Modul ke:
Fakultas
Program Studi
Modulke:
Fakultas
Program Studi
ALGORITMA DAN PEMROGRAMAN
W152100002 (2A1156EA)
VARIABLE, TIPE DATA DAN KONSTANTA
Sustono, Ir., MT
Letakkan foto Terbaik anda disini
03
ILMU
KOMPUTER
Teknik
Informatika
Pembuka Daftar Pustaka Akhiri Presentasi
2.
< >
MENU AKHIRI
←→
MENU AKHIRI
• Di dalam program, selalu dibutuhkan suatu
tempat untuk menyimpan nilai yang disebut
identifier.
• Identifier dibagi menjadi 2 jenis, yaitu:
1.Variabel
2.Konstanta
Identifier
3.
< >
MENU AKHIRI
←→
MENU AKHIRI
• Berapakah nilai X, jika Y=3?
• Berapakah nilai X, jika Y=5?
• Berapakah nilai Y, jika X=15?
Identifier (lanj)
X = 10 + Y
Variable
Konstanta
4.
< >
MENU AKHIRI
←→
MENU AKHIRI
• Tempat menyimpan data
• Sifatnya Hanya sementara
• Nilai di dalamnya dapat berubah
Identifier (lanj)
5.
< >
MENU AKHIRI
←→
MENU AKHIRI
• Variabel adalah nama yang digunakan dalam
memori komputer untuk menyimpan suatu
nilai.
• Nilai suatu variabel dapat berubah-ubah
selama program berjalan.
Variabel
6.
< >
MENU AKHIRI
←→
MENU AKHIRI
• Ketentuan pemberian nama untuk variabel :
• Tidak boleh sama dengan nama keyword reserved, function,
dan harus unik.
– Maksimum 32 karakter. Bila lebih, maka karakter
selebihnya tidak akan diperhatikan oleh komputer.
– Case sensitive : membedakan huruf besar dan kecil
– Karakter pertama harus huruf atau underscore (_)
– Tidak boleh mengandung spasi / blank , tanda – , dan tanda
#
Aturan Penamaan Variabel
7.
< >
MENU AKHIRI
←→
MENU AKHIRI
1. Agar mudah diidentifikasi
2. Mudah di acu
3. Dan membedakan dari objek lainnya
• Didalam algoritma , nama di pakai sebagai
identifikasi “sesuatu “ dan pemrogram
mengacu “sesuatu “ itu melalui namanya
• Untuk itu tiap nama haruslah unik , tidak
boleh ada dua buah nama yang sama
Mengapa Variable perlu di beri nama
8.
< >
MENU AKHIRI
←→
MENU AKHIRI
1. variabel lokal
– Variabel lokal yaitu variabel yang hanya dikenal pada satu
bagian program saja, nilai data yang terdapat di dalamnya
hanya hidup ketika bagian program tersebut dijalankan.
• Letaknya di luar semua fungsi
• Dapat diakses pada semua blok fungsi
2. variabel global
– Variabel global yaitu variabel yang dikenal pada seluruh
bagian program dan waktu hidupnya selama program
dijalankan.
• Letaknya di dalam blok
• Dapat mendeklarasikan variabel lokal yang namanya
sama dg var global
Jenis Variable
9.
< >
MENU AKHIRI
←→
MENU AKHIRI
• Cara mendeklarasikan variabel:
tipe_data nama_variabel;
Tujuan Deklarasi Variabel
Memberitahukan compiler mengenai :
Nama semua variabel yang
digunakan dalam program
Jenis informasi yang akan
disimpan di tiap var.
Bagaimana informasi tsb
disimpan di memori
10.
< >
MENU AKHIRI
←→
MENU AKHIRI
6titik
nilai ujian
PT-1
Hari!
A 1
titik6 atau titik_6
nilai_ujian
PT_1 atau PT1
hari
A1
Contoh
( karena di mulai dengan angka)
( karena dipisahkan dengan spasi)
(karena mengandung operator kurang)
(karena mengandung karakter khusus)
(karena mengadung spasi)
11.
