C
CA
AR
RA
A M
ME
EN
NG
GG
GUNAKAN LEMBAR BALIK:
1. Kader memahami:
-
Tujuan yang harus tercapai setelah memberi penyuluhan
-
Pesan Kunci dari tiap materi, yang harus dipahami masyarakat setelah
menerima penyuluhan.
2. Pelajari satu persatu materi penyuluhan yang terdapat dalam LEMBAR
BALIK LANSIA, pahami urutan penyampainnya.
3. Siapkan penjelasan yang akan digunakan saat menyampaikan materi
sesuai urutannya (seperti terdapat pada Lembar Balik Lansia). Pastikan
penjelasan yang diberikan menyenangkan dan mudah dimengerti, dan
partisipatif (Misalkan: Tanyakan pendapat mereka, atau jika ada diantara
mereka yang dapat menjelaskan apa yang digambarkan pada Lembar
Balik, dll.) seluruhnya ini dilakukan demi mendukung tercapainya tujuan.
4. Akhiri penjelasan Anda dengan menyampaikan pesan kunci dengan cara
yang menarik dan menyenangkan, jika memungkinkan ajak masyarakat
untuk mengulangi isi pesan kunci bersama-sama.
5. Selamat menyuluh, kiranya semua upaya kita diberkatiNya dan dibuatNya
berhasil.
PENDAHULUAN
•
Meningkatnya jumlah lanjut usia merupakan dampak dari keberhasilan
pembangunan kesehatan dengan menurunnya angka kelahiran dan
meningkatnya umur harapan hidup yang dapat menjadi tantangan bagi
lanjut usia itu sendiri maupun bagi keluarga, masyarakat dan negara.
•Secara alami sosial. makin bertambah usia seseorang makin banyak
mengalami permasalahan fisik, mental, spiritual, ekonomi dan
sosial.
•Salah satu permasalahan yang sangat mendasar pada lanjut usia adalah
masalah kesehatan akibat proses penuaan dan terjadi kemunduran fungsi
sel-sel tubuh (degeneratif).
•Perlu upaya untuk meningkatkan kesehatan yang sudah dimulai semenjak
dalam kandungan sampai memasuki usia lanjut untuk mejadi lansia yang
tetap sehat dan aktif.
PEND
N
AHULUA
M
enin
gkatn
ya jumlah lanjut usia m
er
u
pak
an da
m
pa
k dari
keberhasilan pem
bangunankesehatan denganmenuru nya
angka kematian dan m
en
ingkatnya umur harapan hidup
ya
ngdapatmena
j ditantangan bagilanjut usiaitu sendiri
maupunbagi keluarga, masyarakat dan negara
S
E
C
A
R
A A
LA
MIP
R
O
S
E
S M
E
N
JA
D
I
T
U
AD
A
P
A
T M
E
N
G
A
K
I
B
A
T
K
A
N
S
E
S
E
O
R
A
N
G A
K
A
NM
E
N
G
A
L
A
M
I
K
E
M
U
N
D
U
R
A
NFISIK, M
E
N
T
A
L
,
S
P
I
RITUAL,E
K
O
N
OM
ID
A
N
S
O
S
I
A
L
Perluupa
y
a untukmeningkatkankese
hatan p
ad
a mas
y
ara
katkelo
mpok lanjut usia
P
PE
EN
NG
GE
ER
RT
TI
IA
AN
N L
LA
AN
NS
SI
IA
A
•
Lansia adalah seseorang yang sudah memasuki usia 60 tahun atau lebih.
•
Pra lansia adalah seseorang yang akan memasuki usia lanjut (umur 45 -59
tahun).
•
Pra lansia dan lansia digolongkan menjadi 3 yaitu :
1. Pra lanjut usia (45 -59 tahun)
2. Lanjut usia (60 -70 tahun)
3. Kelompok lansia resiko tinggi, yaitu lansia yang berusia
lebih dari 70 tahun atau lansia dengan masalah kesehatan.
PERUBAHAN PADA LANSIA
•
Penurunan sistem kerja jantung, paru-paru, liver (hati).
•
Kemunduran fungsi ginjal mempengaruhi proses buang air kecil.
•
Sistem susunan saraf mengalami perubahan sehingga Lansia mengalami
penurunan kemampuan dalam mengingat, memahami, motivasi dan
melakukan aktifitas sehari-hari.
•
Gangguan fungsi indera yang dapat berakibat penurunan tajam
penglihatan dan pendengaran.
•
Gangguan keseimbangan sehingga mudah jatuh.
•
Penurunan sistem kekebalan tubuh sehingga mudah terkena infeksi.
•
Gangguan sistem pencernaan sehingga mudah terkena diare maupun
susah BAB (sembelit).
PERUBAHAN PADA
LANSIA
P
E
N
U
R
U
N
A
N
S
I
S
T
E
M
K
E
R
J
A GINJAL
GIGI
J
A
N
T
U
N
G
P
A
R
U P
A
R
U
P
PE
ER
RU
UB
BA
AH
HA
AN
N M
ME
EN
NT
TA
AL
L P
PA
AD
DA
A L
LA
AN
NS
SI
IA
A
•
Saat menginjak usia lansia, berbagai kondisi yang dialami seperti:
menghadapi pensiun, rentan kena penyakit, dan kehilangan teman-teman
seusia dan lain-lain dapat mempengaruhi kesehatan mentalnya.
•Lansia merasa kesepian biasanya ketika kehilangan keluarga dekat
(terutama suami/istri) dan sahabat seusia.
•Lansia biasanya akan mengalami gangguan cemas, panik, stres, trauma.
Jika tidak ditangani akan berakibat lebih buruk, seperti depresi.
PERUBAHAN MENTAL PADA
LANSIA
Rentan
terkena
penyakit
L
a
n
s
iab
iasan
yamengalami
g
a
n g
g
u
ancemas,panik,
stre s
s, trauma. Jikatidak di
tangani akan berakibat
l
b
e
u
b
r
ih
u
k
, seperti
D
E
P
R
E
S
I
Kehliangantemanseusia,keluargadanlain-lain
d
a
pat m
e
m
peng
a
ru
h
i k
e
sehatan m
entalnya
L
a
nsia m
e
rasakesepian
b
ia
s
anya k
e
t
ika k
e
h
ilangan
keluarga
dansahabat seusia.
