Hakikat Islam &
Peran Tauhid
H. Kasimun MT, S.Ag., MM
Islam memulangkan kekuasaan kepada Allah Belaka, yang Esa di dalam
kekuasaan Nya Itulah Tauhid, yang mengakui tuhan hanya satu, setelah
itu memandang manusia sama derajatnya Tidak ada kelebihan si anu dan
si fulan, semuanya sama di sisi Tuhan KELEBIHAN seorang dari yang lain
hanyalah takwanya, budinya, dan kecerdasan akalnya Bukan karena
pangkat atau harta kekayaannya (Prof. Dr. Hamka)
Hakikat Islam
Islam secara bahasa berasal dari kata aslama–yuslimu–islaaman
yang artinya berserah diri, tunduk, dan patuh. Sedangkan menurut
istilah, Islam adalah agama yang diturunkan Allah kepada Nabi
Muhammad ‫ﷺ‬ sebagai penyempurna agama-agama
sebelumnya, yang mengatur hubungan manusia dengan Allah,
dengan sesama manusia, serta dengan alam semesta.
Pokok Hakekat Islam
1. I’tiqad (keyakinan yang benar)
Meyakini dengan sepenuh hati bahwa hanya Allah yang berhak disembah, Nabi Muhammad
‫ﷺ‬ adalah utusan terakhir, dan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup yang sempurna.
2. Ibadah kepada Allah
Menjalankan perintah-Nya (sholat, zakat, puasa, haji) serta ibadah-ibadah lainnya. Namun
dalam hakekatnya, seluruh aktivitas sehari-hari bisa menjadi ibadah jika diniatkan karena
Allah.
3. Akhlak dan Muamalah
Islam bukan hanya ibadah ritual, tetapi juga menekankan akhlak mulia dalam kehidupan sosial:
jujur, adil, sabar, amanah, dan menebar manfaat.
4. Syumuliyah (Universalitas)
Islam mencakup seluruh aspek kehidupan: pribadi, keluarga, masyarakat, ekonomi, politik, dan
termasuk dunia kerja seperti bidang kesehatan.
Peran Tauhid
Tauhid adalah inti dari ajaran Islam, yaitu mengesakan Allah
dalam rububiyah (Allah satu-satunya pencipta dan pengatur
alam semesta), uluhiyah (hanya Allah yang berhak disembah),
dan asma’ wa sifat (menetapkan nama dan sifat Allah
sebagaimana yang Dia tetapkan).
Peran Tauhid dalam Kehidupan Sehari-hari
1. Sebagai Pondasi Iman
Tauhid membuat hidup seorang muslim memiliki orientasi yang jelas: hanya mengharap ridha Allah,
bukan sekadar pujian manusia atau keuntungan dunia.
2. Sumber Ketenangan Jiwa
Hati yang bertauhid tidak mudah gelisah, sebab ia yakin semua kejadian adalah ketetapan Allah. Di dunia
kerja, ini menjadi penopang menghadapi stres, tekanan, atau kesibukan yang berat.
3. Motivasi Amal Shalih
Pekerjaan duniawi bisa bernilai ibadah jika diniatkan lillahi ta’ala. Tauhid mendorong setiap muslim untuk
bekerja sungguh-sungguh dengan penuh integritas.
4. Filter Etika dan Moral
Tauhid mengajarkan rasa takut kepada Allah yang selalu mengawasi. Hal ini mencegah perbuatan curang,
lalai, atau merugikan orang lain.
5. Pemersatu Umat
Tauhid menyatukan kaum muslimin dalam persaudaraan, melahirkan sikap saling membantu dan
menghormati
Implementasi Peran Tauhid Dalam Pekerjaan
1. Pelayanan kesehatan sebagai ibadah
Setiap pasien yang ditangani adalah amanah dari Allah. Melayani mereka dengan sabar dan ikhlas
bernilai pahala besar. Rasulullah ‫ﷺ‬ bersabda: “Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat
bagi manusia.”
