MATERI
Dasar PHP
Materi penjelasan tentang PHP apa itu ?
apa saja yang diperlukan untuk membuatnya?
Bagaimana memulai mempelajarijnya
KATEGORI
Research team : Web Programing > PHP (Pemula)
OLEH
Yusuf Akhsan H. / @yussan_id
Yogyakarta 16 Juni 2014
Bahasa Indonesia
TENTANG
PHP adalah singkatan dari PHP merupakan sebuah bahasa pemrograman server side
scripting, program yang dieksekusi di server, jadi client hanya bisa melihat dan merasakan
hasil dari eksekusinya melalui browser.
Pelajaran pada materi kalini adalah sebagai berikut :
• STARTING
• VARIABLE
• CONDITIONAL
• LOOPING
• DATABASE CONECTION
• PHP + HTML
STARTING
PHP adalah bahasa pemrograman server side scripting , untuk itu sebelum memulai
belajar PHP yang pertama kita butuhkan adalah servernya, terutama server web. Disini
saya menggunakan XAMPP, karena support banyak platform mulai dari Linux, Mac, dan
Windows. Untuk mendownloadnya silahkan download di link berikut :
Disini id+more menggunakan sistem operasi Linux Ubuntu 14.04, dan menggunakan
XAMPP versi Linux. Setelah download, jalankan servicenya yang meliputi apache(sebagai
web server) dan mysql(sebagai database server).
Untuk cek apakah Apache dan mysql sudah berjalan, silahkan buka browser anda (kami
menggunakan Google Chrome for Linux), selanjutnya masuk ke alamat http://locahost,
jika tampilannya sudah mirip dengan gambar dibawah, maka server web sudah berjalan
dengan normal.
Untuk cek database server silahkan buka alamat http://locahost/phpmyadmin jika sudah
sama dengan tampilan dibawah, maka mysql server sudah berjalan tanpa kendala.
"membuka http://locahost sama dengan membuka isi dalam direktori htdocs yang
ada di hasil instalasi XAMPP. Membuka halaman XAMPP secara otomatis, karena
didalam folder htdocs terdapat file index.php , agar ketika buka http://locahost
langsung menampilkan isi dalam direktori, rename index.php menjadi selain
index.php misal indux.php".
Selanjutnya, siapkan teks editor andalan masing-masing, disini kamu menggunakan
sublime-text, karena ringan, banyak pengguna dan multi paltform. Selain itu sublime-
text juga bisa membuka satu direktori secara penuh.
Sebelum memasuki bab pertama, silahkan buat terlebih dahulu direktori di folder
htdocs, disini kami beri nama "id+more". Selanjutnya buka direktori id more dengan
sublime text di menu "file>open folder".
Untuk testing, buka direktori tersebut menggunakan localhost, jika bisa terbaca maka
seperti inilah hasil akhirnya.
*)lanjut ke materi berikutnya
Variabel
ateri yang akan kita bahas pada bab ini adalah belajar mengenai variabel,
bagaimana membuatnya, bagaiman mengoperasikannya, dan bagaimana untuk
menampilkannya.Varianel merupakan tempat penyimpanan data sementara
yang hasilnya akan ditunjukan kepada user sebagai hasil akhir.
M
Dalam direktori id+more yang telah kita buat tadi, silahkan buat satu buah file baru
dengan nama index.php,
*)tips : untuk mempermudah manajemen file dan direktori, silahkan menggunakan sublime text, untuk
membuat file silahkan klik kanan direktori di bagian sidebar dan vamasukan nama+ekstensinya, untuk
membuat direktori baru, lakukan cara yang sama.
File index.php telah terbuat, kini kita akan membuat variabel kemudian menampilkan
hasilnya didalam browser. Tuliskan baris kode dibawah ini (penjelasan kode ada dibagian
komentar) :
<?php  //tag pembuka PHP
$nama = "yussan"; //membuat variabel nama, tipe data string, 
isi "yussan"
$umur = 21; //membuat variabel umur, tipe data integer, isi 
21
$status  = true; //membuat variabel status, tipe data 
boolean, isi true
//tag penutup PHP ?>
Variabel umum
Untuk koding PHP pastikan kode berada didalam tag <?php … ?>, jika berada diluar tag
tersebut, maka server tidak akan mengeksekusi baris PHP yang telah kita tulis. Baris
kode diatas bertujuan untuk membuat variabel baru kemudian mengisi variabel dengan
tipe data tertentu. Untuk membuat variabel di PHP cukup mudah, dimulai dengan tanda
'$' Dollar, kemudian diikuti dengan nama variabel, kita tidak perlu mendeklarisasi tipe
apakah variabel tersebut, secara otomatis variabel akan dikonvert sesuai denan isi
variabbeelnya, jika kita isi string (ditandai dengan tanda petik) maka variabel otomatis
bertipe string, berlaku untuk tipe-tipe lainnya.
