1
DAFTAR ISI
1. Flowchart...........................................................................................................................................2
 Contoh program Flowchart .................................................................................................2
 Simbol-simbol Flowchart.....................................................................................................2
 Tabel Simbol-simbol Flowchart..........................................................................................3
 Pseudocode: ...........................................................................................................................3
 Aturan Penulisan Teks Algoritma......................................................................................4
 Contoh Pseudocode: ............................................................................................................4
2. SEQUENTIAL...................................................................................................................................5
 DEFINISI DATA DIVISION PADA FILE SEQUENTIAL....................................................5
 STATEMENT UNTUK OPERASI FILE SEQUENTIAL .....................................................5
1. Pernyataan OPEN ..................................................................................................................5
2. Pernyataan CLOSE................................................................................................................6
3. Pernyataan READ ..................................................................................................................6
4. Pernyataan REWRITE...........................................................................................................6
5. Pernyataan WRITE.................................................................................................................6
 STATUS FILE ...........................................................................................................................7
3. Branching..........................................................................................................................................8
4.Looping (Pengulangan)..................................................................................................................10
Loop atau perulangan adalah suatu bentuk kegiatan mengulang suatu statement sampai
batas yang diinginkan. Dalam pemograman Loop atau perulangan sangat berguna sekali.
Kegunaan sederhana dalam perulangan terlukis seperti ini: Jika kita ingin menuliskan kata
“saya ganteng” sebanyak seribu kali maka kita harus membuat seribu baris kata “saya
ganteng” dalam kode pemrogaman kita. Tapi dengan adanya perulangan maka kita hanya
cukup menuliskan 5 sampai 7 baris kode saja. Dalam praktek sebenarnya, tentu saja
perulangan sangat membantu sekali. Misal untuk memuat seluruh isi table dari sebuah
database dimana datanya ingin kita tampilkan. Loop atau perulangan dalam Java dapat
dilakukan dengan 3 teknik: ...........................................................................................................10
• Perulangan dengan for ...............................................................................................................10
 Perulangan dengan while. .................................................................................................11
 Perulangan dengan do while ............................................................................................13
5.Pascal...............................................................................................................................................15
2
1. Flowchart.
Flowchart adalah bagan-bagan yang mempunyai arus menggambarkan langkah-
langkah penyelesaian suatu masala yang merupakan cara penyajian dari suatu
algoritma. Ada 2 macam flowchart:
- System flowchart:
Urutan proses dalam system dengan menunjukkan alat media input, output serta
jenis penyimpanan dalam proses pengolahan data.
-Program flowchart:
Urutan instruksi yang digambarkan dengan symbol tertentu untuk memecahkan
masalah dalam suatu program.
 Contoh program Flowchart
 Simbol-simbol Flowchart
1. Flow Direction Symbols (simbol penghubung alur)
2. Processing Symbols (simbol proses)
3. Input-Output Symbols (simbol input-output)
3
 Tabel Simbol-simbol Flowchart
 Pembuatan Flowchart
1. Tidak ada kaidah yang baku
2. Flowchart = gambaran hasil analisa suatu masalah
3. Flowchart dapat bervariasi antara satu pemrograman dengan
pemrograman lainnya.
4. Secara garis besar ada 3 bagian utama:
· Input
· Proses
· Output
5. Hindari pengulangan yang tidak perlu dan logika yang berbelit sehingga
jalannya proses menjadi singkat
6. Jalannnya proses digambarkan dari atas ke bawah dan diberikan tanda
panah untuk memperjelas.
7. Sebuah Flowchart diawali dari satu titik START dan diakhiri dengan End.
 Pseudocode:
1. Diberikan nama dan nilai mahasiswa, jika nilai tersebut lebih besar atau
sama dengan 60 maka mahasiswa tersebut dinyatakan lulus jika tidak maka
dinyatakan tidak lulus.
Deklarasi:
Nama : String
Nilai : Integer
Keterangan : String
4
Deskripsi:
Read (nama, nilai)
if nilai >= 60 then
Keterangan = 'lulus'
else
Keterangan = 'tidak lulus'
write (nama, keterangan)
 Aturan Penulisan Teks Algoritma
1. Judul Algoritma
Bagian yang terdiri atas nama algoritma dan penjelasan (spesifikasi) tentang
algoritma tersebut. Nama sebaiknya singkat dan menggambarkan apa yang
dilakukan oleh algoritma tersebut.
2. Deklarasi
Bagian untuk mendefinisikan semua nama yang digunakan di dalam program.
Nama tersebut dapat berupa nama tetapan, peubah, tipe, prosedure, dan
fungsi.
3. Deskripsi
Bagian ini berisi uraian langkah-langkah penyelesaian masalah yang ditulis
dengan menggunakan notasi yang akan dijelaskan selanjutnya.
 Contoh Pseudocode:
1. Algoritma Luas_Keliling_Lingkaran (ini merupakan judul algoritma)
{
Menghitung luas dan keliling untuk ukuran jari-jari tertentu. Algoritma
menerima masukkan jari-jari lingkaran, menghitung luas dan kelilingnya, dan
mencetak luas lingkaran ke piranti keluaran
} (ini spesifikasi algoritma)
2. Deklarasi
const phi = 3.14 {nilai konstanta phi}
R : real {jari-jari lingkaran}
Luas : real {luas lingkaran}
Keliling : real {keliling lingkaran}
3. Deskripsi
Read (R)
Luas = phi * R * R
Keliling = 2 * phi * R
Write (luas, keliling)
5
2. SEQUENTIAL
Organisasi file secara urut (sequential file) memungkinkan pengaksesan record di
file secara berurutan.
