INFORMATION SYSTEM ANALYSIS AND DESIGN
ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM INFORMASI – IT21D3
Fakultas Teknik – Program Studi S1 Teknologi Informasi
•Topic 6: Functional Modeling
•Lecturer: Syifa Nurgaida Yutia, S.Tr., M.T
#InnovationForTheFuture
Learnin
g
Objective
s
Able to explain the rules and component of a use
case and usecase diagram
Able to explain how to create use case and use-
case diagram
Able to explain the rules and component of an
activity diagram
Able to create functional model by using activity
diagrams, use cases, and use-case diagrams
Course
Outline
1. Siklus dan Metodologi Pengembangan Software
2. System Request dan Feasibility Analysis
1. System Planning
1. Requirement Gathering
2. Identifikasi Proses Bisnis dengan Use Case Diagram
3. Pemodelan Proses Bisnis dengan AD atau BPMN
4. Realisasi Proses Bisnis dengan Sequence Diagram
2. Systems Analysis
3.1 Perancangan Class Diagram
3. Perancangan User Interface Design
4. Perancangan Data Model
5. Perancangan Deployment Diagram
3. Systems Design
6
1. Systems Planning
7
1.1 Siklus dan Metodologi
Pengembangan Software
8
1. User/Product Owner membawa permintaan
kebutuhan (perubahan) software (System Request)
ke System Analyst
2. System Analyst membuat analisis kelayakan
(Feasibility Analysis) dari System Request tersebut
3. Setelah dinyatakan layak, System Analyst melakukan
analysis dan design, dan hasilnya adalah System
Specification
• Business Analyst membantu System Analyst memahami
proses bisnis dari software yang akan dibangun
4. System Specification diserahkan oleh System Anayst
ke Programmer untuk dilakukan Konstruksi (Coding)
5. Hasil Konstruksi berupa Kode Program diserahkan
ke Software Tester untuk dilakukan Pengujian
(Unit, Integration, System, User Acceptance Testing)
6. Instalasi (delivery) software dan manajemen
perubahan
• Software = Kode Program + Dokumentasi (Pengembangan
dan Penggunaan)
7. Siklus kembali ke 1 apabila ada permintaan
perubahan (Permintaan Perubahan Software)
Siklus Pengembangan Software:
Alur, Peran, dan Tahapan (Deliverable) (Tilley, 2012) (Dennis, 2016) (Valacich, 2017)
Planning
(System Proposal)
Analysis and Design
(System Specification)
Implementation
(Software)
Maintenance
(Updated Software)
9
Siklus Pengembangan Software
Planning
(System Proposal)
Analysis
(System Specification)
Design
(System Specification)
Implementation
(New System)
(Tilley, 2012)
10
(Dennis, 2016) (Valacich, 2017)
• A formalized approach to implementing the Software
Development Life Cycle (Dennis, 2012)
• A simplified representation of a software process
(Sommerville, 2015)
• A distinct set of activities, actions, tasks, milestones, and work
products required to engineer high quality
11
software (Pressman, 2015)
Metodologi Pengembangan Software
(Model Process)
1. Structured Design
(Prescriptive) (1967- )
• Waterfall method
• Parallel development
2. Rapid Application Development
(Iterative) (1985-)
• Phased Development
• Prototyping
3. Agile Development
(Adaptive) (1995-)
• Extreme Programming (XP)
• Scrum
Metodologi Pengembangan Software
Compiled from (Dennis, Wixom and Tegarden,
2016)
More
Prescriptive/
Documentation
More
Adaptive/
Communication
12
Sistem ATM
Nasabah
Memasukan Kartu Memasukan PIN
Mengupdate In
Kotak D
«include»
Sistem Inti Perbankan
Sistem ATM
Mengecek Saldo Nasabah
Mulai
Pilih Ambil Uang dari
Meng
Ma
em
nb
uil
Utama
Tampilkan Menu
Pengambilan Uang
M asukan Jumlah Request Kecukupan
Uang Saldo
Saldo Cukup?
Tidak Cukup
Proses Ambil
Uang
Keluarkan Uang di
Kotak Uang
Selesai
Cek
Kecukupan
Saldo
tidak
Tampilkan Error Saldo
tidak
MenuPIN ManajerValidasi Login Menu
:Nasabah
[tidak
]
[ya]
alt PIN Valid?
[ya]
[tidak]
alt Lebih dari 3x?
validasiPIN(id)
getPIN()
tamp
masukanPIN()
Balance
KotakKartu
KotakKuitansi KotakUang
Login
+ ge tPIN(): in t
ManajerDeposit Deposit
Manajer Logout
Manaj er PengecekanUang
M anaj erPengirim anUang Acc ount
Manaj er Val i dasi
- m _ L og in : L og in
+ blokirAccount(): void
+ ManajerValidasi()
+ va lida siK a rtu (): in t
+ va lida siPIN(): in t
MenuDeposit
MenuLogout
MenuPI N
M enuPengeceka nSaldo
MenuPengi rimanUang
MenuUt ama
SistemATM
mewarisi
memiliki
m e n ga kse s
memiliki memiliki
dike lola ole h
mewarisi
m e n ga kse s
dike lola ole h
memiliki
MenuPengambilanUang
dike lola ole
ManajerPengambilanUang
h
mengakse s
dike lola ole h
m e n ga kse s
m e n ga kse s
dike lola o le h
mewarisi
dike lola ole h
mewarisi
mewarisi
dike lola ole h
m e n ga kse s
Planning Analysis
Design
13
Implementation
Sistem ATM
Nasabah
Memasukan Kartu Memasukan PIN
Mengupdate In
Kotak D
«include»
Sistem Inti Perbankan
Sistem ATM
Mengecek Saldo Nasabah
Mulai
Pilih Ambil Uang dari
Meng
Ma
em
nb
uil
Utama
Tampilkan Menu
Pengambilan Uang
M asukan Jumlah Request Kecukupan
Uang Saldo
Saldo Cukup?
Tidak Cukup
Proses Ambil
Uang
Keluarkan Uang di
Kotak Uang
Selesai
Cek
Kecukupan
Saldo
tidak
Tampilkan Error Saldo
tidak
MenuPIN ManajerValidasi Login Menu
:Nasabah
[tidak
]
[ya]
alt PIN Valid?
[ya]
[tidak]
alt Lebih dari 3x?
validasiPIN(id)
getPIN()
tamp
masukanPIN()
Balance
KotakKartu
KotakKuitansi KotakUang
Login
+ ge tPIN(): in t
ManajerDeposit Deposit
Manajer Logout
Manaj er PengecekanUang
M anaj erPengirim anUang Acc ount
Manaj er Val i dasi
- m _ L og in : L og in
+ blokirAccount(): void
+ ManajerValidasi()
+ va lida siK a rtu (): in t
+ va lida siPIN(): in t
MenuDeposit
MenuLogout
MenuPI N
M enuPengeceka nSaldo
MenuPengi rimanUang
MenuUt ama
SistemATM
mewarisi
memiliki
m e n ga kse s
memiliki memiliki
dike lola ole h
mewarisi
m e n ga kse s
dike lola ole h
memiliki
MenuPengambilanUang
dike lola ole
ManajerPengambilanUang
h
mengakse s
dike lola ole h
m e n ga kse s
m e n ga kse s
dike lola o le h
mewarisi
dike lola ole h
mewarisi
mewarisi
dike lola ole h
m e n ga kse s
Planning Analysis
Design
Implementation
Versi 1 Versi 2
14
Sistem ATM
Memasukan Kartu Memasukan PIN
«include»
Sistem Inti Perbankan
Sistem ATM
gecek Saldo Nasabah
mpilkan Menu
gambilan Uang
uest Kecukupan
Saldo
Saldo Cukup?
