MESIN SERUT
KELOMPOK 2 :
1. FADHIL MAHDY
2. MUHAMMAD FAZRI NABAWI
3. RIJALUL KHOIRI
4. IKHWANUL ANDRIAN
Pengertian mesin serut
Mesin serut adalah mesin perkakas yang dirancang untuk melepaskan logam dengan
menggerakkan meja kerja dalam garis lurus terhadap pahat mata tunggal. Mesin serut sesuai
untuk benda kerja yang jauh lebih besar. Benda yang dipotong, yang terutama
permukaannya datar, bisa horisontal, vertikal atau bersudut.
STRUKTUR MESIN SERUT
Meja Belakang: Sebagai tempat meletakkan benda kerja sebelum memasuki jalur
pisau. Jarak meja belakang dengan ketinggian ujung pisau planner menentukan
besarnya tatal yang diiris. Semakin tinggi jarak semakin tebal kayu yang harus diiris,
berarti kerja pisau semakin berat.
Meja Depan: Harus memiliki ketinggian sama persis dengan ujung mata pisau serut.
Apabila pisau lebih rendah akan berakibat benda kerja berhenti karena tertahan
gerakannya oleh ujung meja depan dan apabila posisi ujung pisau terlalu tinggi
akan membuat bagian ujung belakang benda kerja menjadi lebih tipis daripada
ujung lainnya setelah beberapa kali serut.
Papan Penghantar: Pada waktu mendorong benda kerja, agar arah dorongan lurus
benda kerja ditekan sedikit ke arah papan penghantar. Di sini fungsinya selain untuk
menjaga benda kerja tetap bersudut siku. Jarak papan penghantar terhadap sisi luar
meja kerja sebaiknya disesuaikan dengan lebar benda kerja yang diserut. Kira-kira
20% lebih lebar dari ukuran benda kerja.
Poros Pisau: Mata pisau pada mesin serut berjumlah antara 3 - 5 mata pisau per
poros pisau. Konfigurasi ini tergantung produsen mesin dan diameter poros pisau
yang digunakan. kecepatan putar motor penggerak juga ikut menentukan jumlah
mata pisau.
Pengaman: Alat pengaman dasar dan standar yang seharusnya selalu ada di atas
poros pisau pada saat mesin dijalankan maupun saat tidak dijalankan. Ketinggian
pengaman ini bisa diatur sesuai dengan ketebalan kayu untuk tetap menutup
permukaan poros pisau pada saat benda kerja melewati meja depan.
Beberapa operator mesin beralasan bahwa dengan meletakkan jari tangan di atas
benda kerja akan terhindar dari bahaya. Kemungkinan yang bisa terjadi adalah
apabila terjadi lemparan balik karena irisan terlalu besar, pengaman ini akan
membantu melindungi tangan operator dan mengurangi tekanan balik dari pisau.
Tombol ON/OFF: Seharusnya harus selalu terletak pada lokasi yang mudah
dijangkau. Walaupun ketika tombol rusak dan harus diperbaiki, tombol yang baru
harus tetap diletakkan di tempat yang mudah dijangkau oleh operator mesin.
Tombol ini apabila anda perhatikan akan selalu terletak lebih dalam untuk
pengaman agar tidak terpencet 'by mistake' (tidak sengaja) ketika sedang menyetel
pisau karena akan sangat berbahaya.
Pengunci Papan Penghantar: Sebagai jalur sekaligus pengunci papan penghantar
ketika sudah berada pada posisi yang diinginkan. Penting untuk memastikan bahwa
penghantar tersebut telah dikencangkan dengan baik agar tidak bergerak karena
pengaruh getaran mesin.
Cara Kerja Mesin Serut
Setelah mesin menyala, pastikan bahwa kayu telah menempel panel
penghantar (bagian samping) ketika masih berada di meja belakang. Lakukan dorongan
kayu ke depan pada kecepatan yang sesuai dan stabil. Apabila terlalu cepat mendorong
akan mengakibatkan cuttermark pada permukaan kayu (permukaan bergelombang),
namun apabila terlalu lambat akan mengakibatkan burnt-mark, yaitu noda seperti bekas
terbakar karena putaran pisau tidak mengiris kayu sama sekali. Burnt-mark juga bisa
ditimbulkan karena pisau tumpul. Begitu benda kerja telah melewati poros pisau,
lakukan tekanan HANYA pada MEJA DEPAN dengan tetap memberi sedikit tekanan ke
arah panel penghantar. Mengapa? Setelah benda kerja melewati pisau, meja depan
mesin menjadi patokan kayu agar tetap rata.
