MATERI PA PEGAWAI KPPN
Jumat 04 November 2022
Lukas 19:1-10
PENDAHULUAN
Satu - satunya yang mencatat peristiwa Zakheus bertemu Yesus hanya ada di injil
Lukas. Hal ini menegaskan sesuatu hal yang sangat penting bagi kehidupan manusia.
Pemahaman umum yang muncul dalam diri kebanyakan orang adalah bahwa orang
berdosa tidak akan mungkin memperoleh keselamatan, melainkan akan mendapatkan
hukum dari Allah. Pemahaman seperti ini berakar dalam kehidupan manusia terutama
orang Yahudi. Kondisi ini sudah dimulai sejak perjanjian lama. Alat keselamatan,
langsung atau tidak langsung disediakan melalui para bapak leluhur, hakim, pemberi
hukum, imam, raja dan nabi. Hukum baik bersifat ritual maupun moral akibat dosa
manusia tidak mampu memberikan keselamatan yang penuh, tetapi menunjukkan ciri
dan tuntutan Allah. Lukas memusatkan keselamatan pada Yesus dimana Yesus
menjadi sumber keselamatan. Penerima keselamatan dimanapun tidak boleh
menyombongkan diri jika keselamatan benar-benar bekerja dalam diri orang percaya
maka persekutuan mereka di dalam roh akan bertambah. Kekuatan dari Tuhan secara
vertikal bekerja ke bawah, membuat mereka sadar akan dampak horizontal atas
masyarakat yang harus terjadi karena memiliki keselamatan itu. Mereka yang telah
diselamatkan harus mengingat bahwa keselamatan itu bukanla usaha melainkan
adalah anugerah oleh Yesus Kristus. Zakheus seorang pemungut cukai mencari
nafkah dengan mengumpulkan pajak lebih banyak daripada yang seharusnya. Oleh
karena hal ini para pemungut cukai dipandang rendah oleh masyarakat. Perhatian
Yesus terhadap Zakheus menjadi pengingat untuk membawa injil kepada orang yang
ditolak oleh masyarakat, karena semua orang sedang terhilang dan memerlukan
keselamatan.
LATAR BELAKANG NATS
Sebelum Tuhan Yesus bertemu dengan Zakheus, terlebih dahulu Ia bertemu
Bartimeus dan menyembuhkannya dari penderitaan yang dia alami. Jenis penyakit
yang dia alami adalah kebutaan sehingga membuat dia tidak dapat berjaalan dan
hanya bisa mendengar. Alkitab mencatat bahwa dalam pelayanan Yesus, Ia dapat
menyembuhkan berbagai penyakit. Peristiwa kesembuhan ini terjadi sebelum Yesus
memasuki kota Yerikho. Kemudian menyusul pertemuan dengan Zakheus, pada saat
memasuki Yerikho telah terdengar berita penyembuhan indra penglihatan seorang
pengemis buta di pinggir jalan proses pemulihan dapat terjadi Ketika Bartimeus
berseru memohon dengan menyebutkan “Yesus anak Daud kasihanilah aku “ seruan
Bartimeus merupakan sebuah doa kepada Tuhan namun memperoleh kesembuhan.
Injil Lukas ini menunjukkan bahwa Yesus adalah penyelamat dunia, belas kasihan
yang diperbuat Yesus adalah tema yang sagat penting. Peristiwa kesembuhan yang
dialami Bartimeus menunjukkan tentang kuasa dari iman yang dipersentasikan dari
sikap Bartimus kepada Yesus. Melalui iman dia beroleh kesembuhan baik secara fisik
dan juga secara rohani. Setelah peristiwa ini maka Yesus melanjutkan perjalanNya
dan berjumpa dengan Zakheus.