Karena belum kita testing, maka tidak hasil yang bisa kita lihat di browser, untuk
menampilkannya kita gunakan syntax echo. Tambahkan perintah echo dibawah deklarasi
variabel tersebut.
...
echo $nama.'<br/>'; //<br/>adalah tag html untuk spasi antar baris
echo $umur.'<br/>';
echo $status.'<br/>';
?>
Maka hasilnya adalah sebagai berikut :
Manajemen Variabel bertipe String
Pelajaran berikutnya adalah bagaimana untuk menggabung banyak variabel string
menjadi sebuah kalimat yang bersambung, dan kolaborasi dengan string yang dibuat
tanpa menggunakan variabel.
Latihan kita buat baru tag PHPnya :
<?php
//deklarasi variabel
$name = "yussan";
$car_production = "Porche";
$car_type = "Porche GT";
$curency = "$";
$value = 4000;
//menampilkan data
echo "Result data name is ".$name.", had a car from ".
$car_production.", type ".$car_type.", and value ".$curency.
$value; //kombinasi string dan variabel
?>
hasil :
Untuk string kita tuliskan dengan “”(double quotes), dan untuk menghubungkan dengan
variabel menggunakan . (dot), Didalam penggunaan echo penggunaan “”(double quotes)
dan ''(single quotes) sangatlah diperhatikan, karena mempunyai arti yang berbeda.
<?php
$nama = "yussan</br>"; 
echo $nama; 
echo "$nama"; 
echo '$nama';
?>
Yang ingin saya tampilkan adalah menampilkan data didalam variabel nama. Hasil yang
ditampilkan oleh browser adalah sebagai berikut.
Kesimpulannya, echo menggunakan “...” pada variabel akan menampilkan datanya,
sedang jika menggunakan '..' akan menampilkan sebagai string.
Manajemen Variabel bertipe Number
Seperti yang sudah saya jelaskan sebelumnya kita tidak perlu mendeklarasikan apakah
varibel ini termasuk string, number, atau boolean, cukup kita isi dengan data yang sesuai
maka tipe dari variable tersebut secara otomatis akan menyesuaikan.
<?php 
//variabel string 
$buah1 = "anggur"; 
$buah2 = "apel"; 
$buah3 = "pisang"; 
$curency = "$"; 
//variabel number 
$valuebuah1 = 4; //variabel integer 
$valuebuah2 = 3; //variabel integer 
$valuebuah3 = 2.5; //variabel float 
$total = $valuebuah1 + $valuebuah2 + 
$valuebuah3;//penjumlahan 
//menampilkan data 
echo "<strong>Daftar harga Buah</strong>:<br/>"; 
echo "Buah 1 : ".$buah1." ".$curency.$valuebuah1."<br/>"; 
echo "Buah 2 : ".$buah2." ".$curency.$valuebuah2."<br/>"; 
echo "Buah 3 : ".$buah3." ".$curency.$valuebuah3."<br/>"; 
echo "Total Harga ".$curency.$total; 
?>
Hasil yang diperoleh :
Manajemen Variabel bertype Boolean
Variabel boolean biasa digunakan ketika sudah berhadapan dengan conditional , untuk
dasar penggunaan dari variabel boolean perhatikan sintak dibawah ini.
<?php 
$nama = "yussan"; 
$nikah = false; //boolena variabel 
if($nikah) { //true 
echo $nama." sudah menikah"; 
} else { //false 
echo $nama." belum menikah"; 
} 
?>
*)Jika tidak ada deklarasi lebih didalam if(), maka secara otomatis, if akan memberi nilai default true.
Manajemen array
Array atau larik sangatlah penting dalam bahasa pemrograman, karena fungsinya
sebagai penyimpan banyak data dalam satu variabel, sehingga memudahkan dalam
pemanggilan datanya. Didalam PHP kita bisa memberikan nama indeks bebas sesuai
dengan keinginan pembuatannya, defaultnya indeks dalam array PHP berisi nilai angka
1,2,3 ,contoh : nama[0],...dst. Atau menggunakan indeks buatan sendiri. Contoh :
nama[namalengkap],...dst. Untuk lebih jelasnya mari perhatikan beberapa sintak dibawah
ini.