Y
YANG HARUS DIPERSIAPKAN
MENGINJAK USIA LANSIA
•
Mau menerima keadaan, sabar dan optimis di usia lansia.
•
Meningkatkan hubungan dengan suami/istri silaturahmi dengan keluarga
dan lingkungan sekitar.
•
Mempersiapkan tempat tinggal aman dan nyaman:
-
Jika tinggal sendiri/ dengan pasangan maka cari dukungan dari
tetangga terdekat.
-
tinggal dengan anak/ keluarga untuk dukungan penuh.
•
Mempersiapkan biaya seperti Dana Pensiun, tabungan atau dibantu oleh
keluarga.
•
Memelihara dan meningkatkan kesehatan dengan menerapkan
Perilaku Hidup Bersih dan Sehat serta makan dengan gizi seimbang.
YANG HARUS
D
MIE
P
N
EG
RI
S
N
IA
JP
AK
KAU
N
SIA LANSIA
R
M
E
N
E
R
I
M
A
K
EAD
A
AN
,O
PTI
MI
S
, M
E
N
N
I G
K
A
T
K
A
N
H
U
B
U
N
G
A
N SUAMI
I
ST
RI
, SI
LAHT
URAHMI
D
E
N
G
A
N K
E
L
U
A
R
G
A DAN LI
NGKUNGAN
S
E
K
I
T
A
R
M
E
M
P
E
R
S
I
A
P
K
A
N
DA
N
A PENSIUN
P
M
E
M
P
E
R
S
I
A
P
K
A
NT
E
M
P
A
T T
I
N
G
G
A
L
M
E
N
I
N
G
K
A
T
K
A
N K
E
S
E
H
A
T
A
N
D
E
N
G
A
N P
E
R
I
L
A
K
UHI
DU
PS
E
H
A
T
S
E
R
T
A MAKAN DENGAN GI
Z
I
S
E
I
M
B
A
N
G
P
PE
ER
RI
IL
LA
AK
KU
U H
HI
ID
DU
UP
P B
BE
ER
RS
SI
IH
H D
DA
AN
N S
SE
EH
HA
AT
T
LANSIA:
•
Biasakan untuk melakukan aktivitas fisik ringan seperti : berjalan,
berenang, bersepeda.
•
Aktivitas fisik dilakukan sekurangnya 30 menit sehari dengan
intensitas 3 - 5 kali dalam seminggu.
•
Senam lansia juga dapat dilakukan dengan pelatih untuk menjaga
fleksibilitas otot dan keseimbangan.
•
Keselamatan itu utama. Pakai pakaian dan alas kaki yang nyaman
dan menunjang gerakan.
•
Selalu ikuti anjuran petugas kesehatan jika ada keluhan setelah melakukan
aktivitas fisik.
PERILAKU HIDUP BERSIH DAN
SEHAT LANSIA :
B
I
A
S
A
KAN
U
N
T
UK
M
E
L
A
K
U
K
A
N
Aktivitas fisik dilakukan
sekurangnya30menit
sehari denganintensitas 3-
selalu ikutin anjuran petugas
kesehatan jika ada keluhan
setelah melakukanaktivitas
fisik
Senamlansia jugadapat
dilakukanoleh pelatih untuk
A
K
T
IVIT
ASF
ISIK
R
I
N
GAN
S
E
P
E
R
T
I :
Berjalan
Berenang
5 kali d a
a
lm s
e
m
n
i gu m
e
n
a
j gafleksibilitas otot
d
a
n
ke
se
imb
ang
an
keselamatan itu utama.
pakai pakaian danalas kaki
B yangnyamandan
e m
e
n
u
njang gerakan.
r
s
e
p
e
d
a
P
PE
ER
RI
IL
LA
AK
KU
U H
HI
ID
DU
UP
P B
BE
ER
RS
SI
IH
H D
DA
AN
N S
SE
EH
HA
AT
T
LANSIA:
•
Kembangkan hobi sesuai dengan kemampuan seperti:
-
melukis
-
-merangkai bunga
berdansa
-
memasak
-
merajut
•
Bagi penyuka traveling, hubungi agen perjalanan yang memberikan
layanan bagi warga senior yang ingin keliling kota, mulai dari ke mal,
museum, atau nonton film.
•Terus melakukan kegiatan mengasah otak seperti: bermain catur, mengisi
teka teki silang, membaca buku.
PERILAKU HIDUP
B
LA
ER
NS
SII
H
A :
DAN SEHAT,
M
ELU
KIS
T
R
A
V
E
L
N
I
G
M
E
M
B
A
C
A
B
U
K
U
M
E
M
A
S
A
K
M
MA
AK
KANAN BERGIZI SEIMBANG YANG
DIANJURKAN UNTUK LANSIA:
•
Makanan lunak membantu lansia dalam menelan makanan, seperti
pisang,
ubi, singkong yang direbus halus.
•
Mengonsumsi biji wijen dan biji bunga matahari bisa meningkatkan saraf
otak dan kaya akan kalsium.
•
Makan makanan sumber kalsium seperti: susu, youghurt, keju, teri, ikan
salmond, ikan sarden, brokoli, bayam, pisang, dll.
•
Hindari makan berlebihan berikut ini: gula, garam, gorengan.
•
Hindari buah-buahan yang rasanya asam.
•
Minum air putih 8 gelas sehari.
•
Banyak makan sayur-sayuran dan buah-buahan.
•
Hindari makanan/minuman yang banyak mengandung lemak, kopi
dan alkohol.
MAKANAN BERGIZI
S
LE
AI
N
M
S
B
IA N
:G
M
a
k
a
n
a
nlun
ak m
em
b
an
tu Lan
sia
d
al
a
mm
en
e
a
l nm
ak
an
a
n,seperti
p
isang, ubi, sin
g
kon
g yan
gd
irebus
halus Me
n
g
o
n
s
um
sibiji wijen dan biji
b
u
n
g
am
atah
ari bisam
en
ing
katkan
sarafotakd
anka
yaak
an kal
sium
M
I
N
U
M AIR
P
U
T
I
H 8
G
E
L
A
S S
E
H
A
R
I
C
CO
ON
NT
TO
OH
H M
ME
EN
NU
U B
BA
AG
GI
I L
LA
AN
NS
SI
IA
A:
:
•
Makanan lunak membantu lansia dalam menelan makanan, seperti
pisang, ubi, singkong yang direbus halus.
