PENANGANAN AIR
I.A. Lochana Dewi
Politeknik Pertanian Negeri Kupang
Prodi Teknologi Pangan
SIKLUS HIDROLOGI
AIR SEBAGAI SUMBER KEHIDUPAN
• Menurut para peneliti sebuah lembaga riset
trombosis di London, Inggris, jika orang selalu
mandi dengan air dingin, peredaran darahnya
akan membaik sehingga tubuh terasa lebih
bugar.
• Ditambahkan lagi bahwa mandi dengan air
dingin akan meningkatkan produksi sel darah
putih dalam tubuh serta meningkatkan
kemampuan seseorang terhadap serangan
virus.
AIR SEBAGAI SUMBER KEHIDUPAN
• Bahkan, mandi dengan air dingin di waktu pagi
dapat meningkatkan produksi hormon
testosteron pada pria serta hormon estrogen
pada wanita.
• Dengan demikian kesuburan serta kegairahan
seksual pun akan meningkat.
• Selain itu jaringan kulit membaik, kuku lebih
sehat dan kuat, tak mudah retak.
KEBUTUHAN AIR
• Menurut sumber lain, kandungan air dalam otak
83%, ginjal 82%, jantung 79%, paru-paru 80%,
tulang 22%, dan darah 90%.
• Bila kandungan air dalam masing-masing organ
tersebut tetap dipertahankan sesuai kebutuhan,
maka organ tersebut akan tetap sehat.
• Sebaliknya bila menurun, fungsinya juga akan
menurun dan lebih mudah terganggu oleh
bakteri, virus, dll.
• Maka bisa dibayangkan betapa besar peran air
dalam tubuh kita.
AIR BAGI MANUSIA
• Para peneliti saat ini meyakini bahwa cairan
atau tepatnya air dapat berperan aktif dalam
mengurangi resiko terhadap beberapa
penyakit seperti: batu ginjal, kanker saluran
kencing, kanker kandung kemih, dan kanker
usus besar (colon). Minum cukup air dapat
pula menghindari sembelit
KRITERIA AIR
• Air jernih yang kita lihat sehari-hari, yang biasa kita
minum, apakah sudah bener-benar sehat dan juga
layak untuk kita konsumsi?
• Dari mana kita tahu air tersebut memang bersih.
Mengutip Keputusan Menteri Kesehatan Republik
Indonesia Nomor 1405/menkes/sk/xi/2002 tentang
Persyaratan Kesehatan Lingkungan Kerja Perkantoran
dan industri terdapat pengertian mengenai Air Bersih
yaitu air yang dipergunakan untuk keperluan sehari-
hari dan kualitasnya memenuhi persyaratan kesehatan
air bersih sesuai dengan peraturan perundang-
undangan yang berlaku dan dapat diminum apabila
dimasak.
KRITERIA AIR
1. Syarat fisik, antara lain:
a. Air harus bersih dan tidak keruh
b. Tidak berwarna apapun
c. Tidak berasa apapun
d. Tidak berbau apaun
e. Suhu antara 10-25 C (sejuk)
f. Tidak meninggalkan endapan
2. Syarat kimiawi, antara lain:
a. Tidak mengandung bahan kimiawi yang mengandung racun
b. Tidak mengandung zat-zat kimiawi yang berlebihan
c. Cukup yodium
d. pH air antara 6,5 – 9,2
KRITERIA AIR
3. Syarat mikrobiologi, antara lain:
• Tidak mengandung kuman-kuman penyakit seperti
disentri, tipus, kolera, dan bakteri patogen penyebab
penyakit.
• Seperti kita ketahui jika standar mutu air sudah diatas standar
atau sesuai dengan standar tersebut maka yang terjadi adalah
akan menentukan besar kecilnya investasi dalam pengadaan
air bersih tersebut, baik instalasi penjernihan air dan biaya
operasi serta pemeliharaannya. Sehingga semakin jelek
kualitas air semakin berat beban masyarakat untuk membayar
harga jual air bersih.
• Dalam penyediaan air bersih yang layak untuk dikonsumsi
oleh masyarakat banyak mengutip Peraturan Menteri
Kesehatan Republik Indonesia No.
173/Men.Kes/Per/VII/1977, penyediaan air harus memenuhi
KRITERIA AIR
• Parameter yang ada digunakan untuk metode
dalam proses perlakuan, operasi dan biaya.