<?php 
$nama1 = array('yussan', 'robert', 'kamsen');//menggunakan 
indeks default 
$nama2 = array('murid1' => 'yussan','murid2' => 
'robert','murid3' => 'kamsen');//menggunakan indeks buatan sendiri
print_r($nama1);//menampilkan semua data $nama1 
echo "<br/>"; 
print_r($nama2);//menampilkan semua data $nama2 
?>
hasilnya :
Untuk membuat array fungsi yang digunakan adalah array(), bari kemudian kita isi
dengan indeks dan datanya, untuk menampilkan semua isi array secara lengkap adalah
dengan menggunakan print_r(). Untuk menampikan satu data tertentu dengan
menggunakan array bisa menggunakan echo() nama variabel dan indeksnya, contoh :
…
echo $nama2['murid1'];
…
Maka hasil yang akan kita dapatkan adalah “yusan”;
CONDITIONAL
Menggunakan IF
Ada 2 kondisi yang diketahui dengan menggunakan if, yaitu true dan false. Untuk contoh
materi dibawah ini adalah cek kualitas dari bahan. Jika nilai kualitasnya diatas atau 50
maka layak buat dijual, dibawah 50 maka tidak layak dijual.
<?php  
$barang= "Milky Tea"; 
$nilai= 40; 
if($nilai>=50){ 
echo $barang." layak untuk dijual"; 
} else { 
echo $barang." tidak layak untuk dijual"; 
} 
?>
Menggunakan Switch
<?php  
$post= "Keunikan Batu"; 
$rate= 4; 
switch ($rate) { 
case 1: 
$rating = "buruk"; 
break; 
case 2: 
$rating = "sedang"; 
break; 
case 3: 
$rating = "biasa"; 
break; 
case 4: 
$rating = "baik"; 
break; 
case 5: 
$rating = "sangat baik"; 
break; 
default: 
$rating = "tidak ada rating"; 
break; 
} 
echo $post." mendapat rating ".$rating; 
?>
Dari sintak diatas bisa kita ketahui post “Keunikan batu mendapat nilai 4”, jika nilai 4
dikonversi menjadi huruf, makan akan menampilkan baik menurut sintak switch diatas.
LOOPING
Looping / perulangan , memungkinkan program cukup menggunakan satu fungsi
yang sama untuk dijalankan pada sintak lainnya, dengan cara mengulang proses
hingga sampai pada kondisi yang diinginkan. Bab kali ini ada 3 metode yang akan kita
gunakan yaitu for, while, dan foreach.
Menggunakan While
Disini kita akan membuat fungsi yang bisa menampilkan dari agka 0 sampai 10 dengan
menggunakan fungsi perulangan WHILE.
<?php 
$i = 0; 
while ( $i <= 10) { 
echo $i."<br/>"; 
$i++; 
} 
?>
Menggunakan FOR
Disini kita akan membuat fungsi yang bisa menampilkan dari agka 0 sampai 10 dengan
menggunakan fungsi perulangan FOR.
<?php 
for ($i=0; $i < 10; $i++) { 
echo $i."<br/>"; 
} 
?>
Menggunakan Foreach
Dengan foreach kita bisa melakukan perulangan, seperti contoh mengulang memanggil
isi didalam sebuah array dengan menggunakan kombinasi fungsi foreach dan echo.
<?php 
$anggota = array('yussan','mudawol','anggis','manaran'); 
foreach ($anggota as $a) { 
echo $a."<br/>"; 
} 
?>
KONEKSI DATABASE
ateri kali ini membahas bagaimana cara mengkoneksikan web PHP dengan
server database mysql, untuk kemudian dilakukan CRUD dan berakhir
dengan tampilan web yang sesuai dengan yang direncakan sebelumnya.M
Persiapan Database
Persiapkan terlebih dahulu database yang akan kita gunakan, karena kita menggunakan
XAMPP untuk melakukan teori ini, maka yang pertama dilakukan adalah membuat
database baru untuk kemudian dikoneksikan dengan PHP yang telah dibuat sebelumnya.
Membuat database, masuk kehalaman http://localhost/phpmyadmin kemudian buat
database dengan mengisi form nama database dibawah ini.