Urutan data record yang direkamkan di file sama dengan urutan sewaktu data itu
direkamkan. Urutan tidak berubah walaupun data baru ditambahkan. Data baru yang
direkamkan akan menempati urutan record selanjutnya setelah record terakhir yang
telah ada. Ada 2 macam organisasi file secara urut, yaitu : Sequential 
mempunyai panjang record yang tetap, Line Sequential  bisa berbeda-beda,
setiap record terdapat pembatas berupa carriage return (CR) dan line feed (LF).
 DEFINISI ENVIRONMENT DIVISION PADA FILE SEQUENTIAL
Pada Environment Division yang membedakan adalah dalam Input-Output Section pada
file control.
INPUT-OUTPUT SECTION
FILE-CONTROL
SELECT nama-file-1 ASSIGN TO DISK
[ ORGANIZATION IS [LINE] SEQUENTIAL ]
[ ACCESS MODE IS SEQUENTIAL ]
[ FILE STATUS IS nama-data-1 ]
 DEFINISI DATA DIVISION PADA FILE SEQUENTIAL
Data Division pada file urut harus mengandung file description entry (fd) sebagai berikut:
FD nama-file-1
LABEL { RECORD {ARE/IS} } {STANDARD}
VALUE OF FILE-ID IS { nama-data-1 }
 STATEMENT UNTUK OPERASI FILE SEQUENTIAL
Pernyataan dalam Cobol yang berhubungan dengan operasi file sequential
adalah:
1. Pernyataan OPEN
1. OPEN INPUT digunakan untuk membuka file yang isinya hendak dibaca.
2. OPEN OUTPUT digunakan untuk menciptakan file baru.
3. OPEN I-O memungkinkan data record di dalam file diperbaharui.
4. OPEN EXTEND digunakan untuk membuka file sequential dan isinya
dapat ditambah.
INPUT nama-file-1…….
OPEN OUTPUT nama-file-2……
I-O nama-file-3……
6
Extend nama-file-4……
2. Pernyataan CLOSE
Pernyataan ini digunakan untuk menutup file atau mengakhiri pemrosesan pada
file.
Bentuk Umum :
CLOSE { nama-file-1 } …
3. Pernyataan READ
Pernyataan ini digunakan untuk membaca data record yang dilakukan secara
berurutan (sequential). READ hanya dapat digunakan pada file yang dibuka
dengan model OPEN INPUT atau OPEN I-O.
Bentuk Umum :
READ nama-file-1 RECORD [ INTO nama-data ]
[ AT END statement-imperative-1 ]
Frase RECORD digunakan sebagai dokumentasi.
Frase INTO digunakan untuk menempatkan data record yang dibaca ke
identifier1
4. Pernyataan REWRITE
Pernyataan REWRITE digunakan untuk mengubah data record yang sudah ada
pada file. Pernyataan ini hanya dapat digunakan pada file disk yang dibuka
dengan model OPEN I-O.
Bentuk Umum :
REWRITE nama-record-1 [ FROM nama-data ]
Jika frase FROM disertakan, data dari identifier-1 yang akan menggantikan
record lama.
5. Pernyataan WRITE
Pernyataan ini digunakan untuk menuliskan data record baru ke file. Statement
WRITE hanya dapat digunakan pada file yang dibuka dengan model OPEN
OUTPUT atau OPEN EXTEND.
Bentuk Umum :
WRITE nama-record-1 [ FROM nama-data-1 ]
7
 STATUS FILE
Status file biasa dipakai dalam program untuk mendeteksi keberhasilan operasi
pada file. Misalnya pada operasi OPEN INPUT keberadaan file yang dibuka bisa
diperiksa melalui nilai pada file status.
KODE FILE STATUS :
00 : Operasi berhasil
10 : Akhir file
30 : File tidak ada
34 : Disk penuh
39 : Deskripsi antara file aktual dan program tidak sama
91 : Struktur rusak
8
3. Branching
Pada dasarnya pemrograman komputer adalah untuk keperluan manusia dalam
memenuhi kebutuhan dan kenginan hidupnya . Oleh sebab itu pemrogram komputer
identik dengan penyelesaian pekerjaan manusia keseharian . Kehidupan kita tidak
selamanya berjalan lurus , terkadang harus melakukan sebuah pilihan dari sebuah
keadaan, atau melakukan suatu pengujian kepada suatu kondisi agar kita dapat
mengambil suatu keputusan tentang jalan/arah yang akan kita ambil . Dalam
pemrograman kondisiseperti ini lazimnya disebut dengan “percabangan/branching” .
Dalam kondisi tertentu
mungkin kita melakukan lompatan atau melewatkan beberapa instruksi , dan
program akan berjalan sesuai kehendak kita jika program tersebut memenuhi syarat
yang kita tetapkan .
