak ber tang gung jawab atas semua transaksi yang ter jadi selain pema sa ngan iklan secara resmi di Radar Banyuwangi. PEROLEHAN SEMENTARA BALLOT TOKOH FAVORIT 2013 TAHAP 6 Andi Mulyo Dibutuhkan segera Tentor di Ganesha Operation Unttuk MIPA dan IPS dengan syarat S1 PTN, Lam Kirim ke Jl. Brawijaya No.8 Banyuwangi 410880, Jl. Wahid Hasim No 70,Genteng 843273 NO. 1 2 3 4 Arvy Rizaldy NAMA Dadang Wigiarto Umi kulsum Andi Mulyo Arvy Rizaldy Dadang Wigiarto BANYUWANGI • STNK • Hlg STNK P 3816 XC, an. Abdul Muim, Jl. Tunggul Ametung 02/II Kel.Kebalenan HASIL (%) NO. 80,00 20,00 0,00 0,00 5 6 7 8 NAMA HASIL (%) Ficky Septa Linda Guntur Priambodo Irwan setiawan Sri Utami Faktuningsih Ficky Septa Linda 0,00 0,00 0,00 0,00 NO. NAMA 9 10 11 Teguh Sumarno Toni Hartono Wendriawanto Guntur Priambodo Irwan Setiawan HASIL (%) Sri Utami Faktuningsih 0,00 0,00 0,00 DUKUNG TOKOH FAVORIT PILIHAN ANDA. CARANYA, GUNTING BALLOT DI BAWAH INI, LALU KIRIMKAN KE JAWA POS RADAR BANYUWANGI, JL YOS SUDARSO 89 C BANYUWANGI. Teguh Sumarno Toni Hartono Umi Kulsum Wendriawanto
  • 5.
    Kamis 2 Januari2014 KALEIDOSKOP 2013 29 Diwarnai Serangan Anjing Liar hingga Krisis Air DI AKHIR 2013, Banyuwangi maupun Situbondo diwarnai kejadian menarik. Salah satunya adalah serangan anjing liar yang melanda beberapa wilayah di Banyuwangi, seperti di Kecamatan Licin, Glagah, Cluring, dan lainnya. Anjing liar ini menyerang ternak para petani. Utamanya ternak kambing. Saking ganasnya, pihak berwenang membentuk tim untuk menangulangi peristiwa yang menurut kepercayaan masyarakat hewan jadi-jadian itu. Di bidang olahraga, even bertaraf internasional kembali digelar di Banyuwangi. Namanya Banyuwangi Tour de Ijen. Even kali kedua digelar ini menempuh empat etape yang hampir menjangkau seluruh wilayah kecamatan di Bumi Blambangan. Para pembalap terbaik dari berbagai belahan dunia tampil di ajang yang masuk kalender UCI itu. Kemudian, kerja keras yang dilakukan Pemkab Banyuwangi meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah, berbuah penghargaan dalam ajang Otonomi Awards 2013 yang digelar The Jawa Pos Institute of Pro-Otonomi (JPIP). Banyuwangi berhasil meraih penghargaan kategori khusus daerah dengan terobosan inovatif bidang pertumbuhan ekonomi. Selain bidang pertumbuhan ekonomi, Banyuwangi juga menerima penghargaan dalam bidang partisipasi publik. Atas dua penghargaan yang diterima itu, JPIP menganugerahkan grand champion dalam kinerja politik. Sementara itu, di Situbondo, sebanyak 46 lokasi yang terletak di wilayah pelosok mengalami kekeringan saat musim kemarau tiba. Belum adanya program pipanisasi atau sumur bor memaksa warga kesulitan mendapatkan air bersih. Krisis air ini terjadi tiap tahun tanpa ada upaya untuk menanggulangi. Pada 7 November, sejumlah guru honorer K.2 yang tidak diikutkan tes CPNS melakukan aksi demonstrasi di sejumlah lembaga negara. Seperti DPRD dan kantor Pemkab Situbondo. Mereka menuntut agar diikutkan tes CPNS seperti rekan-rekan mereka yang lain. (als) 29 NOVEMBER: Banjir melanda sejumlah kawasan di Banyuwangi. Antara lain di Desa Labanasem, Kecamatan Kabat dan kawasan Gang Dowo, Dusun Maduran, Desa Kedalamen, Kecamatan Rogojampi. 30 NOVEMBER: Bupati Anas (kanan) menerima Piala Otonomi Award dari Menakertrans Muhaimin Iskandar. 17 AGUSTUS 2013: Pengusaha muda asal Banyuwangi, Sonny Agus Setiawan mendapat penghargaan Crown Diamond Manager dari PT Ratu Nusantara. Tampak Sonny Agus Setiawan berfoto bersama Edhie Baskoro Yudhoyono dan Siti Rubi Aliya Rajasa saat acara upacara HUT RI ke 68 di Istana Merdeka. 25 OKTOBER: Petugas BPBD menyalurkan air bersih bagi warga Situbondo yang tinggal di daerah kering. Kemarau panjang menyebabkan sejumlah daerah mengalami kekeringan. 1 NOVEMBER: Pemenang Banyuwangi Tour de Ijen jilid II usai mendapat kalungan medali. 7 NOVEMBER: Ketua DPRD Situbondo dan ketua komisi membubuhkan tanda tangan di kain kafan di halaman DPRD Situbondo sebagai wujud dukungan perjuangan Honorer K.2 yang tidak bisa mengikuti tes CPNS. 25 NOVEMBER: Ribuan botol bir tumpah ruah di Hutan Baluran akibat truk yang membawanya terguling. Selama ini, jalur Hutan Baluran memang terkenal rawan laka. 9 OKTOBER: Petugas Dinas Peternakan melakukan otopsi kambing korban anjing liar di Kecamatan Licin.