•Contoh makan pagi: bubur beras merah dan singkong, kelapa parut bisa di
taburkan di bubur merah.
•Contoh makan siang : nasi, tahu kukus, sayur segar, lalapan yang di
cincang halus dan susu segar.
•Contoh makan malam: tanpa nasi, sup sayuran, pepes ikan.
•Jus buah dan sayur juga bisa jadi alternatif.
CONTOH MENU
BAGI
LANSIA :
PERIKSA KESEHATAN SECARA RUTIN
(DIBANTU OLEH PETUGAS KESEHATAN)
•
Periksa tekanan darah adalah salah satu cara deteksi dini risiko
hipertensi, stroke dan penyakit jantung.
•
Periksa kadar gula darah menunjukkan kadar glukosa dalam darah.
Hasilnya membantu mendeteksi masalah diabetes.
•
Periksa lingkar perut. Lemak perut jika berlebihan akan memicu masalah
kesehatan yang serius seperti serangan jantung, stroke dan diabetes.
•
Periksa kolesterol guna mendeteksi masalah jantung dan pembuluh darah.
•
Periksa kesehatan gigi dan mulut.
•
Periksa kepadatan tulang.
•
Pemeriksaan organ-organ reproduksi secara rutin.
•
Bagi perempuan : periksa payudara dan pap smear.
CEK KESEHATAN LANSIA
ca
radeteksi dini
risiko hipertensi,
stroke dan
penyakit jantung.
C
E
K K
E
S
E
H
A
T
A
N
GIGI D
A
N
M
U
L
U
T
C
E
K
K
E
P
A
D
A
T
A
C
E
K L
I
N
G
K
A
R P
E
R
U
T
N
L
e
m
a
kp
T
e
U
ru
L
A
tN
jik
G
a b
erl
ebihan
akanm
e
m
c
iu m
asal
ah
k
e
se
h
atanya
ngse
riu
s
seperti se
ra
n
g
anj
antung,
strokedand
iab
etes.
C
E
K T
E
K
A
N
A
N
D
A
R
A
H
C
E
K K
A
D
A
R G
U
L
A
D
A
R
A
H
GANGGUAN GIZI PADA LANSIA
• Gangguan gizi pada lansia dapat berupa gizi lebih (obesitas/kegemukan)
maupun gizi kurang.
• Gizi lebih maupun gizi kurang pada lansia dapat menurunkan fungsi
fisik baik karena kegemukan atau karena gizi kurang yang
menyebabkan kekurangan tenaga untuk beraktifitas.
• Untuk menjaga BB dalam batas-batas normal, seseorang harus berada
dalam keseimbangan energi, yaitu jumlah kalori yang masuk sama
dengan kalori yang dikeluarkan.
• Untuk menjaga keseimbangan ini dapat dilakukan dengan mengkonsumsi
gizi seimbang dan melakukan aktifitas fisik (olah raga) secara teratur.
Pertahankanberat
badanyangideal
dan sehat
M
en
gkon
sumsigizi sei
m
bang
Ob
esita
s
Ku
ran
g
gizi
aktivitas fisik
Masalah kesehatan yang diwaspadai
saat Lansia: PIKUN
Pikun adalah penurunan kemampuan mental
perlahan, terjadi gangguan ingatan, pikiran,
penilaian serta penurunan konsentrasi.
Gejala dari Pikun:
• Mulai lupa dengan waktu, susah
mengingat orang, tempat dan benda, lupa
akan kejadian yang dialami
• Kesulitan dalam menemukan dan
menggunakan kata yang tepat
• S
pe
er
rtia
nn
gym
aa
en
ngulang kata atau
Bagaimana mencegah pikun?
• Mengasah otak dengan kegiatan positif
• Mengembangkan hobi dan kegiatan yang
bermanfaat
• Beraktivitas fisik
• Makan bergizi seimbang
Jl. Kausari
PIKUN: L
U
P
A S
U
S
AH
W
A
K
T
U M
E
N
G
I
NG
AT
O
R
A
N
G
Jl. Kutilang
?
? S
U
S
A
H
M
E
N
G
N
I G
A
T
T
E
M
P
A
T
JIKA S
E
D
A
N
G
B
E
R
KOM
UN
IKAS
I
, S
U
L
T
I
M
E
N
E
MU
K
A
N K
A
T
A
-
KA
T
A
Y
A
N
G T
E
P
A
T
MELU
KIS
DI CEGAH DENGAN :
Masalah kesehatan yang diwaspadai
saat Lansia: Menopause
Menopause merupakan tanda menurunnya
fungsi reproduksi pada wanita yang terjadi
secara alamiah.
Menopause adalah suatu fase alamiah
dari kehidupan perempuan yang ditandai
dengan berakhirnya menstruasi ( tidak
mengalami menstruasi minimal selama 1
tahun) dan berhentinya fungsi reproduksi.
Gejala dari Menopause :
• Lesu, sakit kepala, pusing, tidak bisa
Cara menghadapi menopause :
• Masalah psikologis yang timbul biasanya
tidak memerlukan pengobatan karena
gejala tersebut sewaktu-waktu bisa
hilang
• Konsultasi ke petugas kesehatan untuk
mendapatkan pengobatan yang tepat
• Makan bergizi seimbang
• M
tid
eu
ra
r,ss
au
p
sa
a
an
hab
sed
rk
i o
bn
as
de
an
ntr
d
aa
sn
i
berkeringat
• Nyeri tulang
• Jantung berdebar-debar
banyak
• Selera makan tidak menentu
• Gangguan pencernaan
• Perubahan pola haid karena
mengeringnya vagina
m
er
asa
panas di
b
dad
n
a
n
banyak
berkering
nyeri a
tu
tlang
b
e
rd
eba
r
Lesu,sakit kepala,
pusing, tidak bisa
tidur, susah
berkonsentrasi
selera
ma
ka
ntidak
m
en
entu
jantung
Vit.D Kalsium
ganguan
pencerna
n
MENOPAUSE
:
vagina
per
u
bahan
siklus
m
ha
e
i
d
n
g
k
e
a
r
i
n
r
ena
g
Konsultasi kepetugas kesehatan
untuk mendapatkan Vitamin D3dan
kalsium
makanbergizi
sei
m
bang
Masalah kesehatan yang diwaspadai
saat Lansia: ANDROPAUSE.
