PENGERTIAN KURIKULUMBERBASIS KOMPETENSI
Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK)
Kurikulum Berbasis Kompetensi atau yang lebih dikenal dengan nama KBK ini sebenarnya
adalah penyempurnaan dari kurikulum sebelumnya yaitu kurikulum tahun 1994. KBK ini
telah disosialisasikan sejak tahun 2001 dan dilaksanakan secara bertahap mulai tahun
ajaran 2004/2005. KBK ini dilaksanakan dalam rangka membantu anak didik
mengembangkan berbagai potensi baik psikis maupun fisik yang meliputi moral dan nilai-
nilai agama, sosial-emosional, kognitif, bahasa, fisik/motorik, kemandirian dan seni untuk
siap memasuki pendidikan dasar.
KBK ini disusun sebagai alternatif untuk menunjang terlaksananya kurikulum TK dimaksud
dan sebagai upaya membantu peningkatan kemampuan professional guru TK dalam
pembelajaran di TK. Sekolah dan guru dapat mengembangkan kurikulum TK sesuai
dengan prinsip manajemen berbasis sekolah/ MBS, maksudnya penyusunan silabus
merupakan kewenangan sekolah.
3.
KARAKTERISTIK KURIKULUMBERBASIS KOMPETENSI
Terdapat 5 ciri utama dari kurikulum berbasis kompetensi, yaitu :
1. Menekankan pada ketercapaian kompetensi siswa baik secara individual
maupun klasikal
2. Berorientasi pada hasil belajar (learning outcomes) dan keberagaman
3. Penyampaian dalam pembelajaran menggunakan pendekatan dan metode
yang bervariasi
4. Sumber belajar bukan hanya guru, tetapi juga sumber belajar lainnya yang
memenuhi unsur edukatif
5. Penilaian menekankan pada proses dan hasil belajar dalam upaya penguasaan
dan pencapaian suatu kompetensi
4.
Tujuan danfungsi
Anak mampu menggerakkan anggota tubuhnya dalam rangka
latihan kelenturan otot.
Mengenal dan memahami berbagai konsep sederhana dalam
kehidupan sehari-hari.
Dapat berkomunikasi secara lisan, memperkaya
perbendaharaan dan mencontohkan bentuk simbul sederhana.
Dapat berinteraksi dengan orang lain, mematuhi peraturan dan
mampu menunjukkan reaksi emosi wajar.
Dapat mengungkapkan gagasan dan dengan daya cipta
dalam berbagai bentuk.
Mengenal ciptaan Allah dan mencintai sesama.
5.
Prinsip-prinsip kegiatanbelajar mengajar:
Berpusat pada peserta didik
Belajar dengan melakukan
Mengembangkan Kemampuan Sosial
Mengembangkan keingintahuan,imajinasi dan fitrah berTuhan
Mengembangkan keterampilan pemecahan masalah
Mengembangkan kreativitas
Mengembangan kemampuan menggunakan ilmu dan teknologi
Menumbuhkan kesadaran sebagai warga negara yang baik
Belajar sepanjang hayat
Perpaduan kompetensi, kerja sama, dan solidaritas.
Pengelolaan Kurikulum Berbasis Sekolah
6.
Rambu-Rambu KBK
1.Dibaca dan dipahami secara keseluruhan.
2. Harus diusahakan
3. Melalui tema dan kegiatan lain yang menunjang kemampuan tersebut.
4. Belajar sambil bermain
5. Pillih tema dari llingkngan terdekat dengan anak
6. Peristiwa penting dan kejadian tiba-tiba dapat langsung dibicarakan.
7. Perhatikan perbedaan kemampuan dan bakat anak.
8. Ciptakan kegiatan pembelajaran kreatif
9. Gunakan media dan sumber belajar.
7.
Ruang lingkup
Ruanglingkup kurikulum TK dan RA meliputi aspek perkembangan:
a) Moral dan nilai-nilai agama
b) Sosiol,emosional dan kemandirian
c) Kemampuan berbahasa
d) Kognitif
e) Fisik/motorik
f) Seni
8.
PERAN GURUDALAM PENGELOLAAN PEMBELAJARAN
1. PENGUASAAN BIDANG STUDI
2. PEMAHAMAN TENTANG PESERTA DIDIK
3. PENGUASAAN PEMBELAJARAN YANG MENDIDIK
4. PENGEMBANGAN KEPRIBADIAN DAN KEPROFESIONALAN
9.
PEMBELAJARAN BERDASARKANKURIKULUM BERBASIS KOMPETENSI
Program pembelajaran yang sesuai dengan pengalaman mereka, maka aspek-aspek
perkembangan tersebut dipadukan dalam bidang pengembangan yang utuh
mencakup : bidang pengembangan diri dan bidang pengembangan kemampuan dasar.
1. Bidang Pengembangan Diri
Bidang pengembangan diri merupakan kegiatan yang dipersiapkan untuk mengembangkan
aspek (a) moral dan nilai-nilai agama; serta (b) sosial, emosional, dan kemandirian sehingga
peserta didik TK memiliki kebiasaan yang positif pada aspek-aspek tersebut.
2. Bidang Pengembangan Kemampuan Dasar
kemampuan dasar tersebut meliputi aspek perkembangan (a) berbahasa; (b) kognitif; (c) fisik /
motorik; dan (d) seni.
10.
