INTERNAL AUDIT STANDARD PERTEMUAN 3
APA ITU IPPF?
• Kerangka kerja profesional yang mengatur panduan resmi
untuk praktik audit internal
• Pedoman global yang diterbitkan oleh The Institute of
Internal Auditors (IIA) untuk membantu auditor internal di
seluruh dunia menjalankan tugas mereka dengan efektif,
konsisten, dan etis
IPPF 2017
penjelasan mendalam
tentang cara menerapkan
setiap standar
Panduan ini menjelaskan
topik-topik spesifik, seperti
bagaimana melakukan
audit di industri tertentu
atau bagaimana mengaudit
area risiko tertentu
(misalnya, teknologi
informasi)
Core Principle Audit Internal
INPUT PROCESS OUTPUT
1. Tunjukkan
integritas yang tak
tergoyahkan
2. Tunjukkan
objektivitas dalam
pola pikir dan
pendekatan
3. Tunjukkan komitmen
terhadap
kompetensi
1. Memiliki posisi yang tepat
dalam organisasi dengan
wewenang yang memadai.
2. Menyelaraskan secara
strategis dengan tujuan dan
sasaran perusahaan.
3. Memiliki sumber daya yang
memadai untuk mengatasi
risiko-risiko signifikan secara
efektif.
4. Menunjukkan kualitas dan
peningkatan berkelanjutan.
5. Mencapai efisiensi dan
efektivitas dalam
penyampaian.
6. Berkomunikasi secara efektif.
1. Memberikan jaminan
yang andal kepada
mereka yang
bertanggung jawab
atas tata kelola
2. Berwawasan luas,
proaktif, dan
berorientasi ke masa
depan
3. Mendorong
perubahan positif
IPPF 2017
Attribute Standard
Performance
Standard
Implementation
Standard
Karakteristik dan sifat-sifat yang harus dimiliki oleh
individu yang melakukan audit internal
Berfokus pada sifat-sifat dari pekerjaan audit internal itu
sendiri
perincian lebih lanjut dari Standar Atribut dan Standar
Kinerja
Siapa kita sebagai auditor internal, dan kualitas apa yang
harus kita miliki?
Bagaimana kita seharusnya melakukan audit?
Untuk layanan apa audit tersebut dilakukan (asurans atau
konsultasi)
1
2
A/C
Atribut
Pernyataa
n
Interpreta
si
Assurance
Consulting
Jasa Asurans
• Kegiatan penilaian bukti secara obyektif oleh auditor internal untuk
memberikan pendapat atau simpulan mengenai suatu entitas, operasi,
fungsi, proses, sistem, atau permasalahan-permasalahan lainnya.
• Ruang lingkup ditentukan auditor internal
• Pihak yang berperan:
(1) seorang atau sekelompok orang yang terlibat secara langsung dengan
entitas, operasi, fungsi, proses, sistem, atau permasalahan lainnya – disebut
pemilik proses;
(2) seorang atau sekelompok orang yang melakukan penilaian/assessment
– disebut auditor internal;
(3) seorang atau sekelompok orang yang memanfaaatkan hasil
penilaian/assessment – disebut pengguna
Jasa Konsultasi
• jasa yang bersifat pemberian nasihat, yang pada umumnya
diselenggarakan berdasarkan permintaan spesifik dari klien
• Ruang lingkup ditentukan klien
• Pihak yg terlibat:
(1) seorang atau sekelompok orang yang memberikan
nasihat-auditor internal; dan
(2) seorang atau sekelompok orang yang menerima nasihat –
klien penugasan.
IPPF 2024 vs IPPF 2017?
• Tidak ada pembagian
terpisah antara Standar
Atribut, Standar Kinerja,
Prinsip Inti, dan Kode Etik
• Terintegrasi dalam satu
dokumen utama, GIAS,
yang mencakup 15 Prinsip
Audit Internal yang
efektif dan didukung oleh
standar yang lebih rinci.
IPPF 2024 vs IPPF 2017?
• Fokus pada Principle-Based
harus memahami esensi dari
setiap prinsip, bukan hanya
menghafal aturannya
• Penggabungan jasa konsultasi
dan asurans
ada penekanan yang lebih
besar pada peran audit internal
sebagai penyedia jaminan
(assurance) yang terpercaya
IPPF 2024 vs IPPF 2017?