Untuk penyamaan, silahkan buat dengan nama id+more. Maka didapat database yang
sudah dibuat sebelumnya di sidebar sebelah kiri.
Testing Koneksi
Buat file php baru bernama, conect.php yang akan kita gunakan sebagai file koneksi
dengan database yang tadi telah kita bikin.
­connect.php­
<?php 
$host = "127.0.0.1"; //data host mysql server
$user = "root"; //data user mysql server
$password = ""; //data password mysql server
$db = "id+more"; //data database yang digunakan
mysql_connect($host, $user, $password) or die('Masalah pada 
database'); 
mysql_select_db($db); 
?>
­index.php­
<?php 
require_once('conect.php'); //perintah memasukan isi 
conect.php ke dalam file index.php
?>
Silahkan buka halaman index.php masing-masing jika tidak ada error atau tampilan yang
muncul, maka koneksi dengan database berhasil.
CRUD Data
Langkah selanjutnya adalah CRUD(Create Read Update Delete) data yang ada di
database.
Buat terlebih tabel anggota dengan isi sebagai berikut :
Selanjutnya isi data tersebut dengan data, seperti contoh dibawah, dengan
menggunakan menu “insert”.
Yang kita buat dilangkah selanjutnya adalah, bagaiman membuat fungsi di PHP untuk
menampilkan data yang ada di tabel tersebut.
Di dalam file index.php, buat sintak seperti baris dibawah ini.
Menampilkan Data FETCH_ARRAY()
...
$sql = "SELECT * FROM anggota"; //query untuk menampilkan semua 
isi tabel
$query = mysql_query($sql); //eksekusi query
$resultfetch = mysql_fetch_array($query); //menampilkan hasil 
dalam format fetcharray
...
Penjelasan dasarnya, dari hasil select query yang telah kita lakukan didatabase, maka
akan ditampilkan melalui php dalam bentuk array, untuk mengetahui isi dari hasil select
tersebut, coba gunakan fungsi print_f() untuk menampilkan isi array agar lebih muda
unutk dilihat.
...
print_f($resultfetch);//menampilkan isi array $resultfetch
...
Sekarang kita akan menampilkan hasil query tersebut dalam bentuk data yang leboh
rapi, sebelumnya, silahkan tambahkan data yang lebih benyak kedalam tabel anggota
yang telah dibuat tadi.
<?php 
require_once('conect.php'); 
$sql = "SELECT * FROM anggota"; 
$query = mysql_query($sql) or die("Gagal eksekusi"); 
echo '<strong>Nama</strong>'; 
while($tampil = mysql_fetch_array($query)) { 
$a =  $tampil[1]; 
echo '<br/>'.$a; 
} 
?>
pDalam menggunakan
fungsi
mysql_fetch_array(),
maka untuk memanggil datanya menggunakan indeks nomor, kolom yang akan
ditampilkan merupakan indeks dari data yang ingin ditampilkan, sebagai contoh diatas,
saya ingin menampilkan isi dari kolom nama_anggota, dan nama_anggota merupakan
kolom kedua, kolom kedua dalam array mempunyai indeks 1 dalam rumusnya indeks =
kolom ke – 1.
Menampilkan data menggunakan mysql_fetch_assoc()
Menggunakan fungsi mysql_fetch_assoc() tidak jalaluh beda penggunaannya dengan
mysql_fetch_array(), perbedaannya hanya pada pemanggilan datanya, assoc
menggunakan nama kolom sebagai indeks dalam arraynya, sehingga mudah untuk
dilakukan pemanggilan data. Langsung saja kita kelatihan, silahkan tes kode berikut pada
file index.php kalian.
<?php 
require_once('conect.php'); 
$sql = "SELECT * FROM anggota"; 
$query = mysql_query($sql) or die("Gagal eksekusi"); 
echo '<strong>Nama</strong>'; 
while($tampil = mysql_fetch_assoc($query)) { 
$a =  $tampil['nama_anggota']; 
echo '<br/>'.$a; 
} 
?>
hasil yang ditampilkan juga sama
PHP + HTML
Pada bagian kali ini , kita akan mempelajari bagaimana mengkombinasikan hasil data
dari database yang telah kita panggil dengan PHP, untuk dijadikan tampilan yang
menarik di web dengan bantuan HTML(CSS+javascript).
Langkah Awal
Bersihkan file index.php kemudian isikan dengan tag html terlebih dahulu untuk
memudahkan dalam pengisian data.