2. Tauhid melahirkan keikhlasan dalam bekerja
Pegawai bekerja bukan hanya untuk gaji, jabatan, atau penilaian atasan, tetapi sebagai bentuk ibadah
kepada Allah. Inilah motivasi spiritual yang membuat kerja lebih bermakna.
3. Islam menuntun profesionalisme
Disiplin waktu, teliti dalam menangani pasien, bekerja sesuai standar, dan menjaga kebersihan adalah
bagian dari ajaran Islam tentang amanah dan ihsan.
Implementasi Peran Tauhid Dalam Pekerjaan
4. Akhlak Islami dalam pelayanan
Ramah dan sabar kepada pasien meskipun dalam kondisi sulit, Tidak membeda-bedakan pelayanan
berdasarkan status sosial atau ekonomi, Menjaga rahasia medis sebagai bentuk amanah.
5. Tauhid sebagai filter moral
Pegawai RSUM Metro yang berlandaskan tauhid akan terhindar dari praktik tidak jujur seperti
penyalahgunaan, kecurangan administrasi, atau kelalaian dalam tugas.
6. Semangat ukhuwah di lingkungan kerja
Tauhid mengajarkan kebersamaan, saling menolong, dan menghindari konflik yang tidak perlu. Hal ini
menciptakan suasana kerja yang harmonis dan penuh keberkahan
Kesimpulan
1. Hakekat Islam adalah penyerahan diri sepenuhnya kepada Allah melalui iman, ibadah, dan
akhlak mulia.
2. Tauhid adalah pondasi utama yang melahirkan keikhlasan, ketenangan, dan orientasi hidup
yang lurus.
3. Bagi pegawai RSUM Metro, Islam dan tauhid harus menjadi dasar dalam menjalankan
tugas. Dengan niat ikhlas, profesionalisme, dan akhlak Islami, pelayanan kesehatan tidak
hanya bermanfaat bagi pasien tetapi juga menjadi jalan meraih ridha Allah.
Terima Kasih

Hakikat Islam & Peran Tauhid sssssssssssssfix.pptx

  • 1.
    Hakikat Islam & PeranTauhid H. Kasimun MT, S.Ag., MM
  • 2.
    Islam memulangkan kekuasaankepada Allah Belaka, yang Esa di dalam kekuasaan Nya Itulah Tauhid, yang mengakui tuhan hanya satu, setelah itu memandang manusia sama derajatnya Tidak ada kelebihan si anu dan si fulan, semuanya sama di sisi Tuhan KELEBIHAN seorang dari yang lain hanyalah takwanya, budinya, dan kecerdasan akalnya Bukan karena pangkat atau harta kekayaannya (Prof. Dr. Hamka)
  • 3.
    Hakikat Islam Islam secarabahasa berasal dari kata aslama–yuslimu–islaaman yang artinya berserah diri, tunduk, dan patuh. Sedangkan menurut istilah, Islam adalah agama yang diturunkan Allah kepada Nabi Muhammad ‫ﷺ‬ sebagai penyempurna agama-agama sebelumnya, yang mengatur hubungan manusia dengan Allah, dengan sesama manusia, serta dengan alam semesta.
  • 4.
    Pokok Hakekat Islam 1.I’tiqad (keyakinan yang benar) Meyakini dengan sepenuh hati bahwa hanya Allah yang berhak disembah, Nabi Muhammad ‫ﷺ‬ adalah utusan terakhir, dan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup yang sempurna. 2. Ibadah kepada Allah Menjalankan perintah-Nya (sholat, zakat, puasa, haji) serta ibadah-ibadah lainnya. Namun dalam hakekatnya, seluruh aktivitas sehari-hari bisa menjadi ibadah jika diniatkan karena Allah. 3. Akhlak dan Muamalah Islam bukan hanya ibadah ritual, tetapi juga menekankan akhlak mulia dalam kehidupan sosial: jujur, adil, sabar, amanah, dan menebar manfaat. 4. Syumuliyah (Universalitas) Islam mencakup seluruh aspek kehidupan: pribadi, keluarga, masyarakat, ekonomi, politik, dan termasuk dunia kerja seperti bidang kesehatan.
