KOMPONEN
SISTEM
PENERANGA
KENDARAAN RINGAN
PENDAHUL
UAN
Dalam kendaraan terdapat tiga bagian penting yaitu mesin,
sasis, dan kelistrikan. Salah satu bagian dari kelistrikan yaitu
sistem penerangan.
Sistem penerangan merupakan suatu sistem yang tersusun
dari berbagai komponen kelistrikan yang berfungsi untuk
memberikan penerangan, tanda, atau isyarat untuk
pengemudi lain.
Walaupun sebagai komponen tambahan tetapi sistem
penerangan sangat menunjang kinerja dari kendaraan.
Tanpa adanya sistem penerangan maka dapat
membahayakan ketika berkendara pada malam hari dalam
kondisi gelap.
BATERAI
Baterai merupakan komponen elektrokimia yang dapat
menghasilkan tenaga listrik melalui reaksi kimia yang terjadi
antara elektrolit baterai dan plat baterai. Baterai yang biasanya
dipakai untuk sistem penerangan yaitu 12 V.
Dalam sistem penerangan berfungsi sebagai sumber aru listrik
searah atau direct current. Pada sistem penerangan atau
rangkaian kelistrikan baterai tidak menjadi sumber tenaga
listrik utama. Tenaga listrik utama terletak pada sistem
pengisian.
Halaman 01
Komponen Baterai
Halaman 02
SAMBUNGAN PENGAMAN
ATAU FUSIBLE LINK
merupakan salah satu pengaman utama sirkuit kelistrikan pada sistem
penerangan. Prinsip kerjanya sama seperti sekering namun memiliki
kapasitas pengaman lebih besar yaitu 30-100A. Pada sistem
penerangan membutuhkan arus sekitar 30 A oleh karena itu
memerlukan pengaman yang dapat memberikan keamanan pada
sirkuit kelistrikan sistem penerangan.
Bentuk fusible link seperti kabel tipis apabila terlewati arus melebihi
kapasitas yang sudah ditentukan dapat meleleh atau putus sehingga
arus tidak sampai ke rangkaian kelistrikan.
Halaman 03
FUSE ATAU SEKERING
merupakan salah satu pengaman rangkaian kelistrikan. Fuse atau
sekering mengamankan rangkaian kelistrikan dari adanya beban
berlebih atau konsleting listrik. 1. Cara kerja sekering sama seperti
fusible link yaitu kawat tipis akan meleleh dan putus ketik beban
melebihi kapasitas atau saat terjadi konsleting listrik.
Fuse biasanya dibedakan menjadi dua yaitu tipe tabung dan tipe
cartridge. Kapasitas fuse dibedakan melalui warna pada sekering.
Halaman 04
01 02
FUSE ATAU
SEKERING
Halaman 05
tipe tabung tipe cartridge
Berfungsi sebagai saklar utama dalam sistem kelistrikan termasuk
sistem penerangan. Kunci kontak menghubungkan berbagai sistem
kelistrikan dengan suplai utama pada kendaraan yaitu sistem
pengisian dan baterai.
Kunci kontak memiliki 4 terminal yaitu B, ACC, IG, dan ST. Terminal B
dihubungkan dengan baterai atau suplai tenaga listrik kendaraan.
Terminal ACC untuk menghubungkan antara baterai dengan sistem-
sistem tambahan atau aksesoris seperti audio dan alarm. Terminal IG
digunakan untuk menghubungkan sumber tenaga listrik dengan + koil
dan beban lain yang membutuhkan. Terminal ST digunakan untuk
menghubungkan sumber dengan terminal st motor starter.
KUNCI KONTAK
Halaman 06
KUNCI
KONTAK
Halaman 07
simbol main switch
merupakan komponen sistem kelistrikan yang berfungsi untuk
menghubungkan satu komponen dengan komponen lain pada sistem
penerangan.
Kabel penghantar terbuat dari bahan konduktor yang dilengkapi
dengan isolator pada bagian luar. Ukuran kabel yang digunakan
tergantung beban yang mengalir pada kabel penghantar tersebut.
KABEL PENGHANTAR ATAU
WIRING
Halaman 08
Konektor merupakan komponen pada sistem penerangan yang
berfungsi untuk tempat penyambungan kabell, melindungi
sambungan, dan mempermudah pemutusan dan penghubungan
sambungan.
Pada umumnya konektor dibagi menjadi dua yaitu male dan female.
Banyak lubang pada konektor disesuaikan dengan kebutuhan dari
konektor itu sendiri.