“tips : jika ditanya, lebih baik buat tampilan dahulu atau fungsi dahulu?, maka jawablah
lebih baik tampilan, karena imajinasi lebih sulit keluar daripada logika, logika bisa
menyesuaikan sedang imajinasi kadang hanya keluar sekali”

Dasar PHP

  • 1.
    MATERI Dasar PHP Materi penjelasantentang PHP apa itu ? apa saja yang diperlukan untuk membuatnya? Bagaimana memulai mempelajarijnya KATEGORI Research team : Web Programing > PHP (Pemula) OLEH Yusuf Akhsan H. / @yussan_id Yogyakarta 16 Juni 2014 Bahasa Indonesia
  • 2.
    TENTANG PHP adalah singkatandari PHP merupakan sebuah bahasa pemrograman server side scripting, program yang dieksekusi di server, jadi client hanya bisa melihat dan merasakan hasil dari eksekusinya melalui browser. Pelajaran pada materi kalini adalah sebagai berikut : • STARTING • VARIABLE • CONDITIONAL • LOOPING • DATABASE CONECTION • PHP + HTML
  • 3.
    STARTING PHP adalah bahasapemrograman server side scripting , untuk itu sebelum memulai belajar PHP yang pertama kita butuhkan adalah servernya, terutama server web. Disini saya menggunakan XAMPP, karena support banyak platform mulai dari Linux, Mac, dan Windows. Untuk mendownloadnya silahkan download di link berikut : Disini id+more menggunakan sistem operasi Linux Ubuntu 14.04, dan menggunakan XAMPP versi Linux. Setelah download, jalankan servicenya yang meliputi apache(sebagai web server) dan mysql(sebagai database server). Untuk cek apakah Apache dan mysql sudah berjalan, silahkan buka browser anda (kami menggunakan Google Chrome for Linux), selanjutnya masuk ke alamat http://locahost, jika tampilannya sudah mirip dengan gambar dibawah, maka server web sudah berjalan dengan normal.
  • 4.
    Untuk cek databaseserver silahkan buka alamat http://locahost/phpmyadmin jika sudah sama dengan tampilan dibawah, maka mysql server sudah berjalan tanpa kendala. "membuka http://locahost sama dengan membuka isi dalam direktori htdocs yang ada di hasil instalasi XAMPP. Membuka halaman XAMPP secara otomatis, karena didalam folder htdocs terdapat file index.php , agar ketika buka http://locahost langsung menampilkan isi dalam direktori, rename index.php menjadi selain index.php misal indux.php". Selanjutnya, siapkan teks editor andalan masing-masing, disini kamu menggunakan sublime-text, karena ringan, banyak pengguna dan multi paltform. Selain itu sublime- text juga bisa membuka satu direktori secara penuh. Sebelum memasuki bab pertama, silahkan buat terlebih dahulu direktori di folder htdocs, disini kami beri nama "id+more". Selanjutnya buka direktori id more dengan sublime text di menu "file>open folder".
  • 5.
    Untuk testing, bukadirektori tersebut menggunakan localhost, jika bisa terbaca maka seperti inilah hasil akhirnya. *)lanjut ke materi berikutnya
  • 6.
    Variabel ateri yang akankita bahas pada bab ini adalah belajar mengenai variabel, bagaimana membuatnya, bagaiman mengoperasikannya, dan bagaimana untuk menampilkannya.Varianel merupakan tempat penyimpanan data sementara yang hasilnya akan ditunjukan kepada user sebagai hasil akhir. M Dalam direktori id+more yang telah kita buat tadi, silahkan buat satu buah file baru dengan nama index.php, *)tips : untuk mempermudah manajemen file dan direktori, silahkan menggunakan sublime text, untuk membuat file silahkan klik kanan direktori di bagian sidebar dan vamasukan nama+ekstensinya, untuk membuat direktori baru, lakukan cara yang sama. File index.php telah terbuat, kini kita akan membuat variabel kemudian menampilkan hasilnya didalam browser. Tuliskan baris kode dibawah ini (penjelasan kode ada dibagian komentar) : <?php  //tag pembuka PHP $nama = "yussan"; //membuat variabel nama, tipe data string,  isi "yussan" $umur = 21; //membuat variabel umur, tipe data integer, isi  21 $status  = true; //membuat variabel status, tipe data  boolean, isi true //tag penutup PHP ?> Variabel umum Untuk koding PHP pastikan kode berada didalam tag <?php … ?>, jika berada diluar tag tersebut, maka server tidak akan mengeksekusi baris PHP yang telah kita tulis. Baris kode diatas bertujuan untuk membuat variabel baru kemudian mengisi variabel dengan tipe data tertentu. Untuk membuat variabel di PHP cukup mudah, dimulai dengan tanda '$' Dollar, kemudian diikuti dengan nama variabel, kita tidak perlu mendeklarisasi tipe apakah variabel tersebut, secara otomatis variabel akan dikonvert sesuai denan isi variabbeelnya, jika kita isi string (ditandai dengan tanda petik) maka variabel otomatis bertipe string, berlaku untuk tipe-tipe lainnya.
