OUTLINE
1. MODEL DIKW (Data Information Knowledge dan Wisdom)
2. REVISITS MODEL DIKW
3. PEMBAGIAN PERAN
4. DATA QUALITY - METHODOLOGY
5. GOOD AND LOW DATA EXAMPLE
6. IMPROVE YOUR DATA QUALITY
7. CLOSING
Model DIKW (Data Information Knowledge dan Wisdom)
Sumber: https://www.ontotext.com/knowledgehub/fundamentals/dikw-pyramid/
Piramida DIKW mewakili hubungan antara data, informasi, pengetahuan
dan kebijaksanaan. Setiap blok bangunan adalah langkah menuju tingkat
yang lebih tinggi - pertama datang data, kemudian informasi, berikutnya
adalah pengetahuan dan akhirnya datang kebijaksanaan. Semakin kita
memperkaya data kita dengan makna dan konteks, semakin banyak
pengetahuan dan wawasan yang kita dapatkan sehingga kita dapat
mengambil keputusan yang lebih baik, berdasarkan informasi dan
berbasis data.
Knowledge Pyramid/
Wisdom Hierarchy/
Information Hierarchy
- Puisi dari T.S. Eliot,
The Rock (Faber & Faber,
London, 1934).
- Ackoff 1989
Model DIKW (Data Information Knowledge dan Wisdom)
 Data (Fakta mentah)
• Fakta mentah yang belum terorganisir
• Angka, Gambar, Kata, Suara
• Bilangan yang disajikan tanpa konteks Contoh : “20220823”
<< tanpa memberikan konteks apapun data ini hanya
merupakan kumpulan angka
Sumber: https://www.ontotext.com/knowledgehub/fundamentals/dikw-pyramid/
Model DIKW (Data Information Knowledge dan Wisdom)
 Informasi
• Data yang sudah diolah
• Pesan dalam bentuk dokumen
• Hasil olahan data dalam konteksnya
Contoh : “2022-08-23” << dengan konteks seperti ini data ini
menjadi informasi tanggal, tapi hati-hati dengan multi interpretasi
Sumber: https://www.ontotext.com/knowledgehub/fundamentals/dikw-pyramid/
Model DIKW (Data Information Knowledge dan Wisdom)
 Knowledge/Pengetahuan
• Hasil olahan informasi yang relevan dan berguna
• kombinasi dari beberapa informasi
Sumber: https://www.ontotext.com/knowledgehub/fundamentals/dikw-pyramid/
Model DIKW (Data Information Knowledge dan Wisdom)
 Wisdom/Kebijaksanaan
• Knowledge yang dilanjutkan dengan Tindakan/Keputusan
• Mengetahui apa yang terbaik untuk dilakukan (Terkait dengan
Future)
Sumber: https://www.ontotext.com/knowledgehub/fundamentals/dikw-pyramid/
Revisits Model DIKW
Rowley 2017, melakukan peninjauan kembali struktur hirarki DIKW,
Sumber: https://www.semanticscholar.org/paper/The-wisdom-hierarchy%3A-
representations-of-the-DIKW-Rowley/bdf94027d5410b211411157ad7aacfca05aea53d
Ainun Najib 2022, Data is Useless Without Action
Analytics = the art of decision making for Human, base on data
AI/Kecerdasan Buatan = the automated decision making by machine, base on data
PEMBAGIAN PERAN
DATA QUALITY - METHODOLOGY
1. Dimensi Data
a) Timeliness (Ketepatan waktu ) adalah data yang tersedia saat dibutuhkan. Data dapat diperbarui secara real time untuk
memastikan bahwa itu sudah tersedia dan dapat diakses.
b) Consistency adalah Setiap item data seragam dalam konten dan format dengan data yang sama di beberapa set data
dan database.
c) Completeness adalah Ukuran kemampuan data untuk secara efektif memberikan semua nilai yang diperlukan yang
tersedia.
