Ceramah P4N LXVIII TA. 2025 Lemhannas RI Jakarta, 19 Mei 2025
Indonesia menghadapi badai globalisasi dengan fondasi kebangsaan yang rapuh dan SDM yang belum siap secara karakter maupun kompetensi. Minimnya internalisasi Pancasila, lemahnya pendidikan karakter, serta praktik politik yang transaksional membuat bangsa ini kehilangan arah nilai. Ketimpangan pendidikan dan ekonomi memperdalam jurang ketidaksetaraan, sementara westernisasi, radikalisme, dan konflik identitas merusak kohesi sosial.
Di tengah tantangan liberalisasi ekonomi, media sosial tak terkendali menjadi pintu masuk krisis identitas generasi muda. Eksploitasi SDA yang tidak memperhatikan kearifan lokal semakin melemahkan keadilan sosial. Ancaman hibrida dan disintegrasi wilayah perbatasan kian nyata, sementara bonus demografi menjadi beban jika tidak segera ditangani.
Seperti kapal bocor di tengah samudra badai, Indonesia berada dalam risiko stagnasi dan disorientasi nasional. Tanpa pembenahan sistemik, kapal ini bisa karam sebelum mencapai Indonesia Emas 2045.