Dalam menerjemahkan sebuah algoritma percabangan , kita bisa melakukan sebuah
pendekatan penyelesaian yang berbeda untuk kasus yang sama dan berbeda untuk
kasus yang berlainan . Hal ini bergantung sejauh mana kita mampu melakukan
sebuah pendekatan yang paling efektif dan efisien . Hal lain yang penting yang
harus di perhatikan adalah bagaimana orang lain dengan mudah memahami alur
pemikiran kita(algoritma kita) dan mudah menggunakan apilkasi yang telah kita buat
.Setiap bahasa pemrograman memiliki ketentuan yang sedikit berbeda , namun
pada umumnya statement untuk percabangan adalah
- IF text expression THEN expression(s)
- IF text expression THEN expression(s) ELSE expression(s) 2
- IF text expression THEN
expression(s)
ENDIF
- IF text expression THEN
expression(s)
ELSE
expression(s) 2
ENDIF
Pencabangan/pengujian kondisi bukan hanya untuk memilih salah satu dari dua
kemungkinan yang harus dipilih , melainkan juga bisa memilih satu dari beberapa
keinginan /kemungkinan dari hal yang kita harapkan . Pada prinsipnya
pencabangan/pengujian merupakan sebuah kondisi atau syarat agar akhir program
yang kita buat sesuai tujuan dan benar hasilnya .
9
 Kesimpulan
- Branching adalah suatu kondisi dimana user akan memilih salah satu dari 2/lebih
alternatif jawaban yang ada .
- Pada saat kita dalam suatu pertanyaan/suatu kondisi maka akan terjadi 2 buah
pernyataan ( YA dan TIDAK )
- Jika hasil dari proses branching adalah ya/benar maka lanjut ke proses selanjutnya
atau cetak hasil dari kondisi tersebut
- Jika hasil dari proses btanching adalah tidak/salah maka hasil dari kondisi tersebut
tidak sesuai kondisi yang diminta atau memiliki hasil tersendiri yangberbeda dengan
kondisi yang ditanyakan .
- Branching tidak harus dilakukan sekali tetapi dapat dilakukan berulang sampai
mendapatkan hasil sesuai kondisi yang diminta .
- Prinsipnya pencabangan/pengujian/branching merupakan sebuah kondisi atau
syarat agar akhir program yang kita buat sesuai tujuan dan benar hasilnya
10
4.Looping (Pengulangan)
Loop atau perulangan adalah suatu bentuk kegiatan mengulang suatu
statement sampai batas yang diinginkan. Dalam pemograman Loop atau
perulangan sangat berguna sekali. Kegunaan sederhana dalam perulangan
terlukis seperti ini: Jika kita ingin menuliskan kata “saya ganteng” sebanyak
seribu kali maka kita harus membuat seribu baris kata “saya ganteng” dalam
kode pemrogaman kita. Tapi dengan adanya perulangan maka kita hanya
cukup menuliskan 5 sampai 7 baris kode saja. Dalam praktek sebenarnya,
tentu saja perulangan sangat membantu sekali. Misal untuk memuat seluruh
isi table dari sebuah database dimana datanya ingin kita tampilkan.
Loop atau perulangan dalam Java dapat dilakukan dengan 3 teknik:
• Perulangan dengan for
for (inisialisasi ekspresi; kondisi loop; ekspresi penambahan){
// pernyataan
}
Perulangan dengan teknik ini dikontrol oleh tiga bagian yang ada dalam tanda
kurung dan masing-masing bagian ini dipisahkan oleh titik-koma. Pada bagian
pertama(inisialisasi ekspresi), sebuah variabel akan di deklarasikan sebagai sebuah
titik awal dari perulangan, biasanya variable ini mempunyai tipe data integer atau
float. Sementara pada bagian kedua disinilah perulangan akan diperiksa apakah
masih memenuhi syarat atau tidak, jika masih memenuhi syarat maka statement
dibawahnya akan di eksekusi. Sedangkan bagian ketiga adalah bagian dimana jika
bagian kedua masih memenuhi syarat maka nilai variabel akan ditambahkan sesuai
dengan syarat yang dituliskan. Bagian ketiga ini secara otomatis akan tidak dibaca
oleh program jika kondisi pada bagian ke-dua sudah tidak lagi memenuhi syarat, dan
perulangan pun menjadi terhenti. Untuk lebih jelasnya perhatikan potongan contoh
berikut ini:
for (int i=0; i <=1000; i++){
System.out.println(“Saya Ganteng”);
}
Jika digambarkan jalannya program akan seperti ini: variable i akan di inisialisasi
pertama kali dan langsung diberi nilai 0, kemudian variable i tersebut akan diperiksa
pada bagian kedua, apakah i lebih kecil atau sama dengan 1000, jika nilai I pertama
kali adalah 0 maka pernyataan tersebut bernilai benar (true), sehingga bagian ketiga
pun di eksekusi dan kali ini nilai i menjadi sama dengan 1. setelah nilai i bertambah
menjadi 1 maka langkah selanjutnya program akan mengeksekusi baris pernyataan
11
yang ada didalam tanda kurung, program akan menuliskan ke layar “Saya Ganteng”.
Setelah itu kursor baris akan kembali lagi keatas ke posisi for lagi, namun inisialisasi
variabel dilewatkan dan langsung ke bagian kedua yaitu memeriksa apakah i
<=1000, dan jika masih memenuhi syarat maka bagian ketiga dan baris statement
pun di eksekusi kembali, demikian seterusnya hinga nilai variabel i sudah menjadi
sama dengan 1001. Jika nilai variabel i sudah tidak lagi memenuhi syarat bagian
kedua maka program akan tidak mengeksekusi bagian ketiga dan baris statement,
dan pada saat ini pula loop atau perulangan akan berhenti. Jika digambarkan dalam
diagram maka seperti inilah perulangan dengan for itu tergambar
 Perulangan dengan while.
while(ekspresi){
//statement
}
Perulangan dengan menggunakan teknik while ini sebenarnya adalah suatu bentuk
perulangan yang memodifikasi teknik pencabangan (branching) secara kasar.