  • 5.
    Peran Tauhid Tauhid adalahinti dari ajaran Islam, yaitu mengesakan Allah dalam rububiyah (Allah satu-satunya pencipta dan pengatur alam semesta), uluhiyah (hanya Allah yang berhak disembah), dan asma’ wa sifat (menetapkan nama dan sifat Allah sebagaimana yang Dia tetapkan).
  • 6.
    Peran Tauhid dalamKehidupan Sehari-hari 1. Sebagai Pondasi Iman Tauhid membuat hidup seorang muslim memiliki orientasi yang jelas: hanya mengharap ridha Allah, bukan sekadar pujian manusia atau keuntungan dunia. 2. Sumber Ketenangan Jiwa Hati yang bertauhid tidak mudah gelisah, sebab ia yakin semua kejadian adalah ketetapan Allah. Di dunia kerja, ini menjadi penopang menghadapi stres, tekanan, atau kesibukan yang berat. 3. Motivasi Amal Shalih Pekerjaan duniawi bisa bernilai ibadah jika diniatkan lillahi ta’ala. Tauhid mendorong setiap muslim untuk bekerja sungguh-sungguh dengan penuh integritas. 4. Filter Etika dan Moral Tauhid mengajarkan rasa takut kepada Allah yang selalu mengawasi. Hal ini mencegah perbuatan curang, lalai, atau merugikan orang lain. 5. Pemersatu Umat Tauhid menyatukan kaum muslimin dalam persaudaraan, melahirkan sikap saling membantu dan menghormati
  • 7.
    Implementasi Peran TauhidDalam Pekerjaan 1. Pelayanan kesehatan sebagai ibadah Setiap pasien yang ditangani adalah amanah dari Allah. Melayani mereka dengan sabar dan ikhlas bernilai pahala besar. Rasulullah ‫ﷺ‬ bersabda: “Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia.” 2. Tauhid melahirkan keikhlasan dalam bekerja Pegawai bekerja bukan hanya untuk gaji, jabatan, atau penilaian atasan, tetapi sebagai bentuk ibadah kepada Allah. Inilah motivasi spiritual yang membuat kerja lebih bermakna. 3. Islam menuntun profesionalisme Disiplin waktu, teliti dalam menangani pasien, bekerja sesuai standar, dan menjaga kebersihan adalah bagian dari ajaran Islam tentang amanah dan ihsan.
  • 8.
    Implementasi Peran TauhidDalam Pekerjaan 4. Akhlak Islami dalam pelayanan Ramah dan sabar kepada pasien meskipun dalam kondisi sulit, Tidak membeda-bedakan pelayanan berdasarkan status sosial atau ekonomi, Menjaga rahasia medis sebagai bentuk amanah. 5. Tauhid sebagai filter moral Pegawai RSUM Metro yang berlandaskan tauhid akan terhindar dari praktik tidak jujur seperti penyalahgunaan, kecurangan administrasi, atau kelalaian dalam tugas. 6. Semangat ukhuwah di lingkungan kerja Tauhid mengajarkan kebersamaan, saling menolong, dan menghindari konflik yang tidak perlu. Hal ini menciptakan suasana kerja yang harmonis dan penuh keberkahan
  • 9.
    Kesimpulan 1. Hakekat Islamadalah penyerahan diri sepenuhnya kepada Allah melalui iman, ibadah, dan akhlak mulia. 2. Tauhid adalah pondasi utama yang melahirkan keikhlasan, ketenangan, dan orientasi hidup yang lurus. 3. Bagi pegawai RSUM Metro, Islam dan tauhid harus menjadi dasar dalam menjalankan tugas. Dengan niat ikhlas, profesionalisme, dan akhlak Islami, pelayanan kesehatan tidak hanya bermanfaat bagi pasien tetapi juga menjadi jalan meraih ridha Allah.
  • 10.