Andropause adalah keluhan yang timbul
akibat penurunan fungsi hormon androgen
pada laki-laki pada umur yang bervariasi dan
merupakan proses alamiah.
Bagaimana Gejalanya :
• Penurunan keinginan seksual (libido)
• Berkurangnya kemampuan ereksi
• Kekurangan energi/ tenaga untuk
olahraga dan bekerja
• Penurunan kekuatan atau
ketahanan otot
• Sedih dan atau sering marah tanpa sebab
yang jelas
Tips Menangani Andropause :
• Masalah psikologis yang timbul biasanya
tidak memerlukan pengobatan karena
gejala tersebut sewaktu-waktu bisa hilang
• Konsultasi ke petugas kesehatan untuk
mendapatkan pengobatan yang tepat
• Makan bergizi seimbang.
Sedih dan
atau sering
marah tanpa
sebabyang
jelas
Vit.D Kalsium
Pen
urunan
kekuatanatau
ketahanan
otot
Ber
k
u
rangn
ya
e
k
e
r
m
ea
k
m
pu
a
n
si
ANDROPAUSE
Kek
u
rangan
energi/ tenaga
untuk
olahraga dan
bekerja
Penuruna
n
k
ein
ginan (
s
li
e
b
k
id
su
o
a
l
)
Konsultasi kepetugas kesehatan
untuk mendapatkan Vitamin D3dan
kalsium
makanbergizi
sei
m
bang
Masalah kesehatan yang diwaspadai
saat Lansia: KENCING MANIS.
Penyakit Kencing Manis atau
Diabetes Melitus (DM) adalah penyakit
gangguan metabolisme gula yang
ditandai dengan:
Sering minum
Sering kencing
• Cepat lapar
• Berat badan yang menurun tanpa
sebab yang jelas.
• Cepat lelah
• Kesemutan
• Pandangan mulai kabur
• Gangguan ginjal, jantung dan
impotensi.
Mencegah Kencing Manis/DM:
• Kurangi makanan yang manis
• Diet sesuai dengan kebutuhan
• Aktivitas fisik
• Cek kesehatan rutin ke petugas
kesehatan untuk mendapatkan
pengobatan yang tepat
•
cepat
lapar
mencega
h
kencing
manis:
pa
n
da
n
gan
mulai
kabur
berat badan
yang m
en
urun
tanpa sebab
yang jelas
kurangi m
a
k
anan manis
sering
kencin
g
gan g
guan
ginjal, jantung
dan impotensi.
kesemuta
n
dietsesuaikebutuhan
aktivitas fisik
cekkesehatanrutin kepetugas kesehatan
GEJALA KENCING MANIS:
sering
minu
m
Masalah kesehatan yang diwaspadai
saat Lansia: TEKANAN DARAH TINGGI.
Tekanan darah tinggi atau hipertensi
adalah naiknya tekanan pada saluran
darah.
Bagaimana gejalanya :
• sakit kepala yang berdenyut
• kadang disertai mimisan
Cara mencegah tekanan darah
tinggi:
• Kurangi makanan mengandung
garam (snack, kerupuk, mie instan,
gorengan).
• Bersikap positif dan santai
• Cek kesehatan rutin ke fasilitas
kesehatan untuk
mendapatkan pengobatan
yang tepat
mencegahnya:
kurangi m
a
k
a
nanm
en
gan
dun
ggara
m/terlalu
gurih
sakit
kepala
mi
mi
sa
n
snackkerupuk,
snackkentang
bersikappositif
dansantai
m
e
i
instan
Goreng
an
cekkesehatanrutin
kefasilitas
k
esehatan
TEKANAN DARAH TINGGI
gejalanya
:
Masalah kesehatan yang diwaspadai
saat Lansia: ANEMIA
Anemia atau sering disebut kurang darah
adalah keadaan dimana kadar Haemoglobin
(Hb) dan jumlah sel darah merah dalam
tubuh lebih rendah dari batas normal.
Penyebab dari anemia :
• Gangguan penyerapan makanan
• Makanan kurang bergizi
• Perdarahan (terutama saat haid)
Gejala yang timbul dari anemia :
• Lemah, Letih, Lesu, Lelah, Lungai
• Muka pucat, jantung berdebar-debar
• Sakit kepala, telinga berdengung
• Konsentrasi menurun
• Mudah mengantuk
Cara mencegah Anemia :
• Ke petugas kesehatan untuk pemberian
tablet zat besi dan vitamin B12
ANEMIA
sebabnya:
Gang
gu
an
p
e
n
ye
rap
an
m
a
k
an
an
gejalanya:
Sa
kit k
e
pala,
telinga
b
e
rd
e
ngu
ng
konsentra
si
menurun
m
u
d
ah
m
e
n
ga
ntu
k
M
u
ka
pucat
m
a
k
ana
n
kurang
bergizi
Perdarahan(terutamasat
haid)
jantung
b
e
rd
ebar- d
e
b
a
r
Lemah,
L
e
t
ih, L
e
su,
Lelah,
Lungai
esi
za
vit. B12
Ke
p
etugas k
e
s
ehatan
untuk Pemberian
tablet zat besidan
vitamin B12
t b
Masalah kesehatan yang diwaspadai
saat Lansia: JANTUNG KORONER.
Jantung koroner adalah penyakit yang
disebabkan penyumbatan saluran darah
yang mengalirkan darah ke otot jantung
sehingga fungsi jantung terganggu.
Penyebab jantung koroner :
• Tingginya kadar gula darah
• Kegemukan
• Stres
Bagaimana gejalanya :
• Nyeri dada sebelah kiri
• Sesak
• Muncul keringat dingin
Cegah jantung koroner dengan :
• Hindari makanan yang berlemak dan
manis
• Makan sayur dan buah
• Beraktivitas fisik secara teratur
• Cek kesehatan rutin ke tempat petugas
kesehatan untuk mendapatkan
pengobatan yang tepat
JANTUNG KORONER
Sebabnya Gejalanya
Cegah dengan :
Hindari m
a
kanan
: Muncul
: keringat
yangberlemak
dan manis
Tin ginya
kadar gu
a
l
darah
Kegem
uka
n
dingin
N
ye
ri d
a
d
a
sebelah
kiri dan
sesak
M
a
k
a
nsayurdan buah
a
k
t
i
v
i
t
a
s
Masalah kesehatan yang diwaspadai
saat Lansia: OSTEOPOROSIS.