PENJELASAN NATS
Yesus mencari orang yang mencari Dia
Kita perhatikan ayat yang ke 3, Zakheus berusaha untuk melihat Yesus, tetapi dia
tidak berhasil karena orang banyak sebab badannya pendek. Disini dikatakan dia
berusaha untuk melihat Yesus, kata’ melihat ‘disini terjemahan dari alkitab versi king
james adalah sought bentuk past tense dari seek. Terjemahan dalam Bahasa aslinya
Bahasa Yunani adalah ezetei (imperf act ind 3 sg of zeteo), artinya menyelidiki atau
mencari tahu, kata Zeteo disni sifatnya menunjukkan Tindakan yang dilakukan terus
menerus dari masa lampau. Jika Bartimeus berseru “Yesus Anak Daud kasihanilah
aku merupakan sebuah doa, begitujuga dengan Zakheus dengan mencari maka dia
mendapatkan Yesus (Bnd Mat 7:7-8). Tetapi keselamatan Zakheus terjadi bukan
semata-mata karena ushanya mencari Yesus tetapi keselamatan dia karena inisiatif
Yesus sendiri. Jadi sebelum Zakheus memanjat pohon ara untuk melihat Yesus, dia
sudah menyelidiki atau mencari tahu tentang Yesus terlebih dahulu. Kata Zeteo disini
juga dipakai di ayat ke 10 kata mencari (zetesai, aoris active indicative of zeteo) disini
memiliki arti yang sama yang dipakai di ayat yang ke 3. Jadi jauh sebelum Zakheus
menyelidiki tentang siapa Yesus,Yesus sudah terlebih dahulu menyelidiki dan
mencari tahu Zakheus dengan kata lain Zakheus sudah menjadi misi Yesus untuk
diselamatkan.
Keselamatan terjadi karena iman
Keselamatan berasal dari Bahasa Ibrani YESYUA dan Yunani SOTERIA, yang
berarti Tindakan atau hasil dari pembebasan dari pemeliharaan dari bahaya atau
penyakit mencakup Kesehatan dan kemakmuran. Di dalam ayat 9 Yesus berkata
‘hari ini telah terjadi keselamatan di rumah ini karena orang ini pun anak Abraham’
kata yang dipakai untuk menyatakan keselamatan disini adalah SOTERIA.
Ketika Zakheus percaya kepada Yesus keselamatan terjadi di dalam rumah ini artinya
seluruh isi rumahnya juga selamat bukan hanya Zakheus. Apabila kita perhatikan dan
bandingkan di pasal 18 ayat 18 dan seterusnya, ada seorang pemimpin bertanya
kepada Yesus katanya “guru yang baik apa yang harus aku perbuat untuk
memperoleh hidup yang kekal? “ orang ini datang kehadapan Yesus menempatkan
dirinya sebagai pelaku hukum taurat atau orang yang benar karena melakukan hukum
taurat, mendengar itu Yesus berkata kepadanya masih tinggal satu lagi yang harus
kamu lakukan yaitu juallah segala yang kamu miliki dan bagi-bagikanlah kepada
orang miskin. Ketika dia mendengar hal itu dia menjadi sangat sedih karena dia
sangat kaya. Orang ini gagal masuk ke dalam kerajaan sorga atau gagal mendapatkan
keselamatan karena tidak rela untuk menjual hartanya, karena hukum taurat yang
pertama jangan ada allah lain di hadapanku. Disini Allah harus selalu yang utama
tetapi orang ini menempatkan hartanya di bagian utama sehingga ia tidak beroleh
keselamatan. Yesus tidak berkata demikian terhadap Zakheus namun menyuruh turun
dan mengatakan akan menumpang di rumah nya dan hasilnya Zakheus memberikan
setengah dari hartanya kepada orang miskin dan mau mengembalikan empat kali lipat
dari uang yang diperasnya dari orang, artinya Ketika Zakheus menerima karunia
tanpa disadari dia mampu menggenapi hukum Tuhan (Kekuatan dari Tuhan secara
vertikal bekerja ke bawah, membuat mereka sadar akan dampak horizontal atas
masyarakat yang harus terjadi karena memiliki keselamatan itu). Zakheus selamat
dan disebut anak Abraham karena Zakheus percaya kepada Yesus dan menyebut
Yesus Tuhan.
