Penjaminan
Mutu Pendidikan
di Indonesia
Memahami faktor penghambat dan pendorong
keberhasilan implementasi kebijakan pendidikan yang
efektif
27 September 2025, Pukul 10:00 WIB,
Kelompok 3
1.AHSIN TAKIYUDIN HANIYAH
(Q200250013)
2.YUMI ZAKIYAH (Q200250019)
3.AULIA LUTHFI DEWI PRAMESTA
Agenda
Kebijakan
Pendidikan
Berikut adalah topik-topik penting yang akan dibahas
dalam presentasi ini mengenai penjaminan mutu
pendidikan.
Pengertian
penjaminan
mutu
pendidikan di
Indonesia
Kebijakan
pendidikan yang
diterapkan dalam
sistem pendidikan
nasional
Faktor penghambat
keberhasilan
implementasi
penjaminan mutu
pendidikan
Faktor pendorong
yang mendukung
penjaminan mutu
pendidikan
Studi kasus dan
rekomendasi
untuk kebijakan
pendidikan ke
depan
3
Memahami Pendidikan Berkualitas
Pengertian Penjaminan Mutu
Pendidikan: Ensuring
Educational Excellence di
Indonesia
Tujuan penjaminan mutu pendidikan adalah untuk
meningkatkan kualitas dan efektivitas sistem
pendidikan.
Pendidikan yang berkualitas sangat penting karena dapat
mempengaruhi perkembangan masyarakat dan menjamin
masa depan yang lebih baik bagi generasi mendatang.
4
Kebijakan
Pendidikan di
Indonesia
Memahami penjaminan mutu dan faktor
penghambat serta pendorong di pendidikan
Indonesia
Kebijakan pendidikan di Indonesia bertujuan untuk meningkatkan
mutu pendidikan melalui penjaminan yang efektif, namun harus
mengatasi berbagai tantangan seperti keterbatasan sumber daya
dan resistensi perubahan.
5
Faktor Penghambat
Implementasi
Kebijakan
Pendidikan
1.Keterbatasan sumber
daya manusia dan
finansial
2. Resistensi perubahan
dari berbagai pihak
3. Birokrasi yang rumit
dan tidak efisien
Keterbatasan sumber daya
sering menghambat upaya
peningkatan kualitas
pendidikan di Indonesia.
Resistensi terhadap
perubahan dapat menghalangi
penerapan kebijakan baru
dalam pendidikan.
Birokrasi di sektor pendidikan
sering kali menyebabkan
lambatnya implementasi
kebijakan yang diperlukan.
6
Faktor Penghambat
Implementasi
Kebijakan
Pendidikan
4. Kepemimpinan &
Komitmen
5. Lingkungan /
Stakeholder
6. Budaya & Sikap
Kepemimpinan yang kurang
tegas atau komitmen rendah
Pergantian pimpinan /
personil
Minimnya partisipasi
stakeholder (orang tua,
masyarakat)
Kurangnya kerjasama antar
lembaga / kurang sinergi antar
pihak
Budaya mutu belum tumbuh /
resistensi terhadap
perubahan
Overload kerja / beban
administratif 7
Faktor Pendorong
Keberhasilan
Kebijakan
Pendidikan
1.Dukungan Pemerintah
terhadap penjaminan
mutu pendidikan yang
berkelanjutan
2. Partisipasi Masyarakat
dalam mendukung
kebijakan pendidikan dan
mutu
3. Inovasi Teknologi untuk
meningkatkan akses dan
kualitas pendidikan
Dukungan pemerintah
sangat penting untuk
menyediakan sumber daya
dan kebijakan yang
mendukung pendidikan
berkualitas.
Partisipasi masyarakat
membantu menciptakan
lingkungan pendidikan yang
lebih baik dan mendorong
akuntabilitas.
Inovasi teknologi membuka
akses dan solusi baru untuk
tantangan pendidikan di
Indonesia.
8
4. Inovasi Pembelajaran
Dengan pemanfaatan teknologi digital ,
platform daring, dan kurikulum merdeka
memberi ruang kreativitas. Seperti
pembelajaran berbasis proyek (PjBL) yang
dapat menumbuhkan keterampilan abad 21.