Pernyataan yang ada didalam blok perulangan akan dieksekusi dengan cara
memeriksa ekspresi yang ada, sepanjang ekspresi bernilai true maka statement
akan terus di eksekusi. Variabel sebagai kontrol perulangan bentuk ini diinisialisai di
luar blok perulangan ini. Dan penambahan atau increment nilai variabel berada
12
didalam blok perulangan ini. Kelebihan perulangan dengan bentuk ini adalah
variabel yang dideklarasikan tidak hanya bertipe integer atau float saja namun bisa
juga bertipe boolean atau string. Perhatikan contoh program perulangan dengan
menggunakan bentuk ini yang memakai variabel bertipe integer sebagai kontrol
perulangannya:
int i=0;
while(i<=10000){
System.out.println(“Saya Ganteng”);
i++;
}
Sepanjang variable i bernilai lebih kecil sama dengan 1000 maka pernyataan
mencetak ke layar “Saya Ganteng” akan tetap terus di eksekusi. Yang harus kita
perhatikan jika kita menggunakan perulangan dengan teknik ini adalah bahwa
incremental variabel i harus ada, sebab jika tidak yang terjadi adalah perulangan
yang tidak pernah akan berhenti atau Invinitive Loop.
Kemudian mari kita lihat potongan kode yang variabel kontrolnya tidak
menggunakan integer atau float, berikut ini:
boolean ctrl =false;
int i = 0;
while(ctrl==false){
System.out.println(“Saya Ganteng”);
i++;
if(i == 1000){
ctrl = true;
}
}
Perhatikan pada potongan kode program tersebut. Pernyataan mencetak kelayar
“Saya Ganteng” akan terus dieksekusi selama variabel kontrol perulangan tersebut
masih bernilai false, sementara trigger untuk membuat variable bernilai true adalah
nilai variable i yang harus sampai dengan 1000.
13
Jika digambarkan dalam diagram maka sketsa perulangan dengan bentuk ini seperti
gambar berikut:
 Perulangan dengan do while
do{
//statement
}while(ekspresi);
Perulangan dengan bentuk seperti ini adalah perulangan dengan membalikkan
logika perulangan dengan teknik while. Dalam perulangan dengan bentuk ini,
pernyataan dieksekusi dulu, baru kemudian kondisi variabel kontrol perulangannya
diperiksa apakah memenuhi syarat atau tidak. Biar lebih mudah memahaminya mari
kita lihat potongan code program berikut ini:
int i=0;
do{
System.out.println(“Saya Ganteng”);
i++;
}while(i<=10000);
Variabel kontrol perulangan tetap diinisialisasi diluar blok perulangan dan harus
tetap bersifat incremental / bertambah dan letak incrementalnya ada dalam blok
14
perulangan. Secara logika maka diagram yang bisa menggambarkan proses
perulangan tersebut adalah:
Demikianlah pembahasan kita kali ini mengenai Perulangan atau Loop dalam
pemrograman Java.Ada beberapa hal yang bisa kita simpulkan dan kita catat dalam
pembahasan kali ini:
1. Dalam perulangan harus ada variable kontrol, dimana variabel tersebut yang
bertugas mengontrol perulangan hingga batas apa atau berapa perulangan bisa
dilakukan.
2. Variable kontrol harus bersifat incremental atau juga bersifat dapat dimodifikasi
sehingga perulangan dapat berjalan dengan semestinya.
3. Incremental atau modifikasi variabel kontrol berada dalam lingkup perulangan.
Point-point diatas menjadi konsep dasar pengertian kita akan makna Loop atau
perulangan dalam bahasa pemrograman.
15
5.Pascal
Pascal adalah bahasa tingkat tinggi(High Level Languange) yaitu bahasa
pemrograman yang mudah dipahami oleh bahasa manusia. Pascal merupakan
bahasa yang terstruktur tersusun atas sejumlah blok.Blok-blok yang kecil
selanjutnya dapat dapat dipakai untuk membuat blok yang lebih besar. Blok ini lebih
dikenal dengan sebutan subprogram, yang dibedakan atas prosedur dan fungsi.
Pascal Pertama kali di buat oleh Profesor Niklaus Wirth, seorang anggota
International Federation of Information Processing (IFIP) pada tahun 1971.
Kelebihan dari bahasa pemrograman Pascal adalah:
-Tipe Data Standar, tipe-tipe data standar yang telah tersedia pada kebanyakan
bahasa pemrograman. Pascal memiliki tipe data standar: boolean, integer, real,
char, string,
-User defined Data Types, programmer dapat membuat tipe data lain yang
diturunkan dari tipe data standar.
-Strongly-typed, programmer harus menentukan tipe data dari suatu variabel, dan
variabel tersebut tidak dapat dipergunakan untuk menyimpan tipe data selain dari
format yang ditentukan.
-Terstruktur, memiliki sintaks yang memungkinkan penulisan program dipecah
menjadi fungsi-fungsi kecil (procedure dan function) yang dapat dipergunakan
berulang-ulang.
-Sederhana dan Ekspresif, memiliki struktur yang sederhana dan sangat mendekati
bahasa manusia (bahasa Inggris) sehingga mudah dipelajari dan dipahami.
Kekurangan bahasa pascal :
-Versi awal Pascal kurang cocok untuk aplikasi bisnis karena dukungan basisdata
yang terbatas.
