Penelitian ini mengeksplorasi perilaku pencegahan infeksi menular seksual (IMS) dan HIV/AIDS pada wanita pekerja seksual (WPS) di Kabupaten Gianyar, yang merupakan daerah dengan banyak WPS. Banyak partisipan memiliki pengetahuan tentang IMS namun cenderung tidak menggunakan kondom karena tekanan dari pelanggan dan alasan ekonomi. Meskipun ada upaya penyuluhan oleh mucikari, rendahnya penggunaan kondom dan ketidakpahaman tentang risiko HIV masih menjadi masalah utama dalam pencegahan infeksi.