Osteoporosis adalah suatu penyakit yang
ditandai dengan berkurangnya massa tulang
dan adanya perubahan struktur jaringan tulang
yang mengakibatkan menurunnya kekuatan
tulang serta risiko terjadinya patah tulang.
Bagaimana Gejalanya :
• Kepadatan tulang berkurang perlahan
sehingga pada awalnya tidak timbul gejala.
• Timbul nyeri tulang dan kelainan bentuk.
• Nyeri punggung menahun. Nyeri timbul tiba-
tiba dan dirasakan di daerah punggung,
terutama jika penderita berdiri atau berjalan.
• Tulang belakang melengkung (bungkuk)
Cegah Osteoporosis dengan :
• Mengonsumsi kalsium (banyak terdapat
susu, yogurt,keju, ikan teri kering, udang
kering, sayuran berwarna hijau, kacang-
kacangan, sereal)
• Minum 2 gelas susu dan tambahan vitamin
D setiap hari
• Makan bergizi seimbang
• Pertahankan berat badan yang ideal dan
sehat.
• Beraktivitas fisik seperti berjalan dan
menaiki tangga
• Hindari merokok dan konsumsi alkohol.
OSTEOPOROSIS
Gejalanya
:
nyeripu
n
ggung
menahun.Nyeri timbul
tiba-tiba dan
dirasakan didaerah
punggung, terutama
jika penderita berdiri
atau berjalan.
timbul nyeri
tulang dan
kelainan bentuk.
tulang belakang
m
el
en
gk
un
g (bungkuk)
Kepadat
an
tulang
berkurang
perlahan
seh
in
gga
padaa
w
alnya
tidak timbul
gejala.
Pertahankanberat
badanyangideal
dan sehat
C
de
e
en
ga
gh
an:
M
engkonsu
msikalsium
M
a
b
k
a
e
n
ra
gn
izi
s
se
ei
im
mb
ba
an
ng
g
aktivitas
fisik
pdf-almacenamiento-y-transito-en-vasos-y-cauces (1).docx

pdf-almacenamiento-y-transito-en-vasos-y-cauces (1).docx

  • 2.
    C CA AR RA A M ME EN NG GG GUNAKAN LEMBARBALIK: 1. Kader memahami: - Tujuan yang harus tercapai setelah memberi penyuluhan - Pesan Kunci dari tiap materi, yang harus dipahami masyarakat setelah menerima penyuluhan. 2. Pelajari satu persatu materi penyuluhan yang terdapat dalam LEMBAR BALIK LANSIA, pahami urutan penyampainnya. 3. Siapkan penjelasan yang akan digunakan saat menyampaikan materi sesuai urutannya (seperti terdapat pada Lembar Balik Lansia). Pastikan penjelasan yang diberikan menyenangkan dan mudah dimengerti, dan partisipatif (Misalkan: Tanyakan pendapat mereka, atau jika ada diantara mereka yang dapat menjelaskan apa yang digambarkan pada Lembar Balik, dll.) seluruhnya ini dilakukan demi mendukung tercapainya tujuan.
  • 3.
    4. Akhiri penjelasanAnda dengan menyampaikan pesan kunci dengan cara yang menarik dan menyenangkan, jika memungkinkan ajak masyarakat untuk mengulangi isi pesan kunci bersama-sama. 5. Selamat menyuluh, kiranya semua upaya kita diberkatiNya dan dibuatNya berhasil.
  • 4.
    PENDAHULUAN • Meningkatnya jumlah lanjutusia merupakan dampak dari keberhasilan pembangunan kesehatan dengan menurunnya angka kelahiran dan meningkatnya umur harapan hidup yang dapat menjadi tantangan bagi lanjut usia itu sendiri maupun bagi keluarga, masyarakat dan negara. •Secara alami sosial. makin bertambah usia seseorang makin banyak mengalami permasalahan fisik, mental, spiritual, ekonomi dan sosial. •Salah satu permasalahan yang sangat mendasar pada lanjut usia adalah masalah kesehatan akibat proses penuaan dan terjadi kemunduran fungsi sel-sel tubuh (degeneratif). •Perlu upaya untuk meningkatkan kesehatan yang sudah dimulai semenjak dalam kandungan sampai memasuki usia lanjut untuk mejadi lansia yang tetap sehat dan aktif.
  • 5.
    PEND N AHULUA M enin gkatn ya jumlah lanjutusia m er u pak an da m pa k dari keberhasilan pem bangunankesehatan denganmenuru nya angka kematian dan m en ingkatnya umur harapan hidup ya ngdapatmena j ditantangan bagilanjut usiaitu sendiri maupunbagi keluarga, masyarakat dan negara S E C A R A A LA MIP R O S E S M E N JA D I T U AD A P A T M E N G A K I B A T K A N S E S E O R A N G A K A NM E N G A L A M I K E M U N D U R A NFISIK, M E N T A L , S P I RITUAL,E K O N OM ID A N S O S I A L Perluupa y a untukmeningkatkankese hatan p ad a mas y ara katkelo mpok lanjut usia
  • 6.
    P PE EN NG GE ER RT TI IA AN N L LA AN NS SI IA A • Lansia adalahseseorang yang sudah memasuki usia 60 tahun atau lebih. • Pra lansia adalah seseorang yang akan memasuki usia lanjut (umur 45 -59 tahun). • Pra lansia dan lansia digolongkan menjadi 3 yaitu : 1. Pra lanjut usia (45 -59 tahun) 2. Lanjut usia (60 -70 tahun) 3. Kelompok lansia resiko tinggi, yaitu lansia yang berusia lebih dari 70 tahun atau lansia dengan masalah kesehatan.
  • 8.