Tidak Cukup
Proses Ambil
Uang
uarkan Uang di
Kotak Uang
Selesai
Cek
Kecukupan
Saldo
tidak
ilkan Error Saldo
tidak
Mengupdate In
M ulai Kotak D
Pilih Ambil Uang dari
Ta
Meng
Ma
em
nb
uil
Utama
Pen
Masukan Jumlah
Req
Uang
Validasi Login Menu
Tamp
getPIN()
Kel
Men
Nasabah
:Nasabah
MenuPIN
Manajer
masukanPIN()
validasiPIN(id)
alt PIN Valid?
[ya]
[tidak]
alt Lebih dari 3x?
[tidak]
tamp
[ya]
Balance
KotakKartu
KotakKuitansi KotakUang
Login
+ ge tPIN(): in t
ManajerDeposit Deposit
Manajer Logout
Manaj er PengecekanUang
M anaj erPengirim anUang Acc ount
Manaj er Val i dasi
- m _ L og in : L og in
+ blokirAccount(): void
+ ManajerValidasi()
+ va lida siK a rtu (): in t
+ va lida siPIN(): in t
MenuDeposit
MenuLogout
MenuPI N
M enuPengeceka nSaldo
MenuPengi rimanUang
MenuUt ama
SistemATM
mewarisi
memiliki
m e n ga kse s
memiliki memiliki
dike lola ole h
mewarisi
m e n ga kse s
dike lola ole h
memiliki
MenuPengambilanUang
d
ManajerPengambilanUang
ike lola ole h
mengakse s
dike lola ole h
m e n ga kse s
m e n ga kse s
dike lola o le h
mewarisi
dike lola ole h
mewarisi
mewarisi
dike lola ole h
m e n ga kse s
Planning
Design
Implementation
Analysis
Prototype
15
Sistem ATM
Nasabah
Memasukan Kartu Memasukan PIN
Mengupdate In
Kotak D
«include»
Sistem Inti Perbankan
Sistem ATM
Mengecek Saldo Nasabah
Mulai
Pilih Ambil Uang dari
Meng
Ma
em
nb
uil
Utama
Tampilkan Menu
Pengambilan Uang
M asukan Jumlah Request Kecukupan
Uang Saldo
Saldo Cukup?
Tidak Cukup
Proses Ambil
Uang
Keluarkan Uang di
Kotak Uang
Selesai
Cek
Kecukupan
Saldo
tidak
Tampilkan Error Saldo
tidak
MenuPIN ManajerValidasi Login Menu
:Nasabah
alt Lebih dari 3x?
[tidak
]
[ya]
alt PIN Valid?
[ya]
[tidak
]
validasiPIN(id)
getPIN()
tamp
masukanPIN()
Balance
KotakKartu
KotakKuitansi KotakUang
Login
+ ge tPIN(): in t
ManajerDeposit Deposit
Manajer Logout
Manaj er PengecekanUang
M anaj erPengirim anUang Acc ount
Manaj er Val i dasi
- m _ L og in : L og in
+ blokirAccount(): void
+ ManajerValidasi()
+ va lida siK a rtu (): in t
+ va lida siPIN(): in t
MenuDeposit
MenuLogout
MenuPI N
M enuPengeceka nSaldo
MenuPengi rimanUang
MenuUt ama
SistemATM
mewarisi
memiliki
m e n ga kse s
memiliki memiliki
dike lola ole h
mewarisi
m e n ga kse s
dike lola ole h
memiliki
MenuPengambilanUang
d
ManajerPengambilanUang
ike lola ole h
mengakse s
dike lola ole h
m e n ga kse s
m e n ga kse s
dike lola o le h
mewarisi
dike lola ole h
mewarisi
mewarisi
dike lola ole h
m e n ga kse s
Planning Analysis
Design
Implementation
Hasil Sprint 1
Hasil Sprint 2
Sprint 1
Sprint 2
16
1.2 System Request dan Feasibility
Analysis
17
Feasibility Analysis
Technical
(Capabilities)
Economic
(ROI, BEP)
Organizational
(Goals, Core Business)
System Request
(Business Value Identification)
18
Lower Cost
Increase
Productivity
Increase Profit
Planning
Elemen Deskripsi Contoh
Business Need • The business-related
reason for initiating the
software development
project
• Reason prompting the
project, and why the
project should be funded?
• Meningkatkan penjualan
• Mengurangi biaya operasional
• Meningkatkan produktifitas pegawai
• Meningkatkan kualitas layanan
• Mengurangi kebocoran/kecurangan
• Mengurangi cacat produksi
• Meningkatkan efisiensi kerja
Busines
s Value
• The benefits that the
software will create for
the organization
• Tangible value (a
quantiable value) and
intangible value (intuitive
believe)
• Peningkatan penjualan 3%
• Pengurangan biaya operasional 10%
• Peningkatan produktifitas pegawai
10% (dihitung rasio pekerjaan dan
gaji)
• Pengurangan cacat produksi 20%
• Peningkatan efisiensi kerja 20%
Business
Requirement
s
• The business capabilities
that software will
provide
• Can be replaced by Use
Case
Diagram
• Fitur registrasi, login, dan logout
• Fitur pengelolaan data pengguna
• Fitur pengiriman notifikasi otomatis
• Fitur cetak laporan bulanan dan
tahunan
19
System Request
Software quality is (IEEE, 1991):
1. The degree to which a
system, component, or
process meets specified
requirements
2. The degree to which a
system, component, or
process meets customer
or user needs or
expectations
(benefits)
Software Berkualitas?
Busines
s
Business
Requiremen
ts
20
Sesuai kebutuhan
dan ada
benefitnya
System Request: Sistem Penjualan Musik Online
Project Sponsor: Margaret Mooney, Vice President of Marketing
Business Needs: Project ini dibangun untuk:
1. Mendapatkan pelanggan baru lewat Internet
2. Meningkatkan efisiensi penanganan masalah pelanggan melalui internet
Business Requirements:
Sistem yang mendukung penjualan musik secara online. Fitur-fitur yang harus ada:
3. Fitur Pencarian Produk
4. Fitur Pencarian Toko yang Menyediakan Stok Produk
5. Fitur Pemesanan Produk Melalui Toko yang Menyediakan
6. Fitur Pembayaran dengan Berbagai Pilihan Pembayaran
Business Value:
Intangible Value:


Meningkatkan kenyamanan dan kepuasan pelanggan
Meningkatkan brand recognition tentang perusahaan di dunia Internet
Tangible Value:
1. Meningkatkan penjualan dari pelanggan baru lewat Internet:
• Rp 400 juta peningkatan penjualan dari pelanggan baru dan Rp 600 juta dari
pelanggan lama
2. Mengurangi biaya operasional untuk menangani komplain dari pelanggan
• Rp 100 juta pengurangan tahunan2b1 iaya telepon untuk menangani
Studi Kelayakan (akan kita bahas di minggu terakhir
sebelum UTS)
2. Systems Analysis
23
2.1 Requirement Gathering
24
1. System Planning
1. Project Scope
2. Project Schedule
3. Project Team
2. System Design
1. Functional Requirements
1. Actor
2. Use Case Diagram
3. Activity Diagram (BPMN)
4. Sequence Diagram
5. Class Diagram
6. Data Model
7. User Interface Design
8. Deployment Diagram
9. Relational Matrices
1. Actor – Activity Diagram
2. Actor – Sequence Diagram
2. Nonfunctional Requirements
1. Operational
2. Performance
3. Security
4. Hardware
5. Development Platform
6. Deadline
25
Contoh Template System Specification
(SRS, BRD, FSD)
3. System Implementation
1. Testing Strategy
2. Installation Strategy
3. Change Management Strategy
• Kebutuhan tentang fungsi software secara
menyeluruh
• Pemodelan dengan UML, ataupun penjelasan fitur-
fitur dalam bentuk problem statements, adalah
termasuk dalam Functional Requirement
• Diagrams:
• Use Case Diagrams
• Activity Diagrams
• Problem Statements:
• Must search for inventory
• Must perform these calculations
• Must produce a specific report
26
1. Functional Requirement
1. Operational – Physical/technical
environment
2. Performance – Speed and
reliability
3. Security – Who can use the
system
4. Cultural & Political – Company
policies, legal issues
27
2. Nonfunctional Requirements
28
SELESAI RECAP
KITA BELAJAR FUNCTIONAL MODELLING
DENGAN UML
• UML: Unified Modeling Language
• UML can be used for modeling all processes
in the development life cycle and across
different implementation technologies
(technology and language independent)
• UML is the standard language for visualizing,
specifying, constructing, and documenting
the artifacts of a software-intensive system
• UML is a communication tool – for the team,
and other stakeholders
30
What is the UML?
