Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan memperkenalkan kebijakan baru Merdeka Belajar: Kampus Merdeka yang memberikan otonomi lebih besar kepada perguruan tinggi dalam membuka program studi baru, sistem akreditasi, serta memberikan fleksibilitas belajar kepada mahasiswa untuk mengambil mata kuliah di luar program studi dan perguruan tinggi asalnya.