PROGRAM PELATIHAN<br />“TATACARA THOHAROH DAN SHOLAT SESUAI SUNNAH RASULULLAH SAW” <br />Sholat merupakan rukun Islam yang paling tegas setelah dua kalimat syahadat dan amalan paling mulia sesudahnya. Karena, sholat mengambil bentuk ibadah yang paling sempurna dan paling bagus serta mengumpulkan berbagai bentuk dan macam penghambaan diri kepada Allah, seperti yang tercantum dalam Al Quran:<br />           <br />\"
Sesungguhnya Aku Ini adalah Allah, tidak ada Tuhan (yang hak) selain aku, <br />Maka sembahlah Aku dan Dirikanlah shalat untuk mengingat Aku.\"
 (QS. THAHAA (20); 14)<br />   <br />\"
Berdirilah untuk Allah (dalam shalatmu) dengan khusyu'.\"
 (QS AL BAQARAH (2); 238)<br />Sholat merupakan prasyarat pertama yang ditegaskan Nabi Muhammad SAW setelah tauhid. Ia merupakan puncak ibadah jasmani serta (aturan) agama umat Islam yang baku. Tidak satupun syariat yang diturunkan, melainkan disertai dengan perintah sholat.<br />Sholat merupakan kewajiban fardhu ain berdasarkan Al-Qur’an, Al-hadist dan Ijma’. Allah mewajibkan sholat pada malam mi’rajnya Nabi ke langit, yang hal ini berbeda dengan syariat agama lain. Itu menunjukkan luhurnya nilai dan tegasnya kewajiban sholat atas tiap muslim yang dewasa. Sholat ialahsebuah kewajiban yang tak pernah jatuh dalam kondisi apapun, yang hal ini berbeda dengan rukun-rukun Islam lainnya.<br />Namun demikian, pada masa keterasingan Islam fase kedua, umat Islam telah meremehkan sholat dan menyia-nyiakan kewajiban tersenut. Sementara pada saat yang sama, mereka tenggelam dalam hura-hura dan persaiangan mengjar dunia. Sebab itu, sudah menjadi suatu kewajiban untuk mengingatkan mereka tentang keluhuran dan pentingnya nilai sholat.<br />Dalam Islam, sholat merupakan sebaik-baik ibadah kepada Allah, juga merupakan saat-saat seorang hamba paling dekat dengan Rabb-Nya. Karenanya, Rasulullah SAW sangat antusias dalam mengajarkan tata cara yang benar kepada umat ini.<br />Sayangnya, banyak kaum muslimin yang belummengetahui tata cara sholat yang selaras dengan sifat sholat nabi SAW. Padahal mencontoh Nabi SAW merupakan syarat diterimanya ibadah, setelah terpenuhi syarat ikhlas kepada Allah Azza wa Jalla.<br />TUJUAN <br />Meningkatkan pemahaman tentang tata cara wudhu dan shalat yang benar
Membuat aktivitas wudhu lebih bermakna
Meningkatkan kekhusyuan dalam setiap gerakan shalatTEMA<br />MENJADIKAN WUDHU DAN SHALAT LEBIH BERMAKNA BAGI KITA<br />WAKTU DAN TEMPAT PELAKSANAAN<br />Program ini dilaksanakan selama dua hari satu malam, Peserta diharapkan sudah tiba di lokasi hari I, Pk. 08.00, dan sudah meninggalkan lokasi hari II, Pk. 16.00.<br /> <br />Tempat Pelaksanaan:<br />Di kaki gunung pancar, di tepi sungai Cikeruh, di lembah Bukit Sentul, diantara hijaunya sawah dan gemerciknya air sungai serta kicauan burung yang menyejukkan hati, di sanalah terletak Dangau Aulia, sebagai tempat wisata yang memadai dengan fasilitas:<br />Ruangan pertemuan dan ruangan shalat sebagai sarana indoor yang representatif dilengkapi audio visual yang memadai. <br />Lapangan dan lahan sebagai sarana outdoor<br />Ruangan makan yang memungkinkan sesama peserta nyaman berkomunikasi<br />Ruangan istirahat/tidur<br />Tempat wudlu, kamar mandi/WC yang mencukupi<br />Lingkungan dengan suasana yang nyaman<br />METODE PENYAMPAIAN<br />Partisipatif<br />Praktek/Penghayatan<br />Presentasi/Informatif<br />Curah Pendapat/Brainstorming<br />Hikmah <br />PRINSIP PROGRAM<br />Nyaman<br />Mudah<br />Bermanfaat <br />PEMBICARA<br />Tim Dangau Aulia<br />PERLENGKAPAN PESERTA<br />Obat-obatan pribadi
Baju ganti secukupnya, baju hangat bila diperlukan
Baju olahraga yang sopan/Baju santai yang sopan
Sepatu kets, sandal

Proposal Tatacara Thoharoh dan Shalat

  • 1.