Sejarah UML
Booch, Jacobson, Rumbaugh
31
State of the Art UML Tools
•Rational Rose
•Visual Paradigm
•Sparx Systems
Enterprise Architect
•Microsoft Visio
•Star UML
32
UML 2.0 Diagrams
33
2.2 Identifikasi Proses Bisnis dengan
Use Case Diagram
34
• Summarized into a single picture
• All of the use cases for the part of the system
being modeled
• Use case represents the discrete activities
performed by the user
• Use Case Diagram tells what the system
will do
• Good for communicating with users
35
Use Case Diagram
•Actor
• person or system that derives benefit
from and is external to the subject
•Use Case
• Represents a major piece of system
functionality
•Association Relationship
•Include Relationship
•Extend Relationship
•Generalization Relationship
Use Case Diagram Syntax
<<extends>>
<<includes>>
36
• A major piece of
system functionality
• Can extend other
Use Cases
• Placed inside
system boundary
• Labeled with descriptive
verb - noun phrase
Use Case
Use
Case
37
• Includes the name
of the system
inside or on top
• Represents the
scope of the system
• Actors are outside the scope of the system
System Boundary
Boundar
y
38
• A person or another
system that interacts
with the current system
• A role, not a specific
user
• Provides input,
receives output, or
both
Actor
acto
r
Actor/
Role
39
•Links actor and the Use Case
•Shows two-way communication
• If one-way, arrows are used
Association Relationship
40
Include Relationship
• Base use case menerangkan keterkaitan behavior
dari usecase lain pada lokasi khusus pada base.
• Included use case tidak bisa berdiri sendiri. Ini hanya
menjadi bagian dari base yang meng-include-nya.
include
41
base included
<<include>>
Extends Relationship
• Base use case secara tidak langsung terkait behavior dari
use case lain, bersifat optional
• Base use case bisa saja berdiri sendiri, tetapi pada kondisi
tertentu mungkin saja diperluas oleh behavior use case
lain.
42
base extending
<<extend>>
•A specialized Use Case to a more
generalized Use Case
•Arrow points from specialized to
general Use Case
Generalization Relationship
43
Sistem Konsultasi Dokter Rumah Sakit
101
Sistem Konsultasi Dokter Rumah
Sakit
Pasien
Pasien Baru
Pasien Lama
Membuat Janjian
Konsultasi untuk
Pasien Lama
Membuat Janjian
Konsultasi untuk
Pasien Baru
Membuat Kartu Pasien
Membuat Janjian
Konsultasi
Mengatur Cara
Pembayaran
Mengupdate Data
Pasien Lama
Dokter
Menginput Hari dan
Jam Praktek
Administrator
Mempublikasikan
Jadwal Praktek
Mengelola Jadwal
Praktek
Perawat
Melakukan
Persetujuan Janjian
Konsultasi
«include»
«include»
«extend»
«include»
«extend»
Studi Kasus: Use Case Diagram Sistem ATM
45
Use Case Diagram Sistem ATM
(versi Sederhana)
Sistem ATM
Nasabah
Memasukan PIN
Mengecek Saldo
Mengirim Uang
Mengambil Uang
Melakukan Logout
46
Use Case Diagram Sistem ATM
(Versi Include dan Extends)
Sistem ATM
Nasabah
Memasukan Kartu
Mengambil Uang
Petugas
Mengupdate Informasi
Kotak Deposit
Mengecek Saldo
Sistem Core Banking
Memasukan PIN
Melakukan
Transaksi
Perbankan
«extend»
Melakukan Logout
Mengirim Uang
«extend»
47
«extend»
«include»
Use Case Diagram ERP Perbankan
(Sistem Lebih Kompleks)
ERP Perbakan
Finance Module
Human Resource Module
+ Kepala Divisi
+ Staff
+ Melakukan Persetujuan
Cuti
+ Menganalisis Beban Kerja
Project Management Module
ATM Module
+ Nasabah
+ Mengambil Uang
+ Mengecek Saldo
+ Mengirim Uang
ATM Module
Nasabah
Mengecek Saldo
Mengirim Uang
Mengambil Uang
48
Use Case Diagram Sistem ATM
(Versi Normal)
Sistem ATM
Nasabah
Memasukan Kartu Memasukan PIN
Mengecek Saldo
Mengambil Uang
Mengirim Uang
Keluar Sistem
Sistem Inti Perbankan
Petugas
Mengupdate Informasi
Kotak Deposit
«include»
49
3.Pemodelan Proses Bisnis dengan
AD atau BPMN
1. Activity Diagram
2. Business Process Model and Notation (BPMN)
50
2.3.1 Activity Diagram
51
About Activity
Diagram (1)
• Activity diagram merupakan sebuah diagram yang
menambah pemahaman kita mengenai proses bisnis dan
model usecase yang telah dibuat sebelumnya.
• Activity diagram ialah sesuatu yang menjelaskan tentang
alur kegiatan dalam program yang sedang dirancang,
bagaimana proses alur berawal, keputusan yang mungkin
terjadi, dan bagaimana sistem akan berakhir.
• Activity diagram juga digunakan untuk mendefinisikan atau
mengelompokan aluran tampilan dari sistem tersebut
• Activity diagram memvisualisasikan kumpulan kegiatan dan
alur kontrol dari sistem.
About Activity
Diagram (2)
• Activity Diagram bagian dari UML (Behavioral)
• Activity Diagram biasa digunakan dalam Pemodelan
Proses Bisnis dan Pemodelan Sistem
• Melakukan Pemodelan Alur Komputasi dan Alur
Organisasi
• Didasarkan Aktifitas dari Usecase
• Yang perlu diperhatikan adalah bahwa diagram aktivitas
menggambarkan aktivitas sistem bukan apa yang dilakukan
actor, jadi aktivitas yang dapat dilakukan oleh sistem.
