Migrasi Data dari MySQL Online ke Oracle Offline
(Sumber Database Online Target Database Offline)
dan
SISTEM INFORMASI
(Decision Support System/DSS)
Nama : Kharisma Aulia
Nim : 14.110.0007
Kelas : 1p11
Migrasi Data dari MySQL Online ke Oracle
Offline (Sumber Database Online Target
Database Offline)
Asumsi yg di pakai:
• Online : Kondisi Database Bisa di akses
dari SQL Developer
• Offline : Kondisi Database Tidak Bisa di
akses dari SQL Developer
Bersihkan Repository
terlebih dahulu
Buat Project Baru Memindahkan
Db Gammu di Mysql ke Oracle
• Buat user gammu di oracle
• CREATE USER gammu
IDENTIFIED BY gammu
DEFAULT TABLESPACE users
TEMPORARY TABLESPACE temp;
Beri hak kepada user gammu
GRANT CONNECT,
RESOURCE,
CREATE VIEW,
CREATE PUBLIC SYNONYM,
CREATE ANY SEQUENCE, ALTER ANY SEQUENCE,
DROP ANY SEQUENCE,
CREATE ANY TABLE, ALTER ANY TABLE, DROP ANY
TABLE,
CREATE ANY TRIGGER, ALTER ANY TRIGGER, DROP
ANY TRIGGER,
INSERT ANY TABLE, UPDATE ANY TABLE, DELETE
ANY TABLE TO gammu;
Pilih Repository untuk Migrasi
Database
Buat Project Migrasi Data dengan
nama Gammu
Sumber Database
MySQL Online
Pilih Database yang mau di
Migrasikan
Konversi Tipe Data
MySQL to Oracle
Target Database
Oracle Offline
Summary
Proses & Message
Generated Script
• Cek di
• Isinya adalah script DDL yang bisa di
eksekusi di Site Target melalui SQLPLUS
Control File
Unload Data via Script
Eksekusi unload_script.bat u/
mengimport data dari sumber db
Pastikan ada folder data dan log
Rubah ekstensi .txt menjadi .dat
Eksekusi Script Generate di
SQLPLUS
• Pindah ke direktori
F:MigrasiDataMigrasiGammugenerated
Setelah Selesai Pastikan
Tabel sudah terbentuk di user
gammu
• Sqlplus gammu/gammu
Migrasikan data dengan
mengeksekusi script oracle_ctl.bat
Eksekusi
• Amati apakah ada error atau tidak
• Lihat di log filenya
• Lihat hasilnya (struktur
tabel,data,procedure,function,view,trigger,d
sb), pastikan jumlahnya sama
Permasalahan yg biasa terjadi
• Format tanggal tidak sesuai (harus di
sesuaikan data dengan kontrol file yang
ada)
• Ekstensi data yg terbaca di control file
bukan .txt tapi .dat (ganti data hasil unload
dengan ekstensi .dat)
SISTEM INFORMASI
(Decision Support System/DSS)
Decision Support Systems atau DSS adalah suatu
bentuk dari sistem informasi manajemen yang
secara khusus dibuat untuk mendukung perencana
dan stakeholders dalam pengambilan keputusan.
DSS dapat mencerminkan berbagai konsep dari
pengambilan keputusan dan kondisi yang berbeda-
beda, dan akan sangat berguna untuk semi-
structured atau unstructured problems dimana
proses pengambilan keputusan ditingkatkan dengan
dialog interaktif antara DSS dengan pengguna.
Tujuan DSS:
adalah untuk meningkatkan kemampuan para pengambil
keputusan dengan memberikan alternatif-alternatif
keputusan yang lebih banyak atau lebih baik dan
membantu untuk merumuskan masalah dan keadaan
yang dihadapi. Dengan demikian DSS dapat menghemat
waktu, tenaga dan biaya. Jadi dapatlah dikatakan secara
singkat bahwa tujuan DSS adalah untuk meningkatkan
efektivitas (do the right things) dan efesiensi (do the
things right) dalam pengambilan keputusan. Walaupun
demikian, penekanan dari suatuDSS adalah pada
peningkatan efektivitas dari pengambilan keputusan dari
pada efisiensinya.
Kelebihan DSS:
1. Memperluas kemampuan pengambil keputusan dalam
memproses data/informasi untuk pengambilan keputusan.
2. Menghemat waktu yang dibutuhkan untuk memecahkan
masalah, terutama berbagai masalah yang sangat kompleks
dan tidak terstruktur.
3. Menghasilkan solusi dengan lebih cepat dan hasilnya dapat
diandalkan.
4. Mampu memberikan berbagai alternatif dalam pengambilan
keputusan, meskipun seandainya DSS tidak mampu
memecahkan masalah yang dihadapi oleh pengambil
keputusan, namun dapat digunakan sebagai stimulan dalam
memahami persoalan.
5. Memperkuat keyakinan pengambil keputusan terhadap
keputusan yang diambilnya.
6. Memberikan keuntungan kompetitif bagi organisasi secara
keseluruhan dengan penghematan waktu, tenaga dan biaya.
Kelemahan DSS:
1. Sulit dalam memodelkan sistem bisnis.
2. Mungkin akan menghasilkan suatu model
bisnis yang tidak dapat menangkap semua
pengaruh pada entity.
3. Dibutuhkan kemampuan matematika yang
tinggi untuk mengembangkan suatu model
yang lebih kompleks.
