DISRIBUTED
STORAGE
Cloud Compouting | Dosen Pengampu :
M. Syahid Nur Wahid, M.Pd
Kelompok 2
1.Muhammad Aditya Eka Putra
2.Nur Falina Galy
3.Riza Rusydi
4.Muh Alwi
5.Multazam
6. Safira
7.Amriani
DISTRIBUTED STORAGE IN CLOUD
COMPUTING
Penyimpanan terdistribusi adalah komponen penting dari
komputasi awan. Hal ini memungkinkan solusi penyimpanan
yang terukur, andal, dan hemat biaya untuk data dalam jumlah
besar.
PENGANTAR PENYIMPANAN
TERDISTRIBUSI
Penyimpanan terdistribusi melibatkan penyimpanan data di
beberapa server atau node. Hal ini mendistribusikan beban
kerja dan memberikan redundansi, memastikan ketersediaan
data bahkan jika beberapa node gagal.
SKALABILITAS
Sistem penyimpanan terdistribusi dapat
dengan mudah diskalakan secara horizontal
dengan menambahkan lebih banyak node
untuk mengakomodasi volume data yang
terus bertambah.
KETERSEDIAAN
TINGGI
Redundansi dan replikasi data di beberapa
node memastikan aksesibilitas data bahkan
jika terjadi kegagalan node.
EFEKTIVITAS BIAYA
Penyimpanan terdistribusi memanfaatkan
perangkat keras komoditas, mengurangi biaya
infrastruktur dibandingkan dengan
penyimpanan terpusat tradisional.
REPLIKASI DATA
PARTISI DATA
MODEL KONSISTENSI
Beberapa salinan data disimpan di beberapa
node yang berbeda, sehingga meningkatkan
ketersediaan data dan toleransi kesalahan.
Data dibagi menjadi potongan-potongan yang
lebih kecil, didistribusikan ke berbagai node
yang berbeda, meningkatkan skalabilitas dan
mengurangi beban penyimpanan pada
masing-masing node.
Model konsistensi yang berbeda menentukan
bagaimana pembaruan data disebarkan di
seluruh node, yang memengaruhi konsistensi
dan kinerja data.
KONSEP DASAR PENYIMPANAN
TERDISTRIBUSI
Penyimpanan terdistribusi menggunakan berbagai konsep
untuk mencapai tujuannya. Ini termasuk replikasi data, partisi
data, dan model konsistensi.
LAPISAN KLIEN
LAPISAN METADATA
LAPISAN DATA
Beberapa salinan data disimpan di beberapa
node yang berbeda, sehingga meningkatkan
ketersediaan data dan toleransi kesalahan.
Mengelola metadata yang terkait dengan
data, termasuk lokasi, kepemilikan, dan izin
akses.
Menyimpan data aktual di beberapa node,
memastikan ketersediaan dan skalabilitas
data.
ARSITEKTUR PENYIMPANAN
TERDISTRIBUSI
Sistem penyimpanan terdistribusi biasanya dirancang dalam
arsitektur berlapis, dengan komponen yang bertanggung jawab
untuk penyimpanan data, manajemen, dan kontrol akses.
MANFAAT PENYIMPANAN
TERDISTRIBUSI
Skalabilitas yang Ditingkatkan
Mengakomodasi volume data yang
terus bertambah dengan mudah
dengan menambahkan lebih banyak
node.
Peningkatan Ketersediaan
Redundansi dan replikasi data
memastikan akses yang
berkelanjutan bahkan jika terjadi
kegagalan.
Mengurangi Biaya
Memanfaatkan perangkat keras
komoditas, meminimalkan investasi
infrastruktur.
Peningkatan Kinerja
Mendistribusikan data di beberapa
node akan mengurangi beban pada
masing-masing server, sehingga
meningkatkan kinerja secara
keseluruhan.
Replikasi Geografis untuk Ketersediaan
Globa
Meningkatkan Ketersediaan dan
Ketahanan Data
Teknik Erasure Coding dan RAID
01 - BRANDING
02 - WEBSITE
03 - SOCIAL MEDIA
Peran Replikasi Data dalam Meningkatkan
Efisiensi dan Ketahanan
Meningkatkan Ketersediaan dan
Ketahanan Data
Strategi replikasi dapat diterapkan
tergantung pada kebutuhan spesifik dari
sistem penyimpanan terdistribus
2. Asynchronous Replication
1.Synchronous
Replication
3. Master-Slave Replication
03 - SOCIAL MEDIA
4. Multi-Master Replication
Keunggulan distributed storage dibandingkan dengan
arsitektur penyimpanan tradisonal dalam hal
skalabilitas dan fleksibilitas akses data.