  • 6.
    Kamis 2 Januari2014 RADAR POLITIK 23 PANGGUNG PEMILU PKB Tetap Pakai Gambar Gus Dur BANYUWANGI - Larangan keluarga KH. Abdurrahman Wahid agar gambar Gus Dur tidak dipasang sebagai atribut kampanye mendapat tanggapan DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Banyuwangi. Dalam menghadapi Pileg 9 April 2014 mendatang, DPC PKB Banyuwangi akan tetap menggunakan gambar mantan ketua Dewan Syuro DPP PKB tersebut. “Gus Dur adalah pendiri PKB. Tidak ada yang berhak melarang PKB menggunakan gambarnya,” tegas Ketua Dewan Tanfidz DPC PKB Banyuwangi H. Ba Subagio Joni Subagio. Menu Menurut Joni, perjalan jalanan PKB tidak bisa dipisah den dengan kiprah ma mantan presiden RI ke-4 itu. Sela Selain Gus Dur yang mendirikan PKB, Gus Dur juga memp memperjuangkan aspiras aspirasi warga NU. “Kami dulu masuk PKB kar karena NU dan i Gus Dur,” imbuhnya. menye Joni menyebut, selama hid hidupnya, Gus ya u a hidupnya, Gus Dur hanya sat mendirikan satu partai. Pardi tai itu, jelas dia, hanya PKB yang kini di dipimpin MuIska haimin Iskandar. “Meski keluarga me melarang, kami di DPC PKB Banyuwangi tetapm akan tetap menggunakan gambar Gus Dur,” cetus pria yang m menjabat sebagai wakil k ketua DPRD B i Banyuwangi itu n DOK.RaBa H. Joni Subagio Baca PKB...Hal 31 GALIH COKRO/RaBa MELANGGAR: Pemasangan banner gambar caleg bertebaran di wilayah Banyuwangi. Pihak berwenang terkesan tak bertaring untuk membersihkan. baliho seperti ini. Banner Caleg kian Semrawut BANYUWANGI - Pemasangan baliho, banner, dan billboard, untuk kampanye para caleg bertebaran di mana-mana. Ada yang ditempelkan di pohon dengan cara dipaku, ada pula yang ditanam di jalan- jalan strategis. Sederet alat peraga itu dipasang dengan tujuan agar si caleg mendapat simpati rakyat. Sayang, cara yang digunakan para caleg itu salah. Mereka memasang alat peraga itu di sembarang tem- pat. Sarana milik umum, seperti tiang listrik, tiang telepon, dan pohon, juga ditempeli gambar caleg. Kendati jelas-jelas melanggar, belum ada langkah tegas dari lembaga yang ngurusi pemilu. (nic/c1/aif) Suara Perempuan Dominasi DPT Pemilih Perempuan 631.770, Laki-Laki 622.584 Jiwa BANYUWANGI - Parpol peserta Pemilu 2014 di Banyuwangi tampaknya harus memberikan perhatian lebih terhadap pemilih perempuan. Pada Pemilu 9 April 2014 mendatang, suara perempuan masih mendominasi daftar pemilih tetap (DPT) yang sudah ditetapkan KPU Banyuwangi. Dari 1.254.354 orang pemilih yang sudah terdaftar, sekitar 631.770 orang atau sekitar 50,3 persen berasal dari kaum Hawa. Sisanya, 622.584 pemilih laki-laki. Mengacu DPT yang telah ditetapkan KPU, dari 24 kecamatan di 14 KECAMATAN DOMINASI PEMILIH PEREMPUAN Wongsorejo Kalipuro Banyuwangi Glagah Kabat Rogojampi Songgon Cluring 28.519 orang Purwoharjo 29.695 orang Singojuruh 41.737 Orang Gambiran 13.484 orang Genteng 28.224 orang Glenmore 39.056 orang Kalibaru 20.819 orang Sumber: KPU Banyuwangi Banyuwangi, pemilih di 14 kecamatan dikuasai kaum perempuan. Sisanya, 10 kecamatan, didominasi kaum lakilaki. “Jumlah pemilih perempuan dan laki-laki masih berpotensi bertambah karena warga masih diberi kesempatan 30.420 orang 25.791 orang 20.391 orang 23.805 orang 35.754 orang 28.618 orang 25.259 orang mendaftar melalui DPT khusus,” ujar Ketua KPU, Syamsul Arifin. Warga yang belum terdaftar bisa melakukan pendaftaran melalui Panitia Pemungutan Suara (PPS) di tingkat desa/kelurahan atau melalui RT. “Juga bisa mendaftar melalui Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK),” timpal Ketua Pokja DPT KPU, Atim Hariyadi. Karena kesempatan menjadi pemilih masih terbuka lebar, maka ada kemungkinan besar jumlah perempuan akan bertambah dari DPT yang sudah ditetapkan. Saat ini, pemilih perempuan masih mendominasi 14 kecamatan, yakni Kecamatan Wongsorejo, Kalipuro, Banyuwangi, Glagah, Kabat, dan Rogojampi. Selain itu, Kecamatan Songgon, Cluring, Purwoharjo, Gambiran, Genteng, Glenmore, dan Kalibaru. Di Kecamatan Wongsorejo, dari 56.133 pemilih, 28.519 tercatat pemilih perempuan. Di Kecamatan Kalipuro, dari 58.513 pemilih, 29.695 merupakan pemilih perempuan. (selengkapnya baca grafis). (afi/c1/aif)
  • 7.