KONEKTOR
Halaman 09
merupakan saklar yang digunakan untuk mengoperasikan berbagai
lampu yang ada pada sistem penerangan. Saklar ini berfungsi untuk
menghubungkan sumber tenaga listrik dengan lampu-lampu pada
sistem penerangan.
Saklar kombinasi ini merupakan gabungan dari saklar tekan, tarik, dan
putar.
SAKLAR KOMBINASI
Halaman 10
Flasher merupakan pengedip atau memutus dan menghubungkan
arus listrik secara periodik pada sistem penerangan.
Biasanya digunakan pada kelistrikan lampu hazard dan tanda
belok. Kedipan pada flasher diatur mulai dari 60-120 kedipan setiap
menitnya.
Flasher yang digunakan ada beberapa macam yaitu bimetal dan
kapasitor.
FLASHER
Halaman 11
Relay merupakan saklar yang bekerja secara elektromagnetik. Relay
dapat menghubungkan dan memutuskan arus listrik ke berbagai
beban yang membutuhkan.
Relay bekerja dengan menciptakan medan magnet pada kumparan
sehingga saklar tertarik dari yang semula normaly open menjadi
normaly close. Saat ada arus melewati kumparan maka akan timbul
medan magnet. Medan magnet ini yang digunakan untuk menarik
saklar. Setelah arus listrik pada kumparan menghilang maka medan
magnet menghilang sehingga yang tadi normaly close menjadi
normaly open.
RELAY
Halaman 12
Beban atau lampu merupakan komponen pada sistem penerangan
yang menghasilkan sinar atau cahaya. Lampu merupakan sumber
cahaya yang bekerja dengan prinsip apabila ada arus mengalir melalui
kumparan halus yang mempunyai tahanan dan titik lebur tinggi
sehingga akan timbul cahaya.
Prinsipnya seperti koil yang dipanaskan akan menghasilkan sinar atau
cahaya. Dikarenakan tahanan dan titik lebur yang tinggi sehingga
cahaya yang ditimbulkan lebih besar. Ada beberapa jenis lampu yang
digunakan yaitu filament atau lampu kawat pijat dan lampu LED (light
emitting diode).
BEBAN
Halaman 13
KESIMPULA
N
1.-Baterai
3.-Fuse atau sekering
5.-wiring
8.-Saklar
Kombinasi
10.-Relay
9.-Flasher
11.-Beban
2.-fusible link
4.-Kunci kontak
6.-Konektor
TERIMA
KASIH
ASEP NURROHMAN, S.T.
Teknik Kendaraan Ringan

komponen sistem penerangan Kendaraan Ringan

  • 1.
  • 2.
    PENDAHUL UAN Dalam kendaraan terdapattiga bagian penting yaitu mesin, sasis, dan kelistrikan. Salah satu bagian dari kelistrikan yaitu sistem penerangan. Sistem penerangan merupakan suatu sistem yang tersusun dari berbagai komponen kelistrikan yang berfungsi untuk memberikan penerangan, tanda, atau isyarat untuk pengemudi lain. Walaupun sebagai komponen tambahan tetapi sistem penerangan sangat menunjang kinerja dari kendaraan. Tanpa adanya sistem penerangan maka dapat membahayakan ketika berkendara pada malam hari dalam kondisi gelap.
  • 3.
    BATERAI Baterai merupakan komponenelektrokimia yang dapat menghasilkan tenaga listrik melalui reaksi kimia yang terjadi antara elektrolit baterai dan plat baterai. Baterai yang biasanya dipakai untuk sistem penerangan yaitu 12 V. Dalam sistem penerangan berfungsi sebagai sumber aru listrik searah atau direct current. Pada sistem penerangan atau rangkaian kelistrikan baterai tidak menjadi sumber tenaga listrik utama. Tenaga listrik utama terletak pada sistem pengisian. Halaman 01
  • 4.
  • 5.
    SAMBUNGAN PENGAMAN ATAU FUSIBLELINK merupakan salah satu pengaman utama sirkuit kelistrikan pada sistem penerangan. Prinsip kerjanya sama seperti sekering namun memiliki kapasitas pengaman lebih besar yaitu 30-100A. Pada sistem penerangan membutuhkan arus sekitar 30 A oleh karena itu memerlukan pengaman yang dapat memberikan keamanan pada sirkuit kelistrikan sistem penerangan. Bentuk fusible link seperti kabel tipis apabila terlewati arus melebihi kapasitas yang sudah ditentukan dapat meleleh atau putus sehingga arus tidak sampai ke rangkaian kelistrikan. Halaman 03
  • 6.