3. Keunggulan Distributed Storage
Salah satunya adalah kemampuannya untuk menampung data yang sangat besar.
Karena data didistribusikan di beberapa node, sistem ini sangat cocok untuk
mengelola dataset besar yang terus berkembang, seperti yang biasa ditemukan di
aplikasi big data atau cloud.
1.Skalabilitas
Salah satu keunggulannya adalah skalabilitas horizontal, yang memungkinkan
penambahan node (server) baru ke dalam sistem tanpa perlu perubahan arsitektur
yang signifikan.
2. Fleksibilitas
Distributed Storage menawarkan banyak keunggulan. Salah satunya adalah
aksesibilitas. Sistem ini memungkinkan data diakses dari berbagai lokasi dan
perangkat, sering kali melalui antarmuka sederhana seperti API atau web interface.
4. Keunggulan Penyimpanan Tradisional
Keunggulan dalam hal kesederhanaan konfigurasi dan biaya awal yang lebih rendah
untuk implementasi skala kecil, keunggulan ini menjadi terbatas ketika sistem perlu di-
upgrade
MEKANISME PERLINDUNGAN DISTRIBUTED STORAGE
DALAM MENGHADAPI KEGAGALAN PERANGKAT
KERAS DAN SERANGAN SIBER
2. erlindungan terhadap
Serangan Siber
SOCIAL MEDIA
1.Perlindungan terhadap
Kegagalan Perangkat
Keras
WEBSITE
3. Contoh Implementasi di
Sistem Distributed Storage
4. Tantangan dan
Pertimbangan
Kesimpulan
Sistem penyimpanan terdistribusi menawarkan banyak
keuntungan dibandingkan dengan penyimpanan tradisional,
termasuk skalabilitas, fleksibilitas, dan ketahanan data. Dengan
menyebarkan data di beberapa node, sistem ini tidak hanya
mampu menangani volume data yang besar tetapi juga
memberikan ketersediaan tinggi dan toleransi terhadap kegagalan
perangkat keras. Replikasi data memainkan peran kunci dalam
meningkatkan efisiensi dan ketahanan, dengan metode seperti
replikasi sinkron dan asinkron serta teknik tambahan seperti
erasure coding untuk memastikan data tetap tersedia dan
konsisten.
THANK YOU

distributed storage kelompokjjfjj 2.pptx

  • 1.
    DISRIBUTED STORAGE Cloud Compouting |Dosen Pengampu : M. Syahid Nur Wahid, M.Pd
  • 2.
    Kelompok 2 1.Muhammad AdityaEka Putra 2.Nur Falina Galy 3.Riza Rusydi 4.Muh Alwi 5.Multazam 6. Safira 7.Amriani
  • 3.
    DISTRIBUTED STORAGE INCLOUD COMPUTING Penyimpanan terdistribusi adalah komponen penting dari komputasi awan. Hal ini memungkinkan solusi penyimpanan yang terukur, andal, dan hemat biaya untuk data dalam jumlah besar.
  • 4.
    PENGANTAR PENYIMPANAN TERDISTRIBUSI Penyimpanan terdistribusimelibatkan penyimpanan data di beberapa server atau node. Hal ini mendistribusikan beban kerja dan memberikan redundansi, memastikan ketersediaan data bahkan jika beberapa node gagal. SKALABILITAS Sistem penyimpanan terdistribusi dapat dengan mudah diskalakan secara horizontal dengan menambahkan lebih banyak node untuk mengakomodasi volume data yang terus bertambah. KETERSEDIAAN TINGGI Redundansi dan replikasi data di beberapa node memastikan aksesibilitas data bahkan jika terjadi kegagalan node. EFEKTIVITAS BIAYA Penyimpanan terdistribusi memanfaatkan perangkat keras komoditas, mengurangi biaya infrastruktur dibandingkan dengan penyimpanan terpusat tradisional.
  • 5.
    REPLIKASI DATA PARTISI DATA MODELKONSISTENSI Beberapa salinan data disimpan di beberapa node yang berbeda, sehingga meningkatkan ketersediaan data dan toleransi kesalahan. Data dibagi menjadi potongan-potongan yang lebih kecil, didistribusikan ke berbagai node yang berbeda, meningkatkan skalabilitas dan mengurangi beban penyimpanan pada masing-masing node. Model konsistensi yang berbeda menentukan bagaimana pembaruan data disebarkan di seluruh node, yang memengaruhi konsistensi dan kinerja data. KONSEP DASAR PENYIMPANAN TERDISTRIBUSI Penyimpanan terdistribusi menggunakan berbagai konsep untuk mencapai tujuannya. Ini termasuk replikasi data, partisi data, dan model konsistensi.