5. Kepemimpinan Pendidikan
Kepala sekolah yang visioner, misalnya
menorong guru untuk memanfaatkan
teknologi, akan membuat sekolah lebih
adaptif
Tantangan
dalam
Implementa
si
Penjaminan
Mutu
Pendidikan
Tantangan terbesar implementasi penjaminan mutu
pendidikan :
1.Kesenjangan mutu antar wilayah (desa vs kota)
2.Kualitas SDM dan kepemimpinan sekoah yang tidak
rata
3.Budaya mutu belum tertanam (lebih fokus pada
dokumen, bukan kualitas nyata)
Rekomendasi untuk
Perbaikan
Alokasi Sumber Daya
Meningkatkan alokasi sumber
daya untuk penjaminan mutu
pendidikan sangat penting.
Manajemen
Perubahan
Pengelolaan perubahan yang
efektif akan mendukung
implementasi kebijakan
pendidikan.
Penyederhanaan
Birokrasi
Menyederhanakan birokrasi
akan mempercepat proses
implementasi kebijakan
pendidikan di Indonesia.
12
Strategi Penguatan Penjaminan Mutu
Pendidikan
Pemanfaatan Teknologi
Digital
1.digitalisasi Penilaian mutu sekolah
melalui aplikasi akreditasi
2.penggunaan learning management
system (LMS) untuk meningkatkan
efektivitas pembelajaran
3.integrasi data pendidikan melalui
dapodik
Pemerataan Mutu
Pendidikan
1.Dukungan khusus berupa anggaran,
sarana, dan tenaga pendidik di
daerah terpencil
2.kolaborasi dengan perguruan tinggi
untuk mendukung peningkatan
kualitas
Penerapan budaya mutu di
sekolah
1.Implementasi SPMI (Siklus PPEPP:
Perencanaan, pelaksanaan, evaluasi,
pengendalian, peningkatan)
2.pelibatan komite sekolah dan orang
tua dalam proses penjaminan mutu
13
Kesimpulan dan Kontak Penjaminan Mutu
Pendidikan
• Penjaminan mutu pendidikan menghadapi
banyak tantangan
• Faktor pendukung harus diperkuat
• Kolaborasi semua pihak penting untuk
keberhasilan
14

Presentation - Penjaminan Mutu Pendidikan di Indonesia.pptx

  • 1.
    Penjaminan Mutu Pendidikan di Indonesia Memahamifaktor penghambat dan pendorong keberhasilan implementasi kebijakan pendidikan yang efektif 27 September 2025, Pukul 10:00 WIB,
  • 2.
    Kelompok 3 1.AHSIN TAKIYUDINHANIYAH (Q200250013) 2.YUMI ZAKIYAH (Q200250019) 3.AULIA LUTHFI DEWI PRAMESTA
  • 3.
    Agenda Kebijakan Pendidikan Berikut adalah topik-topikpenting yang akan dibahas dalam presentasi ini mengenai penjaminan mutu pendidikan. Pengertian penjaminan mutu pendidikan di Indonesia Kebijakan pendidikan yang diterapkan dalam sistem pendidikan nasional Faktor penghambat keberhasilan implementasi penjaminan mutu pendidikan Faktor pendorong yang mendukung penjaminan mutu pendidikan Studi kasus dan rekomendasi untuk kebijakan pendidikan ke depan 3
  • 4.
    Memahami Pendidikan Berkualitas PengertianPenjaminan Mutu Pendidikan: Ensuring Educational Excellence di Indonesia Tujuan penjaminan mutu pendidikan adalah untuk meningkatkan kualitas dan efektivitas sistem pendidikan. Pendidikan yang berkualitas sangat penting karena dapat mempengaruhi perkembangan masyarakat dan menjamin masa depan yang lebih baik bagi generasi mendatang. 4
  • 5.
    Kebijakan Pendidikan di Indonesia Memahami penjaminanmutu dan faktor penghambat serta pendorong di pendidikan Indonesia Kebijakan pendidikan di Indonesia bertujuan untuk meningkatkan mutu pendidikan melalui penjaminan yang efektif, namun harus mengatasi berbagai tantangan seperti keterbatasan sumber daya dan resistensi perubahan. 5
  • 6.