-Sintaks Pascal terlalu bertele-tele
-Tidak mendukung pemrograman berorientasi objek
-Pascal tidak fleksibel dan banyak kekurangan yang dibutuhkan untuk membuat
aplikasi yang besar.

Flowchart

  • 1.
    1 DAFTAR ISI 1. Flowchart...........................................................................................................................................2 Contoh program Flowchart .................................................................................................2  Simbol-simbol Flowchart.....................................................................................................2  Tabel Simbol-simbol Flowchart..........................................................................................3  Pseudocode: ...........................................................................................................................3  Aturan Penulisan Teks Algoritma......................................................................................4  Contoh Pseudocode: ............................................................................................................4 2. SEQUENTIAL...................................................................................................................................5  DEFINISI DATA DIVISION PADA FILE SEQUENTIAL....................................................5  STATEMENT UNTUK OPERASI FILE SEQUENTIAL .....................................................5 1. Pernyataan OPEN ..................................................................................................................5 2. Pernyataan CLOSE................................................................................................................6 3. Pernyataan READ ..................................................................................................................6 4. Pernyataan REWRITE...........................................................................................................6 5. Pernyataan WRITE.................................................................................................................6  STATUS FILE ...........................................................................................................................7 3. Branching..........................................................................................................................................8 4.Looping (Pengulangan)..................................................................................................................10 Loop atau perulangan adalah suatu bentuk kegiatan mengulang suatu statement sampai batas yang diinginkan. Dalam pemograman Loop atau perulangan sangat berguna sekali. Kegunaan sederhana dalam perulangan terlukis seperti ini: Jika kita ingin menuliskan kata “saya ganteng” sebanyak seribu kali maka kita harus membuat seribu baris kata “saya ganteng” dalam kode pemrogaman kita. Tapi dengan adanya perulangan maka kita hanya cukup menuliskan 5 sampai 7 baris kode saja. Dalam praktek sebenarnya, tentu saja perulangan sangat membantu sekali. Misal untuk memuat seluruh isi table dari sebuah database dimana datanya ingin kita tampilkan. Loop atau perulangan dalam Java dapat dilakukan dengan 3 teknik: ...........................................................................................................10 • Perulangan dengan for ...............................................................................................................10  Perulangan dengan while. .................................................................................................11  Perulangan dengan do while ............................................................................................13 5.Pascal...............................................................................................................................................15
  • 2.
    2 1. Flowchart. Flowchart adalahbagan-bagan yang mempunyai arus menggambarkan langkah- langkah penyelesaian suatu masala yang merupakan cara penyajian dari suatu algoritma. Ada 2 macam flowchart: - System flowchart: Urutan proses dalam system dengan menunjukkan alat media input, output serta jenis penyimpanan dalam proses pengolahan data. -Program flowchart: Urutan instruksi yang digambarkan dengan symbol tertentu untuk memecahkan masalah dalam suatu program.  Contoh program Flowchart  Simbol-simbol Flowchart 1. Flow Direction Symbols (simbol penghubung alur) 2. Processing Symbols (simbol proses) 3. Input-Output Symbols (simbol input-output)
  • 3.
    3  Tabel Simbol-simbolFlowchart  Pembuatan Flowchart 1. Tidak ada kaidah yang baku 2. Flowchart = gambaran hasil analisa suatu masalah 3. Flowchart dapat bervariasi antara satu pemrograman dengan pemrograman lainnya. 4. Secara garis besar ada 3 bagian utama: · Input · Proses · Output 5. Hindari pengulangan yang tidak perlu dan logika yang berbelit sehingga jalannya proses menjadi singkat 6. Jalannnya proses digambarkan dari atas ke bawah dan diberikan tanda panah untuk memperjelas. 7. Sebuah Flowchart diawali dari satu titik START dan diakhiri dengan End.  Pseudocode: 1. Diberikan nama dan nilai mahasiswa, jika nilai tersebut lebih besar atau sama dengan 60 maka mahasiswa tersebut dinyatakan lulus jika tidak maka dinyatakan tidak lulus. Deklarasi: Nama : String Nilai : Integer Keterangan : String
  • 4.
    4 Deskripsi: Read (nama, nilai) ifnilai >= 60 then Keterangan = 'lulus' else Keterangan = 'tidak lulus' write (nama, keterangan)  Aturan Penulisan Teks Algoritma 1. Judul Algoritma Bagian yang terdiri atas nama algoritma dan penjelasan (spesifikasi) tentang algoritma tersebut. Nama sebaiknya singkat dan menggambarkan apa yang dilakukan oleh algoritma tersebut. 2. Deklarasi Bagian untuk mendefinisikan semua nama yang digunakan di dalam program. Nama tersebut dapat berupa nama tetapan, peubah, tipe, prosedure, dan fungsi. 3. Deskripsi Bagian ini berisi uraian langkah-langkah penyelesaian masalah yang ditulis dengan menggunakan notasi yang akan dijelaskan selanjutnya.  Contoh Pseudocode: 1. Algoritma Luas_Keliling_Lingkaran (ini merupakan judul algoritma) { Menghitung luas dan keliling untuk ukuran jari-jari tertentu. Algoritma menerima masukkan jari-jari lingkaran, menghitung luas dan kelilingnya, dan mencetak luas lingkaran ke piranti keluaran } (ini spesifikasi algoritma) 2. Deklarasi const phi = 3.14 {nilai konstanta phi} R : real {jari-jari lingkaran} Luas : real {luas lingkaran} Keliling : real {keliling lingkaran} 3. Deskripsi Read (R) Luas = phi * R * R Keliling = 2 * phi * R Write (luas, keliling)
  • 5.