    FUSE ATAU SEKERING merupakansalah satu pengaman rangkaian kelistrikan. Fuse atau sekering mengamankan rangkaian kelistrikan dari adanya beban berlebih atau konsleting listrik. 1. Cara kerja sekering sama seperti fusible link yaitu kawat tipis akan meleleh dan putus ketik beban melebihi kapasitas atau saat terjadi konsleting listrik. Fuse biasanya dibedakan menjadi dua yaitu tipe tabung dan tipe cartridge. Kapasitas fuse dibedakan melalui warna pada sekering. Halaman 04
  • 7.
    01 02 FUSE ATAU SEKERING Halaman05 tipe tabung tipe cartridge
  • 8.
    Berfungsi sebagai saklarutama dalam sistem kelistrikan termasuk sistem penerangan. Kunci kontak menghubungkan berbagai sistem kelistrikan dengan suplai utama pada kendaraan yaitu sistem pengisian dan baterai. Kunci kontak memiliki 4 terminal yaitu B, ACC, IG, dan ST. Terminal B dihubungkan dengan baterai atau suplai tenaga listrik kendaraan. Terminal ACC untuk menghubungkan antara baterai dengan sistem- sistem tambahan atau aksesoris seperti audio dan alarm. Terminal IG digunakan untuk menghubungkan sumber tenaga listrik dengan + koil dan beban lain yang membutuhkan. Terminal ST digunakan untuk menghubungkan sumber dengan terminal st motor starter. KUNCI KONTAK Halaman 06
  • 9.
  • 10.
    merupakan komponen sistemkelistrikan yang berfungsi untuk menghubungkan satu komponen dengan komponen lain pada sistem penerangan. Kabel penghantar terbuat dari bahan konduktor yang dilengkapi dengan isolator pada bagian luar. Ukuran kabel yang digunakan tergantung beban yang mengalir pada kabel penghantar tersebut. KABEL PENGHANTAR ATAU WIRING Halaman 08
  • 11.
    Konektor merupakan komponenpada sistem penerangan yang berfungsi untuk tempat penyambungan kabell, melindungi sambungan, dan mempermudah pemutusan dan penghubungan sambungan. Pada umumnya konektor dibagi menjadi dua yaitu male dan female. Banyak lubang pada konektor disesuaikan dengan kebutuhan dari konektor itu sendiri. KONEKTOR Halaman 09
  • 12.
    merupakan saklar yangdigunakan untuk mengoperasikan berbagai lampu yang ada pada sistem penerangan. Saklar ini berfungsi untuk menghubungkan sumber tenaga listrik dengan lampu-lampu pada sistem penerangan. Saklar kombinasi ini merupakan gabungan dari saklar tekan, tarik, dan putar. SAKLAR KOMBINASI Halaman 10
  • 13.
    Flasher merupakan pengedipatau memutus dan menghubungkan arus listrik secara periodik pada sistem penerangan. Biasanya digunakan pada kelistrikan lampu hazard dan tanda belok. Kedipan pada flasher diatur mulai dari 60-120 kedipan setiap menitnya. Flasher yang digunakan ada beberapa macam yaitu bimetal dan kapasitor. FLASHER Halaman 11
  • 14.
    Relay merupakan saklaryang bekerja secara elektromagnetik. Relay dapat menghubungkan dan memutuskan arus listrik ke berbagai beban yang membutuhkan. Relay bekerja dengan menciptakan medan magnet pada kumparan sehingga saklar tertarik dari yang semula normaly open menjadi normaly close. Saat ada arus melewati kumparan maka akan timbul medan magnet. Medan magnet ini yang digunakan untuk menarik saklar. Setelah arus listrik pada kumparan menghilang maka medan magnet menghilang sehingga yang tadi normaly close menjadi normaly open. RELAY Halaman 12
  • 15.
    Beban atau lampumerupakan komponen pada sistem penerangan yang menghasilkan sinar atau cahaya. Lampu merupakan sumber cahaya yang bekerja dengan prinsip apabila ada arus mengalir melalui kumparan halus yang mempunyai tahanan dan titik lebur tinggi sehingga akan timbul cahaya. Prinsipnya seperti koil yang dipanaskan akan menghasilkan sinar atau cahaya. Dikarenakan tahanan dan titik lebur yang tinggi sehingga cahaya yang ditimbulkan lebih besar. Ada beberapa jenis lampu yang digunakan yaitu filament atau lampu kawat pijat dan lampu LED (light emitting diode). BEBAN Halaman 13
  • 16.
  • 17.