    BERITA UTAMA Kamis 2Januari 2014 31 HALAMAN SAMBUNGAN Bisnis Sewa Perahu Laris Manis n TEMPAT... Sambungan dari Hal 21 Kepadatan kendaraan juga terjadi di jalan raya Desa/Kecamatan Rogojampi. Kendaraan roda dua (R2) dan roda empat (R4) yang datang dari arah utara dan selatan menumpuk di pusat kota Rogojampi hingga menyebabkan antrean panjang. Ribuan kendaraan warga yang ingin merayakan Tahun Baru 2014 di sejumlah tempat wi sata di daerah Rogojampi menyebabkan arus lalu lintas padat merayap. “Semua jalan macet,” kata Kapolsek Rogojampi, Kompol Bagio SP. Jalan macet karena kendaraan yang datang dari arah Ke camatan Srono bertemu kendaraan dari arah Kecamatan Singojuruh di Pertigaan Lincing, Desa Rogojampi. “Tidak ada jalan untuk pembuangan, jadi ya macet seperti ini,” katanya. Tingginya intensitas kenda raan dari dua arah itu diperparah dengan banyaknya para sopir dan pengendara motor yang tidak mau menaati traffic light. Meski lampu merah menyala, kendaraan tetap menerobos. Itu yang menye babkan jalanan macet total. “Dari arah Srono dan Singojuruh bertemu di simpang tiga ini. Kendaraan dari dua arah itu dihadang kendaraan dari arah utara,” ungkapnya. Selain itu, kemacetan itu juga terjadi akibat banyaknya kendaraan yang datang dari arah ba rat, yakni dari Kecamatan Songgon, dan kendaraan dari arah timur atau dari Desa Blimbingsari, Kecamatan Ro- Terganggu Minimnya Angin Laut n LOMBA... Sambungan dari Hal 21 Selain itu, juga memeriahkan petik laut yang kebetulan juga digelar kemarin. “Lomba perahu layar mini ini untuk memeriahkan perayaan tahun baru,” terang salah satu panitia, Bunahra. Sebelum lomba perahu layar mini dihentikan, panitia sudah mempersiapkan semua peralatan mulai start hingga finish di pantai. Bahkan, panitia juga sudah memulai lomba. “Ya bagaimana lagi, angin tidak ada,” ujar Bunahra kepada Jawa Pos Radar Banyuwangi. Dalam perlombaan perahu mini tersebut, para pengunjung sem pat melihat keindahan pe rahu mini yang meluncur dengan layar. Sayang, itu tidak lama karena lomba dihentikan. “Tidak ada angin, perahu ya tidak bisa jalan,” katanya. Sembari menunggu angin datang, perlombaan sementara dihentikan. Tetapi, setelah ditunggu hingga pukul 12.00, angin tetap tidak datang. “Angin tidak ada, jadi ya bubar, Mas,” cetus Bunahra sambil tersenyum. Lomba perahu layar mini yang digelar di Waru Doyong tersebut sebenarnya mendapat perhatian para pengunjung. Sambil menunggu angindatang,sejumlahperahumini dijadikan mainan di sekitar pantai. “Kalau tidak ada angin, perahu kita tidak bisa jalan, timpal Miswari, 23, ” salah satu peserta lomba perahu miniasalDesaBengkak,Kecamatan Wongsorejo. (abi/c1/aif) gojampi. “Kita minta bantuan polres mengatur jalan ini,” sebut Bagio. Arah selatan, antrean kendaraan di wilayah Kecamatan Ro gojampi itu sampai Desa Gladag, Kecamatan Rogojampi. Arah utara, kemacetan hingga Desa Labanasem, Kecamatan Kabat. “Setiap liburan panjang macet seperti ini. Kema cetan bisa teratasi kalau pem bangunan jalan tembus diselesaikan,” ungkap Bagio. Selain itu, pengunjung wisata Pantai Watudodol, Klopoan, Cacalan, masuk Kecamatan Kalipuro, juga meningkat. Di tempat tersebut, banyak warga yang mandi di pantai dan ada juga yang naik perahu. Membeludaknya jumlah pengunjung tersebut membawa berkah tersendiri bagi jasa penyewaan perahu di Watudodol. Budi, salah seorang penjaga pe rahu mengatakan, setiap orang dikenakan tarif Rp 5 ribu. Saat masa liburan seperti ini, dalam sehari dia bisa menjalankan perahunya sebanyak 20 kali show. Dia bisa mengantongi uang sampai Rp 700 ribu. Hasil itu dipotong biaya bahan bakar dan makan, selanjutnya dibagi tiga antara pemilik dan dua karyawan. Salah seorang pengunjung, Ardi, mengaku puas setelah menaiki perahu. Menurut pemuda dari Kecamatan Sempu tersebut, menaiki perahu kecil cukup menantang. Sebab, sangat dekat dengan air laut. Itu merupakan pengalaman pertama baginya. “Selama ini yang dinaiki kan kapal ferry, ternyata perahu kecil juga menarik,” ungkap Ardi. Sementara itu, di Pantai Cacalan yang terletak di Lingkungan Sukowidi, Kelurahan Klatak, pengunjung lebih ramai da- ripada hari sebelumnya. Selain karena masa liburan tahun baru, kemarin bertepatan de ngan Rabu Pungkasan (Wekasan), yakni hari Rabu terakhir di bulan Safar penanggalan Hijriah. Masyarakat sekitar memiliki tradisi menggelar selamatan dan makan bersama di pantai tersebut. Berbeda dengan petik laut. Rabu Pugkasan merupakan tradisi darat. Selamatan itu dimaksudkan sebagai wujud syukur dan doa kepada Tuhan Yang Mahakuasa. Lurah Klatak Efendi Kusuma mengatakan, pihak kelurahan sangat menyambut baik apa yang dilakukan warga sekitar