“PERKEMBANGAN TEKNOLOGI INFORMASI
MENDORONG OTOMATISASI PADA PROSES-
PROSES PRODUKSI YANG BERTUHJUAN
MEMBUAT HASIL YANG LEBIH BAIK DAN AKURAT
DALAM AKTU YANG SINGKAT. PERKEMBANGAN
TEKNOLOGI PADA PROSES MANUFAKTUR
SAMPAI DI MANA MESIN-MESIN DALAM SETIAP
TAHAPAN PRODUKSI DIHUBUNGKAN DENGAN
KOMPUTER DAN DIKENDALIKAN DENGAN
KOMPUTER”
COMPUTER INTEGRATED
MANUFACTURING (CIM) ADALAH
PENDEKATAN MANUFAKTUR
DENGAN MENGGUNAKAN
KOMPUTER UNTUK MENGONTROL
SELURUH PRODUKSI PROSES
CIM MERUPAKAN KONSEP /
FILOSOFI UNTUK
MENGINTEGRASIKAN BERBAGAI
FUNGSI BISNIS (MARKETING,
DESIGN, DISTRIBUSI, DAN LAIN-
LAIN) DENGAN FUNGSI OTOMASI
DALAM SEBUAH SISTEM
MANUFAKTUR. FUNGSI OTOMASI
YANG DIMAKSUD ADALAH
INTEGRASI OTOMASI PROSES
DENGAN KOMUNIKASI DATA
YANG MENGGUNAKAN
JARINGAN KOMPUTER
❑Integrasi CIM memungkinkan terjadi
pertukaran informasi proses individu
dengan proses lainnya dan melakukan
tindakan.
❑Manufaktur dapat lebih cepat dan minim
terjadi kesalahan, meskipun tujuan utama
adalah kemampuan untuk membuat proses
manufaktur otomatis
CIM (Computer Integrated Manufacturing)
Konsep keseluruhan yang menekankan bahwa tujuan dari Computer-
based systems pada suatu manufaktur adalah untuk :
❑ Simplify (menyederhanakan) proses proudksi, design produk, dan
organisasi pabrik sebagai dasar penting menuju otomatisasi dan
integrasi
❑ Automate (Otomatisasi) proses produksi dan fungsi-fungsi bisnis yang
didukung oleh komputer, mesin-mesin dan robot
❑ Integrasi seluruh produksi dan mendukung proses menggunkan
komputer, jaringan telekomunikasi dan teknologi informasi lainnya
6
SKEMA CIM MENGGABUNGKAN SISTEM PRODUKSI FISIK (SEPERTI ROBOTIKA,
CAM, KONTROL MESIN) DENGAN SISTEM INFORMASI BERBASIS KOMPUTER
9
Works cited
❑ More factories and businesses are
integrating this approach in order to
compete better
❑ CIM is always advancing as newer
technology is released
❑ High-end businesses are able to
produce hundreds of products in
minutes
Where is used
❑ Computer-integrated manufacturing
is used in the automotive, aviation,
space, and shipbuilding industries
Keuntungan penerapan CIM
❑ Pembentukan sistem yang sangat interkatif yang memungkinakan fungsi manufaktur
untuk berkomunikasi dengan unit fungsional lain yang relevan lebih mudah
❑ Perpindahan data yyang akurat antara pabrikdan fasilitas lain yang ada di lokasi
berbeda
❑ Respon cepat pada perubahan data untuk fleksibilitas manufaktur
❑ Peningkatan fleksibitas pada pengenalan produk baru
❑ Peningkatan akurasi dan kualitas proses manufaktur
❑ Peningkatan kualitas produk
❑ Kontrol aliran data antara unit dan pemeliharaan user library seluruh sistem data
❑ Pengurangan lead time yang menghasilkan keunggulan kompetitif
❑ Aliran manufaktur yang disederhanakan dari pesanan sampai pengiriman
❑ Mudah dalam melakukan training dan retraining facilities
12
Keterampilan yang diperlukan dalam penerapan CIM :
❑ Pemahaman yang baik tentang proses yang terlibat.
❑ Kemampuan untuk menggambarkan dan mendefinisikan integrasi computer
dengan model yang berbeda.
❑ Kemampuan untuk mengembangkan solusi yang berbeda untuk permasalahan
yang sama
❑ Terbisa menghadap masalah
❑ Dapat menggunakan teknologi baru
❑ Dapat berdaptasi terhadap perubahan besar dalam budaya perusahaan
❑ Pengurangan keuntungan jangka pendek.