    PROGRAM PELATIHAN<br />“TATACARATHOHAROH DAN SHOLAT SESUAI SUNNAH RASULULLAH SAW” <br />Sholat merupakan rukun Islam yang paling tegas setelah dua kalimat syahadat dan amalan paling mulia sesudahnya. Karena, sholat mengambil bentuk ibadah yang paling sempurna dan paling bagus serta mengumpulkan berbagai bentuk dan macam penghambaan diri kepada Allah, seperti yang tercantum dalam Al Quran:<br /> <br />\" Sesungguhnya Aku Ini adalah Allah, tidak ada Tuhan (yang hak) selain aku, <br />Maka sembahlah Aku dan Dirikanlah shalat untuk mengingat Aku.\" (QS. THAHAA (20); 14)<br /> <br />\" Berdirilah untuk Allah (dalam shalatmu) dengan khusyu'.\" (QS AL BAQARAH (2); 238)<br />Sholat merupakan prasyarat pertama yang ditegaskan Nabi Muhammad SAW setelah tauhid. Ia merupakan puncak ibadah jasmani serta (aturan) agama umat Islam yang baku. Tidak satupun syariat yang diturunkan, melainkan disertai dengan perintah sholat.<br />Sholat merupakan kewajiban fardhu ain berdasarkan Al-Qur’an, Al-hadist dan Ijma’. Allah mewajibkan sholat pada malam mi’rajnya Nabi ke langit, yang hal ini berbeda dengan syariat agama lain. Itu menunjukkan luhurnya nilai dan tegasnya kewajiban sholat atas tiap muslim yang dewasa. Sholat ialahsebuah kewajiban yang tak pernah jatuh dalam kondisi apapun, yang hal ini berbeda dengan rukun-rukun Islam lainnya.<br />Namun demikian, pada masa keterasingan Islam fase kedua, umat Islam telah meremehkan sholat dan menyia-nyiakan kewajiban tersenut. Sementara pada saat yang sama, mereka tenggelam dalam hura-hura dan persaiangan mengjar dunia. Sebab itu, sudah menjadi suatu kewajiban untuk mengingatkan mereka tentang keluhuran dan pentingnya nilai sholat.<br />Dalam Islam, sholat merupakan sebaik-baik ibadah kepada Allah, juga merupakan saat-saat seorang hamba paling dekat dengan Rabb-Nya. Karenanya, Rasulullah SAW sangat antusias dalam mengajarkan tata cara yang benar kepada umat ini.<br />Sayangnya, banyak kaum muslimin yang belummengetahui tata cara sholat yang selaras dengan sifat sholat nabi SAW. Padahal mencontoh Nabi SAW merupakan syarat diterimanya ibadah, setelah terpenuhi syarat ikhlas kepada Allah Azza wa Jalla.<br />TUJUAN <br />Meningkatkan pemahaman tentang tata cara wudhu dan shalat yang benar
  • 2.
  • 3.
    Meningkatkan kekhusyuan dalamsetiap gerakan shalatTEMA<br />MENJADIKAN WUDHU DAN SHALAT LEBIH BERMAKNA BAGI KITA<br />WAKTU DAN TEMPAT PELAKSANAAN<br />Program ini dilaksanakan selama dua hari satu malam, Peserta diharapkan sudah tiba di lokasi hari I, Pk. 08.00, dan sudah meninggalkan lokasi hari II, Pk. 16.00.<br /> <br />Tempat Pelaksanaan:<br />Di kaki gunung pancar, di tepi sungai Cikeruh, di lembah Bukit Sentul, diantara hijaunya sawah dan gemerciknya air sungai serta kicauan burung yang menyejukkan hati, di sanalah terletak Dangau Aulia, sebagai tempat wisata yang memadai dengan fasilitas:<br />Ruangan pertemuan dan ruangan shalat sebagai sarana indoor yang representatif dilengkapi audio visual yang memadai. <br />Lapangan dan lahan sebagai sarana outdoor<br />Ruangan makan yang memungkinkan sesama peserta nyaman berkomunikasi<br />Ruangan istirahat/tidur<br />Tempat wudlu, kamar mandi/WC yang mencukupi<br />Lingkungan dengan suasana yang nyaman<br />METODE PENYAMPAIAN<br />Partisipatif<br />Praktek/Penghayatan<br />Presentasi/Informatif<br />Curah Pendapat/Brainstorming<br />Hikmah <br />PRINSIP PROGRAM<br />Nyaman<br />Mudah<br />Bermanfaat <br />PEMBICARA<br />Tim Dangau Aulia<br />PERLENGKAPAN PESERTA<br />Obat-obatan pribadi
  • 4.
    Baju ganti secukupnya,baju hangat bila diperlukan
  • 5.
    Baju olahraga yangsopan/Baju santai yang sopan
  • 6.