  • 7.
    Karena belum kitatesting, maka tidak hasil yang bisa kita lihat di browser, untuk menampilkannya kita gunakan syntax echo. Tambahkan perintah echo dibawah deklarasi variabel tersebut. ... echo $nama.'<br/>'; //<br/>adalah tag html untuk spasi antar baris echo $umur.'<br/>'; echo $status.'<br/>'; ?> Maka hasilnya adalah sebagai berikut : Manajemen Variabel bertipe String Pelajaran berikutnya adalah bagaimana untuk menggabung banyak variabel string menjadi sebuah kalimat yang bersambung, dan kolaborasi dengan string yang dibuat tanpa menggunakan variabel. Latihan kita buat baru tag PHPnya : <?php //deklarasi variabel $name = "yussan"; $car_production = "Porche"; $car_type = "Porche GT"; $curency = "$"; $value = 4000; //menampilkan data echo "Result data name is ".$name.", had a car from ". $car_production.", type ".$car_type.", and value ".$curency. $value; //kombinasi string dan variabel ?> hasil :
  • 8.
    Untuk string kitatuliskan dengan “”(double quotes), dan untuk menghubungkan dengan variabel menggunakan . (dot), Didalam penggunaan echo penggunaan “”(double quotes) dan ''(single quotes) sangatlah diperhatikan, karena mempunyai arti yang berbeda. <?php $nama = "yussan</br>";  echo $nama;  echo "$nama";  echo '$nama'; ?> Yang ingin saya tampilkan adalah menampilkan data didalam variabel nama. Hasil yang ditampilkan oleh browser adalah sebagai berikut. Kesimpulannya, echo menggunakan “...” pada variabel akan menampilkan datanya, sedang jika menggunakan '..' akan menampilkan sebagai string. Manajemen Variabel bertipe Number Seperti yang sudah saya jelaskan sebelumnya kita tidak perlu mendeklarasikan apakah varibel ini termasuk string, number, atau boolean, cukup kita isi dengan data yang sesuai maka tipe dari variable tersebut secara otomatis akan menyesuaikan. <?php  //variabel string  $buah1 = "anggur";  $buah2 = "apel";  $buah3 = "pisang";  $curency = "$";  //variabel number 
  • 9.
    $valuebuah1 = 4; //variabel integer  $valuebuah2 = 3; //variabel integer  $valuebuah3 = 2.5; //variabel float  $total = $valuebuah1 + $valuebuah2 +  $valuebuah3;//penjumlahan  //menampilkan data  echo "<strong>Daftar harga Buah</strong>:<br/>";  echo "Buah 1 : ".$buah1." ".$curency.$valuebuah1."<br/>";  echo "Buah 2 : ".$buah2." ".$curency.$valuebuah2."<br/>";  echo "Buah 3 : ".$buah3." ".$curency.$valuebuah3."<br/>";  echo "Total Harga ".$curency.$total;  ?> Hasil yang diperoleh: Manajemen Variabel bertype Boolean Variabel boolean biasa digunakan ketika sudah berhadapan dengan conditional , untuk dasar penggunaan dari variabel boolean perhatikan sintak dibawah ini. <?php  $nama = "yussan";  $nikah = false; //boolena variabel  if($nikah) { //true  echo $nama." sudah menikah";  } else { //false  echo $nama." belum menikah";  }  ?>
  • 10.
