PHP
~Pertemuan 9~
Outline
- Konsep dasar PHP
- Variabel PHP
- Operator
PHP
 PHP merupakan akronim dari ”PHP : Hypertext
Presprocessor”. PHP merupakan bahasa script yang biasa
digunakan untuk web development yang dapat diselipkan
dalam HTML.
 Berbeda dengan script-script lainnya seperti Java Script atau
VB script, PHP dieksekusi di lingkungan server, client hanya
menerima hasil dari script yang telah dieksekusi, tanpa bisa
mengetahui kode yang digunakan.
 Penggunaan PHP memungkinkan web dapat dibuat dinamis
sehingga maintenance situs web tersebut menjadi lebih
mudah dan efisien
Sejarah PHP
 PHP diciptakan pertama kali oleh Rasmus Lerdorf pada
tahun 1994. awalnya PHP digunakan untuk mencatat jumlah
serta untuk mengetahui siapa saja pengunjung pada
homepage nya.
 Rasmuf Lerdorf adalah salah satu pendukung Open Source.
Oleh karena itu ia mengeluarkan Personal Home Page Tools
versi 1.0 secara gratis.
 Tahun 1996 PHP telah banyak digunakan dalam website di
dunia.
 Pada tahun 1997 Zeew Suraski dan Andi Gutman dan
timnya menyempurnakan PHP hingga muncul PHP 3.0
Kelebihan PHP
 PHP memiliki banyak kelebihan yang tidak dimiliki oleh
bahasa script sejenis. PHP difokuskan pada pembuatan
script server-side, yang bisa melakukan apa saja yang dapat
dilakukan oleh CGI (Common Gateway Interface), seperti
mengumpulkan data dari form, menghasilkan isi halaman
web dinamis, dan kemampuan mengirim serta menerima
cookies.
 PHP dapat digunakan pada semua sistem operasi seperti
Linux, Unix, Microsoft Windows, Mac OS. PHP juga
mendukung banyak web server seperti Apache, Microsoft
Internet Information Server (MIIS), Personal Web Server
(PWS), Netscape and iPlanet Server, dll.
 PHP tidak terbatas pada hasil keluaran HTML (HyperText
Markup Languages). PHP juga memiliki kemampuan untuk
mengolah keluaran gambar, file PDF, dan Movie Flash.
Cara Kerja PHP
Penulisan PHP
 Banyak cara untuk menyisipkan PHP didalam script HTML. Ada
berbagai macam bentuk tag yang dapat digunakan antara lain:
 Cara 1: <? Php
....
?>
 Cara 2: <?
....
?>
 Cara 3: <script language=“php”>
....
</script>
 Cara 4: <%
....
%>
Penulisan dalam PHP
 Ada kalanya kita sebagai pemrogram, karena banyaknya
kode program atau variabel dalam program, perlu menandai
atau memberi komentar pada program. Komentar pada
program merupakan tulisan pada program yang tidak
dieksekusi. Pada PHP, ada 3 macam cara penulisannya
 /* komentar */
Tulisan apapun yang berada di antara ’/*’ dan ’*/’ akan dianggap sebagai
komentar. Cara seperti ini sangat berguna dan efisien untuk pemberian
komentar yang memakan banyak baris.
 // komentar
Tulisan di baris yang sama setelah ’//’ akan dianggap sebagai komentar. Cara ini
berguna untuk pemberian komentar singkat yang tak lebih dari 1 baris saja.
 # komentar
Sama seperti ’//’, tulisan di baris yang sama setelah ’#’ akan dianggap sebagai
komentar. Cara ini berguna untuk pemberian komentar singkat yang tak lebih
dari 1 baris saja.
2 cara penulisan PHP dalam HTML
 Dapat meletakkan sebuah php kedalam html:
 Atau memanggil html dalam sebuah php:
<?php
echo "<html><head><title>Howdy</title>
…
?>
<BODY>
<P>
<?php $myvar = "Hello World!";
echo $myvar;
</BODY>
Variabel
 Digunakan untuk menyimpan sebuah value, data atau
informasi
 Nama variabel diawali dengan tanda $
 Panjang tidak terbatas
 Setelah tanda $ diawali oleh huruf atau under-scrore (_).