Tujuan Activity Diagram
1. Menjelaskan proses bisnis dan urutan aktivitas
dalam sebuah proses
2. Dipakai pada bisnis modeling untuk
memperlihatkan urutan aktifitas proses bisnis
3. Struktur diagram ini mirip flowchart atau DFD
(Data Flow Diagram) pada perancangan terstruktur
4. Bermanfaat apabila anda membuat diagram ini
terlebih dahulu dalam memodelkan suatu metode
agar mudah memahami proses secara
keseluruhan
5. Activity Diagram dibuat berdasarkan beberapa use
case pada use case diagram
Fungsi Activity Diagram
1. Memperlihatkan urutan aktifitas proses
pada sistem
2. Membantu memahami proses secara
keseluruhan
3. Activity Diagram dibuat berdasarkan sebuah
atau beberapa use case
4. Menggambarkan proses bisnis dan urutan
aktivitas dalam sebuah proses
Komponen-
komponen
Activity
Diagram (1)
Komponen-
komponen
Activity
Diagram (2)
• Transition / Association
Transition untuk menghubungkan aktivitas
selanjutnya setelah aktivitas sebelumnya
• Synchronization
• Snychronization Fork
Digunakan untuk memecah behavior menjadi
aktivitas yang parallel (contoh: user dapat
memilih menu yang dapat dilakukan secara
parallel)
• Snychronization Join
Digunakan untuk menggabungkan Kembali
aktivitas yang paralel
CONTOH ACTIVITY DIAGRAM
LETS PRACTICE
Latihan
Buat Activity Diagram dari projectnya masing2
Studi Kasus: Activity Diagram Sistem ATM
61
Use Case Diagram Sistem ATM
Sistem ATM
Nasabah
Memasukan Kartu Memasukan PIN
Mengecek Saldo
Mengambil Uang
Mengirim Uang
Keluar Sistem
Sistem Inti Perbankan
Petugas
Mengupdate Informasi
Kotak Deposit
«include»
62
Activity Diagram: Memasukkan Kartu
Sistem ATM
Petugas
Nasabah
Mula
i
Masukan
Kartu
Validasi Kartu
Kartu Valid?
Tampilka
n Menu
PIN
Keluarkan
Kartu
Selesai
ya
63
tida
k
Activity Diagram: Memasukkan PIN
Sistem ATM
Petugas
Nasabah
Mula
i
Masukan PIN di
Menu PIN
Validasi PIN
Tampilkan
Menu
Utama
Tampilkan
Menu
Administrasi
Blokir Kartu
Selesai
Jenis Pengguna?
ya
Entri Lebih dari 3x?
tidak PIN Valid?
petuga
s
tida
k
ya Nasaba
h
123
Activity Diagram: Mengecek Saldo
Sistem Inti Perbankan
Sistem ATM
Nasabah
Mula
i
Pilih Cek Saldo dari Menu
Utama
Request Cek Saldo Proses Cek Saldo
Tampilkan di Menu
Pengecekan Saldo
Selesai
65
Activity Diagram: Mengambil Uang
Nasabah Sistem ATM Sistem Inti
Perbankan
Mulai
Pilih Ambil Uang
dari Menu
Utama
Tampilkan Menu
Pengambilan Uang
Masukan Jumlah
Uang
Request Kecukupan
Saldo
Saldo Cukup?
Tampilkan Error Saldo
Tidak Cukup
Proses Ambil
Uang
Keluarkan Uang di
Kotak Uang
Cek
Kecukupan
Saldo
tida
k
tida
k
Selesai
66
Activity Diagram: Mengirim Uang
Nasabah Sistem ATM Sistem Inti
Perbankan
Mulai
Pilih Kirim Uang
di Menu Utama
Tampilkan Menu
Pengiriman Uang
Masukan No
Rekening Tujuan
Request Validasi No
Rekening Tujuan
No Rekening Valid?
Masukan Jumlah
Uang
Cek Kecukupan Saldo
Saldo Cukup?
Proses Pengiriman
Uang
Validasi No Rekening
Tujuan
Tampilkan Error No
Rekening Tidak Valid
Tampilkan Isian
Jumlah Uang
Request Cek
Kecukupan Saldo
Tampilkan Pesan
Uang Berhasil Dikirim
tida
k
Selesai
67
tida
k
ya
ya
Activity Diagram: Mengupdate Informasi Kotak Deposit
Petugas
Sistem ATM
Mulai
Pilih Update Informasi Kotak
Deposit di Menu Utama
Tampilkan Menu Update
Informasi Kotak Deposit
Masukan Data tentang
Kotak Deposit Baru
Validasi Data Masukan
Data Valid?
Tampilkan Error dan
Permintaan Update Data
Setujui Data
Masukan?
Selesai
tida
k
tida
k
Tampilkan Data dan
Permintaan Konfirmasi
ya
Update Data Kotak
Deposit
ya
127
Activity Diagram: Keluar Sistem
Petugas Sistem ATM
Nasabah
Mula
i
Pilih Keluar Sistem di
Menu Utama
Proses Keluar Sistem
Keluarkan Kartu Keluarkan Kuitansi
Tampilkan Pesan
Telah Keluar Sistem
Selesai
128
Tugas Minggu Depan
Buatlah Usecase dan activity Diagram berdasarkan
projeknya masing- masing
Reference
• Dennis, et. al., “Systems Analysis & Design: An Object-Oriented Approach with UML
5th ed”, John Wiley & Sons, 2015.
• Whitten, et. al., “Systems Analysis & Design Methods 7th ed”, McGraw-Hill, 2007.
• Dennis, et. al., “Systems Analysis & Design 5th ed”, John Wiley & Sons, 2012.
• Larman, C., Applying UML Pattern 4th ed, Prentice Hall
• Astah, Analisis Serta Perancangan Sistem Informasi Melalui Pendekatan UML
• https://romisatriawahono.net/2020/05/19/analisis-dan-desain-sistem-dengan-
unified-modeling-language-uml/

Course 7 - ANAPERANCIS - Functional Modelling activity diagram.pptx

  • 1.
    INFORMATION SYSTEM ANALYSISAND DESIGN ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM INFORMASI – IT21D3 Fakultas Teknik – Program Studi S1 Teknologi Informasi •Topic 6: Functional Modeling •Lecturer: Syifa Nurgaida Yutia, S.Tr., M.T #InnovationForTheFuture
  • 2.
    Learnin g Objective s Able to explainthe rules and component of a use case and usecase diagram Able to explain how to create use case and use- case diagram Able to explain the rules and component of an activity diagram Able to create functional model by using activity diagrams, use cases, and use-case diagrams
  • 6.
    Course Outline 1. Siklus danMetodologi Pengembangan Software 2. System Request dan Feasibility Analysis 1. System Planning 1. Requirement Gathering 2. Identifikasi Proses Bisnis dengan Use Case Diagram 3. Pemodelan Proses Bisnis dengan AD atau BPMN 4. Realisasi Proses Bisnis dengan Sequence Diagram 2. Systems Analysis 3.1 Perancangan Class Diagram 3. Perancangan User Interface Design 4. Perancangan Data Model 5. Perancangan Deployment Diagram 3. Systems Design 6
  • 7.
  • 8.
    1.1 Siklus danMetodologi Pengembangan Software 8
  • 9.