SEKIAN
TERIMA KASIH 

Pti rismaaaa

  • 1.
    Migrasi Data dariMySQL Online ke Oracle Offline (Sumber Database Online Target Database Offline) dan SISTEM INFORMASI (Decision Support System/DSS) Nama : Kharisma Aulia Nim : 14.110.0007 Kelas : 1p11
  • 2.
    Migrasi Data dariMySQL Online ke Oracle Offline (Sumber Database Online Target Database Offline) Asumsi yg di pakai: • Online : Kondisi Database Bisa di akses dari SQL Developer • Offline : Kondisi Database Tidak Bisa di akses dari SQL Developer
  • 3.
  • 4.
    Buat Project BaruMemindahkan Db Gammu di Mysql ke Oracle • Buat user gammu di oracle • CREATE USER gammu IDENTIFIED BY gammu DEFAULT TABLESPACE users TEMPORARY TABLESPACE temp;
  • 5.
    Beri hak kepadauser gammu GRANT CONNECT, RESOURCE, CREATE VIEW, CREATE PUBLIC SYNONYM, CREATE ANY SEQUENCE, ALTER ANY SEQUENCE, DROP ANY SEQUENCE, CREATE ANY TABLE, ALTER ANY TABLE, DROP ANY TABLE, CREATE ANY TRIGGER, ALTER ANY TRIGGER, DROP ANY TRIGGER, INSERT ANY TABLE, UPDATE ANY TABLE, DELETE ANY TABLE TO gammu;
  • 6.
    Pilih Repository untukMigrasi Database
  • 7.
    Buat Project MigrasiData dengan nama Gammu
  • 8.
  • 9.
    Pilih Database yangmau di Migrasikan
  • 10.
  • 11.
  • 12.
  • 13.
  • 14.
    Generated Script • Cekdi • Isinya adalah script DDL yang bisa di eksekusi di Site Target melalui SQLPLUS
  • 15.
  • 16.
  • 17.
  • 18.
    Pastikan ada folderdata dan log
  • 19.
    Rubah ekstensi .txtmenjadi .dat
  • 20.
    Eksekusi Script Generatedi SQLPLUS • Pindah ke direktori F:MigrasiDataMigrasiGammugenerated
  • 21.
    Setelah Selesai Pastikan Tabelsudah terbentuk di user gammu • Sqlplus gammu/gammu
  • 22.
  • 23.
    Eksekusi • Amati apakahada error atau tidak • Lihat di log filenya • Lihat hasilnya (struktur tabel,data,procedure,function,view,trigger,d sb), pastikan jumlahnya sama
  • 24.
    Permasalahan yg biasaterjadi • Format tanggal tidak sesuai (harus di sesuaikan data dengan kontrol file yang ada) • Ekstensi data yg terbaca di control file bukan .txt tapi .dat (ganti data hasil unload dengan ekstensi .dat)
  • 25.
  • 26.
    Decision Support Systemsatau DSS adalah suatu bentuk dari sistem informasi manajemen yang secara khusus dibuat untuk mendukung perencana dan stakeholders dalam pengambilan keputusan. DSS dapat mencerminkan berbagai konsep dari pengambilan keputusan dan kondisi yang berbeda- beda, dan akan sangat berguna untuk semi- structured atau unstructured problems dimana proses pengambilan keputusan ditingkatkan dengan dialog interaktif antara DSS dengan pengguna.
  • 27.
    Tujuan DSS: adalah untukmeningkatkan kemampuan para pengambil keputusan dengan memberikan alternatif-alternatif keputusan yang lebih banyak atau lebih baik dan membantu untuk merumuskan masalah dan keadaan yang dihadapi. Dengan demikian DSS dapat menghemat waktu, tenaga dan biaya. Jadi dapatlah dikatakan secara singkat bahwa tujuan DSS adalah untuk meningkatkan efektivitas (do the right things) dan efesiensi (do the things right) dalam pengambilan keputusan. Walaupun demikian, penekanan dari suatuDSS adalah pada peningkatan efektivitas dari pengambilan keputusan dari pada efisiensinya.
  • 28.
    Kelebihan DSS: 1. Memperluaskemampuan pengambil keputusan dalam memproses data/informasi untuk pengambilan keputusan. 2. Menghemat waktu yang dibutuhkan untuk memecahkan masalah, terutama berbagai masalah yang sangat kompleks dan tidak terstruktur. 3. Menghasilkan solusi dengan lebih cepat dan hasilnya dapat diandalkan. 4. Mampu memberikan berbagai alternatif dalam pengambilan keputusan, meskipun seandainya DSS tidak mampu memecahkan masalah yang dihadapi oleh pengambil keputusan, namun dapat digunakan sebagai stimulan dalam memahami persoalan. 5. Memperkuat keyakinan pengambil keputusan terhadap keputusan yang diambilnya. 6. Memberikan keuntungan kompetitif bagi organisasi secara keseluruhan dengan penghematan waktu, tenaga dan biaya.
  • 29.
    Kelemahan DSS: 1. Sulitdalam memodelkan sistem bisnis. 2. Mungkin akan menghasilkan suatu model bisnis yang tidak dapat menangkap semua pengaruh pada entity. 3. Dibutuhkan kemampuan matematika yang tinggi untuk mengembangkan suatu model yang lebih kompleks.
  • 30.