Cacalan. Melalui Komunitas Pe duli Pantai Cacalan (Kopi Pancal), dia berharap Pantai Cacalan membawa manfaat bagi masyarakat dan lingkungan. “Kami sangat menyambut baik upaya teman-teman Kopi Pancal,” tegasnya. (nic/abi/mg1/c1/aif) Pengunjung Meluber sampai Trotoar Polisi Melanggar 29 Kasus n SETAHUN... n YUSUF... Sambungan dari Hal 21 Sambungan dari Hal 21 Pantauan koran ini, kehadiran Yusuf Mansur di Lapangan Blambangan benar-benar menyita perhatian jamaah. Luas lapangan tidak mampu menampung jumlah jamaah yang membeludak. Pengunjung meluber hingga di trotoar tepi Taman Blambangan. Akibatnya, kemacetan tak dapat dihindari. Beberapa ruas jalan menuju lokasi dipadati kendaraan. Penerapan car free night juga tidak terlalu memberi keleluasaan pengguna jalan. Yusuf Mansur yang juga pengasuh Pondok Pesantren Darul Quran, Kampung Ke tapang, Cipondoh, Tangerang, Banten, itu mengajak hadirin lebih mendekatkan diri kepada Allah, yakni memperbanyak sedekah, memperbaiki tauhid, dan memperbaiki ibadah. Sebelum mema suki lapangan, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas dan Yusuf Mansur menyempatkan diri menanam bibit pohon trembesi di sisi selatan Gesibu Banyuwangi. Sekaligus itu menandai launching program Sedekah Oksigen. (mg1/c1/aif) “Laka mengalami kenaikan 159 kejadian atau 21,99 persen,” ujar Kapolres Banyuwangi AKBP Yusuf dalam rilis akhir tahun di ruang Rupatama Mapolres Banyuwangi kemarin. Meski angka laka mengalami kenaikan, jelas kapolres, tapi korban meninggal menurun. Pada 2012 lalu mencapai 227 orang dan pada 2013 ini korban laka yang meninggal turun menjadi 190 orang. “Turun 37 orang atau 16,2 persen,” sebutnya. Sementara itu, angka kriminalitas ternyata menurun. Selama tahun 2013 yang tercatat Sambungan dari Hal 21 Mencari bibit-bibit atlet diperlukan trik khusus, misalnya setiap cabang olah raga (cabor) menggelar berbagai kompetisi untuk menjaring atlet berbakat. Biasanya, melalui kompetisikompetisi tersebut, bibit atlet baru bermunculan dan dapat menjadi aset. Cabor-cabor di Banyuwangi sebenarnya punya banyak orang berbakat. Namun, bakat saja tidak cukup karena harus ditunjang latihan, disiplin, dan pemenuhan gizi. Memang tidak dapat diingkari bahwa prestasi atlet di samping ditentukan kemampuan fisik dan ke te ram pilan, juga dipengaruhi faktor-faktor kejiwaan, yakni mental. Pendekatan menyeluruh harus digunakan dalam mempelajari n GARUDA... IST dari diri sendiri. Secara garis besar, langkahlang kah pembinaan mental atlet adalah mendiagnosis perkem bangan kejiwaan setiap atlet. Hakikatnya, pembinaan men tal merupakan langkah utama yang harus ditetapkan dengan hati-hati dan perhitungan cermat. Sehingga, betul-betul menjamin bahwa dengan mental training tersebut pasti dapat dicapai sasaran atau tu juan yang ingin dicapai. Mental training dimaksudkan me ningkatkan keterampilan atlet dan meningkatkan kekuatan mental. Pengaruh faktor psikologis atlet akan terlihat jelas pada saat atlet bertanding. Beberapa masalah psikologis yang paling sering timbul di dunia olahraga adalah saat pertandingan dan latihan. Dengan membiasakan diri berpikir positif, maka akan berpengaruh sangat baik dalam menumbuhkan rasa percaya diri, meningkatkan motivasi, dan menjalin kerja sama dengan berbagai pihak. Motivasi yang kuat menunjukkan bahwa dalam diri atlet ter sebut tertanam dorongan kuat untuk dapat melakukan sesuatu. Dengan pendekatan psikologis, diharapkan atlet selalu memperlihatkan motivasi yang kuat dan bermain sebaik-baiknya, sehingga dapat memenangkan pertandingan. Oleh karena itu, pelatih harus memperlihatkan bahwa ia menghargai hasil kerja atlet secara konsekuen. Semoga slogan “Menuju Banyuwangi Emas” menjadi motivasi seluruh atlet Banyuwangi menuju Porprov 2015. (*) *) Rektor Universitas PGRI Banyuwangi Sekolahkan 16 Dosen ke PT Ternama Sambungan dari Hal 21 PRI adalah lembaga manajemen yang meng khususkan diri pada pencatatan pemecahan rekor dan memberikan penghargaan atas prestasi anak bangsa dalam berbagai bidang. Soekardjo dinilai berhasil memberikan motivasi kepada seluruh civitas kampus Stikes untuk berpikir lebih maju. Inspirasi pendidikan yang ditanamkan Soekardjo ke pada seluruh civitas dinilai mampu mendongkrak popularitas kampus yang dahulu bernama Akademi Keperawatan itu menuju kampus Stikes hanya dalam kurun waktu lima tahun. Soekardjo menjelaskan, selama ini Stikes dibangun atas political will yang baik dengan Pemkab Banyuwangi. Program dunia pendidikan kesehatan dan program Pemkab Banyuwangi terjalin sangat baik. Bahkan, Kampus Stikes dibangun dengan konseptual 25 tahun mendatang. Program jangka panjang itu diprogram