    1. User/Product Ownermembawa permintaan kebutuhan (perubahan) software (System Request) ke System Analyst 2. System Analyst membuat analisis kelayakan (Feasibility Analysis) dari System Request tersebut 3. Setelah dinyatakan layak, System Analyst melakukan analysis dan design, dan hasilnya adalah System Specification • Business Analyst membantu System Analyst memahami proses bisnis dari software yang akan dibangun 4. System Specification diserahkan oleh System Anayst ke Programmer untuk dilakukan Konstruksi (Coding) 5. Hasil Konstruksi berupa Kode Program diserahkan ke Software Tester untuk dilakukan Pengujian (Unit, Integration, System, User Acceptance Testing) 6. Instalasi (delivery) software dan manajemen perubahan • Software = Kode Program + Dokumentasi (Pengembangan dan Penggunaan) 7. Siklus kembali ke 1 apabila ada permintaan perubahan (Permintaan Perubahan Software) Siklus Pengembangan Software: Alur, Peran, dan Tahapan (Deliverable) (Tilley, 2012) (Dennis, 2016) (Valacich, 2017) Planning (System Proposal) Analysis and Design (System Specification) Implementation (Software) Maintenance (Updated Software) 9
  • 10.
    Siklus Pengembangan Software Planning (SystemProposal) Analysis (System Specification) Design (System Specification) Implementation (New System) (Tilley, 2012) 10 (Dennis, 2016) (Valacich, 2017)
  • 11.
    • A formalizedapproach to implementing the Software Development Life Cycle (Dennis, 2012) • A simplified representation of a software process (Sommerville, 2015) • A distinct set of activities, actions, tasks, milestones, and work products required to engineer high quality 11 software (Pressman, 2015) Metodologi Pengembangan Software (Model Process)
  • 12.
    1. Structured Design (Prescriptive)(1967- ) • Waterfall method • Parallel development 2. Rapid Application Development (Iterative) (1985-) • Phased Development • Prototyping 3. Agile Development (Adaptive) (1995-) • Extreme Programming (XP) • Scrum Metodologi Pengembangan Software Compiled from (Dennis, Wixom and Tegarden, 2016) More Prescriptive/ Documentation More Adaptive/ Communication 12
  • 13.
    Sistem ATM Nasabah Memasukan KartuMemasukan PIN Mengupdate In Kotak D «include» Sistem Inti Perbankan Sistem ATM Mengecek Saldo Nasabah Mulai Pilih Ambil Uang dari Meng Ma em nb uil Utama Tampilkan Menu Pengambilan Uang M asukan Jumlah Request Kecukupan Uang Saldo Saldo Cukup? Tidak Cukup Proses Ambil Uang Keluarkan Uang di Kotak Uang Selesai Cek Kecukupan Saldo tidak Tampilkan Error Saldo tidak MenuPIN ManajerValidasi Login Menu :Nasabah [tidak ] [ya] alt PIN Valid? [ya] [tidak] alt Lebih dari 3x? validasiPIN(id) getPIN() tamp masukanPIN() Balance KotakKartu KotakKuitansi KotakUang Login + ge tPIN(): in t ManajerDeposit Deposit Manajer Logout Manaj er PengecekanUang M anaj erPengirim anUang Acc ount Manaj er Val i dasi - m _ L og in : L og in + blokirAccount(): void + ManajerValidasi() + va lida siK a rtu (): in t + va lida siPIN(): in t MenuDeposit MenuLogout MenuPI N M enuPengeceka nSaldo MenuPengi rimanUang MenuUt ama SistemATM mewarisi memiliki m e n ga kse s memiliki memiliki dike lola ole h mewarisi m e n ga kse s dike lola ole h memiliki MenuPengambilanUang dike lola ole ManajerPengambilanUang h mengakse s dike lola ole h m e n ga kse s m e n ga kse s dike lola o le h mewarisi dike lola ole h mewarisi mewarisi dike lola ole h m e n ga kse s Planning Analysis Design 13 Implementation
  • 14.
    Sistem ATM Nasabah Memasukan KartuMemasukan PIN Mengupdate In Kotak D «include» Sistem Inti Perbankan Sistem ATM Mengecek Saldo Nasabah Mulai Pilih Ambil Uang dari Meng Ma em nb uil Utama Tampilkan Menu Pengambilan Uang M asukan Jumlah Request Kecukupan Uang Saldo Saldo Cukup? Tidak Cukup Proses Ambil Uang Keluarkan Uang di Kotak Uang Selesai Cek Kecukupan Saldo tidak Tampilkan Error Saldo tidak MenuPIN ManajerValidasi Login Menu :Nasabah [tidak ] [ya] alt PIN Valid? [ya] [tidak] alt Lebih dari 3x? validasiPIN(id) getPIN() tamp masukanPIN() Balance KotakKartu KotakKuitansi KotakUang Login + ge tPIN(): in t ManajerDeposit Deposit Manajer Logout Manaj er PengecekanUang M anaj erPengirim anUang Acc ount Manaj er Val i dasi - m _ L og in : L og in + blokirAccount(): void + ManajerValidasi() + va lida siK a rtu (): in t + va lida siPIN(): in t MenuDeposit MenuLogout MenuPI N M enuPengeceka nSaldo MenuPengi rimanUang MenuUt ama SistemATM mewarisi memiliki m e n ga kse s memiliki memiliki dike lola ole h mewarisi m e n ga kse s dike lola ole h memiliki MenuPengambilanUang dike lola ole ManajerPengambilanUang h mengakse s dike lola ole h m e n ga kse s m e n ga kse s dike lola o le h mewarisi dike lola ole h mewarisi mewarisi dike lola ole h m e n ga kse s Planning Analysis Design Implementation Versi 1 Versi 2 14
  • 15.
    Sistem ATM Memasukan KartuMemasukan PIN «include» Sistem Inti Perbankan Sistem ATM gecek Saldo Nasabah mpilkan Menu gambilan Uang uest Kecukupan Saldo Saldo Cukup? Tidak Cukup Proses Ambil Uang uarkan Uang di Kotak Uang Selesai Cek Kecukupan Saldo tidak ilkan Error Saldo tidak Mengupdate In M ulai Kotak D Pilih Ambil Uang dari Ta Meng Ma em nb uil Utama Pen Masukan Jumlah Req Uang Validasi Login Menu Tamp getPIN() Kel Men Nasabah :Nasabah MenuPIN Manajer masukanPIN() validasiPIN(id) alt PIN Valid? [ya] [tidak] alt Lebih dari 3x? [tidak] tamp [ya] Balance KotakKartu KotakKuitansi KotakUang Login + ge tPIN(): in t ManajerDeposit Deposit Manajer Logout Manaj er PengecekanUang M anaj erPengirim anUang Acc ount Manaj er Val i dasi - m _ L og in : L og in + blokirAccount(): void + ManajerValidasi() + va lida siK a rtu (): in t + va lida siPIN(): in t MenuDeposit MenuLogout MenuPI N M enuPengeceka nSaldo MenuPengi rimanUang MenuUt ama SistemATM mewarisi memiliki m e n ga kse s memiliki memiliki dike lola ole h mewarisi m e n ga kse s dike lola ole h memiliki MenuPengambilanUang d ManajerPengambilanUang ike lola ole h mengakse s dike lola ole h m e n ga kse s m e n ga kse s dike lola o le h mewarisi dike lola ole h mewarisi mewarisi dike lola ole h m e n ga kse s Planning Design Implementation Analysis Prototype 15
  • 16.