❑ Penanganan risiko tinggi
TANTANGAN UTAMA PENERAPAN CIM
13
❑ Integrasi komponen dari pemasok yang berbeda:ketika mesin yang
berbeda, seperti CNC, konveyor dan robot, menggunakan protokol
komunikasi yang berbeda
❑ Integritas data: Semakin tinggi tingkat otomatisasi,terutama integritas data
yang digunakan mengontrol mesin
Sedangkan sistem CIM menghemat tenaga kerja pengoperasian mesin, itu
membutuhkan tenaga kerja manusia ekstra memastikan bahwa ada
perlindungan yang tepat untuk mengontrol sinyal data
❑ Kontrol proses: Komputer dapat digunakan untuk membantu operator
fasilitas manufaktur, tapi harus ada yang menjadi insinyur yang kompeten
untuk menangani keadaan yang tidak dapat diramalkan
CIM
&
PRODUCTION
CONTROL
SYSTEM
14
SUB SISTEM DALAM CIM
15
❑ CIM memanfaatkan sepenuhnya kemampuan komputer digital untuk
meningkatkan produksi. Di antaranya adalah
▪ Variable and Programmable Automation
▪ Real time optimization
❑ Sistem manufaktur yang terintegrasi dengan komputer tidak sama dengan
pabrik yang “Lights out", yang akan berjalan sepenuhnya terlepas dari
campur tangan manusia, meskipun ini merupakan langkah besar otomasi
❑ Bagian dari sistem melibatkan manufaktur yang fleksibel, dimana pabrik
dapat dengan cepat dimodifikasi untuk menghasilkan produk yang
berbeda, atau dimana volume produk dapat diubah dengan cepat dengan
bantuan computer
❑ Beberapa atau semua subsistem berikut dapat ditemukan dalam operasi
CIM : Next slide
SUB SISTEM DALAM CIM
16
❑ Computer aided techniques:
o CAD (Computer Aided Design)
o CAE (Computer Aided Engineering)
o CAM (Computer Aided Manufacturing)
o CAPP (C omputer Aided Process Planning)
o CAQ (C omputer Aided Quality Assurance)
o PPC (Production Planning and Control)
o ERP (Enterprise Resource Planning)
o A business system integrated by a common
database
❑ Perangkat lunak CIM terdiri dari
program komputer untuk
menjalankan fungsi-fungsi berikut:
o Management Information System
o Sales & Marketing & Finance
o Database Management
o Modeling and Design
o Analysis
o Simulation
o Communications
o Monitoring
o Production Control
o Manufacturing Area Control
SUB SISTEM DALAM CIM
17
❑ Perangkat dan perlengkapan yang
dibutuhkan:
o CNC, Computer numerical controlled
machine tools
o DNC, Direct numerical control machine tools
o PLCs, Programmable logic controllers
o Robotics
o Computers
o Software
o Controllers
o Networks
o Interfacing
o Monitoring equipment
❑ Technologies:
o FMS, (flexible manufacturing
system)
o ASRS, automated storage and
retrieval system
o AGV, automated guided vehicle
o Robotics
o Automated conveyance systems
❑ Others:
o Lean manufacturing
DEVELOPMENT
OF
CIM
18
THANK YOU

Computer integrated manufacture (CIM).pdf

  • 1.
    “PERKEMBANGAN TEKNOLOGI INFORMASI MENDORONGOTOMATISASI PADA PROSES- PROSES PRODUKSI YANG BERTUHJUAN MEMBUAT HASIL YANG LEBIH BAIK DAN AKURAT DALAM AKTU YANG SINGKAT. PERKEMBANGAN TEKNOLOGI PADA PROSES MANUFAKTUR SAMPAI DI MANA MESIN-MESIN DALAM SETIAP TAHAPAN PRODUKSI DIHUBUNGKAN DENGAN KOMPUTER DAN DIKENDALIKAN DENGAN KOMPUTER”
  • 2.
    COMPUTER INTEGRATED MANUFACTURING (CIM)ADALAH PENDEKATAN MANUFAKTUR DENGAN MENGGUNAKAN KOMPUTER UNTUK MENGONTROL SELURUH PRODUKSI PROSES CIM MERUPAKAN KONSEP / FILOSOFI UNTUK MENGINTEGRASIKAN BERBAGAI FUNGSI BISNIS (MARKETING, DESIGN, DISTRIBUSI, DAN LAIN- LAIN) DENGAN FUNGSI OTOMASI DALAM SEBUAH SISTEM MANUFAKTUR. FUNGSI OTOMASI YANG DIMAKSUD ADALAH INTEGRASI OTOMASI PROSES DENGAN KOMUNIKASI DATA YANG MENGGUNAKAN JARINGAN KOMPUTER ❑Integrasi CIM memungkinkan terjadi pertukaran informasi proses individu dengan proses lainnya dan melakukan tindakan. ❑Manufaktur dapat lebih cepat dan minim terjadi kesalahan, meskipun tujuan utama adalah kemampuan untuk membuat proses manufaktur otomatis
  • 3.
    CIM (Computer IntegratedManufacturing) Konsep keseluruhan yang menekankan bahwa tujuan dari Computer- based systems pada suatu manufaktur adalah untuk : ❑ Simplify (menyederhanakan) proses proudksi, design produk, dan organisasi pabrik sebagai dasar penting menuju otomatisasi dan integrasi ❑ Automate (Otomatisasi) proses produksi dan fungsi-fungsi bisnis yang didukung oleh komputer, mesin-mesin dan robot ❑ Integrasi seluruh produksi dan mendukung proses menggunkan komputer, jaringan telekomunikasi dan teknologi informasi lainnya 6
  • 4.