sejak awal agar tercipta mutu pendidikan yang berkualitas. Membangun dunia pendidikan, kata Sukardjo, kuncinya ada tiga, yaitu membangun sumber daya manusia, Sambungan dari Hal 21 DISAKSIKAN WABUP: Yusuf Mansur menasihati anak yatim. mental dan fisik. Ditinjau dari segi fisik, ma kanan dan gizi memberi umpan kepada badan, mental, dan spirit. La tihanlatihan kesegaran jasmani dapat mempengaruhi mental dan membersihkan pikiran-pikiran yang mengganggu. Setiap kali menghadapi suatu pertandingan, mental atlet harus dipersiapkan agar siap menghadapi rangsangan-rangsangan emosional, siap menanggung tugas berat, dan siap menghadapi berbagai beban mental. Kesiapan mental bertanding akhirnya tergantung atlit yang bersangkutan, yaitu dalam menyiapkan diri sendiri secara emosional. Kondisi mental yang kurang baik akan mengakibatkan atlet tidak dapat menanggung beban mental, baik yang datang dari lawan, dari penonton, maupun n RANCANG... ter larang (narkoba), masih kata Yusuf, selama 2013 ini 82 ka sus. Dari sejumlah kasus itu, polisi berhasil menangkap 102 tersangka. “Bukti yang kita amankan adalah sabu, daftar G, ekstasi, ganja, dan subuxon,” jelasnya. Bagaimana dengan pelanggaran yang dilakukan anggota Polres Banyuwangi? Selama 2013 ini anggota yang terlibat pelanggaran ada 29 kasus. Dari jumlah itu, 20 kasus sudah diselesaikan dalam sidang disiplin di Polres Banyuwangi. “Tidak ada yang dipecat. Cuma ada satu anggota yang dalam proses pemberhentian,” cetusnya. (abi/c1/aif) Terbang Gratis Diikuti 20 Wartawan Mental Training Bisa Tingkatkan Keterampilan n GEMBLENG... di Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Banyuwangi men capai 1.253 kasus. Pada 2012 lalu angka kriminalitas mencapai 1.509 kasus. “Angka kriminalitas turun 250 kasus,” ujar Yusuf. Ribuan kasus kriminalitas itu, lanjut Yusuf, didominasi kasus pencurian dengan pemberatan (curat), yakni mencapai 245 kasus. Disusul perjudian dengan 209 kasus dan penganiayaan mencapai 99 kasus. “Pidana melibatkan anak mencapai 112 kasus. Dari jumlah itu, 39 anak menjadi tersangka dan 109 sebagai korban,” ungkapnya. Kasus narkotika dan obat sarana-prasarana, dan pasar. “Itu harus seimbang agar berjalan seiring,” jelasnya. Mengapa harus dipikir hingga 25 tahun ke depan? Soekardjo menganalisis, ada korelasi yang kuat antara sumber daya manusia, pendidikan, dan pembangunan. Dengan begitu, diperlukan perencanaan sejak dini agar ke depan pendidikan berjalan sesuai harapan. “Negeri China saja konsep pendidikan jangka panjangnya untuk 100 tahun ke depan,” ujar pria yang meskipun sudah tua masih terlihat bugar itu. Sebagai sekolah pendidikan kesehatan, Stikes akan menambah sejumlah program studi (prodi). Tahun 2014 ini Stikes akan membuka D3 farmasi. Tahun 2015, Stikes berencana membuka prodi gizi dan analis. Jangka panjangnya adalah mendirikan prodi kedokteran. “Mendirikan prodi kedokteran, syaratnya harus memiliki rumah sakit sendiri untuk praktik para mahasiswa. Insya-Allah kami akan menuju ke sana,” jelas Soekardjo. Sementara itu, Soekardjo dinilai tidak hanya mampu menganalisis kebutuhan pendidikan ke depan dengan baik, mantan kabag Tata Usaha RSUD Blambangan itu juga dianggap teladan bagi semua dosen pengajar Stikes. Menurut dia, dosen sebagai tenaga pendidik profesional tidak cukup hanya menguasai ilmu yang akan diajarkan, melainkan juga harus memahami kondisi mahasiswa yang dihadapi. Oleh karena itu, sangat diperlukan dosen yang inspiratif, mampu mendidik, memberi teladan yang baik, dan bisa memahami kondisi kejiwaan mahasiswa, serta mampu memotivasi dan memberi semangat peserta didik ke arah kemajuan. “Agar bisa menjadi sosok dosen yang inspiratif, dosen harus mampu memegang prinsip care, share, trust. Dosen harus mampu memberi perhatian, merangkul, memberi semangat, dan memotivasi para mahasiswa, serta bisa membagi ilmu yang dimiliki dengan menciptakan suasana pembelajaran yang kreatif, inovatif, dan menantang,” jelasnya. Demi mendukung kualitas dosen yang inspiratif, Stikes menyekolahkan 16 dosen ke strata magister dan doktor ke beberapa perguruan tinggi (PT) ternama. Ada yang di Universitas Indonesia, Universitas Padjadjaran, Universitas Negeri Solo, Universitas Airlangga, Universitas Brawijaya, Universitas Udayana, dan Universitas Gajah Mada. “Guna meningkatkan kualitas dosen Stikes, para dosen harus disekolahkan ke tingkat yang lebih tinggi,” timpal Ketua Perwakes, Wayan Artha. (c1/aif) Selain rombongan Bupati Anas dan petinggi PT. Garuda Indonesia, juga ikut rombongan wartawan Jakarta. Sedikitnya, ada sekitar 20 kuli disket dari berbagai media nasional ikut terbang menggunakan pesawat yang baru