    Sistem ATM Nasabah Memasukan KartuMemasukan PIN Mengupdate In Kotak D «include» Sistem Inti Perbankan Sistem ATM Mengecek Saldo Nasabah Mulai Pilih Ambil Uang dari Meng Ma em nb uil Utama Tampilkan Menu Pengambilan Uang M asukan Jumlah Request Kecukupan Uang Saldo Saldo Cukup? Tidak Cukup Proses Ambil Uang Keluarkan Uang di Kotak Uang Selesai Cek Kecukupan Saldo tidak Tampilkan Error Saldo tidak MenuPIN ManajerValidasi Login Menu :Nasabah alt Lebih dari 3x? [tidak ] [ya] alt PIN Valid? [ya] [tidak ] validasiPIN(id) getPIN() tamp masukanPIN() Balance KotakKartu KotakKuitansi KotakUang Login + ge tPIN(): in t ManajerDeposit Deposit Manajer Logout Manaj er PengecekanUang M anaj erPengirim anUang Acc ount Manaj er Val i dasi - m _ L og in : L og in + blokirAccount(): void + ManajerValidasi() + va lida siK a rtu (): in t + va lida siPIN(): in t MenuDeposit MenuLogout MenuPI N M enuPengeceka nSaldo MenuPengi rimanUang MenuUt ama SistemATM mewarisi memiliki m e n ga kse s memiliki memiliki dike lola ole h mewarisi m e n ga kse s dike lola ole h memiliki MenuPengambilanUang d ManajerPengambilanUang ike lola ole h mengakse s dike lola ole h m e n ga kse s m e n ga kse s dike lola o le h mewarisi dike lola ole h mewarisi mewarisi dike lola ole h m e n ga kse s Planning Analysis Design Implementation Hasil Sprint 1 Hasil Sprint 2 Sprint 1 Sprint 2 16
  • 17.
    1.2 System Requestdan Feasibility Analysis 17
  • 18.
    Feasibility Analysis Technical (Capabilities) Economic (ROI, BEP) Organizational (Goals,Core Business) System Request (Business Value Identification) 18 Lower Cost Increase Productivity Increase Profit Planning
  • 19.
    Elemen Deskripsi Contoh BusinessNeed • The business-related reason for initiating the software development project • Reason prompting the project, and why the project should be funded? • Meningkatkan penjualan • Mengurangi biaya operasional • Meningkatkan produktifitas pegawai • Meningkatkan kualitas layanan • Mengurangi kebocoran/kecurangan • Mengurangi cacat produksi • Meningkatkan efisiensi kerja Busines s Value • The benefits that the software will create for the organization • Tangible value (a quantiable value) and intangible value (intuitive believe) • Peningkatan penjualan 3% • Pengurangan biaya operasional 10% • Peningkatan produktifitas pegawai 10% (dihitung rasio pekerjaan dan gaji) • Pengurangan cacat produksi 20% • Peningkatan efisiensi kerja 20% Business Requirement s • The business capabilities that software will provide • Can be replaced by Use Case Diagram • Fitur registrasi, login, dan logout • Fitur pengelolaan data pengguna • Fitur pengiriman notifikasi otomatis • Fitur cetak laporan bulanan dan tahunan 19 System Request
  • 20.
    Software quality is(IEEE, 1991): 1. The degree to which a system, component, or process meets specified requirements 2. The degree to which a system, component, or process meets customer or user needs or expectations (benefits) Software Berkualitas? Busines s Business Requiremen ts 20 Sesuai kebutuhan dan ada benefitnya
  • 21.
    System Request: SistemPenjualan Musik Online Project Sponsor: Margaret Mooney, Vice President of Marketing Business Needs: Project ini dibangun untuk: 1. Mendapatkan pelanggan baru lewat Internet 2. Meningkatkan efisiensi penanganan masalah pelanggan melalui internet Business Requirements: Sistem yang mendukung penjualan musik secara online. Fitur-fitur yang harus ada: 3. Fitur Pencarian Produk 4. Fitur Pencarian Toko yang Menyediakan Stok Produk 5. Fitur Pemesanan Produk Melalui Toko yang Menyediakan 6. Fitur Pembayaran dengan Berbagai Pilihan Pembayaran Business Value: Intangible Value:   Meningkatkan kenyamanan dan kepuasan pelanggan Meningkatkan brand recognition tentang perusahaan di dunia Internet Tangible Value: 1. Meningkatkan penjualan dari pelanggan baru lewat Internet: • Rp 400 juta peningkatan penjualan dari pelanggan baru dan Rp 600 juta dari pelanggan lama 2. Mengurangi biaya operasional untuk menangani komplain dari pelanggan • Rp 100 juta pengurangan tahunan2b1 iaya telepon untuk menangani
  • 22.
    Studi Kelayakan (akankita bahas di minggu terakhir sebelum UTS)
  • 23.
  • 24.
  • 25.
    1. System Planning 1.Project Scope 2. Project Schedule 3. Project Team 2. System Design 1. Functional Requirements 1. Actor 2. Use Case Diagram 3. Activity Diagram (BPMN) 4. Sequence Diagram 5. Class Diagram 6. Data Model 7. User Interface Design 8. Deployment Diagram 9. Relational Matrices 1. Actor – Activity Diagram 2. Actor – Sequence Diagram 2. Nonfunctional Requirements 1. Operational 2. Performance 3. Security 4. Hardware 5. Development Platform 6. Deadline 25 Contoh Template System Specification (SRS, BRD, FSD) 3. System Implementation 1. Testing Strategy 2. Installation Strategy 3. Change Management Strategy
  • 26.
    • Kebutuhan tentangfungsi software secara menyeluruh • Pemodelan dengan UML, ataupun penjelasan fitur- fitur dalam bentuk problem statements, adalah termasuk dalam Functional Requirement • Diagrams: • Use Case Diagrams • Activity Diagrams • Problem Statements: • Must search for inventory • Must perform these calculations • Must produce a specific report 26 1. Functional Requirement
  • 27.
    1. Operational –Physical/technical environment 2. Performance – Speed and reliability 3. Security – Who can use the system 4. Cultural & Political – Company policies, legal issues 27 2. Nonfunctional Requirements
  • 28.
  • 29.
    SELESAI RECAP KITA BELAJARFUNCTIONAL MODELLING DENGAN UML
  • 30.
    • UML: UnifiedModeling Language • UML can be used for modeling all processes in the development life cycle and across different implementation technologies (technology and language independent) • UML is the standard language for visualizing, specifying, constructing, and documenting the artifacts of a software-intensive system • UML is a communication tool – for the team, and other stakeholders 30 What is the UML?
  • 31.
  • 32.
    State of theArt UML Tools •Rational Rose •Visual Paradigm •Sparx Systems Enterprise Architect •Microsoft Visio •Star UML 32
  • 33.
  • 34.
    2.2 Identifikasi ProsesBisnis dengan Use Case Diagram 34
  • 35.
    • Summarized intoa single picture • All of the use cases for the part of the system being modeled • Use case represents the discrete activities performed by the user • Use Case Diagram tells what the system will do • Good for communicating with users 35 Use Case Diagram
  • 36.
    •Actor • person orsystem that derives benefit from and is external to the subject •Use Case • Represents a major piece of system functionality •Association Relationship •Include Relationship •Extend Relationship •Generalization Relationship Use Case Diagram Syntax <<extends>> <<includes>> 36
  • 37.
    • A majorpiece of system functionality • Can extend other Use Cases • Placed inside system boundary • Labeled with descriptive verb - noun phrase Use Case Use Case 37
  • 38.