d) Validity adalah Data harus dikumpulkan sesuai dengan aturan dan parameter bisnis yang ditetapkan, dan harus sesuai
dengan format yang tepat dan berada dalam kisaran yang tepat
e) Uniqueness adalah memastikan tidak ada duplikasi atau tumpang tindih nilai di semua kumpulan data
2. Pengelolaan Data Sbb:
a) Timeliness : Custumer tedaftar aktif digunakan untuk transaksi di oracle
b) Consistency : Sinkronisasi data di seluruh SBU
c) Completeness : Atribute data lengkap meliputi : No Indentitas,Nama, Alamat, Contac Person
d) Validity : Pengecekan Penulisan Data (typografi) meliputi : No Indentitas,Nama, Alamat
e) Uniqueness : Pengecekan redundan data meliputi : No Indentitas,Nama, Contac Person
GOOD DATA EXAMPLE
• Account Number/No KTP
• No Duplicate Names/contacts/address
• Complete Dataset
• Standart format
BAD DATA EXAMPLE
• Invalid address
• Duplicate names/contacts/address
• Incomplete Dataset
• Non standard format
IMPROVE YOUR DATA QUALITY
https://www.gartner.com/smarterwithgartner/how-to-improve-your-data-quality
IMPROVE YOUR DATA QUALITY (DQ)
https://www.gartner.com/smarterwithgartner/how-to-improve-your-data-quality
1. Menentukan bagaimana peningkatan kualitas data bisa memengaruhi keputusan bisnis, dengan
melakukan Identifikasi hubungan yang jelas antara proses bisnis, indikator kinerja utama (KPI) dan
aset data
2. Menetukan standar yang baik terhadap Good Data, Unit bisnis yang berbeda menggunakan data
yang sama, misalnya, data master Cutomer, mungkin memiliki standar yang berbeda
3. Menentukan standar Data Quality (DQ) yang dapat diikuti oleh semua unit bisnis dalam organisasi
4. Melakukan Profiling data secara berkala, untuk melihat kondisi data saat ini dalam bentuk
summary
5. Merancang Dasbor DQ
6. "model kepercayaan" bekerja lebih baik daripada "model kebenaran." karena sumber data tidak
hanya dari internal perusahaan
7. Sertakan DQ sebagai item agenda pada rapat yang bersifat strategis
8. Menetapkan SOP DQ, memastikan kualitas dan kesesuaian data
9. Membentuk kelompok khusus untuk DQ di seluruh BU dan IT, yang dipimpin oleh tim chief data
officer atau bagian yang setara
10.Review dan update progress DQ
11.Komunikasikan manfaat DQ yang lebih baik secara teratur ke departemen bisnis
12.Melakukan sinergi terhadap perusahaan lain dalam pengelolaan DQ
Nilai Jalan Kalla
Kerja Ibadah
Apresiasi Pelanggan
Lebih Cepat – Lebih Baik
Aktif Bersama
“Customer is the core of our company”
WHY?
From Data To Wisdom - Data Information Knowledge dan Wisdom

From Data To Wisdom - Data Information Knowledge dan Wisdom

  • 2.
    OUTLINE 1. MODEL DIKW(Data Information Knowledge dan Wisdom) 2. REVISITS MODEL DIKW 3. PEMBAGIAN PERAN 4. DATA QUALITY - METHODOLOGY 5. GOOD AND LOW DATA EXAMPLE 6. IMPROVE YOUR DATA QUALITY 7. CLOSING
  • 3.
    Model DIKW (DataInformation Knowledge dan Wisdom) Sumber: https://www.ontotext.com/knowledgehub/fundamentals/dikw-pyramid/ Piramida DIKW mewakili hubungan antara data, informasi, pengetahuan dan kebijaksanaan. Setiap blok bangunan adalah langkah menuju tingkat yang lebih tinggi - pertama datang data, kemudian informasi, berikutnya adalah pengetahuan dan akhirnya datang kebijaksanaan. Semakin kita memperkaya data kita dengan makna dan konteks, semakin banyak pengetahuan dan wawasan yang kita dapatkan sehingga kita dapat mengambil keputusan yang lebih baik, berdasarkan informasi dan berbasis data. Knowledge Pyramid/ Wisdom Hierarchy/ Information Hierarchy - Puisi dari T.S. Eliot, The Rock (Faber & Faber, London, 1934). - Ackoff 1989
  • 4.
    Model DIKW (DataInformation Knowledge dan Wisdom)  Data (Fakta mentah) • Fakta mentah yang belum terorganisir • Angka, Gambar, Kata, Suara • Bilangan yang disajikan tanpa konteks Contoh : “20220823” << tanpa memberikan konteks apapun data ini hanya merupakan kumpulan angka Sumber: https://www.ontotext.com/knowledgehub/fundamentals/dikw-pyramid/
  • 5.
    Model DIKW (DataInformation Knowledge dan Wisdom)  Informasi • Data yang sudah diolah • Pesan dalam bentuk dokumen • Hasil olahan data dalam konteksnya Contoh : “2022-08-23” << dengan konteks seperti ini data ini menjadi informasi tanggal, tapi hati-hati dengan multi interpretasi Sumber: https://www.ontotext.com/knowledgehub/fundamentals/dikw-pyramid/
  • 6.