    PERUBAHAN PADA LANSIA • Penurunansistem kerja jantung, paru-paru, liver (hati). • Kemunduran fungsi ginjal mempengaruhi proses buang air kecil. • Sistem susunan saraf mengalami perubahan sehingga Lansia mengalami penurunan kemampuan dalam mengingat, memahami, motivasi dan melakukan aktifitas sehari-hari. • Gangguan fungsi indera yang dapat berakibat penurunan tajam penglihatan dan pendengaran. • Gangguan keseimbangan sehingga mudah jatuh. • Penurunan sistem kekebalan tubuh sehingga mudah terkena infeksi. • Gangguan sistem pencernaan sehingga mudah terkena diare maupun susah BAB (sembelit).
  • 9.
  • 10.
    P PE ER RU UB BA AH HA AN N M ME EN NT TA AL L P PA AD DA AL LA AN NS SI IA A • Saat menginjak usia lansia, berbagai kondisi yang dialami seperti: menghadapi pensiun, rentan kena penyakit, dan kehilangan teman-teman seusia dan lain-lain dapat mempengaruhi kesehatan mentalnya. •Lansia merasa kesepian biasanya ketika kehilangan keluarga dekat (terutama suami/istri) dan sahabat seusia. •Lansia biasanya akan mengalami gangguan cemas, panik, stres, trauma. Jika tidak ditangani akan berakibat lebih buruk, seperti depresi.
  • 11.
    PERUBAHAN MENTAL PADA LANSIA Rentan terkena penyakit L a n s iab iasan yamengalami g a ng g u ancemas,panik, stre s s, trauma. Jikatidak di tangani akan berakibat l b e u b r ih u k , seperti D E P R E S I Kehliangantemanseusia,keluargadanlain-lain d a pat m e m peng a ru h i k e sehatan m entalnya L a nsia m e rasakesepian b ia s anya k e t ika k e h ilangan keluarga dansahabat seusia.
  • 12.
    Y YANG HARUS DIPERSIAPKAN MENGINJAKUSIA LANSIA • Mau menerima keadaan, sabar dan optimis di usia lansia. • Meningkatkan hubungan dengan suami/istri silaturahmi dengan keluarga dan lingkungan sekitar. • Mempersiapkan tempat tinggal aman dan nyaman: - Jika tinggal sendiri/ dengan pasangan maka cari dukungan dari tetangga terdekat. - tinggal dengan anak/ keluarga untuk dukungan penuh. • Mempersiapkan biaya seperti Dana Pensiun, tabungan atau dibantu oleh keluarga. • Memelihara dan meningkatkan kesehatan dengan menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat serta makan dengan gizi seimbang.
  • 13.
    YANG HARUS D MIE P N EG RI S N IA JP AK KAU N SIA LANSIA R M E N E R I M A K EAD A AN ,O PTI MI S ,M E N N I G K A T K A N H U B U N G A N SUAMI I ST RI , SI LAHT URAHMI D E N G A N K E L U A R G A DAN LI NGKUNGAN S E K I T A R M E M P E R S I A P K A N DA N A PENSIUN P M E M P E R S I A P K A NT E M P A T T I N G G A L M E N I N G K A T K A N K E S E H A T A N D E N G A N P E R I L A K UHI DU PS E H A T S E R T A MAKAN DENGAN GI Z I S E I M B A N G
  • 14.
    P PE ER RI IL LA AK KU U H HI ID DU UP P B BE ER RS SI IH HD DA AN N S SE EH HA AT T LANSIA: • Biasakan untuk melakukan aktivitas fisik ringan seperti : berjalan, berenang, bersepeda. • Aktivitas fisik dilakukan sekurangnya 30 menit sehari dengan intensitas 3 - 5 kali dalam seminggu. • Senam lansia juga dapat dilakukan dengan pelatih untuk menjaga fleksibilitas otot dan keseimbangan. • Keselamatan itu utama. Pakai pakaian dan alas kaki yang nyaman dan menunjang gerakan. • Selalu ikuti anjuran petugas kesehatan jika ada keluhan setelah melakukan aktivitas fisik.
  • 15.
    PERILAKU HIDUP BERSIHDAN SEHAT LANSIA : B I A S A KAN U N T UK M E L A K U K A N Aktivitas fisik dilakukan sekurangnya30menit sehari denganintensitas 3- selalu ikutin anjuran petugas kesehatan jika ada keluhan setelah melakukanaktivitas fisik Senamlansia jugadapat dilakukanoleh pelatih untuk A K T IVIT ASF ISIK R I N GAN S E P E R T I : Berjalan Berenang 5 kali d a a lm s e m n i gu m e n a j gafleksibilitas otot d a n ke se imb ang an keselamatan itu utama. pakai pakaian danalas kaki B yangnyamandan e m e n u njang gerakan. r s e p e d a
  • 16.
    P PE ER RI IL LA AK KU U H HI ID DU UP P B BE ER RS SI IH HD DA AN N S SE EH HA AT T LANSIA: • Kembangkan hobi sesuai dengan kemampuan seperti: - melukis - -merangkai bunga berdansa - memasak - merajut • Bagi penyuka traveling, hubungi agen perjalanan yang memberikan layanan bagi warga senior yang ingin keliling kota, mulai dari ke mal, museum, atau nonton film. •Terus melakukan kegiatan mengasah otak seperti: bermain catur, mengisi teka teki silang, membaca buku.
  • 17.
    PERILAKU HIDUP B LA ER NS SII H A : DANSEHAT, M ELU KIS T R A V E L N I G M E M B A C A B U K U M E M A S A K
  • 18.
    M MA AK KANAN BERGIZI SEIMBANGYANG DIANJURKAN UNTUK LANSIA: • Makanan lunak membantu lansia dalam menelan makanan, seperti pisang, ubi, singkong yang direbus halus. • Mengonsumsi biji wijen dan biji bunga matahari bisa meningkatkan saraf otak dan kaya akan kalsium. • Makan makanan sumber kalsium seperti: susu, youghurt, keju, teri, ikan salmond, ikan sarden, brokoli, bayam, pisang, dll. • Hindari makan berlebihan berikut ini: gula, garam, gorengan. • Hindari buah-buahan yang rasanya asam. • Minum air putih 8 gelas sehari. • Banyak makan sayur-sayuran dan buah-buahan. • Hindari makanan/minuman yang banyak mengandung lemak, kopi dan alkohol.
  • 19.