    • Includes thename of the system inside or on top • Represents the scope of the system • Actors are outside the scope of the system System Boundary Boundar y 38
  • 39.
    • A personor another system that interacts with the current system • A role, not a specific user • Provides input, receives output, or both Actor acto r Actor/ Role 39
  • 40.
    •Links actor andthe Use Case •Shows two-way communication • If one-way, arrows are used Association Relationship 40
  • 41.
    Include Relationship • Baseuse case menerangkan keterkaitan behavior dari usecase lain pada lokasi khusus pada base. • Included use case tidak bisa berdiri sendiri. Ini hanya menjadi bagian dari base yang meng-include-nya. include 41 base included <<include>>
  • 42.
    Extends Relationship • Baseuse case secara tidak langsung terkait behavior dari use case lain, bersifat optional • Base use case bisa saja berdiri sendiri, tetapi pada kondisi tertentu mungkin saja diperluas oleh behavior use case lain. 42 base extending <<extend>>
  • 43.
    •A specialized UseCase to a more generalized Use Case •Arrow points from specialized to general Use Case Generalization Relationship 43
  • 44.
    Sistem Konsultasi DokterRumah Sakit 101 Sistem Konsultasi Dokter Rumah Sakit Pasien Pasien Baru Pasien Lama Membuat Janjian Konsultasi untuk Pasien Lama Membuat Janjian Konsultasi untuk Pasien Baru Membuat Kartu Pasien Membuat Janjian Konsultasi Mengatur Cara Pembayaran Mengupdate Data Pasien Lama Dokter Menginput Hari dan Jam Praktek Administrator Mempublikasikan Jadwal Praktek Mengelola Jadwal Praktek Perawat Melakukan Persetujuan Janjian Konsultasi «include» «include» «extend» «include» «extend»
  • 45.
    Studi Kasus: UseCase Diagram Sistem ATM 45
  • 46.
    Use Case DiagramSistem ATM (versi Sederhana) Sistem ATM Nasabah Memasukan PIN Mengecek Saldo Mengirim Uang Mengambil Uang Melakukan Logout 46
  • 47.
    Use Case DiagramSistem ATM (Versi Include dan Extends) Sistem ATM Nasabah Memasukan Kartu Mengambil Uang Petugas Mengupdate Informasi Kotak Deposit Mengecek Saldo Sistem Core Banking Memasukan PIN Melakukan Transaksi Perbankan «extend» Melakukan Logout Mengirim Uang «extend» 47 «extend» «include»
  • 48.
    Use Case DiagramERP Perbankan (Sistem Lebih Kompleks) ERP Perbakan Finance Module Human Resource Module + Kepala Divisi + Staff + Melakukan Persetujuan Cuti + Menganalisis Beban Kerja Project Management Module ATM Module + Nasabah + Mengambil Uang + Mengecek Saldo + Mengirim Uang ATM Module Nasabah Mengecek Saldo Mengirim Uang Mengambil Uang 48
  • 49.
    Use Case DiagramSistem ATM (Versi Normal) Sistem ATM Nasabah Memasukan Kartu Memasukan PIN Mengecek Saldo Mengambil Uang Mengirim Uang Keluar Sistem Sistem Inti Perbankan Petugas Mengupdate Informasi Kotak Deposit «include» 49
  • 50.
    3.Pemodelan Proses Bisnisdengan AD atau BPMN 1. Activity Diagram 2. Business Process Model and Notation (BPMN) 50
  • 51.
  • 52.
    About Activity Diagram (1) •Activity diagram merupakan sebuah diagram yang menambah pemahaman kita mengenai proses bisnis dan model usecase yang telah dibuat sebelumnya. • Activity diagram ialah sesuatu yang menjelaskan tentang alur kegiatan dalam program yang sedang dirancang, bagaimana proses alur berawal, keputusan yang mungkin terjadi, dan bagaimana sistem akan berakhir. • Activity diagram juga digunakan untuk mendefinisikan atau mengelompokan aluran tampilan dari sistem tersebut • Activity diagram memvisualisasikan kumpulan kegiatan dan alur kontrol dari sistem.
  • 53.
    About Activity Diagram (2) •Activity Diagram bagian dari UML (Behavioral) • Activity Diagram biasa digunakan dalam Pemodelan Proses Bisnis dan Pemodelan Sistem • Melakukan Pemodelan Alur Komputasi dan Alur Organisasi • Didasarkan Aktifitas dari Usecase • Yang perlu diperhatikan adalah bahwa diagram aktivitas menggambarkan aktivitas sistem bukan apa yang dilakukan actor, jadi aktivitas yang dapat dilakukan oleh sistem.
  • 54.
    Tujuan Activity Diagram 1.Menjelaskan proses bisnis dan urutan aktivitas dalam sebuah proses 2. Dipakai pada bisnis modeling untuk memperlihatkan urutan aktifitas proses bisnis 3. Struktur diagram ini mirip flowchart atau DFD (Data Flow Diagram) pada perancangan terstruktur 4. Bermanfaat apabila anda membuat diagram ini terlebih dahulu dalam memodelkan suatu metode agar mudah memahami proses secara keseluruhan 5. Activity Diagram dibuat berdasarkan beberapa use case pada use case diagram
  • 55.
    Fungsi Activity Diagram 1.Memperlihatkan urutan aktifitas proses pada sistem 2. Membantu memahami proses secara keseluruhan 3. Activity Diagram dibuat berdasarkan sebuah atau beberapa use case 4. Menggambarkan proses bisnis dan urutan aktivitas dalam sebuah proses
  • 56.
  • 57.
    Komponen- komponen Activity Diagram (2) • Transition/ Association Transition untuk menghubungkan aktivitas selanjutnya setelah aktivitas sebelumnya • Synchronization • Snychronization Fork Digunakan untuk memecah behavior menjadi aktivitas yang parallel (contoh: user dapat memilih menu yang dapat dilakukan secara parallel) • Snychronization Join Digunakan untuk menggabungkan Kembali aktivitas yang paralel
  • 58.
  • 59.
  • 60.
    Latihan Buat Activity Diagramdari projectnya masing2
  • 61.
    Studi Kasus: ActivityDiagram Sistem ATM 61
  • 62.
    Use Case DiagramSistem ATM Sistem ATM Nasabah Memasukan Kartu Memasukan PIN Mengecek Saldo Mengambil Uang Mengirim Uang Keluar Sistem Sistem Inti Perbankan Petugas Mengupdate Informasi Kotak Deposit «include» 62
  • 63.
    Activity Diagram: MemasukkanKartu Sistem ATM Petugas Nasabah Mula i Masukan Kartu Validasi Kartu Kartu Valid? Tampilka n Menu PIN Keluarkan Kartu Selesai ya 63 tida k
  • 64.
    Activity Diagram: MemasukkanPIN Sistem ATM Petugas Nasabah Mula i Masukan PIN di Menu PIN Validasi PIN Tampilkan Menu Utama Tampilkan Menu Administrasi Blokir Kartu Selesai Jenis Pengguna? ya Entri Lebih dari 3x? tidak PIN Valid? petuga s tida k ya Nasaba h 123
  • 65.
    Activity Diagram: MengecekSaldo Sistem Inti Perbankan Sistem ATM Nasabah Mula i Pilih Cek Saldo dari Menu Utama Request Cek Saldo Proses Cek Saldo Tampilkan di Menu Pengecekan Saldo Selesai 65
  • 66.