Gerak memotong dilakukan oleh meja/benda kerja menyilang terhadap perkakas,
sedang gerakan makan dilakukan oleh perkakas melintas benda kerja
Jenis-jenis Mesin Serut
1. Mesin Serut Rumahan Ganda
Mesin serut jenis ini terdiri dari sebuah dasar yang berat dan panjang, dengan meja yang
bergerak bolak-balik.
2. Mesin Serut Sisi Terbuka
Mesin serut ini mempunyai rumahan pada satu sisi saja. Sisi yang terbuka memungkinkan
pekerjaan pemesinan untuk benda kerja yang besar.
3. Mesin Serut Jenis Lorong
Mesin serut ini berbeda dengan mesin serut biasa dalam hal bangkunya stasioner dan
pahatnya digerakkan diatas benda kerja. Dua kepala jenis ram dipasangkan pada rel silang,
dan masing-masing dilengkapi dengan pemegang pahat peti lonceng ganda untuk
penyerutan dua jalur. Kedua rumahan pembalikan, yang menyangga rel silang, meluncur
pada jalur dan digerakkan oleh ulir dari penggerak roda cacing tertutup pada ujung landasan
4. Mesin Serut Plat atau Tepi
Mesin serut ini dirancang untuk memesin tepi dari pelat baja berat untuk bejana tekan dan
pelat perisai. Pelatnya diapitkan kepada bangku, dan kereta peluncur yang mendukung pahat
pemotong digerakkan mundur dan maju di sepanjang tepinya. Mesin serut tepi umumnya
menggunakan pemotong fris agar lebih cepat dan lebih teliti
Pahat dan Peralatan Pemegang Benda Kerja
Pahat yang digunakan pada mesin serut adalah dari jenis umum yang sama digunakan pada
mesin bubut, tetapi kontruksinya lebih berat. Pemegang pahat biasanya dilakukan dengan
gigi yang dapat dilepas. Baja kecepatan tinggi atau paduan cor umumnya digunakan dalam
pemotongan kasar berat dan kabida untuk pekerjaan kasarkedua dan penyelesaian
Jenis-Jenis Pahat
.
Produk
1. Gambar produk hasil serut

MESIN SERUT.pptx

  • 1.
    MESIN SERUT KELOMPOK 2: 1. FADHIL MAHDY 2. MUHAMMAD FAZRI NABAWI 3. RIJALUL KHOIRI 4. IKHWANUL ANDRIAN
  • 2.
    Pengertian mesin serut Mesinserut adalah mesin perkakas yang dirancang untuk melepaskan logam dengan menggerakkan meja kerja dalam garis lurus terhadap pahat mata tunggal. Mesin serut sesuai untuk benda kerja yang jauh lebih besar. Benda yang dipotong, yang terutama permukaannya datar, bisa horisontal, vertikal atau bersudut.
  • 3.
  • 4.
    Meja Belakang: Sebagaitempat meletakkan benda kerja sebelum memasuki jalur pisau. Jarak meja belakang dengan ketinggian ujung pisau planner menentukan besarnya tatal yang diiris. Semakin tinggi jarak semakin tebal kayu yang harus diiris, berarti kerja pisau semakin berat. Meja Depan: Harus memiliki ketinggian sama persis dengan ujung mata pisau serut. Apabila pisau lebih rendah akan berakibat benda kerja berhenti karena tertahan gerakannya oleh ujung meja depan dan apabila posisi ujung pisau terlalu tinggi akan membuat bagian ujung belakang benda kerja menjadi lebih tipis daripada ujung lainnya setelah beberapa kali serut.
  • 5.
    Papan Penghantar: Padawaktu mendorong benda kerja, agar arah dorongan lurus benda kerja ditekan sedikit ke arah papan penghantar. Di sini fungsinya selain untuk menjaga benda kerja tetap bersudut siku. Jarak papan penghantar terhadap sisi luar meja kerja sebaiknya disesuaikan dengan lebar benda kerja yang diserut. Kira-kira 20% lebih lebar dari ukuran benda kerja. Poros Pisau: Mata pisau pada mesin serut berjumlah antara 3 - 5 mata pisau per poros pisau. Konfigurasi ini tergantung produsen mesin dan diameter poros pisau yang digunakan. kecepatan putar motor penggerak juga ikut menentukan jumlah mata pisau.
  • 6.