• Parameter air yang penting ialah parameter
fisik, kimia, biologis dan radiologis yaitu sebagai
berikut:
• Parameter Air Bersih secara Fisika
1. Kekeruhan
2. Warna
3. Rasa & bau
4. Endapan
5. Temperatur
AIR SEBAGAI AIR BAKU
AIR SEBAGAI AIR BAKU
AIR SIAP SAJI DALAM BERBAGAI
KEMASAN
AIR UNTUK PERIKANAN
AIR UNTUK PERTANIAN
AIR UNTUK PETERNAKAN
KASUS
PENCEMARAN AIR
BIO INDIKATOR
SUMBER BAHAN PENCEMAR
AIR UNTUK
PENGOLAHAN
PANGAN
PENTING UNTUK DIINGAT
• Air baku untuk industri pangan memiliki
kualitas minimal sama dengan air bersih untuk
minum
• Masing-masing industri memiliki kriteria untuk
mendapatkan hasil yang maksimal
• Beberapa pengolahan pangan memiliki
standar yang lebih tinggi dari standar air
bersih untuk air minum, dimana ada
penanganan tambahan untuk membunuh
mikroorganisme yang merugikan
EFISIENSI PENGGUNAAN AIR UNTUK
PENGOLAHAN MAKANAN
• Air pencucian bahan mentah, boleh
menggunakan air bermutu rendah, sedangkan
air pendingin kaleng harus bebas hama (pem-
berian klorin)
• Air pendingin kaleng yang diberi klorin
dianjurkan sisa klorin tidak lebih dari 4 mg/l
sesudah pendinginan kaleng
• Penghematan air dapat dilakukan dengan
teknologi (dry caustic/soda kering)
MINUMAN KALENG
• Pengendalian air perlu untuk produk
minuman berkarbonat, karena kesadahan
karbonat tinggi (alkalinitas) dapat
menyebabkan minuman asam menjadi
tidak lezat dan menjadi tawar
• Kejernihan yang tinggi dari sebagian besar
minuman ringan (soft drink) merupakan
faktor penting dari segi pemasaran
PENANGANAN AIR
F
I
S
I
K
A
PENJERNIHAN AIR
• Penggumpal utama dalam penjernihan adalah
alum (Al2, 14H2O), copperas
(FeSO4,7H2O), ferric-sulpha (Fe2(SO4)3)
• Penggumpal adalah garam logam yang
bereaksi dengan basa dalam air untuk
menghasilkan kumpulan hidroksil logam yang
tidak dapat larut
• Penambahan senyawa tersebut adalah teknik
pemurnian air secara kimiawi
PENANGANAN
LIMBAH CAIR
SUMUR RESAPAN
Penangan Air
Penangan Air
Penangan Air

Penangan Air

  • 1.
    PENANGANAN AIR I.A. LochanaDewi Politeknik Pertanian Negeri Kupang Prodi Teknologi Pangan
  • 2.
  • 3.
    AIR SEBAGAI SUMBERKEHIDUPAN • Menurut para peneliti sebuah lembaga riset trombosis di London, Inggris, jika orang selalu mandi dengan air dingin, peredaran darahnya akan membaik sehingga tubuh terasa lebih bugar. • Ditambahkan lagi bahwa mandi dengan air dingin akan meningkatkan produksi sel darah putih dalam tubuh serta meningkatkan kemampuan seseorang terhadap serangan virus.
  • 4.
    AIR SEBAGAI SUMBERKEHIDUPAN • Bahkan, mandi dengan air dingin di waktu pagi dapat meningkatkan produksi hormon testosteron pada pria serta hormon estrogen pada wanita. • Dengan demikian kesuburan serta kegairahan seksual pun akan meningkat. • Selain itu jaringan kulit membaik, kuku lebih sehat dan kuat, tak mudah retak.
  • 5.
    KEBUTUHAN AIR • Menurutsumber lain, kandungan air dalam otak 83%, ginjal 82%, jantung 79%, paru-paru 80%, tulang 22%, dan darah 90%. • Bila kandungan air dalam masing-masing organ tersebut tetap dipertahankan sesuai kebutuhan, maka organ tersebut akan tetap sehat. • Sebaliknya bila menurun, fungsinya juga akan menurun dan lebih mudah terganggu oleh bakteri, virus, dll. • Maka bisa dibayangkan betapa besar peran air dalam tubuh kita.
  • 6.
    AIR BAGI MANUSIA •Para peneliti saat ini meyakini bahwa cairan atau tepatnya air dapat berperan aktif dalam mengurangi resiko terhadap beberapa penyakit seperti: batu ginjal, kanker saluran kencing, kanker kandung kemih, dan kanker usus besar (colon). Minum cukup air dapat pula menghindari sembelit
  • 7.
