PENGERTIAN STATISTIK
INFERENSIAL
(sesi 1)
DESKRIPTIF VS INFERENSIAL
• Deskriptif : hanya menggambarkan satu
kelompok (dibahas di statistic 1)
• Inferensial : menganalisis kelompok (sampel)
untuk menerka (infer) karakteristik populasi.
• Arti lain inferensial: mengukur tingkat
generalisasi hasil analisis
• Ada dua jenis statistic inferensial: parametrik
dan nonparametrik
STATISTIK PARAMETRIK
• Menganalisis sampel untuk kemudian diasumsikan
menjadi parameter (ukuran) populasi
• Contoh : Jika hasil analisis pada sampel menunjukkan
setuju pemindahan kampus ke luar kota, maka
diasumsikan bahwa populasi setuju emindahan
kampus ke luar kota.
• Asumsi : distribusi populasi normal, random
sampling.
• Jika asumsi tdk terpenuhi : NON-PARAMETRIK
DISTRIBUSI SAMPEL
s
s
s s
s
s
s
s
s
s s
s
s
s
s
s
STATISTIK NON-PARAMETRIK
• Subjek bukan merupakan sampel yang diambil
secara random dari populasi
• Jumlah subject kecil
• Mengukur tingkat signifikansi dari hasil
analisis
• Tidak untuk digeneralisasi pada populasi yang
luas
PERHITUNGAN DALAM STATISTIK
INFERENSIAL
• Menggunakan rumus sesuai dengan jenis statistic yang
dipakai (misalnya korelasi, chi kuadrat, uji-t, Wilcoxson
test……)
• Untuk menentukan tingkat signifikansi hasil perhitungan,
dibandingkan dengan table yang relevan dengan jenis
tesnya.
• Mencari angka signifikansi pada table, umumnya
diperlukan angka derajat kebebasan (degrees of freedom)
• Contoh db, jika sampel adalah 20, satu sudah diketahui,
maka db adalah 19 (n-1)
MENAFSIRKAN SIGNIFIKANSI
STATISTIK
• Tingkat signifikansi suatu analisis diperoleh setelah
mengkosultasikan hasil analisis dengan table
• Setiap teknik statistic mempunyai table tersendiri Biasanya
terlampir di buku-buku statistic.
• Tingkat signifikansi dinyatakan dalam probablitas, yaitu
P<.05 atau p<.01.
• P<.05 artinya kemungkinan terjadi kekeliruan sebesar 5%,
atau, tingkat keyakinan bahwa hasil itu benar sebesar 95%.
• P<.01 berarti tingkat keyakinan bahwa hasil itu benar 99%.
Kemungkinan keliru 1%.
DUA EKOR DAN SATU EKOR
• Tabel signifikansi ada angka untuk dua ekor dan
angka untuk satu ekor, tergantung pada bunyi
hipotesis penelitiannya.
• Angka satu ekor (one tail) jika hipotesisnya
terarah (misalnya kelompk A lebih besar dari
kelompok B, ada korelasi positif antara C dan D)
• Angka dua ekor (two tails) jika hipotesisnya tidah
terarah (ada korelasi antara A dan B, ada beda
antara C dan D).
CONTOH DESKRIPSI SIGNIFIKANSI
Ingat kurva normal, semua area adalah 100%. Di area lebih dari
dua SD, anda akan menemukan area 1% atau 5% di ujung kiri
dan kanan.
Jika anda membandingkan mean dua kelompok, dan ternyata
signifikan pada p<.05, berarti bahwa jika mean kelompok satu
berada pada garis mean gambar di bawah, , maka mean
kelompok dua berada di wilayah ujung 5%
TERIMAKASIH

pengantar statistik inferential sesi 1.ppt

  • 1.
  • 2.
    DESKRIPTIF VS INFERENSIAL •Deskriptif : hanya menggambarkan satu kelompok (dibahas di statistic 1) • Inferensial : menganalisis kelompok (sampel) untuk menerka (infer) karakteristik populasi. • Arti lain inferensial: mengukur tingkat generalisasi hasil analisis • Ada dua jenis statistic inferensial: parametrik dan nonparametrik
  • 3.
    STATISTIK PARAMETRIK • Menganalisissampel untuk kemudian diasumsikan menjadi parameter (ukuran) populasi • Contoh : Jika hasil analisis pada sampel menunjukkan setuju pemindahan kampus ke luar kota, maka diasumsikan bahwa populasi setuju emindahan kampus ke luar kota. • Asumsi : distribusi populasi normal, random sampling. • Jika asumsi tdk terpenuhi : NON-PARAMETRIK
  • 4.
  • 5.
    STATISTIK NON-PARAMETRIK • Subjekbukan merupakan sampel yang diambil secara random dari populasi • Jumlah subject kecil • Mengukur tingkat signifikansi dari hasil analisis • Tidak untuk digeneralisasi pada populasi yang luas
  • 6.
    PERHITUNGAN DALAM STATISTIK INFERENSIAL •Menggunakan rumus sesuai dengan jenis statistic yang dipakai (misalnya korelasi, chi kuadrat, uji-t, Wilcoxson test……) • Untuk menentukan tingkat signifikansi hasil perhitungan, dibandingkan dengan table yang relevan dengan jenis tesnya. • Mencari angka signifikansi pada table, umumnya diperlukan angka derajat kebebasan (degrees of freedom) • Contoh db, jika sampel adalah 20, satu sudah diketahui, maka db adalah 19 (n-1)
  • 7.
    MENAFSIRKAN SIGNIFIKANSI STATISTIK • Tingkatsignifikansi suatu analisis diperoleh setelah mengkosultasikan hasil analisis dengan table • Setiap teknik statistic mempunyai table tersendiri Biasanya terlampir di buku-buku statistic. • Tingkat signifikansi dinyatakan dalam probablitas, yaitu P<.05 atau p<.01. • P<.05 artinya kemungkinan terjadi kekeliruan sebesar 5%, atau, tingkat keyakinan bahwa hasil itu benar sebesar 95%. • P<.01 berarti tingkat keyakinan bahwa hasil itu benar 99%. Kemungkinan keliru 1%.
  • 8.
    DUA EKOR DANSATU EKOR • Tabel signifikansi ada angka untuk dua ekor dan angka untuk satu ekor, tergantung pada bunyi hipotesis penelitiannya. • Angka satu ekor (one tail) jika hipotesisnya terarah (misalnya kelompk A lebih besar dari kelompok B, ada korelasi positif antara C dan D) • Angka dua ekor (two tails) jika hipotesisnya tidah terarah (ada korelasi antara A dan B, ada beda antara C dan D).
  • 9.
    CONTOH DESKRIPSI SIGNIFIKANSI Ingatkurva normal, semua area adalah 100%. Di area lebih dari dua SD, anda akan menemukan area 1% atau 5% di ujung kiri dan kanan. Jika anda membandingkan mean dua kelompok, dan ternyata signifikan pada p<.05, berarti bahwa jika mean kelompok satu berada pada garis mean gambar di bawah, , maka mean kelompok dua berada di wilayah ujung 5%
  • 10.