• Konteks bisnis dan
tantangannya yang
berubah: AI, Siber, ESG
• Topical Requirements
dirancang untuk
memberikan panduan
yang spesifik dan wajib
untuk topik-topik audit
yang penting dan sedang
berkembang.
Domain 1: Purpose of Internal Audit
• Fokus Utama: Mendefinisikan peran, tujuan, dan nilai
fundamental yang diberikan oleh audit internal kepada
organisasi.
• Inti Prinsipnya: Audit internal ada untuk meningkatkan dan
melindungi nilai organisasi
• Domain ini menegaskan bahwa audit internal adalah fungsi
independen yang membantu dewan dan manajemen dalam
tata kelola, manajemen risiko, dan pengendalian internal
Domain 2: Ethics and Professionalism
• Domain ini mengikat semua auditor internal pada standar etika dan
perilaku yang tinggi
• Fokus Utama: Menggantikan Kode Etik IIA yang lama dan menegaskan
kembali pentingnya integritas, objektivitas, kerahasiaan, dan kompetensi.
• Inti Prinsipnya: Auditor internal harus bertindak dengan etika yang
sempurna dan menunjukkan profesionalisme yang tinggi. Ini mencakup
tidak hanya menghindari konflik kepentingan, tetapi juga menjaga
kerahasiaan informasi yang diperoleh, dan memastikan bahwa setiap
individu dalam tim audit memiliki pengetahuan dan keterampilan yang
memadai untuk melakukan pekerjaan mereka dengan baik.
Domain 3: Governance of the Internal
Audit Function
• Fokus pada bagaimana fungsi audit internal harus dikelola
dan diarahkan
• Fokus Utama: Tanggung jawab Kepala Eksekutif Audit (CAE)
dan hubungan pelaporan dengan dewan.
• Inti Prinsipnya: CAE memiliki tanggung jawab untuk
mengelola fungsi audit internal secara efektif. Ini termasuk
memastikan bahwa fungsi audit memiliki piagam yang jelas,
independensi yang memadai, dan sumber daya yang cukup.
Domain ini juga menekankan pentingnya komunikasi yang
efektif dan pelaporan yang tepat waktu
Domain 4: Managing Internal Audit
Services
• Domain ini adalah panduan operasional tentang proses
audit itu sendiri.
• Fokus Utama: Perencanaan, pelaksanaan, dan pelaporan
yang berkaitan dengan seluruh program audit tahunan.
• Inti Prinsipnya: Fungsi audit internal harus melaksanakan
pekerjaannya secara sistematis dan terorganisir. Ini
mencakup proses perencanaan audit berbasis risiko, alokasi
sumber daya yang efisien, dan memastikan bahwa setiap
proyek audit dilaksanakan sesuai dengan standar.
Domain 5: Performing Internal Audit
Engagements
• Domain ini memberikan perincian teknis tentang langkah demi langkah
untuk setiap perikatan audit, baik itu jasa asurans maupun konsultasi.
• Fokus Utama: Prosedur audit yang sebenarnya, dari perencanaan
hingga pelaporan.
• Inti Prinsipnya: Setiap perikatan audit harus dilakukan dengan
metodologi yang cermat dan terdokumentasi dengan baik. Ini
termasuk:
• Perencanaan: Menetapkan tujuan dan ruang lingkup audit.
• Pelaksanaan: Mengumpulkan dan mengevaluasi bukti audit yang relevan dan
dapat diandalkan.
• Komunikasi: Menyampaikan temuan, kesimpulan, dan rekomendasi secara jelas
kepada pihak yang tepat.
• Tindak Lanjut: Memastikan bahwa manajemen telah mengambil tindakan yang
tepat terhadap temuan yang dilaporkan.
Struktur IPPF
2024
• Standar = yang harus
dipenuhi
• Persyaratan = apa yang
harus dilakukan supaya
standar terpenuhi
• Pertimbangan =
bagaimana persyaratan
bisa diterapkan
• Bukti = contoh konkrit
supaya AI dikatakan
memenuhi standar terkait
Prinsip
Standar
Persyarata
n
Pertimbangan
Implementasi
Bukti Kesesuaian

Pertemuan 3- Standar Internal Audit.pptx

  • 1.
