Formulasi dan evaluasi salep
ekstrak daun ketepeng cina
(Cassia alata L.)
Dengan basis vaselin album dan
cera alba terhadap jamur Candida
albicans
By: Kawarnidi et al., 2022.
Let me introduce myself
NAMA: VANESA AZZAHRA
NPM: 240106173
KELAS: E
SEMESTER: III(3)
DOSEN PENGAMPU: UMI HANI AZIZAH,M.FARM
MATA KULIAH: FTS NON SOLID
Latar Belakang
Penyakit kulit seperti panu, kudis, dan kurap
disebabkan oleh jamur atau bakteri.
Ketepeng cina (Cassia alata L.) dikenal secara
tradisional memiliki aktivitas antijamur dan
antibakteri.
Penggunaan bentuk salep mempermudah
aplikasi topikal dan meningkatkan efektivitas
bahan aktif.
Diperlukan formulasi yang tepat agar salep
memiliki stabilitas fisik dan daya sebar yang
baik.
Tujuan Penelitian
Membuat formulasi
salep ekstrak daun
ketepeng cina dengan
berbagai perbandingan
basis. Menentukan
formulasi terbaik
berdasarkan
hasil evaluasi.
Mengetahui pengaruh
variasi basis vaselin
album dan cera alba
terhadap karakteristik
fisik salep.
01
02
03
Metode
Penelitian
Jenis penelitian: Eksperimen laboratorium.
•• Ekstraksi dengan metode maserasi
menggunakan etanol 70%.
•• Pembuatan salep dengan basis Vaselin Album
dan Cera Alba.
•• Tiga formulasi: F1, F2, F3 dengan variasi
komposisi basis.
•• Evaluasi: organoleptik, homogenitas, daya
sebar, daya lekat, pH, proteksi, viskositas,
stabilitas, dan aktivitas antijamur
1. Alat
Alat & Bahan
2. Bahan
Daun ketepeng cina (Cassia
alata L.), vaselin album, cera
alba, etanol 70%, methyl
paraben, fenolflatein, larutan
KOH 0,1N, Jamur candida
albicans
Beaker glass, cawan porselen,
batang pengaduk, sendok tanduk,
mortar, penangas air, Ph meter,
oven, tabung reaksi, objek glass,
cawan petri, kertas saring,
peralatan laboratorium umum yang
disesuaikan dengan prosedur kerja
Formula
Salep
No Nama
Bahan
Keguna
an
FI% FII% FIII%
1 Ekstrak
Kental
Zat aktif 5% 5% 5%
2 Vaselin
Album
Basis 90,9% 86,9% 82,9%
3 Cera
Alba
Basis 4% 8% 12%
4 Methil
Parabe
m
Pengaw
et
0,1% 0,1% 0,1%
5 Jumlah - 100% 100% 100%
06
Simpan dalam wadah
tertutup pada suhu
ruang untuk evaluasi.
Masukkan ekstrak Ketepeng
Cina sedikit demi sedikit sambil
diaduk.
Metode Pembuatan
02
Timbang semua
bahan sesuai
formula.
Lelehkan vaselin album dan
cera alba pada suhu ± 70 °C
hingga homogen.
03
Tambahkan metil
paraben, aduk sampai
larut.
04
01
05
Dinginkan hingga salep
mengental dan
homogen.
Hasil Evaluasi Sediaan
NO Parameter FI (4% Cera
Alba)
FII (8%
Cera
Alba)
FIII (12%
Cera
Alba)
Ket.
1 Organoleptis
(Warna, Bau,
& Bentuk)
Coklat,
Kehijauan,
Khas, semi
padat
Sama Sama Stabil
2 Homogenitas Homogen Homoge
n
Homoge
n
Baik
3 Daya sebar Paling luas
(6,65)
Sedang
(6,75)
Paling
sempit
(6,85)
F1
Terbaik
4 Daya lekat Rendah
(46 detik)
Sedang
(30 detik)
Tinggi
(18 detik)
F3 paling
lengket
5 pH 5,76 5,14 5,01 Normal
kulit
6 stabilitas Stabil Stabil Stabil Tidak
Berubah
Hasil Uji Aktivitas
NO Parameter FI (4% Cara
Alba)
FI (8%
Cara
Alba)
FI(12%
Cara
Alba}
Ket.
1 Uji Daya
Proteksi
> 5menit > 5menit > 5menit Baik
2 Uji
Viskositas
15582 21183 34573 F3 Paling
Tinggi
3 Uji Anti
Fungi
2 cm 1,5 cm 1 cm F1 Terbaik
Hasil dan Pembahasan
1. Semua formula memiliki warna coklat kehijauan khas ekstrak dan
bau khas daun Ketepeng Cina.