    MAKANAN BERGIZI S LE AI N M S B IA N :G M a k a n a nlun akm em b an tu Lan sia d al a mm en e a l nm ak an a n,seperti p isang, ubi, sin g kon g yan gd irebus halus Me n g o n s um sibiji wijen dan biji b u n g am atah ari bisam en ing katkan sarafotakd anka yaak an kal sium M I N U M AIR P U T I H 8 G E L A S S E H A R I
  • 20.
    C CO ON NT TO OH H M ME EN NU U B BA AG GI IL LA AN NS SI IA A: : • Makanan lunak membantu lansia dalam menelan makanan, seperti pisang, ubi, singkong yang direbus halus. •Contoh makan pagi: bubur beras merah dan singkong, kelapa parut bisa di taburkan di bubur merah. •Contoh makan siang : nasi, tahu kukus, sayur segar, lalapan yang di cincang halus dan susu segar. •Contoh makan malam: tanpa nasi, sup sayuran, pepes ikan. •Jus buah dan sayur juga bisa jadi alternatif.
  • 21.
  • 22.
    PERIKSA KESEHATAN SECARARUTIN (DIBANTU OLEH PETUGAS KESEHATAN) • Periksa tekanan darah adalah salah satu cara deteksi dini risiko hipertensi, stroke dan penyakit jantung. • Periksa kadar gula darah menunjukkan kadar glukosa dalam darah. Hasilnya membantu mendeteksi masalah diabetes. • Periksa lingkar perut. Lemak perut jika berlebihan akan memicu masalah kesehatan yang serius seperti serangan jantung, stroke dan diabetes. • Periksa kolesterol guna mendeteksi masalah jantung dan pembuluh darah. • Periksa kesehatan gigi dan mulut. • Periksa kepadatan tulang. • Pemeriksaan organ-organ reproduksi secara rutin. • Bagi perempuan : periksa payudara dan pap smear.
  • 23.
    CEK KESEHATAN LANSIA ca radeteksidini risiko hipertensi, stroke dan penyakit jantung. C E K K E S E H A T A N GIGI D A N M U L U T C E K K E P A D A T A C E K L I N G K A R P E R U T N L e m a kp T e U ru L A tN jik G a b erl ebihan akanm e m c iu m asal ah k e se h atanya ngse riu s seperti se ra n g anj antung, strokedand iab etes. C E K T E K A N A N D A R A H C E K K A D A R G U L A D A R A H
  • 24.
    GANGGUAN GIZI PADALANSIA • Gangguan gizi pada lansia dapat berupa gizi lebih (obesitas/kegemukan) maupun gizi kurang. • Gizi lebih maupun gizi kurang pada lansia dapat menurunkan fungsi fisik baik karena kegemukan atau karena gizi kurang yang menyebabkan kekurangan tenaga untuk beraktifitas. • Untuk menjaga BB dalam batas-batas normal, seseorang harus berada dalam keseimbangan energi, yaitu jumlah kalori yang masuk sama dengan kalori yang dikeluarkan. • Untuk menjaga keseimbangan ini dapat dilakukan dengan mengkonsumsi gizi seimbang dan melakukan aktifitas fisik (olah raga) secara teratur.
  • 25.
  • 26.
    Masalah kesehatan yangdiwaspadai saat Lansia: PIKUN Pikun adalah penurunan kemampuan mental perlahan, terjadi gangguan ingatan, pikiran, penilaian serta penurunan konsentrasi. Gejala dari Pikun: • Mulai lupa dengan waktu, susah mengingat orang, tempat dan benda, lupa akan kejadian yang dialami • Kesulitan dalam menemukan dan menggunakan kata yang tepat • S pe er rtia nn gym aa en ngulang kata atau Bagaimana mencegah pikun? • Mengasah otak dengan kegiatan positif • Mengembangkan hobi dan kegiatan yang bermanfaat • Beraktivitas fisik • Makan bergizi seimbang
  • 27.
    Jl. Kausari PIKUN: L U P AS U S AH W A K T U M E N G I NG AT O R A N G Jl. Kutilang ? ? S U S A H M E N G N I G A T T E M P A T JIKA S E D A N G B E R KOM UN IKAS I , S U L T I M E N E MU K A N K A T A - KA T A Y A N G T E P A T MELU KIS DI CEGAH DENGAN :
  • 28.
    Masalah kesehatan yangdiwaspadai saat Lansia: Menopause Menopause merupakan tanda menurunnya fungsi reproduksi pada wanita yang terjadi secara alamiah. Menopause adalah suatu fase alamiah dari kehidupan perempuan yang ditandai dengan berakhirnya menstruasi ( tidak mengalami menstruasi minimal selama 1 tahun) dan berhentinya fungsi reproduksi. Gejala dari Menopause : • Lesu, sakit kepala, pusing, tidak bisa Cara menghadapi menopause : • Masalah psikologis yang timbul biasanya tidak memerlukan pengobatan karena gejala tersebut sewaktu-waktu bisa hilang • Konsultasi ke petugas kesehatan untuk mendapatkan pengobatan yang tepat • Makan bergizi seimbang • M tid eu ra r,ss au p sa a an hab sed rk i o bn as de an ntr d aa sn i berkeringat • Nyeri tulang • Jantung berdebar-debar banyak • Selera makan tidak menentu • Gangguan pencernaan • Perubahan pola haid karena mengeringnya vagina
  • 29.
    m er asa panas di b dad n a n banyak berkering nyeri a tu tlang b e rd eba r Lesu,sakitkepala, pusing, tidak bisa tidur, susah berkonsentrasi selera ma ka ntidak m en entu jantung Vit.D Kalsium ganguan pencerna n MENOPAUSE : vagina per u bahan siklus m ha e i d n g k e a r i n r ena g Konsultasi kepetugas kesehatan untuk mendapatkan Vitamin D3dan kalsium makanbergizi sei m bang
  • 30.