  • 2.
    APA ITU IPPF? •Kerangka kerja profesional yang mengatur panduan resmi untuk praktik audit internal • Pedoman global yang diterbitkan oleh The Institute of Internal Auditors (IIA) untuk membantu auditor internal di seluruh dunia menjalankan tugas mereka dengan efektif, konsisten, dan etis
  • 3.
    IPPF 2017 penjelasan mendalam tentangcara menerapkan setiap standar Panduan ini menjelaskan topik-topik spesifik, seperti bagaimana melakukan audit di industri tertentu atau bagaimana mengaudit area risiko tertentu (misalnya, teknologi informasi)
  • 4.
    Core Principle AuditInternal INPUT PROCESS OUTPUT 1. Tunjukkan integritas yang tak tergoyahkan 2. Tunjukkan objektivitas dalam pola pikir dan pendekatan 3. Tunjukkan komitmen terhadap kompetensi 1. Memiliki posisi yang tepat dalam organisasi dengan wewenang yang memadai. 2. Menyelaraskan secara strategis dengan tujuan dan sasaran perusahaan. 3. Memiliki sumber daya yang memadai untuk mengatasi risiko-risiko signifikan secara efektif. 4. Menunjukkan kualitas dan peningkatan berkelanjutan. 5. Mencapai efisiensi dan efektivitas dalam penyampaian. 6. Berkomunikasi secara efektif. 1. Memberikan jaminan yang andal kepada mereka yang bertanggung jawab atas tata kelola 2. Berwawasan luas, proaktif, dan berorientasi ke masa depan 3. Mendorong perubahan positif
  • 5.
    IPPF 2017 Attribute Standard Performance Standard Implementation Standard Karakteristikdan sifat-sifat yang harus dimiliki oleh individu yang melakukan audit internal Berfokus pada sifat-sifat dari pekerjaan audit internal itu sendiri perincian lebih lanjut dari Standar Atribut dan Standar Kinerja Siapa kita sebagai auditor internal, dan kualitas apa yang harus kita miliki? Bagaimana kita seharusnya melakukan audit? Untuk layanan apa audit tersebut dilakukan (asurans atau konsultasi) 1 2 A/C
  • 6.
  • 7.
    Jasa Asurans • Kegiatanpenilaian bukti secara obyektif oleh auditor internal untuk memberikan pendapat atau simpulan mengenai suatu entitas, operasi, fungsi, proses, sistem, atau permasalahan-permasalahan lainnya. • Ruang lingkup ditentukan auditor internal • Pihak yang berperan: (1) seorang atau sekelompok orang yang terlibat secara langsung dengan entitas, operasi, fungsi, proses, sistem, atau permasalahan lainnya – disebut pemilik proses; (2) seorang atau sekelompok orang yang melakukan penilaian/assessment – disebut auditor internal; (3) seorang atau sekelompok orang yang memanfaaatkan hasil penilaian/assessment – disebut pengguna
  • 8.
    Jasa Konsultasi • jasayang bersifat pemberian nasihat, yang pada umumnya diselenggarakan berdasarkan permintaan spesifik dari klien • Ruang lingkup ditentukan klien • Pihak yg terlibat: (1) seorang atau sekelompok orang yang memberikan nasihat-auditor internal; dan (2) seorang atau sekelompok orang yang menerima nasihat – klien penugasan.
  • 9.
    IPPF 2024 vsIPPF 2017? • Tidak ada pembagian terpisah antara Standar Atribut, Standar Kinerja, Prinsip Inti, dan Kode Etik • Terintegrasi dalam satu dokumen utama, GIAS, yang mencakup 15 Prinsip Audit Internal yang efektif dan didukung oleh standar yang lebih rinci.
  • 10.
    IPPF 2024 vsIPPF 2017? • Fokus pada Principle-Based harus memahami esensi dari setiap prinsip, bukan hanya menghafal aturannya • Penggabungan jasa konsultasi dan asurans ada penekanan yang lebih besar pada peran audit internal sebagai penyedia jaminan (assurance) yang terpercaya
  • 11.