2. Homogenitas: ketiga formula homogen tanpa pemisahan fase.
3. F1 (4 % cera alba): daya sebar paling baik, tekstur lembut, mudah
diaplikasikan.
4. F3 (12 % cera alba): lebih kental dan daya lekat lebih tinggi.
5. pH semua formula: 5,5 – 6,5 sesuai pH kulit.
→
6. Stabilitas: tidak ada perubahan fisik sel
7. F1 paling efektif karena kandungan Vaselin Album tinggi →
pelepasan zat aktif optimal.
8. Cera Alba berlebih membuat salep lebih kental sehingga
pelepasan zat aktif menurun.
9. Semua formulasi memenuhi syarat fisik salep topical.
Kesimpulan
1. Ekstrak daun ketepeng cina (Cassia alata. L) dapat diformulasikan dalam
sediaan salep denganvariasi konsentrasi basis vaselin album dan cera alba.
2. Hasil uji organoleptis F1, F2 dan F3 memiliki warna hijau tua berbau khas dan
bentuk semi padat
Uji homogenitas F1, F2 dan F3 memiliki hasil yang homogen
Uji Daya sebar F1 6,65 cm, F2 6,75cm, dan F3 6,85 cm
Uji Daya lekat F1 46 detik, F2 30 detik, F3 18 detik
Pengukuran pH pada F15,67, F2 5,14 dan F3 5,01
Daya Proteksi F1, F2 dan F3 lebih dari 5 menit.
hasil dari sifat fisikevaluasi sediaan salep telah memenuhi parameter yang baik.
3. Hasil uji aktivitas antijamur candida albicans memiliki zona hambat baik,
pada F1 sebesar 2cm ,F2 sebesar 1,5 cm dan F3 sebesar 1 cm.
Daftar Pustaka
Kawarnidi, T., Septiarini, A. D., & Wardani, T. S. (2022).
Formulasi dan evaluasi salep ekstrak daun ketepeng cina
(cassia alata L.) dengan basis vaselin album dan cera
alba terhadap jamur candida albicans. Jurnal Farmasi Dan
Kesehatan Indonesia, 2(1).
Thank
You

fts non solid basis salep sediaan farmasi

  • 1.
    Formulasi dan evaluasisalep ekstrak daun ketepeng cina (Cassia alata L.) Dengan basis vaselin album dan cera alba terhadap jamur Candida albicans By: Kawarnidi et al., 2022.
  • 2.
    Let me introducemyself NAMA: VANESA AZZAHRA NPM: 240106173 KELAS: E SEMESTER: III(3) DOSEN PENGAMPU: UMI HANI AZIZAH,M.FARM MATA KULIAH: FTS NON SOLID
  • 3.
    Latar Belakang Penyakit kulitseperti panu, kudis, dan kurap disebabkan oleh jamur atau bakteri. Ketepeng cina (Cassia alata L.) dikenal secara tradisional memiliki aktivitas antijamur dan antibakteri. Penggunaan bentuk salep mempermudah aplikasi topikal dan meningkatkan efektivitas bahan aktif. Diperlukan formulasi yang tepat agar salep memiliki stabilitas fisik dan daya sebar yang baik.
  • 4.
    Tujuan Penelitian Membuat formulasi salepekstrak daun ketepeng cina dengan berbagai perbandingan basis. Menentukan formulasi terbaik berdasarkan hasil evaluasi. Mengetahui pengaruh variasi basis vaselin album dan cera alba terhadap karakteristik fisik salep. 01 02 03
  • 5.
    Metode Penelitian Jenis penelitian: Eksperimenlaboratorium. •• Ekstraksi dengan metode maserasi menggunakan etanol 70%. •• Pembuatan salep dengan basis Vaselin Album dan Cera Alba. •• Tiga formulasi: F1, F2, F3 dengan variasi komposisi basis. •• Evaluasi: organoleptik, homogenitas, daya sebar, daya lekat, pH, proteksi, viskositas, stabilitas, dan aktivitas antijamur
  • 6.
    1. Alat Alat &Bahan 2. Bahan Daun ketepeng cina (Cassia alata L.), vaselin album, cera alba, etanol 70%, methyl paraben, fenolflatein, larutan KOH 0,1N, Jamur candida albicans Beaker glass, cawan porselen, batang pengaduk, sendok tanduk, mortar, penangas air, Ph meter, oven, tabung reaksi, objek glass, cawan petri, kertas saring, peralatan laboratorium umum yang disesuaikan dengan prosedur kerja
  • 7.