    5 2. SEQUENTIAL Organisasi filesecara urut (sequential file) memungkinkan pengaksesan record di file secara berurutan. Urutan data record yang direkamkan di file sama dengan urutan sewaktu data itu direkamkan. Urutan tidak berubah walaupun data baru ditambahkan. Data baru yang direkamkan akan menempati urutan record selanjutnya setelah record terakhir yang telah ada. Ada 2 macam organisasi file secara urut, yaitu : Sequential  mempunyai panjang record yang tetap, Line Sequential  bisa berbeda-beda, setiap record terdapat pembatas berupa carriage return (CR) dan line feed (LF).  DEFINISI ENVIRONMENT DIVISION PADA FILE SEQUENTIAL Pada Environment Division yang membedakan adalah dalam Input-Output Section pada file control. INPUT-OUTPUT SECTION FILE-CONTROL SELECT nama-file-1 ASSIGN TO DISK [ ORGANIZATION IS [LINE] SEQUENTIAL ] [ ACCESS MODE IS SEQUENTIAL ] [ FILE STATUS IS nama-data-1 ]  DEFINISI DATA DIVISION PADA FILE SEQUENTIAL Data Division pada file urut harus mengandung file description entry (fd) sebagai berikut: FD nama-file-1 LABEL { RECORD {ARE/IS} } {STANDARD} VALUE OF FILE-ID IS { nama-data-1 }  STATEMENT UNTUK OPERASI FILE SEQUENTIAL Pernyataan dalam Cobol yang berhubungan dengan operasi file sequential adalah: 1. Pernyataan OPEN 1. OPEN INPUT digunakan untuk membuka file yang isinya hendak dibaca. 2. OPEN OUTPUT digunakan untuk menciptakan file baru. 3. OPEN I-O memungkinkan data record di dalam file diperbaharui. 4. OPEN EXTEND digunakan untuk membuka file sequential dan isinya dapat ditambah. INPUT nama-file-1……. OPEN OUTPUT nama-file-2…… I-O nama-file-3……
  • 6.
    6 Extend nama-file-4…… 2. PernyataanCLOSE Pernyataan ini digunakan untuk menutup file atau mengakhiri pemrosesan pada file. Bentuk Umum : CLOSE { nama-file-1 } … 3. Pernyataan READ Pernyataan ini digunakan untuk membaca data record yang dilakukan secara berurutan (sequential). READ hanya dapat digunakan pada file yang dibuka dengan model OPEN INPUT atau OPEN I-O. Bentuk Umum : READ nama-file-1 RECORD [ INTO nama-data ] [ AT END statement-imperative-1 ] Frase RECORD digunakan sebagai dokumentasi. Frase INTO digunakan untuk menempatkan data record yang dibaca ke identifier1 4. Pernyataan REWRITE Pernyataan REWRITE digunakan untuk mengubah data record yang sudah ada pada file. Pernyataan ini hanya dapat digunakan pada file disk yang dibuka dengan model OPEN I-O. Bentuk Umum : REWRITE nama-record-1 [ FROM nama-data ] Jika frase FROM disertakan, data dari identifier-1 yang akan menggantikan record lama. 5. Pernyataan WRITE Pernyataan ini digunakan untuk menuliskan data record baru ke file. Statement WRITE hanya dapat digunakan pada file yang dibuka dengan model OPEN OUTPUT atau OPEN EXTEND. Bentuk Umum : WRITE nama-record-1 [ FROM nama-data-1 ]
  • 7.
    7  STATUS FILE Statusfile biasa dipakai dalam program untuk mendeteksi keberhasilan operasi pada file. Misalnya pada operasi OPEN INPUT keberadaan file yang dibuka bisa diperiksa melalui nilai pada file status. KODE FILE STATUS : 00 : Operasi berhasil 10 : Akhir file 30 : File tidak ada 34 : Disk penuh 39 : Deskripsi antara file aktual dan program tidak sama 91 : Struktur rusak
  • 8.
    8 3. Branching Pada dasarnyapemrograman komputer adalah untuk keperluan manusia dalam memenuhi kebutuhan dan kenginan hidupnya . Oleh sebab itu pemrogram komputer identik dengan penyelesaian pekerjaan manusia keseharian . Kehidupan kita tidak selamanya berjalan lurus , terkadang harus melakukan sebuah pilihan dari sebuah keadaan, atau melakukan suatu pengujian kepada suatu kondisi agar kita dapat mengambil suatu keputusan tentang jalan/arah yang akan kita ambil . Dalam pemrograman kondisiseperti ini lazimnya disebut dengan “percabangan/branching” . Dalam kondisi tertentu mungkin kita melakukan lompatan atau melewatkan beberapa instruksi , dan program akan berjalan sesuai kehendak kita jika program tersebut memenuhi syarat yang kita tetapkan . Dalam menerjemahkan sebuah algoritma percabangan , kita bisa melakukan sebuah pendekatan penyelesaian yang berbeda untuk kasus yang sama dan berbeda untuk kasus yang berlainan . Hal ini bergantung sejauh mana kita mampu melakukan sebuah pendekatan yang paling efektif dan efisien . Hal lain yang penting yang harus di perhatikan adalah bagaimana orang lain dengan mudah memahami alur pemikiran kita(algoritma kita) dan mudah menggunakan apilkasi yang telah kita buat .Setiap bahasa pemrograman memiliki ketentuan yang sedikit berbeda , namun pada umumnya statement untuk percabangan adalah - IF text expression THEN expression(s) - IF text expression THEN expression(s) ELSE expression(s) 2 - IF text expression THEN expression(s) ENDIF - IF text expression THEN expression(s) ELSE expression(s) 2 ENDIF Pencabangan/pengujian kondisi bukan hanya untuk memilih salah satu dari dua kemungkinan yang harus dipilih , melainkan juga bisa memilih satu dari beberapa keinginan /kemungkinan dari hal yang kita harapkan . Pada prinsipnya pencabangan/pengujian merupakan sebuah kondisi atau syarat agar akhir program yang kita buat sesuai tujuan dan benar hasilnya .