< >
MENU AKHIRI
←→
MENU AKHIRI
• Semua nama yang di gunakan di dalam algoritma
harus di deklarasikan di dalam bagian DEKLARASI
sebelum di gunakan.Deklarasi menspesifikasikan
nama-nama variable beserta tipenya,nama konstanta
beserta nilainya
• Contoh
– DEKLARASI
– x, nilai_ujian,jumlah : real
– k : integer
– c : char
– x,nilai_ujian,jumlah,k,dan c adalah nama-nama
variable.Nilai-nilai variable dapat di manipulasi melalui
pernyataan- pernyataan di dalam algoritma.
12.
< >
MENU AKHIRI
←→
MENU AKHIRI
• Konsep konstanta mirip dg variabel
• Nilai suatu kontanta tidak dapat berubah-ubah
selama program berjalan.
• Konstanta harus didefinisikan terlebih dahulu
pada awal program
Konstanta
13.
< >
MENU AKHIRI
←→
MENU AKHIRI
Konstanta dpt
bernilai
Tipe Konstanta
Konstanta (lanj)
integer
Pecahan
Karakter/String
50
30.4
‘A’
“Bahasa”
Bilangan
Teks/String
14.
< >
MENU AKHIRI
←→
MENU AKHIRI
• Disebut dengan konstanta numeric : konstanta
yang nilainya tetap berupa bilangan
• Konstanta Bil
Konstanta Bilangan
Konstanta bil bulat ( integer)
Konstanta bil real ( pecahan)
15.
< >
MENU AKHIRI
←→
MENU AKHIRI
• Suatu konstanta yang nilainya tetap berupa
teks , dibedakan dalam 2 jenis , yaitu :
1) Konstanta data karakter
• Terdiri dari sebuah karakter saja
• Ditandai dengan dua buah tanda kutip tunggal ( ‘ . ‘ )
• Contoh ; ‘A’ , ‘b’ ,
2) Konstanta data Sting
• Merupakan rangkaian dari beberapa karakter
• Ditandai dengan dua tanda kutip ganda (“ “ ) sebagai
pembatasnya
• Contoh : “ Bahasa Pemrograman ”, “ Hello “
Konstanta Teks/String
16.
< >
MENU AKHIRI
←→
MENU AKHIRI
• Penulisan sintaks dari konstanta dalam bahasa
C adalah :
• #define <namakonstanta> <nilai>
Atau
• const <tipedata> <namakonstanta>=< nilai>;
Cara mendeklarasikannya
17.
< >
MENU AKHIRI
←→
MENU AKHIRI
#define NOMOR 100
#define PHI 3,14
#define HURUF ‘K’
#define NAMA”Hello”
• Pernyataan #define harus diletakan diluar blok
main().Perhatikan bahwa tidak diperlukan karakter “; ”
• Pada akhir #define , nama-nama seperti
NOMOR,PHI,HURUF,NAMA adalah konstanta simbolik,bukan
variable, sehingga mereka conan deklarasi variable
• Nama-nama konstanta simbolik menurut konvensi di tulis
dengan huruf besar untuk membedakannya dengan nama
Contoh
Const int nomor = 100;
Const float phi = 3,14;
Const char huruf = ‘K’;
Const string nama = “Hello”
18.
< >
MENU AKHIRI
←→
MENU AKHIRI
• Tipe data adalah jenis data yang dapat
digunakan di dalam komputer.
Tipe Data Dasar C++
Tipe Data Ukuran
(Byte)
Jangkauan
Char
Int
LongInt
Float
Double
Long Double
1
2
4
4
8
10
0 s.d 255
-32768 s.d 32767
-2.147.435.648 s.d 2.147.435.648
3,4E-38 s.d 3,4E+38
1,7E-308 s.d 1,7E+308
3,4E-4932 s.d 1,1E+4392
19.
< >
MENU AKHIRI
←→
MENU AKHIRI
• Tipe data (data type): setiap data memiliki
tipe data, apakah data tersebut berupa
bilangan bulat (integer), angka biasa (real),
atau berupa karakter (char).