    Masalah kesehatan yangdiwaspadai saat Lansia: ANDROPAUSE. Andropause adalah keluhan yang timbul akibat penurunan fungsi hormon androgen pada laki-laki pada umur yang bervariasi dan merupakan proses alamiah. Bagaimana Gejalanya : • Penurunan keinginan seksual (libido) • Berkurangnya kemampuan ereksi • Kekurangan energi/ tenaga untuk olahraga dan bekerja • Penurunan kekuatan atau ketahanan otot • Sedih dan atau sering marah tanpa sebab yang jelas Tips Menangani Andropause : • Masalah psikologis yang timbul biasanya tidak memerlukan pengobatan karena gejala tersebut sewaktu-waktu bisa hilang • Konsultasi ke petugas kesehatan untuk mendapatkan pengobatan yang tepat • Makan bergizi seimbang.
  • 31.
    Sedih dan atau sering marahtanpa sebabyang jelas Vit.D Kalsium Pen urunan kekuatanatau ketahanan otot Ber k u rangn ya e k e r m ea k m pu a n si ANDROPAUSE Kek u rangan energi/ tenaga untuk olahraga dan bekerja Penuruna n k ein ginan ( s li e b k id su o a l ) Konsultasi kepetugas kesehatan untuk mendapatkan Vitamin D3dan kalsium makanbergizi sei m bang
  • 32.
    Masalah kesehatan yangdiwaspadai saat Lansia: KENCING MANIS. Penyakit Kencing Manis atau Diabetes Melitus (DM) adalah penyakit gangguan metabolisme gula yang ditandai dengan: Sering minum Sering kencing • Cepat lapar • Berat badan yang menurun tanpa sebab yang jelas. • Cepat lelah • Kesemutan • Pandangan mulai kabur • Gangguan ginjal, jantung dan impotensi. Mencegah Kencing Manis/DM: • Kurangi makanan yang manis • Diet sesuai dengan kebutuhan • Aktivitas fisik • Cek kesehatan rutin ke petugas kesehatan untuk mendapatkan pengobatan yang tepat •
  • 33.
    cepat lapar mencega h kencing manis: pa n da n gan mulai kabur berat badan yang m en urun tanpasebab yang jelas kurangi m a k anan manis sering kencin g gan g guan ginjal, jantung dan impotensi. kesemuta n dietsesuaikebutuhan aktivitas fisik cekkesehatanrutin kepetugas kesehatan GEJALA KENCING MANIS: sering minu m
  • 34.
    Masalah kesehatan yangdiwaspadai saat Lansia: TEKANAN DARAH TINGGI. Tekanan darah tinggi atau hipertensi adalah naiknya tekanan pada saluran darah. Bagaimana gejalanya : • sakit kepala yang berdenyut • kadang disertai mimisan Cara mencegah tekanan darah tinggi: • Kurangi makanan mengandung garam (snack, kerupuk, mie instan, gorengan). • Bersikap positif dan santai • Cek kesehatan rutin ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan pengobatan yang tepat
  • 35.
  • 36.
    Masalah kesehatan yangdiwaspadai saat Lansia: ANEMIA Anemia atau sering disebut kurang darah adalah keadaan dimana kadar Haemoglobin (Hb) dan jumlah sel darah merah dalam tubuh lebih rendah dari batas normal. Penyebab dari anemia : • Gangguan penyerapan makanan • Makanan kurang bergizi • Perdarahan (terutama saat haid) Gejala yang timbul dari anemia : • Lemah, Letih, Lesu, Lelah, Lungai • Muka pucat, jantung berdebar-debar • Sakit kepala, telinga berdengung • Konsentrasi menurun • Mudah mengantuk Cara mencegah Anemia : • Ke petugas kesehatan untuk pemberian tablet zat besi dan vitamin B12
  • 37.
  • 38.
    Masalah kesehatan yangdiwaspadai saat Lansia: JANTUNG KORONER. Jantung koroner adalah penyakit yang disebabkan penyumbatan saluran darah yang mengalirkan darah ke otot jantung sehingga fungsi jantung terganggu. Penyebab jantung koroner : • Tingginya kadar gula darah • Kegemukan • Stres Bagaimana gejalanya : • Nyeri dada sebelah kiri • Sesak • Muncul keringat dingin Cegah jantung koroner dengan : • Hindari makanan yang berlemak dan manis • Makan sayur dan buah • Beraktivitas fisik secara teratur • Cek kesehatan rutin ke tempat petugas kesehatan untuk mendapatkan pengobatan yang tepat
  • 39.
    JANTUNG KORONER Sebabnya Gejalanya Cegahdengan : Hindari m a kanan : Muncul : keringat yangberlemak dan manis Tin ginya kadar gu a l darah Kegem uka n dingin N ye ri d a d a sebelah kiri dan sesak M a k a nsayurdan buah a k t i v i t a s
  • 40.
    Masalah kesehatan yangdiwaspadai saat Lansia: OSTEOPOROSIS. Osteoporosis adalah suatu penyakit yang ditandai dengan berkurangnya massa tulang dan adanya perubahan struktur jaringan tulang yang mengakibatkan menurunnya kekuatan tulang serta risiko terjadinya patah tulang. Bagaimana Gejalanya : • Kepadatan tulang berkurang perlahan sehingga pada awalnya tidak timbul gejala. • Timbul nyeri tulang dan kelainan bentuk. • Nyeri punggung menahun. Nyeri timbul tiba- tiba dan dirasakan di daerah punggung, terutama jika penderita berdiri atau berjalan. • Tulang belakang melengkung (bungkuk) Cegah Osteoporosis dengan : • Mengonsumsi kalsium (banyak terdapat susu, yogurt,keju, ikan teri kering, udang kering, sayuran berwarna hijau, kacang- kacangan, sereal) • Minum 2 gelas susu dan tambahan vitamin D setiap hari • Makan bergizi seimbang • Pertahankan berat badan yang ideal dan sehat. • Beraktivitas fisik seperti berjalan dan menaiki tangga • Hindari merokok dan konsumsi alkohol.
  • 41.
    OSTEOPOROSIS Gejalanya : nyeripu n ggung menahun.Nyeri timbul tiba-tiba dan dirasakandidaerah punggung, terutama jika penderita berdiri atau berjalan. timbul nyeri tulang dan kelainan bentuk. tulang belakang m el en gk un g (bungkuk) Kepadat an tulang berkurang perlahan seh in gga padaa w alnya tidak timbul gejala. Pertahankanberat badanyangideal dan sehat C de e en ga gh an: M engkonsu msikalsium M a b k a e n ra gn izi s se ei im mb ba an ng g aktivitas fisik