    Activity Diagram: MengambilUang Nasabah Sistem ATM Sistem Inti Perbankan Mulai Pilih Ambil Uang dari Menu Utama Tampilkan Menu Pengambilan Uang Masukan Jumlah Uang Request Kecukupan Saldo Saldo Cukup? Tampilkan Error Saldo Tidak Cukup Proses Ambil Uang Keluarkan Uang di Kotak Uang Cek Kecukupan Saldo tida k tida k Selesai 66
  • 67.
    Activity Diagram: MengirimUang Nasabah Sistem ATM Sistem Inti Perbankan Mulai Pilih Kirim Uang di Menu Utama Tampilkan Menu Pengiriman Uang Masukan No Rekening Tujuan Request Validasi No Rekening Tujuan No Rekening Valid? Masukan Jumlah Uang Cek Kecukupan Saldo Saldo Cukup? Proses Pengiriman Uang Validasi No Rekening Tujuan Tampilkan Error No Rekening Tidak Valid Tampilkan Isian Jumlah Uang Request Cek Kecukupan Saldo Tampilkan Pesan Uang Berhasil Dikirim tida k Selesai 67 tida k ya ya
  • 68.
    Activity Diagram: MengupdateInformasi Kotak Deposit Petugas Sistem ATM Mulai Pilih Update Informasi Kotak Deposit di Menu Utama Tampilkan Menu Update Informasi Kotak Deposit Masukan Data tentang Kotak Deposit Baru Validasi Data Masukan Data Valid? Tampilkan Error dan Permintaan Update Data Setujui Data Masukan? Selesai tida k tida k Tampilkan Data dan Permintaan Konfirmasi ya Update Data Kotak Deposit ya 127
  • 69.
    Activity Diagram: KeluarSistem Petugas Sistem ATM Nasabah Mula i Pilih Keluar Sistem di Menu Utama Proses Keluar Sistem Keluarkan Kartu Keluarkan Kuitansi Tampilkan Pesan Telah Keluar Sistem Selesai 128
  • 70.
    Tugas Minggu Depan BuatlahUsecase dan activity Diagram berdasarkan projeknya masing- masing
  • 71.
    Reference • Dennis, et.al., “Systems Analysis & Design: An Object-Oriented Approach with UML 5th ed”, John Wiley & Sons, 2015. • Whitten, et. al., “Systems Analysis & Design Methods 7th ed”, McGraw-Hill, 2007. • Dennis, et. al., “Systems Analysis & Design 5th ed”, John Wiley & Sons, 2012. • Larman, C., Applying UML Pattern 4th ed, Prentice Hall • Astah, Analisis Serta Perancangan Sistem Informasi Melalui Pendekatan UML • https://romisatriawahono.net/2020/05/19/analisis-dan-desain-sistem-dengan- unified-modeling-language-uml/

Editor's Notes

  • #25 BRD (Business Requirement Document)  SRS (Software Requirement Specification)  FSD (Functional Specification Document) 
  • #49 Petugas disini tugasnya sebenernya ganti box uang Jadi biasanya petugas dan polisi ganti box uang Cuman disini kok tidak disebut box uang Karna itu hardware atau fisik Di sistem kita mengupdate informasi kotak deposit
  • #51 Ini lanjutan yang kemarin Activity Diagram ini masuk ke behavioural ada Structural diagram Structure diagrams yaitu kumpulan diagram yang digunakan untuk menggambarkan suatu struktur statis dari sistem yang dimodelkan.  Behavior diagrams yaitu kumpulan diagram yang digunakan untuk menggambarkan kelakuan sistem atau rangkaian perubahan yang terjadi pada sebuah sistem. Apa itu UML? UML adalah suatu metode dalam pemodelan secara visual untuk digunakan sebagai sarana perancangan sistem berorientasi objek.
  • #52 Jadi activity diagram itu merencanakan proses dari awal aktivitas sampai akhir aktivitas Jadi activity diagram ini juga mengelompokkan bagian2 alurnya jadi tidak semata2 menjelaskan alurnya tetapi juga mengelompokkannya sesuai dari sudut pandang sistem Jadi artinya disini activity diagram menggambarkan kegiatan dan alur kontrol dari sistem Jadi kesimpulannya adalah activity diagram menjelaskan tentang alur kegiatan dari awal program sampai akhir program Jadi dari mana aktivitas berawal sampai aktivitas itu berakhir itulah activity diagram
  • #53 UML Behavioral yang menggambarkan model sistem, menjelaskan bagaimana cara kerja dari suatu sistem Activity diagram memudahkan pemodelan Maksudnya disini Activity Diagram bisa untuk pemodelan alur komputasinya atau alur sistemnya dan bisa juga untuk alur organisasi makanya disini bisa digunakan untuk pemodelan bisnis dan pemodelan sistem Dimana activity diagram ini aktifitas2nya ini berasal dari usecase sehingga activity diagram ini bisa sebagai lanjutan dari usecase Usecase berfokus pada bagaimana kita melihat dari sudut pandang pengguna Sedangkan di activity diagram ini kita melihat dari sudut pandang sistem Jadi kalau usecase berpatokan pada actornya atau pelakunya, missal pada sistem beasiswa Pada usecase berfokus apa yang dilakukan oleh si mahasiswa, hubungan aktor2nya Sedangkan di activity diagram kita melihat dari sudut pandang sistemnya bukan dari penggunanya atau aktornya
  • #54 3.  Flowchart menggambarkan aliran atau prosedur secara keseluruhan sistem secara logika sesuai dengan algoritmanya. Sedangkan untuk Activity Diagram lebih menggambarkan pada aktvitas awal hingga akhir dari suatu proses bisnis dalam sistem Sedangkan. DFD hanya menunjukkan alur data dari sistem tersebut. 4. Jadi pada pembuatan aplikasi setelah kita membuat usecase kita jabarkan aktivitas2 sehingga kita bisa melakukan pemodelan untuk memudahkan kita memahami proses secara keseluruhan. Kalau kemarin usecase kita hanya diberikan aktivitas lihat data, tambah data Tetapi kalau di activity diagram ini kita menjabarkan aktivitasnya secara detail sehingga Ketika kita membuat sistem akan mudah 5. Masih inget gambar usecase yg oval adalah kegiatannya, terus ada actor Nah usecase yg oval ini menjadi landasan kita membuat activity diagram Jadi biasanya Ketika kita membuat sistem orang akan merancang usecase selanjutnya activity diagram agar lebih jelas lagi
  • #55 2. Jadi bukan hanya aktifitasnya saja yang dituliskan tetapi kita dibantu memahami proses dari aktivitas itu secara keseluruhan 3. Jadi activity diagram dilandaskan dari satu usecase atau beberapa usecase (biasanya kalau yg digabung itu ada include atau extend) 4. Intinya menggambarkan kegiatan apa yang dilakukan sistem akan dijabarkan bagaimana aktivitas itu terjadi Misalnya bikin posting foto di Instagram Login , masukan username, masukan password, masukan klik tombol tambah lalu di edit (jadi itu urutan prosesnya) yang akan dijelaskan di activity diagram
  • #56 Start : merupakan awalan End Decision yg segitiga ini , memberikan cabang kondisi missal ada bberapa cabang logika pake decision Merge menggabungkan dari aliran yang sebelumnya terpisah
  • #57 Transition untuk penghubung Synchronization fork (memecah menjadi dua / parallel) Synchronization join (untuk menggabungkan missal ada proses 1 dan 2 digabungkan)