datang dari Prancis itu. Pesawat akan take off di Bandara Soekarno-Hatta Jakarta pada pukul 08.00. Direncanakan akan landing di Bandara Blimbingsari sekitar pukul 10.30 WIB. Kedatangan rombongan Bupati Anas bersama pejabat PT. Garuda Indonesia itu akan disambut Wakil Bupati Yusuf Widyatmoko. Meski hanya sebatas uji coba penerbangan, tapi pemerintah daerah menyiapkan acara khusus untuk menyambut kedatangan rombongan pejabat PT. Garuda Indonesia. Setiba di Bandara Blimbingsari, pejabat PT. Garuda Indonesia akan disambut acara khusus di ruang VVIP Bandara Blimbingsari. Dalam acara penyambutan itu, ada acara seremonial be- rupa ucapan selamat datang dari pemerintah daerah. Perwakilan direksi PT. Garu da Indonesia juga akan memberikan sambutan. Acara itu akan diakhiri makan siang bersama. Usia menyantap hidangan makan siang, rombongan pejabat PT. Garuda Indonesia bersama rombongan akan melanjutkan penerbangan menuju Bandara Ngurah Rai, Bali. “Pesawat rombongan direksi PT. Garuda Indonesia itu akan take off dari Bandara Blimbingsari sekitar pukul 13.00,” tambah Ali Ruchi. (afi/c1/aif) Dikenal sebagai Bapak Bangsa n PKB... Sambungan dari Hal 23 Di hadapan para PAC PKB dan calon anggota legislatif (caleg), Joni menyerukan dalam pembuatan alat peraga partai dan caleg tidak lupa memasang gambar Gus Dur. “Apa yang kami lakukan ini bentuk penghormatan kepada beliau (Gus Dur),” jelasnya. Gus Dur yang dikenal sebagai bapak bangsa, masih kata Joni, bukan hanya milik keluarga. Bila keluarga melarang peng- gunaan gambarnya, maka itu mengecilkan peran Gus Dur. Padahal, Gus Dur adalah milik bangsa dan sangat disegani dunia. “Gus Dur menjadi panutan warga NU dan PKB. Gus Dur juga milik PKB,” tandas Joni. Sebagaimana diketahui, almarhum mantan presiden RI keempat, Abdurrahman Wahid alias Gus Dur, sempat menulis wasiat terkait larangan pemasangan nama dan gambarnya untuk partai atau caleg sebagai atribut alat peraga kampanye. Karena itu, keluarga ber hak menyomasi semua pihak yang memasang gambar Gus Dur tanpa izin keluarga Gus Dur. Istri almarhum Gus Dur, Sinta Nuriyah, me-warning semua pihak yang merasa memasang foto, tulisan nama, dan video Gus Dur, pada alat peraga kampa nye par tai maupun ca leg tanpa seizin keluarga agar segera menurunkan dan mencopotnya. Jika tidak, akan disiapkan langkahlangkah untuk menuntut secara hukum. (abi/c1/aif) Bus Perintis Beroperasi Triwulan I BANYUWANGI - Pasca sukses nya uji coba bus jurusan Ba nyuwangi-Bondowoso via Gunung Ijen, Perum Damri tampaknya segera me realisasikan rute angkutan perintis tersebut. Rute angkutan perintis yang melalui medan cukup ekstrem, itu nyaris dapat di pastikan mulai beroperasi pada triwulan pertama 2014. Kepala Cabang (Kacab) Perum Damri Banyuwangi, Hery Subagiyo mengatakan, berdasar hasil uji coba, rute angkutan perintis BanyuwangiBondowoso via Gunung Ijen sa ngat layak dilalui. “Sejak pelaksanaan Banyuwangi Tour de Ijen (BTdI) pertama di tahun 2012, sarana dan prasarana sangat bagus (di kawasan Gunung Ijen),” ujarnya kemarin (31/12). Dijelaskan, di lereng Gunung Ijen memang terdapat beberapa tanjakan ekstrem, khususnya di kawasan tanjakan Erek-erek. Namun, tanjakan-tanjakan itu diprediksi akan dapat dilalui dengan mudah dan aman. Sebab, bus yang akan dioperasikan untuk melayani rute angkutan perintis tersebut merupakan bus baru. Bus ukuran medium, itu berkapasitas 24 tempat duduk. “Bus sudah ada. Tinggal kita ambil di pusat,” kata dia. Lebih lanjut Hery me ngatakan, proses persiapan pengoperasian bus angkutan perintis, itu saat ini berada di satuan kerja (satker) Provinsi Jatim. Dia optimistis, rute angkutan perintis Banyuwangi-Bondowoso, itu dapat mulai beroperasi triwulan pertama 2014. “Bus yang melayani rute angkutan perintis di Banyuwangi, itu adalah bus ekonomi non air conditioner (AC),” paparnya. Masih menurut Hery, meskipun bus yang dioperasikan untuk melayani rute angkutan pe rintis dipastikan bus ekonomi, tetapi pihaknya belum tahu persis tarif yang akan di kenakan kepada para penumpang. Menurut dia, tarif di tentukan oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Darat. “Yang pasti tarifnya sesuai dengan kelasnya, yakni kelas ekonomi,” cetusnya. Sekadar tahu, selain angkutan perintis Banyuwangi-Bondowoso melalui jalur Ketapang, Licin, Jambu, Ijen, dan Bondowoso, Pe r u m D a m r i ju ga a k a n mengoperasikan rute angkutan perintis jurusan Sarongan-Jajag melalui wilayah Kecamatan Pesanggaran. “Tujuan pengoperasian angkutan perintis, itu untuk membantu Pemkab Banyuwangi dalam hal pengembangan potensi wisata dan pengembangan perekonomian masyarakat,” pungkasnya. (sgt/c1/aif)
  • 8.