• Tipe data merupakan tempat untuk
menentukan pemberian nilai terhadap suatu
variable yang diberikan user
Tipe Data
20.
< >
MENU AKHIRI
←→
MENU AKHIRI
• Tipe data dalam variable menentukan tipe data
yang bisa disimpan di dalamnya,format data
yang disimpan dan berapa banyak memori
yang di alokasikan untuk menyimpannya
Tipe Data (lanj)
21.
< >
MENU AKHIRI
←→
MENU AKHIRI
• Mereprensentasikan nilai dari suatu variable
maupun konstanta
• Penyimpanan data di dalam memori
• Menentukan nilai yang dapat diisikan ke dalam
sebuah variable.
Fungsi tipe data
22.
< >
MENU AKHIRI
←→
MENU AKHIRI
Sistematika tipe data
T.D. Sederhana
Tipe String
Tipe Terstruktur
Tipe Pointer
T.D. Ordinal
T.D. Real
Integer
Boolean/logika
Char
Larik/Array
Rekaman/Record
Himpunan/Set
Berkas / File
Setiap konstanta nilainya dapat
ditransformasikan ke suatu nilai
integer
23.
< >
MENU AKHIRI
←→
MENU AKHIRI
• Data disimpan dalam memori komputer dalam
bentuk variabel-variabel mempunyai nama tertentu
dan tipe data tertentu
• Tipe data dalam algoritma:
– Tipe Dasar:
• Bilangan bulat (integer)
• Bilangan real
• Data karakter
• Data logikal atau boolean
• Bilangan tetap
– Tipe Bentukan
• Larik (array)
• Record
• String
Tipe Data
24.
< >
MENU AKHIRI
←→
MENU AKHIRI
• Integer
– Bilangan bulat : bilangan yang tidak mempunyai nilai
pecahan
• Real
– Untuk menyimpan data real
– Bilangan yang dapat mempunyai digit desimal
dibelakang koma atau bilangan pecahan atau bilangan
eksponensial.
• Karakter
– Digunakan untuk menyimpan data alfanumerik
– Seperti : ‘A’, ‘B’, ‘*’, ‘@’, ‘9’ , . . .
Tipe Data Dasar
25.
< >
MENU AKHIRI
←→
MENU AKHIRI
• Boolean
– Mengandung dua nilai yaitu TRUE atau FALSE
– Dengan menggunakan operator AND, OR atau NOT
– Nilai boolean sangat penting untuk mengambil keputusan
dalam suatu program.
• Bilangan Tetap
– Tipe bilangan, baik bilangan bernilai bulat atau tidak, yang
nilainya tidak berubah selama algoritma dilaksanakan
– Tipe dituliskan sebagai: const
– Jangkauan nilai meliputi semua bilangan yang mungkin
Tipe Data Dasar (lanj)
26.
< >
MENU AKHIRI
←→
MENU AKHIRI
• Tipe dasar yang tersedia dalam suatu bahasa
adalah tipe yang sudah didefinisikan,maka
pemrogram dapat memakai nama tipe dan
semua operator yang tersedia dan mentaati
domain nilai yang disimpan dalam tipe
tersebut
• Tipe dasar biasanya tersedia dalam suatu
bahasa pemrograman dan digunakan dalam
notasi algoritmik adalah :
- bilangan logika/boolean
- bilangan bulat
- karakter
TIPE DASAR(ORDINARY)
27.
< >
MENU AKHIRI
←→
MENU AKHIRI
• Nama : Boolean
• Domain [true, false]
• Contoh konstanta : true false
• Operator yang digunakan
Bilangan Logika / Boolean
Kelompok
Operator Logik
Operator
And
Or
Xor
Not
EQ
NEQ
Artinya
Dan
Atau
Exlusive or
Negasi
Ekivalensi
Negasi Ekovalensi
Hasil
Boolean
Boolean
Boolean
Boolean
Boolean
Boolean
28.