  • 9.
    9  Kesimpulan - Branchingadalah suatu kondisi dimana user akan memilih salah satu dari 2/lebih alternatif jawaban yang ada . - Pada saat kita dalam suatu pertanyaan/suatu kondisi maka akan terjadi 2 buah pernyataan ( YA dan TIDAK ) - Jika hasil dari proses branching adalah ya/benar maka lanjut ke proses selanjutnya atau cetak hasil dari kondisi tersebut - Jika hasil dari proses btanching adalah tidak/salah maka hasil dari kondisi tersebut tidak sesuai kondisi yang diminta atau memiliki hasil tersendiri yangberbeda dengan kondisi yang ditanyakan . - Branching tidak harus dilakukan sekali tetapi dapat dilakukan berulang sampai mendapatkan hasil sesuai kondisi yang diminta . - Prinsipnya pencabangan/pengujian/branching merupakan sebuah kondisi atau syarat agar akhir program yang kita buat sesuai tujuan dan benar hasilnya
  • 10.
    10 4.Looping (Pengulangan) Loop atauperulangan adalah suatu bentuk kegiatan mengulang suatu statement sampai batas yang diinginkan. Dalam pemograman Loop atau perulangan sangat berguna sekali. Kegunaan sederhana dalam perulangan terlukis seperti ini: Jika kita ingin menuliskan kata “saya ganteng” sebanyak seribu kali maka kita harus membuat seribu baris kata “saya ganteng” dalam kode pemrogaman kita. Tapi dengan adanya perulangan maka kita hanya cukup menuliskan 5 sampai 7 baris kode saja. Dalam praktek sebenarnya, tentu saja perulangan sangat membantu sekali. Misal untuk memuat seluruh isi table dari sebuah database dimana datanya ingin kita tampilkan. Loop atau perulangan dalam Java dapat dilakukan dengan 3 teknik: • Perulangan dengan for for (inisialisasi ekspresi; kondisi loop; ekspresi penambahan){ // pernyataan } Perulangan dengan teknik ini dikontrol oleh tiga bagian yang ada dalam tanda kurung dan masing-masing bagian ini dipisahkan oleh titik-koma. Pada bagian pertama(inisialisasi ekspresi), sebuah variabel akan di deklarasikan sebagai sebuah titik awal dari perulangan, biasanya variable ini mempunyai tipe data integer atau float. Sementara pada bagian kedua disinilah perulangan akan diperiksa apakah masih memenuhi syarat atau tidak, jika masih memenuhi syarat maka statement dibawahnya akan di eksekusi. Sedangkan bagian ketiga adalah bagian dimana jika bagian kedua masih memenuhi syarat maka nilai variabel akan ditambahkan sesuai dengan syarat yang dituliskan. Bagian ketiga ini secara otomatis akan tidak dibaca oleh program jika kondisi pada bagian ke-dua sudah tidak lagi memenuhi syarat, dan perulangan pun menjadi terhenti. Untuk lebih jelasnya perhatikan potongan contoh berikut ini: for (int i=0; i <=1000; i++){ System.out.println(“Saya Ganteng”); } Jika digambarkan jalannya program akan seperti ini: variable i akan di inisialisasi pertama kali dan langsung diberi nilai 0, kemudian variable i tersebut akan diperiksa pada bagian kedua, apakah i lebih kecil atau sama dengan 1000, jika nilai I pertama kali adalah 0 maka pernyataan tersebut bernilai benar (true), sehingga bagian ketiga pun di eksekusi dan kali ini nilai i menjadi sama dengan 1. setelah nilai i bertambah menjadi 1 maka langkah selanjutnya program akan mengeksekusi baris pernyataan
  • 11.
    11 yang ada didalamtanda kurung, program akan menuliskan ke layar “Saya Ganteng”. Setelah itu kursor baris akan kembali lagi keatas ke posisi for lagi, namun inisialisasi variabel dilewatkan dan langsung ke bagian kedua yaitu memeriksa apakah i <=1000, dan jika masih memenuhi syarat maka bagian ketiga dan baris statement pun di eksekusi kembali, demikian seterusnya hinga nilai variabel i sudah menjadi sama dengan 1001. Jika nilai variabel i sudah tidak lagi memenuhi syarat bagian kedua maka program akan tidak mengeksekusi bagian ketiga dan baris statement, dan pada saat ini pula loop atau perulangan akan berhenti. Jika digambarkan dalam diagram maka seperti inilah perulangan dengan for itu tergambar  Perulangan dengan while. while(ekspresi){ //statement } Perulangan dengan menggunakan teknik while ini sebenarnya adalah suatu bentuk perulangan yang memodifikasi teknik pencabangan (branching) secara kasar. Pernyataan yang ada didalam blok perulangan akan dieksekusi dengan cara memeriksa ekspresi yang ada, sepanjang ekspresi bernilai true maka statement akan terus di eksekusi. Variabel sebagai kontrol perulangan bentuk ini diinisialisai di luar blok perulangan ini. Dan penambahan atau increment nilai variabel berada
  • 12.
