Serangkaian perampokan toko emas terjadi di berbagai daerah di Indonesia antara April dan Mei 2014, melibatkan mobil mewah, senjata api, dan bahkan anggota polisi. Beberapa pelaku tertangkap, termasuk seorang pensiunan marinir dan penadah emas, serta kasus paling signifikan melibatkan pencurian 13 kg emas. Penegakan hukum dilakukan melalui koordinasi antar polda dan penyitaan barang bukti dari para pelaku.