    32 Kamis 2 Januari2014 Dikira Maling Motor, Digebuki Massa NUR HARIRI/RaBa HUJAN: Ratusan warga menghabiskan waktu dengan mandi di Pantai Pathek, Desa Gelung, kemarin (1/1). Pathek Dikarcis, Pengunjung Protes PANARUKAN - Libur awal Tahun Baru 2014 tak disiasiakan warga berlibur di sejumlah objek wisata di Situbondo. Salah satu yang menjadi jujugan adalah Pantai Pathek di Desa Gelung, Kecamatan Panarukan. Meski kemarin Pantai Pathek terus diguyur hujan sejak pagi hingga sore, ternyata semangat warga mendatangi pantai tersebut tidak patah. Bahkan, di bawah guyuran hujan, ratusan warga tetap mandi di pantai. Yang beda dengan hari-hari biasa, selama libur tahun baru kemarin (1/1) pengunjung pantai tersebut harus mengeluarkan uang untuk membeli karcis sebesar Rp 10 ribu per orang. “Karcisnya Rp 10 ribu. Kalau tidak pakai karcis tidak bisa masuk,” kata Hakim, salah seorang warga Kalibagor yang berkunjung ke Pantai Pathek. Adanya karcis masuk ke Pantai Pathek itu dikeluhkan banyak warga. Mereka menganggap harga karcis Pantai Pathek terlalu mahal. “Mahal, masak masuk saja sepuluh ribu,” kata Erni, warga Situbondo. Menurut Bari, salah seorang petugas yang menjaga pintu masuk, pemberlakuan karcis itu terjadi setiap tahun baru. “Sudah tujuh tahunan, Mas. Tapi cuma untuk satu hari ini saja. Hari kedua dan seterusnya tidak ada lagi,” terang Bari sambil mengatur kendaraan keluar-masuk Pantai Pathek. Dikatakan, hasil penjualan karcis Pantai Pathek tersebut akan dibagi dengan pihak desa. Mereka yang menjaga pintu masuk sudah terdata dengan baik. “Hasilnya dibagi dengan desa,” terang Bari sambil mengangkat gedhek untuk membuka-tutup pintu masuk. (rri/c1/als) Edy Supriyono/RaBa PADAT: Wisatawan domestik memadati Pantai Pasir Putih, Kecamatan Bungatan, kemarin (1/1). Pasir Putih Penuh BUNGATAN-Hujanyangmengguyursejakpagiharitakmenyurutkan niat warga untuk merayakan libur tahun baru. Terbukti, ribuan pengunjung tetap memadati Pantai Wisata Pasir Putih di Desa Pasir Putih, Kecamatan Bungatan, Kabupaten Situbondo, kemarin (1/1).Bahkan,merekatetaptenang mandi di pantai. Pengunjung tak hanya berasal dari wilayah Situbondo, tapi juga kabupaten-kabupaten lain di Tapal Kuda, seperti Jember, Bondowoso, Probolinggo, Banyuwangi, bahkan Surabaya dan sekitarnya. Saking banyaknya pengunjung, lalu lintas Jalur Pantura padat merayap. Personel kepolisian, mulai Sabhara, Intelkam, hingga Polantas, sejak pergantian malam tahun baru disiagakan di objek wisata andalan Kota Santri itu. Itu dilakukan demi mengantisipasi segala hal yang tidak diinginkan, mulai kemacetan hingga tindakan kriminal. ”Kita menerjunkan puluhan personel lantas untuk mengatur arus lalin di Jalur Pantura,” terang Kasatlantas Polres Situbondo, AKP Endro Abrianto. Direktur Perusda Pasir Putih, Danial Maulana  mengatakan, momentum pergantian tahun disambut suka cita pihaknya. “Makanya, khusus tahun baru ini kita menambah sejumlah fasilitas hiburan, ungkapnya. (pri/c1/als) ” Sambut Tahun Baru, Smapank Selawatan PANARUKAN - Kegiatan akhir tahun identik dengan kegiatan hura-hura, bersenang-senang, pagelaran musik yang ditandai dengan pesta kembang api dan semacamnya. Namun, keadaan tersebut berbeda 180 derajat dengan yang dilakukan keluarga besar SMAN 1 Panarukan (Smapank) di malam pergantian tahun baru 2014. Dia akhir tahun 2013 Selasa malam (31/12), lembaga pendidikan yang dipimpin Ahmad Jaenuri itu mengisinya dengan kegiatan positif. Yakni, pengajian akbar dengan agenda pembacaan selawat dan istighotsah. Pengajian akbar ini dihadiri ribuan peserta. Mereka terdiri dari seluruh siswa, wali murid, guru, karyawan serta masyarakat sekitar. Hadir dalam acara yang ditempatkan di halaman SMAN 1 Panarukan ini, sejumlah habaib dari Kota Situbondo maupun dari luar kota dan Pulau Madura, serta jajaran Muspika dan Muspida Situbondo. Meski diguyur hujan deras, hal itu tak banyak berpengaruh