Karakter berikutnya bisa terdiri dari huruf, angka, dan
karakter tertentu yang diperbolehkan (karakter ASCII dari
127 – 255).
 Bersifat case-sensitive.
 Tidak perlu dideklarasikan.
 Tidak boleh mengandung spasi.
Variabel
 Contoh penamaan variabel yang benar :
o$nama_pemakai
o$kota_3
o$user1
 Contoh penamaan variabel yang salah :
o$nama pemakai
o$3kota
o$user1
Tipe Data
 Tipe data yang dapat diolah oleh PHP antara lain:
o boolean
o integer
o float
o String
o array
o NULL
“Programmer pada dasarnya tidak perlu
mendefinisikan tipe data”
Operator
 Aritmatika
o +
o -
o *
o /
o %
Operator
 Aritmatika
 String
o Menggunakan ‘.’(tanda titik)
o Menggunakan ‘.=‘ (tanda titik dan sama dengan)
Operator
 Aritmatika
 String
 Increment dan Decrement
o ++ (increment)
o -- (decrement)
Operator
 Aritmatika
 String
 Increment dan Decrement
 Logika
o And
o Or
o Xor
o !
o &&
o ||
Operator
 Aritmatika
 String
 Increment dan Decrement
 Logika
 Perbandingan
o ==
o ===
o !=
o <>
o !==
o <
o >
Operator
 Aritmatika
 String
 Increment dan Decrement
 Logika
 Perbandingan
 Assignment
o +=
Operator
 Aritmatika
 String
 Increment dan Decrement
 Logika
 Perbandingan
 Assignment
 Ternary
o Menggunakan tanda ‘?’ dan syntax ‘:’
o Contoh: (ekspresi1) ? (eskpresi2) : (ekspresi3)
o Operator ternary malakukan pengujian pada ekspresi1, jika
hasilnya TRUE, maka ekspresi2 yang dijalankan, jika hasil
ekspresi1 FALSE, maka ekspresi3 yang dijalankan.
Menampilkan Data
 Untuk menampilakan data dapat digunakan print maupun
echo. Sintaks yang digunakan antara lain :
print(data);
atau
print data;
atau
echo(data);
atau
echo data;
Perbedaan Fungsi Echo, Print, dan Printf
 Echo
Fungsi echo digunakan untuk menampilkan hasil output sebanyak satu
atau lebih data yang dipisahkan dengan tanda koma (,)
 Print
Sama seperti fungsi echo, namun print hanya mampu menampilkan data
tunggal (hanya satu data).
 Printf
Memiliki fungsi yang sama dengan fungsi print dan echo, namun printf
dapat mengatur format data yang akan ditampilkan di browser.
Penggunaan Single Quote dan Double Quote
<?
$a = 10;
$b = “test”;
echo “Dengan double quote -> ”;
echo “nilai $b ku $a <br> ”;
echo “Dengan single quote -> ”;
echo ‘nilai $b ku $a’
?>
<?php
$a = 3;
$b = 7;
$a += 5;
$b = ($c = 11) + 3;
echo "Nilai variabel a adalah = $a";
echo "<BR>";
echo "Nilai variabel b adalah = $b";
echo "<BR>";
echo "Nilai variabel c adalah = $c";
?>
<?php
$x = 4;
$a = ($x == 4);
echo "$a = $a <BR>";
$b = ($x === "4");
echo "$b = $b <BR>";
$c = ($x != 4);
echo "$c = $c <BR>";
$d = ($x !== "4");
echo "$d = $d <BR>";
$e = ($x < 5);
echo "$e = $e <BR>";
$f = ($x > 5);
echo "$f = $f <BR>";
$g = ($x <= 4);
echo "$g = $g <BR>";
$h = ($x >= 5);
echo "$h = $h <BR>";
?>
Menampilkan Data
~ Terima Kasih ~

PHP merupakan bahasa script yang biasa digunakan untuk web development

  • 1.