    Faktor Penghambat Implementasi Kebijakan Pendidikan 1.Keterbatasan sumber dayamanusia dan finansial 2. Resistensi perubahan dari berbagai pihak 3. Birokrasi yang rumit dan tidak efisien Keterbatasan sumber daya sering menghambat upaya peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia. Resistensi terhadap perubahan dapat menghalangi penerapan kebijakan baru dalam pendidikan. Birokrasi di sektor pendidikan sering kali menyebabkan lambatnya implementasi kebijakan yang diperlukan. 6
  • 7.
    Faktor Penghambat Implementasi Kebijakan Pendidikan 4. Kepemimpinan& Komitmen 5. Lingkungan / Stakeholder 6. Budaya & Sikap Kepemimpinan yang kurang tegas atau komitmen rendah Pergantian pimpinan / personil Minimnya partisipasi stakeholder (orang tua, masyarakat) Kurangnya kerjasama antar lembaga / kurang sinergi antar pihak Budaya mutu belum tumbuh / resistensi terhadap perubahan Overload kerja / beban administratif 7
  • 8.
    Faktor Pendorong Keberhasilan Kebijakan Pendidikan 1.Dukungan Pemerintah terhadappenjaminan mutu pendidikan yang berkelanjutan 2. Partisipasi Masyarakat dalam mendukung kebijakan pendidikan dan mutu 3. Inovasi Teknologi untuk meningkatkan akses dan kualitas pendidikan Dukungan pemerintah sangat penting untuk menyediakan sumber daya dan kebijakan yang mendukung pendidikan berkualitas. Partisipasi masyarakat membantu menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih baik dan mendorong akuntabilitas. Inovasi teknologi membuka akses dan solusi baru untuk tantangan pendidikan di Indonesia. 8
  • 9.
    4. Inovasi Pembelajaran Denganpemanfaatan teknologi digital , platform daring, dan kurikulum merdeka memberi ruang kreativitas. Seperti pembelajaran berbasis proyek (PjBL) yang dapat menumbuhkan keterampilan abad 21. 5. Kepemimpinan Pendidikan Kepala sekolah yang visioner, misalnya menorong guru untuk memanfaatkan teknologi, akan membuat sekolah lebih adaptif
  • 10.
  • 11.
    Tantangan terbesar implementasipenjaminan mutu pendidikan : 1.Kesenjangan mutu antar wilayah (desa vs kota) 2.Kualitas SDM dan kepemimpinan sekoah yang tidak rata 3.Budaya mutu belum tertanam (lebih fokus pada dokumen, bukan kualitas nyata)
  • 12.
    Rekomendasi untuk Perbaikan Alokasi SumberDaya Meningkatkan alokasi sumber daya untuk penjaminan mutu pendidikan sangat penting. Manajemen Perubahan Pengelolaan perubahan yang efektif akan mendukung implementasi kebijakan pendidikan. Penyederhanaan Birokrasi Menyederhanakan birokrasi akan mempercepat proses implementasi kebijakan pendidikan di Indonesia. 12
  • 13.
    Strategi Penguatan PenjaminanMutu Pendidikan Pemanfaatan Teknologi Digital 1.digitalisasi Penilaian mutu sekolah melalui aplikasi akreditasi 2.penggunaan learning management system (LMS) untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran 3.integrasi data pendidikan melalui dapodik Pemerataan Mutu Pendidikan 1.Dukungan khusus berupa anggaran, sarana, dan tenaga pendidik di daerah terpencil 2.kolaborasi dengan perguruan tinggi untuk mendukung peningkatan kualitas Penerapan budaya mutu di sekolah 1.Implementasi SPMI (Siklus PPEPP: Perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, pengendalian, peningkatan) 2.pelibatan komite sekolah dan orang tua dalam proses penjaminan mutu 13
  • 14.
    Kesimpulan dan KontakPenjaminan Mutu Pendidikan • Penjaminan mutu pendidikan menghadapi banyak tantangan • Faktor pendukung harus diperkuat • Kolaborasi semua pihak penting untuk keberhasilan 14