terhadap terlaksananya kegiatan yang diberi nama “Gema Selawat; Reflekasi Akhir tahun, menyongsong tahun baru penuh optomisme” ini. Semua yang hadir kemudian bermunajat bersama. Harapan- Edy Supriyono/RaBa POSITIF: siswa-siswi Smapank bersama wali murid, guru, karyawan, serta masyarakat sekitar melakukan selawatan dan istighotsah di awal Tahun baru 2014. nya akan berdampak positif bagi seluruh siswa dan seluruh civitas akademika. “Kita bemunajat agar selalu diberi kesuksesan dalam mencapai visi-misi sekolah, khususnya sukses dalam pelaksanaan ujian nasional yang akan dilaksanakan pada April 2014,” terang Kepala SMAN 1 Panarukan, Ahmad Jaenuri. Menurut dia, kegiatan Gema Selawat sejalan dengan visi SMA Negeri 1 Panarukan. Yakni, mencetak generasi yang berkarakter dan berprilaku santun, sopan serta mentatai peraturan baik di sekolah, maupun masyarakat. “Kegiatan juga sejalan dengan implementasi kurikulum 2013, dimana SMAN 1 Panarukan sebagai salah satu dari tiga SONGSONG TAHUN BARU: Kepala SMAN 1 Panarukan, Ahmad Jaenuri (berdiri) memberikan sambutan dalam pelaksanaan Gema Selawat, Selasa malam (31/12) sekolah yang ditunjuk oleh pemerintah sebagai sekolah sasaran yang menjadi pilot project pelaksanaan kurikulum 2013,” imbuhnya. Jaenuri menjelaskan, implemntasi kurikulum 2013 menekankan pada empat aspek kompetensi inti. Yaitu, kompetensi ketuhanan, sosial, pengetahuan dan keterampilan. Kegiatan pengajian dan gema selawat sejalan dengan semangat kurikulum 2013 dari segi ketuhanan dan sosial. “Kegiatan ini juga untuk menyambut peringatan maulid Nabi Muhammad SAW,” terang Jaunuri. (pri/adv/als) SITUBONDO - Dikira maling motor, Nur Kholis, pemuda asal Desa Taman Krocok, Kecamatan Tegal Ampel, Bondowoso, dihajar massa kemarin (1/1). Pemuda 27 tahun itu pun babak belur dan tidak jadi berlibur ke Pantai Pasir Putih, Kecamatan Bungatan, Situbondo. Sebelum menjadi target amukan massa, Nur Holis hendak berlibur dan mendatangi Pantai Pasir Putih sekitar pukul 14.00 kemarin. Dirinya mengendarai motor Honda Revo bernopol P 60704 DO dari Bondowoso. Namun, karena Jalur Pantura, Kecamatan Bungatan, sangat padat, motor yang ia kemudikan menabrak traffic cone di depan petugas lantas Polres Situbondo. Karena takut, pemuda itu langsung kabur dan melanjutkan perjalanan menuju wisata Pantai Pasir Putih dengan kecepatan cukup tinggi. Namun, karena para pen- NUR HARIRI/RaBa BABAK BELUR: Pria yang diduga maling diamankan petugas kepolisian kemarin (1/1). gunjung Pasir Putih cukup padat, motor Kholis menabrak salah seorang pengunjung. Lantaran itulah warga curiga dan menyangkanya maling motor. Tanpa dikomando, para pengunjung mengejar Kholis. Begitu tertangkap, Kholis langsung digebuki hingga babak belur. Beruntung, petugas kepolisian yang berjaga-jaga di lokasi segera menghentikan amuk massa. Pria itu langsung diamankan petugas. “Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, kami langsung mengamankannya ke Pos Lantas Pasir Putih,” terang AKP Karyoto, Kapolsek Bungatan, Situbondo. Dikatakan, kasus tersebut tetap diselidiki demi memperjelas motornya. “Apa pun alasannya dia tetap salah, karena itulah kami menyerahkan kasus dugaan pencurian motor itu kepada bagian Reskrim,” terang AKP Karyoto. Kepada polisi, pria tersebut mengaku bukan pencuri. Dirinya kabur lantaran takut ditilang setelah menabrak traffic cone di depan petugas. ”Saya bukan pencuri, Pak. Saya kabur karena takut ditilang. Saya menabrak pembatas jalan. Ini STNK dan SIM saya,” kata Nur Kholis kepada petugas. Meski begitu, pihak kepolisian akan tetap melakukan penyelidikan. Anggota Satuan Reskrim yang sedang bertugas di wisata Pasir Putih juga diturunkan untuk memintai keterangan Nur Kholis. “Tentu petugas tidak langsung percaya begitu saja. Kalau hanya menabrak traffic cone, kok sampai panik begitu. Makanya ini tetap dimintai keterangan dulu,” pungkas AKP Karyoto. (rri/c1/als)