  • 2.
    Outline - Konsep dasarPHP - Variabel PHP - Operator
  • 3.
    PHP  PHP merupakanakronim dari ”PHP : Hypertext Presprocessor”. PHP merupakan bahasa script yang biasa digunakan untuk web development yang dapat diselipkan dalam HTML.  Berbeda dengan script-script lainnya seperti Java Script atau VB script, PHP dieksekusi di lingkungan server, client hanya menerima hasil dari script yang telah dieksekusi, tanpa bisa mengetahui kode yang digunakan.  Penggunaan PHP memungkinkan web dapat dibuat dinamis sehingga maintenance situs web tersebut menjadi lebih mudah dan efisien
  • 4.
    Sejarah PHP  PHPdiciptakan pertama kali oleh Rasmus Lerdorf pada tahun 1994. awalnya PHP digunakan untuk mencatat jumlah serta untuk mengetahui siapa saja pengunjung pada homepage nya.  Rasmuf Lerdorf adalah salah satu pendukung Open Source. Oleh karena itu ia mengeluarkan Personal Home Page Tools versi 1.0 secara gratis.  Tahun 1996 PHP telah banyak digunakan dalam website di dunia.  Pada tahun 1997 Zeew Suraski dan Andi Gutman dan timnya menyempurnakan PHP hingga muncul PHP 3.0
  • 5.
    Kelebihan PHP  PHPmemiliki banyak kelebihan yang tidak dimiliki oleh bahasa script sejenis. PHP difokuskan pada pembuatan script server-side, yang bisa melakukan apa saja yang dapat dilakukan oleh CGI (Common Gateway Interface), seperti mengumpulkan data dari form, menghasilkan isi halaman web dinamis, dan kemampuan mengirim serta menerima cookies.  PHP dapat digunakan pada semua sistem operasi seperti Linux, Unix, Microsoft Windows, Mac OS. PHP juga mendukung banyak web server seperti Apache, Microsoft Internet Information Server (MIIS), Personal Web Server (PWS), Netscape and iPlanet Server, dll.  PHP tidak terbatas pada hasil keluaran HTML (HyperText Markup Languages). PHP juga memiliki kemampuan untuk mengolah keluaran gambar, file PDF, dan Movie Flash.
  • 6.
  • 7.
    Penulisan PHP  Banyakcara untuk menyisipkan PHP didalam script HTML. Ada berbagai macam bentuk tag yang dapat digunakan antara lain:  Cara 1: <? Php .... ?>  Cara 2: <? .... ?>  Cara 3: <script language=“php”> .... </script>  Cara 4: <% .... %>
  • 8.
    Penulisan dalam PHP Ada kalanya kita sebagai pemrogram, karena banyaknya kode program atau variabel dalam program, perlu menandai atau memberi komentar pada program. Komentar pada program merupakan tulisan pada program yang tidak dieksekusi. Pada PHP, ada 3 macam cara penulisannya  /* komentar */ Tulisan apapun yang berada di antara ’/*’ dan ’*/’ akan dianggap sebagai komentar. Cara seperti ini sangat berguna dan efisien untuk pemberian komentar yang memakan banyak baris.  // komentar Tulisan di baris yang sama setelah ’//’ akan dianggap sebagai komentar. Cara ini berguna untuk pemberian komentar singkat yang tak lebih dari 1 baris saja.  # komentar Sama seperti ’//’, tulisan di baris yang sama setelah ’#’ akan dianggap sebagai komentar. Cara ini berguna untuk pemberian komentar singkat yang tak lebih dari 1 baris saja.
  • 9.
    2 cara penulisanPHP dalam HTML  Dapat meletakkan sebuah php kedalam html:  Atau memanggil html dalam sebuah php: <?php echo "<html><head><title>Howdy</title> … ?> <BODY> <P> <?php $myvar = "Hello World!"; echo $myvar; </BODY>
  • 10.