  • 6.
    LAPISAN KLIEN LAPISAN METADATA LAPISANDATA Beberapa salinan data disimpan di beberapa node yang berbeda, sehingga meningkatkan ketersediaan data dan toleransi kesalahan. Mengelola metadata yang terkait dengan data, termasuk lokasi, kepemilikan, dan izin akses. Menyimpan data aktual di beberapa node, memastikan ketersediaan dan skalabilitas data. ARSITEKTUR PENYIMPANAN TERDISTRIBUSI Sistem penyimpanan terdistribusi biasanya dirancang dalam arsitektur berlapis, dengan komponen yang bertanggung jawab untuk penyimpanan data, manajemen, dan kontrol akses.
  • 7.
    MANFAAT PENYIMPANAN TERDISTRIBUSI Skalabilitas yangDitingkatkan Mengakomodasi volume data yang terus bertambah dengan mudah dengan menambahkan lebih banyak node. Peningkatan Ketersediaan Redundansi dan replikasi data memastikan akses yang berkelanjutan bahkan jika terjadi kegagalan. Mengurangi Biaya Memanfaatkan perangkat keras komoditas, meminimalkan investasi infrastruktur. Peningkatan Kinerja Mendistribusikan data di beberapa node akan mengurangi beban pada masing-masing server, sehingga meningkatkan kinerja secara keseluruhan.
  • 8.
    Replikasi Geografis untukKetersediaan Globa Meningkatkan Ketersediaan dan Ketahanan Data Teknik Erasure Coding dan RAID 01 - BRANDING 02 - WEBSITE 03 - SOCIAL MEDIA Peran Replikasi Data dalam Meningkatkan Efisiensi dan Ketahanan Meningkatkan Ketersediaan dan Ketahanan Data
  • 9.
    Strategi replikasi dapatditerapkan tergantung pada kebutuhan spesifik dari sistem penyimpanan terdistribus 2. Asynchronous Replication 1.Synchronous Replication 3. Master-Slave Replication 03 - SOCIAL MEDIA 4. Multi-Master Replication
  • 10.
    Keunggulan distributed storagedibandingkan dengan arsitektur penyimpanan tradisonal dalam hal skalabilitas dan fleksibilitas akses data. 3. Keunggulan Distributed Storage Salah satunya adalah kemampuannya untuk menampung data yang sangat besar. Karena data didistribusikan di beberapa node, sistem ini sangat cocok untuk mengelola dataset besar yang terus berkembang, seperti yang biasa ditemukan di aplikasi big data atau cloud. 1.Skalabilitas Salah satu keunggulannya adalah skalabilitas horizontal, yang memungkinkan penambahan node (server) baru ke dalam sistem tanpa perlu perubahan arsitektur yang signifikan. 2. Fleksibilitas Distributed Storage menawarkan banyak keunggulan. Salah satunya adalah aksesibilitas. Sistem ini memungkinkan data diakses dari berbagai lokasi dan perangkat, sering kali melalui antarmuka sederhana seperti API atau web interface. 4. Keunggulan Penyimpanan Tradisional Keunggulan dalam hal kesederhanaan konfigurasi dan biaya awal yang lebih rendah untuk implementasi skala kecil, keunggulan ini menjadi terbatas ketika sistem perlu di- upgrade
  • 11.
    MEKANISME PERLINDUNGAN DISTRIBUTEDSTORAGE DALAM MENGHADAPI KEGAGALAN PERANGKAT KERAS DAN SERANGAN SIBER 2. erlindungan terhadap Serangan Siber SOCIAL MEDIA 1.Perlindungan terhadap Kegagalan Perangkat Keras WEBSITE 3. Contoh Implementasi di Sistem Distributed Storage 4. Tantangan dan Pertimbangan
  • 12.
    Kesimpulan Sistem penyimpanan terdistribusimenawarkan banyak keuntungan dibandingkan dengan penyimpanan tradisional, termasuk skalabilitas, fleksibilitas, dan ketahanan data. Dengan menyebarkan data di beberapa node, sistem ini tidak hanya mampu menangani volume data yang besar tetapi juga memberikan ketersediaan tinggi dan toleransi terhadap kegagalan perangkat keras. Replikasi data memainkan peran kunci dalam meningkatkan efisiensi dan ketahanan, dengan metode seperti replikasi sinkron dan asinkron serta teknik tambahan seperti erasure coding untuk memastikan data tetap tersedia dan konsisten.
  • 13.