    SKEMA CIM MENGGABUNGKANSISTEM PRODUKSI FISIK (SEPERTI ROBOTIKA, CAM, KONTROL MESIN) DENGAN SISTEM INFORMASI BERBASIS KOMPUTER 9
  • 5.
    Works cited ❑ Morefactories and businesses are integrating this approach in order to compete better ❑ CIM is always advancing as newer technology is released ❑ High-end businesses are able to produce hundreds of products in minutes Where is used ❑ Computer-integrated manufacturing is used in the automotive, aviation, space, and shipbuilding industries
  • 6.
    Keuntungan penerapan CIM ❑Pembentukan sistem yang sangat interkatif yang memungkinakan fungsi manufaktur untuk berkomunikasi dengan unit fungsional lain yang relevan lebih mudah ❑ Perpindahan data yyang akurat antara pabrikdan fasilitas lain yang ada di lokasi berbeda ❑ Respon cepat pada perubahan data untuk fleksibilitas manufaktur ❑ Peningkatan fleksibitas pada pengenalan produk baru ❑ Peningkatan akurasi dan kualitas proses manufaktur ❑ Peningkatan kualitas produk ❑ Kontrol aliran data antara unit dan pemeliharaan user library seluruh sistem data ❑ Pengurangan lead time yang menghasilkan keunggulan kompetitif ❑ Aliran manufaktur yang disederhanakan dari pesanan sampai pengiriman ❑ Mudah dalam melakukan training dan retraining facilities
  • 7.
    12 Keterampilan yang diperlukandalam penerapan CIM : ❑ Pemahaman yang baik tentang proses yang terlibat. ❑ Kemampuan untuk menggambarkan dan mendefinisikan integrasi computer dengan model yang berbeda. ❑ Kemampuan untuk mengembangkan solusi yang berbeda untuk permasalahan yang sama ❑ Terbisa menghadap masalah ❑ Dapat menggunakan teknologi baru ❑ Dapat berdaptasi terhadap perubahan besar dalam budaya perusahaan ❑ Pengurangan keuntungan jangka pendek. ❑ Penanganan risiko tinggi
  • 8.
    TANTANGAN UTAMA PENERAPANCIM 13 ❑ Integrasi komponen dari pemasok yang berbeda:ketika mesin yang berbeda, seperti CNC, konveyor dan robot, menggunakan protokol komunikasi yang berbeda ❑ Integritas data: Semakin tinggi tingkat otomatisasi,terutama integritas data yang digunakan mengontrol mesin Sedangkan sistem CIM menghemat tenaga kerja pengoperasian mesin, itu membutuhkan tenaga kerja manusia ekstra memastikan bahwa ada perlindungan yang tepat untuk mengontrol sinyal data ❑ Kontrol proses: Komputer dapat digunakan untuk membantu operator fasilitas manufaktur, tapi harus ada yang menjadi insinyur yang kompeten untuk menangani keadaan yang tidak dapat diramalkan
  • 9.
  • 10.
    SUB SISTEM DALAMCIM 15 ❑ CIM memanfaatkan sepenuhnya kemampuan komputer digital untuk meningkatkan produksi. Di antaranya adalah ▪ Variable and Programmable Automation ▪ Real time optimization ❑ Sistem manufaktur yang terintegrasi dengan komputer tidak sama dengan pabrik yang “Lights out", yang akan berjalan sepenuhnya terlepas dari campur tangan manusia, meskipun ini merupakan langkah besar otomasi ❑ Bagian dari sistem melibatkan manufaktur yang fleksibel, dimana pabrik dapat dengan cepat dimodifikasi untuk menghasilkan produk yang berbeda, atau dimana volume produk dapat diubah dengan cepat dengan bantuan computer ❑ Beberapa atau semua subsistem berikut dapat ditemukan dalam operasi CIM : Next slide
  • 11.
    SUB SISTEM DALAMCIM 16 ❑ Computer aided techniques: o CAD (Computer Aided Design) o CAE (Computer Aided Engineering) o CAM (Computer Aided Manufacturing) o CAPP (C omputer Aided Process Planning) o CAQ (C omputer Aided Quality Assurance) o PPC (Production Planning and Control) o ERP (Enterprise Resource Planning) o A business system integrated by a common database ❑ Perangkat lunak CIM terdiri dari program komputer untuk menjalankan fungsi-fungsi berikut: o Management Information System o Sales & Marketing & Finance o Database Management o Modeling and Design o Analysis o Simulation o Communications o Monitoring o Production Control o Manufacturing Area Control
  • 12.
    SUB SISTEM DALAMCIM 17 ❑ Perangkat dan perlengkapan yang dibutuhkan: o CNC, Computer numerical controlled machine tools o DNC, Direct numerical control machine tools o PLCs, Programmable logic controllers o Robotics o Computers o Software o Controllers o Networks o Interfacing o Monitoring equipment ❑ Technologies: o FMS, (flexible manufacturing system) o ASRS, automated storage and retrieval system o AGV, automated guided vehicle o Robotics o Automated conveyance systems ❑ Others: o Lean manufacturing
  • 13.
  • 14.