Misi Yesus menyelamatkan yang hilang
Dalam ayat 10 dikatakan anak manusia datang untuk mencari dan menyelamatkan
yang hilang, Yesus menggambarkan misinya yang menekankan Tindakan yang telah
dilakukan yaitu mencari dan menyelamtkan orang yang hilang (bandingkan Lukas
15). Keselamatan terhadap Zakheus adalah sessuatu yang tepat bagi misi yang
diberikan Allah kepada Yesus. Dalam PL keselamatan akan didapat dengan jalan
korban perdamaian, penebusan dan pembenaran. Dalam PB yang menjadi korban
pendamaian adalah Yesus Kristus. Inilah tujuan Yesus datang ke dunia dalam karya
penebusanNya sasaran Yesus adalah orang yang hilang ( anugerah ini sangat kontras
dengan pandangan dan kasih manusia). Menyelamatkan yang hilang berarti
menyelamatkan siapa saja yang tersesat jalan hidupnya, seperti Yesus mengumpakan
sebagai domba yang hilang. Misi Yesus dilakukan melalui membangun hubungan
dari yang tidak mengenal Allah menjadi mengenal Allah. Prinsip yang paling penting
adalah inisiatif Yesus untuk mencari dan menyelamatkan diberikan kepada mereka
yang merespon melalui iman. Bagi orang Yahudi tipikal Zakheus yang menjabat
sebagai pemungut cukai adalah orang yang digolongkan jahat karena mereka
memungut pajak melebihi dari yang seharusnya. Bukan soal memungut cukai, tetapi
lebihnya itu untuk diri sendiri. Zakheus tahu bahwa dia dicap sebagai seorang
koruptor. Walau demikian halnya perilaku Zakheus, keselamatan tetap datang
kepadanya Ketika dia mengambil sikap melalui imannya kepada Yesus Kristus.
KESIMPULAN
Lukas 19:1-10 ini menceritakan tentang misi Allah menyelamatkan umat manusia
yang berdosa dalam hal ini Allah menunjukkan kasihNya kepada manusia seperti
yang terjadi pada pribadi Zakheus. Anugerah keselamatan bukan dari usaha manusia
tetapi hanya dari kasih karunia Allah oleh karena itu manusia tidak boleh
menyombongkan diri atas penyelamatan itu. Karya penyelamatan Allah tidak
terbatas bagi orang Kristen saja namun keselamatan tersedia secara universal bagi
siapa saja yang percaya dan menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juru Selamat. Yesus
Kristus menerobos batas – batas yang dibuat oleh manusia (hal ini sering sekali
terjadi, entah dalam kesadaran atau di luar kesadaran, manusia terlalu mudah menjadi
hakim bagi sesamanya) dengan menyelamatkan Zakheus tanpa menghakiminya.
Penilaian manusia bukanlah penentu terhadap keselamatan melainkan hanya Allah
sendiri.
Perenungan
1. Dalam konteks saat ini upaya apa yang kita lakukan dalam mencari Yesus?
2. Apa respon kita setelah bertemu dengan Yesus?
3. Apa yang menjadi misi kita, dalam konteks kita saat ini sebagai orang percaya?

MATERI PA PEGAWAI KPPN.docx

  • 1.
    MATERI PA PEGAWAIKPPN Jumat 04 November 2022 Lukas 19:1-10 PENDAHULUAN Satu - satunya yang mencatat peristiwa Zakheus bertemu Yesus hanya ada di injil Lukas. Hal ini menegaskan sesuatu hal yang sangat penting bagi kehidupan manusia. Pemahaman umum yang muncul dalam diri kebanyakan orang adalah bahwa orang berdosa tidak akan mungkin memperoleh keselamatan, melainkan akan mendapatkan hukum dari Allah. Pemahaman seperti ini berakar dalam kehidupan manusia terutama orang Yahudi. Kondisi ini sudah dimulai sejak perjanjian lama. Alat keselamatan, langsung atau tidak langsung disediakan melalui para bapak leluhur, hakim, pemberi hukum, imam, raja dan nabi. Hukum baik bersifat ritual maupun moral akibat dosa manusia tidak mampu memberikan keselamatan yang penuh, tetapi menunjukkan ciri dan tuntutan Allah. Lukas memusatkan keselamatan pada Yesus dimana Yesus menjadi sumber keselamatan. Penerima keselamatan dimanapun tidak boleh menyombongkan diri jika keselamatan benar-benar bekerja dalam diri orang percaya maka persekutuan mereka di dalam roh akan bertambah. Kekuatan dari Tuhan secara vertikal bekerja ke bawah, membuat mereka sadar akan dampak horizontal atas masyarakat yang harus terjadi karena memiliki keselamatan itu. Mereka yang telah diselamatkan