STRUCTURE
Laporan Kasus
Internship
Seorang Perempuan Usia 35 Tahun dengan
Tension Type Headache dan Dislipidemia
Disusun Oleh :
Andrew Nathaniel
Dosen Pembimbing
dr. Rini Hidayati
Tinjauan Pustaka
Tension Type Headache
Definisi
Tension Type Headache adalah Nyeri kepala tipe
tegang dalam jangka waktu tertentu yang
disebabkan oleh peningkatan stres
Klasifikasi
● Episodic Tension-
Type Headaches :
sedikitnya 10x dalam
30 menit- 7 hari
● Kronik TTH :>15 hari
selama 6 bulan
terakhir.
Faktor Risiko
● Defisiensi vitamin B12
● Postur
● Stress
● Prevalensi :
Perempuan > Laki
Tanda dan Gejala
• Sakit kepala > 10 kali
• Berlangsung antara 30 menit - 7 hari
Sekurang-kurangnya memiliki 2 ciri:
• Lokasi bilateral
• Menekan / mengikat (tidak berdenyut)
• Intensitasnya ringan atau sedang
• Tidak diperberat oleh aktifitas
• Tidak ada (mungkin ringan) mual, muntah, fotofobia
Tatalaksana
Non Medikamentosa
• Kontrol diit
• Terapi fisik (latihan postur dan posisi, masase, ultrasound, manual terapi, kompres
panas/dingin), akupunktur, TENS, obat anestesi ataupun bahan lain pada trigger
point
• Behaviour treatment
Medikamentosa
• Pada serangan akut : (tidak boleh > 2 minggu) :
• Analgetik (aspirin, asetaminofen, NSAIDs
• Analgetik kombinasi (aspirin+asetaminofen+kafein)
• Tipe kronis : Antidepresan trisiklik, anti ansietas
Laporan Kasus
Identitas Pasien
Nama : Ny. W
Usia : 35 tahun
Jenis kelamin : Perempuan
Tanggal lahir : 25 November 1989
Alamat : Kelurahan Wiro
Agama : Islam
Suku bangsa : Jawa
Status perkawinan : Sudah Menikah
Anamnesis
Autoanamnesis pada pada 13 Oktober 2025 pukul 10.00 WIB di Puskesmas
Bayat
Keluhan utama : Nyeri kepala
Riwayat penyakit sekarang
1 minggu yang lalu, pasien mengeluh nyeri kepala. Nyeri kepala dirasakan
hilang timbul. Nyeri kepala juga semakin lama semakin memberat. Pasien
menilai nyeri pada skala 6. Nyeri kepala dilaporkan seperti rasa diikat, tidak
berdenyut, dan tidak disertai pusing berputar. Tidak ada yang memperberat
ataupun memperingan nyeri kepala. Pasien sudah minum parasetamol
sebelumnya namun keluhan tidak membaik. Keluhan mual, muntah, mata
ngerocos, batuk pilek, dan demam disangkal.