< >
MENU AKHIRI
←→
MENU AKHIRI
Hasil Operasi Operator Boolean
Operator
True And True
True And False
False And True
False And False
Not False
True EQ True
True EQ False
False EQ False
False EQ False
Hasil
True
False
False
False
True
True
False
False
True
Operator
True OrTrue
True Or False
False Or True
False Or False
Not True
True XOR True
True XOR False
False XOR False
False XOR False
Hasil
True
True
True
False
False
False
True
True
False
29.
< >
MENU AKHIRI
←→
MENU AKHIRI
• Nama : Integer
• Domain : himpunan semua bilangan bulat
• Contoh konstanta : 0 -3 123 -89 999
• Bilangan integer mempunyai keterurutan.
Keterurutan ini didefinisikan dengan:
- suksesor x adalah x+1
- predesesor x adalah x-1
Contoh :
- suksesor 0 adalah 1 - predesesor -1 adalah -2
- suksesor -1 adalah 0 - predesesor 3 adalah 2
- suksesor 5 adalah 6
Bilangan Bulat / Integer
30.
< >
MENU AKHIRI
←→
MENU AKHIRI
Operator Pada Integer
kelompok
Operator Arimatika
OP
+
-
*
/
Div
Mod
Abs
^
Arti
Tambah
Kurang
Perkalian
Pembagian
Bagi
Sisa Pembagian bulat
Absolute
Pangkat
Hasil
Integer
Integer
Integer
Real
Integer
Integer
Integer
Integer
Operator
Relasional/Perbandi
ngan
<
≤
>
≥
=
≠
Lebih kecil
Lebih kecil atau sama dengan
Lebih besar
Lebih Besar atau sama dengan
Sama dengan
Tidak sama dengan
Boolean
Boolean
Boolean
Boolean
Boolean
Boolean
31.
< >
MENU AKHIRI
←→
MENU AKHIRI
• Nama : Real
• Domain : himpunan semua bilangan berkoma
• Konstanta : angka mengandung ‘.’ Dapat
dituliskan dengan notasi E yang berarti pangkat
sepuluh
• Contoh : 0.2 3.233 123.00 12.E-2 1.5E2
• Catatan :
Bilangan riil yang mengandung E berarti
pangkat sepuluh
contoh : 1.5E02 berarti 1.5* 10²
Bilangan Riil
32.
< >
MENU AKHIRI
←→
MENU AKHIRI
Operator Pada Real
kelompok
Operator Arimatika
OP
+
-
*
/
^
Arti
Tambah
Kurang
Perkalian
Pembagian
Pangkat
Hasil
Real
Real
Real
Real
Real
Operator
Relasional/Perban
dingan
<
≤
>
≥
=
≠
Lebih kecil
Lebih kecil atau sama dengan
Lebih besar
Lebih Besar atau sama dengan
Sama dengan
Tidak sama dengan
Boolean
Boolean
Boolean
Boolean
Boolean
Boolean
33.
< >
MENU AKHIRI
←→
MENU AKHIRI
• Nama : character
• Domain : Himpunan yang terdefinisi oleh suatu enumerasi,
misalnya [‘0’..’9’, ‘a’..’z’, ‘A’..’Z’ ,RETURN, SPACE]
• Ada karakter (suksesor dan predesesor) yang ditentukan oleh
representasi di dalam komputer, misalnya pengkodean ASCII
• Konstanta : dituliskan diantara tanda petik atau suatu nama,
misal ‘A’ ‘P’ ‘M’
• Operator
Karakter
KELOMPOK OP ARTI HASIL
Operator
Perbandingan
= Sama dengan Boolean
≠ Tidak sama
dengan
boolean
34.
< >
MENU AKHIRI
←→
MENU AKHIRI
• String sebagai “ tipe dasar” yang khusus
adalah untaian karakter dengan panjang
tertentu,String sebenarnya buka tipe dasar murni
karea ia disusun dari elemen bertipe karakter.Namun,
karena tipe string sering di pakai dalam
pemrograman, maka string dapat di perlakukan
sebagai tipe dasar.
• Contoh
Tipe : string
Domain : Untaian karakter yang didefinisikan pada
domain karakter
konstanta : ‘AKU’ ‘ rumah sakit’ ‘pisang’ ‘K’
String
35.