    Formula Salep No Nama Bahan Keguna an FI% FII%FIII% 1 Ekstrak Kental Zat aktif 5% 5% 5% 2 Vaselin Album Basis 90,9% 86,9% 82,9% 3 Cera Alba Basis 4% 8% 12% 4 Methil Parabe m Pengaw et 0,1% 0,1% 0,1% 5 Jumlah - 100% 100% 100%
  • 8.
    06 Simpan dalam wadah tertutuppada suhu ruang untuk evaluasi. Masukkan ekstrak Ketepeng Cina sedikit demi sedikit sambil diaduk. Metode Pembuatan 02 Timbang semua bahan sesuai formula. Lelehkan vaselin album dan cera alba pada suhu ± 70 °C hingga homogen. 03 Tambahkan metil paraben, aduk sampai larut. 04 01 05 Dinginkan hingga salep mengental dan homogen.
  • 9.
    Hasil Evaluasi Sediaan NOParameter FI (4% Cera Alba) FII (8% Cera Alba) FIII (12% Cera Alba) Ket. 1 Organoleptis (Warna, Bau, & Bentuk) Coklat, Kehijauan, Khas, semi padat Sama Sama Stabil 2 Homogenitas Homogen Homoge n Homoge n Baik 3 Daya sebar Paling luas (6,65) Sedang (6,75) Paling sempit (6,85) F1 Terbaik 4 Daya lekat Rendah (46 detik) Sedang (30 detik) Tinggi (18 detik) F3 paling lengket 5 pH 5,76 5,14 5,01 Normal kulit 6 stabilitas Stabil Stabil Stabil Tidak Berubah
  • 10.
    Hasil Uji Aktivitas NOParameter FI (4% Cara Alba) FI (8% Cara Alba) FI(12% Cara Alba} Ket. 1 Uji Daya Proteksi > 5menit > 5menit > 5menit Baik 2 Uji Viskositas 15582 21183 34573 F3 Paling Tinggi 3 Uji Anti Fungi 2 cm 1,5 cm 1 cm F1 Terbaik
  • 11.
    Hasil dan Pembahasan 1.Semua formula memiliki warna coklat kehijauan khas ekstrak dan bau khas daun Ketepeng Cina. 2. Homogenitas: ketiga formula homogen tanpa pemisahan fase. 3. F1 (4 % cera alba): daya sebar paling baik, tekstur lembut, mudah diaplikasikan. 4. F3 (12 % cera alba): lebih kental dan daya lekat lebih tinggi. 5. pH semua formula: 5,5 – 6,5 sesuai pH kulit. → 6. Stabilitas: tidak ada perubahan fisik sel 7. F1 paling efektif karena kandungan Vaselin Album tinggi → pelepasan zat aktif optimal. 8. Cera Alba berlebih membuat salep lebih kental sehingga pelepasan zat aktif menurun. 9. Semua formulasi memenuhi syarat fisik salep topical.
  • 12.
    Kesimpulan 1. Ekstrak daunketepeng cina (Cassia alata. L) dapat diformulasikan dalam sediaan salep denganvariasi konsentrasi basis vaselin album dan cera alba. 2. Hasil uji organoleptis F1, F2 dan F3 memiliki warna hijau tua berbau khas dan bentuk semi padat Uji homogenitas F1, F2 dan F3 memiliki hasil yang homogen Uji Daya sebar F1 6,65 cm, F2 6,75cm, dan F3 6,85 cm Uji Daya lekat F1 46 detik, F2 30 detik, F3 18 detik Pengukuran pH pada F15,67, F2 5,14 dan F3 5,01 Daya Proteksi F1, F2 dan F3 lebih dari 5 menit. hasil dari sifat fisikevaluasi sediaan salep telah memenuhi parameter yang baik. 3. Hasil uji aktivitas antijamur candida albicans memiliki zona hambat baik, pada F1 sebesar 2cm ,F2 sebesar 1,5 cm dan F3 sebesar 1 cm.
  • 13.
    Daftar Pustaka Kawarnidi, T.,Septiarini, A. D., & Wardani, T. S. (2022). Formulasi dan evaluasi salep ekstrak daun ketepeng cina (cassia alata L.) dengan basis vaselin album dan cera alba terhadap jamur candida albicans. Jurnal Farmasi Dan Kesehatan Indonesia, 2(1).
  • 14.