    IPPF 2024 vsIPPF 2017? • Konteks bisnis dan tantangannya yang berubah: AI, Siber, ESG • Topical Requirements dirancang untuk memberikan panduan yang spesifik dan wajib untuk topik-topik audit yang penting dan sedang berkembang.
  • 12.
    Domain 1: Purposeof Internal Audit • Fokus Utama: Mendefinisikan peran, tujuan, dan nilai fundamental yang diberikan oleh audit internal kepada organisasi. • Inti Prinsipnya: Audit internal ada untuk meningkatkan dan melindungi nilai organisasi • Domain ini menegaskan bahwa audit internal adalah fungsi independen yang membantu dewan dan manajemen dalam tata kelola, manajemen risiko, dan pengendalian internal
  • 13.
    Domain 2: Ethicsand Professionalism • Domain ini mengikat semua auditor internal pada standar etika dan perilaku yang tinggi • Fokus Utama: Menggantikan Kode Etik IIA yang lama dan menegaskan kembali pentingnya integritas, objektivitas, kerahasiaan, dan kompetensi. • Inti Prinsipnya: Auditor internal harus bertindak dengan etika yang sempurna dan menunjukkan profesionalisme yang tinggi. Ini mencakup tidak hanya menghindari konflik kepentingan, tetapi juga menjaga kerahasiaan informasi yang diperoleh, dan memastikan bahwa setiap individu dalam tim audit memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai untuk melakukan pekerjaan mereka dengan baik.
  • 14.
    Domain 3: Governanceof the Internal Audit Function • Fokus pada bagaimana fungsi audit internal harus dikelola dan diarahkan • Fokus Utama: Tanggung jawab Kepala Eksekutif Audit (CAE) dan hubungan pelaporan dengan dewan. • Inti Prinsipnya: CAE memiliki tanggung jawab untuk mengelola fungsi audit internal secara efektif. Ini termasuk memastikan bahwa fungsi audit memiliki piagam yang jelas, independensi yang memadai, dan sumber daya yang cukup. Domain ini juga menekankan pentingnya komunikasi yang efektif dan pelaporan yang tepat waktu
  • 15.
    Domain 4: ManagingInternal Audit Services • Domain ini adalah panduan operasional tentang proses audit itu sendiri. • Fokus Utama: Perencanaan, pelaksanaan, dan pelaporan yang berkaitan dengan seluruh program audit tahunan. • Inti Prinsipnya: Fungsi audit internal harus melaksanakan pekerjaannya secara sistematis dan terorganisir. Ini mencakup proses perencanaan audit berbasis risiko, alokasi sumber daya yang efisien, dan memastikan bahwa setiap proyek audit dilaksanakan sesuai dengan standar.
  • 16.
    Domain 5: PerformingInternal Audit Engagements • Domain ini memberikan perincian teknis tentang langkah demi langkah untuk setiap perikatan audit, baik itu jasa asurans maupun konsultasi. • Fokus Utama: Prosedur audit yang sebenarnya, dari perencanaan hingga pelaporan. • Inti Prinsipnya: Setiap perikatan audit harus dilakukan dengan metodologi yang cermat dan terdokumentasi dengan baik. Ini termasuk: • Perencanaan: Menetapkan tujuan dan ruang lingkup audit. • Pelaksanaan: Mengumpulkan dan mengevaluasi bukti audit yang relevan dan dapat diandalkan. • Komunikasi: Menyampaikan temuan, kesimpulan, dan rekomendasi secara jelas kepada pihak yang tepat. • Tindak Lanjut: Memastikan bahwa manajemen telah mengambil tindakan yang tepat terhadap temuan yang dilaporkan.
  • 17.
    Struktur IPPF 2024 • Standar= yang harus dipenuhi • Persyaratan = apa yang harus dilakukan supaya standar terpenuhi • Pertimbangan = bagaimana persyaratan bisa diterapkan • Bukti = contoh konkrit supaya AI dikatakan memenuhi standar terkait Prinsip Standar Persyarata n Pertimbangan Implementasi Bukti Kesesuaian