harus mengingat bahwa keselamatan itu bukanla usaha melainkan adalah anugerah oleh Yesus Kristus. Zakheus seorang pemungut cukai mencari nafkah dengan mengumpulkan pajak lebih banyak daripada yang seharusnya. Oleh karena hal ini para pemungut cukai dipandang rendah oleh masyarakat. Perhatian Yesus terhadap Zakheus menjadi pengingat untuk membawa injil kepada orang yang ditolak oleh masyarakat, karena semua orang sedang terhilang dan memerlukan keselamatan. LATAR BELAKANG NATS Sebelum Tuhan Yesus bertemu dengan Zakheus, terlebih dahulu Ia bertemu Bartimeus dan menyembuhkannya dari penderitaan yang dia alami. Jenis penyakit yang dia alami adalah kebutaan sehingga membuat dia tidak dapat berjaalan dan hanya bisa mendengar. Alkitab mencatat bahwa dalam pelayanan Yesus, Ia dapat menyembuhkan berbagai penyakit. Peristiwa kesembuhan ini terjadi sebelum Yesus memasuki kota Yerikho. Kemudian menyusul pertemuan dengan Zakheus, pada saat memasuki Yerikho telah terdengar berita penyembuhan indra penglihatan seorang pengemis buta di pinggir jalan proses pemulihan dapat terjadi Ketika Bartimeus berseru memohon dengan menyebutkan “Yesus anak Daud kasihanilah aku “ seruan Bartimeus merupakan sebuah doa kepada Tuhan namun memperoleh kesembuhan. Injil Lukas ini menunjukkan bahwa Yesus adalah penyelamat dunia, belas kasihan yang diperbuat Yesus adalah tema yang sagat penting. Peristiwa kesembuhan yang dialami Bartimeus menunjukkan tentang kuasa dari iman yang dipersentasikan dari sikap Bartimus kepada Yesus. Melalui iman dia beroleh kesembuhan baik secara fisik dan juga secara rohani. Setelah peristiwa ini maka Yesus melanjutkan perjalanNya dan berjumpa dengan Zakheus. PENJELASAN NATS Yesus mencari orang yang mencari Dia Kita perhatikan ayat yang ke 3, Zakheus berusaha untuk melihat Yesus, tetapi dia tidak berhasil karena orang banyak sebab badannya pendek. Disini dikatakan dia berusaha untuk melihat Yesus, kata’ melihat ‘disini terjemahan dari alkitab versi king james adalah sought bentuk past tense dari seek. Terjemahan dalam Bahasa aslinya Bahasa Yunani adalah ezetei (imperf act ind 3 sg of zeteo), artinya menyelidiki atau mencari tahu, kata Zeteo disni sifatnya menunjukkan Tindakan yang dilakukan terus menerus dari masa lampau. Jika Bartimeus berseru “Yesus Anak Daud kasihanilah aku merupakan sebuah doa, begitujuga dengan Zakheus dengan mencari maka dia mendapatkan Yesus (Bnd Mat 7:7-8). Tetapi keselamatan Zakheus terjadi bukan semata-mata karena ushanya mencari Yesus tetapi keselamatan dia karena inisiatif Yesus sendiri. Jadi sebelum Zakheus memanjat pohon ara untuk melihat Yesus, dia sudah menyelidiki atau mencari tahu tentang Yesus terlebih dahulu. Kata Zeteo disini juga dipakai di ayat ke 10 kata mencari (zetesai, aoris active indicative of zeteo) disini memiliki arti yang sama yang dipakai di ayat yang ke 3. Jadi jauh sebelum Zakheus menyelidiki tentang siapa Yesus,Yesus sudah terlebih dahulu menyelidiki dan mencari tahu Zakheus dengan kata lain Zakheus sudah menjadi misi Yesus untuk diselamatkan. Keselamatan terjadi karena iman Keselamatan berasal dari Bahasa Ibrani YESYUA dan Yunani SOTERIA, yang berarti Tindakan atau hasil dari pembebasan dari pemeliharaan dari bahaya atau penyakit mencakup Kesehatan dan kemakmuran. Di dalam ayat 9 Yesus berkata ‘hari ini telah terjadi keselamatan di rumah ini karena orang ini pun anak Abraham’ kata yang dipakai untuk menyatakan keselamatan disini adalah SOTERIA. Ketika Zakheus percaya kepada Yesus keselamatan terjadi di dalam rumah ini artinya seluruh isi rumahnya juga selamat bukan hanya Zakheus. Apabila kita perhatikan dan bandingkan di pasal 18 ayat 18 dan seterusnya, ada seorang pemimpin bertanya kepada Yesus katanya “guru yang baik apa yang harus aku perbuat untuk memperoleh hidup yang kekal? “ orang ini datang kehadapan Yesus menempatkan dirinya sebagai pelaku hukum taurat atau orang yang benar karena melakukan hukum
  • 2.