PEMBELAJARAN BERDASARKANKURIKULUM BERBASIS KOMPETENSI
Beberapa prinsip yang perlu diperhatikan dalam pelaksanaan kegiatan/
pembelajaran di SD meliputi:
1. Berorientasi pada Perkembangan Anak
2. Berorientasi pada Kebutuhan Anak
3. Bermain Sambil Belajar atau Belajar Seraya Bermain
4. Stimulasi Terpadu
5. Lingkungan Kondusif
6. Menggunakan Pendekatan Tematik
7. Aktif, Kreatif, Inovatif, Efektif, dan Menyenangkan
8. Menggunakan Berbagai Media dan Sumber Belajar
9. Mengembangkan Kecakapan Hidup
10. Pemanfaatan Teknologi Informasi
11. Pembelajaran bersifat demokratis
11.
Konsekuensi KurikulumBerbasis KBK
Konsekuensi bila guru menggunakan KBK maka harus :
Mempersiapkan proses pembelajaran dengan matang.
Membayangkan dan mengaitkan proses pembelajaran dengan kompetensi dasar.
Sabar memberi kesempatan pada anak dalam proses berfikir
Memberi kesempatan pada anak untuk menemukan dan mengungkapkan proses
penemuan yang berbeda-beda.
Lebih mengutamakan untuk membantu anak menjadi pembelajar sepanjang hayat
dan memiliki kecakapan untuk hidup.
Mau melakukan evaluasi terhadap anak dengan tertulis, lisan, pengamatan dan
portofolio.
KBK atau apapun namanya dan istilahnya tidak akan berarti apa-apa bila anda para
guru tidak dengan ikhlas hati mencoba menjalankannya.
Alangkah menyenangkan bila kompetensi dasar dimiliki guru lebih dahulu sebelum
dimiliki anak.
12.
ASPEK YANG BERBEDA
KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR
PENILAIAN
PENGELOLAAN KURIKULUM
BERBASIS
SEKOLAH
13.
Kegiatan Belajar Mengajar
Berpusat pada peserta didik
Mengembangkan kreativitas
Menciptakan kondisi yang
menyenangkan dan menantang
Kontekstual
Menyediakan pengalaman belajar
yang beragam
Belajar melalui berbuat
14.
Penilaian Kelas
Dilakukan olehGuru untuk mengetahui
tingkat penguasaan kompetensi yang
ditetapkan, bersifat internal, bagian dari
pembelajaran, dan sebagai bahan untuk
peningkatan mutu hasil belajar
Berorientasi pada kompetensi, mengacu
pada patokan, ketuntasan belajar,
dilakukan melalui berbagai cara, al …
15.
Dilakukan a.l. melalui:
Portfolios(kumpulan kerja siswa),
Products (Hasil karya),
Projects (Penugasan),
Performances (Unjuk kerja), dan
Paper & Pen (tes tulis)
16.
Pengelolaan Kurikulum
Berbasis Sekolah
Mengacu pada Visi dan Misi
Sekolah
Pengembangan perangkat
kurikulum (a.l. silabus)
Pemberdayaan tenaga
kependidikan dan sumber daya
lainnya untuk meningkatkan mutu
hasil belajar
Pemantauan dan …
17.
Pemantauan danPenilaian untuk
meningkatkan efisiensi, kinerja dan
kualitas pelayanan terhadap peserta
didik
Berkolaborasi secara horizontal,
dengan:
Sekolah lain,
Komite Sekolah,
Organisasi Profesi
Berkolaborasi secara vertikal, dengan:
• Dewan, dan
• Dinas Pendidikan
18.
PENGEMBANGAN DAN PELAKSANAAN
KURIKULUM,DISESUAIKAN DENGAN:
SATUAN PENDIDIKAN,
POTENSI DAERAH/
KARAKTERISTIK DAERAH,
SOSIAL BUDAYA MASYARAKAT
SETEMPAT, &
PESERTA DIDIK
A. KEGIATAN RUTIN
Adalahkegiatan yang dilakukan secara reguler,
baik di kelas maupun di sekolah.
Bertujuan untuk membiasakan anak
mengerjakan sesuatu dengan baik.
Upacara
Senam
Sholat berjamaah
Pemeriksaan kesehatan
Pergi ke perpustakaan
Dll
22.
B. KEGIATAN SPONTAN
Adalahkegiatan yang dapat dilakukan kapan
saja, dimana saja, tanpa dibatasi oleh ruang.
Bertujuan untuk memberikan pendidikan
pada saat itu juga, terutama dalam disiplin
dan sopan santun dan kebiasaan baik yang
lain.
• Membiasakan memberi salam
• Membiasakan membuang sampah pada
tempatnya
• Membiasakan antri
• Membiasakan mengatasi silang pendapat
(pertengkaran) dengan benar Dll
23.
C. KEGIATAN TERPROGRAM
Adalahkegiatan yang diprogramkan dan
direncanakan baik pada tingkat kelas maupun
sekolah.
Bertujuan memberikan wawasan tambahan
pada anak tentang unsur-unsur baru dalam
kehidupan bermasyarakat yang penting untuk
perkembangan anak.
• Seminar/workshop: aids, hemat energi,
HAM/hak anak,dll.
• Kunjungan: panti asuhan, tempat/orang yang
terkena musibah, tempat-tempat penting dll.
• Proyek: lomba, pentas, bazaar dll.
24.
D. KEGIATAN KETELADANAN
Adalahkegiatan yang dapat dilakukan kapan saja
dan dimana saja yang lebih mengutamakan
pemberian contoh dari guru dan pengelola
pendidikan yang lain kepada muridnya.
Bertujuan memberikan contoh tentang kebiasaan
yang baik.
Memberi contoh berpakaian rapi
Memberi contoh memuji hasil kerja yang baik
Memberi contoh datang tepat waktu
Memberi contoh hidup sederhana
Memberi contoh tidak merokok Dll.