    *)Jika tidak adadeklarasi lebih didalam if(), maka secara otomatis, if akan memberi nilai default true. Manajemen array Array atau larik sangatlah penting dalam bahasa pemrograman, karena fungsinya sebagai penyimpan banyak data dalam satu variabel, sehingga memudahkan dalam pemanggilan datanya. Didalam PHP kita bisa memberikan nama indeks bebas sesuai dengan keinginan pembuatannya, defaultnya indeks dalam array PHP berisi nilai angka 1,2,3 ,contoh : nama[0],...dst. Atau menggunakan indeks buatan sendiri. Contoh : nama[namalengkap],...dst. Untuk lebih jelasnya mari perhatikan beberapa sintak dibawah ini. <?php  $nama1 = array('yussan', 'robert', 'kamsen');//menggunakan  indeks default  $nama2 = array('murid1' => 'yussan','murid2' =>  'robert','murid3' => 'kamsen');//menggunakan indeks buatan sendiri print_r($nama1);//menampilkan semua data $nama1  echo "<br/>";  print_r($nama2);//menampilkan semua data $nama2  ?> hasilnya : Untuk membuat array fungsi yang digunakan adalah array(), bari kemudian kita isi dengan indeks dan datanya, untuk menampilkan semua isi array secara lengkap adalah dengan menggunakan print_r(). Untuk menampikan satu data tertentu dengan menggunakan array bisa menggunakan echo() nama variabel dan indeksnya, contoh : … echo $nama2['murid1']; … Maka hasil yang akan kita dapatkan adalah “yusan”;
  • 11.
    CONDITIONAL Menggunakan IF Ada 2kondisi yang diketahui dengan menggunakan if, yaitu true dan false. Untuk contoh materi dibawah ini adalah cek kualitas dari bahan. Jika nilai kualitasnya diatas atau 50 maka layak buat dijual, dibawah 50 maka tidak layak dijual. <?php   $barang= "Milky Tea";  $nilai= 40;  if($nilai>=50){  echo $barang." layak untuk dijual";  } else {  echo $barang." tidak layak untuk dijual";  }  ?> Menggunakan Switch <?php   $post= "Keunikan Batu";  $rate= 4;  switch ($rate) {  case 1:  $rating = "buruk";  break;  case 2:  $rating = "sedang";  break;  case 3:  $rating = "biasa";  break;  case 4:  $rating = "baik";  break;  case 5:  $rating = "sangat baik";  break; 
  • 12.
    default:  $rating = "tidak ada rating";  break;  }  echo $post." mendapat rating ".$rating;  ?> Dari sintak diatasbisa kita ketahui post “Keunikan batu mendapat nilai 4”, jika nilai 4 dikonversi menjadi huruf, makan akan menampilkan baik menurut sintak switch diatas.
  • 13.
    LOOPING Looping / perulangan, memungkinkan program cukup menggunakan satu fungsi yang sama untuk dijalankan pada sintak lainnya, dengan cara mengulang proses hingga sampai pada kondisi yang diinginkan. Bab kali ini ada 3 metode yang akan kita gunakan yaitu for, while, dan foreach. Menggunakan While Disini kita akan membuat fungsi yang bisa menampilkan dari agka 0 sampai 10 dengan menggunakan fungsi perulangan WHILE. <?php  $i = 0;  while ( $i <= 10) {  echo $i."<br/>";  $i++;  }  ?> Menggunakan FOR Disini kita akan membuat fungsi yang bisa menampilkan dari agka 0 sampai 10 dengan menggunakan fungsi perulangan FOR.
  • 14.
    <?php  for ($i=0; $i < 10; $i++) {  echo $i."<br/>";  }  ?> Menggunakan Foreach Dengan foreachkita bisa melakukan perulangan, seperti contoh mengulang memanggil isi didalam sebuah array dengan menggunakan kombinasi fungsi foreach dan echo. <?php  $anggota = array('yussan','mudawol','anggis','manaran');  foreach ($anggota as $a) {  echo $a."<br/>";  }  ?>
  • 15.
    KONEKSI DATABASE ateri kaliini membahas bagaimana cara mengkoneksikan web PHP dengan server database mysql, untuk kemudian dilakukan CRUD dan berakhir dengan tampilan web yang sesuai dengan yang direncakan sebelumnya.M Persiapan Database Persiapkan terlebih dahulu database yang akan kita gunakan, karena kita menggunakan XAMPP untuk melakukan teori ini, maka yang pertama dilakukan adalah membuat database baru untuk kemudian dikoneksikan dengan PHP yang telah dibuat sebelumnya. Membuat database, masuk kehalaman http://localhost/phpmyadmin kemudian buat database dengan mengisi form nama database dibawah ini. Untuk penyamaan, silahkan buat dengan nama id+more. Maka didapat database yang sudah dibuat sebelumnya di sidebar sebelah kiri. Testing Koneksi Buat file php baru bernama, conect.php yang akan kita gunakan sebagai file koneksi dengan database yang tadi telah kita bikin. ­connect.php­ <?php  $host = "127.0.0.1"; //data host mysql server $user = "root"; //data user mysql server $password = ""; //data password mysql server $db = "id+more"; //data database yang digunakan
  • 16.
