Cara ProduksiMakanan yg Baik
Pedoman yg menjelaskan bagaimana
memproduksi makanan agar aman, bermutu
dan layak dikonsumsi
Berisi penjelasan mengenai persyaratan
minimum yg harus dipenuhi pd seluruh mata
rantai makanan, mulai bahan baku sp produk
akhir.
Umumnya menguraikan ttg kondisi yg
bagaimana dan prosedur yg mana yg akan
dipakai perusahaan
5.
Setiap babdi dalam pedoman menjelaskan
mengenai tujuan dan alasan yg berkaitan dgn
kelayakan dan keamanan makanan yg
diproduksi.
Membantu jajaran manajemen utk membangun
sistem jaminan mutu yg baik
Bagi pemerintah :
Melindungi konsumen dr penyakit atau
kerugian yg diakibatkan oleh makanan yg
tidak memenuhi persyaratan.
Memberikan jaminan kpd konsumen bhw
makanan yg dikonsumsi mrpk makanan yg
layak.
12.
Bagi pemerintah (lanjutan)
Mempertahankan atau meningkatkan
kepercayaan thd makanan yg diperdagangkan
secara internasional.
Memberikan bahan acuan dalam program
pendidikan kesehatan dibidang makanan
kepada industri dan konsumen.
13.
Bagi industri :
Memproduksi dan menyediakan makanan yg
aman dan layak bagi konsumen.
Memberikan informasi yg jelas dan mudah
dimengerti kpd masyarakat utk melindungi
makanan thd kontaminasi dan kerusakan
Mempertahankan atau meningkatkan
kepercayaan dunia internasional thd makanan
yg diproduksi.
14.
1. Kriteria
(istilah umum,persyaratan bangunan dan
fasilitas lain)
2. Standar
(spesifikasi bahan baku dan produk,
komposisi produk)
3. Kondisi
(parameter proses pengolahan)
15.
Lingkungan danlokasi.
Bangunan dan fasilitas unit usaha.
Fasilitas dan kegiatan sanitasi.
Sistem pengendalian hama.
Hygiene karyawan.
Pengendalian proses.
Manajemen pengawasan.
Pencatatan dan dokumentasi.
16.
Lingkungan
> Lingkungansarana pengolahan hrs terawat
baik, bersih dan bebas sampah.
> Sistem pembuangan dan penanganan limbah
cukup baik.
> Sistem saluran pembuangan air lancar.
Lokasi
> Terletak dibagian pinggir kota, tidak padat
penduduk dan lebih rendah dr pemukiman.
17.
>Tidak menimbulkan pencemaranlingkungan.
> Bebas banjir, polusi asap, debu, bau, dan
kontaminan lain.
>Bebas dr sarang hama spt hewan pengerat dan
serangga.
>Tidak berada dekat industri logam dan kimia,
pembuangan sampah atau limbah.
18.
Desain Bangunan
-Desain, konstruksi dan tata ruang hrs sesuai
dengan alur proses.
- Bangunan cukup luas dan dpt dilakukan
pembersihan secara intensif.
- Terpisah antara ruang bersih dan ruang kotor.
- Lantai dan dinding dr bhn kedap air, kuat dan
mudah dibersihkan, serta sudut pertemuannya
berbentuk lengkung.
19.
Fasilitas unitusaha
- Penerangan cukup, sesuai spesifikasi proses.
- Ventilasi baik memungkinkan udara mengalir
dr ruang bersih ke ruang kotor.
- Sarana pencucian tangan dan kaki dilengkapi
sabun dan pengering atau desinfektan.
- Gudang mudah dibersihkan, terjaga dr hama,
pengaturan suhu dan kelembaban sesuai,
penyimpanan sistem FIFO dilengkapi catatan.
23.
Program sanitasimeliputi :
> Sarana penyediaan air
> Sarana pembuangan air dan limbah
> Sarana pembersihan /pencucian
> Sarana toilet/jamban
> Sarana hygiene karyawan
24.
Pengawasan atasbarang/bahan yg masuk
Penerapan/praktek hygienis yg baik
Menutup lubang dan saluran yg
memungkinkan masuknya hama
Memasang kawat kasa pd jendela dan ventilasi
Mencegah hewan piaraan berkeliaran di lokasi
unit usaha
25.
Persyaratan danpemeriksaan rutin kesehatan
karyawan
Persyaratan kebersihan karyawan
-Menjaga kebersihan badan
-Mengenakan pakaian kerja dan
perlengkapannya
-Menutup luka
-Selalu mencuci tangan dengan sabun
Melatih kebiasaan karyawan
26.
Pengendalian preproduksi
(persyaratan bhn baku, komposisi bhn, cara
pengolahan bhn baku, persyaratan
distribusi/transportasi, penyiapan produk
sebelum dikonsumsi)
Pengendalian proses produksi
Pengendalian pasca produksi
(jenis dan jumlah bhn yg digunakan produksi,
bagan alir proses pengolahan, keterangan
produk, penyimpanan produk, jenis kemasan,
jenis produk pangan yg dihasilkan)
27.
Pengawasan thdjalannya proses produksi dan
perbaikan bila terjadi penyimpangan yg
menurunkan mutu dan keamanan produk.
Pengawasan rutin utk meningkatkan efektifitas
dan efisiensi proses produksi
28.
Berisi catatanttg proses pengolahan , termasuk
tanggal produksi dan kadaluarsa, distribusi
dan penarikan produk karena kadaluarsa
Dokumen yg baik akan meningkatkan jaminan
mutu dan keamanan produk
62.
KEPUTUSAN MENTERI KESEHATAN
REPUBLIKINDONESIA NOMOR
1405/MENKES/SK/XI/2002
TENTANG
PERSYARATAN KESEHATAN LINGKUNGAN
KERJA PERKANTORAN DAN INDUSTRI