    Pengaman: Alat pengamandasar dan standar yang seharusnya selalu ada di atas poros pisau pada saat mesin dijalankan maupun saat tidak dijalankan. Ketinggian pengaman ini bisa diatur sesuai dengan ketebalan kayu untuk tetap menutup permukaan poros pisau pada saat benda kerja melewati meja depan. Beberapa operator mesin beralasan bahwa dengan meletakkan jari tangan di atas benda kerja akan terhindar dari bahaya. Kemungkinan yang bisa terjadi adalah apabila terjadi lemparan balik karena irisan terlalu besar, pengaman ini akan membantu melindungi tangan operator dan mengurangi tekanan balik dari pisau.
  • 7.
    Tombol ON/OFF: Seharusnyaharus selalu terletak pada lokasi yang mudah dijangkau. Walaupun ketika tombol rusak dan harus diperbaiki, tombol yang baru harus tetap diletakkan di tempat yang mudah dijangkau oleh operator mesin. Tombol ini apabila anda perhatikan akan selalu terletak lebih dalam untuk pengaman agar tidak terpencet 'by mistake' (tidak sengaja) ketika sedang menyetel pisau karena akan sangat berbahaya. Pengunci Papan Penghantar: Sebagai jalur sekaligus pengunci papan penghantar ketika sudah berada pada posisi yang diinginkan. Penting untuk memastikan bahwa penghantar tersebut telah dikencangkan dengan baik agar tidak bergerak karena pengaruh getaran mesin.
  • 8.
    Cara Kerja MesinSerut Setelah mesin menyala, pastikan bahwa kayu telah menempel panel penghantar (bagian samping) ketika masih berada di meja belakang. Lakukan dorongan kayu ke depan pada kecepatan yang sesuai dan stabil. Apabila terlalu cepat mendorong akan mengakibatkan cuttermark pada permukaan kayu (permukaan bergelombang), namun apabila terlalu lambat akan mengakibatkan burnt-mark, yaitu noda seperti bekas terbakar karena putaran pisau tidak mengiris kayu sama sekali. Burnt-mark juga bisa ditimbulkan karena pisau tumpul. Begitu benda kerja telah melewati poros pisau, lakukan tekanan HANYA pada MEJA DEPAN dengan tetap memberi sedikit tekanan ke arah panel penghantar. Mengapa? Setelah benda kerja melewati pisau, meja depan mesin menjadi patokan kayu agar tetap rata.
  • 9.
    Gerak memotong dilakukanoleh meja/benda kerja menyilang terhadap perkakas, sedang gerakan makan dilakukan oleh perkakas melintas benda kerja
  • 10.
    Jenis-jenis Mesin Serut 1.Mesin Serut Rumahan Ganda Mesin serut jenis ini terdiri dari sebuah dasar yang berat dan panjang, dengan meja yang bergerak bolak-balik.
  • 11.
    2. Mesin SerutSisi Terbuka Mesin serut ini mempunyai rumahan pada satu sisi saja. Sisi yang terbuka memungkinkan pekerjaan pemesinan untuk benda kerja yang besar.
  • 12.
    3. Mesin SerutJenis Lorong Mesin serut ini berbeda dengan mesin serut biasa dalam hal bangkunya stasioner dan pahatnya digerakkan diatas benda kerja. Dua kepala jenis ram dipasangkan pada rel silang, dan masing-masing dilengkapi dengan pemegang pahat peti lonceng ganda untuk penyerutan dua jalur. Kedua rumahan pembalikan, yang menyangga rel silang, meluncur pada jalur dan digerakkan oleh ulir dari penggerak roda cacing tertutup pada ujung landasan
  • 13.
    4. Mesin SerutPlat atau Tepi Mesin serut ini dirancang untuk memesin tepi dari pelat baja berat untuk bejana tekan dan pelat perisai. Pelatnya diapitkan kepada bangku, dan kereta peluncur yang mendukung pahat pemotong digerakkan mundur dan maju di sepanjang tepinya. Mesin serut tepi umumnya menggunakan pemotong fris agar lebih cepat dan lebih teliti
  • 14.
    Pahat dan PeralatanPemegang Benda Kerja Pahat yang digunakan pada mesin serut adalah dari jenis umum yang sama digunakan pada mesin bubut, tetapi kontruksinya lebih berat. Pemegang pahat biasanya dilakukan dengan gigi yang dapat dilepas. Baja kecepatan tinggi atau paduan cor umumnya digunakan dalam pemotongan kasar berat dan kabida untuk pekerjaan kasarkedua dan penyelesaian
  • 15.
  • 16.