    Model DIKW (DataInformation Knowledge dan Wisdom)  Knowledge/Pengetahuan • Hasil olahan informasi yang relevan dan berguna • kombinasi dari beberapa informasi Sumber: https://www.ontotext.com/knowledgehub/fundamentals/dikw-pyramid/
  • 7.
    Model DIKW (DataInformation Knowledge dan Wisdom)  Wisdom/Kebijaksanaan • Knowledge yang dilanjutkan dengan Tindakan/Keputusan • Mengetahui apa yang terbaik untuk dilakukan (Terkait dengan Future) Sumber: https://www.ontotext.com/knowledgehub/fundamentals/dikw-pyramid/
  • 8.
    Revisits Model DIKW Rowley2017, melakukan peninjauan kembali struktur hirarki DIKW, Sumber: https://www.semanticscholar.org/paper/The-wisdom-hierarchy%3A- representations-of-the-DIKW-Rowley/bdf94027d5410b211411157ad7aacfca05aea53d Ainun Najib 2022, Data is Useless Without Action Analytics = the art of decision making for Human, base on data AI/Kecerdasan Buatan = the automated decision making by machine, base on data
  • 9.
  • 10.
    DATA QUALITY -METHODOLOGY 1. Dimensi Data a) Timeliness (Ketepatan waktu ) adalah data yang tersedia saat dibutuhkan. Data dapat diperbarui secara real time untuk memastikan bahwa itu sudah tersedia dan dapat diakses. b) Consistency adalah Setiap item data seragam dalam konten dan format dengan data yang sama di beberapa set data dan database. c) Completeness adalah Ukuran kemampuan data untuk secara efektif memberikan semua nilai yang diperlukan yang tersedia. d) Validity adalah Data harus dikumpulkan sesuai dengan aturan dan parameter bisnis yang ditetapkan, dan harus sesuai dengan format yang tepat dan berada dalam kisaran yang tepat e) Uniqueness adalah memastikan tidak ada duplikasi atau tumpang tindih nilai di semua kumpulan data 2. Pengelolaan Data Sbb: a) Timeliness : Custumer tedaftar aktif digunakan untuk transaksi di oracle b) Consistency : Sinkronisasi data di seluruh SBU c) Completeness : Atribute data lengkap meliputi : No Indentitas,Nama, Alamat, Contac Person d) Validity : Pengecekan Penulisan Data (typografi) meliputi : No Indentitas,Nama, Alamat e) Uniqueness : Pengecekan redundan data meliputi : No Indentitas,Nama, Contac Person
  • 11.
    GOOD DATA EXAMPLE •Account Number/No KTP • No Duplicate Names/contacts/address • Complete Dataset • Standart format
  • 12.
    BAD DATA EXAMPLE •Invalid address • Duplicate names/contacts/address • Incomplete Dataset • Non standard format
  • 13.
    IMPROVE YOUR DATAQUALITY https://www.gartner.com/smarterwithgartner/how-to-improve-your-data-quality
  • 14.
    IMPROVE YOUR DATAQUALITY (DQ) https://www.gartner.com/smarterwithgartner/how-to-improve-your-data-quality 1. Menentukan bagaimana peningkatan kualitas data bisa memengaruhi keputusan bisnis, dengan melakukan Identifikasi hubungan yang jelas antara proses bisnis, indikator kinerja utama (KPI) dan aset data 2. Menetukan standar yang baik terhadap Good Data, Unit bisnis yang berbeda menggunakan data yang sama, misalnya, data master Cutomer, mungkin memiliki standar yang berbeda 3. Menentukan standar Data Quality (DQ) yang dapat diikuti oleh semua unit bisnis dalam organisasi 4. Melakukan Profiling data secara berkala, untuk melihat kondisi data saat ini dalam bentuk summary 5. Merancang Dasbor DQ 6. "model kepercayaan" bekerja lebih baik daripada "model kebenaran." karena sumber data tidak hanya dari internal perusahaan 7. Sertakan DQ sebagai item agenda pada rapat yang bersifat strategis 8. Menetapkan SOP DQ, memastikan kualitas dan kesesuaian data 9. Membentuk kelompok khusus untuk DQ di seluruh BU dan IT, yang dipimpin oleh tim chief data officer atau bagian yang setara 10.Review dan update progress DQ 11.Komunikasikan manfaat DQ yang lebih baik secara teratur ke departemen bisnis 12.Melakukan sinergi terhadap perusahaan lain dalam pengelolaan DQ
  • 15.
    Nilai Jalan Kalla KerjaIbadah Apresiasi Pelanggan Lebih Cepat – Lebih Baik Aktif Bersama “Customer is the core of our company” WHY?