< >
MENU AKHIRI
←→
MENU AKHIRI
Operator Pada Real
kelompok
Operator
Perbandingan
OP
=
≠
Arti
Sama dengan
Tidak sama dengan
Hasil
Boolean
Booleand
Kontruksi
●
๐
&
Tambah satu karakter di akhir
string
string x character string
→
Tambah satu karakter di awal
string
character x string string
→
Konkatenasi
string x string string
→
String
String
String
36.
< >
MENU AKHIRI
←→
MENU AKHIRI
• Operasi terhadap data bertipe string di
definisikan dua macam
1) Operasi Penyambungan
Operator : +
Operator “ + ” yang dimaksud disini berarti
penyambungan. Bila a dan b adalah variable
bertipe string , maka a + b sama dengan ab.
Contoh :
‘Teknik’ + ‘Informatika’ = ‘TeknikInformatika’
‘Teknik’ + ‘ Informatika’ = ‘Teknik Informatika’
‘1’ + ‘2’ = ‘12’ dan ‘2’ + ‘1’ = ‘21’
Operasi String
37.
< >
MENU AKHIRI
←→
MENU AKHIRI
Operasi perbandingan , seperti halnya pada
karakter,menghasilkan nilai boolean (true atau
false). Bila dua string dibandingkan, maka yang
terjadi adalah perbandingan elemen-elemen
karakter dari kedua string pada posisi yang sama.
Contoh “
‘abcd’ = ‘abc’ (hasilnya : false)
‘aku’ < ‘AKU’ (hasilnya : true)
Operasi Perbandingan
38.
< >
MENU AKHIRI
←→
MENU AKHIRI
• Misalkan nama_mhs, nrp, nilai dideklarasikan tipenya
di dalam bagian DEKLARSI, Algoritma untuk mencetak
nilai yang disimpan oleh nama-nama tersebut adalah:
sebagai berikut
DEKLARSI
nrp : integer
nama_mhs: string
nilai : real
ALGORITMA :
nama_mhs← ‘Achmad Fauzi’
nrp ← 123456
nilai ← 90.8
write(‘Jurusan Teknik Informatika UMB ‘)
write (nama_mhs, nrp)
write(‘Nilai = ‘, nilai)
Contoh
OUT PUT :
Jurusan Teknik Informatika UMB
Achmad Fauzi 123456
Nilai = 90.8
39.
< >
MENU AKHIRI
←→
MENU AKHIRI
1. Buatlah flowchart dan program C++ untuk
menjumlahkan 2 bilangan yaitu bilangan 2 dan 3
2. Buat pseudo code ,flowchart dan program untuk
kasus di bawah ini: Diketahui sebuah bangun datar
dengan bentuk seperti berikut:
– Dengan Panjang sisis = 8
– Hitung Luas daerah berwarna kuning
Latihan
40.
< >
MENU AKHIRI
←→
MENU AKHIRI
• Kalimat Deskriptif
1. Mulai
2. input → A, B, C
3. input A = 2
4. input B = 3
5. C ← A + B
6. Output “ Hasil penjumlahan : “
7. Selesai
Program
#include <iostream.h>
void main()
{
intA,B,C;
A=2;
B=3;
C=A+B;
cout<<"HasilJumlah 2+3="<<C;
}
41.
Daftar Pustaka
< MENUAKHIRI
← MENU AKHIRI
Harwikarya, Desi Ramayanti, Nur Ani, Dasar Pemrograman 2:Implementasi Menggunakan Java, C++,
Matlab, dan Pascal,Yogyakarta, Andi, 2017
Luciano Manelli, Understanding Algorithms and Flowcharts:Step by Step Explanations of Simple and
Complex Algorithms with Implementation in C, CreateSpace ndependent Publishing Platform, 2015
Bill Lubanovic, Introducing Python: Modern Computing in Simple Packages 2nd Edition, Kindle
Edition, O'Reilly Media; 2edition (November 6, 2019)
Eric Matthes, Python Crash Course, 2nd Edition, No Starch Press, 2016
Sumber Internet :