    Variabel  Digunakan untukmenyimpan sebuah value, data atau informasi  Nama variabel diawali dengan tanda $  Panjang tidak terbatas  Setelah tanda $ diawali oleh huruf atau under-scrore (_). Karakter berikutnya bisa terdiri dari huruf, angka, dan karakter tertentu yang diperbolehkan (karakter ASCII dari 127 – 255).  Bersifat case-sensitive.  Tidak perlu dideklarasikan.  Tidak boleh mengandung spasi.
  • 11.
    Variabel  Contoh penamaanvariabel yang benar : o$nama_pemakai o$kota_3 o$user1  Contoh penamaan variabel yang salah : o$nama pemakai o$3kota o$user1
  • 12.
    Tipe Data  Tipedata yang dapat diolah oleh PHP antara lain: o boolean o integer o float o String o array o NULL “Programmer pada dasarnya tidak perlu mendefinisikan tipe data”
  • 13.
  • 14.
    Operator  Aritmatika  String oMenggunakan ‘.’(tanda titik) o Menggunakan ‘.=‘ (tanda titik dan sama dengan)
  • 15.
    Operator  Aritmatika  String Increment dan Decrement o ++ (increment) o -- (decrement)
  • 16.
    Operator  Aritmatika  String Increment dan Decrement  Logika o And o Or o Xor o ! o && o ||
  • 17.
    Operator  Aritmatika  String Increment dan Decrement  Logika  Perbandingan o == o === o != o <> o !== o < o >
  • 18.
    Operator  Aritmatika  String Increment dan Decrement  Logika  Perbandingan  Assignment o +=
  • 19.
    Operator  Aritmatika  String Increment dan Decrement  Logika  Perbandingan  Assignment  Ternary o Menggunakan tanda ‘?’ dan syntax ‘:’ o Contoh: (ekspresi1) ? (eskpresi2) : (ekspresi3) o Operator ternary malakukan pengujian pada ekspresi1, jika hasilnya TRUE, maka ekspresi2 yang dijalankan, jika hasil ekspresi1 FALSE, maka ekspresi3 yang dijalankan.
  • 20.
    Menampilkan Data  Untukmenampilakan data dapat digunakan print maupun echo. Sintaks yang digunakan antara lain : print(data); atau print data; atau echo(data); atau echo data;
  • 21.
    Perbedaan Fungsi Echo,Print, dan Printf  Echo Fungsi echo digunakan untuk menampilkan hasil output sebanyak satu atau lebih data yang dipisahkan dengan tanda koma (,)  Print Sama seperti fungsi echo, namun print hanya mampu menampilkan data tunggal (hanya satu data).  Printf Memiliki fungsi yang sama dengan fungsi print dan echo, namun printf dapat mengatur format data yang akan ditampilkan di browser.
  • 22.
    Penggunaan Single Quotedan Double Quote <? $a = 10; $b = “test”; echo “Dengan double quote -> ”; echo “nilai $b ku $a <br> ”; echo “Dengan single quote -> ”; echo ‘nilai $b ku $a’ ?>
  • 23.
    <?php $a = 3; $b= 7; $a += 5; $b = ($c = 11) + 3; echo "Nilai variabel a adalah = $a"; echo "<BR>"; echo "Nilai variabel b adalah = $b"; echo "<BR>"; echo "Nilai variabel c adalah = $c"; ?>
  • 24.
    <?php $x = 4; $a= ($x == 4); echo "$a = $a <BR>"; $b = ($x === "4"); echo "$b = $b <BR>"; $c = ($x != 4); echo "$c = $c <BR>"; $d = ($x !== "4"); echo "$d = $d <BR>"; $e = ($x < 5); echo "$e = $e <BR>"; $f = ($x > 5); echo "$f = $f <BR>"; $g = ($x <= 4); echo "$g = $g <BR>"; $h = ($x >= 5); echo "$h = $h <BR>"; ?>
  • 25.
  • 26.