Anamnesis
Riwayat penyakit dahulu
• Riwayat keluhan serupa (-)
• Riwayat HT (-)
• Riwayat DM (-)
• Riwayat penyakit jantung (-)
Riwayat penyakit keluarga
• Riwayat keluhan serupa (-)
• Riwayat HT (-)
• Riwayat DM (-)
• Riwayat penyakit jantung (-)
Riwayat sosial ekonomi
• Kesan sosial ekonomi: cukup
Pemeriksaan Fisik
Pemeriksaan fisik dilakukan pada tanggal 14/10/25 pukul 10.10 WIB
Keadaan umum : baik
Kesadaran : komposmentis
Tanda-tanda vital
Tekanan darah : 113/87 mmHg
Nadi : 85 x/menit, reguler, isi dan tegangan cukup
Pernapasan : 20x/menit
Suhu : 36.4°C
Pemeriksaan Fisik
Status Generalis
Kepala : mesocephal, deformitas (-) jejas (-)
Mata : konjungtiva palpebra anemis (-/-), sklera ikterik (-/-)
Telinga : discharge (-), nyeri tekan (-)
Hidung : napas cuping hidung (-), discharge (-)
Bibir : pucat (-), sianosis (-)
Tenggorok : T1-1, faring hiperemis (-), granulasi (-), nyeri telan (-)
Leher : Simetris, trakea di tengah, pembesaran nnll (-/-)
Pemeriksaan Fisik
Thorax
I : simetris saat statis dan dinamis, retraksi (-)
Pa : stem fremitus kanan = kiri
Pe : sonor seluruh lapangan paru
A : SD vesikuler, ronkhi (-/-), wheezing (-/-)
Jantung
I : ictus cordis tak tampak
Pa : ictus cordis teraba di SIC V linea midclavicula sinistra
Pe : konfigurasi jantung dalam batas normal
A : BJ I-II normal, murmur (-), gallop (-)
Pemeriksaan Fisik
Abdomen
I : datar, jejas (-)
A : BU (+) normal
Pe : timpani seluruh regio abdomen, pekak sisi (-), pekak alih (-)
Pa : supel, nyeri tekan (-), hepar dan lien tidak teraba
Ekstremitas
Edema (-/-) (-/-)
Sianosis (-/-) (-/-)
Akral dingin (-/-) (-/-)
CRT (<2”/<2”) (<2”/<2”)
Diagnosis Kerja
Diagnosis Banding
• Migraine
• Cluster Type Headache
• Vertigo
Diagnosis Kerja
• Tension Type Headache
Rencana
Penatalaksanaan
IpDx
S: -
O: -
IpTx
Ibuprofen 400 mg 2x1
Vitamin BC 1x1
Rencana
Penatalaksanaan
IpMx
Keadaan Umum, Tanda-Tanda Vital, & Keluhan Pasien.
IpEx
• Edukasi kepada pasien pasien tentang penyakit yang dialami pasien, yaitu Tension type
Headache
• Edukasi kepada pasien tentang pola makan bergizi
• Mengedukasi tentang faktor risiko TTH seperti keadaan stress
• Edukasi agar pasien dapat mengelola stress
• Edukasi tentang peregangan yang dapat dilakukan saat bekerja
• Edukasi kepada pasien agar istirahat cukup
STRUCTURE
Terimakasih
Mohon Arahan dan
Bimbingannya

powerpoint wowxaaaaaaaaaaaaaaaaaaa2.pptx

  • 1.
    STRUCTURE Laporan Kasus Internship Seorang PerempuanUsia 35 Tahun dengan Tension Type Headache dan Dislipidemia Disusun Oleh : Andrew Nathaniel Dosen Pembimbing dr. Rini Hidayati
  • 2.
  • 3.
    Tension Type Headache Definisi TensionType Headache adalah Nyeri kepala tipe tegang dalam jangka waktu tertentu yang disebabkan oleh peningkatan stres Klasifikasi ● Episodic Tension- Type Headaches : sedikitnya 10x dalam 30 menit- 7 hari ● Kronik TTH :>15 hari selama 6 bulan terakhir. Faktor Risiko ● Defisiensi vitamin B12 ● Postur ● Stress ● Prevalensi : Perempuan > Laki Tanda dan Gejala • Sakit kepala > 10 kali • Berlangsung antara 30 menit - 7 hari Sekurang-kurangnya memiliki 2 ciri: • Lokasi bilateral • Menekan / mengikat (tidak berdenyut) • Intensitasnya ringan atau sedang • Tidak diperberat oleh aktifitas • Tidak ada (mungkin ringan) mual, muntah, fotofobia
  • 4.
    Tatalaksana Non Medikamentosa • Kontroldiit • Terapi fisik (latihan postur dan posisi, masase, ultrasound, manual terapi, kompres panas/dingin), akupunktur, TENS, obat anestesi ataupun bahan lain pada trigger point • Behaviour treatment Medikamentosa • Pada serangan akut : (tidak boleh > 2 minggu) : • Analgetik (aspirin, asetaminofen, NSAIDs • Analgetik kombinasi (aspirin+asetaminofen+kafein) • Tipe kronis : Antidepresan trisiklik, anti ansietas
  • 5.
  • 6.
