Fungsi Rekrusif
STRUKTUR DATA
Politeknik Negeri Indramayu
Pengertian Fungsi Rekursif
Di dalam dunia pemrograman, fungsi rekursif merupakan sebuah metode perulangan yang bersifat non-
iterasi.
Sebenarnya fungsi rekursif hanyalah sebuah fungsi biasa seperti fungsi def pada umumnya. Dia bisa dipanggil,
bisa menerima parameter, bisa mengembalikan nilai, dan lain sebagainya.
Hanya saja, sesuai namanya, fungsi rekursif itu bersifat rekursi. Kenapa?
Karena ia memanggil dirinya sendiri sehingga menimbulkan efek perulangan. Perulangan ini bisa berhenti
ketika kondisi tertentu tercapai, atau bisa juga bersifat tak terbatas, atau mungkin bahkan bisa menimbulkan
error karena pemanggilan fungsi yang tak ada habisnya.
Pengertian Fungsi Rekursif
Fungsi Rekrusif Lanjutan
Tidak semua masalah bisa dipecahkan dengan fungsi rekursif, menghitung faktorial menjadi contoh penerapan
yang banyak dipakai untuk membuat fungsi rekursif.
Dalam matematika, faktorial adalah hasil perkalian menaik dan ditulis dengan tanda seru ” ! “. Sebagai contoh, 4
faktorial ditulis dengan 4!, dan nilainya adalah 1 * 2 * 3 * 4 = 24, atau 7 faktorial ditulis dengan 7! = 1 * 2 * 3 * 4 * 5 *
6 * 7 = 5040.
Menghitung Faktorial Dengan Rekrusif
Di dalam fungsi hitungFaktorial(), terdapat kondisi if untuk memeriksa apakah parameter input
bernilai lebih dari 1 atau tidak. Jika iya, jalankan perintah return input * hitungFaktorial(input-1).
Inilah yang dimaksud dengan rekursif, dimana fungsi ini memanggil dirinya sendiri.
Menghitung Faktorial Biasa
Di dalam fungsi hitungFaktorial(), kali ini cukup memakai perulangan for in untuk menghitung faktorial.
Perulangan for in di baris 7 akan mulai dari i = 1 hingga i = angka+1. Inilah maksud dari
perintah range(1,angka+1). Dalam tiap perulangan, simpan hasil perkalian hasil * i ke dalam variabel hasil.
Menghitung Bilangan Pangkat
Fungsi pangkat() di atas berfungsi untuk menghitung bilangan x yang di pangkatkan y. Dalam fungsi tersebut
terdapat pemanggilan dirinya sendiri. Untuk setiap nilai x dan y yang di masukan pengguna akan dikirim ke
fungsi pangkat() melalui parameter variabel x dan y.
Menghitung Bilangan Fibonacci
Fungsi fibonacci() akan terus memanggil dirinya sendiri ketika nilai yang di lewatkan (nilai n) BUKAN bernilai
0 atau 1 dengan melakukan proses penjumlahan fibonacci(n-1) + fibonacci(n-2).
Mencari Bilangan Terbesar
Mencari Bilangan Terkecil
Terima Kasih

Materi Rekrusif dengan Python PPTX (materi kuliah)

  • 1.
  • 2.
    Pengertian Fungsi Rekursif Didalam dunia pemrograman, fungsi rekursif merupakan sebuah metode perulangan yang bersifat non- iterasi. Sebenarnya fungsi rekursif hanyalah sebuah fungsi biasa seperti fungsi def pada umumnya. Dia bisa dipanggil, bisa menerima parameter, bisa mengembalikan nilai, dan lain sebagainya. Hanya saja, sesuai namanya, fungsi rekursif itu bersifat rekursi. Kenapa? Karena ia memanggil dirinya sendiri sehingga menimbulkan efek perulangan. Perulangan ini bisa berhenti ketika kondisi tertentu tercapai, atau bisa juga bersifat tak terbatas, atau mungkin bahkan bisa menimbulkan error karena pemanggilan fungsi yang tak ada habisnya.
  • 3.
  • 4.
    Fungsi Rekrusif Lanjutan Tidaksemua masalah bisa dipecahkan dengan fungsi rekursif, menghitung faktorial menjadi contoh penerapan yang banyak dipakai untuk membuat fungsi rekursif. Dalam matematika, faktorial adalah hasil perkalian menaik dan ditulis dengan tanda seru ” ! “. Sebagai contoh, 4 faktorial ditulis dengan 4!, dan nilainya adalah 1 * 2 * 3 * 4 = 24, atau 7 faktorial ditulis dengan 7! = 1 * 2 * 3 * 4 * 5 * 6 * 7 = 5040.
  • 5.
    Menghitung Faktorial DenganRekrusif Di dalam fungsi hitungFaktorial(), terdapat kondisi if untuk memeriksa apakah parameter input bernilai lebih dari 1 atau tidak. Jika iya, jalankan perintah return input * hitungFaktorial(input-1). Inilah yang dimaksud dengan rekursif, dimana fungsi ini memanggil dirinya sendiri.
  • 6.
    Menghitung Faktorial Biasa Didalam fungsi hitungFaktorial(), kali ini cukup memakai perulangan for in untuk menghitung faktorial. Perulangan for in di baris 7 akan mulai dari i = 1 hingga i = angka+1. Inilah maksud dari perintah range(1,angka+1). Dalam tiap perulangan, simpan hasil perkalian hasil * i ke dalam variabel hasil.
  • 7.
    Menghitung Bilangan Pangkat Fungsipangkat() di atas berfungsi untuk menghitung bilangan x yang di pangkatkan y. Dalam fungsi tersebut terdapat pemanggilan dirinya sendiri. Untuk setiap nilai x dan y yang di masukan pengguna akan dikirim ke fungsi pangkat() melalui parameter variabel x dan y.
  • 8.
    Menghitung Bilangan Fibonacci Fungsifibonacci() akan terus memanggil dirinya sendiri ketika nilai yang di lewatkan (nilai n) BUKAN bernilai 0 atau 1 dengan melakukan proses penjumlahan fibonacci(n-1) + fibonacci(n-2).
  • 9.
  • 10.
  • 11.