    mysql_connect($host, $user, $password) or die('Masalah pada  database');  mysql_select_db($db);  ?> ­index.php­ <?php  require_once('conect.php'); //perintah memasukan isi  conect.php ke dalam file index.php ?> Silahkan buka halamanindex.php masing-masing jika tidak ada error atau tampilan yang muncul, maka koneksi dengan database berhasil. CRUD Data Langkah selanjutnya adalah CRUD(Create Read Update Delete) data yang ada di database. Buat terlebih tabel anggota dengan isi sebagai berikut : Selanjutnya isi data tersebut dengan data, seperti contoh dibawah, dengan menggunakan menu “insert”.
  • 17.
    Yang kita buatdilangkah selanjutnya adalah, bagaiman membuat fungsi di PHP untuk menampilkan data yang ada di tabel tersebut. Di dalam file index.php, buat sintak seperti baris dibawah ini. Menampilkan Data FETCH_ARRAY() ... $sql = "SELECT * FROM anggota"; //query untuk menampilkan semua  isi tabel $query = mysql_query($sql); //eksekusi query $resultfetch = mysql_fetch_array($query); //menampilkan hasil  dalam format fetcharray ... Penjelasan dasarnya, dari hasil select query yang telah kita lakukan didatabase, maka akan ditampilkan melalui php dalam bentuk array, untuk mengetahui isi dari hasil select tersebut, coba gunakan fungsi print_f() untuk menampilkan isi array agar lebih muda unutk dilihat. ... print_f($resultfetch);//menampilkan isi array $resultfetch ... Sekarang kita akan menampilkan hasil query tersebut dalam bentuk data yang leboh rapi, sebelumnya, silahkan tambahkan data yang lebih benyak kedalam tabel anggota yang telah dibuat tadi. <?php  require_once('conect.php');  $sql = "SELECT * FROM anggota";  $query = mysql_query($sql) or die("Gagal eksekusi");  echo '<strong>Nama</strong>';  while($tampil = mysql_fetch_array($query)) {  $a =  $tampil[1];  echo '<br/>'.$a;  }  ?>
  • 18.
    pDalam menggunakan fungsi mysql_fetch_array(), maka untukmemanggil datanya menggunakan indeks nomor, kolom yang akan ditampilkan merupakan indeks dari data yang ingin ditampilkan, sebagai contoh diatas, saya ingin menampilkan isi dari kolom nama_anggota, dan nama_anggota merupakan kolom kedua, kolom kedua dalam array mempunyai indeks 1 dalam rumusnya indeks = kolom ke – 1. Menampilkan data menggunakan mysql_fetch_assoc() Menggunakan fungsi mysql_fetch_assoc() tidak jalaluh beda penggunaannya dengan mysql_fetch_array(), perbedaannya hanya pada pemanggilan datanya, assoc menggunakan nama kolom sebagai indeks dalam arraynya, sehingga mudah untuk dilakukan pemanggilan data. Langsung saja kita kelatihan, silahkan tes kode berikut pada file index.php kalian. <?php  require_once('conect.php');  $sql = "SELECT * FROM anggota";  $query = mysql_query($sql) or die("Gagal eksekusi");  echo '<strong>Nama</strong>';  while($tampil = mysql_fetch_assoc($query)) {  $a =  $tampil['nama_anggota'];  echo '<br/>'.$a;  }  ?> hasil yang ditampilkan juga sama
  • 19.
    PHP + HTML Padabagian kali ini , kita akan mempelajari bagaimana mengkombinasikan hasil data dari database yang telah kita panggil dengan PHP, untuk dijadikan tampilan yang menarik di web dengan bantuan HTML(CSS+javascript). Langkah Awal Bersihkan file index.php kemudian isikan dengan tag html terlebih dahulu untuk memudahkan dalam pengisian data. “tips : jika ditanya, lebih baik buat tampilan dahulu atau fungsi dahulu?, maka jawablah lebih baik tampilan, karena imajinasi lebih sulit keluar daripada logika, logika bisa menyesuaikan sedang imajinasi kadang hanya keluar sekali”