    Identitas Pasien Nama :Ny. W Usia : 35 tahun Jenis kelamin : Perempuan Tanggal lahir : 25 November 1989 Alamat : Kelurahan Wiro Agama : Islam Suku bangsa : Jawa Status perkawinan : Sudah Menikah
  • 7.
    Anamnesis Autoanamnesis pada pada13 Oktober 2025 pukul 10.00 WIB di Puskesmas Bayat Keluhan utama : Nyeri kepala Riwayat penyakit sekarang 1 minggu yang lalu, pasien mengeluh nyeri kepala. Nyeri kepala dirasakan hilang timbul. Nyeri kepala juga semakin lama semakin memberat. Pasien menilai nyeri pada skala 6. Nyeri kepala dilaporkan seperti rasa diikat, tidak berdenyut, dan tidak disertai pusing berputar. Tidak ada yang memperberat ataupun memperingan nyeri kepala. Pasien sudah minum parasetamol sebelumnya namun keluhan tidak membaik. Keluhan mual, muntah, mata ngerocos, batuk pilek, dan demam disangkal.
  • 8.
    Anamnesis Riwayat penyakit dahulu •Riwayat keluhan serupa (-) • Riwayat HT (-) • Riwayat DM (-) • Riwayat penyakit jantung (-) Riwayat penyakit keluarga • Riwayat keluhan serupa (-) • Riwayat HT (-) • Riwayat DM (-) • Riwayat penyakit jantung (-) Riwayat sosial ekonomi • Kesan sosial ekonomi: cukup
  • 9.
    Pemeriksaan Fisik Pemeriksaan fisikdilakukan pada tanggal 14/10/25 pukul 10.10 WIB Keadaan umum : baik Kesadaran : komposmentis Tanda-tanda vital Tekanan darah : 113/87 mmHg Nadi : 85 x/menit, reguler, isi dan tegangan cukup Pernapasan : 20x/menit Suhu : 36.4°C
  • 10.
    Pemeriksaan Fisik Status Generalis Kepala: mesocephal, deformitas (-) jejas (-) Mata : konjungtiva palpebra anemis (-/-), sklera ikterik (-/-) Telinga : discharge (-), nyeri tekan (-) Hidung : napas cuping hidung (-), discharge (-) Bibir : pucat (-), sianosis (-) Tenggorok : T1-1, faring hiperemis (-), granulasi (-), nyeri telan (-) Leher : Simetris, trakea di tengah, pembesaran nnll (-/-)
  • 11.
    Pemeriksaan Fisik Thorax I :simetris saat statis dan dinamis, retraksi (-) Pa : stem fremitus kanan = kiri Pe : sonor seluruh lapangan paru A : SD vesikuler, ronkhi (-/-), wheezing (-/-) Jantung I : ictus cordis tak tampak Pa : ictus cordis teraba di SIC V linea midclavicula sinistra Pe : konfigurasi jantung dalam batas normal A : BJ I-II normal, murmur (-), gallop (-)
  • 12.
    Pemeriksaan Fisik Abdomen I :datar, jejas (-) A : BU (+) normal Pe : timpani seluruh regio abdomen, pekak sisi (-), pekak alih (-) Pa : supel, nyeri tekan (-), hepar dan lien tidak teraba Ekstremitas Edema (-/-) (-/-) Sianosis (-/-) (-/-) Akral dingin (-/-) (-/-) CRT (<2”/<2”) (<2”/<2”)
  • 13.
    Diagnosis Kerja Diagnosis Banding •Migraine • Cluster Type Headache • Vertigo Diagnosis Kerja • Tension Type Headache
  • 14.
  • 15.
    Rencana Penatalaksanaan IpMx Keadaan Umum, Tanda-TandaVital, & Keluhan Pasien. IpEx • Edukasi kepada pasien pasien tentang penyakit yang dialami pasien, yaitu Tension type Headache • Edukasi kepada pasien tentang pola makan bergizi • Mengedukasi tentang faktor risiko TTH seperti keadaan stress • Edukasi agar pasien dapat mengelola stress • Edukasi tentang peregangan yang dapat dilakukan saat bekerja • Edukasi kepada pasien agar istirahat cukup
  • 16.