    taurat, mendengar ituYesus berkata kepadanya masih tinggal satu lagi yang harus kamu lakukan yaitu juallah segala yang kamu miliki dan bagi-bagikanlah kepada orang miskin. Ketika dia mendengar hal itu dia menjadi sangat sedih karena dia sangat kaya. Orang ini gagal masuk ke dalam kerajaan sorga atau gagal mendapatkan keselamatan karena tidak rela untuk menjual hartanya, karena hukum taurat yang pertama jangan ada allah lain di hadapanku. Disini Allah harus selalu yang utama tetapi orang ini menempatkan hartanya di bagian utama sehingga ia tidak beroleh keselamatan. Yesus tidak berkata demikian terhadap Zakheus namun menyuruh turun dan mengatakan akan menumpang di rumah nya dan hasilnya Zakheus memberikan setengah dari hartanya kepada orang miskin dan mau mengembalikan empat kali lipat dari uang yang diperasnya dari orang, artinya Ketika Zakheus menerima karunia tanpa disadari dia mampu menggenapi hukum Tuhan (Kekuatan dari Tuhan secara vertikal bekerja ke bawah, membuat mereka sadar akan dampak horizontal atas masyarakat yang harus terjadi karena memiliki keselamatan itu). Zakheus selamat dan disebut anak Abraham karena Zakheus percaya kepada Yesus dan menyebut Yesus Tuhan. Misi Yesus menyelamatkan yang hilang Dalam ayat 10 dikatakan anak manusia datang untuk mencari dan menyelamatkan yang hilang, Yesus menggambarkan misinya yang menekankan Tindakan yang telah dilakukan yaitu mencari dan menyelamtkan orang yang hilang (bandingkan Lukas 15). Keselamatan terhadap Zakheus adalah sessuatu yang tepat bagi misi yang diberikan Allah kepada Yesus. Dalam PL keselamatan akan didapat dengan jalan korban perdamaian, penebusan dan pembenaran. Dalam PB yang menjadi korban pendamaian adalah Yesus Kristus. Inilah tujuan Yesus datang ke dunia dalam karya penebusanNya sasaran Yesus adalah orang yang hilang ( anugerah ini sangat kontras dengan pandangan dan kasih manusia). Menyelamatkan yang hilang berarti menyelamatkan siapa saja yang tersesat jalan hidupnya, seperti Yesus mengumpakan sebagai domba yang hilang. Misi Yesus dilakukan melalui membangun hubungan dari yang tidak mengenal Allah menjadi mengenal Allah. Prinsip yang paling penting adalah inisiatif Yesus untuk mencari dan menyelamatkan diberikan kepada mereka yang merespon melalui iman. Bagi orang Yahudi tipikal Zakheus yang menjabat sebagai pemungut cukai adalah orang yang digolongkan jahat karena mereka memungut pajak melebihi dari yang seharusnya. Bukan soal memungut cukai, tetapi lebihnya itu untuk diri sendiri. Zakheus tahu bahwa dia dicap sebagai seorang koruptor. Walau demikian halnya perilaku Zakheus, keselamatan tetap datang kepadanya Ketika dia mengambil sikap melalui imannya kepada Yesus Kristus. KESIMPULAN Lukas 19:1-10 ini menceritakan tentang misi Allah menyelamatkan umat manusia yang berdosa dalam hal ini Allah menunjukkan kasihNya kepada manusia seperti yang terjadi pada pribadi Zakheus. Anugerah keselamatan bukan dari usaha manusia tetapi hanya dari kasih karunia Allah oleh karena itu manusia tidak boleh menyombongkan diri atas penyelamatan itu. Karya penyelamatan Allah tidak terbatas bagi orang Kristen saja namun keselamatan tersedia secara universal bagi siapa saja yang percaya dan menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juru Selamat. Yesus Kristus menerobos batas – batas yang dibuat oleh manusia (hal ini sering sekali terjadi, entah dalam kesadaran atau di luar kesadaran, manusia terlalu mudah menjadi hakim bagi sesamanya) dengan menyelamatkan Zakheus tanpa menghakiminya. Penilaian manusia bukanlah penentu terhadap keselamatan melainkan hanya Allah sendiri. Perenungan 1. Dalam konteks saat ini upaya apa yang kita lakukan dalam mencari Yesus? 2. Apa respon kita setelah bertemu dengan Yesus? 3. Apa yang menjadi misi kita, dalam konteks kita saat ini sebagai orang percaya?