    12 didalam blok perulanganini. Kelebihan perulangan dengan bentuk ini adalah variabel yang dideklarasikan tidak hanya bertipe integer atau float saja namun bisa juga bertipe boolean atau string. Perhatikan contoh program perulangan dengan menggunakan bentuk ini yang memakai variabel bertipe integer sebagai kontrol perulangannya: int i=0; while(i<=10000){ System.out.println(“Saya Ganteng”); i++; } Sepanjang variable i bernilai lebih kecil sama dengan 1000 maka pernyataan mencetak ke layar “Saya Ganteng” akan tetap terus di eksekusi. Yang harus kita perhatikan jika kita menggunakan perulangan dengan teknik ini adalah bahwa incremental variabel i harus ada, sebab jika tidak yang terjadi adalah perulangan yang tidak pernah akan berhenti atau Invinitive Loop. Kemudian mari kita lihat potongan kode yang variabel kontrolnya tidak menggunakan integer atau float, berikut ini: boolean ctrl =false; int i = 0; while(ctrl==false){ System.out.println(“Saya Ganteng”); i++; if(i == 1000){ ctrl = true; } } Perhatikan pada potongan kode program tersebut. Pernyataan mencetak kelayar “Saya Ganteng” akan terus dieksekusi selama variabel kontrol perulangan tersebut masih bernilai false, sementara trigger untuk membuat variable bernilai true adalah nilai variable i yang harus sampai dengan 1000.
  • 13.
    13 Jika digambarkan dalamdiagram maka sketsa perulangan dengan bentuk ini seperti gambar berikut:  Perulangan dengan do while do{ //statement }while(ekspresi); Perulangan dengan bentuk seperti ini adalah perulangan dengan membalikkan logika perulangan dengan teknik while. Dalam perulangan dengan bentuk ini, pernyataan dieksekusi dulu, baru kemudian kondisi variabel kontrol perulangannya diperiksa apakah memenuhi syarat atau tidak. Biar lebih mudah memahaminya mari kita lihat potongan code program berikut ini: int i=0; do{ System.out.println(“Saya Ganteng”); i++; }while(i<=10000); Variabel kontrol perulangan tetap diinisialisasi diluar blok perulangan dan harus tetap bersifat incremental / bertambah dan letak incrementalnya ada dalam blok
  • 14.
    14 perulangan. Secara logikamaka diagram yang bisa menggambarkan proses perulangan tersebut adalah: Demikianlah pembahasan kita kali ini mengenai Perulangan atau Loop dalam pemrograman Java.Ada beberapa hal yang bisa kita simpulkan dan kita catat dalam pembahasan kali ini: 1. Dalam perulangan harus ada variable kontrol, dimana variabel tersebut yang bertugas mengontrol perulangan hingga batas apa atau berapa perulangan bisa dilakukan. 2. Variable kontrol harus bersifat incremental atau juga bersifat dapat dimodifikasi sehingga perulangan dapat berjalan dengan semestinya. 3. Incremental atau modifikasi variabel kontrol berada dalam lingkup perulangan. Point-point diatas menjadi konsep dasar pengertian kita akan makna Loop atau perulangan dalam bahasa pemrograman.
  • 15.
    15 5.Pascal Pascal adalah bahasatingkat tinggi(High Level Languange) yaitu bahasa pemrograman yang mudah dipahami oleh bahasa manusia. Pascal merupakan bahasa yang terstruktur tersusun atas sejumlah blok.Blok-blok yang kecil selanjutnya dapat dapat dipakai untuk membuat blok yang lebih besar. Blok ini lebih dikenal dengan sebutan subprogram, yang dibedakan atas prosedur dan fungsi. Pascal Pertama kali di buat oleh Profesor Niklaus Wirth, seorang anggota International Federation of Information Processing (IFIP) pada tahun 1971. Kelebihan dari bahasa pemrograman Pascal adalah: -Tipe Data Standar, tipe-tipe data standar yang telah tersedia pada kebanyakan bahasa pemrograman. Pascal memiliki tipe data standar: boolean, integer, real, char, string, -User defined Data Types, programmer dapat membuat tipe data lain yang diturunkan dari tipe data standar. -Strongly-typed, programmer harus menentukan tipe data dari suatu variabel, dan variabel tersebut tidak dapat dipergunakan untuk menyimpan tipe data selain dari format yang ditentukan. -Terstruktur, memiliki sintaks yang memungkinkan penulisan program dipecah menjadi fungsi-fungsi kecil (procedure dan function) yang dapat dipergunakan berulang-ulang. -Sederhana dan Ekspresif, memiliki struktur yang sederhana dan sangat mendekati bahasa manusia (bahasa Inggris) sehingga mudah dipelajari dan dipahami. Kekurangan bahasa pascal : -Versi awal Pascal kurang cocok untuk aplikasi bisnis karena dukungan basisdata yang terbatas. -Sintaks Pascal terlalu bertele-tele -Tidak mendukung pemrograman berorientasi objek -Pascal tidak fleksibel dan banyak kekurangan yang dibutuhkan untuk membuat aplikasi yang besar.