    KRITERIA AIR • Airjernih yang kita lihat sehari-hari, yang biasa kita minum, apakah sudah bener-benar sehat dan juga layak untuk kita konsumsi? • Dari mana kita tahu air tersebut memang bersih. Mengutip Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 1405/menkes/sk/xi/2002 tentang Persyaratan Kesehatan Lingkungan Kerja Perkantoran dan industri terdapat pengertian mengenai Air Bersih yaitu air yang dipergunakan untuk keperluan sehari- hari dan kualitasnya memenuhi persyaratan kesehatan air bersih sesuai dengan peraturan perundang- undangan yang berlaku dan dapat diminum apabila dimasak.
  • 8.
    KRITERIA AIR 1. Syaratfisik, antara lain: a. Air harus bersih dan tidak keruh b. Tidak berwarna apapun c. Tidak berasa apapun d. Tidak berbau apaun e. Suhu antara 10-25 C (sejuk) f. Tidak meninggalkan endapan 2. Syarat kimiawi, antara lain: a. Tidak mengandung bahan kimiawi yang mengandung racun b. Tidak mengandung zat-zat kimiawi yang berlebihan c. Cukup yodium d. pH air antara 6,5 – 9,2
  • 9.
    KRITERIA AIR 3. Syaratmikrobiologi, antara lain: • Tidak mengandung kuman-kuman penyakit seperti disentri, tipus, kolera, dan bakteri patogen penyebab penyakit. • Seperti kita ketahui jika standar mutu air sudah diatas standar atau sesuai dengan standar tersebut maka yang terjadi adalah akan menentukan besar kecilnya investasi dalam pengadaan air bersih tersebut, baik instalasi penjernihan air dan biaya operasi serta pemeliharaannya. Sehingga semakin jelek kualitas air semakin berat beban masyarakat untuk membayar harga jual air bersih. • Dalam penyediaan air bersih yang layak untuk dikonsumsi oleh masyarakat banyak mengutip Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No. 173/Men.Kes/Per/VII/1977, penyediaan air harus memenuhi
  • 10.
    KRITERIA AIR • Parameteryang ada digunakan untuk metode dalam proses perlakuan, operasi dan biaya. • Parameter air yang penting ialah parameter fisik, kimia, biologis dan radiologis yaitu sebagai berikut: • Parameter Air Bersih secara Fisika 1. Kekeruhan 2. Warna 3. Rasa & bau 4. Endapan 5. Temperatur
  • 11.
  • 12.
  • 13.
    AIR SIAP SAJIDALAM BERBAGAI KEMASAN
  • 14.
  • 15.
  • 16.
  • 17.
  • 18.
  • 19.
  • 20.
  • 21.
    PENTING UNTUK DIINGAT •Air baku untuk industri pangan memiliki kualitas minimal sama dengan air bersih untuk minum • Masing-masing industri memiliki kriteria untuk mendapatkan hasil yang maksimal • Beberapa pengolahan pangan memiliki standar yang lebih tinggi dari standar air bersih untuk air minum, dimana ada penanganan tambahan untuk membunuh mikroorganisme yang merugikan
  • 22.
    EFISIENSI PENGGUNAAN AIRUNTUK PENGOLAHAN MAKANAN • Air pencucian bahan mentah, boleh menggunakan air bermutu rendah, sedangkan air pendingin kaleng harus bebas hama (pem- berian klorin) • Air pendingin kaleng yang diberi klorin dianjurkan sisa klorin tidak lebih dari 4 mg/l sesudah pendinginan kaleng • Penghematan air dapat dilakukan dengan teknologi (dry caustic/soda kering)
  • 23.
    MINUMAN KALENG • Pengendalianair perlu untuk produk minuman berkarbonat, karena kesadahan karbonat tinggi (alkalinitas) dapat menyebabkan minuman asam menjadi tidak lezat dan menjadi tawar • Kejernihan yang tinggi dari sebagian besar minuman ringan (soft drink) merupakan faktor penting dari segi pemasaran
  • 24.
  • 27.
  • 28.
    PENJERNIHAN AIR • Penggumpalutama dalam penjernihan adalah alum (Al2, 14H2O), copperas (FeSO4,7H2O), ferric-sulpha (Fe2(SO4)3) • Penggumpal adalah garam logam yang bereaksi dengan basa dalam air untuk menghasilkan kumpulan hidroksil logam yang tidak dapat larut • Penambahan senyawa tersebut adalah teknik pemurnian air secara kimiawi
  • 29.
  • 30.